MOTOR YANG GAK BISA JATUH..!!! YAMAHA MOTOROiD2 dan ELOVE l Otomotif TV (YouTube Video)
Kerenya lagi motor ini bisa jalan sendiri. Jalan sendiri, maju mundur tanpa ada pengemudi di atasnya. Tuh buat menggerakkan motor kanan kiri, kanan kiri itu cuma tinggal disentuh doang ya. Disentuh dikasih sentuhan sedikit aja motornya bisa langsung belok kanan, belok kiri ngikutin perintah kita. Oke teman-teman kalau di video sebelumnya kita lihat motor Yamaha yang paling tua. Nah, sekarang kita akan kulik motor-motor Yamaha yang teknologinya paling modern ya. Yang pertama ada Motoroid. Kita langsung lihat. Salah satu motor yang paling unik nih, Teman-teman, ini adalah e prototype ya, Motor Ro 2. Ini motor listrik yang bukan cuma motor listrik, Teman-teman, tapi [tertawa] juga pakai save balance. Jadi, yang naik motor ini itu enggak perlu bisa naik sepeda naik motor, ya. Kenapa? Karena dia bisa balance tanpa harus ada orang yang ngimbangin. Kita contohin ya. Ini kalau kita goyangin, Teman-teman. Ni kita goyangin nih. Kita goyangin tuh. Oh, tuh digoyangin dia akan balik lagi. Dorong dia akan balik lagi tuh. Gitu. Udah gitu kalau syarat ee posisi berkendara juga unik. Jadi posisi beraranya dia enggak ada steering ya, steering buat belokin roda depan. Tapi motor ini beloknya pakai gerakan di badan kita, Teman-teman. Jadi waktu lagi mengendarai motor ini posisinya berdiri ya. Jadi ini foot step. Nah, ini buat kaki di sini. Dengkul nempel di sini. Nah, badannya malah ke depan sini. Jadi dada nempel di bagian depan sini. Ini pakai e silikon. Bahannya lembut, ya. Jadi gerakan motornya beloknya itu sesuai sama gerakan badan. Yamaha menyebut teknologinya Active M Center Control System. Dan untuk menjaga keseimbangannya, teknologi AMCES tadi akan selalu menggerakkan roda belakang agar motor bisa selaras berdiri tanpa jatuh. Kira-kira gitu, Teman-teman. Nah, ini, Teman-teman, ini adalah motor listrik yang ada di bagian belakang situ di hub ya. Sedangkan baterainya ada di bagian depan sini. Nah, baterai ini baterai terus sistem keristikan tengah sini sampai ke swing arm roda belakang dia jadi satu. Benar-benar jadi satu membantu balance-nya juga kayak tadi ya. Kalau misalnya digoyangin tadi digerak-gerakin digoyangin. Nah, dia akan bergerak tuh akan bergerak si baterainya sampai ke roda belakangnya dia akan bergerak juga. Tapi bagian pengendara bagian ee kok pengendara bagian depan ini kemudi segala macam enggak ada yang ikut bergerak, Teman-teman. Cuma bagian belakangnya aja yang akan menjaga tetap balance gitu. Dan kerennya lagi motor ini bisa jalan tanpa ada pengemudi di atasnya. Gokil ya. Dan karena ada banyak kamera teman-teman di depan, di belakang, di atas itu kan ya. Nah, itu bisa bikin motor ini mengenali pemiliknya. Jadi dia bisa ngikutin gerakan pemiliknya, disuruh maju, disuruh mundur pakai instruksi tangan bisa. Bahkan dia juga ada AI-nya juga ya, ada teknologi AI-nya juga. Dia bisa ngikutin gerakan si pemilik motornya. Gokil ya kalau goyang-goyang motornya kan goyang-goyang juga. Dan sebenarnya ini bukan motor yang benar-benar baru ya. Motor ini si Motorroid 2 ini pertama kali diperkenalkan tahun 2023 yang lalu. Di 2025 bahkan udah ada yang lebih baru lagi. Saya malah makin enggak ngerti juga nih gimana cara duduknya di versi yang paling baru karena enggak kelihatan ada tempat duduknya ya. Tapi yang jelas teknologi safe balance ini, ini sebenarnya teknologi yang akan dikembangkan dan nantinya akan dibikin lebih simpel agar bisa dipakai di motor-motor yang diproduksi massal. Nanti di setelah ini, setelah motor ini kita akan lihat ya, kita akan lihat versi yang lebih dekat sama produksi massal. Oke, Teman-teman, kita ini lagi ada di acara Media Global Tour 2025 di Jepang ya, dalam langka 70 tahun ulang tahun Yamaha. Nah, kita diajak untuk melihat teknologi-teknologinya Yamaha terbaru dan untuk datang ke acara namanya Yamaha Motorcycle D 2025 di sirkuit Sugo. Tapi yang jelas di video ini kita fokus sama motor-motor canggihnya Yamaha dulu ya. Oke, Teman-teman kita langsung ke motor yang kedua ini adalah Yamaha EO yang skoter kecil ini. Ini juga punya teknologi save balance juga teman-teman tapi lebih mudah untuk diaplikasikan di motor harian. Sama-sama kita lihat detailnya. Nah, yang kedua, Teman-teman, yang kedua di hari ini ya. Kalau yang motor R 2 itu sebenarnya kemarin bajunya beda nih. Kalau yang pakai bacik ini di hari Jumat. Nah, hari ini kita mau lihat dua motornya yang mahal. Salah satunya adalah yang ini teman-teman. Ini namanya Eof. Dia punya teknologi namanya Advance Motorcycle Self Stability System. Jadi motor ini dia punya teknologi yang bikin dia sangat stabil, Teman-teman. Benar-benar stabil banget. Sama-sama lihat detailnya. Ayo sini, sini, sini, sini. Nah, Teman-teman, kalau secara detail sebenarnya ada dua motor, ya. Ada yang ini nih. Ini yang versi motor cargonya. Di depan ada windsreen-nya. Di belakang juga ada rak buat kargo. Joket juga ada sandarannya ya. Jadi buat nyandar juga. Kalau secara bentuk lucu banget lah ya. Tapi sebenarnya teknologi yang paling keren adalah di motor ini punya tadi ya punya self e balancing system ya. Fungsinya apa? Fungsinya adalah ketika kita lagi jalan pelan banget teman-teman di bawah 5 km/h motornya masih tetap akan stabil. Sangat stabil. Nah ini benar-benar buat safety ya. buat preventif gitu kan buat di jalan dalam komplek, dalam perkotaan. Buat yang belum jago banget naik motor tentunya bisa lebih aman, lebih safety naik motor ini teman-teman. Kira-kira kayak gitu tuh lihat tuh bisa sepelan itu dan seseimbang itu ya lepas tangan di kecepatan yang sangat pelan, Teman-teman. Ini kalau enggak benar-benar orang yang profesional sih kayaknya sulit ya. Dan kalau lihat stabilnya di motornya benar-benar bisa stabil banget sih. Ini jelas dibantu pakai teknologi gitu kan. [musik] Jadi prinsip kerjanya sebenarnya mirip kayak hoverboard atau save balance ya, kayak segway misalnya. Bedanya pada hoverboard akan seimbang atau balance ketika badan digerakkan ke depan atau ke belakang. Sedangkan di motor ini akan seimbang kalau gerakan badan itu ke kanan atau ke kiri. Nah, untuk membantu gerakan badan ke kanan atau ke kiri mencari keseimbangan dipasang perangkat elektronik di stang. Mirip kayak electrolic power steering di mobil. namanya steering control actuator yang akan bekerja membantu balance di kecepatan 2 sampai 5 km/h kayak tadi ya kayak buat kepasangan itu. Tapi ketika di bawah 2 km/h atau saat motornya jalan sendiri seperti ini nih yang dipakai adalah perangkat drice control aktivator. Tuh buat menggerakkan motornya kanan kiri kanan kiri itu cuma tinggal disentuh doang ya disentuh dikasih sentuhan sedikit aja motornya bisa langsung belok kanan belok kiri ngikutin perintah kita. Dan ini adalah motor listrik teman-teman karena motor listrik makanya bisa di-etting dia langsam ya jalan pelan. gitu kan. Dan nanti setelah di atas 10 km/h, maka secara otomatis si save balance ini akan mati dengan sendirinya. Jadi udah mengandalkan keseimbangan badan kita kayak berkenderaan normal lah. Dan di motor ini nih sebenarnya secara prinsip si teknologi ini bisa dipakai di semua motor. Jadi enggak perlu rubah sasis gitu ya. Enggak terlalu banyak ubahan, enggak perlu terlalu khusus tapi bisa langsung dipasang gitu teman-teman. Cuma sayingnya belum tahu ya kapan akan dipasarkan. Kira-kira kayak gitu teman-teman. Yuk. Sama-sama kita lihat detailnya kalau dari bagian steering karena ini kendaraan listrik ya. Nah, ini ada beberapa info-info teman-teman. Ada sudut derajatnya, roll angle-nya berapa, string angl-nya berapa lengkap di sini. Kemudian ini ada tombol buat si mengaktifkan save tab systemnya. Kalau yang lain masih mirip-mirip ya, kayak motor-motor pada umumnya. Yang belakang sudah cakram. Sudah cakram di sini, Teman-teman. Ini adalah perangkat tadi ya, perangkat ee self stabil systemnya ada di bagian bawah sini. remnya sudah cakram depan. Velegnya lucu loh. Velegnya kayak familiar ya. Kayak velegnya Aerox NMAX gitu kan. Kemudian penggeraknya teman-teman. Penggeraknya dia ada di belakang sini. Dia pakai motor listrik di ee di side ya, di samping sebelah kiri. Jadi ke kanannya dia pasti pakai ee ada fanel gear lagi teman-teman [musik] gitu. Asik banget ya. Enggak ada suaranya ya. Benar-benar ya kayak motor listrik aja. Kayak motor listrik biasa aja. Udah. Nah, kalau yang terakhir kita sama-sama ini teman-teman nonton trial bike tapi ini elektrik ya, bukan yang biasa. Nah, kalau trailback elektrik ini ternyata ada beberapa yang harus dirubah ya pakemnya kalau dibanding samaama trail bag yang ee mesin bensin, mesin bakar itu kan. Salah satunya adalah frame-nya teman-teman. Frame-nya ini bukan pakai twin spar, bukan pakai delta box, tapi pakai monocok ya. Jadi memang si frame-nya itu sekalian buat ngelindungi baterai dan komponan-komponan keristikan yang lain. Jadi kalau misalnya jatuh enggak langsung kena baterai, tapi kena frame-nya dulu gitu kan. Coba kita geber-geber dulu. Digeber-geber. Wah, kocak suaranya ya. Oh, tetap kopling ternyata. Tetap kopling manual ternyata. Di sebelah kiri, di sebelah kiri tuh ada koplingnya tuh. Mas Rifki lagi nyoba ngegas tuh. Oh, standby. Oh, jadi biarpun listrik tapi dia tetap ada koplingnya, Teman-teman. Ada kopling manualnya. Tujuannya buat apa? Buat mendapatkan akselerasi di awal yang menghentak, ya. mantap. Mantap. Woh, kalau dilepas lompat motornya. Yoi, sensasi bolis. Kita cobain ya. Cobain pegasnya ya. Nah, kalau ini benar-benar udah enggak perlu enggak perlu pakai assist balance ya. Budunya udah balance banget nih badannya. Ini balance by humannya nih. B orangnya. Wow. Oke. Ayo kita lihat. Wah. Enggak panik ya kalau di atas gak bisa naik. Kalau gua udah panik banget itu. Dia masih bisa mundur dengan santainya. Weh, mantap. Di atas dinamo motorsik ini, ini ada baterai, Teman-teman. Baterainya itu biar tetap dilindungi, ya. Jadi, kalau misalnya jatuh enggak rusak baterainya, tapi terlindungi sama sasisnya. Wih, tinggi banget. Oh, mantap. Oke, Teman-teman, kita lihat dari dekat ya motornya. Kalau secara tampilan memang ini masih trial bike banget lah untuk ee joknya yang pendek banget terus mesinnya tinggi gitu kan. Khas banget motor trail bik gitu juga dengan roda-rodanya kayak kakinya. Tapi yang beda memang ada di ini, Teman-teman, di frame-nya, ya. Nah, frame-nya ini monokok, Teman-teman. Jadi, kalau bisnya motor trial itu pakai ee frame-nya twin SP turbular gitu ya. Kalau ini enggak. Ini pakai monocok. Nah, monokoknya itu fungsinya apa? Buat ngelindungin area kelistrikan kayak baterai misalnya. Baterai ada di sini, Teman-teman. Ada di bagian sini nih. Di bagian sini ini ada motor stiker dinamo motor stiknya. Di motor ini memang enggak ada personneling, ya. Jadi emang enggak ada giginya nih. Enggak ada gigi. Cuma ada rem belakang doang di sebelah situ. Tapi tetap ada kopling, Teman-teman. Ada kopling hidrolisnya di sini nih. Biar ee memberikan hentakan di awal ya buat nahan juga kan. Dia butuh tetap ada ee momen-momen yang dia butuh free nih, enggak langsung bisa digas gitu kan dan butuh langsung torsi yang besar gitu. Tapi kalau yang sebelah kanan ini masih tetap ada rem apa segala macam masih sama teman-teman sama suspensi depannya apa ini juga masih mirip-mirip kayak motor ee trilag pada umumnya suspensinya pakai Kayaba. Cakep banget ya coating ininya nih si eh asopakernya warnanya gold. Nah ini teman-teman itu ternyata ini frame-nya ada di dalam ya kayak aluminium gitu. Cuma ini dicover pakai ee kayak pelindung dari karbon ya. Ini karbon semua, Teman-teman. Karbon. Karbon. Bahkan ini enggak ada joknya ya. Ini karbon juga. Nah, kalau belakang baru plastik nih yang sininya nih gitu. Mantap sekali. Oke, Teman-teman. Kira-kira itu jalan-jalan kita ngelihat tiga teknologi terkinya Yamaha ya. Yang pertama ada motornya dua yang enggak bisa jatuh ya. Kemudian ada skuter yang punya assis stability. Dan yang ketiga ini stabilitynya bukan B assis lagi ya, B orangnya. Cuma ini motor adalah motor yang eh elektrik ya, elektrik buat trial bik. Kira-kira itu teman-teman teknologi terbaru Yamaha. Oke deh, sampai jumpa di video berikutnya. Jangan lupa tonton untuk Motif TV, nyalakan tombol notifikasi, like, subscribe, juga TV. Jangan lupa juga ke saya di Mas Powo pakai di bagian belakang. Sampai jumpa di video berikutnya. [musik]
