MOTOR BISA TERABAS BANJIR..??? TES LENGKAP INDOMOBIL E-MOTOR ADORA | Otomotif TV (YouTube Video)
Masih jalan enggak ya? Masih dong. Selamat siang teman-teman Automotif TV. Apa kabarnya? Semoga semua dalam kondisi sehat dan bahagia selalu saat nonton video ini ya. Amin. Nah, Teman-teman, siang hari ini saya sedang bersama sebuah motor listrik yang tampilannya cantik dan speknya oke banget. Harganya juga menarik karena Indomobil E-Motor Adora ini dijual dengan harga hanya 24,5 juta untuk yang polos. Dan kalau yang warna ini Rp24,9 juta ondro Jakarta. Dengan harga segitu, Teman-teman, sudah dapat baterai litium dengan kapasitas sekitar 2,5 kWh. Lalu untuk penggeraknya menggunakan motoristik tipe hub 3 kW. Nah, lumayan banget ya untuk harga segitu. Dan enggak hanya itu, fitur-fiturnya juga banyak lalu dipakainya buat harian ternyata asik. Nah, seberapa asik, seberapa enak, lalu jarak tempuhnya bisa seberapa jauh, top speed-nya bisa berapa. Untuk lebih jelasnya tonton terus sampai akhir. Jangan ke mana-mana. [Musik] Oke, karena motor listrik pasti pertanyaannya adalah bisa jalan sampai berapa kilometer sih dengan sekali pengecasan to speed-nya bisa berapa. Nah, kalau itu pastinya tergantung dari reading mode yang digunakan. Jadi Adora ini ada punya tiga rading mod ya, 1 2 3. Satu itu yang paling lemot, dua itu yang standar, yang sedengan dan default-nya ya kalau kita kontak on sudah pasti riding mode 2 dan tiga ini yang paling kencang dan dengan tiga riding mod ini pastinya memberikan jarak tempuh yang beda-beda karena konsumsi listriknya pasti kan beda ya. Dari satu nih, satu yang paling lemot, yang paling plan. Top speed-nya hanya sekitar 33 km/h sehingga efeknya bisa hemat banget listrik. Dengan reading mode yang satu itu bisa sampai sekitar 100 km seperti klaimnya dari Indomobil, motor ini bisa sampai 110 km. Lumayan ya, lumayan jauh, mantap. Tapi karena cuma lari 33 km/h yang maksimalnya itu cocoknya hanya untuk lingkup kecil ya. Misal dari rumah ke warung depan rumah gitu, depan komplek pokoknya jarak-jarak yang dekat-dekat yang jalanannya jalanan yang emang enggak bisa ngebut gitu yang pelan-pelan aja. Tapi kalau dipakai di jalan raya, lari 33 km/jalan itu pelan banget. Bahkan sangat bahaya karena jadi kayak malah sepeda. Jadi kalau riding mode yang satu memang bisa 100at-an kilometer, tapi menurut saya enggak masuk akal sih. Dan kalau mau normal sedengan ya tentu saja pakai mode yang dua. Nah, kalau dua ini top speed-nya lumayan bisa sampai 556 km/h. Jadi udah cukup lah. Jadi buat harian, jalan raya, perkotaan itu masih cukup. Walaupun kalau buat nyalip juga berasa pas-pasan sih. Karena mestinya sih cocoknya 60 km/h gitu loh. Tambahin dikit. Tapi ini mentoknya segitu. Tapi dengan kecepatan yang sedikit lebih tinggi memang jarak yang bisa ditempuh sedikit lebih pendek, Teman-teman. Jadi kalau pakai reading mode yang dua itu jarak yang bisa ditempuhnya sekitar 75 km. Tapi sudah lumayan sih menurut saya 75 km untuk motor listrik dengan harga tadi hanya 24,5 juta itu udah oke sih. Udah oke banget ya kan? Eh, ya kayak mirip-mirip TVS I Cube gitulah yang harganya dua kali lipat. Itu kalau pakai riding mode yang spot yang kencangnya juga 75 km menurut saya udah oke. Dan satu lagi riding mode yang tiga yang paling kencang ini yang paling responsif teman-teman. Enak banget larinya bisa dibilang cukupan banget. Lebih dari cukuplah buat harian karena top speed-nya mencapai 78 km/h. Kalau ketemu turunan bisa 80 km/h. Kecepatan segitu untuk dalam kota itu menurut saya udah cukup banget buat nyalip-nyalip masih gampang. ketemu tanjakan juga enteng, pokoknya enggak kekurangan. Tapi dengan respon gas yang lebih cepat, top lebih tinggi, pastinya ee jarak yang bisa tembuh lebih pendek. Jadi kalau pakai itu hanya bisa sekitar 60 km saja, Teman-teman. Jadi kalau Teman-teman jarak misal dari rumah kantor 20 25 km sih masih cukup. Tapi kalau di atas 30 km akan sangat pas-pasan. Jadi pas nyampai sebaiknya memang langsung dicas gitu. Terus gimana dengan performanya secara garis besar? Jadi kalau bisa saya gambarkan sebenarnya ini motor enak tapi ada catatannya ini motor ada cut off-nya teman-teman. Jadi ini yang mungkin kalau baru awal-awal makai agak bikin kagok karena ada cut off. Jadi kalau lagi habis ngrem terus mau gas lagi itu jadi kayak ada telat gitu ya. Jadi agak ngayun gitu. Jadi kawal-awal pakai pasti agak-agak kaget, enggak nyaman gitu. Tapi kalau udah adaptasi lama-lama hafalin karakternya itu lama-lama enggak akan masalah sih. Apalagi ee karakternya tarikannya nih kalau udah di atas 35 km/h itu akan enak banget rasanya. Terutama kalau pastinya kalau pakai rading mode 2 dan 3 ya. Karena kalau rading mode 1 kan enggak nyampe tadi enggak bisa. Jadi kalau udah lari 30 35 kita buka gas lagi itu berasa responsif lagi. Lalu nanti akan tersendat ya ketika limiternya udah nyapai ya. Kalau tadi di dua berarti di sekitar 56, kalau di 3 sekitar 78 km/h gitu. Jadi kalau secara performa menurut saya motor ini kalau dipakai buat harian sudah cukup banget sih. Ah, mencukupilah buat kebutuhan minimal harian. Dan jarak tempuhnya juga menurut saya dengan harga segitu ini juga udah oke banget sih 24,5 juta dapat speknya begitu. Apalagi kalau kita ngomongin fitur-fitur dan impresi berkendara, karakter handling dan suspensinya. Oke, saya mau lanjut ngomongin tentang dua hal itu. Oke, posisi berkendara, karakter handling, dan suspensinya. Jadi, untuk tinggi joknya ini sayangnya di website-nya Indomobil tidak disebutkan ya. Cuma kalau boleh menebak ini mungkin sekitar 750 mm ya. Karena buat saya yang tingginya 173 cm, bobot 63 kg ketika duduk tuh masih napak banget, masih nekuk. Ya, saya rasa buat teman-teman yang tinya 165 cm pun tidak akan kesulitan ya duduk di Adora ini. Terus karakter busa joknya empuk, nyaman. Ini buat dipakai sekitar 1 jam itu belum berasa pedas. Dan ini karakter kulitnya untuk yang berwarna ini. Ini keset enak dan ketika duduk merai stangnya ini impresinya adalah stangnya tuh yang modelnya agak rendah gitu ya. Nih begini dekat rendah di bawah. Lalu deck-nya ini masih normal lah, belum yang bikin kaki sampai jongkok ya. Jadi buat perjalanan lama ini masih nyaman aja, belum sampai yang bikin kaki cepat pegal gitu ya. Kayak yang jongkok gitu yang begini. Ini enggak, ini masih aman-nyaman. Terus untuk decknya ini ternyata ngepas aja ya, enggak terlalu panjang. Jadi buat kaki nge-pres, buat ngangkut galon juga pas-pasan. Terus eh karakter handlingnya ini motor meski disebutkan di data spek bobotnya 150 kg. Saya malah jadi curiga. Jangan-jangan ee nimbangnya salah. Kayaknya ini motor enggak sampai 150 kg deh. Karena ketika dipakai itu karakter itu lincah banget, rasanya enteng. Jadi saya rasa salah angka kali ya. Jangan-jangan 105 tapi tulisannya 150 gitu. Dan ini motor buat harian tuh lincah banget. Benar-benar enteng, gampang diarahkan. Terus stangnya juga pastinya enteng. Lalu kartter suspensi juga ini termasuk nyaman, Teman-teman. empuk bisa kelihatan ya ketika diayun yang depan empuk gitu ya dan enggak gampang bottoming. Demikian juga yang belakang ini suspensinya ganda dengan setelan priladarnya di setelan yang paling empuk dan di ayun kelihatan ya uk main. Jadi kalau dari sisi posisi berkendara, handling dan karakter suspensi menurut saya ini enggak ada masalah ya, enggak ada catatan aman nyaman aja buat harian gitu. Oke, berikutnya saya maembahas tentang fitur-fiturnya. Dari pertama pastinya yang paling menarik perhatian waktu ke first ride adalah speedometernya ya. Speedometer ini menariknya adalah karena bisa terkoneksi dengan aplikasi di smartphone, bisa mirroring, jadi bisa nampilin kayak nonton YouTube dan sebagainya. Pokoknya apa yang kita tonton di HP muncul di sini. Ya, kayak gimik sih, tapi kalau lagi nongkrong, lagi butuh iseng nonton di sini, malas megangin HP bisa juga sih. Cuma ya itu HP-nya tapi harus selalu on ya. Dan uniknya adalah di motor ini sudah ada speaker. Dengerin musik di motor enggak deman speakernya? Speakernya di sini teman. Ada di sini, Teman-teman. Di bagian bawah sini ya, di balik body depan ini. Balik body depan ini. Makanya kalau sin keras banget nih. Jadi kalau speaker HP kan suaranya mungkin kecil, tinggal dinyalain dimirrorin ke sini, maka suaranya akan menggelegar gitu. Jadi mungkin kalau buat nongkrong bareng teman-teman asik ya, stabil beda ya. Walaupun akan jarang-jarang sih menggunakannya gitu. Tapi yang asik dari speedometernya motor ini adalah yang utama adalah dia kelihatan mahal. Walaupun ini motor hanya 24,5 jutaan, tapi speedonya harus diakui ini termasuk bagus karena resolusinya tajam tinggi ya, jadi gambarnya jelas. Kemudian ee adaptifnya responsif ya. Jadi ketika masuk kayak terowongan dia langsung berubah jadi gelap. Ketika keluar lagi di terowongan kena cahaya dia akan terang lagi. Kemudian fitur berikutnya kalau kita lihat-lihat di area stangnya ini ada berapa yang menik teman-teman. Yang pertama pastinya ada regenerative brake ya. Jadi uniknya bisa diaktifin dan bisa dinonaktifkan. Dombolnya ada di stang kanan. Kalau diaktifin terus saja ketika kita tutup gas itu ada engine brake-nya. Kerasa kayak motor bensin kita tutup gas gitulah. Tapi kalau dimatikan pasti akan ngeloyor kayak motor listrik yang murah-murah itu. Jadi ngeloyor gitu benar-benar tergantung pada rem. Nah, itu lagi-lagi satu lagi fitur yang untuk sebuah motoristik murah ada regenerative brake itu termasuk oke juga. Lalu ada hazard ya, fitur tambahan lah ya. Terus yang asik adalah kalau kita lihat di stang kiri ini ada tombol R ini untuk mundur. Jadi ya seperti motoristik umumnya ya bisa mundur. Caranya dengan ditekan lalu digas dia akan mundur. Lalu ada juga yang walking mode ya bisa diaktifkan kalau lagi ee ini misal bannya bocor kita enggak mungkin naikin tapi malas nuntun juga berat. Jadi dia enggal diaktifin maka motornya akan jalan pelan. Nama resminya itu push assist mode. Caranya cukup ditekan tombol R-nya itu dua kali. Dan untuk menonaksifkannya tekan lagi tombol R sebanyak tiga kali. Jadi tinggal gas aja. Jadi kita enggak perlu dorong-dorong berat gitu kan memudahkan gitu. Lalu yang keren juga adalah pastinya ada heal start assist ya kayak mobil-mobil canggih gitu ya kan. Jadi kalau lagi berhenti di tanjakan dan harus berhenti gitu ya kita enggak perlu terus-terusan nahan rem. Capek dong ya kan. Jadi cukup tahan aja tahan sekitar 3 detik lepaskan. Maka otomatis motor listriknya itu akan menahan motor untuk tidak mundur. Jadi memudahkan untuk jalan kembali tinggal buka gas maka lanjut lagi gitu. Terus fitur berikutnya yang menurut saya oke juga adalah lampunya teman-teman. Jadi lampu utamanya ini yang di stang ini udah kayak pakai bilet bilet ukuran mini gitu. Tapi sorotnya oke sih. Dia lampu dekatnya itu pipi memanjang eh fokus banget tapi tidak terlalu tebal. Nah, ketika lampu jauh dinyalakan, wow dia akan lebih lebar, tebal. Pokoknya untuk standarnya aja menurut saya udah oke banget. Ini spek lampunya sih untuk motor lagi-lagi harganya 2,5 juta tadi speknya oke. Terus lampu-lampu lainnya sudah LED dan kesannya waktu menyala itu kesan mewah, enggak ada kesan motor murahan itu oke lalu fitur lainnya di bawah stang ada konsol bisa buat naruh botol minum. Di dalamnya juga ada port USB, ada yang type A dan ada yang type C. Jadi kalau ma ngeecas-ecas smartphone gampang. Kemudian di balik jok tentu saja ada bagasi yang ukurannya menurut saya termasuk lega loh. Ini buat naruh jas hujan chargernya atau barang-barang bawaan lain ini cukup banget di sini. Dan kalau nampannya di sini diambil maka di baliknya akan terlihat baterai bawaan motornya yang tentu saja tipenya sudah litium gitu. Kemudian fitur lainnya menurut saya yang oke adalah fitur standar tengah. Ini bukan fitur sebenarnya udah standar bahan motor. Cuma kerennya adalah Indomobil mendesain ini tuasnya itu untuk memudahkan waktu nyetandarin motor, Teman-teman. Jadi dengan tuas yang panjang ini tandarinnya jadi gampang banget teman-teman. Ini pasti akan sangat bersahabat buat ibu-ibu atau remaja gitu ya. Karena enteng banget Teman-teman. Tuh benar-benar effortless. Oke banget. Berikutnya fiturnya lain ada behel yang ini bisa buat dudukan topx juga di sini. Kemudian yang asih juga adalah kuncinya meski masih ada kunci colok-coloknya sebenarnya bisa secara keyless juga teman-teman. Jadi bawaannya sudah dapat dua set ya, dua anak kunci, dua remote. Dan remote-nya ini bisa digunakan untuk dua fungsi. Yang pertama pasti ada kayak alarm. Ini diaktifin. Coba kita goyang ya. Maka dia akan teriak-teriak. Kemudian fungsi kedua untuk menyalakan motor. Dan nyalain motornya caranya dengan ditekan dua kali tombol bagian bawah yang kayak geledek. Ini motornya udah nyala. Untuk matinya kita tekan tombol yang tengah ya, yang gambar kunci dibuka. Nah, ini mati. Nah, tapi ya itu suara-suaranya itu aduh enggak banget ya. Apalagi pas alarmnya buni yang kayak odong-odong itu aduh enggak banget. Sayang banget. Kenapa enggak diganti gitu oleh H mobil diganti yang tonnya itu lebih mewah, lebih bagus gitu enggak neko-neko gitulah. Kalau ini kanit titunit tunit kesannya murahan banget ya. Padahal motornya memang harganya murah tapi bagus gitu. Harusnya dikasih suara yang lebih berkelas juga gitu sih. Usulan aja sih buat Indo mobil. Next-nya bagusin lah. Nah, satu lagi fitur yang penting juga buat dibahas adalah remnya. Jadi meski harganya tergolong murah tapi dapat rem cakram di kedua roda teman-teman. Mantap ya kan? Dan ini remnya harus diacungi jempol. Empuk dan pakem. Benar-benar ini remnya enggak ada keluhan. Oke banget lah hitungannya. Cocok sih. Mantap sih. Oh ya dari tadi saya belum ngomongin tentang pengecasan baterainya berapa lama sih. Jadi kalau pakai charger bawaan motor yang dayanya sekitar 430 wat. Jadi kalau teman-teman rumahnya 900 wat masih aman pakai ini ya. Paling beberapa listatiin dulu gitu ya. Tapi kalau yang 1300, 2.200-an seterusnya pastinya aman banget. Ini butuh waktu mencapai 6 jam, Teman-teman. Dari 0 sampai full, ya gitu. Jadi emang cukup lama tapi ya tadi jarak tumbuhnya lumayan jauh. Terus kalau kepengin lebih cepat ee ternyata bisa cari charger yang lebih gede dayanya. Contohnya ini. Ini buat ngecas butuh waktu setengahnya aja. Jadi cuma 3 jam kalau pakai ini. Terus kalau mau lebih cepat bisa pakai yang fast charging. Ada di dealer-dealernya Indomobil dan itu infonya gratis kalau mau ngecas sana. Jadi cuma berapa menit bisa buat berapa puluh kilo gitu infonya. Jadi lumayan banget ya gitu. Terus oh ya baterainya termasuk motoristiknya ternyata standarnya sudah IP67 teman-teman. Jadi aman dari air maupun debu. Makanya mereka mengklaim aman kalau lewat genangan. Bahkan untuk membuktikannya, saya sampai nyemplung-nyemplung ke air, merasakan secara langsung motornya dicemplungin dan masih bisa jalan normal, Teman-teman. Gokil ya ini motor ya. Untuk harga segitu, wah edan. Lihat, Teman-teman, tingginya 65 cent ya. 65 cent. Kak lewat banjir. [Tepuk tangan] Mantap banget loh. ini jalan lagi. Y W masih tetap nyala loh. Enggak kaleng-kaleng ini. H Coba kelistrikan masih nyala enggak? Hah? Masih nyala enggak? Lampu-lampu masih nyala enggak? Coba sih itu loh nyala ya. Tuh coba lampu utama kemasukkan air enggak? dimset. Hei nyala nyala nyalaknya belakang belakang. Tapi kalau ngomongin build quality ya, di luar tadi baterai dan motor listriknya sudah IP67. Lalu kontrolnya posisi juga di atas di sini jadi aman. Ini motor bull quality-nya juga bisa dibilang bagus, Teman-teman. Ini jempolan ya. Walaupun mereka mengakui vendornya berapa dari Cina, tapi mereka ambil grade-nya tuh yang bagus. Paling gampang misal kayak lihat ini besi yang ada di balik jok ini bukan besi yang kuning yang gampang karatan gitu ya. Terus body-body plastiknya tuh kelihatan yang tebal banget, kokoh banget. Ini bodinya juga tebal banget nih. Ini koko banget. Ini kayak TVS gitu. Bahkan sampai yang plastik ini juga kelihatan tebal banget. Ini oke banget. Lalu ee sambungan-sambungannya itu juga rapi, kelihatan solid. Lagi-lagi harus acung jempol sih untuk harga segitu oke banget sih. Walaupun kalau kita lihat detailnya memang ada berapa komponen yang mirip motor ya. Kayak peleg ini kayak PCX 150 gitu ya. Terus pelek belakang ini mirip kayak yang dipakai eh maka dan beapa motor listrik lain yang mungkin vendornya sama-sama dari Cina sana. Tapi ya itu balik lagi ini bull quality-nya termasuk oke sih untuk harga segitu salut sih. Makanya waktu launching Inob cerita bahwa mereka memang sengaja mengset harganya lumayan rendah itu karena memang biar volumenya bisa tinggi. Jadi walaupun tiap unit cuannya tipis tapi mereka pengin main volume gitu. Jadi makanya wajar untuk motor yang kondisi begini build quality-nya speknya harganya bisa rendah gitu mantap ya. Dan tadi oh ya garansi baterai motor listrik tuh 3 tahun jadi lumayan bikin tenanglah gitu teman-teman. Oh ya namin satu lagi hal teman-teman jadi khasnya motor listrik Adora ini juga pasti karakternya enggak ada suara senyap banget sepanjang jalan. Yang kedua, enggak ada getaran sama sekali alus banget karena enggak ada mesin bakar. Lalu yang ketiga, kalau dihitung-hitung biaya operasionalnya itu murah banget, Teman-teman. Jadi dengan baterai sekitar 2,5 kWH, artinya sekali pengecasan dengan listrik rumah sekitar 1500 per kWh. Sekali isi hanya sekitar Rp3.500-an ya. Jadi kalau dihitung-hitung kalauos-borosnya pakai riding mode 3 hanya sekitar 60 km, berarti biaya operasionalnya per kilom hanya sekitar Rp62,5 per km. Itu murah banget loh. Karena kalau pakai motor bensin sekitar Rp150 ya per kmya. Itu murah banget. Dan untuk jangka panjangnya e pakai motornya juga hemat ya karena servisnya itu ya tahu sendiri motor listrik mau bongkar apa sih paling ngecek rem gitu ya kan enggak ada ganti oli di sini enggak ada olinya sama sekali karena motoristik model H terus apalagi ya enggak ada ibuan enggak ada ganti filter udara enggak ada ganti lain jadi murah banget sih paling ke depannya jangka panjang bangetnya di atas 5 tahun harus siap-siap ganti baterai ya kalau mau ganti baterai tapi kalau enggak mau ganti baterai ya kalau sudah 5 tahun dijual jual aja beli baru lagi. Apalagi kan harganya tadi termasuk masih terjangkau gituah. Oke, gitu aja teman-teman. Video kali ini saya bahas tentang Indomobil E-Motor Adora. Sebuah motor listrik yang menurut saya untuk di kelasnya ini termasuk yang oke sih. Baik dari performanya, ee harganya, fitur-fiturnya juga impresinya ketika dikendarai bahkan sampai jarak yang bisa ditempuh gitu. Jadi ini menurut saya bisa jadi salah satu alternatif yang paling oke di kelas motoristik dengan harga sekitar R5 jutaan gitu. Oke, gitu aja. Terima kasih buat yang sudah menonton dari awal sampai akir. Jangan lupa like, subscribe, comment, share, nyalakan juga tombol loncengnya. Dan jangan lupa follow juga kami otomotif_tv kalau IG saya_omotif. Oke, terima kasih. Sampai jumpa di video berikutnya. Jangan lupa pakai lem k. Ah. Yeah.
