Monitor QD-OLED Yang Harganya Masih Masuk Akal! - Samsung Odyssey OLED G8 (YouTube Video)
monitor gaming berpanel cudi OLED itu adalah salah satu panel gaming monitor yang paling premium saat ini di Indonesia sendiri itu udah beredar 3 brand yang pakai panel yang sama yaitu Alienware terus ada MSI juga dan juga ada Samsung G8 ini kalau di pasaran luar Sebenarnya ini adalah yang paling mahal dan yang paling telat masuknya tapi kayaknya ini adalah yang paling pertama deh buat masuk ke Indonesia secara resmi dan yang harganya juga paling Make sense inilah Samsung Odyssey G8 [Musik] sebelum kita ngomongin monitornya secara luas kita mau bahas tentang panelnya dulu secara spesifik jadi panel Quantum dot oleh ini diperkenalkan Samsung pada event ces 2022 yang lalu Samsung Odyssey G8 adalah monitor keempat yang sudah menggunakan panel qd OLED ini setelah Del Alienware dan Philips 34 m2c8600 walaupun sebenarnya yang manufaktur panelnya ya Samsung sendiri judi Olive merupakan penyempurnaan dari panel OLED yang sebelumnya jadi cahaya dari qd ini itu dihasilkan dari cahaya berwarna biru dari sebuah material organik Samsung klaim bahwa cahaya dengan warna biru itu merupakan warna yang paling kuat cahaya biru tersebut akan melewati layer atau lapisan yang berada di dalam skala Quantum berukuran hanya 2 nanometer sampai 7 nanometer aja per titik atau per Pix sehingga dapat menghasilkan jangkauan warna yang luas banget intinya qd OLED Itu adalah sebuah penyempurnaan dari panel OLED yang sebelumnya jadi panel qd ini dapat memberikan color Space yang lebih luas maksimum brightness yang lebih tinggi dan viewing Angle yang lebih besar I'm light ini akan bersaing dari panel dari kubus sebelah yaitu double Youth atau white organik LED nah sebelum kita ngomong Yang berat-berat sekarang kita masuk ke unboxingnya dulu nih jadi perakitan monitor ini overall cukup gampang walaupun masih belum tulus kita tinggal kencengin aja dua sekrup kakinya ke tiang pakai obeng dan tiangnya itu bisa langsung diceklik-in ke monitornya di dalamnya juga ada fesa 100 kali 100 converter buat pakai bracket namun disini lagi-lagi Samsung gak ngasih kabel micro HDMI 2.1 nya nih kita cuma dikasih kabel display port 1.4 doang walaupun secara konektifitas di belakang itu selain mie display port juga mikro HDMI 2.1 dan 2 usb-c dimana satunya support PD 65 watt sebenarnya kalau ngelihat ke konektivitas agak disayangkan Kenapa monitor ini pakai konektornya itu yang simply atau yang ya pakai micro HDMI pakai yang mini display port daripada yang full size padahal ini adalah sebuah monitor gaming kalaupun Kalian mau mencari kabel micro HDMI 2.1 yang ada di toppad itu kita ketemu cuman ada satu toko yang menjual dan kita masih belum tahu apakah kualitasnya memang benar-benar bagus atau enggak overall ini adalah monitor yang bentuknya itu futuristik banget bagian belakang kaki dan tiangnya itu berwarna silver seolah-olah ini semua terbuat dari metal tapi hanya kakinya yang 100% terbuat dari metal sementara bagian belakangnya itu campuran antara metal dan plastik dan tiangnya ini 100% plastik walaupun campur-campur gitu tapi internal build quality-nya ini Oke loh monitornya ini Solid dan jarang banget wobel kalau kita lagi aktivitas di atas meja di bagian belakangnya ada lighting effect berbentuk sirkular yang biasanya ada juga di Samsung Odyssey kelas atas dan punya efek untuk mengikuti gambar di layarnya melihat ke gambar yang ditampilin memang selayaknya OLED gambarnya ini punya warna yang tajam banget dan Black Level sampai 0 alias kontras rasionya itu bisa Infinity karena ini adalah panel OLED monitor ini bisa dibuat setipis mungkin oleh Samsung yang Bahkan ini adalah monitor qiudi oleh tertipis dibanding saingan-sayangannya tadi kalau kita Jejer kan dengan Philips savenia yang kemarin kita review kalian bisa kelihatan lah ini tipisnya gimana movementnya ya monitor ini bisa dilihat ke atas ke bawah bisa Tebal juga namun nggak bisa di swivel monitor ini menggunakan resolusi white uxd atau 3440x1440 pixel dengan refresh dari 175hz jadi resolusinya itu lebih ringan dibandingkan 4K walaupun tetap aja untuk menampilkan visual di resolusi tersebut kita memerlukan bandwidth yang besar yang sebenarnya hanya bisa diakomodir sama HDMI 2.1 kita memang masih bisa pakai display port 1.4 di resolusi white uxd dengan 175hz dan 10 Dead tapi dengan mekanisme display stream compression atau DC Nah kalau pakai HDMI 2.1 kita bisa menikmati full performance monitor ini tanpa kompresi apapun tapi kalau ditanya Apakah DC Itu kelihatan secara visual sebenarnya Tergantung orang masing-masing sih untuk brightness monitor qd ini punya perhitungan yang cukup berbeda sama panel konvensional lain monitornya di SD armod dia bisa sampai 250 nets atau kita sebut sebagai tipikal brightness 250 nice ini didapat kalau semua layarnya berwarna putih atau 100% white Windows nah monitor ini bisa pick brightness di 500 nits namun dalam kondisi 10% white window aja atau hanya 10% warna putih yang tampil di layar dan sebenarnya monitornya itu bisa sampai 1000 nice namun hanya dalam kondisi 2% whip Windows atau hanya 2% warna putih yang tampil di layar audisi JNE juga punya speaker yang masing-masing berdaya 5 watt dan itu suaranya bener-bener bagus banget kalian dengerin deh dibanding ama monitor F Miya yang kemarin kita review [Tepuk tangan] selanjutnya kita mau juga ngomongin soal ghosting dan motion blurnya karena ini adalah monitor gaming ya pas nyobain UFO test kita melihat ini benar-benar gila banget ufonya ini kelihatan jernih dan bener-bener detail dan hampir nggak ada ghosting sama sekali dan motion blurnya itu tuh super-super minim ini bahkan lebih clean dari gate Neo yang kemarin kita tes dari Samsung juga kita memang nggak bisa memvalidasi klaim Samsung untuk response time-nya yang 0,03 mm second karena kita juga enggak punya alatnya tapi melalui Ovo test ini setidaknya klaim Samsung ini bisa dipertanggungjawabkan dan untuk additional information ini adalah hasil pengetesannya hardware unbox pertama kita coba main game triple a seperti the weather 3 dan ini adalah pertama kalinya gua main game ini di monitor OLED saat pertama main gua ngerasa kayak apa ya kayak main game yang berbeda gitu warnanya pop out dan enak banget buat dilihat pas lagi Sunset Dan juga pas lagi ngeluarin mantra api itu bener-bener merahnya itu keluar Walaupun ada dua isu yang gua temuin yaitu yang pertama saat di tempat gelap layarnya itu benar-benar bikin kita nggak kelihatan sama sekali kecuali kalau emang udah nyalain obor untungnya kita masih bisa adjust Black equalizernya walaupun ini akan mengorbankan kontras ratio yang kedua adalah karena the weather 3 yang sekarang grafiknya udah di-update itu membuat frame rate-nya jadi lebih kecil kan dan kalau di frame rate di bawah 60 Gua sering ngerasain motion blur apalagi pas lagi combed ini mengharuskan kita untuk menurunkan quality grafik agar dapat frame rate yang lebih tinggi kedua kita cobain game racing Forza Horizon 5 di sini seperti yang gue bilang tadi chat dari mobil itu warnanya bener-bener keluar dan yang paling enak adalah saat melihat warna hijau pepohonan dan juga warna merah yang bener-bener bisa keluar banget monitor ini overall karena game ini kita bisa dapetin sampai 100 FPS ke atas kita nggak ngerasain adanya motion blur yang kerasa banget ketiga kita coba main game yang agak kompetitif dikit yaitu pubg PC diwakilkan oleh bumi dari 11 hardware di sini kita pakai resolusi native dengan settingan grafik kompetitif yaitu very low tapi surprisingly pengalaman kita main pubg ini tidak sebaik saat menggunakan Samsung G8 ini memang bisa ngasih gambar yang detail yang tajam tapi sangking tajamnya musuh itu jadi sulit terdeteksi apalagi kalau areanya di semak-semak brightness tipikal monitor ini hanya 250 nice ternyata itu cukup menjadi hambatan untuk game macam pubg ini jadi kita coba untuk tuning settingan osd nya dengan menggunakan Pic brightness ke high dan pakai Black equalizer ke level 5 nah barulah settingan ini itu rada mendingan tapi tetep aja menurut mata kita untuk bermain pubg kita lebih pilih jied Neo ketimbang JT to LED terus kita juga tes pakai game triple eye lain yaitu cyberpunk 20077 suasana cyber punk yang memang remang-remang apalagi red racingnya aktif itu bener-bener bikin pengalaman bermain game di sini jadi lebih inersif dengan monitor ini kita jadinya bisa lebih mengapresiasi efek racing ini walaupun menurut kita sih lebih terasa aja gitu bedanya di mata bukan yang gimana-gimana banget cuma konsekuensinya kita mesti punya VGA yang bener-bener high end arti x370 yang ada di tesbet ini lumayan ngos-ngosan di settingan racing low plus di lss Balance karena kalau fps-nya udah di bawah 70 motion blur-nya itu kerasa banget jadi usahakan untuk game triple 8 kalian mesti punya VGA yang bagus kesannya rtx 470 ke atas dari keempat game tadi kita bisa simpulkan kalau monitor ini lebih cocok buat main game triple a dibanding yang positif berbeda halnya dengan main game nonton film atau video di monitor ini malah kerasa lebih enak karena kita hanya enjoy aja dengan film atau video yang sudah free render dan fix frame rate di 6030 atau 25 FPS ditambah dengan efek lighting yang ada di belakangnya itu membuat nonton film yang lagi-lagi di monitor ini Jadi lebih emersave Kita pernah juga nge-review monitor yang ada efek kayak gininya yaitu Phillips avenia series LED lights-nya cf-nya ini lebih banyak jadi di dalam kegelapan si Philips itu lebih terang walaupun menurut gua Samsung ini lebih responsif ketimbang fnya yang lebih lambat ganti lampunya saat gambarnya itu udah ganti monitor ini juga punya Smart fitur jadi monitornya bisa berfungsi selayaknya Smart TV Dimana kita bisa nonton YouTube netflix dan lain-lain tanpa harus nyalain komputer dan selain dari Smart fiturnya tersebut jujur enak sih sebenarnya ngontrol osd pakai remote kayak lebih eksklusif aja gitu dan karena ini Smart feature pada dasarnya adalah buat orang awam osd menunya juga atraktif dan juga nggak terlalu ribet walaupun jadinya menunya itu nggak terlalu banyak fitur yang paling gua suka dari semuanya itu adalah Zoom to feel buat pengguna monitor Ultra wide pasti udah tahu kalau kita nonton konten 21 banding 9 banyak yang videonya itu malah mengecil dan Zoom to feel ini bisa bantu kita buat bikin konten tersebut full di monitor tapi entah kenapa aplikasi netflix YouTube bahkan saat PC mod aja function ini malah ada valable dan Hanya bekerja di Disney hotstar so far YouTube 21 banding 9 udah native tapi aplikasi netflix di monitornya nggak bisa di tag kalau ini adalah monitor Ultra wide satu lagi fitur smart nya monitor ini yang Sayangnya belum masuk ke Indonesia itu adalah Cloud gaming Yes kita bisa main game tanpa pakai PC sekalipun menggunakan Xbox game PS Ultimate GeForce now Google stadia Tapi sayangnya ya ini masih belum matang dan belum masuk ke Indo selain konsumsi konten Samsung odys juga bisa dipakai buat produkti apalagi buat konten creating namun monitor OLED yang nggak dikasih treatment seperti laptop-laptop Asus itu biasanya oversaturated dan tidak terkecuali sama monitor ini kalau menurut matanya Michael ya karena kita nggak ada alat secanggih GTA ID yang bisa ngelihat ini over saturatednya seberapa OS di setting yang paling akurat dengan layar OLED yang ada di HP itu adalah kita harus kurangi Shadow detail ke minus 1 pakai color tone yang natural dan colornya itu Stick di 25 aja dan sayangnya buat konten Creator sosial media seperti youtuber ya monitor ini masih belum ada profil srgb ada satu kendala pada monitor ini yang kita cukup notice yaitu adanya pinggiran yang tidak mulus pada sebuah teks atau tulisan terutama di teks-teks yang kecil nah ini tuh terjadi karena dalam skalasa pixel atau jika kita zoom in layout Sharp pixel dari monitor ini tuh berbentuk agak segitiga tentu ini nggak sejalan dengan bentuk sebuah pixel oleh Windows yang bentuknya itu kotak-kotak jadi bakal ada bagian pixel yang tidak tersinari sempurna oleh si Quantum dotnya sehingga akhirnya menimbulkan efek tidak mulus pada pinggiran teks-teks kecil ini tuh kerasa banget apabila kita memakai monitor ini buat produktivitas teks-teks yang kita baca terutama yang ukurannya kecil itu jadi agak berbayang apabila difoto dari dekat terlihat ada warna pink dan ijo yang blending ke tulisannya di mana ini adalah miss komunikasi antara Windows dengan monitornya yang punya bentuk pixel yang berbeda sayang sekali hal ini bakal menjadi kendala utama yang sulit diperbaiki dan juga akan menjadi kendala permanen walaupun untungnya Samsung gerak cepat nih di g9 bentuk sub pixelnya sudah dimodifikasi menjadi agak kotak sehingga bisa Senada dengan bentuk pixel yang ada di Windows kendala yang kedua ada di profil picritasnya dia kalau pakai GPU Nvidia kita bisa dengan sesuka hati ngatur profil pick brightness-nya Tapi kalau pakai GPU AMD Entah kenapa profil pick brightness ini enggak bisa diatur-atur sama sekali kalau ditanya soal konsumsi dayanya pertama-tama tuh kita udah takut karena katanya monitor ini Konsumsi dayanya bisa sampai 100 watt tapi ternyata kalau lagi nonton film dan main game dari komputer aja di brightness 70% dan reverage sampai 175hz ternyata hanya 50-60 watt aja loh tanpa pakai speakernya ya kalau pakai speakernya dia dan main game di refresh rate Maximum barulah monitor ini bisa sampai 121 watt ternyata konsumsi dayanya itu ya gede karena Speakernya itu tadi kalau menurut kita ya Samsung odys 1 Lite ini adalah monitor Ultra wide yang masih sedikit pesaingnya teknologinya masih cenderung baru jadi harganya juga masih premium menurut kita panel qd ini adalah terobosan yang benar-benar bagus buat menampilkan gambar yang warnanya itu vibrant tapi kayaknya memang difokuskan untuk orang yang main game triplea deh walaupun di UFO test hampir enggak kelihatan ghosting dan motion blur tapi pas main game kompetitif malah timbul masalah yang berbeda dimana kualitas visual yang terlalu tajam dan jernih itu justru bikin kita nggak fokus buat main game competitif tersebut Tapi kalau monitor ini dipakai buat keperluan Entertainment seperti main game Triple E atau menonton film ini adalah salah satu monitor yang benar-benar top notch kalau buat Burn in sebenarnya kita sendiri nggak tahu apakah monitor Samsung ini bakal gampang Burn in apa enggak tapi yang kita tahu Samsung itu udah ngasih 3 tahun garansi akan monitornya dan buat pengetesan juga kita akan pakai monitor ini buat daily driver jadi kita biar update kalau misalnya ada terjadi Burn in atau apa-apa kalau kita melihat harga monitor Q diolet yang ada di luar negeri sebenarnya Samsung Odyssey get out ini adalah yang kedua termahal setelah MSI 342c namun di Indonesia yang masuk itu cuman ada tiga dan satunya itu distributor Alienware dia Karena lewat distributor harganya bisa sampai 30 juta dan MSI harganya bisa sampai 36 juta dan itu kalau enggak salah dapat free Xbox tapi Samsung Ini pertama dia masuk itu harganya 26 juta terus turun lagi ke 22 juta Sekarang turun lagi ke-20 koma berapa juta Gitu dan ya kalau kalian memang mau monitor qd OLED Ultra wide ya ini adalah salah satu yang terbaik yang terbaik malah mungkin ya karena gamenya tuh jauh banget sama yang di atasnya Memang sih sebenarnya kalau ditanya alternatifnya dia yang mungkin Ultra wide nggak harus OLED Sebenarnya ada apa aja sebenarnya ada banyak yang mini LED itu harganya 18 juta dan kalau kalian nggak butuh Mini LED atau oled-oletan dan cukup ya panel yang biasa aja asal udah 100% srgb itu banyak yang udah dibawa 10 juta cuman ya ya rasa flagship itu nggak bisa digantiin lah cuman ada di monitor ini doang jadi itu aja sih sebenarnya pendapat kita soal Samsung odyssenger toilet ini kalau kalian suka dengan videonya jangan lupa untuk kasih kita like share dan subscribe dan di sini gua Rizky always stay safe and stay
Video Lainnya
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sebuah inovasi radikal lewat kehadiran lini Huawei Pura X Max yang siap menggeser dominasi iPhone dan Samsung. Kehadiran...
Bayangkan jika smartphone andalan Anda tiba-tiba kehilangan sinyal akibat masalah IMEI yang diblokir di Indonesia. Situasi tak terduga inilah yang memaksa seorang...
Ketika hampir semua produsen ponsel berlomba-lomba menyematkan emblem 'Ultra' pada produk andalan mereka, sebuah pertanyaan besar muncul: apakah sang pionir masih...
Persaingan di pasar ponsel pintar kembali memanas setelah sebuah perangkat baru hadir dan langsung mengguncang dominasi merek yang selama ini dikenal sebagai raja...
Tecno Camon 50 Pro 5G sempat dipandang sebelah mata saat pertama kali meluncur karena label harganya yang menyentuh angka 5,5 jutaan terasa terlalu mahal. Namun,...
Samsung tampaknya mulai mengubah strategi di pasar kelas menengah dengan meluncurkan Galaxy A37 dan Galaxy A57 di pertengahan tahun 2026 ini. Langkah berani raksasa...
Pasar ponsel kelas 9 jutaan sedang memanas, dan Bestindotech turun tangan untuk menguji tuntas tiga kontestan yang paling banyak diperbincangkan: Xiaomi 17T, Vivo...
Memulai bisnis laundry sering kali terlihat sebagai ladang uang yang mudah dan menjanjikan, namun realitas di lapangan kerap kali berbicara sebaliknya. Berangkat...
Pasar perangkat audio nirkabel premium bersiap menghadapi guncangan besar lewat kehadiran lini Soundcore Liberty 5 Pro Series. Di tengah dominasi merek-merek mapan...
Pasar ponsel flagship premium baru saja diguncang oleh perangkat Android seharga 32 juta rupiah yang digadang-gadang sebagai daily driver mutakhir. OPPO Find X9...
Perdebatan panjang mengenai takhta kamera smartphone terbaik tampaknya telah mencapai titik balik yang mengejutkan. Di tengah dominasi raksasa seperti iPhone,...
Memilih ponsel kelas menengah terbaru sering kali berujung pada dilema antara performa gaming yang buas atau kenyamanan ekosistem perangkat yang matang. Samsung...
Sistem operasi robot hijau kembali membawa lompatan besar lewat kehadiran Android 17 yang kali ini tidak sekadar bersolek di sektor visual. Google tampak sangat...

















