MODIF TIPIS TIPIS HONDA HRV RS HYBRID (YouTube Video)
Jadi mobil HRV RS hybrid yang baru kita tukar tambah sama HRV yang lama seperti biasa kita modif tipis tipis biar tampilannya sedikit lebih keren ya karena gua enggak pengin yang ekstrem-ekstrem banget sampai kelihatan banget sama orang di jalan ya cukup lebih enak dipandang dan yang kedua tentunya lebih nyaman ya karena kita audio sudah kita upgrade. Tapi kita akan ee detailin satu persatu apa aja bedanya ya. Pasti yang pertama kalian notice adalah atapnya. Karena sekarang atapnya jadi tutone. Awalnya mobil ini atasnya itu warna putih. Jadi dia yang warna tuton itu cuma ada dua ya, yang warna merah sama warna se kaki. Kalau kalian beli HRV yang warna itu pasti atasnya sudah black top. Tapi karena ini yang warna putih, atasnya itu masih putih. Nah, gua pengin jadi blacktop dong. Nah, gua bawa ke Subur Oto. Jadi, ini tuh bukan stiker ya. Sebenarnya kalau mau gampang kalian tinggal bawa ke tukang stiker langsung jadi ini tuh cat beneran. Jadi benar-benar dicat sama Subur Oto dan garisnya pun juga rapi bagus. Garisnya ini juga ngikutin eh HRV RS yang twoone yang warna se kaki sama warna merah. Jadi dibikin sama persis jadi kelihatan kayak OEM look. Nah, sama yang tipe RS ini ya. Bagian overfendernya juga sudah dicat warna hitam dari sananya. Nah, seperti biasa kalau ke Suburoto jangan cuma ganti cat atau ngwarnain ton doang. Bawahnya pun juga kita kasih anti kolong. Eh, anti kolong. [tertawa] Mana ada anti kolong. Anti ras ya. Anti karat ya. Jadi biar bawahnya itu aman dari karat ya. Dari depan sampai ke belakang itu kalau diangkat ya. Video dari Suburoto kan udah ada tuh di Instagram. Nah, bisa lihat di sana. Jadi ee rata-rata sekarang sem gua yang mau gua pakai beneran ya. mau gua pakai entah itu buat orang tua gua atau gua pakai itu biasanya bawah udah gua pasang anti karar semua dan dia pakai teknologi dari Jerman terus kalian lihat dong nih mobil jadi pendek banget kan tuh [tertawa] sekarang tingginya jadi sama dagu gua aja tinggian dagu gua gitu ya sama jenggot gua aja tuh enggak nyentuh tuh jadi ceper karena kita pakai lowering kit dari Ice Spring. Jadi pair-nya itu kita ganti depan belakang ya. Emang khusus buat HRV dan fitmentnya jadi bagus, jadi cakep. Dan nanti gua akan ee kasih impresi berkendaranya gimana setelah pakai lowering kit dari Ice Spring ini. Nah, terus pelegnya juga kita ganti. Dia pakai ISR APX1 warnanya hitam seperti ini. Dan ini sudah pakai Forge teag ya, jadi lebih enteng. Ini ukurannya 18 inci dan kalau kalian pengen samaan kalian bisa langsung ke Mega RV aja karena kita waktu itu gantinya di sana cari veleg ISR. Nah, terus untuk bannya kita pakai Hancook Ventus Prime ya. Ini kita pakai yang tradware 300 traction-nya A, temperatur A. Jadi harusnya dia punya performance yang lebih baik dibandingkan dan sebelumnya sama dia lebih ngebulet ya, lebih ng-edonat. Jadi kalau lihat dari samping sini tuh dia tuh agak sedikit keluar dan yang belakangnya itu dia kayak kayak agak sedikit camber ya. Cakep tuh pas lihat dari sini jadi fitmentnya lebih pas. Dan untuk kaca filmnya kita untuk depan itu pakai Solar Guard LX 20%. Untuk samping kanan kiri belakang kita pakai black phantom yang 40% aja. Kenapa kita pakai yang terang-terang? Biasanya kan gua pakai 60% ya sama depan 40% ya. Karena kan yang pakai kebanyakan orang tua gua. Jadi biar kalau misalkan ngelihat keluar gitu ya malam-malam hari gitu orang tua kan matanya udah kurang bagus. Nah jadi lebih aman karena meskipun dia 40% karena dia pakai seri yang Black Phantom dari luar itu tetap kelihatan gelap. Dari dalam terang banget. tuh. Nah, terus untuk kaca bagian atasnya ini panoramiknya dia kan dari ujung ke ujung nih kaca semua nih sampai sini nih. Nah, biar kalau misalkan siang-siang dibuka itu masih enggak terlalu panas gitu kalau misalkan lagi bikin video pengin kelihatan atasnya. Nah, ini kita kasih LX70 yang 20% di mana semua mobil gua yang pakai Panoramic sunroof rata-rata gua kasih gituan. Nah, gimana soal dalamnya? Kalau dalam kita enggak banyak yang kita ubah. Lebih kelihatan kayak OIM look. Sekarang yang pertama nih kita tambahin peredam, tapi kolongnya enggak. Jadi cuma emang buat audio sama di pintu aja. Tapi dibandingkan dengan HRV yang lama, emang HRV RS yang baru ini dia udah lebih kedap dibandingkan dengan yang lama. Nah, jadi kalau ditutup pintu buka tuh makin berwibawa. [tertawa] Terus ya seperti biasa dong descam ini wajib kudu harus ada di mobil dan gua biasanya pakai Black Fu. Tadinya gua pengen pindahin Black Fu yang lama di HRV RS eh DHRV yang SE ke sini ya. Tapi katanya Black Fu pas gua minta tolong teknisinya pindahin ya bilang upgrade aja Mas ke Elite 8 gitu loh. Apa emang bedanya? Jadi ini adalah descamp black food yang makan dayanya paling kecil ya. Jadi kalau misalkan standby ini mobil lagi diparkir dia bisa sampai 2 bulan nyala terus ya tanpa ngebikin aki tekor. Jadi eh dia tuh makan dayanya tu kecil sekali cuma 1 watt kalau enggak salah ya. Terus juga dia sudah pakai Sony Starfish 2. Jadi low light performance-nya itu paling bagus ya. Jadi kalau misalkan malam-malam gelap di parkiran enggak ada apa-apa, dia tuh udah kayak handphone. Kalau low lightnya kan difoto cekrek bisa terang kan. Nah, ini juga sama. Jadi kalau misalkan kita lagi di malam hari gitu ya, lagi jalan pengen ee lihat plat nomor orang segala macamnya, ini bisa ngelihat dengan sangat bagus dibandingkan dengan model sebelumnya. Dan dia juga ya bentuknya tuh bagus gitu ya, cuma set segaris gitu doang. Jadi kayak enggak kelihatan gitu kalau misalkan kita lagi jalan ya. Walaupun dia sebenarnya lebih gede daripada yang kemarin, tapi karena desainnya kayak begini itu kayak jadi kesatuan sama mobilnya. Cakep. Head unit masih standar ya. Enggak ada bedanya sama yang lama karena ee menurut gua udah lebih dari cukup ya. Dan yang sekarang ini layarnya jadi lebih gede, bagus dan kameranya pun juga better dibandingkan dengan yang lama. Dan sekarang Android-nya juga sudah pakai auto ya, enggak pakai yang kayak lama tuh kan masih pakai colokan. Yang sekarang udah Android Autonya wireless. Nah, kemudian audio memang HRV RS ini udah better dibandingkan dengan yang lama karena sekarang twitternya ada empat. Depan dua, belakang dua. Tapi tetap dong kita harus oprek-oprek lagi ya. Nah, jadi Honda Char ini dia agak beda sama mobil lain di mana dia punya tangki bahan bakar itu ditaruh di depan. Jadi tangki bahan bakar itu di bawah kita ini. Nah, nihah. Kalian lihat ya. Nih, agak naik sedikit karena di sini tuh ada tangki bahan bakar bukan baterai. Baterainya ada di belakang. Kenapa gitu? Karena dia punya ultra seat yang bisa bikin kursi belakangnya itu bawahnya itu ditegakin. Kita punya space yang banyak banget di belakang itu. Pintar. Nah, cuman kita jadi enggak bisa naruh subwover di kolong ya. Jadi yang bisa ditaruh di kolong itu cuma eh power sama prosesornya aja. Kenapa pakai power? Karena di belakang nih kita coba lihat ya. Karena kita pakai subwoover yang pasif bukan aktif. Jadi harus pakai power lagi. Nah, ini tuh bawaan HRV yang lama. Jadi ada HRV lama, ada HRV baru. Gua kira sama ya kan dikiriminlah sama sello. Tet ditaruh di sini. Ternyata HRV yang hybrid yang baru itu berbeda dengan yang lama. Dia floornya lebih ke bawah. Jadi pas dipasang di bawahnya tuh ada space lagi gitu kosong. Atau kalau misalkan dipasang di bawah di atasnya tuh masih ada rongga. Nah sama Om Yanto kita kan bawa audionya nih ke Bekja Autotronics termasuk dengan peredamannya. bawahnya dikasih tambahan lagi support dudukan. Jadi si subwoovernya ini bisa terpasang dengan sempurna di bagian sini tanpa harus ee kelihatan kayak modifikasi. Jadi ini kayak kayak OIM, keren banget. Jadi gua minta yang paket hemat ya. Pertama kita tambahin DSP. Ini digital processor amplifier mereknya momentum ya. Nah, kenapa dipasangin prosesor? Biar ada time alignment-nya sama suara jadi lebih bagus. karena DSP-nya termasuk ada power-nya di dalam. Jadi eh output yang keluar dari twitter-nya sama speaker midbass-nya itu bisa diperbaikin. Plus ada subwover-nya. Nah, subwover-nya kita pakai ampli tambahan, power tambahan dari momentum. Kita pakai yang SXI 800,4 channel digital mini amplifier. Ditaruhnya di mana? Di kolong jok. Buat kabel siwovernya kita pakai RAM audio dan pas pemasangannya juga dia pakai socket to socket ya, jadi gak potong-potong kabel. Tinggal dibypass aja langsung masuk ke prosesor. Dari prosesor ke speaker suaranya keluar. Y begitulah. Jadi kalau secara sekilas kelihatannya mana yang dimodif enggak kelihatan emang. Let's go. Kita mau sekalian jalan ke Honda Megatama tapi yang ada di apa namanya? Pluit ya? Kapuk. Kapuk. Kapuk ya. Sekarang kita mau servis 1.000 sekarang udah 1300 mobilnya. Let's go. [musik] Nah, sekarang kita udah masuk tol ya. Gimana rasanya mobil setelah diceperin? Tentu ya karena dia makin ceper ya ruang [musik] geraknya itu jadi lebih dikit gitu. Nah, kalau kita pakai di tol, [musik] kita pakai jalan lurus kayak gini itu sebenarnya makin enak karena menurut gua makin stabil ya, [musik] makin anteng mobilnya. Enggak lom enggak lompat-lompat. Tapi emang bawaan dari HRV itu udah enak gitu, suspensinya udah pas. Nah, ketika diceperin kayak [musik] begini dipakai di jalan tol nih, kita lagi pakai di 50 ya. Ke kanan dulu biar bisa dapat 60. Nah, tuh. Jadi makin pas ya ngelewatin [musik] jalan yang speed blom gitu jedek jedek gitu doang gitu jadi lebih pas. Tapi enggak tahu kalau di MBZ rasanya gimana. Nah, tapi kalau kita pakai kecepatan rendah misalkan dalam komplek [musik] kita polisi tidur itu jelas jadi lebih keras. Terutama kalau kita hajar jeder gitu ya, itu bisa jadi lebih [musik] lompat mobil ya. Karena dia ruang geraknya kan dikit ya gitu. Tapi [musik] kalau dipakai kalian misalkan tinggal kayak misalkan di daerah BSD ya yang prosedurnya sedikit gitu ya. BSD prosedurnya dikit enggak sih? Dikit ya. Harusnya itu bukan jadi isu. Nah, tapi kalau kalian tinggal di tempat yang banyak prosedurnya [musik] yang tinggi-tinggi terutama ya. Nah, itu bisa jadi issue. Tapi enggak mentok sih. Gua coba dari tadi ee di komplek Palapa tuh kan ada posedur yang gede banget ya. Kadang-kadang beberapa mobil cheer tuh mentok gitu ya. Ini enggak loh. Jadi masih tinggi [musik] dia ternyata. Jadi, penggunaan per yang lebih pendek gitu ya, e dari si Ice Spring ini. Dan icepring itu kan buatan Indonesia, dibuat di Jawa Timur ya. Itu pas kita kecepatan tinggi itu mobil jadi lebih anteng, lebih enak pas gitu. Sekarang gimana soal audionya ya? Audionya enak khas Omanto ya. Om tuh kalau tuning enggak pernah [musik] fail ya. Suara stagingnya bagus bisa naik ke atas dan ke tengah ya kan. E trelnya keluar, vokalnya keluar, dan subwover dari sellownnya juga bagus ya. Jadi suaranya [musik] tuh kayak pakai subwover yang lebih gede dari itu gitu. Eh, low frekuensinya dapat sampai panjang gitu. Dem dem. Bukan yang bukan yang bas yang dek dek dek sakit. Percuma juga kalau kita setelin di sini mikrofon dari ini enggak bisa apa ya? Enggak bisa nangkap suaranya. [musik] Jadi kalau mana diplay dong suaranya ya menurut gua enggak mewakili audio itu lu mesti coba duduk di mobil ini diplay [musik] e musik yang kalian suka nah baru di situ ketahuan bagusnya gimana. Ini mobil sekarang 1365 km ya dan bensinnya separuh. Kita lihat [musik] sepanjang 1365 km kita dapat konsumsi bahan bakar berapa kira-kira? 21,1 km/l. Woh, irit pol ya. Ini A-nya 1302 ya. Jadi itu masih risetan gua dulu tuh waktu gua nyobain mobil ini. Belum direset lagi sampai sekarang. 1365 1302. Wan parkirnya di sebelah kanan serong, Pak. Ya, mobil. Oke. nih. Kartu parkir paling gede nih di tempat dealer resmi. Catalytic, core cleaning, sama flashing tuh. sesuatu yang jarang orang lakukan. Tapi kalau dilakukan itu terasa tuh ketarikan. Ye kayak bukan HRV ya. Pendek banget tuh. [tertawa] Keren. Ya, kita udah nyampai di Honda Megatama Kapuk ya. Bukanida kapuk ternyata ya. Ini pas banget depannya tuh tol ya. Kita masuk aja Om. Halo, selamat siang Om Ran. Selamat datang di Honda Ketabak Kapu. Iya, gede ya ternyata ya. Iya, baru pertama kali ya ke sini ya. Tapi sama yang di itu Kalimantang gedean mana? Secara luas tanah kurang lebih sama si di luas kurang lebih 4.600 m. Sama. Tapi yang ini enggak ada mata air. Enggak ada. Enggak ada. Itu bedanya. Ini mobil tinggal situ aja. Iya. Nih servis pertama ya, Om? Ya, pertama ini ya. Sudah kelewat 1300 sih. Ya, silakan. Eh, berarti dengan Pak Bowo, Kepala. Halo, Pak. [musik] Ini ruang tunggunya nih, Om, ya. Yes, betul, Om. Ini ruang tunggunya. Jadi bisa, Om, sambil duduk bisa sambil lihat. Sambil lihat, ya. Heeh. Mobilnya sedang dikerjakan. Oh, nih sor nih. Lagi makan siang jadi nemenin. Iya, enggak apa-apa. Kita telat nih sekarang jam 12.24. Makan siang ya. Saya masih ada yang kerja juga. Masih ada yang Itu ada KFE shop-nya juga nih Om di sini. Ini gratis apa beli? Kalau yang untuk konsumen untuk konsumen free, Pak. Di sini untuk apa namanya? Ada free snack, terus free coffee. Lalu kita ada apa namanya? Simulator game juga. Betul. Bisa main ya? Bisa, bisa dipakai. Oh, ini tempatnya bagus nih. Ini batak beneran ini kok gua pikir wallpaper enggak beneran. Bat asli itu asli kata asli ya. Nih kopi tinggal ngambil sendiri ya. Iya. Kita ada coffee makernya juga. Oh, ada smoking room juga sama musolanya ya. Sebelahnya ada musala juga sama bawa anak-anak bisa ke situ. Iya ada. Terus ada ini juga apa namanya? Buat mengetahui mobilnya sudah sampai mana servisnya. juga kita. Jadiustomer selain nunggu sambil menunggu kita sier juga bisa mengetahui mobilnya itu prosesnya sampai mana. Kayaknya kalau udah tempatnya kayak gini enak sekalian bikin restoran enggak sih? Heeh. Sekalian bisa pesan m gacoan gitu kan. Kozi banget loh kayak restoran. Komimen makan siangnya Om kalau Oh udah makan siang dapat. Kita juga dapat komplimen makan siang juga untuk customer yang nunggu di jam istirahat. Oh rice with beef rendang. Ini tahu enggak senang kayak gini gimana lu? Bayangin lu punya driver disuruh servis. Uh, drivernya senang banget. Iya. Heeh. Pak, kapan servis lagi? Ya, waktunya udah reminder ya ke bosnya. Iya. Santai ngopi-ngopi reveil ada wifi juga. Ee ini bayar nih. Kalau ini kalau yang ekstra kalau misalnya kadang ada konsumen yang rombongan. Oh, gitu. Karena cuma dapat satu ya. Betul. Kalau dapat satu. Oke, menarik. Ini harus dicontoh sama semua dealer sih kayaknya sih. [musik] Jadi ee kita tuh kalau servis tuh bukan momoknya tuh bukan buang-buang waktu. Kita bisa sambil menikmati, sambil kerja juga enak ini mah. Yauk kita makan dulu, yuk. Nah, nih Om. Thank you berat ya. Ya, sama-sama. Terima kasih Om sudah meluangkan waktunya untuk melakukan perawatan berkala di Honda Mega Tama Kampung. Jadi, Megaama tuh di mana aja sih? Di Kalimala, Jawa Timur. Megatama kapuk di Jakarta Barat. Ada di Honda Pondok Pinang di Jakarta Selatan, Megatama Bekasi di Bekasi. Ada empat ya berarti ya? Ada empat. Oh berarti sebenarnya paling dekat dari rumah orang tua ya di Pondok Pinang. Pondok Pinang bisa. [tertawa] Ya wis Om. Sekali-sekali main juga ke sini. Makasih, Om. Ya. Ya, makasih. Makasih mobilnya kan jarang-jarang gua main ke kapuk. Yuk, sampai jumpa di video berikutnya. Dadah.
