MOTOR 2 SILINDER YAMAHA YANG LANGKA, SIAP JALAN JAUH..!!! TENERE 700 2025 SKY BLUE | Otomotif TV (YouTube Video)
Selamat siang teman-teman Otomotif TV. Apa kabarnya? Semoga semua dalam kondisi sehat dan bahagia selalu saat nonton video ini ya. Amin. Nah, Teman-teman, siang hari ini saya bersama motor spesial Yamaha Tenere 700 versi 2025. Tapi bukan hanya versi 2025, ini yang spesial banget. Ini warnanya namanya sky blue dan ini ternyata unit pertama dan masih satu-satunya yang masuk Indonesia melalui importir umum enduro Republik Indonesia yang ada di Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Dan spesialnya di versi 2025 ini bukan hanya livery tampilan secara yang kelihatan, tapi ternyata banyak juga perubahan yang dialami dibanding versi 2024. Mulai dari fitur elektronik, suspensi sampai bagian mesin itu banyak yang berubah. Nah, kayak apa sih perubahannya? Tonton terus sampai akhir, jangan ke mana-mana. [musik] Oke, sebelum lihat detailnya kita lihat dari secara keseluruhan. Jadi, secara sekilas memang kayak tidak ada perubahannya dibanding versi 2024. Ciri khasnya tetap khasnya sebuah TR motor yang gaya-gayanya ala-ala motor rally ya buat rally Paris Dakar itu yang mana depannya tuh tinggi, tegak, terus belakangnya tuh ramping dan rendah gitu dan posturnya pastinya jangkung banget. Tapi ternyata kalau kita detailin banyak yang berubah. Ayo langsung kita detailin dari area depan. Oke, dari depan pastinya kita temukan pertama adalah windshial yang tinggi banget dan tegak banget. Ini yang khas banget besutan di rally Dakar ya. Terus kalau kita lihat ke bawahnya ini bagian lampu utama ini sekilas kayak yang versi 2024 ya. Pasti tetap ada lampu 4at biji. Tapi ini beda. Dia sekarang lebih pipih dan secara layout jadi lebih lebar gitu. Jadi kesannya ya kayak lebih jenong gitu ya. Tapi tetap khaslah sebuah TR dan di kanan kirinya ada lampu sein yang mana persis banget dengan Yamaha MT25 gitu dengan satu LED di pinggir dengan menyorot ke bagian samping gitu, Teman-teman. Dan nyalanya begini. Terus untuk lampu utamanya dia harus nyala mesin dulu, ya. Ternyata kalau untuk menyalakannya. Nah, untuk lampu dekatnya yang atas, lampu jauhnya yang bawah gitu. Oke, kita lanjut lihat area suspensi depan dan ini ternyata juga mengalami perubahan, Teman-teman. Jadi, suspensi depannya memang tetap seperti yang sebelumnya sebenarnya ya, KYB 43 mili upside down tapi sekarang dilengkapi dengan setelan lebih lengkap. Jadi kalau yang lama hanya ada compression rebond, sekarang kalau kita lihat ke sisi atas itu ada setelan preload-nya, Teman-teman. Jadi setelannya lebih lengkap ya, bisa disesuaikan dengan kebutuhan penggunanya. Terus kita lanjut ke bawah. Jadi kalau di sini kita temukan adalah roda depannya yang tentu saja spesifikasinya masih sama dengan versi yang lama ya, khas banget motor buat adventure. Dia pakai ring 21, dia pakai ban ukuran 90/90. Dia standarnya pakai ban dari Pirelli tipenya Scorpion Rally Strang di peleg aluminium yang tentu saja enggak tubles ya pakai peleg jari-jari yang mana jari-jarinya tuh saja yang spesifikasinya yang kuat banget gitu. Dan di sini kita lihat adalah rem depannya yang mana pakai cakram semi floating dan dikawal kaliper Brembo dua piston. Tapi itu saja motor kayak gini enggak pakai yang radial gitu ya. Dan di sini ada ABS-nya gitu. Terus kita lihat di sini detailnya ini bagian spatbard-nya ada tulisan Yamaha di sini. Terus warna biru mudanya ya warna sky blue-nya itu segar banget. Dan ini warn yang ternyata terinspirasi dari Tenere Gen 1, Teman-teman. tenir yang pertama banget yang di tahun '83 yang kebetulan banget hari ini ada unitnya di sebelang sana ya motornya lagi main ke enduro Republik Indonesia. Terus kita lihat ini batang suspensinya warnanya emas ya, kesannya mewah dan ini beda dengan yang tenere warna lain teman-teman. Jadi kalau Tenere yang sama-sama 2025 yang warna biru misalnya di sebelah sana ada itu suspensinya depan tuh warnanya hitam dan pelegnya bukan warna emas dia pakai warna biru. Kalau yang sky blue ini warnanya emang spesial banget. Tadi disamain dengan yang versi pertama. Nah, terus kita lihat lanjut lagi lihat area stang dulu deh. Stangnya tuh saja pakai fat bear gendut banget dan terpasang di dudukan yang cukup tinggi. Dan kalau kita lihat ke area stangnya, panel sakaran ini tombol-tombolnya jadi makin banyak karena salah satunya sekarang ada reading mode-nya. Kenapa bisa begitu? Karena mesinnya sekarang sudah throttle by wire ya, bukan lagi kabel mekanis. Dan ini tombol riding mode-nya di sisi kanan. Lalu ada tombol engine cutof dan starter. Terus hand grip-nya ini beda dengan motor-motor Yamaha lainnya ya. Spesifikasinya bentuknya. Karena ini motor buat main offroad gitu biar enggak licin. Makanya kayak giniatannya kayak tajam-tajam gitu. Beda dengan kayak MT09 yang sama dengan Mio sampai R1M ya. Ini beda ya. Terus depannya ada hand guardard untuk melindungi tangan. Tapi ini bannya plastik ya walaupun dudukannya di bagian ujungnya tetap besi yang terpasang di spion. Nah, spionnya ngatin kita kayak miliknya MT25 enggak sih? Ya kan yang ada setelannya di sisi sininya gitu. Terus di sini juga ada mas rem-nya. Modelnya gini tabungnya kotak gitu. Terus untuk handle remnya ini ada setelannya. Dia ada setelan lima tingkat. Jadi bisa disesuaikan ya mau yang seberapa jauh tergantung panjang jari tangan kita gitu. Kita lihat ke area panel saklar kirinya. Ini tombolnya sekarang jadi lebih banyak ya karena untuk memudahkan dalam mengatur-atur menu di speedometernya yang mana juga spesifikasinya berubah. Di sini ada tombol buat mengatur e ke kanan, kiri, ke atas, bawah. Dan untuk milih ini kayak di keluarganya yang sinyal 890 cc ya, kayak MT09 juga begini. Ada tombol juga home dan back. Kemudian di depan untuk lampu jauh dekat dan beam lalu ada tombol saklar lampu sein yang mana ini juga kayak miliknya MT09 yang mana ini enggak ada yang buat nekan ke tengah tapi hanya kanan. Menarik ya. Jadi lebih simpel. Jadi untuk nyalainnya tinggal ditekan, matiinnya tekan lagi kayak Harley Davidson dan ini ada yang nekannya sedikit. Kalau sedikit ini dia lampu sein akan berkedip hanya tiga kali bisa dipakai kalau kita mau pindah jalur ini kayak di mobil ada begini juga. Terus di bawahnya tuh saja ada tombol klakson dan ada hazard dan belum ada fitur cruise control ya. Motor-motor rel gini kayaknya belum butuh-butuh mat yang namanya cruise control. Terus kalau kita lihat tuas koplingnya tentu saja mekanis tapi tidak ada setelannya nih di sini nih. Jadi agak belang ya dibanding yang sisi kanan gitu. Oke, sekarang kita lanjut lihat panel instrumen yang mana ini baru banget dia pakai layar TFT full color gede banget ya dibanding yang lama dan ini walaupun versi standar sudah dapat yang berwarna ukurannya 6,3 inci dengan info yang tentu saja lebih banyak gitulah deh. Tapi sebelum itu kita lihat dulu dia ada dua pilihan tampilan teman-teman. Kalau kita masuk ke menunya ini ada dua tema ya kita masuk ada yang explorer dan yang street. Kalau explorer itu tampilannya begini nih, ala-ala buat motor rally gitu. Terus kalau yang tadi yang street ya lebih kayak buat jalan biasa lagi nih. Ada taketernya bulet dan isin infonya apa aja sih? Kita lihat di sisi ini tengah ada gear position kemudian taometer angkanya sampai 12.000 rpm tapi red line mulai diri 9.400an rpm. Kemudian di atas ini ada jam, di bawah sini ada kecepatan, di kiri ada fuel meter, di kanan suhu coolennya. Kemudian di bawahnya ini, ini ada beberapa info yang bisa ditampilkan ya. Di sini nih mid ini eh kita lihat ada mulai dari odometer, trip 1, trip 2, kemudian trip CD, trip F, instant fuel consumption, average fuel consumption, suhu coolent, lalu suhu sekitar balik ke odometer gitu. Dan di sini ada info dari power TCS. Kemudian sebenarnya kalau kita lihat ada lampu ABS gitu ya. dan mana kalau ngomain ABS ini spesial ya di TNR ya. Dia bisa dimatikan pastinya tapi ada tombol khusus spesial di sisi kirinya nih. Nih ada tumbul tulisan ABS dan ini untuk memudahkan saat pengendara mau mengatur ABS-nya ya. Mau dinyalakan atau dimatikan. Defult-nya pastinya nyala tapi kalau mau matikan tinggal ditekan tahan sebentar dia akan mati. Nah, ada tulisan ABS off atau ABS yang offroot itu mati. Lalu di lambang ABS dicoret dan di sini juga ABS-nya tadi hilang gitu. dan TCS-nya juga bisa dinyalakan, dimatikan gitu, Teman-tem. Terus kalau mau nyalain ABS lagi gampang. Cukup tekan sekali aja klik maka dia akan aktif lagi. Dan kalau kita masuk menu ke dalamnya ini banyak yang bisa ditak-tik ya. Ini ada maintenance, terus ada unit, brightness, jam, dan quick shifter. Nah, quick shifternya belum nyala karena ini opsional teman-teman. Jadi standarnya belum ada tapi bisa ditambahkan gitu. Dan baru lagi karena dia sudah turtle by wire seperti tadi saya bilang, ini reading mode-nya ada dua ya. Kalau kita tekan mod yang di setang kanan, maka ada dua pilihan. Ada sport dan ada satu lagi adalah explore, Teman-teman. Dan kelihatan ya kalau spot itu powernya satu dan ini lebih responsif. Tapi kalau pakai yang explore itu powernya dua. Dan ini bisa dimatikan dinyalakan. Tadi ABS-nya, TCS-nya pun demikian bisa dimatikan dinyalakan gitu. Oke, sekarang kita lanjut lihat area lainnya. Di belakangnya sedikit kita temukan adalah kunci kontaknya yang mana masih mekanis ya, masih colok-colok ini belum keyless. Lalu di sini kita lihat juga adalah tadi setelan preload-nya ya dan ini di ujungnya itu ada setelan buat rebon-nya nih atau tension gitu. Terus ke belakangnya tangkinya ini juga diredesain ya. Dia dibikin lebih sedikit maju ke depan dan tangkinya tutupnya lebih rendah. Terus untuk tangkinya sih standar lah ya. Begini model sporty, tutupnya rata gitu. Terus kapasitasnya 16 L. Lumayan gede walaupun tidak sebesar yang rally. Terus di sini adalah nih warna utamanya yang warna biru muda atau sky blue. Ini seger banget ya kan di sisi atasnya tapi di sisi sini warna hitam. Terus birunya ke depan sampai ke firing-nya ke srotnya. Ini keren banget. Dan di sini ada yang stripping khas banget yang kayak Yamaha dibalap gitu ya. Walaupun ini warnanya hitam putih bukan yang kuning gitu. Dan ada tulisan Tenere 700 di sini gitu. Oke, lanjut ke belakang dulu. Joknya ini baru juga beda dengan versi 2024. Sekarang modelnya menyatu, bukan lagi terpotong pisah dan desainnya dibikin lebih sedikit ramping biar posisi duduk lebih nyaman saat menjepit motor. Lalu di belakang tetap ada body belakang yang ini warnanya biru tapi ada strip kuningnya. Ini juga persis dengan Tenere yang tahun '83 dan ada tulisan ya, Ma, di sini. Terus ke belakang di ujungnya ada lampu rem, Teman-teman, yang pipih bentuknya dan kalau dinyalakan begini ketika direm dia akan nyala lebih terang gitu. Terus lampu sen-nya terus saja sama dengan model satu titik menyorotnya ke samping. Terus ada spatebor mungil dan ada dudukan buat plat nomor. Oke, kita lihat area roda belakang. itu saja terpasang di lengan ayon aluminium yang desainnya cukup keker. Terus roda belakangnya bannya ukurannya 150/70 ring 18 kotak-kotak tuh saja profilnya pakai tadi Scorpion Rally STR dan di sini kita lihat adalah aduh jari-jarinya itu gede banget ya kelihatan keker kuat velknya aluminium warnanya kuning gini terus rem belakangnya pastinya cakram tunggal dengan kaliper satu piston dan juga dari Brembo. Terus untuk suspensi belakangnya pastinya tetap monoshok tapi ada sedikit perubahan ya teman-teman. Salah satunya adalah setelan buat rebonnya ternyata bukan lagi di sisi samping tapi di sisi menghadap ke belakang gitu. Dan setelannya sih tetap lengkap ya ada buat ngatur preload-nya ada priladjusternya di sini tinggal diputar lalu ada setelan rebon dan kompressornya tetap lengkap juga dan jarak mainnya tentu saja panjang teman-teman. Yang belakang ini 190 mm. Sementara yang depan 210 mm. Ya, karena ini motor buat loncat-loncat, buat menghadapi jalur yang enggak rata gitu, biar redaman tetap maksimal gitu. Oke, sekarang kita lanjut lihat mesinnya. Eh, sebelum mesin lihat knalpotnya dulu. Modelnya pakai silencer panjang ya, modelnya agak mengotak gitu. Dan di ujungnya ada lubang yang juga agak bulat. Di ujungnya ada cover yang warna silver. Lalu terpasang juga di sini buat pasang di subframe. Di depannya ada pijakan buat membonceng. Ini aluminium. Ada pijakannya modelnya kasar gitu biar enggak licin. Lalu pijakan depan juga gini nih didesain biar enggak licin juga ya. Tuh bergerigi tapi tengahnya ada karetnya gitu. Terus tuas buat rem juga ada geriginya gini. Lalu mesinnya. Oke mesinnya ini pastinya kayak yang sebelumnya ya. Tetap 690 cc dua silinder garis crosspl atau CP2. DOHC 8 katup injeksi pering cairan dengan transmisi manual 6 percepatan. Tenaganya sekitar 72 hep power dengan torsi 69 Nm. Se rasanya sih udah cukup ya buat main-main offroad adventure dengan tenaga sebesar itu. Dan yang menarik adalah ada perubahan besar di bagian mesin tadi seperti saya bilang sekarang di bagian throttle bodnya sistemnya enggak mekanis lagi tapi throttle by wire sehingga ada pilihan reading mode-nya gitu. Terus yang juga berubah adalah salah satunya adalah cover koplingnya, Teman-teman. Sekarang posisi tuasnya digeser sisi atas sehingga ketika diduduki kaki pengendara tidak gampang kebentok gitu karena desainnya jadi sedikit lebih ramping. Ini saya mau kasih lihat juga ada tambahan khas motor adventure ya. Ada pelindungnya di bagian bawah dan ini bahannya logam termasuk yang bagian leher knalpotnya nih gitu. Dan ini tadi saya bilang koplingnya cover-nya beda ya. Jadi lebih say ramping gitu. Nah, suaranya kayak gini nih. Kita nyalain ya. Ini motor belum dinyalain dari tadi. Mestinya awalnya stasionernya agak-agak tinggi nih. Tuh, ini suara stasionernya begini nih. Sekitar 1500 rpm. Khas mesin dua sinder segaris tapi cross print ya. Itu degdeg-degdegnya itu enggak rata gitu. Jadi ada kayak susul-menyusul. Nah, jadi suaranya gitu, Teman-teman. Ini dengan kenapot standar tingting ya. Ternyata lumayan udah kedengaranlah suaranya enggak senyap-senyap amat gitu. Terus gimana posisi duduknya? Wah, ini pastinya khas Motor Adventure ya. Ini tinggi banget. Ini joknya sekitar 875 mm ya. Kalau saya kedua kaki turun jinjit banget, Teman-teman. Ini benar-benar bukan buat orang yang ceper ya. Kalau tingginya di bawah 170 cm bakalan lebih jinjit lagi. Jadi untuk antisipasinya yang turun cukup sebelah aja. Jadi mending gini ya. Terus ke samping gini gitu. Terus posisinya stangnya tuh dekat lumayan lebar. Posisi kaki pastinya lurus ya. Pijakan kakinya gini. Terus suspensinya ya khas motor buat blusukan ya. Empuk baik depan maupun belakang karena jarak mainnya juga panjang banget gitu. Oke itu dia teman-teman kita lihat bareng Yamaha Tenere 700 versi 2025 yang mana ini spesial banget ya warnanya blue sky yang baru ada satu-satunya di Enduro Republik Indonesia. Ya, kalau teman-teman tertarik langsung aja main ke sini di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Kalian mau nanya harganya mungkin bisa langsung sini. Atau kalau udah penasaran banget DM aja langsung ke IG-nya mereka gitu. Karena harganya memang agak rahasia ya. Karena ya satu-satunya mungkin siapa cepat dia dapat, siapa yang berani lebih tinggi biasanya akan dilepas gitu. Oke, itu aja teman-teman video kali ini. Terima kasih buat yang sudah menonton dari awal sampai akhir. Jangan lupa like kalau suka. Terus subscribe biar tidak ketinggalan video-video terbaru dari Otomotif TV. Nyalakan juga tombol loncengnya dan jangan lupa follow juga kami automotif_tv. Kalau IG saya_omotif dan kalau IG-nya cek videografer Afriandi gitu. Oke, terima kasih sampai jumpa di video berikutnya. Jangan lupa pakai L keah.
