Jungkat

MOGE 4 SILINDER PALING LANGKA‼️ Motor Ini Pake Mesin Mobil Tua 😱 (YouTube Video)

  • 09/06/2025

Orang gila nih yang bangun. Masa motor dikasih mesin mobil. [Musik] Selamat datang di Bandung Lautan VW. Acara yang sebenarnya 10 tahun sekali cuma karena COVID akhirnya jadi 15 tahun. Jadi terakhir event ini tahun 2010 sekarang 2025 baru ada lagi sesuai namanya Bandungan VW. Jadi isinya di sini VW semua. VW Kodok, VW varian, Safari, Kombi, Dakota, semuanya ada di sini. Seru banget ya kan? Dan kita bakal lihat-lihat sedikit nih apa aja yang seru. Areanya dibagi dua, ada yang outdoor di sini dan ada yang di indoor. Kita lihat coba yang di outdoor sini mana ya yang seru ya. Ini ada VW belok. Gua gak tahu dijual apa enggak cuman soalnya sebelah-sebelahnya dijual. Jadi gua pikir ini dijual. Sebenarnya mesinnya sama cuman di lucu banget. Force. Oh, oke. Gua malah suka betuk-betukan yang kayak digerungin dengan ori-oriet-baret dikit gini. Ini lucu banget. Di sebelah sana masih ada VW lagi. Semua, semua sih VW doang di sini. Betul. Betul. Sebelah sana ada punya Kang Diy VW Kodok yang lucu banget didandani sama Kang Dki, Teman-teman. Nah, ini ACnya tuh 1303 atau 132 cuman diotak-atik jadi mobil gaya-gaya offroad gitu kan kodoknya. Oh, jadi pakai peleg. Eh, peleg pakai ban BFG, pakai peleg kalengnya itu. Terus sat panelnya sini diganti, diganti bulbar kayak gini. Terus joknya IT juga diganti. Itu emang sengaja kotor di atas dikasih fog lamp rx. Ini salah satu modifan beatle yang lucu banget karena cukup out of the box. Emang Kang Diyada aja idenya. Ini lucu banget nih. Dibikin-bikin kotor kayak gini. spione bikin kayak gini. Gimana menurut kalian? Cakep enggak? Betul. Sebelah sini ada yang menarik kodok. Boleh kali sih kita muter-muter aja secara singkat di Indonesia kayak gimana detailnya. Sini kita bahas bentar yuk. Ini mobil gua belum tahu sebenarnya apakah ini asli atau replika tapi emang pada zaman dulu tahun '8 sampai 79 ini Polda Metro J itu emang pernah punya VW Kodok untuk dijadikan mobil patroli teman-teman ada beberapa unit lah dulu tang pertama bentukannya kira-kira seperti ini. Jadi warnanya abu-abu putih patroli kota ada Polda Metro Jayanya berarti di Jakarta ya kan ini pakai 1303 jadi emang kodok yang pas banget di tahun 7879 1303 yang memang masih cukup mudah lah ya hitungannya tapi ya dulu di Indonesia di Jakarta itu pernah berkeliaran mobil polisi kayak begini teman-teman keren banget ya di sebelah sini ada area buat VW BS ee kombi ya kan kebanyakan kombi ini. Ini jujur mobil yang kayak roti. Benar-benar kotak roti. Kalau yang barunya itu kan sekarang jadi VW ID BS ya kan. Nah, yang dipakai sama siapa? Arif, Om Mobi, Om Fitra. Nah, ini nih predasernya nih teman-teman. Jadi ini dulu yang emang dipakai sama masyarakat luas ya kan. VW kalau buat bawa orang ya pakai yang ini. Gua pernah bikin sekali konten tentang VW ini. Waktu itu gua nemu di Jogja ya kan. Cuman ya gua belum sempat aja sih tuh. Gua pengin banget yang itu. Nah ini yang di Jogja itu VW yang kumis. Jadi kalau kalian lihat yang SE-nya tuh di bawah. Kalau yang kombi itu N ada yang di atas ada yang di bawah kayak begini. Nah, yang di Jogja tuh kemarin yang sen di bawah kayak gini nih. Emang salah datang ke acara begitu tuh salah karena ujung-ujungnya jadi kayak kepengin kepikiran kepengin kepikiran ya kan. Tapi emang lucu sih PW ini somehow lucu banget. Enggak heran kalau emang IDB jadi laku kayak begini. Kita jalan ke sebelah sana lagi. Di sebelah sini ada area buat teman-teman yang ikut Beetle battle. Jadi sesuai namanya Beetle battle sama Beetle lainnya. Ada beberapa juga mobil bil yang lucu ini. Gua suka banget nih. Ini ini Beatle baru cuman pelegnya pakai peleg Porsche yang ini. Eh, ternyata cocok banget di sini. Lucu banget nih. Gua kaget melihatnya. Terus ada yang Lightning McQueen. Anjay, Lightning McQueen coy. Lampu depannya di-delete. Lightning McQueen tapi kodok. Lucu juga nih. Foto dulu. Eh, itu ada satu VW yang menarik banget karena beaut battle tahun lalu dia tuh udah ada. Itu adalah VW Kodok yang full orisinil 303 full orisinya. Kalau enggak salah bekas sekolah atau bekas gereja gitu. Cakep banget. Sekarang di Jogja barangnya. Ini lagi mau ikutan batle-battle-nya nih. Ini luas banget. Banyak bawa PW, Bang. Noh, kita lihat V kita. Mari kita lihat V kita. Mobil gua dipajang juga di sini. Seperti janji gua di video barbecue ini sebenarnya udah banyak banget ubahannya. Jadi sebenarnya ubahannya tapi tidak kelihatan dari luar. Ubahannya banyak banget tuh di dalam di kaki-kaki depan dan juga belakang. Jadi singkat cerita gua emang nyiapin buat acara ini ya kan. E akhirnya sebulan 2 bulan kemarin gua kirim ke bengkelnya Mas Michael Lesmana Terror Garage. Nah, jadi yang gua minta request tuh adalah kalau kalian lihat di video yang pertama gua nyeperin atau ganti peleg ini ban depannya itu, itu sejajar banget sama vender. Nah, ini gua minta masukin dan minta dijprin. Terus pelegnya kalau kalian lihat juga udah enggak kalau waktu itu kan chrome ya, chrome semua. Iniudah dibalikin kayak originalnya. Jadi ada hitemnya, divult-nya. Ban depan masih standar. Masih maksudnya masih pakai bawaan yang kemarin. Jadi ini depan emang diceperin, dinundukin, dimasukin gitu biar lebih culup lah. Nah, kalau di belakang, di belakang ini diganti bannya. Peleknya juga sama dicat. Terus bannya digedein nih. Nah, kemarin tuh 11 kemarin pakai 195 sekarang pakai 205651. Jadi ini sudah lebih gede lagi ban belakangnya, lebih gendut. Nah, itu pemilik sebelumnya tuh. Nah, itu pemilik sebelumnya. Jadi, Mas Fani ini adalah pemilik sebelumnya ya kan? Berapa tahun, Mas, di tahun? Ya 15 tahunan ya. Adaos. Iyalah 15. Iya, 15 tahunan. Lama juga ya. Lama ini 15 tahun megang spark covernya dulu. Diapain? Apanya? Mobilnya diapain? A dulu. Enggak diapa-apain. Standar aja gini aja. Ya, tapi sempat dipain di tempat. Oh, siap. Sempat repain ya beberapa panel. Terus akhirnya repain kedua saya ee apa? Saya siram. Saya siram, saya siram. Tapi beberapa yang ori masih saya tinggal, saya tumpuk. Beberapa ada yang saya kerok gitu. Berarti masih ada cat ori di bawah? Enggak tahu. Yang mana? Enggak tahu. Tapi masih ada yang mana. Yang pasti atap. Oh, itu masih ada ya? Atap, kap, mesin masih ada. Oh, jadi emang masih ada beberapa cat orinnya ya? Masih. Masih ada, masih ada. Nah, Mas Fandi ini ternyata juga banyak spark cover. Ada berapa? Ada tiga, Mas. Sama ini tiga. Sama ini tiga. Ini ke Mas Dendimas saya dapat lagi satu. Jadi tetap tiga. Spesifik hanya spark cover. Hanya spark cover. Tapi sebenarnya saya punya yang lain ya. Ken. Oh iya. I ya. I ya. Tapi kenapa kalau saya milih spark cover? Karena mobil ini jarang enggak umum dan enggak banyak yang punya sebenarnya karena ini kan versi paling standar Mas. paling minim dan ya paling enggak ada apa-apanya mobil ini. Pemilik sebelum Mas Fandi siapa? Ada seorang ibu-ibu. Ibu-ibu itu orang ke tangan ke berapa tuh beliau? Itu orang pertama. Oh tangan pertama ya. Tangan pertamanya berarti Mas Fil tangan kedua. Tangan kedua. Ee saya tangan ketiga. Tangan keduanya masih pindah ke saudara. Oh berarti tangan keempat masih jatuhnya ya. Iya masih keempat. Ketiga. Ketiga. Sat 2 3. Saya ya. Oh, lumayan lah ya. Tapi satu yang satu dan duanya masih saudara. Masih saudara. I berarti spark cover habis ini masih hunting lagi. Hm. Kayaknya udah cukup karena sudah lengkap 6972 73. Tidak pernah ada kata cukup buat orang-orang kayak kayak begini mah. Belanja mulu bawannya. Ini aja udah belanja semua tuh. Ini belanja nih. Thank you Mas Andi makasih. Makasih Mas Dimas. Apakah sudah selesai belum? Jujur si VW Kodoknya gua ini akan stay lama di Bandung karena banyak yang mau dikerjain detail-detail sih. Salah satunya sparbardnya bakal di lebih apa ya dibentuklah biar lebih cakep lagi teman-teman. Jadi ini ongoing project. Sayangnya kita belum sempat ke bengkelnya Mas Michael ketika dikerjain. Udah selesai. Habis ini masuk ke bengkel Mosa, Mosa Garage ya kan tempat sama yang kayak Kang Dki kemarin ya. Habis itu bakal dikerjain dirapi-rapiin lagi. Gua enggak sabar. buat lihat hasil akhir di sini. Di dalam kita disambut sama VW Karmandia tipe 14. Yang bikin menarik adalah suratnya di situ, Guys. Karena suratnya ditandatanganin sama Presiden pertama Indonesia, almarhum Bung Karno. Jadi, ini yang bikin menarik gara-gara ada surat itunya tuh, Teman-teman, di sebelahnya atau di seberangnya. Ya, ini cerita ada Karmandia tapi beda tipe karena ini tipe 34 punya Mas Michael Asmana. Nah, yang ini yang bikin menarik adalah chat orinya. Dan ada ceritanya di balik situ yang punya dokter terus habis itu enggak enggak enggak kepakai karena dia pindah ke Amerika dan sebagainya. Tapi ini cat ori, Guys. Benar-benar cat ori. Cakep banget. Kilometernya baru R30.000-an. Jadi ini benar-benar secakep itu cocok banget ya, Bang. Dipajang di depan Karmania 341 ini. Nah, di dalam sini juga masih banyak VW-VW lagi. Kalau di sini di parkirannya dibagi per tipe. Jadi kodok-kodok, terus Karman-Karman, Safari golf, sama ada e Kombi, Dakota Bandor. Di sini cakep-cakep semua. Gua bingung mau mililih dari yang mana. Kita pilih dari yang situ deh. Ini yang memikat mata gua banget. yang sebelah sana ini menarik perhatian gua banget karena ini adalah VW Dakota tapi yang bandor. Jadi istilahnya ini yang benar-benar tahun awal banget. Beberapa perbedaannya bisa dilihat tadi gua baru diajarin juga kayak topinya masih kecil kalau dibanding sama tahun muda. Terus juga belum ada se-nya karena ini masih pakai smartfe. Ada yang tahu enggak smartphone apaan? Tahu enggak Sem apa smartphone. Yang tahu smart tulis di kolom komen di bawah. Yang bikin lebih seru lagi karena ini bandor adalah pintu belakangnya teman-teman. Karena pintu belakangnya ini cuman satu gede barn door. Kalau yang lain ini udah dua. Nah, ini cuma satu disebutnya barndor. Cakep banget. Nah, ini ada kota. Dakota lagi. Ada juga yang pickup sebelah sini, Guys. Om, lupa bahas yang ini, Sem. Karena ini adalah VW Safari, tapi VW Safarinnya yang military. Jadi, detail-detailnya, perintilannya semuanya pas banget. Ternyata setelah dicek finnya emang benar ini military teman-teman. Jadi, V Safari military ada Ve Safari lagi ya kan. Ada yang camper fan di situ, rombi. Ada yang udah pakai apa? Roof di atas. Lucu banget. Lucu banget. Ini ada VW Golf tapi engine-nya udah rapi banget tuh. Udah wire tak semua, Guys. Kita lihat-lihat lagi. Ini adalah SW kombi cuman yang kumis, Guys. Karena dia desainnya di bawah. Tapi yang ini tipe langka banget karena dia sliding roof. Ya, kita lihat dari sini, kalian bisa lihat nanti ada sliding roof ataupnya bisa dibuka. Karena teman gua cuma ada 10 di Indonesia. Ini salah satu mobil yang langka banget. Jadi, VW itu kalau mau tahu betapa langknya atau anehnya itu mesti lihat ke peritilan-peritilannya. Terkadang ada beberapa VW yang ee tahunnya sama, tipenya sama, tapi perintilannya beda. Itu bikin jadi seru aja sih belajar tentang VW. Sebelah sini adalah yang Karman ya kan. Nah, ada satu VW Karman yang memikat mata gua punya teman gua. Kita cari dulu orangnya di mana ya. Ini adalah salah satu VW Carman Geia yang paling keren di sini. Tapi yang punya enggak mau kelihatan kamera. Jadi kita ngadapnya sini aja ngobrolnya. Tapi ada suaranya. Jadi ini tahun berapa? Ini tahun 1957. Oke. Bedanya sama yang sebelah-sebelahnya apa? Beda tahun. Oke. Ini beda nih kayaknya nih. Iya. Di grillnya beda. Terus bumper beda. Ber. Sama ya? Bmernya beda, Mas. Oh, itu beda. Mirip-mirip sih. Yang ini kan Oh, sama semua. Oke. Kalau ini tu berarti karmania 14. Tipe 14. Semua tipe 14. Semua tipe 14. Kenapa 14? Karena dia ngambil adopsi dari sasisnya tipe satu WC sampai kodok. Bicis VW kodok. Berarti ini sasisnya sama V kodok tuh pecis. Mirip miriplah ya. Iya beda di bentukan lantai sebenarnya. Oke. Sama ya sasisnya nomor sasisnya berbeda. Oke. Ini mesin K pakai apa sekarang? Mesinnya dia masih pakai VW. He. Cuman dia tak pakaiin blower Porsche. Oke. Por barrel dan dinaikin CC-nya jadi 1776. 1776. Kaki-kaki, kaki-kakinya masih standar. Pakai drop spindle, terus pakai dis brick di balut sama springstar aluminium. Nah, ini pelegnya ini yang bikin sebel nih pelegnya. Ini aluminium kan? Aluminium. Tapi apa kamu cat ulang? Aku cat ulang loh kan bawa cat baru langsung cat ulang. Ee veleg baru cat ulang. Veleg baru. Oh, ini baru toh. Beli baru beli langsung cat ulang velegnya ini. Tapi lima tapi lima jauh ya. Lima jauh. 5 * 205. 5 * 205. Oh, cepernya enak nih kayaknya. Enak karena pakai drop spindle. Dia tidak mengurangi rasa-rasa. Dibawa dari Jakarta nih. Bawa dong di towing. Eh, iya Jakarta. Kami adalah orang-orang yang tidak malu mengakui kalau di towing mobilnya ke sini. Walaupun gua naik kereta, tapi beliau ini naik kamu naik apa? Naik Dakota. Naik Dakota. Dakotamu di mana? Dakotaku di luar. Oh, Dekotanya di luar. Jadi banyak mobilnya emang beliau ini bangun VW mulu kerjaannya. Bannya pakai apa sih? Bannya ban lokal. Kenapa ada yang setir kanan, dari setir kiri? Ini lolet rata-rata setir kiri. Lolet tuh dari mana sih ngelihatnya? Grill depan sama lampu belakangnya beda. Yuk, kita ke lampu belakang. Oh, lampu belakang. Boleh, boleh kita ke lampu belakang. Jadi, lampu belakangnya beda nih sama yang itu ya. Beda, Mas. Itu tahun agak muda. Tahun 60-an. Kamu tahun tahun '7. 57 ini mungkin tahun 60 karena depan mukanya sudah berbeda. Yang gua suka tuh ban belakangnya tuh gendut banget loh. Ini pakai miselin 195 terakhir sudah ditaruh orang berapa miliar ini? Oh enggak enggak enggak. Tapi ini cakep sekali sih. Emang betul ini baru kelar emang ngejar ke sini apa gimana? Oh enggak Mas ini sudah dibangun dari tahun 2015. Oh ini 2015 nih. Iya cat yang sama. Iya. Wow yang sama. Cakep. Keren sekali. Ini keren sekali. Interioril ee TMI. Uh, dia sudah pakai AC. Hab ini tuh ada tambahannya ya atau cat? Ini enggak? Ini kan aluminium laut trim namanya. Oh, ini tambahan toh? Iya. Dipasang-pasangnya cplek cplek cplek ceplek ceplek. Enggak semua ada. Enggak semua ada karena barangnya lumayan susah. Buat VW Kodok juga ada. Ada satu-satu. Ada trim ini. Trim-t kayak gini. Wow, luar biasa. Keren sekali. Ini ada satu contoh 3.03 yang di restorasi full cuman gy-nya standaran. Lucu banget karena memang basically ngasih lihat ini kalau standar kadang-kadang 1303 bentukannya kayak begini guys. Terus cetcet zaman dulu tuh emang bukan metalic jadi cakep banget nih. Kira-kira ini 3 kalau cakep standar kayak gini. Nah sebelah sini ini ada yang cabriole. Wah jilbab ibunya VW. Keren fanatik keren. Tapi emang jujur itu yang gua suka dari VW, Teman-teman. Dari yang di sini yang gua lihat ya. VW itu family friendly banget ini. Benar semuanya family oriented banget acaranya. Nah, di sebelah sini nih ada beberapa VW yang cabriolet ya kan udah diceperin ya kan yang belo diceperin mahal banget jangan ditanya harganya karena belok cabrio lagi cakep banget. Terus yang menarik lagi yang warna merah karena kalau kalian lihat on muda cuman muda sekali dan bedanya jadi yang berada di Indonesia banyaknya yang begini nih. Nah, kalian lihat deh pegangan bumpernya itu kan besi pipih gitu kan lempengan besi. Lihat yang ini bunder ada pegasnya. Ini tahunnya lebih muda. US market kayaknya. Yang ini juga bulat luci ya. Jadi emang kayak gua bilang VW itu tiap tahun itu ada yang berubah-berubah detailnya ya kan. Jadi eh menarik untuk diperhatiin, menarik juga untuk diikutin dan dipelajarin teman-teman. Jadi terkadang ada juga VW yang tahunnya sama, tipenya sama tapi bisa beda perintilan. Salah satu VW Kodok yang menyita perhatian banyak orang termasuk gua punya Mas Tevi dari Surabaya. Surabaya. Mas Iki mobil tahun berapa? Mobil tahun 4 sesuai plat nomor. Oh, sesuai plat nomor. Jadi pembuatan sih e 63 akhir ya. Tapi kalau itu kan katnya Agustus. He. Setelah Agustus itu ikut modelar tahun berikutnya. Ini kalau enggak salah sekitar September 63. Jadi dia ikutnya model 64. Nah gitu. Warna ini jujur warnanya apa sih sebenarnya? Ini warna kalau saya sih dari dulu milih warnanya sesuai peret koreknya VW. Saya enggak mau lari dari warna-warna pelet korek. He. Menurut saya warna VW sendiri sudah cakep. H. Nah, ini warna apa nih namanya? Antrasit grey. Antrasedit greu warna VW toh? Warna VW. Warna VW. Di tahun itu juga ada warna ini. Dan memang sesuai BPKB saya ini. Oh, BPKBSnya emang antras grey. Oh, enggak abu-abu tulisannya. Ya udah, abu-abu. E saya paling suka antrasit gryu karena ada dua pilihan warna interior. Bisa merah, bisa abu-abu muda. Iya. Ya. Nah, memang kali ini saya milihnya merah biar kontras. Yang menarik adalah warna antra seat grey ketemu star sprint ini toh? Sprint star. Lammer sprint star. Flammer sprint star. Yes. Ini di chat apa emang warnanya gini? Warna patina original. Jadi masih unrestore kondisinya. Oh, jadi ini unrestore nih. Unrestore. Jadi memang saya dapatnya kondisi unrestore. Belum pernah di repaint ya. Saya keep original gitu. Wow. Jadi ada sisi maksudnya kelihatan klasiknya tuanya gitu. Benar. Bannya nih loh yang bikin lebih ban tiyer. Ban balap. Ban Cis League. Gendut banget lucu banget. T secara ukuran berapa toh? Betul. 215 berapa ya? Sor Oh 215 ya. 215651 215 ya. Oke. Lebar veleg 4,5,5 ya. Ukuran ide lah. Paling paling enak buat VW. Ban belakang 215 kelihatan miti kan? Full miti banget. Nah depannya kecil kayak aliran mobilster lah. Iya Mas. Depannya 4,5 ya? 4,5. Depannya pakai Micharin XZX 145. Ban susah juga itu, Guys. Ban bahan klasik. Ban klasik kan? Ban klasik. Nah interiornya, Mas. Siap. Aku lihat setirnya. Ajaib itu setir ya. Ini namanya setir MP Coach VDM. Hm. Sebenarnya e originalnya ini adalah motif kayu ya, kayu-kayu resin ya, bukan kayu beneran. Oke, kayu resin. Tapi kebanyakan setir ini karena udah tua ada crack kayunya udah belel ee dan saya mikir kalau kayu kan lainnya enggak ada aksen kayu. Jadi saya memang ee alirannya ke arah outlow ya. Jadi setengah custom. Aslinya sih kerop-kop semua ini warnanya gading. Ini harusnya gading warna ivori gitu ya. Ini juga tapi saya pengin kan mobilnya aksennya drugster jadi saya hitamin aja. Setir juga saya hitamin akhirnya. Wow gitu. Saya pakaiin AC. Oh iya AC. Pakai AC tu AC modelnya model kita repro dari AC original VW di zaman dulu. He he. He. Yang uniknya saya enggak pakai AC kompresor biasa pakai kompresor elektrik. Nah itu boleh dikasih lihat enggak toh, Mas? Boleh. Siap. Nutup pitunya enak banget. Jadi kalau mesin VW yang biasa kalau pakai AC kan ada kompresor nggantung di sini ngikutin putaran mesin. I. He. Nah, kalau pakai kompresor elektrik dia bisa diumpetin. Diumpetin jadi enggak enggak bebanin mesin sebenarnya secara secara putra ya. Tapi alternatornya berarti jadi gede harus digedein. Ini kebetulan pakai alternator yang 100 amp. 100 ya. Nah, kebetulan ada di Heritage SP Center di UK dia jual yang 100 amp karena memang dia butuh daya yang gede ya. Terus kompresor saya umutin di bawah job. Jadi sebelah kanan e jok belakang duduk kan sebelah kanan kan aki aki sebelah kiri saya taruh kompresoras barel berarti for barrel IDF mesin diutak-atik lagi standar 1600 oh menut saya udah ya cukup kencang lah ya udah cukuplah ya iya sebenarnya kalau terlalu kencang juga orang enggak bisa nikmatin iya jalan bawa VWJnya 80 90 udah enaklah ini beberapa perintilan-perintilan lagi kayak ini nih Mas aku penasaran banget itu lampu belakang Kang, itu elektrik namanya. Ada brandnya sih kalau bisa dilihat itu tulisannya elektrik itu brand C ini sama ini gabung loh. Gabung integrated dia tapi ini enggak bisa nyala. Ini batoknya plastik. Oh gitu. NOS kayaknya ini. NOS. Saya belinya dari baru NOS. Cakep banget. Jadi ada ceritanya juga lampu ini. Lampu ini sebenarnya untuk facelift. Jadi tahun 0-an awal itu kan lampunya belum yang kuning merah yang lampu beling kecil itu. Iya. Nah, zaman-zaman orang pakai yang labu beling itu kalau udah dipakai berapa tahun kan udah keluar VB yang launya kuning merah. He. Nah, mereka pengin facelift gimana caranya enggak beli orang angel dia beli yang after marketnya. Jadi dia upgrade lampu beling lampu yang ke ini jadi mirip kayak original VW. Jadi dia bikin brand sendiri untuk facelift gitu. Sebenarnya ee motif plastiknya ini yang di dalam ini bisa harusnya sih di new lever di remover catnya dibersihin jadi clear terus dicat sewarna body jadi biar matching sebenarnya. Oh, bisa sih tapi saya penginnya biar gini aja biar kelihatan kontras itu. Cakep cakep cakep cakep banget gitu. Terus ini juga nih. Nah, ini lampu batok plat nomer nih. Ajaib banget. Ini merek jokon sepertinya ajaib nyarinya susah itu pasti. Iya. Ini ada lampu platomer. Ini lampu mundur. Karena bawaannya kan sebenarnya enggak ada lampu mundur kan. Nah, lucunya lagi lampu mundurnya VB zaman dulu kan kalau lampu mundur VB kan ikut switch gearbox ya. Kalau mundur dia nyala. Zaman dulu belum ada switch-nya, gearbox-nya. H. Jadi nyalanya gimana caranya ikut speedometer. Ada sensor di speedometer. Kalau kita jalan mundur putranya kan kebalikbalik. Jadi dia lampunya nyala. Lucunya di situ. Ini ajaib banget. Jujur ona antra seat grey ketemu peleg yang memang masih cat ori tuh ya. Cat ori. Cat ori. Dan nomornya juga sesuai. Ajaib. Ajaib banget. Keren banget. Mas TV matur semua mas. Siap. Terima kasih. Terima kasih. Sama-sama. Thank you. Ini ajaib banget nih di pameran VW mobil tapi ada motor. Karena ini motor mesinnya VW, Guys. Emang suka ada-ada aja ide orang ya. Ini gila sih motor tapi mesinnya VW. VW Kodok ya segala 4 silinder boxer. Sebenarnya kalau mesin boxer moto tuh ada yang 6 silinder sih. Bahkan goldwing tuh 6 silinder. Cuma ini aneh aja karena ini mesin mobil. Yang gua bingung transmisinya sebenarnya. Sayangnya pemiliknya kayaknya enggak dekat sini. Jadi gua enggak tahu nih. Cuman motornya jadi panjang. Untungnya mesinnya enggak terlalu gede ya. Cuman ini lucu banget sih transmisinya di sini. Nyalainnya enggak gak enggak mungkin noh pakai kickstarter. Enggak mungkinlah 1400 cc kickstarter kaynya. engak mungkir sih. Jadi ini mungkin udah ada ini ada el testernya kok. Jadi keren. Wowaib banget kreativitasnya ada-ada aja ya orang-orang VW ini Bang. Hah? Kan dari tadi udah muter-muter. Iya. Jadi favorit lu yang mana? Bingung gua favorit gua yang mana. Bagus-bagus barangnya. Ada yang rare, ada yang original, ada yang restorasi cakep banget. Bingung gua dari Kodok, Kombi, Dakota, Safari banyak banget yang keren. Kalau lu sukan yang mana, Sem? Ini yang bagian belakang sih. Oh, lu sukan yang ini namanya VW varian. Nih, ada varian yang fastback wagon. Ini yang sedan. Ah, gua enggak tahulah yang mana. Tapi yang jelas kalau ada acara VW lagi kalian harus datang. Eh, ada yang di Jogja nanti, ada yang di Bandung juga nanti ada lagi. Di Jakarta juga biasanya ada lagi. Kalian datang dan kalian bisa nikmatin semua VWW ini yang keren-keren ini, Teman-teman. Jadi kalau kalian sukanya yang mana? Jangan lupa diike, jangan lupa subscribe. Saya jalan next video, guys.

Lihat di YouTube