Jungkat

Mobil Indonesia i2C buatan PT TMI (YouTube Video)

  • 01/08/2025

Malaysia udah, Vietnam juga udah. Sekarang waktunya kita Indonesia bikin mobil listrik. Ini dia Inden Indonesia Car atau I2C dari PT Teknologi Militer Indonesia. Jadi buut kalian yang belum familiar sama PT Teknologi Militer Indonesia, mereka adalah badan pertahanan yang melakukan riset serta pengembangan untuk alut sista. dari mulai angkatan udara, angkatan laut hingga angkatan darat itu dibantu oleh PT Teknologi Militer Indonesia. Riset dan teknologinya pun dibantu juga. Dan sekarang di tahun ini mereka mulai masuk ke industri otomotif lewat indigenous Indonesia Car yang artinya indigenous itu adalah asli buatan Indonesia karena desainer dari I2C ini ikut membangun mobil ini bersama dengan Ital. Jadi mereka mengambil saran dan mengambil input dari ITAL desain sehingga terbentuklah I2C yang original bukan hasil rebatch pun di dalam desainnya terkandung unsur-unsur yang nasionalis banget seperti aspek Garuda di bagian lampunya. Ini terinspirasi dari tema yang nasionalis banget karena dari DRL-nya itu terinspirasi dari kepakan sayap Garuda dan angka 8 menandakan bulan Agustus bulan ke-8 dalam kalender. Memang IT2C ini tampil di Gest 2025 hanya masih berbentuk clay model aja. Jadi belum mobil aslinya. Makanya agak sedikit berantakan di beberapa garis-garis bodinya. Namun untuk spesifikasinya kita sudah dapat bayangan kalau mobil ini akan mengendong baterai sebesar 83,4 kWh dengan baterai berbahan nikel manganis cobalt yang mampu membawa mobil ini sejauh 617 km dalam siklus WLTP. Lalu kalau kalian penasaran sama pengecasannya, untuk chargerannya sudah dilengkapi dengan colokan CCS dan juga Type 2. Jadi CCS-nya yang dc charging ya, DC fast charging itu sebesar 150 kW. Sementara kalau yang AC charging itu 11 kW. Kalau misalkan dipikir-pikir 150 kW, berarti waktu pengecasan dari 10 ke 80% itu bisa ditempuh dalam waktu setengah jam aja. Dan hebatnya I2C ini benar-benar cocok banget e untuk dipasarkan Indonesia karena lagi-lagi ini buatan Indonesia. Jadi pastinya mereka mendengarkan konsumen Indonesia yang senang banget sama mobil berpenggerak roda belakang. Yap, i2C ini berpenggerak roda belakang dengan keluaran tenaga sebesar 2011 horsepow dan torsi 310 Nm yang mampu membawa mobil ini dari 0 sampai 100 km/h dalam waktu 9,1 detik aja. Gila enggak? Under 10 detik. Enggak cuma itu, top speed-nya bisa sampai 200 km/h walaupun memang to be true ya. Tapi secara kalau misalkan ini jadi realita bagus, tapi mungkin kita sarankan cukup di 170 km/h aja untuk top speed-nya karena lagi-lagi untuk konsumsi baterai yang lebih hemat. Oke, sekarang kita masuk ke pembahasan soal desainnya. Jadi walaupun kim tapi ini adalah bayangan dari I2 sih. Dan kita mulai dari bagian belakangnya dulu yang boksy banget nih. Kelihatannya keker dan dengan perlampuan yang udah full LED memanjang ya melintang perlampuannya dari sisi kanan ke sisi bagian kiri. Enggak cuma itu, desain yang boksi ini tentu bakal memaksimalkan kabin yang juga lebih luas dibandingkan dengan desain yang dinamis, landai, tapi tidak memaksimalkan kabin interior yang cukup lega. Oke, sekarang kita bahas di bagian sampingnya. Untuk bagian pilar D yang gua suka ini ada bendera Indonesianya di bagian atas aksen silvernya. Lalu di atas ada roof rail dan ini colokan CCS type 2-nya ya. Belum bisa kita buka juga karena ini masih kelay model. Lalu kita lihat di bagian velegnya atau kayak kakinya dis brake udah depan belakang dan velegnya ukuran 21 inci. Gede banget tapi dengan proporsi body itusi yang gede jadi terasa cocok. Walaupun memang profil bannya harusnya sedikit ditebalin ya, tapi karena ini masih konsep enggak apa-apa. Profil bannya sendiri itu 265/40 mungkin bisa dinaikin ke 45 atau 50. Bannya Falcen Azenis, coy. Lalu di bagian sampingnya lagi ya, lanjut. Spionnya itu model kaca langsung. Bukan kayak mobil-mobil konsep yang pakai kamera kayak apa, e kameranya ditempel ke samping body. Enggak. Ini langsung spion kaca. Jadi, udah bisa kebayang versi produksinya bakal gimana. Ngomong-ngomong soal produksi, rencananya mobil ini akan diproduksi di tahun akhir 2027 atau di awal 2028. Kita tunggu aja kehadirannya, ya. Lanjut lagi. Oh, iya enggak lupa ada logo Embos I2C di bagian samping mobilnya. Oke, lengkap dengan clading-kading ya, gaya khas crossover yang sudah dipasarkan di Indonesia. Dan kalian bisa lihat di bagian mukanya full LED melintang lagi dari sisi kanan ke sisi kiri. Lengkap dengan lampu utama yang mungkin ini bakal jadi proyektor nih. Karena lagi-lagi ini clay model, jadi kita bisa membayangkan lewat cutting stikernya. Oke, semoga untuk versi produksinya nanti dia di bagian sisi sininya bakal bolong untuk melalaikan udara dari depan ke sisi samping roda tentunya untuk meningkatkan tingkat koefisien of drag biar irit dayanya. Nah, kebetulan di sini ada model carnya dan kalau misalkan kita lihat ya kalau versi 1 bing satunya itu enggak ada pembukaan pintunya. Tapi di sini bisa kelihatan kalau gaya model pembukaan pintunya itu model flash tapi masih ada cangkolannya. Jadi masih ada angselnya. Bagus. Jadi mempertahankan desain streamline dari I2C ini. Tapi tetap kelihatannya modern dan praktis juga buat orang Indonesia. Sayang untuk saat ini karena masih berbentuk playel jadi kita enggak bisa intip bagian interiornya. Tapi udah ada teaser menunjukkan bahwa interiornya lega, kabine berasa mewah dan tentunya futuristis. simpel tapi tetap ada detail yang menarik. Enggak cuma itu aja, untuk bagian kabine ternyata ada konfigurasi 6 seater dan juga tersedia seven seaternya. Lalu, kelegaan kabinnya juga didukung oleh panoramic sunroof yang kelihatan di model 1 banding 8-nya ini. So, gimana menurut kalian I2C buatan PT TMI ini? Komentar aja di bawah. Jangan lupa subscribe dan jangan lupa tekan lonceng untuk n video seluruh-selanjutnya dari Autonet Max. Dan kita juga dikasih tahu kalau misalkan harganya bakal di bawah R00 juta. Bakal menarik enggak tuh? Oke, gua bago dadah.

Lihat di YouTube