Mungkin sudah saatnya, Tablet menggantikan Laptop! - Nyobain Huawei Matepad 11.5 S (YouTube Video)
Saya masih percaya bahwa lebih baik memilih tablet Android ketimbang laptop kalau budget yang kamu punya di bawah 8 juta. Karena di harga segitu, tablet Android bisa ngasih lebih banyak hal ketimbang laptop Portabilitas, baterai lebih tahan lama, touch screen, dan bisa mainin game-game mobile. Apalagi kalau tabletnya dari Huawei yang bisa ngasih pengalaman office yang mirip kayak laptop Windows. Contohnya ya, Huawei MatePad 11.5s ini. Harganya nggak sampai 8 juta, tapi yang dikasih banyak banget! Kita mulai dari kelengkapannya dulu deh. Dengan harga 7 jutaan, kamu dapat tabletnya, keyboard, M-Pencil generasi ketiga, dan mouse Bluetooth. Dengan setup lengkapnya, sobat bisa lihat kalau tablet ini memang diproyeksikan sebagai laptop replacement. Nah, pertanyaannya apakah memang Huawei MatePad 11.5s ini bisa dipakai untuk menggantikan laptop sehari-hari? Kita akan bahas semua, termasuk kekurangan-kekurangan yang mungkin kalian akan dapatkan dari tablet ini jika dibandingkan sama laptop Windows. Kita mulai dari masalah utama kenapa banyak yang ragu pakai Huawei dulu deh. Yaitu soal tidak tersedianya layanan Google. Sebenarnya sekarang itu sudah bukan masalah lagi. Ketika di awal penggunaan yang tinggal kita lakukan hanya membuka Huawei App Gallery dan search aja layanan Google yang kamu butuhkan. Nanti akan diarahkan untuk mendownload Gbox. Kalau udah download Gbox, semua layanan Google dan beberapa aplikasi lain juga ada di sini. Tinggal download aja app-app yang biasa kamu pakai. Google Drive, Google Maps, semua tuh ada di sini. Google Play Store juga ada. Download game yang biasa kamu mainin di HP Android juga ada di sini So, untuk urusan aplikasi, saya nggak melihat itu jadi alasan untuk tidak memilih tablet Huawei. Selanjutnya kita bahas tabletnya. Huawei MatePad 11.5s adalah tablet WiFi only. Material bodi belakangnya ini plastik tapi punya finishing seperti logam. Kalau bezelnya ini ya ini dari logam ya. Overall build quality-nya ini tuh terasa sangat solid nih. Di ul-ul juga kagak plexing dia, kagak flexing. Nggak kayak Instagramers tuh. Flexing mulu. - Coba banding Bang? Jangan dong. - Enggak kuat berarti. Anda suka kekerasan ini. - Boleh saya tekuk nggak? Lu mending bikin kontennya Jerryrig aja dah. Senengnya barang-barang yang hancur. Jangan samakan sama hidup anda dong. Kemudian ukurannya ini cukup tipis. Mungkin lebih tipis dari smartphone yang kamu gunakan. Ketabalannya ini hanya 6,35mm. Beratnya juga cuman 515 gram aja. Nggak bisa, nggak pernah. Maunya gini, takut jatuh Bang. Layarnya punya ukuran 11,5 inch dengan resolusi yang cukup tinggi yaitu 2800 x 1840px atau udah 2.8K. Punya adaptive refresh rate maksimal sampai 144Hz. Layar paper matte ini sudah mengantongi 4 sertifikasi keamanan. 3 dari TUV Rheinland yaitu buat low blue light, flicker free dan reflection free. Terus ada 1 sertifikasi dari SGS yaitu SGS Low Visual Fatigue. Jadi bisa dibilang ini adalah layar tablet dengan sertifikasi keamanan mata paling lengkap di Indonesia saat ini. Jadi kalau mau dipakai untuk jangka waktu yang lama, dikasih ke anak atau orang tua, itu tuh lebih aman. Apakah laptop 8 juta bisa ngasih layar sebagus ini? Hmm, I don't think so. Selain itu, karena ini tablet ya tentu saja support touch screen. Yang menarik dari layarnya ini adalah dia punya finishing paper matte. Apa itu finishing paper matte? Well, jadi layarnya ini lebih ngasih feel kayak kita sedang di atas kertas gitu. Selain ngasih feel yang lebih baik sama sentuhan jari, dan ketika menggunakan M-Pencil, finishing ini juga lebih tidak reflektif. kayak kita sedang di atas kertas. Selain ngasih feel yang lebih baik sama sentuhan jari, dan ketika menggunakan M-Pencil, finishing ini juga tidak reflektif, jadi akan sangat enak buat dipakai nonton film. Sobat bisa lihat perbandingannya dengan layar yang nggak menggunakan finishing paper matte. Lebih banyak refleksinya. Sebelumnya di tablet Huawei juga selalu dikasih nama paper matte di belakangnya ya. Cuman di Huawei MatePad 11.5s ini tuh nggak dikasih nama itu. Mungkin karena kedepannya layar yang dengan finishing paper matte ini tuh akan menjadi standar untuk semua tablet Huawei. Pilihan lain yang menawarkan layar anti glare seperti ini adalah iPad Pro yang baru yang baru. Cuman kan ya kalian tau harga dari iPad Pro itu 20 jutaan. Sedangkan Huawei MatePad 11.5s ini dijual dengan harga 7 jutaan aja. Jauh lebih terjangkau. 20 juta mending kurban ya bang. Nah itu, dapet sapi no! Bang, tapi saya lebih prefer layar yang ada refleksinya bang. Kenapa? Supaya kita bisa refleksi diri sendiri. Oh gitu, kirain anda pegal-pegal. Menggunakan tablet ini untuk kebutuhan sehari-hari terbilang sangat menyenangkan. Harmony OS 4.2.0 ini sangat optimized untuk multitasking layaknya laptop. Bisa buka aplikasi dengan bentuk window, bisa kamu atur juga ukurannya mau gimana, bisa buka beberapa window secara bersamaan. Asik dah! Aksesoris yang nggak pernah lepas ketika saya gunakan adalah keyboard casenya. Ini saya lepas buat video doang ya. Nih keyboard casenya yang ini nih. Selain melindungi dari goresan ketika dibawa kemana-mana, keyboard ini juga menjadi sahabat saya ketika harus membuat skrip video. Tinggal buka Google Docs dan ngetik dimanapun saya berada. Ukuran keyboardnya ini cukup kecil dan ringan. Sangat memudahkan untuk kerja dimanapun. Case keyboardnya ini menempel cukup kuat ya dengan menggunakan magnet. Nah yang ini bisa dilepas. Nah, tabletnya juga bisa dilepas dari keyboardnya dan ketika terlepas seperti inipun, keyboard ini bisa tetap terkoneksi dengan baik. Koneksi ketika terlepas ini menggunakan koneksi wireless khusus yang namanya Near Link. Responsifitasnya sangat baik karena Near Link ini bisa mentransfer data 6x lebih cepat daripada bluetooth dengan konsumsi daya setengahnya. Jadi kalau dilepas seperti ini, ngetik tetap nyaman dan nyaris nggak ada latency. Ini akan sangat kepake kalau lagi kerja di pesawat atau di kereta. Sejauh ini, setahu saya baru Huawei yang ngasih keyboard keren seperti ini. Untuk feel ketika mengetiknya ini cukup oke ya. Nggak berasa murahan, feel clicky dan mantulnya dapet. Travel distance juga pas buat saya. Kalau mau sih jujur buat kebutuhan saya yang ngetik skrip doang, saya tuh nggak pake. Cuman kalau kamu ngerjain Excel atau presentasi di tablet ini, tentu hadirnya mouse akan kepake. Seperti biasa, Huawei MatePad 11.5s ini juga dilengkapi sama WPS Office PC. Kamu bisa dapetin experience layaknya office di laptop Windows menggunakan aplikasi ini. Seperti pivotable di Excel, custom margin di Word, atau nambahin animasi di file presentasi. Aplikasi WPS Office PC ini gratis dan eksklusif buat tablet Huawei aja. Tablet Android lain nggak punya aplikasi serupa. Paling office versi mobile aja yang nggak bisa pivotable, custom margin, atau nambahin animasi di presentasi. Aksesoris terakhir yang disertakan adalah M-Pencil generasi ketiga. Bisa diletakkan dengan nyaman di bagian tepi. Nah, kayak begini. Dia tuh juga menempel kuat ya. Menggunakan magnet. Ketika ditempel, dia juga sekalian ngecas baterai M-Pencilnya. Jadi selalu siap untuk digunakan. Hadirnya M-Pencil generasi ketiga di tablet ini adalah nilai jual utamanya. Ditujukan untuk para artis atau kreator yang suka menggambar, atau buat mereka yang baru ingin memulai berkreasi secara digital. Huawei sampai mengembangkan aplikasi sendiri yang mereka bilang lebih baik daripada Procreate di iOS. Aplikasi tersebut namanya GoPen. Bukan-bukan aplikasi yang buat ngirim barang itu, itu GoSend ya. Yang ini GoPaint. GoPaint. GoPaint menawarkan lebih banyak layer yang bisa digunakan untuk berkreasi daripada Procreate. Di resolusi 2K, GoPaint bisa sampai 532 layer. Sementara di resolusi 4K-nya bisa 241 layer. Tentu lebih banyak layer ini bukan berarti lebih baik ya. Buat saya yang tidak terbiasa gambar, aplikasi GoPaint ini cukup memudahkan interface-nya. Bisa pilih berbagai macam brush. Ada lebih dari 100 preset brush, dan lebih dari 700 settingan brush. Contoh ini ada brush line art, sketching, water painting, oil painting. Bahkan ada juga brush artistik dan tema alam. Misalnya ya brush di daunan ini. Jadi kita bisa langsung bikin daun tanpa menggambar daunnya satu per satu. Terus kita juga bisa save brush kita as favorites. Tinggal geser ke kiri aja brush kesukaan kita, dan klik tanda bintang ini agar mudah ditemukan. Fitur ini bahkan tidak ada di Procreate. Bahkan bisa import brush dari Adobe Photoshop. Backgroundnya bisa ditambahin canvas yang macam-macam juga. Jadi gambar bisa terlihat lebih realistik kayak lukisan beneran. Fitur ini juga nggak ada di Procreate secara built-in. Selain itu, ada fitur yang namanya eyedropper yang bisa ambil warna dari window berbeda. Kita tinggal pake fitur insert reference buat import gambar sebagai referensi. Terus kita juga bisa eyedropper warna dari window tambahan tersebut. Fitur ini juga tidak ada di Procreate. Ada banyak sekali fitur-fitur lain yang akan sangat diapresiasi oleh para ilustrator. Seperti pengaturan color balance, symmetry, perspektif, blur, dan lain sebagainya. Hingga color palette yang lengkap. Bagi yang masih pemula, tidak perlu khawatir juga soalnya sudah terdapat tutorial dalam bentuk video maupun teks yang bisa diakses lewat aplikasinya. Jadi kita nggak perlu google atau search sendiri lagi tutorialnya ya. Memang ini tuh beginner friendly banget lah. Aplikasi GoPaint ini gratis ya, nggak perlu bayar atau langganan bulanan. Hmm asik banget kan? Aplikasi kamu bayar? Kasian... - Miskin... Nggak gitu bang, ini udah sepaket bang. Apa-apa, habis itu saya bales. Saya sendiri udah coba gambar- gambar di tablet ini dan jujur buat saya yang skill gambar yang cuma 2 gunung dengan sawah yang ada di tengah, bisa gambar kayak begini loh sekarang. Ya nggak bagus-bagus amat tentu, tapi ini nunjukin kalau interface dari aplikasi GoPaint ini sangat mudah untuk digunakan. Film gambar juga nyaman karena finishing paper matte-nya ini. Seakan kamu gambar di atas kertas. Pen-nya ini juga pressure sensitive ya. Jadi kalau semakin kamu tekan, brush-nya akan semakin tebal. Pressure sensitivity levelnya bahkan sampai 10 ribu poin. Jauh di atas standar yang ada di sekitar 4 ribu sampai sekitar 8 ribu. Jadi bisa bikin garis yang tipis atau tebal dengan lebih presisi. Karena casing keyboardnya ini bisa dilepas, casing belakangnya ini bisa kamu atur sudutnya biar makin nyaman menggambarnya. Buat kamu yang baru coba-coba gambar, ya mungkin bisa dimulai menggunakan tablet ini. Kalau mau pake tablet ini buat kuliah juga bisa loh. Asik banget bikin catatan kuliah pake Huawei Note. Selain ngetik, kamu juga bisa gambar-gambar di sini. Bahkan bisa sekalian record klip audio di catatannya biar makin lengkap catatannya. Catatan yang penting juga bisa kamu ganti warnanya dengan lasso seperti ini. Jadi makin gampang bikin catatan yang enak untuk dibaca. Abis bikin catatan terus capek, mau refreshing? Nonton Netflix aja di tablet ini. Selain layarnya bagus, minim glare karena finishingnya paper matte. Audionya juga coy, beh, menggelegar. Ini karena Huawei MatePad 11.5s ini punya multi driver array. Buat nonton atau dengerin musik ini enak banget. Saya yakin nggak ada laptop 8 juta yang punya audio sebagus ini. Kalau mau nonton di layar monitor yang lebih gede juga bisa. ini support display out. Tinggal colok aja langsung ke monitor. Saya ngerti bahwa masih ada hal yang nggak bisa dilakukan sama tablet ini ketimbang laptop Windows 8 juta. Tapi itu untuk hal-hal yang spesifik kayak mau main game-game Steam gitu. Ya tentu nggak bisa. Kalau mau main gamenya ya main game Android aja. Tapi lihat deh secara keseluruhan ya. Kamu bisa dapetin tablet yang compact, lengkap dengan aksesorisnya. Bisa digunakan layaknya laptop, ringan. Ya compact bisa dibawa kemana-mana. Baterainya juga tahan lama. Cukup gede loh baterainya ini 8800 mAh. Bisa nyalak seharian tanpa harus dicolok casan kayak laptop biasa. Touchscreen, bisa dipakai gambar, ngerjain kebutuhan office. Dapetnya tuh banyak banget. Bahkan kalau kita bandingkan dengan tablet lain sekalipun mau itu Android ataupun iPad. Ada banyak hal eksklusif yang hanya bisa dijumpai pada tablet Huawei ini. Dari layar paper matte, aksesoris lengkap yang udah pake Nearlink. Serta software eksklusif seperti GoPaint dan PC level WPS Office. Karena itulah saya ngerasa kayaknya daripada beli laptop 8 juta ya mending beli Huawei MatePad 11.5s. Kalau mau beli Huawei MatePad 11.5s ini pre-ordernya dimulai tanggal 25 Juni 2024 sampai 12 Juli 2024. Harganya 7 jutaan, udah dapet komplit semua ya. Mulai dari keyboard, handpencil, generasi ketiga yang pake Nearlink. Dan juga mouse Bluetooth. Yaudah sekian aja dari Mouldie, Mouldie Out!
Video Lainnya
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sebuah inovasi radikal lewat kehadiran lini Huawei Pura X Max yang siap menggeser dominasi iPhone dan Samsung. Kehadiran...
Perdebatan mengenai jam pintar terbaik tampaknya memasuki babak baru lewat kehadiran Huawei Watch Ultimate 2, sebuah perangkat yang berani mendobrak batas premium...
Kehadiran Huawei MatePad Mini sukses memberikan angin segar di tengah tren pasar yang dipenuhi tablet berukuran raksasa. Membawa dimensi super tipis dan panel...
Mencari gawai ringkas yang benar-benar bisa diandalkan untuk mobilitas ekstrem kini bukan lagi sekadar angan. Lewat gebrakan layar Flexible OLED PaperMatte yang...
Di tengah obsesi industri teknologi pada layar raksasa, kehadiran tablet seberat 260 gram ini menjadi anomali brilian bagi kaum bermobilitas tinggi. Ulasan HUAWEI...
Huawei kembali menggebrak pasar tablet lewat gebrakan yang membuat para kompetitornya, termasuk lini iPad Mini, harus waspada. Melalui dimensi super ringkas dan...
Kehadiran HUAWEI MatePad Mini membawa kejutan tak terduga di segmen tablet ringkas yang selama ini nyaman dikuasai oleh iPad Mini. Bersembunyi di balik dimensi...
Membuat konten liputan di lapangan sendirian tanpa bantuan kru sering kali menjadi momok bagi para kreator, terutama dalam menjaga kualitas visual dan audio agar...
Pasar ponsel lipat mendadak gempar lewat gebrakan Huawei yang sukses mencuri start dari Apple lewat lini terbarunya, Pura X Max. Kehadiran gawai futuristik ini...
Tren berolahraga luar ruangan kini memicu pergeseran minat dari TWS konvensional ke perangkat Open-Ear Headphones (OWS) demi faktor keamanan dan kenyamanan telinga....
Mencari smartwatch ideal di rentang harga 3 jutaan sering kali berujung pada kompromi antara fitur kesehatan yang akurat atau desain yang modis. Namun, Huawei Watch...
Pasar smartwatch kembali diguncang oleh lini terbaru Huawei yang berani menyematkan fitur pelacakan kesehatan tingkat lanjut, termasuk indikator risiko diabetes. Di...
Dunia wearable baru saja kedatangan standar baru lewat kehadiran lini Huawei Watch Fit 5 Series yang diklaim mampu mendeteksi risiko diabetes secara dini. Jam...
Pasar smartwatch kelas menengah kembali diguncang oleh kehadiran perangkat terbaru Huawei yang berani menantang dominasi Apple Watch dengan harga jauh lebih ramah...
Pasar smartwatch premium kini kedatangan penantang serius yang siap mengacak-acak dominasi merek besar lewat lini HUAWEI WATCH FIT 5 Series. Perangkat cerdas ini...
Kehadiran Huawei Watch Fit 5 Pro menandai babak baru dalam evolusi perangkat sandang kesehatan dengan membawa fitur pemantauan risiko diabetes langsung ke...

















