Monitor Gaming 1jtan Serasa 5jtan! Xiaomi Gaming Monitor G27i (2026) Review (YouTube Video)
Guys, monitor gaming 27 inch tuh kayaknya udah banyak banget ya pilihannya, tapi jarang banget yang bisa ngasih kualitas warna selevel monitor mahal. Performanya kencang, tapi harga masih masuk akal banget. Dan yang satu ini Xiaomi Gaming Monitor G27i 2026. Harganya cuman R,8 jutaan doang tapi kualitasnya beholan banget. Yuk, langsung aja kita bahas. Lego. [Musik] Kesan pertama yang langsung muncul tuh clean dan modern banget. Frame-nya tipis, bezelnya hampir enggak kelihatan dan finishingnya mat. Jadi enggak gampang ninggalin sidik jari. Kaki standnya lumayan berkesan gaming kan. Desain kaki standnya minimalis tapi kokoh. Bisa diatur sudut kemiringannya -5 derajat sampai +15 derajat. Dan kalau kamu pengin pasang di dinding bisa juga karena udah support Vesa Mount 75 * 75 mm. Ukurannya 27 inch. Jadi ukuran monitor ini 27 inch. Jadi buat main game apapun rasanya pas banget ya. Enggak terlalu kecil tapi juga enggak makan banyak ruang di meja. Secara boot quality solid banget untuk kelas harga di bawah R2 jutaan. Sekarang kita bahas layarnya yang jadi bintang utama monitor ini. Panelnya pakai fast IPS dengan resolusi full HD 1920 * 1080 piksel dan refresh rate 200 Hz. Viewing angle mencapai 178 derajat. Jadi scrolling di desktop aja udah berasa smooth, apalagi pas main game. Tingkat kecerahannya mencapai 400 nit dan sesuai sewaktu saya tes brightness-nya hasilnya stabil di kisaran 300 hingga 400 nits. Cukup terang buat ruangan dengan pencahayaan normal. Tapi yang bikin saya kaget justru di bagian color gamutnya. Hasil tes saya dapat 99% sRGB dan 93% DCP3 dengan gamut volume 135% sRGB dan 96% di CP3. Warna-warnanya tuh hidup banget tapi tetap natural bukan yang lebai gitu. Cocok banget nih buat kamu yang enggak cuma main game tapi juga suka ngedit foto, video atau desain gratis. Gradisnya cukup banget berkat 8 bit color depit monitor ini dikalibrasi pabrik dengan delta E kurang dari 2. Jadi akurasi warnanya tinggi banget. Sekarang ngomongin performa gaming-nya. Monitor ini udah punya refresh rate 200 Hz dan respon time 1 m GTG plus dukungan freezing premium. Dan ini penting banget karena refresh rate-nya sinkron sama GPU kamu. Jadi tampilan di layar gak bakal patah-patah atau tiring. Setes main Valoran Forza Horizon 5 dan Delta Force dan hasilnya mulus banget. Pergerakan cepat, transisi antar adegan semua halus tanpa ada ghosting. Dengan respon time 1 ms, aim kamu juga jadi lebih presisi. Literally enggak ada delay yang ganggu. Dan kalau kamu pakai GPU dari AMD atau bahkan Nvidia, freezing premiumnya tuh tetap jalan karena udah kompatibel untuk lintas platform. Monitor ini juga udah support SDR 400. Jadi kalau kamu nonton film atau main game yang udah support SDR, tampilan itu jauh lebih realistis. Bayangan kelihatan dalam, highlight lebih terang, dan kontras warnanya tuh dapat banget. Kalau dibandingin sama monitor biasa di kelas harga segini, ini udah level di atas rata-rata sih. Iya kan? Satu hal yang saya notice juga, monitor ini nyaman banget buat dipakai lama-lama karena udah punya sertifikasi two friendline low blue light dan teknologi DC diming. Jadi enggak ada flicker dan enggak bikin mata cepat lelah. Saya pakai buat editing video berjam-jam nonstop dan mata masih aman, enggak berasa lelah ataupun perih. Emang cocok buat pekerja kreatif yang banyak di depan layar. Kalau kamu tanya, "Om, ini monitor cocok buat kerja juga enggak?" Jawabannya iya banget. Karena selain tampilannya vibrant, teks dan icon di layer juga tajam banget berkat panel IPS-nya. Buat scrolling dokumen, desain, buat sekedar Netflixan, tampilannya enak di mata dan refresh rate tinggi 200 Hz yang bikin semua gerakan di layar terasa mulus. Bahkan pas kamu cuma buka-buka browser, ini monitor allrounder yang bisa dipakai buat apapun. Oh iya, saya kelewatan bahas portnya ya. Ada displow port 1.4, HDMI 2.0, audio out, dan DC in. Saya coba pakai PC dan laptop gaming. Dua-duanya langsung plug and play. Enggak perlu setting aneh-aneh. Kalau kamu mau pakai buat konsol kayak kalau kamu mau pakai buat konsol kayak PS5 atau Xbox juga bisa kok. Nanti refresh rate-nya bakal menyesuaikan karena refresh rate-nya ini adaptif. Ya, kesimpulan, jadi setelah beberapa minggu saya pakai Xiaomi Gaming monitor G27i 2026 ini bisa dibilang salah satu monitor yang paling worth itnya. Warna akurat banget, refresh rate tinggi, respon time cepat, plus fitur SDR dan freezing premium yang biasanya cuma ada di monitor lebih mahal. Cocok banget nih ya buat kamu yang butuh monitor serba guna bisa buat main game kompetitif, nonton film, ngedit konten, bahkan kerja produktif tanpa bikin mata capek. Kalau kamu lagi cari upgrade monitor tapi budget terbatas, ini sih pilihan yang aman banget ya. Mungkin di pot yang cukup terbatas bisa jadi penghalang kamu buat pakai monitor yang lebih banyak lagi. Tapi ya total tiga monitor sih udah maksimal ya kalau buat saya. Iya enggak sih? Xiaomi Gaming monitor G27i 2026 ini cocok banget buat kamu yang pengin setup gaming atau kerja dengan budget terbatas tapi pengen pengalaman visual yang smooth. Layarnya tuh luas, refresh rate-nya tinggi, warna akurat. Dan yang paling penting enggak bikin kantong jebol. Karena cuman dengan Rp1.800.000 kamu bisa dapetin monitor baru dari Xiaomi yang sekeren ini. Terjago banget loh. Nah, makanya buat kamu yang pengin bisa langsung klik aja link yang udah saya siapin di video di bawah ini. Oke, guys. Jadi, itu dia monitor gaming terbaru dari Xiaomi. Semoga bisa menambah pesan kalian. Sampai jumpa di video selanjutnya. Bye.
Video Lainnya
Di tengah lonjakan harga kebutuhan sehari-hari, menemukan perangkat pendukung produktivitas yang andal tanpa menguras kantong menjadi tantangan tersendiri bagi para...
Pertarungan sengit di lini kamera smartphone flagship kembali memanas lewat adu mekanik tiga raksasa ultra yang membawa inovasi pemrosesan gambar paling ambisius...
Persaingan di pasar ponsel pintar kembali memanas setelah sebuah perangkat baru hadir dan langsung mengguncang dominasi merek yang selama ini dikenal sebagai raja...
Pasar ponsel kelas 9 jutaan sedang memanas, dan Bestindotech turun tangan untuk menguji tuntas tiga kontestan yang paling banyak diperbincangkan: Xiaomi 17T, Vivo...
Membuat konten video berkualitas tinggi sering kali terbentur oleh rumitnya proses produksi dan beratnya peralatan yang harus dibawa. Lewat ulasan terbaru dari...
Menghadirkan layar raksasa 98 inci di ruang keluarga kini bukan lagi sekadar mimpi mahal kaum sultan yang menguras kantong hingga ratusan juta rupiah. Lewat...
Penasaran apakah Xiaomi 17T Pro benar-benar layak disebut sebagai perangkat flagship dengan harga belasan juta? Kreator akan mengajak penonton membongkar langsung...
Xiaomi 17T Pro hadir sebagai upaya Xiaomi untuk mempertahankan tahta "flagship killer" di tengah pasar tahun 2026 yang kian kompetitif. Kreator mengulas tuntas...
Pasar tablet murah kembali bergeliat dengan hadirnya sebuah perangkat metal yang mendefinisikan ulang standar gadget ramah kantong. Di harga dua jutaan, perangkat...
Ingin tahu apakah Xiaomi 17T masih pantas menyandang predikat "HP menang banyak" di tengah tren harga yang makin meroket sepanjang tahun 2026? Kreator mengajak kita...
DHIARCOM mengupas tuntas kehadiran Xiaomi 17T Pro yang mendobrak pasar lewat kombinasi performa kelas wahid dan baterai jumbo 7000 mAh. Penonton akan diajak melihat...
Siapakah rajanya midrange tahun ini? DKID Media mengupas tuntas Xiaomi 17T yang hadir dengan kemampuan zoom optik 5x, baterai jumbo 6.500 mAh, serta desain compact...
Pasar smartphone kelas premium midrange kembali memanas lewat kehadiran Xiaomi 17T yang membawa kejutan besar di angka Rp 7.999.000. Dengan harga seseksi itu,...
Xiaomi kembali menggebrak pasar lewat lini 17T yang membawa lompatan besar pada sektor fotografi mobile. Di tengah fluktuasi harga yang memicu perdebatan, perangkat...
Redmi Pad 2 9.7 hadir di tengah ketatnya persaingan pasar tablet terjangkau dengan membawa sejumlah perubahan desain dan spesifikasi yang cukup berani. Namun, di...
Xiaomi kembali menggebrak pasar smartphone lewat lini terbarunya yang kali ini mencoba mendobrak batasan kelas menengah demi mendekati standar flagship sejati....

















