Jungkat

MR. BOND, MOBIL ANDA SUDAH SIAP | ASTON MARTIN DB12 (YouTube Video)

  • 30/04/2025

Halo semuanya, selamat datang di channel Fitri. Selamat datang lagi di Evans Motor, tempat mobil-mobil impian berada. Dan di sebelah saya ini adalah Aston Martin yang paling baru, yaitu Aston Martin DB1 DB12. Pengganti dari DB sekarang sudah hadir di Evans Motor dan saya akan ajak Anda melihat betapa mobil ini memadukan antara teknologi dan seni secara luar biasa. Ini adalah review dari Aston Martin BB. [Musik] Jadi DB12 ini adalah penerus dari DB 11, tapi bukan sekedar perubahan sedikit-sedikit saja perubahan yang dilakukan cukup banyak. Namun perubahan yang banyak itu justru yang tidak begitu terlihat oleh mata. Kalau kita lihat dari luar ini sepintas mirip dengan DB 11, terutama lampu belakangnya yang sangat mirip. Tapi kalau kita perhatikan lebih detail, banyak sekali yang berbeda. Lampu ini keren sekali bentuknya. Ini juga brand new dengan DRL ini yang di atas ini kristal seperti ini. Keren sekali. Kemudian grill yang khas Aston Martin itu tidak lagi menempel sampai bawah, tapi dia seolah-olah mengambang. Jadi ee dia lebih pipih, lebih mengambang sehingga terlihat lebih modern. Kemudian dia juga sudah dilengkapi dengan fitur radar. Anda bisa lihat ini sonarnya, sensor sonarnya untuk eh adaptive cruise control serta secara body walaupun bentuknya itu mirip tapi dia lebih lebar. Lebih lebar kira-kira 20 mm ya. Tapi memang begitulah Aston Martin. Aston Martin itu penuh dengan heritage, penuh dengan sejarah yang kuat. Bahkan eh Aston Martin ini juga diasosiasikan sebagai salah satu bond car, mobilnya James Bond. Jadi perubahan yang mereka lakukan tidak bisa terlalu drastis. Jadi kalau dilihat dari DB1 mirip dan mungkin perubahan yang paling besar itu adalah ketika DB9 berubah jadi DB1 itu cukup drastis. Tapi tetap Anda enggak perlu dikasih logonya. Anda sudah tahu bahwa ini adalah sebuah Aston Martin karena kekhasan dari desainnya. Dan bicara logo, Aston Martin di B12 ini adalah Aston Martin pertama yang mengadopsi logo baru Aston Martin. Sebelumnya logonya seperti ini. Loh, kok sama? Iya, memang sangat mirip. Tapi ada sedikit perbedaan warna hijaunya serta font Aston Martin-nya ini berbeda dari sebelumnya. Jadi, hanya e revisi kecil dan ini adalah pertama kalinya Aston Martin menempatkan di mobil mereka. Vantage saja belum, tapi yang di DB12 ini sudah ditempatkan. Kemudian mobil boleh sepintas terlihat ee mirip dengan DB1, tapi lihat bannya. Ini bannya berukuran 27535 R21 di depan dan di belakang itu bahkan sampai 325 mm. Tapi bukan ukurannya yang bikin ban ini spesial. Anda lihat di samping merek bannya ee ini ada huruf AML. Jadi ini adalah ban yang bispoke yang dibuat khusus untuk Aston Martin di B12 dan itu menunjukkan keseriusan engineernya membuat mobil ini. Sampai-sampai ban pun tidak memakai yang ada di pasaran, tapi memakai yang khusus dibuat untuk mobil ini. Wow. Nah, Anda bisa lihat kap mesinnya berbeda dibanding sebelumnya. Kalau yang sebelumnya tuh benar-benar sampai samping ya, sampai spark itu keangkat. Tapi ini sekarang lebih normal dan dia juga dilengkapi dengan pegas. Jadi enggak butuh effort. Nah, perubahan terbesar di DB12 dibandingkan DB11 adalah mesinnya yang tidak lagi menyediakan varian V12 yang mana sebenarnya agak ironis namanya udah 12 di B12 tapi justru V12-nya dihilangkan. Tapi jangan kecewa dulu karena yang sekarang dilanjutkan adalah mesin V8 4000 cc twin turbo. Ini sebenarnya buatan Mercedes AMG. Mesin ini di model sebelumnya tenaganya adalah 530 HP di model DB1 dan DB yang V1200 cc V12 itu tenaganya 630 HP. Nah, itu semua tenaga dikalahkan oleh mesin baru ini. Jadi eh mesin 4000 cc V8 twin turbo dari Mercedes AMG ini memiliki turbo yang lebih besar, kemudian memiliki sistem engine managementen yang baru, serta banyak komponen kecil-kecil yang diubah, dioptimalkan dari mesin ini sehingga sekarang tenaganya menjadi 671 HP, bahkan lebih besar dibandingkan mesin V12 turbo yang ada di B1. Jadi walaupun hilang tapi membuat tenaga yang lebih besar. Torsinya 800 Nm. Akselerasinya 0 sampai 100 km/h tuntas dalam 3,6 detik. Top speed-nya 325 km/h. Wow. Padahal ini bukan sebuah super car. Ini adalah sebuah sports car atau GT car, grand touring car. Kalau Aston Martin menyebutnya ini sebagai mobil sport GT, jadi mobil Grand Touring yang lebih sporty ya. mesinnya 671 HP dan tenaga tersebut disalurkan ke roda belakang lewat transmisi ZF 8 speed yang juga transmisi itu diprogram oleh Aston Martin supaya karakternya itu tidak sama seperti transmisi ZF yang digunakan merek-merek Eropa lainnya. Jadi benar-benar dibuat spesifik supaya terasa seperti sebuah Aston Martin. Kemudian di sini ada strat bar ee membuat rigiditas dari mobil ini bertambah. Padahal dibandingkan di B11, mobil ini secara body itu juga sudah 7% lebih rigid untuk pengendalian yang lebih baik. Kita lihat bagasinya. Ya, namanya mobil seperti ini pasti bagasi. Enggak terlalu besar, kecil. Kecil sekali. Hanya cukup satu koper medium kayaknya ya. Tapi yang unik bagasinya lihat modelnya seperti grill depannya, seperti grill Aston Martin di depannya. Dan yah enggak banyak yang bisa Anda masukkan ke bagian belakang sini. Serta satu lagi, tidak ada tombol untuk membuka bagasi di belakang sini. Oh. Tapi dia ada vakum ya, jadi dia bisa narik. Jadi tidak ada tombol nih. Anda enggak bisa datang ke sini langsung pencet tombol tuh enggak ada. Cuman bisa dari tombol di pintu atau tombol di remote. Di bagian belakang walaupun bentuk lampunya sama, tapi sebenarnya ini lampu yang ee berbeda. Keren sekali bentuknya. Serta kalau sebelumnya hanya ada logo Aston Martin di belakang, sekarang ditambahkan Aston Martin. Enggak tahu ya kalau ini preferensi pribadi ya, banyak yang suka karena semua trennya seperti itu. Bahkan Tesla pun sekarang pasang Tesla. Land Rover iya pasang Range Rover dan sekarang Aston Martin. Tapi kalau buat saya pribadi, saya lebih senang kalau Aston Martin-nya ini enggak ada. benar-benar cuman logonya aja karena logonya sudah kuat. Aston Martin ini benar-benar mobil yang image-nya sangat kuat. Nah, Aston Martin yang dimasukkan oleh Evans Motor ini sudah melalui proses pemilihan option. Jadi, option itu memang dipilih ketika kita membeli sebuah Aston Martin. Dan ini yang dipilih keren sekali. Mereka tidak memilih option yang terlalu racing seperti black caliper yang warnanya merah. Justru di sini black calipernya apa? E brake calipernya itu warnanya gold mat. Kemudian warnanya juga ini on black namanya. Jadi ada kesan klasiknya, ada kesan elegannya tapi kemudian ditambahkan dengan panel serat karbon ini. Huh. serat karbonnya dari mulai front lip kemudian di sini di e insang sampingnya sini kemudian di spion kemudian sampai ke bagian belakang ini di atap samping atap ini juga dan ini tidak murah dengan pajak Indonesia option carbon seperti ini harganya mungkin bisa menyentuh di atas Rp700 juta hanya untuk option carbon-nya saja ini. Nah, mobil ini tadi sudah lebih lebar ya, lebih lebar 20 mm dibandingkan ee model sebelumnya. Dan ini spionnya lebih lebar lagi. Spionnya seperti ala-ala supercar. Dan yang keren dari spion ini ketika Anda mengubah sudut spion bukan kacanya saja yang bergerak tapi keseluruhan unit ini yang bergerak dan itu menimbulkan profil kaca yang seakan-akan tanpa celah sama sekali. Kan kalau kacanya yang hanya bergerak, dia butuh celah untuk bergerak. Tapi ini tidak ada celah sama sekali bikin lebih rapi secara estetika. Dan ini mungkin adalah fitur yang paling tidak berguna di Aston Martin di B1 adalah dua kursi belakang individual. Yang ini hanya cocok untuk anak balita. Jadi kalau misalnya Anda punya anak balita mungkin ini berguna. Tapi kalau tidak ya tidak bisa ditempatkan apa-apa. Mungkin hanya untuk meletakkan barang-barang Anda supaya gampang diambil di sini. Ini juga bukan laci yang bisa dibuka. Dia hanya seperti ee ornamen saja. Tapi memang bentuknya keren ya. Secara estetika bagus, kualitasnya tinggi ya. Tapi orang dewasa sih enggak bakal bisa. Ee kakinya pasti mentok ke depan, kemudian kepalanya juga pasti mentok ke atap. Tapi kalau anak Anda balita pasti senang sekali duduk di belakang ini. Sekarang kita duduk di depan aja di mana ini tempat terbaik buat Aston Martin. Uh, saya tidak mau melecetkan kulit-kulit ini karena ini mobil benar-benar brand new. Lihat, ini masih plastikan semua dan saya juga enggak mau mencabutnya nanti biar pemiliknya saja. Tapi sekarang saya mau coba nyalain mesinnya dulu untuk mendengar suaranya. Oke, dia tombol start stopnya di sini. Nah, ini kuncinya ya. Kuncinya itu kembali lagi ke model yang ada kacanya di bagian atas ini. Ada kacanya. Sempat enggak dilanjutkan oleh Aston Martin tapi diilanjutkan. Tapi kalau dulu tuh kuncinya dicolok, sekarang enggak perlu dicolok. Tinggal perlu dikantongin aja. Oke, sekarang kita starter. Oh, terdengar suara raungan V8-nya ya. suaranya tuh lebih nyaring bukan lebih apa lebih tinggi frekuensinya dibandingkan ketika mesin ini dipasang di sebuah Mercy AMG. Oke, dan di sini ada tombol untuk suara knalpot. Wow, suaranya berwibawa. Bukan nyaring, tapi ini suara yang dewasa. Suara yang sedikit teredam tapi tetap memperlihatkan kemonsteran dari mesinnya. Seperti gentle monster gitu ya. Enggak terlalu berisik tapi sangat berkarakter dan sangat berwibawa. Dan ini enggak ada ini ya, enggak ada enggak ada ref e soft limiter. Jadi bisa Oh, ada soft ini unik soft limiternya sampai 4.000 tapi ketika kita ngegas, dia mengizinkan sampai 5.000 sebelum balik ke 4.000 lagi. Dan cukuplah ngegas sampai 5.000 tuh. Oh, ini kalau kena beban pas lagi jalan pasti suaranya lebih eksotis lagi. Kita tutup dulu pintunya. Nah, ini uniknya pintunya Aston Martin itu. Dan ini khasnya dia membukanya ke atas. Mereka menyebutnya sebagai Swan door. Jadi, ee itu kalau misalnya kita parkir di tempat yang ada trotoarnya, dia lebih mudah untuk menghindari menabrak trotoar. Karena ini kan sebuah mobil yang rendah dan dia bisa berhenti di mana pun kita buka pintu. Jadi enggak hanya di tempat-tempat tertentu, tapi di semua posisi dia bisa berhenti. Ini mestinya fitur yang ada di semua mobil nih. Oke, kita tutup. Oh ya, kacanya juga udah double glass. Nah, kita tahu mesinnya mobil ini dari Mercedes-Benz. Bahkan di DB 11 itu banyak sekali parts-parts dari Mercedes-Benz yang ada di interior mobil ini. Tapi itu sekarang diubah oleh Aston Martin. Ya, mungkin ada satu dua tombol seperti tombol eh se lampu dan tombol pengaturan setir. Yang ini diambil dari Mercedes-Benz terasa. Tapi yang lainnya dari mulai power window, kemudian tombol-tombol di konsol ini tidak ada yang diambil dari Mercedes-Benz. ini benar-benar dari Aston Martin. Bahkan untuk infotainment-nya ini juga bukan dari Mercedes-Benz. Seperti yang kita kalau di DB1 tuh kerasa ah ini software-nya Mercedes-Benz nih cuman diubah gambarnya aja. Tapi kalau ini benar-benar dia eksklusif untuk Aston Martin dan e berbeda sistemnya dari MercedesBenz. banyak sekali yang bisa dilihat nih. Yang keren, ada power, ada torsi di sini dengan dial yang ee klasik modelnya dan cukup mudah untuk di gunakan dan tidak terasa mercy sama sekali. Di sini yang agak sedikit terasa mercy adalah instrumennya. Jadi instrumennya ini dia bisa diubah-ubah konfigurasinya, tapi kerasa oh kalau Anda yang punya Mercy-Mercy modern, ah ini dari Mercy. Tapi benar-benar semua grafiknya ini diubah sesuai dengan ee persona dari Aston Martin. Kemudian jok ini sudah elektrik dan ini di samping sini untuk ee menggeser duduknya. Posisi duduknya wow sangat ergonomis. Anda duduknya itu e rendah. Kemudian setir ini juga kalau Anda yang punya Mercedes-Benz dengan ada touchpad di sini. Oh iya, ini dari Mercedes-Benz tapi tombol-tombolnya diubah. Jadi benar-benar ee terasa original sebuah Aston Martin. Serta yang saya suka adalah Aston Martin tidak terjebak ke tren baru di mana semua fitur dimasukkan ke dalam layar yang membuat mobil itu terasa sepi. Tapi mereka tetap tombol-tombol itu ada memenuhi konsol kayak ini penyetelan suspensi ya. Ini kita juga bukan di layar, tapi di sini tombol dan dia kita harus nyalain dulu sebentar. Penyetelan suspensinya itu ya dia bisa dengan warna kuning artinya dia sedikit lebih keras atau merah yang paling keras atau putih gitu ya. Jadi simpel, klasic, sangat mudah untuk digunakan. Traction control, stability control juga di luar. Kendali AC lihat ini kendali AC. Untuk fannya ini juga besar tanpa perlu melihat pun kita tahu mestinya e nyetel fan tuh di mana. Ini temperatur, ini temperatur juga di kanan dan di sini volume mesin. Nah, ini untuk transmisinya. Eh, sori ini untuk mode berkendaranya. Ketika mode berkendara ini dipindah-pindahkan, itu berat sekali. Jadi menimbulkan kesan mahal dan solid. ini benar-benar sangat solid dan ini mungkin tombol drive mode paling berat memutarnya yang pernah saya coba. Nah, untuk transmisinya sendiri ada di bawahnya. Ini transmisi ee Anda pasti juga sangat gampang untuk menggunakannya. Tinggal ke baw ke belakang atau ke depan untuk parkirnya dipencet dan di bawah ini ada untuk mode manual melalui pedle shift. Semua tombol-tombol fisik masih dipertahankan di sini. Jadi ini membuat Anda tidak usah pusing mencari fitur di dalam layar dan Anda bisa fokus ke berkendara. Dan ini membuat Anda itu ser merasa seperti driver sejati ketika Anda naik mobil dengan tombol-tombol fisik yang banyak seperti ini. Dan rasanya tren semua dimasukkan ke layar itu kayaknya enggak akan bertahan lama. Karena banyak komplain dari konsumen bahkan VW itu sudah bilang ke depannya mereka akan mengembalikan tombol-tombol fisik keluar dari layar karena mereka membuat mobil bukan membuat handphone katanya. Dan saya rasa ATON Martin tetap berada di jalan yang benar, tidak terjebak oleh tren yang merepotkan itu. Nah, di sini ada ruang penyimpanan kecil, ada dua buah cup holders dan ada dua buah USBC slot. ya sudah bisa Apple CarPlay juga. Serta mobil ini juga ee menurut pihak Evans Motor navigasinya tinggal di bawah sedikit mestinya bisa untuk ee Indonesia ya karena ini mobil juga mobil ee untuk region Asia. Di sini ada laci yang benar-benar kecil. Enggak bisa buat barang yang medium aja enggak bisa. mungkin cuman kertas-kertas aja atau buku manual atau buku service di sini. Kemudian di sini ada emblemnya keren DB12 hand build in Grid Britain. Dan emblemnya bukan hanya di sini tapi juga ada di mesin hand built by siapa gitu orangnya dan itu orang yang bekerja di pabrik Aston Martin di Inggris. Jadi walaupun mesinnya itu Mercy tapi di disupervisi lagi oleh orang Inggris dan mereka tulisannya di mesin juga sama hand built in Great Britain. Dan ada nama orang yang bertanggung jawab ke mesin itu bukan orang Jerman tapi pekerja di Inggris. Aduh ini atopnya atopnya soft. Biasanya kan kalau soft panel cuman di interior nih yang pasti soft lah semuanya. Dan ini ada carbon fiber juga di interiornya. Ini dry carbon di interiornya. Wuh, ini mahal-mahal sekali option-nya. Kemudian ini atopnya juga soft panel. Ini benar-benar perpaduan seni yang berselera tinggi dengan teknologi yang tinggi pula. Dan Aston Martin itu bukan untuk boy racer. Aston Martin tuh untuk gentleman selevel James Bond lah. Ada rasa keningratannya, ada rasa kelasnya di Aston Martin itu yang mungkin berbeda ketika Anda beli McLaren Ferrari atau Lamborghini ya mereka superc kencang ini punya historical kuat sebagai mobil. yang digunakan oleh English gentleman di atasnya Jaguar. Mungkin di mobil yang biasa-biasa itu di saya bawa jack gitu. Kalau kalau ini kan I'm driving a neston itu benar-benar susah disaingi ya rasa gentlemannya itu dari sebuah Aston Martin. Ini bukan cuman mobil yang kencang. bukan mobil untuk lap di sirkuit walaupun pasti time-nya kencang, tapi ini mobil yang menunjukkan kelas Anda dan menunjukkan bahwa Anda mengapresiasi seni selain juga teknologi serta kemewahan yang berkelas di dalam. Dan ini Inggris sekali ya, apalagi Evans Motor juga memilih interiornya warna hitam dan coklat. Jadi ada kesan aristokrat, kesan ningratnya tuh kental sekali. Di mobil ini bukan mobil yang hanya dibeli untuk kecepatannya, tapi mobil yang dibeli juga untuk rasa di hatinya. Well, seperti saya bilang, mungkin Aston Martin ini tidak seeksotis super cars superc, tapi memang mobil ini dibuat untuk menyaingi sebuah Porsche. Mungkin dengan speknya ini lawannya adalah Porsche 911 Turbo S. Tapi ya Porsche dia punya karismanya sendiri dan dari beragam karisma yang dimiliki oleh Porsche bukan karisma sebagai sebuah gentleman sport GT seperti yang dimiliki oleh Aston Martin. Ini adalah mobil yang teknologinya tinggi dengan nilai seni yang sangat berkelas dan seakan-akan hanya bisa dibeli oleh orang-orang atau gentleman yang berkelas juga. Dan Anda yang ingin mencari tahu lebih banyak mengenai mobil ini, silakan datang ke showroom baru Evans Motor yang super keren dan super nyaman ini di Jalan Sultan Iskandar Muda Arteri Pondok Indah Jakarta. Atau Anda juga bisa DM ke Instagram @vansmotor official. Jadi begitu saja video kali ini. Terima kasih banyak Anda sudah menyaksikan. Jangan lupa Anda klik like bila menyukai video ini. Komentar di bawah dan subscribe ke channel Vitry jika Anda belum. Follow Instagram saya @vitra.eri dan juga Infans Motor di sini. Sampai jumpa di video selanjutnya. Bye bye.

Lihat di YouTube