Monitor Gaming Terkencang, Hatsune Miku & Laptop RTX 50 yang Rilis di Indonesia (YouTube Video)
Hei, ini adalah salah satu dari jajaran laptop gaming dengan RTX 50 series yang akan segera diperkenalkan di Indonesia. Lihat tuh, ada yang lain lagi tuh banyak. Nah, kalau ini adalah monitor gaming paling kencang di dunia dari Asus. Yang ini adalah NUC dengan disk grafis GeForce RTX 50 series dan ini adalah laptop copil plus PC yang paling ringan di dunia. Kalau yang ini adalah Hatsunemiku. Eh, maksudnya kolaborasi Asus Staff dengan Hatsunemiku. Ya, saya lagi di Komutex 2025 dan ini adalah bootnya Asus dan ROG. Yuk, sama-sama kita lihat ada produk-produk baru apa aja yang exciting dan menarik di dalam boot ini yang akan segera datang ke Indonesia. Ya, seperti biasa Asus dan ROJ memiliki dua boot yang berukuran besar di Comutex 2025. Beberapa laptop yang dipamerkan kali ini sudah dipamerkan di CES 2025 dan beberapa bahkan sudah kita review, tapi bukan berarti boot mereka tidak menarik ya. Kita akan coba jelajahi boot mereka ini dan kita akan buatkan daftar produk Asus dan ROG yang paling menarik untuk tahun 2025. Oke, kita mulai dari laptop consumer ya. Ini Asus ZenBook S14 ya. Ini laptop premium Asus untuk yang butuh laptop super tipis, ringan, tapi tetap super powerful. Laptop ini udah pernah kita review. Tebalnya cuma 1,1 cm, bobotnya 1,2 kg. Prosesornya Core Ultra Series 2 Lunar Lake dan baterainya saat kita tes itu bisa mencapai lebih dari 19 jam dari tahannya. Keren kan? Nah, buat yang butuh layar besar ada Zenbook S16 dengan layar 16 inci jadi lebih lega waktu dipakai bekerja. Asus juga memamerkan ZenBook S16 dengan desain cover yang unik seperti ini. Sayangnya ini bukan untuk dijual, ini cuma buat dipamerin aja. Tapi jangan khawatir, seri Asus ZenBook S16 yang biasa akan segera dihadirkan di pasaran Indonesia dalam waktu dekat ini. Nah, masih dari Zenbook ada Zenbook A14. Ini adalah laptop coilot Plus PC paling ringan saat video ini dibuat. Bobotnya untuk yang pakai Snapdragon X itu hanya 880 gr. Sementara untuk yang Snapdragon X Elite tetap sangat ringan juga di 980 gr. Baterai juga sangat awet. Varian Snapdragon X dengan baterai cuman 48 WH bisa bertahan hingga 17 jam dalam pengujian kami. Jelas ya, ini cocok banget untuk para road warrior yang pengin laptop super ringan supaya mudah dibawa-bawa tapi baterainya bisa tahan seharian. Lanjut ke area Vivobook. Di sini ada Asus Vivobook 14 laptop plus PC dengan Sbagan X yang sangat terjangkau. Baterainya 50 wat hour untuk aktivitas seharian. Ini cocok digunakan untuk pekerja kantor harian serta pelajar atau mahasiswa yang butuh laptop untuk aplikasi Office dengan harga yang terjangkau. Di sini ada sistem kamera biometrik pakai infrared kamera yang mendukung Windows Hello juga. Kemudian ada Asus Vivobook S14 dengan Snapdragon. Ini baru aja kita review ya. Dia pakai Snapdragon X dengan daya tahan baterai sampai 23 jam berdasarkan pengujian kami. Melihat baterainya yang badak ini, laptop ini cocok untuk yang punya mobilitas super tinggi dan jarang banget ketemu sama colokan listrik. Lalu ada juga Vivobook S14 dengan prosesor AMD. Ini juga pernah kita review ya, dengan AMD Ryzen AI9 365. Ini super kencang. Bobotnya tergolong ringan juga sih 1,3 kg dengan ketebalan 1,39 cm. Ini cocok untuk bekerja kantoran yang butuh performa prosesor tinggi atau mungkin butuh laptop yang tipis dan ringan supaya mudah dibawa, tapi enggak mau laptop yang harganya premium-premium amat. Atau mungkin kalian pilih prosesor Intel. Nah, di sini ada Vivobook S14 versi Intel juga. Dia pakai Intel Core Ultra 7 series 2 yang lunar ya. RAM-nya hingga 32 GB, storage-nya hingga 1 TB SSD. Layarnya mirip seperti yang tadi ya, OLED 14 inci. Opsi resolusinya 3K 120 Hz atau full HD 60 Hz. Berikutnya ada Asus Pro Art P16. Ini laptop monsternya content creator kelas profesional. Dan kabarnya model ini juga akan masuk ke pasaran Indonesia di paruh kedua 2025. CPU-nya super kencang pakai Ryzen AI9 HX370 dipadukan dengan GPU GeForce RTX 5070 laptop. Meskipun speknya monster, tebalnya cuma 1,49 cm dan bobotnya 1,85 kg. Ini ringan untuk laptop 16 inci ya. Oh ya, ini pakai panel OLED 4K. Laptop ini dilengkapi dengan software AI eksklusif Asus seperti Story Cube dan Mus 3. Lanjut lagi, ada beberapa Asus NAUC yang menarik. Ada yang super kencang. Ini Asus NUC 15 performance. Opsi prosesor sampai Intel Core Ultra 9 CPU series 2. Kapasitas RAM-nya juga enggak tanggung-tanggung sampai 96 GB DDR5. Diskit GPU juga ada pakai Georce RTS 5070 laptop yang jelas super kencang. Semua komponen tadi didinginkan dengan tiga buah kipas dan dua vaper chamber yang bekerja secara silent. Nus ini mendukung penggunaan hingga 5 monitor 4K. Hmm, keren banget kan? Udah cocoklah mau dipakai buat kerja dengan multitasking yang luar biasa berat. Nus ini juga pakai tooless design jadi mudah dibongkar kalau kita mau upgrade-upgrade. Lalu ada Asus NUC 15 Pro dan 15 Pro Plus. Ini pakai prosesor Intel Core Ultra Series 2 Aerrowake dengan RAM up to 96 GB DDR5. NUC ini juga menggunakan tooless integration. Bisa dibuka tanpa obeng. Ini bisa untuk 4 monitor resolusi 4K buat kerja kantoran masih oke banget nih ya. NC 15 Pro itu punya dua opsi ukuran. Ada yang lebih mungil supaya bisa dipasang di balik monitor dan ada yang lebih tebal tapi punya konektor jauh lebih banyak. Ada juga varian NUC 15 Pro yang opsi prosesornya bisa sampai core Ultra 9 series 2 Aerolake. Nah, mungkin butuh NUC Copilot Plus PC. Ada NUC 14 Pro AI dan NUC 14 Pro AI Plus pakai core Ultra Series 2 yang lunar dengan NPU up to 48 tops. Ini sudah memenuhi persyaratan cilot plus PC. Ada tombol PC copilot dan build-in microfon untuk mengakses fitur copilot dengan mudah. Ada juga fingerprint sensor untuk meningkatkan keamanan. Untuk varian 14 Pro AI Plus ini punya multiolor e ink display di atas unit yang bisa tetap menyala meskipun unitnya dalam keadaan mati. fungsinya untuk customization personal di unit NUC ini. Berikutnya kita ketemu beberapa aksesuaris pendukung untuk pengguna laptop ya. Pertama ada Asus 100 wat USBC gun charger. Nah, meskipun daya sampai 100 wat ukurannya tetap mungil dengan dimensi total di 102 ml. Bobotnya hanya 215 gr. Dan karena punya dua port USBC dan satu USBA, kita cukup buat satu charger untuk ngecas beberapa perangkat sekaligus seperti TWS, smartphone, laptop, dan lain-lain. Dan dia sudah mendukung protokol PD 3.0, QC 3.0, PDPS, dan Asus Hypercharge. Lalu ada Asus USBC stand doc. Ini stand laptop yang bisa digunakan untuk meningkatkan sirkulasi udara dan mengangkat sudut keyboard agar lebih nyaman untuk mengetik. Ini juga berfungsi sebagai multiport USBC hub. Dia punya 4 USBA di sisi kiri dan kanan. Di belakang terdapat USBC, SD card reader, 2 HDMI, satu Ethernet, dan satu audio jack combo 3,5 mm. Ini sih lengkap banget ya. Docking Stan ini punya kabel USBC untuk nge-charge laptop dengan daya hingga 100 watt. Sekaligus supaya laptop ini bisa pakai port-port di docky-nya. Keren banget kan? Lanjut lagi. Ini ada router Asus RTX50 GO. Ini mini travel router yang support 4G dan 5G mobile tetering. Dia punya tiga mode. Mode 4G 5G tetering, mode private hotspot over public Wii, dan mode router biasa. Ukurannya kecil ya sebesar telapak tangan, jadi mudah untuk dibawa-bawa. Terakhir ada Asus 5G Go. Ini 5G mobile hotspot dan travel router yang mendukung three band WiFi 7 USB ting, dan dilengkapi dengan LCD touchscreen 2,4 inci. Baterainya 6030 mAh dan ini dikalian bisa sampai 19 jam penggunaan. Oke, itu yang menarik ya dari boot Asus sudah kita lihat semua. Berikutnya kita pindah ke boot ROG. Oh ya, tahun 2025 ini ROG akan genap satu dekade jadi brand gaming dengan ekosistem terlengkap nomor satu di Indonesia. Mereka juga mengklaim mereka sudah menempati nomor satu market share gaming laptop di Indonesia sejak tahun 2015. Nah, lanjutnya mungkin kita bisa mulai dari laptop yang baru diluncurkan selama komputers ini. Pertama dari seri tus Gaming A14. Laptop ini pakai GeForce RTX 5060 dengan Ryzen AI 7 350. RAM dual channel LPDDR 5X agar bodinya tetap lebih tipis dan ringan. Tebalnya cuma 1,69 cm dan bobotnya di bawah 1,5 kg, tepatnya 1,46 kg. tipis dan ringan banget untuk sebuah laptop gaming. Untuk storage tersedia dua slot SSD M.2280 layarnya 14 inci resolusi 2,5K buat gaming mantap karena refresh rate-nya sampai 165 Hz dengan 3 response time dan support Ging juga. Laptop ini sudah dilengkapi dengan USB 4 type C yang mendukung perangkat Thunderball juga ya. Laptop ini juga sudah mendukung charging dengan USB type C hingga 100 watt. Berikutnya ada laptop gaming ROG. Beberapa laptop ini sudah pernah kita bahas waktu CS. Tapi karena sebentar lagi akan rilis di Indonesia, kita coba bahas singkat aja ya. Ada ROG Strix Scar 16 dan 18 laptop gaming kelas flagship dari Asus ROG dengan GPU RTS 50 series dan Core Ultra 9 275 HX. Cocok untuk gamer atau content creator yang butuh laptop performa super kencang tanpa kompromi. Layarnya juga mewah dan membuat laptop ini cocok dipakai buat kegiatan apapun. Ada anime vision lighting LED warna putih yang bisa dikonfigurasi sesuai dengan keinginan kita. Berikutnya ada yang lebih terjangkau ROG Strix G16 dan Strix G18. Ini menggunakan GeForce RTX 50 series dengan opsi CPU hingga Ryzen 9 995 HXD atau Core Ultra 9275HX. Cocok buat gamer dan content creator yang butuh laptop high performance tapi budgetnya belum cukup untuk yang Strix Car tadi. Oh ya, buat yang belum tahu laptop ROG Strix dan Strix Car itu menggunakan mekanisme cover bawah baru yang disebut tooless design. Ini pernah kita demokan di CS ya. Kita enggak perlu tool apapun untuk membuka cover bawah. Cukup slide pengunci dan tarik covernya. Lalu ada ROG Zirus G14 dan G16. Ini laptop gaming tipis dan ringan. Tebalnya hanya 1,59 cm untuk G14 dan 1,49 cm untuk G16. Cocok buat kalian cari laptop high performance tapi harus tipis dan ringan. Apalagi yang suka berpegian atau mobile banget ya. GPU-nya GeForce RTS 50 series dengan opsi processor hingga Ryzen AI9 HX370 atau Core Ultra 9285. Berikutnya kita beralih ke BTF ekosistem. BTF ini ekosistem desain dari Asus di mana kabel-kabelnya tidak terlihat berantakan di dalam casing ya. Pertama ada graphic card ROG Astral GeForce RTX 5090 32 GB GDDR 7 OC BTF Edition. Ini sih graphis card Sultan ya. Paling kencanglah satu ini ya. Menariknya grafis card ini tetap bisa dipasang di sistem non BTF karena menggunakan detachable high power adapter ya. Kalau dipasang ke sistem BTF kita tinggal pasang adapternya di bagian bawah. Kalau dipasang ke sistem non BTF kita tinggal lepas adapternya lu pakai kabel 12 volt HPWR standar yang biasanya. Detouchable high power adapter ini mendukung daya hingga 1000 watt. Jadi aman ya, enggak usah takut-takut kurang daya lagi. Ukurannya masif 3,8 slot dan didinginkan dengan total empat kipas. Tiga kipas di sisi depan dan satu kipas ada di sisi belakang. Wajar ini RTS 5090 monsternya monster ini kan. Selain itu pendinginnya juga sudah pakai vaper chamber yang dipatenkan dengan face change thermal pad. Nah, ini ada PC build dengan kartu grafis satu ini ya. Untuk speknya motherboard-nya ROG Maximus Z890 Hero BTF. Prosesornya Core Ultra 285K. CPU coolernya pakai ROG Rio 4SLC 360 ARGB. casisnya pakai ROG Hyperion GR701 dan monitornya pakai ROG Swift OLED PG27UCDM. Lalu ada ROG Astral GeForce RTS 5090 White OC Edition 32 GB GDDR7. Ini speknya masih mirip yang tadi ya, tapi ada yang spesial di sini ada tanda tangan langsung dari CO Nvidia Jensen Huang ya. Kemudian di sini ada TAF Gaming GeForce RTX 5070 TI 16 GB GDDR 7 BTF White Edition pakai detachable high power adapter bisa dipasang di motherboard BTF maupun yang standar ukurannya SAR di 3,125 slot dengan tiga kipas pendingin di bagian depan ya. Di sini ada juga grafis card edisi BTF dengan GPU Radeon. Ada TF Gaming Radeon RX970 XT BTF White OC Edition. Ukurannya juga besar dengan total tiga kipas pendingin di bagian depan. VirAM-nya di 16 GB GDR6. Ini support dual bias. Jadi kita bisa mengubah mode dari quiet ke performance dengan cepat. Nah, di area berikutnya ada motherboard TF Gaming B850 BTF WiFi W. Nah, kalau dulu BTF yang tersedia pada seri paling atas seperti Z, sekarang kelas midrw sudah bisa rakit PC BTF lewat lini t gaming terutama dengan warna putih yang estetik. MotherB ini menggunakan socket AM yang sudah mendukung prosesor AMD seri 7.000, 8.000, dan R9.000. Slot power VGA-nya di motherboard ini menyalurkan daya bisa sampai 600 watt untuk kartu grafis BTF. Jadi beneran bersih tanpa kabel di atas nih. Motherbot ini juga sudah dilengkapi dengan DG plus VRM control yang dapat mengatur dan memantau voltase secara real time. Dia support DDR5 hingga 8000 MHz. Tapi overclocking memori ini juga bergantung ke CPU yang digunakan ya. Nah, selain mendukung AMD Expo, Motherbot ini juga memiliki AEMP atau Asus Enhanced Memory Profile. Fitur yang bisa memberikan frekuensi, timing, dan voltase yang paling optimal untuk memori kita. Ada BIOS flashback, jadi kita bisa update BIOS tanpa perlu ada CPU atau RAM yang terpasang bahkan dan dia sudah mendukung WiFi 7 serta 2,5 GB Ethernet. Nah, di sini kita juga bisa menemukan allin-one cooling yang unik ya, yaitu ROG Rio 4360 ARGB dan White Edition. Ini unik karena dia sudah dilengkapi dengan layar 6,67 inci curve AMOLED yang support 3D effect video. Jadi kalau biasanya kalian punya video seperti kucing lagi main-main, nah bisa taruh di sini nih ya. Untuk ukurannya ada di 360 mm. Jadi dia pakai tiga buah kipas 120 mm ya. Nah, tunya all-inone cooling yaitu t gaming LC3 ARGB dan TF Gaming LC3 ARGB LCD White Edition. Keduanya menggunakan 3 buah kipas 120 mm total di 360 mm. Untuk varian LCD-nya sudah dilengkapi dengan layar IPS ukuran 2,8 inci yang bisa dicustom sesuai dengan keinginan pengguna. Nah, dari lini desktop ada ROG G700 2025. Ini adalah desktop PC dari ROG yang menggunakan prosesor Intel Core Ultra 9285K. Setelah prosesor Intel terdapat opsi prosesor AMD Ryzen 9 9950 X3D. Nah, jadi bisa disesuaikan ya untuk keinginan penggunanya aja. Untuk di sertifisnya dia menggunakan ROG Astral Georce RTX 5090 32 GB GDDR 7. Sedangkan RAM-nya punya kapasitas 64 GB DDR5 dengan konfigurasi 4 * 16 GB dan mendukung konfigurasi RAM hingga 128 GB. Storage-nya itu punya kapasitas 2 TB SSD M.2. Untuk pendingin yang satunya ini menggunakan konfigurasi empat buah fan pada casing. Sedangkan untuk pendingin CPU terdapat opsi air cooling atau all inone CPU cooler ukuran 240 mm. Nah, berikutnya lagi ada desktop baru dari TAF, yaitu desktop PC Asus TAF Gaming T500. Yang satu ini adalah sebuah desktop gaming yang menggunakan prosesor laptop, yaitu Intel Core i7 13620H. Penggunaan prosesor mobile di desktop ini oleh Asus diklaim agar meningkatkan efisiensi konsumsi daya dari desktop ini. Ya, CPU-nya pakai desktop GPU Nvidia dengan opsi hingga RTS 5060 Ti. Jadi menawarkan performa gaming yang mumpuni. RAM-nya pakai SODIM DDR5 5200 dengan opsi kapasitas hingga 64 GB. Dari segi desain yang satu ini terinspirasi dari estetika anime MEC. Jadi desain bagian depannya terasa tegas dengan hiasan lighting berwarna orange khas t gaming. Kabarnya kedua desktop PC dari ROG dan tir loh. Nah, Asus juga merekan banyak produk baru dari lini komponen dan periferal gaming mereka. Periferal dan komponen gaming ROG yang ini telah didesain dan dikembangkan bersama dengan pro players dari berbagai game esports untuk menghasilkan perangkat yang perfect seluruh gamers. Di sini ada dua ya, ROG Falkata dan ROG Harp 2 Ace. Pertama-tama kita bahas keyboard unit terbaru yang bisa dibelah dua dari ROG. ROG Falcata. Keyboard ini adalah keyboard gaming split yang memiliki layout 75% dengan switch magnetic ROG HFX V2 dilengkapi dengan tombol rapid trigger, scroll wheel multifungsi dan konektivitas 3 mode. Karena di belah dua, kita bisa gunakan keyboard ini sesuai kebutuhan kita nih ya. Kalau butuh space mouse yang luas saat main game esport yang kompetitif, kita bisa pakai modul kirinya saja. Saat mau ngetik, kita bisa satukan lagi. Jadi keyboard-nya utuh seperti biasa. Nah, keyboard ini dilengkapi juga dengan mouse super ringan baru dari ROG. ROG Harp 2 Ace yang punya bobot kurang dari 48 gr. Iya, enggak salah dengar. Mouse yang satu ini saat ketimbang bobotnya hanya di 47an gr. Keren banget kan? Bobot seringan ini tercapai berkat material Bio based nylon shell yang sangat ringan. Mouse ini punya polling rate hingga 8.000 Hz dan sensor optical hingga 42.000 1000 DPI. Untuk switch di klik kanan dan kirinya, mouse ini menggunakan ROG optical micro switches. Desainnya ini ambidextros ya, jadi bisa dipakai tangan kanan maupun tangan kiri. Nah, sekarang kita beralih ke lini monitor terbaru dari ROG yang oleh Asus dikirim sebagai monitor gaming paling kencang di dunia yaitu Asus ROG Strix Ace XG24 QSG. Ya, monitoris ini punya refresh set hingga 610 Hz saat diaktifkan mode overclock-nya. Asus juga mengklaim bahwa monitor ini punya minimum response time hingga 0,1 ms. Jadi jelas cocok banget buat gamers esport yang kompetitif. Selain itu ada fitur ELMB2 atau extreme low motion blur 2 yang dapat menghilangkan permasalahan motion blur atau ghosting yang terkadang muncul di monitor dengan refresh rate tinggi. Monitornya sendiri menggunakan panel yang oleh Asus disebut super TN. Meskipun disebut sebagai TN, kami merasa bahwa panel terasa jauh lebih konsisten saat dilihat dari samping jika dibandingkan dengan panel TN biasa yang ada di laptop kelas murah ya. Ukurannya di 24,1 inci dengan resolusi full HD. Jadi memang jelas yang satu ini ditujukan untuk gamer kompetitif. Gamer kompetitif ya buat yang menang-mending ini masih TN ya enggak usah dibahas. Ini spesial buat gamer kompetitif mungkin bukan buat kalian. Bahkan di sini terdapat fitur aspek rasio control untuk player yang biasa main di 4 bing 3. Pro banget. Nah, untuk alarga mod-nya tergolong cukup luas. Menurut Kim Asus bisa di 90% DCI P3. Layarnya juga ergonomis. Kita bisa atur ketinggian swiivel dan tilt dari layar monitor ini dengan cukup mudah. Oke, masih di motor. Di sini ada ROG Strix OLED XG27AQG. Nah, meskipun enggak sekencang yang tadi, yang satu ini juga punya refresh setate yang tinggi di 500 Hz dengan respon time di 0,03 ms karena dia olet ya. Ya, panel oletnya itu ukurannya 27 inci, resolusi 1440p, 99% di CP3 dan sudah mendukung gsing kompatibel. Jadi motor ini bisa dibilang sebagai salah satu monitor gaming OLED terkencang. Berikutnya ada motor yang enggak kalah menarik nih, ROG Strix OLED XG32 UCWG. Nah, yang satu ini punya ukuran 32 inci dengan panel OLED dan memiliki opsi resolusi dan refresh rate yang bisa kita pilih. Jadi, dia bisa pakai resolusi 4K dengan refresh rate di 240 Hz atau resolusi full HD dengan refresh rate lebih tinggi di 480 Hz. Menarik ya, kita bisa ubah resolusi dan refresh-nya sesuai dengan game yang kita mainkan. Lalu ada monitor ROG Swift OLED PG32 UCDM. Nah, monitor ini ukurannya 32 inci dan pakai panel OLED resolusi 4K untuk memberikan pengalaman yang imersif buat penggunanya. refresh rate-nya 240 Hz dengan response time di 0,03 ms. Tentunya dia udah support Nvidia juing compatible dan sudah hadir di Indonesia. Monitor yang terakhir juga sangat menarik karena ini sudah punya build-in Google TV. Ini adalah Asus ROG Strix OLED XG34WCDMTG. Panjang banget. Dia menggunakan panel OLED dan ini punya ukuran 34 inci curve resolusinya 3440 * 1440. Artinya yang satu ini wide punya aspek rasio 21 bing 9. Color gambutnya 99% di CP3 dengan tingkat kecerahan hingga 1000 nitz. Tentunya karena dia monitor gaming, refresh rate-nya ada di 240 Hz dengan respon time 0,03 ms. Menariknya karena satu ini menggunakan Google TV, jadi kita bisa menginstal GeForce Now langsung dari Play Store dan langsung mainin game tanpa perlu disambungkan ke PC. Menarik ya. Nah, di sini ROG punya kategori NAUC juga loh. Ini adalah ROG NUC 2025 yang satunya punya spesifikasi yang mirip dengan NUC 15 performance sebelumnya ya. Perbedaan paling utama ada di GP yang digunakan. Kalau ini up to Nvidia GeForce RTX 5080 laptop. RAM-nya juga sedikit beda karena di sini pakai DDR5 6400 tentunya karena ini adalah ROG yang satu ini sudah mendukung ROG BIOS dan support overclocking juga. Nah, masuk ke area router. Di sini ada ROG Rapture GTBE1900 AI dan ROG Strix GS BE100. Nah, karena WiFi 7 sudah mulai ada di Indonesia, ROG turut menghadirkan gaming router yang sudah mendukung WiFi 7 juga. Di ROG Raptor 1 ini kita bisa mengatur prioritas bandwid dan jaringan internet ke game atau aplikasi yang kita jalankan melalui user interface yang sangat simpel. Kedua rator ini diklaim mampu memberikan jangkauan hingga lebih dari 278 m². Dan terakhir ada beberapa barang kolaborasi Asus dengan brand lain. Di sini kita bisa lihat ada desktop PC yang berkolaborasi dengan Doom The Dark Ages. Keseluruhan desain casisnya memang sangat terasa bertemakan game Doom. Kartografi yang digunakan juga memiliki tema Doom yaitu ROG Astral RTX 5080 Doom Edition. Di area berikutnya ada juga kartu grafis Asus GeVOS RTX 5080 Noctua Edition dengan tiga kipas Noctua yang berwarna coklat. Ini yang khas banget nih ya. Dan yang terakhir ada kolaborasi dari tengan dengan Hsunemiku. Terdapat beberapa aksesoris seperti TAF gaming H1 Gen 2, TAF gaming K3 Gen 2, TAF Gaming Mini Wireless mouse, dan TF Gaming P1 mousepad yang semuanya hadir dalam Hatsune Miku Edition. Jadi warnanya serba hijau tosk gitu ya. Khas Miku banget. Barang ini baru saja diumumkan di Indonesia kemarin dan akan segera juga masuk di paruh kedua 2025. Oke, itu tadi produk-produk Asus dan ROG di Kompetes 2025. Nah, untuk Asus terlihat ya tahun ini mereka makin banyak menghadirkan copilot plus PC ke Indonesia. Sementara untuk ROG melihat banyaknya perangkat ekosistem gaming yang dihadirkan, seharusnya enggak heran sih kalau mereka menjaga posisi nomor satu di brand gaming dalam satu dekade terakhir ini. Iya. Jadi, bagaimana? Yang mana yang paling menarik buat kalian dari Asus dan ROG? Coba tulis di kolom komentar ya. Apakah yang laptopnya, NUC-nya atau yang laptop-laptop gamingnya yang mana yang menurut kalian paling menarik? Oke, sampai sini dulu. Saya D Irfan Jaka Ribut TV. [Musik]
