Mobil "PEMANGSA ORANG KAYA", Cuma Ada 5 Unit LANGSUNG HABIS DALAM HITUNGAN HARI! (YouTube Video)
Ini adalah Mazda MX5 35th anniversary edition edisi spesial buat ngerin ulang tahun ke-35-nya sports car-nya Mazda ini. Nah, Indonesia kebagian jatah 5 unit ya. Tapi apa sih spesialnya? Buat detail ya. Semangat di 10 hal dari Mazda MS5 35 Anniversary Edition. [Musik] Satu hanya 5 unit. So, apa sih Mazda MX5 35th anniversary edition? Nah, pecinta sport sekarang mungkin udah langsung ngerti. Tapi buat yang belum, pada dasarnya ini edisi spesial buat ngerin ulang tahun ke-35-nya MX5 ya. Jadi MX5 pertama diperkenalkan di tahun 9 di Chicago Auto Show dan generasi pertamanya yang berkode NA itu mulai diproduksi di tahun 90, generasi kedua NB di tahun 99, generasi ketiga NC di tahun 2006, dan ini juga pertama kalinya MX5 ada opsi dengan hard top ya, dibanding yang sebelumnya soft top aja. Dan generasi keempat ND di tahun 2016 dan model fastback dari generasi ND ini yang disebut MX5 RF mulai diperkenalkan ganti model hardtop di tahun 2017. yang terdapat bagian di belakang atap yang selalu ada mau atapnya dibuka atau enggak ya. So, udah 35 tahun ya. Dan kayak setiap model khusus MX5 35 Anniversary Edition ini juga terbatas. Kalau Amerika dapat 300 unit dan Australia dapat 50 unit, Indonesia dapat 5 unit ya. So, sangat-sangat terbatas dan semuanya udah sold out ya. Yes, termasuk yang lagi kita videoin ini. Jadi, kalian yang mau pun enggak bakal bisa beli lagi dari baru. Cuma bisa hunting dari pemilik-pemilik yang udah beli mobilnya. Harga 30 FV Anniversary edition ini lebih mahal R2 juta dibanding MX5 bertransmisi otomatis yang biasa ya. Nah, yang ini emang udah gak bisa dibeli. Tapi tentunya kalian masih bisa beli MX5 yang biasa ya. Masih ada varian otomatis dan manualnya. Udah enggak apa-apa, nonton aja video ini sampai selesai biar lebih ngerti detailnya MX5 ya kan. Dua pilihan warna MX5 35 Anniversary Edition ini hanya tersedia dalam satu pilihan warna ya. Merah gelap artisan red metalic ini yang lebih kayak warna marun gelap gitu ya. Dan warna ini emang gak tersedia di pilihan warna MX5 biasa. Bahkan di Jepangnya sendiri juga warna artisan red ini di MX5 cuma ada buat si 35th anniversary edition-nya aja. So kalau di jalan kalian lihat MX5 dengan warna artisan red ini udah pasti itu MX5 edisi ulang tahun ke-35 ya. Sama kayak kalau kalian lihat MX5 dengan warna racing orange ini udah pasti tuh MX5 edisi ulang tahun ke-30 di tahun 2019 dulu sebelumnya ya. Nah, di luar yang 35 anniversary edition MX5 RF yang biasa ada enam pilihan warna. Putih snowflake white pearl mika, hitam jet black mica, krem kecoklatan platinum quarz metalic, biru deep crystal blue, dan dua warna premium Mazda yang perlu nambah R juta ya. Abuabu mesin grey metalic dan merah soul red crystal metalic. Tiga, eksterior istimewa. Sebenarnya beda MX5 30 VV Anniversary Edition ini dari luar enggak banyak ya, bisa dihitung pakai jari malah. Tapi harusnya cukuplah buat orang langsung ngenalin ini pas nge-spot di jalan. Beda pertama tadi warnanya ya. Kalau lihat MX5 warna artisan gini udah pasti si 35 anniversary edition ya. Termasuk di spionnya. Kalau di MX5 biasa yang di sini spionnya jadi warna hitam kayak gini. Dia yang Anniversary Edition ikut jadi warna artisan Android juga. Beda kedua ada emblem khususnya di sisi driver belakang pintunya ya. Ada emblem kayak gini sekaligus nomor serinya ya. Misalnya yang kita videoin ini nomor ketujuh ya. Dan terakhir developnya. Sebenarnya modelnya sama kayak MX5 RF yang dijual di sini versi terakhirnya 17 inci. Tapi kalau yang biasa warnanya hitam yang tertifi VF Rion ini dikasih finishing bright gini ya atau kayak metal terang gitu tetap pakai ban 20545R17. Nah, sebenarnya kalau yang versi global yang anniversary edition di yang soft top itu ada beda satu lagi ya atapnya. Soft top-nya udah pasti warna tan. Tapi karena kita dapatnya yang RF jadi warna atapnya jelas warna body lah ya. Sisanya sama sih kayak dimensinya yang panjangnya 4 m kurang sedikit. Mirip-mirip sama pendahulunya yang bahkan lebih pendek dibanding Mazda tuh ya. Dan gila sih ya desain MX5 generasi ND ini udah hampir satu dekade tapi masih seger aja ya. Ini depannya nih. Kalau depannya pas atapnya lagi ditutup dan depannya kalau atapnya lagi dibuka. Nah, kalau ingat MX5 facelift terakhir yang kita videoin di Jepang waktu itu agak sedikit beda di grillnya nih. Kalau yang di Jepang ada bagian yang kayak out of place sedikit ya di sisi kanannya karena ada radarnya. Di Indonesia enggak ada ya. Simetris aja kiri kanan grillnya karena dia enggak ada radar buat adaptive cruise control-nya. Dari depan sini yang beda sama sebelum improvement ada di lampunya. Sekarang semua bagian lampu nyatu semua di atas ini. Sedangkan yang bawahnya jadi polos gini aja ya. Dengan panel hitam di kiri kanannya dan di paling bawahnya ada skirtsch warna hitam gini. Detail lampu depannya diarel-nya di atas. Lampu besarnya dan lampu jauhnya projecttor LED. Dan lampu senya LED dari diarel-nya dibanding versi sebelum ini yang lampu sen-nya halogennya. Sampingnya ini kalau atapnya lagi ditutup dan ini kalau atapnya lagi dibuka. Nah, karena kita dapat yang RF, jadi kelihatan tuh ya ada bagian yang selalu ada di belakang atapnya. Meskipun atapnya lagi terbuka atau tertutup desainnya jadi kelihatan lebih berlekuk-lekuk ya. Detailnya kayak spionnya bertengger di pintu sini dengan lampu sein diyender. Handle pintunya sewarna body dan kayak ada tambahan skirtsch kecil di paling bawahnya ya. Oke, belakangnya ini kalau pas atapnya lagi ketutup dan ini kalau pas atapnya lagi kebuka. Bentuk dari belakang ini ikonik banget sih ya. Nah, kalau nyari pembeda dari yang sebelum improvement ada di lampunya ya yang bagian bawah sini. Jadi tinggal reflektor aja sekarang gak ada lampunya lagi. Knalpotnya tetap pakai model dual muffler gini dan antenanya cukup old school ya pakai model yang long pit lampu belakangnya, lampu malam LED, lampu rem-nya LED juga yang tengahnya tambah terang. Lampu seninya LED ya yang sekarang dibanding sebelumnya yang halogen. Dan lampu mundurnya juga jadi LED dan jadi di atas dibanding sebelumnya yang kepisa di bawah sendiri. Empat, interior terang. Sama kayak luarnya, beda di interiornya MX5 30 Five Anniversary Edition ini sebenarnya enggak terlalu banyak dibandingkan biasa ya, tapi cukuplah buat bikin pas orang masuk mobil langsung ng, oh ini bukan MX5 biasa toh. Pertama kombinasi warnanya. Kalau MX5 RF biasa yang masuk Indonesia kan cuma tersedia dalam interior full hitam gini ya. Nah, yang 35 Anniversary Edition hanya tersedia dalam warna hitam dan tan gini ya. Atau kalau di mata orang sini sih warna ya. Makanya terkesan jadi lebih terang dan sedikit lebih luas ya dibanding warna hitam aja. Yang kedua di headr joknya ada TV Anniversary Edition gini. Jadi sekali nengok jok langsung tahu ya. Dan yang ketiga ada di karpetnya ya yang dapat tulisan gini juga. Di luar itu sisanya sama kayak MX5 RF biasa lah ya dari bentuk dashboard-nya yang sebenarnya simpel banget cenderung kayak Mazda 2 dan CX X3 gitu ya. Tapi yang panel kayak kulit di dashboard di tengah itu di sini bukan kulit benerannya. Dan buat yang belum tahu, di MX5 ini gak ada laci dashbornya. Ya, gantinya ada di laci tertutup di antara jok driver dan penumpang ini yang ada kuncinya juga. Dan di balik jok driver juga ada laci tertutup gini ya buat tambahan. Tapi di balik jok penumpang enggak ada ya. Setirnya full bulat, enggak ada flat-fletan tentunya di lapis kulitnya. Dan bagian yang di konsol tengah ini juga kanannya di lapis kulit yang ada jahitannya ya. Begitu juga di tuas rem parkirnya. Ini joknya gini yang pakai struktur S fit yang diklaim supportif dan tetap nyaman. Pakai headr fix yang ada speaker bos di headr-nya dan bahannya pakai kulit napa. Nice sih. Dan ini pintunya KCMX FND bagian paling atasnya sewarna body ya. Dan karena khususnya di sini luarnya pakai warna artisan red di pintu atasnya ini jadinya juga ya bawahnya baru kulit sampai ke tempat sandaran tangannya. Dan di bawahnya enggak ada cup holder tuh ya karena cup holdernya pakai model yang modular gini. Jadi dia disediain dua gini nih yang bisa kita tempel di antara jok driver dan penumpang gini. Nah, kalau mau salah satunya bisa dicabut dan kita tempel di dashboard kiri sini ya. Misalnya lagi enggak ada penumpang dan pengen drivernya lebih gampang buat ambil minuman atau dua-duanya bisa dicabut juga kalau mau. Detail lainnya lampu kabinnya hanya ada satu aja di depan sini. Sunfisernya kecil banget nih ya. Kiri kanan sama-sama ada card holder kecil di atasnya dan ada kaca tapi enggak ada lampunya ya. Enggak ada pegangan tangan plafon. Tapi gimana sih rasa duduk di dalam kabinnya? Lima. Konfigurasi jok. Oke, buat masuknya pintunya termasuk berat dan rendah ya. Bukaannya sangat lebar dan meskipun kaki kita ngelangkahnya agak tinggi tapi masuknya rendah banget ya. Buat yang belum terbiasa masuk ke sportcar kecil gini mungkin bakal agak kesulitan awalnya apalagi yang badannya gede kayak kita. Oke, posisi duduk by default-nya termasuk sangat rendah ya. Sebenarnya sih enggak sampai rendah ekstrem kayak beberapa sports car, tapi dibanding sedan biasa gitu jelas lebih rendah ya dan kerasa lebih nyatu sama mobilnya. Kelihatan nih paha kita jauh lebih selonjor dibanding naik sedan biasa ya kan. Visibilitas ke depan sedikit kehalangan sama domternya sih tapi enggak terlalu ngefek soalnya di ujung kiri kanan kap mesinnya kelihatan banget ya jadinya cukup oke buat patokan dan visibilitas ke samping posisi kita ke pilarannya dekat banget ya jadinya agak kehalangan emang meskipun ketolong sama spionnya yang ada di pintu sih ya. Nah, ruang di sini juga emang termasuk kecil ya. So, buat yang badannya besar pasti bakal agak kesempitan dan duduk di kiri kanan pun agak beda rasanya. Di kanan sini ruang kaki kiri kita agak kemakan sama tunnel transmisi ya. So, yang gak biasa mungkin bakal agak kagok awalnya. Tapi lama-lama pasti lebih ke biasa sih ya. Pengaturan joknya full manual. Yang driver selain slide dan recline ada buat naik turunin bagian depan joknya gini nih. Kalau yang penumpang slide dan recline aja ya. Headrnya fix posisinya termasuk ergonomis buat kita nyetir sambil sandaran, kepala kita enggak bakal ngedangak ya. Headroom-nya ini kita coba pas atapnya ketutup. Sisanya sangat sedikit ya. Masih cukup buat kita yang tingginya 173 cm emang. Tapi biasanya yang di atas 180 cm bakal mentok ya kepalanya. Beda cerita kalau atapnya dibuka. Nah, ini sih mau kalian 190 cent juga pasti muat ya. Dan emang pas dibuka gini dapat banget feel leganya karena enggak ada batasan di atas dan kiri kanannya ya. Nice sih buat sandaran tangan di tengah sini udah dilapis kulit jadi cukup empuk tapi pinggirnya agak keras ya meski dilapis kulit. Kecuali dia yang buat sandarin paha nih. Ini empuk ya lapisan kulitnya dan ini bisa buat sandarin tangan sambil pegang setir ya. Dan yang di pintu juga ada di lapis kulitnya. Empuk juga sandaran tangannya. Seat beltnya di jok ya. Dia gak bisa naik turun tapi posisinya bakal selalu pas karena ada di jok. Enggak bakal kena leher kita ya. Dan setirnya selain bisa tilt sejauh 42 mm, bisa teleskopik juga sejauh 30 mm. Oke sih, paling bawahnya agak mepet sama paha driver yang bedana besar aja ya paling. Dan yang matic sandaran kaki gear driver ada gundukan dan pet kecilnya gini ya. Enam. detail fitur fitur MX5 35 edition sama ya kayak MX5 RFV yang biasa termasuk kuncinya ini kalau di beberapa negara dapat kunci merah kita tetap dapat kunci yang hitam gini ya ini ada pasif kill entry-nya kalau mobilnya kita kunci remote-nya tinggal dikantongin dan dekatin mobilnya bukan grab bagian dalam handle pintunya ya tapi klik tombol hitam ini dan kuncinya kebuka buat kunci lagi tinggal klik lagi aja ada walk away lock juga kalau diaktifin dari head unit jadi kalau kita bawa kunci pas keluar dan mesinnya udah mati nanti pas mobilnya dijauhin bakal otomatis Tis kek kunci sendiri buat nyalain mobil pakai tombol start stop ini ya. Nah, karena yang di Indonesia versi anniversary-nya ini dapatnya yang RF, jadi mekanisme buka tutup atapnya juga sama ya. Tombol yang di tengah ini ditahan dan atapnya bakal ketutup sendiri sekitar 14 detikan ya prosesnya. Pastiin tahan terus tombolnya sampai muncul notifikasi ini di mid-nya baru dia dilepas. Dan sama ya, buat buka lagi pun sama persis. Tombol ditahan ke arah sebaliknya aja. Terus sekitar 14 detikan dan muncul notifikasi di mid-nya baru deh dilepas. Lanjut inputnya. Sejak facelift terakhir jadi pakai USB 4 type C gini ya yang ada dua di depan dan ada slot SD card buat navigasi ya. Spion tengahnya auto diming yang model frameless. Ini bakal menghijau gelap sendiri ya kalau kena silau dari belakang. Lampunya otomatis, wipernya juga otomatis. Tombolnya di setirnya yang sebelah kanan ada buat cruise control dan yang sebelah kiri ada buat control volume, track, telefoni, dan mid. Ada heated seats atau penghangat jok tiga level buat kedua jok depan. AC-nya meski gak ada layarnya tapi ini auto climate control ya. Paling dinginnya 18 derajat celcius dan paling panasnya 32 derajat. Ada botarain angin ke kaki di froster depan dan di foger kaca belakang. Jendelanya auto down di kedua sisinya tapi enggak auto up ya. Rem parkirnya manual ya seperti seharusnya di sports car compact gini. Sound systemnya premium dari bosnya. Ada delan speaker termasuk dua di masing-masing headr-nya itu ya. spionnya pengaturannya elektrik tapi buat lipatnya manual ya mungkin karena lebar mobilnya kecil banget juga jadi enggak butuh lipat elektrik. Instrumen clusternya tetap sama sih ya utamanya analog dengan tambahan mid digital full color di paling kiri. Infonya enggak banyak ya. Di tengah ada indikator gigi di layar yang kiri sini dari trip A, trip B dan konsumsinya layar Ative Sense dan sisa jarak berkendara. Nah, yang unik kalau kita klik tombol yang kecilnya di atas itu bisa ngasih lihat temperatur mesin yang lebih detailnya. Jadi rentang 90 sampai 130 derajat celcius dibanding sebelumnya yang lebih lebar. Nice sih ya ini. Dan ini kalau diputar bisa buat naik turunin brightness-nya ya. Dan terakhir head unitnya. Karena ini yang facelift terakhir jadi udah dapat head unit lebar 8,8 inci gini. Buat kontrol ini tetap pakai knop fisikal yang di tengah sini plus beberapa tombol di sekitarnya termasuk ada knop volumenya juga. Ada wireless Apple CarPlay dan Android Auto ya. Jadi bisa sambungin HP kita tanpa kabel gini dan nanti bisa pakai aplikasi kayak Apple Music, Spotify, Google Maps, Waz dan lain-lain di sini. Oke, head unitnya dari menu information fuel efficiency monitor ini ada buat lihat sejarah konsumsi BBM dalam grafis, ada buat lihat energy flow termasuk kerja ISOP dan I look-nya ya dan buat reset. Ada vehicle status monitor juga yang isinya buat deset pengingat servis ya yang bisa kita atur lebih detail juga. Lanjut media bisa diputar bisa dari radio, Bluetooth, dan kedua USB port tadi ya. Terus ada menu buat Bluetooth teleponinya, menu navigasi yang perlu pakai SD card dari Mazda ya. Dan settings-nya jadi lengkap banget sih. Ini submenu in vehicle display ini buat atur serba-serbi layar head unitnya. Submenu sound settings buat atur suara termasuk bisa ubah posisi mendengarkan yang optimal dan aktifin bose audio pilot. Ini buat otomatis nyesuain volume dan kualitas suaranya tergantung kecepatan kita ya. Subpmenu safety settings buat atur semua fitur i active sense dan fitur kayak driver tension alert yang ngasih peringatan kalau kita nyetir yang ngacau dan pedal misuse alert kalau gak sengaja keinjak pedal gas dan rem barengan. Submenu vehicle settings dari doors ini buat atur auto door lock unlock dan walkaway lock. Exterior lighting buat atur sensitivitas lampu otomatisnya. Nyalain adaptive LED headlights di areal yang mau mati atau nyala dan volume home plus welcome light. Interior lighting buat atur lampu di dalam nyala berapa lama habis dibuka kuncinya. Rain sensing wiper buat wiper otomatis. Turn signal ada bisa buat atur one touch triple turn signal dan volume lampu sein bisa diubah. Dan sisanya settings yang lebih standar ya. Tujuh safety cukup lengkap. Safety-nya MX5 35 Anniversary Edition sama persis ya kayak MX5 facelift 2024. Ada ADAS-nya di sini atau disebutnya IA Active Sense, tapi dia enggak ada adaptive cruise control-nya kayak MX5 yang pernah kita videoin di Jepang sebelumnya ya. Kalau yang ada kan dia dapat radar tambahan unik tuh yang posisinya di depan pinggir. Kalau yang di sini gak ada ya. Jadinya grillnya bersih aja. Tapi tetap dapat kamera di balik spion tengah ini dan dua radar yang sembunyi di balik kiri kanan bumper belakangnya. Pertama ada yang bisa deteksi kemungkinan tabrak depan dan bisa rem otomatis ya atau di masa disebutnya smart city brak support. Dan ada SBS reverse yang bisa ngerem mobilnya otomatis pas kita lagi mundur kalau ada objek terlalu dekat di belakang. Ada lane departure warning buat ngasih peringatan bunyi dan setir geter kalau mau keluar lajur. Adaptive LED headlights alias lampu depan matrix LED yang bisa nyalain titik tertentu aja sekaligus otomatis nyalain lampu jauh kalau dibutuhkan. Blind spot monitoring yang kedipin indikator ini di spion kalau terdeteksi ada objek di titik buta dan kita tetap nyalain lampu sein ke situ dan rear cross traffic alert yang kedipin indikator di spion tadi kalau pas kita lagi mundur ada objek mendekat dari belakang kiri atau kanan. Nah, kalau mau matiin peringatan bunyi safety adas-adasnya bisa klik tombol yang di kanan dashboard sini ya. Lanjut. Di luar i Active Sens-nya safety yang lebih standar ada stability control. Karena ini yang matic jadi stability controlnya yang standar ya. Kalau yang manual ada DSC track yang selain bisa mencegah terjadinya ban spin cas stability control biasa, tapi ini dilakukan tanpa menurunkan torsi yang dikirim ke bannya. Jadinya delivery tenaganya bisa tetap lebih maksimal. Rem depannya cakram ventilasi dan rem belakangnya cakram. ABS IBD tentunya lengkap ya. Ada heill start assist atau di Mazda disebutnya heill launch assist yang nahan remnya beberapa detik pas kita berhenti di tanjakan supaya kaki kita bisa pindah dari pedal rem ke pedal gas tanpa mobil yang merosot. Ada KPC atau kinematic posture control yang mengaplikasikan rem di sisi dalam ban belakang supaya dapat feel menikung yang lebih natural dan lebih amannya. Airbag-nya ada empat, dua di depan dan dua airbag samping yang ada di samping luar jok. Sensor parkir di belakang ada empat titik yang terintegrasi, bisa dimati nyalain, dan ada indikator di samping indikator kamera. Ada kamera mundur juga ya. Dan yang cukup penting ada active bonet yang bisa merilis cup depannya kalau mengalami tabrakan depan dengan pejalan kaki supaya mengurangi tingkat cedera pejalan kakinya. Oh dan di jok penumpang ini ada dudukan ISOFIX buat pakaiin jok bayi ya. Delapan, bagasi dan storage. Tentunya kalian enggak berekspektasi sports car mungil gini punya bagasi yang gede kan. Bagasinya MX5 35 Anniversary Radiation ini sama kayak MX5 RF biasa ya. Buka bagasinya bisa dari remote kalau ditahan nanti bakal pop gitu pintunya. Tapi perlu kita angkat dulu ya, jelas. Dan nyambung juga sama pasif kills entry-nya meski posisinya bikin agak bingung ya. Bukan di atas sini tapi di bawah agak ke kanan pencet dan nanti bakal pop juga pintunya. Nah, ini bagasinya kecil ya. Yang RF ini 127 L aja kapasitasnya sedikit lebih kecil dibanding yang soft top. Bibirnya pun kecil dan ini posisinya full di atas ya. Jadi kalau mau masukin sesuatu benar-benar harus diangkat banget dulu dan angkatnya pun cukup tinggi ya. So, masukin barang yang berat banget bakal sulit dan berpotensi besar ngelecetin bagian body sini ya. Bibir bagasinya juga tinggi banget nih dari lantainya. Sisi bagusnya jadinya masih cukup bisa ya masukin barang yang agak besar. Detailnya di kiri sini ada lampu halogen yang bisa dimatiin nyalain dan sebelahnya kosong aja ya. Di tengah sini ada kompresor dan cairan tambal ban jadi enggak ada ban serp ya dan ada tool kit-nya. Dan di kanan sini juga kosong dan enggak ada space lagi di bawah lantainya ya. Nah, buat nutupnya enggak ada handle di dalam jadinya harus pegang bagian luarnya sini ya. yang emang mau gak mau bakal ninggalin Sidik Jari ya. Dan ini sisa storage di dalam kabin. 9 mesin 2000 cc MX535 Anniversary Edition ini pakai mesin yang sama kayak MX5 standar di Indonesia ya. Sky Active G 2000 cc dengan direct injection dan kompresi tinggi 13 b 1. Tenaganya 181 HP atau 184 PS dan torsinya 205 Nm. Yes, tenaganya emang enggak gede banget buat sebuah sport car. Tapi mengingat dimensi super compactnya MX5 ini, tenaga segini cukup banget ya. Dan ingat, sport car enggak selalu tentang kecepatan, tapi gimana juga sensasi berkendaranya. Dan MX5 ini terkenal banget ngasih sensasi berkendara paling natural. Apalagi rasio bobot depan belakang mobilnya juga 50 bing 50 ya sangat balance. Di MX5 juga ada sistem IE loop ya. Ini berupa variable voltage alternator yang bisa nyimpan energi ke kapasitornya. Jadi tiap kita lepas pedal gas kapasitornya bakal keisi dan ini bakal dipakai buat tenagain beberapa peralatan elektronik. Jadinya si peralatan elektronik mobilnya enggak ngambil tenaga dari mesinnya dan output mesinnya bakal selalu lebih konsisten. Nice sih ya. Ada ice stop juga yang bisa matiin mesinnya pas kita berhenti dan nyala lagi pas udah mau jalan. Transmisinya yang 35 Anniversary Edition hanya tersedia dalam transmisi otomatis saja ya. Ini otomatis enam percepatan tor converter yang bisa ganti giginya manual dengan geser tuas transmisinya atau pakai pedle shift di balik setir ini. Nah, tapi di luar yang anniversary edition ini, MX5 yang biasa juga tersedia dalam opsi transmisi manual ya. Kita ada klip akselerasi waktu dulu cobain MX5 RF matic nih. Kalau kalian mau dengerin suara merdu mesinnya. Dan tentunya MX5 ini penggerak roda belakangnya dan ada mode sportnya yang bisa diaktifin dari sini. 10 detail-detail lain sama kayak setiap MX5 lainnya, MX5 350 Anniversary Edition ini juga diimpor to atau CBU langsung dari Jepang ya dari pabriknya di Hiroshima. Bensinnya dari sebelah kiri sini nih. Rekomendasinya pakai bensin dengan oktan minimal round 95. Artinya kalau di sini pakai sejenis Shelfie power BP Ultimate atau Vivo Revivo 95 gitu atau bisa juga yang 98 kayak Pertama Max Turbo dan V Power Nitro. Garansinya MX5 35 Anniversary Edition dan MX5 biasa dapat program My Mazda Warranty alias garansi umum selama 5 tahun atau 150.000 km. Mana yang tercapai duluan? Dan buat servisnya dapat My Mazda Service alias gratis biaya servis, jasa dan spare part selama 3 tahun atau 60.000 km mana yang tercapai duluan. Suka menurut kalian soal Mazda MSF 35 Industry Edition ini? Silakan sampaikan komentar di bawah, klik like dan jangan lupa subscribe video gaming. See you next time.
