MODIFIKASI EKSTREM AEROX TURBO‼️ Full Carbon, Airbrush, Upside Down, Juara Kontes Jakarta (YouTube Video)
Kali ini kita bakal bandingin hasil modifan pemain Aerox baru 3 bulan selama 8 tahun. Oke, gimana bedanya? Mari kita bahas. Balik lagi bersama Abang Nakano di sini. Lu tuh boleh dipanggil K Rifki enggak sih? Sebenarnya boleh gua. Gu gua sebenarnya lebih nyaman dipanggil Rifki sih daripada dipanggilin Nakano karena gua takutnya nanti jadi KW gitu. Balik lagi bersama Korizki di sini I kan atau Instagramnya Nakano ya kan Nakano Garaj. Dan kali ini gua mau ngasih lihat ke kalian nih ya kan bedanya gua yang baru main Irox beberapa bulan sama yang 8 tahun. Jadi emang udah tahu triknya cara menang kontes nih. Beliau udah paling paham nih. Ini karena kemarin kan menang king ya kan. Iya di Aerox Society di acara waktu di Ax Society ini menang nih ya kan punya gua katanya hampir menang cuma pulang duluan jadi enggak jadi menang antara tidur di luar atau dapat piala dapat piala jadi jadi pilihnya tid enggak tidur di luar iya mendingan tidur di pialanya nanti aja deh enggak apa kalau piala gua bisa-bisa beli nih gitu di tokpad kan gua tinggal beli gua tulisinnya sendiri ya kan kalau tidur di luar lebih pop lebih parah soalnya jadi ini perbandingannya nih guys ya kan sama-sama aerox turbo ya kita ya iya sama-sama aerox turbo. Nah, cuman seperti bisa kalian lihat gua modifannya ya masih standar aja. Kalau yang ini udah kelasnya apa? Fashion. Kalau di kontesan ini masuknya di kategori fashion standar. Berarti di atasnya proper lagi ya. Ee iya bukan di atas proper tapi beda kelas. Beda kelas. Oke. Nah, kita mau coba lihat dari depan nih, Guys. Ya kan dari depan udah kelihatan beda banget nih. Kalau kalian bisa lihat punya gua ini bentukannya masih kelihatan sangat-sangat standar. Karena gua gak ganti shock, gak ganti peleg, cuman ganti dis brak. Nah, tapi kalau di Nakano itu udah, Sor bukan di Nakano ini namanya apa? Belum ada nama. Oh, belum ada. Kirain belum. Mungkin dari konten ini bisa kasih tahu namanya siapa. Kirain belum ada judul apa jangan-jangan kita numpang namanya Rockstar itu ya. Iya, itu gara-gara si Royu. Nah, ini seperti bisa kalian lihat bedanya banyak nih ya. Di depan aja udah banyak ya. Enggak. Mungkin yang boleh dikasih lihat yang mungkin enggak banyak orang netis ee di kaki-kaki sih sebenarnya sama peleg udah dirubah. Nah, ini peleg gua 14, ini 13. Ring 13 dan kebetulan ini pakai e bawaan dari NMAX NMAX turbo berarti ya atau sama aja sebenarnya ee turbo sama Gen 2 itu sama. Oke. Kalau kalau udah ngomong NMAX gen 1 udah beda. Oke. Nah, jadi ini kaki-kaki 13 e itu 14 makanya ini kelihatan lebih pendek pendek ya dan kebel lah istilahnya ya. Tapi shocknya ini udah Kayta dipendekin lagi. Udah udah pakai USD dipendekin lagi enggak? Pendekin karena ini basicnya dari NMAX juga. Oke. Karena kalau enggak dipendekin jatuhnya ini pasti gap-nya terlalu besar nih. Jadi kelihatannya jadi aneh. Benar. sudah pelaknya kecil gap-nya. Gap-nya juga. Iya benar. Dan ini turunnya 6 cent en. Yes. Ini sepertinya tidak aman untuk daerah Parung Cisauk. Arah ke Pondok Indo juga kurang nyaman tapi kurang aman guys. Balik lagi ya ini modifan ya yang memang kontes lah ya. ya lebih lebih ke cari fitment lah kalau kita nanti tapi bukan untuk daily. Dalam arti daily bukan bisa bukan enggak bisa dipakai buat daily, tapi tidak bisa, tapi untuk kenyamanannya kuranglah di jalan-jalan biasa gitu. Benar. Nah, yang menarik juga yang tidak banyak orang lihat, gua juga baru tahu setelah dikasih tahu sama Kifki. Sparkbard. Iya, Sparkbard. Jadi ini sparbard ini pakai punya NMAX. NMAX. Kenapa? pertama kalau memang masih dipertahankan e sparbard-nya si Aerox, H Aerox ini dia bikin produksi mungkin aerodinamisnya untuk ukuran pelek ring 14. Benar. Tapi kalau dia tetap dipertahankan pakai peleg Aerox di ring 13, jatuhnya itu tekstur bentuk maksudnya bentuknya itu pasti di sini lebih besar nih gap-nya. Iya. Terus kedua mungkin kelihatannya jadi kayak ngebangok ya. Iya, ya. Ya, lekukan itu enggak enggak proporsional lah. E, makanya kenapa gua masih ee sebenarnya bukan kepikiran, tapi ini kan semuanya udah pakai paketan NMAX ya. Berarti bracketnya juga udah bracket NMAX. Kalau dipakai e sparbard NMAX pasti look-nya lebih rapi maksudnya. Karena memang kalau kalian lihat perbedaannya ya, Guys, NMAX ini emang sparbardnya lebih bantet sih ya, lebih pendek ya kan yang itu lebih ramping. Jadi emang kalau fitment ban lebar sejujurnya yang ini spaknya lebih bagus sih karena dia lebih lebar terus di sini lebih ngetutup kan. Kalian bisa bandingin nanti ini di rollnya. Tapi sih sebenarnya kalau memang nanti aksesorisnya ee buat si 14-nya udah ada pasti gua balikin lagi ke pakai parmor ir karena kan memang peruntukannya untuk ring 14. Benar-benar. Nah, ee buat yang pengin tahu Om, kalau misalkan pakai veleg NMAX 13 di Aerox, seberapa PNP atau ada yang mesti diubah sedikit? Kita ngomong pakai bottom shock-nya NMAX atau Aerox? Eh, kalau Aerox gimana? Kalau Aerox ee pasti enggak pas. Pasti enggak pas. Pasti enggak pas. Tapi bottomnya harus tetap pakai yang NMAX. Jadi kalau bottom NMAX bukan baut yang enggak pas ya, tapi e bentuknya rada enggak pas. Karena kalau kita kalau ini kita bongkar he bracketnya si NMAX itu dia rada ngelekuk gitu. Jadi makanya kalau diperhatiin sparbnya itu rada begini bukan gini. Oh oke. Nah kalau si Aerox itu lurus. I see. Iya. Nah, makanya waktu pas gua dulu pernah pakai ee peleg sparbard ir taruh di sini bisa dipasang tapi belekuknya kayak begini nih. Gini nih lebih nurun lagi. Iya karena dia dudukan si beda eya e sampingnya itu ee posisi bracketnya itu rada turun di bawah. Nah, kalau ngomongin tadi yang dis brake kata lu bilang ada yang mesti dipapas tuh. Nah, jadi gini yang harus tahu dulu shockbaker irer sebelumnya dan irer yang sekarang itu asnya udah beda. Sebelumnya 26, sekarang udah 30. Berarti kalau kita ngomong 30 yang sekarang itu AS-nya sama dengan NMAX. He. Nah, berarti aksesoris NMAX itu udah pasti bisa masuk ke Ierox. Tapi problemnya segitiga si Arox itu dengan NMAX itu lebarnya berbeda. Oh, jadi ini walaupun AS-nya sama Heeh. Tapi segitiganya NMAX turbo gua sama Aero turbo ini beda ya beda. Misalnya Aerox segini aslinya NMAX segini karena 13 lebih lebar. Iya tapi AS-nya sama. Tapi ASnya sama. Oke. Iya. Jadi problemnya kalau eh peleg NMAX masuk ke Aerox kalau masih pakai segitiga Aerox ee dudukan si piringannya ini harus dibubut sedikit. Jadi biar piringannya itu lebih masuki masuk. Oke. Nah, dicatat, Guys. Jadi, orang banyak bilang PNP, PNP, PNP. Tapi tidak terlalu PNP lah ya. Sama kayaknya untuk pakai pelek-pelek yang ring 14 Aerox kemarin. Heeh. Aerox yang kayak kemarin kalau memang dia e basicnya ambil dari NMAX itu kan sebenarnya ee kalau menurut gua sih itu kayaknya peleg NMAX tapi di downsize, tapi dia memproduksi ukuran yang ring 14. Ah, oke oke oke oke. Nah, itu pun juga harus dipapas. I see. Yes. Jadi untuk support si NMAX sebenarnya yang tadinya 13 jadi 14. Benar. Tapi dudukan piringannya kan harus tetap ikut si NMAX. Nah, kalau masuk ke Aerox tetap harus dirubah juga. Menarik. Jadi memang ini ilmu baru. Kalau gua enggak ngobrol sama yang S 8 tahun main Arox enggak akan tahu tuh, Guys. Nah, ngomongin soal lampu nih punya gua pasih standar Tingting. Ini udah, ini udah dirogi sama pakai lazy. Coba coba lihat nyalainnya gimana ini? Nah, jadi bull ice kebetulan digarapnya di Kedai Raiders. H dia bikin ada dua versi, ada daylight. Kalau daylight ini kan H jadi kalau siang itu enggak harus nyalain lampu. He. Begini aja udah. Heeh. Ini bisa berubah warna kan. Nah, ini juga ada ee yang ee itunya. Nah, ini yang RGB-nya. Oke. Nah, RGB ini sebenarnya gua pakai yang auto karena kan shapnya kan rainbow kan. Hm. Jadi lampunya ya enggak bolehlah sedikit-dikit kayak odong-odong gitu ya. Kan bukan gue yang ngomong loh, Guys. Dia sendiri yang ngomong. Modifikatornya sendiri yang ngomong kayak odong-odong loh. Soalnya pribadi gua dari dulu enggak pernah bikin rambu kayak gitu. Oh iya. Meskipun function-nya bisa tapi tanya deh teman-teman gua semua. Pasti gua jadiin biru doang, putih doang atau merah doang. I iya. Tapi karena konsepnya rainbow, H bisa. Bagus juga sih. Ya, tapi kalau lu settingnya di warna apa tadi settingnya? Ah, kalau ini dibikin auto jatuhnya. Oh, oke. Sebenarnya ini bisa di-etting jadi satu color juga bisa. Jadi bikin full merah juga bisa tadi. Tadi pas baru nyala. Cuma kalau yang putih itu memang function-nya enggak bisa dirubah-rubah. Kalau yang tadi kan memang untuk daylight buat h suatu saat lu jalan siang, lampu utamanya harus nyala, tapi kelihatan ada lampu. Nice see. Nah, ini juga windshield sudah ganti ya? Ya, windshield juga ganti. Nah, ini nanti kayaknya bakalan diproduksi nanti disempurnain lagi sama si e Kohendranya. Dan ini juga pakai mounting. Mountingnya sama enggak sama Aerox sebelumnya? Sama. Sama ya. Jadi bisa pakai yang sebelumnya bisa. Sebenarnya lubang visernya juga ini semua sama, cuma kalau ini kan dimodelin dikit, dilebihin ke bawah. He. Terus ini pengereman semuanya loh KTA ya. Ya, kebetulan ini part yang nempel di sini banyak di KYTA-nya dari master rem, dari tabung minyak rem, hand grip, hand grip spion dari GMA, cocokanil. Ee ini ee gantungan barang juga dari KYTA, shok dari KYTA. Hm. Ee yang sering terkecoh sih kaliper. Oh, bagus ya. Bagus, bagus, bagus, bagus. Keren sekali loh. Padahal ya produknya kayak Yta. Ini lu pakai apa depannya? Ee emblem. Oh, akal-akalan. Bagus. Enggak bagus, Bos. Soalnya merek motor yang begini tuh yang lainnya lagi BMW. Nah, gua terinspirasi dari BMW. Kalau lu naik motor BMW, kalau lu belum modif, pasti kalipernya mereknya BMW. Sebenarnya Brembo. Iya. Enggak tahu juga Brembo. Brembo. Tapi yang itu adanya di model yang agak baruan, Guys. Karena kalau di R90 gua masih Brembo depannya. Belakangnya tuh BMW. Heeh. Belakangnya baru BMW. I. Ya, cakep. Cakep. Setidaknya ada sama lah. Gua pakai sama-sama GMA. Ah, iya dong. Koko Daniel. Kenapa dipakai [Tertawa] bajunya? Satu hal yang gua kepengin dari sini tuh adalah gas spontan sama switch ini. Iya. Ini. Tapi lu bikin kill switch enggak sih? Mm harus ada yang dikorbanin. Iya iya karena asinnya kan itu switch-nya ada se ada ada starter starter hazard sama e stop. I ya id stop. Nah ini cuman bisa dua. Iya ini gua ambil hardsot sama eh starter aja. En stop-nya gua kalahin. Sebenarnya bisa dibikin jalur berbeda. Mungkin dipasang saklar lagi di sini bisa sebenarnya. Benar. Oh, I. Nah, ini yang gua kepengin pasang tuh di situ ya. Kalau cuma pasang gas spontan doang itu jadinya keluar banget. Betul. Karena rumah si saklar dan master e gas spontannya itu dia lebar. Nah, sebenarnya kan yang harus diakali kalau kita gantian spontan itu harus cari yang support saklarnya. Tebalnya kurang lebih sama seperti bawan standarnya. Jadi kelihatannya di sininya enggak over nih. Heeh. Nah, ini. Nah, ini. Makanya diganti gas spontan gini. Ini cakep. Iya. Ini kalau pakai ini ee gak spontannya apa aja juga bebas. Benar. Mau yang Aquosato lah, mau domino lah, mau apa-apa bebas. Karena di sininya kurang lebih. Kurang lebih. Jadi lebarnya tuh sama seperti Ben. Ee halo KTA. Alamatnya di sini langsung minta masalah. Nah, ee yang permainan lainnya lagi yang beda memang ya antara ini yang udah proper sekali sama yang punya gua adalah permainan di carbon. Kalau punya gua, karbon cuman ada di bensin, kiri kanan sama hager. Di sini hampir semua body kasar ya. Body kasar dan body halus bagian di karbon juga. Sebenarnya konsepnya ini sebenarnya enggak mau diarayi rainbow. Hm. Awalnya tuh kenapa sampai dasi depan ini gua ikutin kevlar terus ada bagian sampingnya gua kevlar. Karena awalnya gua mau masukin e motifnya di R1 waktu itu mainnya di warna biru, hitam, silver. Kalau menurut gua kan gahar ya. Jadi kalau kita lihat moto moto GP itu kan atau taruhlah R1M lah. Heeh. Ada kan beberapa part list-nya dia kan numpang di atas kayaklaran gitu. Jadi kelihatannya lebih sporty. Nah, terus gua pikir-pikir setelah acara Aerof Society nanti motor ini kan bakalan sering ikut kontes lah ya. Gua takut motifnya itu terlalu simpel lah kalau untuk di antara cara ya istilahnya ya di kontes-kontes itu. Benar. Ee dan untuk bikin body atau ee kevlaran istilahnya untuk merubah-rubah lagi rada ribet. Kenapa enggak langsung dibikin motif? Bisa dibilang ramai bisa bilang enggak. Maksudnya lebih ke ee model-model dari yang bentuk helm lah istilahnya. Dan kebetulan waktu itu gua PO haga rainbow pas pas. Kenapa gua Iya iya kan dulu kan bikin Nakano Star misalnya gitu kan. Ah rainbow aja lah. Oh lu pernah bikin Nakanostar ya? Di Aerok gua Nakan Star yang tadi itu ya? Iya. Oh cocok berarti sama helm saya harusnya. Iya cocok. Wah ini Nakanostar ni cakep nih. Oh coba tolong under linknya. Boleh boleh. Ini tapi soalnya ini ng air brus carbon semua jadi begini ya. Habis satu motor lagi lah ya. Ya, jadi kalau di motor ini sebenarnya e budget yang paling mahal itu cuma di kevlar sama di cat. Sisanya ya maksudnya e masih terjangkau lah. Coba deh misalkan nih nanyain nih ya. Ini kan gua nge-repain Heeh. Habis berapa sih gua ng-repain? Paling empat. Empatan lah ya. Iya. Kalau misalkan sampai airbrush sampai begini nih Om. Berarti sampai karbon airbrush ya. Kira-kira kombinasi karbonnya sama deh kayak lu. He. Itu sebenarnya bisa habis berapa sih, Om? Hampir 20. Hampir 20? Iya. Kay karena sebenarnya catnya itu lebih murah dari Kevlaranya. Oh, masa iya. Oke. Dari 20 taruhlah enggak sama Kevlaran tapi motifnya ee Nakanoan. Oh, atau R juta lah kalau kita ngomong. Ee taruhlah di motor ini, jangan ada part karbonnya, tapi ee body kasarnya dihilangin. Konsepnya seperti kayak Nakano Nakano yang star itu kan. He. Karena kan mainnya dominannya e hitam glossy, putih, merah kan. He ini bisa sekitar segituan. Jadi benar-benar tidak ada part kasarnya semua. Benar. Oh, jadi body kasarnya dialusinah ya. Ini ini nanti dijadiin glossy terus ee nanti ditabrak-tabrakin dengan aksen-aksennya si Nakan Star. Hmm. Eh, pen brush memang lebih mahal, Guys. Iya, karena susah sekali dan ini butuh teknik khusus ya. Soalnya gini, banyak orang ee maksudnya e buat curhat ya, maksud bilang, "Om, kalau ngirbrush di Om mahal, kalau ngirbrus di tempat orang lain ee lebih murah mungkin ya." He, karena kalau gua lihat orang airbrush di tempat orang lain itu berdasarkan kalau body motor itu udah enggak enggak enggak aneh lah kalau kita ngomong body kasar dan body halus. Kalau kita cuma ngirbrush di body halus aja, tidak memikirkan body kasar, emang itu harganya enggak terlalu mahal. Benar. Tapi kalau airbrush di gua itu gua enggak selalu mikirin itu body halus atau body kasar. Yang penting itu motor gua jadiin dulu, gua gabung-gabungin. Itu belum ada mesinnya, motornya gua kayak gantung gitu. Nah, itu baru gua airbrush. Hm. Tujuannya biar temanya aja ketemu. Benar. Enggak harus dibatas-batasi body halus dan body kasar. Jadi body kasar memang harus masuk grafis. Gua hajar juga gitu. Cakep cakep cakep. Ya, contohnya kan kayak gini kan ini semua kan body kasar. Heeh. Jadi bisa kalian body kasar. Jadi kalian di sini bisa bandingin ini body kasar aslinya karena dia punya gua masih standar. Ini body kasar. Ini aslinya body kasar nih. Hm. Dan enggak jadi enggak gua udah enggak mikir ini waktu pas ngecatnya ini kayak motor digantung. Jadi bodinya dirakit-rakit baru ditarik bagusnya gimana. Jadi emang ini di sini kalian bisa melihat perbedaannya antara yang body full di chat sama yang cukup standaran gantinya apa e perubahan dari body kasarnya ke body halus kalian bisa lihat persis nih di video ini. Terus detail lain yang gua suka juga adalah Om Nakano for Rifki Om Nakanof ini dibolong-bolongin ya. Iya. Jadi jadi di biar dibikin beda aja. Bagus bagus bagus. Ini dibikin sebenarnya enggak di Aerox juga, di XMAX gua juga gua pikirin kayak gitu-gitu. Itu lu gimana caranya bisa serapi itu? Ini dibolin satu kan? Iya. Jadi ini aslinya dibuang dulu dibolongin kalau enggak salah itu namanya apa ya? Kalau kayak garnish-garnish gitu ya. Kalau yang di bumper-bummer Lamborghini atau McLaren itu teman gua ada Tommy airbrush waktu itu. Di sananya kan banyak kayak garis-garis gitu tuh. He yang potongan-potongan bekas. Dia kan pasang nalpot, ada potong. Nah, itu gua ambil-ambilin tuh. Nah, ini gua tempelin di sini. Sistemnya sih dicari bentuknya terus sama posisinya. Belakangnya nanti ditempel pakai lem porting, habis itu nanti dicat lagi. Cakep. Jadi kayak nyatu satu kesatuan ya. Mungkin bisa buat masukan buat Yamaha jadi enggak polosan aja. Jadi bisa dibalikin bolong-bolong ya kan. Benar, benar, benar, benar. Tapi kalau gua mungkin masukan buat Yamaha mungkin remnya dibikin lebih enak dulu. Stadar kayak aduh standar MMAX Aerox nih remnya kurang. Iya. Jok juga kalian bisa lihat bedanya ini udah lebih jok advance advance gantinya dibanding punya gua dan lebih diabisin ya papas ya karena memang cari fitmentnya sama look sebenarnya. Buset buset ini mah langsung papan. Iya coba coba coba punya gua. Buset dah. Betul punya gua masih bisa ditekan-tekan guys ya. Kan ini sama sekali enggak ada. Ini matras udah langsung full matras. Buset, tipis banget ya. Karena ini balik lagi nyari fitmen ya. Betul. Kalau enggak main di matras jadi enggak ada lekukan. Tekukan. Hmm. Tujuan matras itu kan biar nekuk. Iya. Kalau kalau busa mau dipapas seruncing apa pas dipres begini jatuhnya bulat juga kalau enggak ada matras. Benar, benar, benar. Terus ini juga detail lain yang membedakan ya, yang sudah lama main seperti Korifki adalah ini kalau kalian lihat di bawah jok ini di bawahnya sini ini sebenarnya body kasar biasa nih. Iya tapi sama Kifki dijadiin kevla ini lapis berarti ya. Lapis berarti ini lapisnya sampai jadi estetikanya tuh kalau menurut gua sini ya. Iya. Nah, kalau penyakb depan masih standar dari spark depan, dasi depan, ee batok depan, cover speedometer, laci, ini apa ya? Dek-dekan. Terus tempat ini semua nyambung jadi senada. Mestinya sih kalau mau keren segini juga mesti di kevlor nih. Kenapa enggak ketinggalan, Mas? Oh, telat dia kan. Soalnya ini kan full CR nih. I ya, ya. Dari sini juga full C. Cakep cakep cakep. Jadi senada gituah ini. Tapi emang el body kasar sini emang dikarbonin semua ya. Iya. Kenapa enggak kenapa karbon? Kenapa enggak hitam glossy gitu. Ee ya itu gua bilang konsepnya dari depan kaylar sederet ini harus kayaklar gitu. I ya sein juga ah diganti. Nah sparkbor belakang sama-sama dipotong punya gua tapi lebih pendek motongnya. Ekstrem itu. Benar. Kalau Koriski lebih manis nih dipotongnya sampai sini ya kan. Kalau gua benar-benar habis kecil banget di sini. Iya ya kan. Ini belakangnya juga udah 13 ya. Ya itu salah satu ee yang paling gua enggak suka dari A turbo sekarang. Sparebard belakangnya kayak menurut gua aneh aja sih sebenarnya. Gede banget. Gede banget. Terus tengahnya ngecil terus ininya gede lagi gitu kayak kayak kayak pedang ya. Iya. Terus gimana? Gua yang ngakalin ee lebih sporty ya. Gua potong begini, mata kucing tetap dipertahankan. Tujuannya kalau kayak kita di moge-moge kan ada til TD ya, Mas ya. Iya iya iya iya. Benar benar. Tail TD itu kan biasanya bracketnya masih mempertahankan ada mata kucingnya gitu. Oh ini tapi karena dilapis karbon jadi kaku. Jadi kaku ya karena kalau punya gua sparbard standar. Jadi bisa kalian lihat. Oh ini. Nah kalau masih lebih main kalau masih dibikin kayak mata kucing kalau enggak di kevlar mungkin kalau lagi digas rada geter. Heeh. Ini juga lampu aja juga l carbonin ya. Iya lampu plat nomor. Oh plat nomor dikarbonin. Cover CVT ya K. Cover CVT bak CVT carbon ya. Kenapa enggak CNC kayak lu biasanya? Belum ada duit Mas. Oh habis sakit juga habis soalnya buatnya body sini Rp20 juta habis duitnya di situ. Nah ini knalpot. Jujur kalau gua ya kayak kita udah diskusiin ini agak kegedean sebenarnya ya. Sebenarnya kegedean enggak rada kepanjangan sebenarnya. agak dipendekin lebih pas lah ya harusnya ya. Iya. Sebenarnya Aerok itu sebenarnya bagusnya tuh ee knalpotnya yang pendek-pendek segini lah. Iya. Apalagi ini armnya kan diganti kan kalau knalpotnya kecil dan pendek armnya pastikan lebih kelihatan. Iya. Ini segini aja ya. Segini lebih enak nih. Potong 3 cent atau 4 centan lah ya. Potong segini pas segini lah. Heeh. Pas segini nih enak. Ini arm pakai e itu kebetulan produk dari Bali Pro Kids. Hm. Si Jimmy bikinin khusus buat turbo. Oh, kayak gini berapa nih kemarin itu R jutaan. Cakep sih. Tuh kalau susah engak bisa dibuka. Iya. Kalau yang kayak gini aja diperhatiin ya memang dia sudah lama pemain lama ini ee Kay juga. Oh ini kayak to juga. Iya. Sebenarnya konsepnya dari eh orian Yamaha Thailand. Yamaha juga ada kayak gitu tuh panjang-panjang gini. Sor sor ini tuh sebenarnya cuma tutup radiator biasa ya. Iya. Lu tempelin logo Yamaha ya? Iya. Oh cakepcakep. Terlihat OIM ya jadinya. OIM tapi bagus tuh ya kan. Emang udah kepikiran atau bagaimana biasanya? Biasanya sih kalau kayak gitu ee biasanya kan orang ganti tutupnya sekalian. Iya. Kalau kalau ini kan dia modelnya drat beda. Hmm. Jadi kalau gua pikir, ah udah tutupin aja. Kebetulan ada emblem sisa. Masih ada sisa satu, Mas, kalau mau. Nah, boleh boleh. Cakep cakep. Bagus juga itu. Terus yang sama juga kayak gue yang pakai ee haugger belakangnya sama kita sama. Hagernya kita sama dari sama DCS carbon. DJS karbon. Sebentar. Kenapa area mesin lo terlihat hitam? Jadi sebenarnya kalau di XMAX itu ada istilah rankes itu kan sering kotor ya. Iya. Kayak punya gua tuh kotor. Nah, turun utama kotor. Jadi ngakalin itu kan sebenarnya diavor. Hm. Nah, kalau gue tuh penginnya tuh bawahnya tuh kelihatan clean, gelap aja gitu. Makanya gua ini pakai sebenarnya ini bukan sebenarnya mestinya tuh di powder coating. Hm. Tapi kalau powder coating itu harus bela mesin, Mas. Heeh. Kalau bela mesin itu kan ini motor baru juga ya. Misalnya lagi mau naik CC misalnya gitu kan. Nah, sekalian tu poder ya kan. Kalau ini gua pakai high. Oh. Sampai batasan di blok. He he. Mana tuh? Enggak kelihatan nih. Ini bagus capai batasan blok. Habis itu sisa ke belakangnya di highighten benar. Karena emang yang gua lihat ketika gua ngebongkar, maksudnya gua nge-ekpos bagian mesin gua kayak ini harusnya ada covernya nih. Diverin bagus harusnya. Iya. Nah, kalau digelapin kan enggak terlalu kelihatan. Jadi, kelihatannya clean aja. Sebenarnya konsepnya dari awal sebenarnya armnya enggak mau silver, maunya armnya e hitam. Hitam juga. Jadi semuanya full black. Hmm. Nah, ini. Nah, tuh detail-detail kecil kayak gitu tuh itu. Itu kalau enggak di kalau enggak detail enggak notice tuh sampai cover-cover ee apa radiatornya juga kan dihitamin jadi kan enggak kelihatan semua guys. Jadi hitam kali. Bagus loh. Ah, boleh juga nih dikirim ke ke Nakano Garage. Boleh, boleh, boleh. Terus detail-detail lain kayak ini kayak di XMAX lo nih ya. Ya, ini sisa sisa peninggalan baut gue sih dulu. Dulu di Aerok lama gua sebelum ada perbautan titanium itu semua bautnya ada logo Yamahan-ya. Hm. Karena ini baut stainless memang original dari Yamaha Thailand waktu itu. Jadi kalau beli bautnya tuh satu packing satu baut cacing gitu. Dulu malah gua ada komplit sampai di bak-bak rengk itu buat 12, buat 14 semuanya panya ada logo Yamahanya. Terus ada juga yang sama kalau gua tapi bedanya sebelah kiri doang nih sama dia juga udah dibolong-bolongin kan. Iya betul. Tapi gua sebelah kiri doang. Nah, kalau ini bohongan bolongannya enggak nebus ke mana-mana nih. Enggak, cuma buat buat manis kalau itu kan ya sih buat hawa buat hawa I. Ya. Ya. Jadi seperti bisa kalian lihat ya, Guys, emang perbedaannya banyak banget antara yang gua cuman modif ini aja udah m R juta loh kemarin gua hitung 20 sampai 25. Iya. Ini berarti 50-an ada ya? Ada. Terus hasilnya bisa jauh beda banget. Tapi emang kalau modif itu ya bukan cuma terkadang bukan cuman masalah duit ya, tapi detail-detail kecil-kecil tadi kayak Korifki kan dibolong-bolongin terus dihitem-hitemin di situ. Iya. Sama kayak ini aja. Cover cover CVT kan aslinya bolong gitu kan. Heeh. Nah, ini kan kalau ini kan gua tutup dulu nih sebelum gua ke flor karena kan gua pakai cover gepeng karena kalau enggak pakai bolong di sini kan rada aneh kan. I. Nah, ini gua lagi menunggu sama DCS carbon lagi dibikinin. Iya. Jadi ini kenapa gua ini? Karena karena gua udah down draft, udah enggak kepakai. Jadi ini gua lagi nunggu tutupan di sini lagi dibikinin sama DCS carbon. Sebenarnya sih kalau bagus sih sebenarnya ini disambungin. Tadinya enggak usah dibikin atasnya lagi. Ini dari sini disambungin. DC. Iya. Cuman mesti Oh, bikin ini lagi ya. Oh, ini kan bisa dilepas ya. Ini kan bisa dilepas. Ini kan dipotong. Aslinya kan juga sama itu dipotong terus ini tambah daging lagi. DCS pasti ngerti kayak gitu-gitu. Jadi he tetap pakai cover ini bisa, tapi ininya flat sama si rengkasnya. Nah, terus kalau memang mau dipertahankan ininya mestinya ini di color. Di color? Di iya di diwarna hitam. Oh ya ya. Atau di vapor. Kalau di vapor itu kan bercak-bercak air air hujannya itu maksudnya enggak enggak nempel kayak begini. Ini sebenarnya ini sebenarnya gua sempat kepikiran nih gua trondolin terus gua vapor hitam maksudnya. Kalau vapor enggak ada hitam pasti warna bahan. Oh sori powder ya berarti powder hitem gua sebenarnya udah kepikir tahu di powder cod hitam apa ya tapi ya tapi kalau jadi gelap banget powder itu harus bela mesin enggak bisa gini itu enggak bisa ya kalau vapor bisa segelondolan vapor bisa jadi tanpa bela mesin ee mesinnya digantung langsung vapor bisa tapi vapor enggak bisa hitam enggak bisa hitam pasti e balikin ke warna originalnya tapi dia e untuk lapisan kayak yang bercak-bercak itu jadi kayak baru lag H cakep cakep cakep. Dan ngebersihinnya lebih gampang. Cuma dicuci aja udah bersih lagi. [Musik] Luar biasa. Jadi melalui video ini kalian bisa melihat ya perbedaannya antara owner yang baru modif kayak gua atau modif ala-ala doang sama yang emang sudah sering ke kontes. Luar biasa. Terima kasih ya atas ilmu-ilmunya. Jangan lupa diike, jangan lupa subscribe. Habis ini kita mau bahas Forza yang sudah jadi keren banget gara-gara Nakan Garajalan. See next video, guys. Bye bye.
