New iPad Air M3 Chip (2025) Quick Review Indonesia (YouTube Video)
Halo semuanya, selamat datang kembali di i live yang di tangan gua saat ini bukan iPad Air biasa. Ini adalah iPad Air terbaru yang baru dirilis sama Apple di awal bulan Maret lalu, which is di dalam iPad Air 2025 ini sudah tertanam chipset M3. So, di video kali ini gua akan quick review aja sedikit ke kalian apakah kalian harus upgrade ke iPad R M3 chip tahun ini? Mendingan iPad atau iPad mini ya. Kita akan breakdown dalam video kali ini. So, terus video ini. Saya Indra. Let's get [Musik] started. Oke, mungkin kalian bertanya-tanya, "Bang, biasanya unboxing, Bang, kalau barang baru dari Apple biasanya unboxing tidak mau ya. malas unboxing-nya. Karena kalau kalian lihat d-nya iPad Air with M3 chip ini, ini dus yang sama seperti iPad Air yang sebelumnya tuh kalian lihat tuh. Jadi ya sudahlah gua buka aja. Yang bedanya cuma di bagian belakang tulisannya ada iPad R 11 inch M3 chip ya. Ini yang Wii version dan 128 GB. Jadi ya udah gua langsung buka aja. Dan di sini gua ambil unit yang warna birunya nih, Guys. Untuk iPad Air generasi yang 2025 ini opsi warnanya itu masih sama seperti yang M2 chip version. Ada warna space gray, blue, purple, sama warna Starlight atau warna gold. Starting storage-nya juga masih sama di 128 GB paling rendah 256, 512 dan terakhir 1 TB. Dan begituun juga untuk harga yang ditawarkan. Ini harga yang masih sama juga seperti iPad Air yang pakai M2 chip sebelumnya. Starting di 599 US untuk Wii version dan 749 US untuk yang WiFi plus cellular version. Berarti ya iPad Air with M3 chip ini hampir setengah harganya dari iPad Pro yang pakai chipset M4 kemarin yang udah dirilis sama Apple. Jadi memang iPad R ini positioning-nya itu iPad Pro yang sedikit disunat-sunat lah fitur-fiturnya. Jadi makanya harganya tidak semahal iPad Pro lineup-nya Apple. Nah, sekarang kita fokus untuk textpack-nya dulu ya, jeroannya, spesifikasi apa yang berubah dari iPad Air M2 chip sebelumnya. Kalau dari desain, dari layar, kamera, ini semuanya masih sama. Display-nya masih pakai liquid rtina display. Untuk kamera sistemnya juga masih sama ya. Depan belakang pakai resolusi 12 megap. Bedanya cuma dibukaan aperture-nya aja. Untuk FaceTime kamera atau kamera depannya F2.0. 0. Sedangkan kamera belakangnya di F18. Posisi kamera depan ini juga masih sama seperti di seri M2 sebelumnya, udah di sebelah kanan sini nih. Jadi kalau lagi landscape posisinya dia benar-benar di tengah dan udah support center stage. Ini fitur yang sangat-sangat berguna sekali kalau kalian yang suka meeting online, online learnings, ya. Pokoknya kalau kalian menggunakan webcam lah untuk berkomunikasi dengan orang lain. Karena kamera depan ini sebenarnya udah ultra wide ya. Jadi benar-benar bisa adjust angle secara otomatis saat kalian lagi video call. Jadi kalau misalnya yang lagi inframe tiba-tiba dua orang, kameranya akan otomatis zoom out biar dua subjeknya itu bisa inframe. Dan selebihnya masih sama ya, USBC e WiFi 6E lalu pakai Touch ID. To the point aja deh, iPad Air with M3 chip di tahun 2025 ini perbedaannya itu cuma hanya ada di peningkatan chipsetnya, yaitu chipset M3 Apple Silicon ini yang katanya ini improvementnya 20 sampai 30% dibanding chipset M2 sebelumnya. Untuk jumlah core-nya juga masih sama ya, 8 core GPU dan 9 core GPU, 16 core neural engine, 100 GB memory bandwid, dan iPad R3 chip ini juga masih pakai 8 gig RAM sama seperti di iPad R2 sebelumnya. Bahkan kalau kalian lihat di website-nya Apple compare iPad models, kalau kalian scroll sedikit di bagian media engine-nya, di sini kalian bisa lihat untuk yang iPad Air M3 chip version dia hardware accelerated-nya udah bukan H264 dan HFVC doang ya. Sekarang dia udah bisa 8K HFVC 4K H264 Pro dan Pro RAW. Jadi sekarang dia udah ada Press encode dan decode engine-nya ya, sama ada AV1 decode-nya. Buat kalian yang masih awam sama media engine atau yang gua sebutkan barusan ya, ini untuk processing video ya. Kalau kalian menggunakan iPad RM3 ini untuk editing video di Final Cut Pro atau saat kalian lagi ngerekam e multiple camera dengan Final Cut camera. Dan satu hal lagi ya, iPad Air M3 chip ini dia emang sudah didesain sedemikian rupa dari lahir untuk build for Apple intelligence. Kalau iPad Air M2 ya dia support Apple intelligence, tapi yang di iPad R M3 ini dia emang udah dari lahirnya, dari spesifikasi minimumnya itu emang udah didesain khusus untuk running fitur-fitur dari Apple Intelligence. Dan kalau kita ngomongin soal aksesori ya, karena iPad Air yang M2 dulu juga udah support Apple Pencil Pro. Di M3 ini of course dia udah support sama Apple Pencil Pro juga. Bedanya di iPad Air M3 sekarang udah dibuatin aksesori magic keyboard khusus untuk si iPad Air M3 ini. Sistem mekanismenya juga pakai 3 pin connector di bagian belakangnya sini. Jadi, ya sekarang harusnya untuk desain kamera call-nya udah enggak aneh lagi. Karena kan sebelumnya iPad Air yang M2 chip itu pakai aksesoris magic keyboard-nya dari iPad Pro. Aneh banget di bagian lubang kameranya. Dan ya sekarang udah ada nih aksesoris dedicated yang didesain khusus untuk si iPad Air M3 chip ini. Ini ya, that's it. Tidak ada perbedaan apa-apa lagi dari segi let's say baterai masih sama 9 sampai 10 jam. landscape, stereo, speaker to mikrofon, semuanya benar-benar sama. Jadi bisa gua simpulkan ya untuk teman-teman yang saat ini mungkin pakai iPad Air yang M2 chip sebelumnya udah keburu beli katakanlah apakah harus upgrade ke iPad Air yang M3 chip ini? Jawaban gua mungkin akan tergantung sama kondisi kalian dengan iPad R2 kalian saat ini ya. Kalau dirasa kalian sudah mencapai limitnya, sudah dipakai edit video, udah dipakai buat composing lagu apa segala macam, dan udah kerasa nge-lag, ya silakan aja upgrade ke iPad RM3 ini. Kalau misalnya emang kalian benar-benar enggak mau upgrade ke iPad Pro ya. Tapi kalau misalnya iPad Air M2 kalian sebelumnya atau mungkin iPad Air M1 sebelumnya masih kerasa kencang, masih kerasa bundle banget lah bisa dibilang performanya ya seperti itu. Menurut gua ya sayang banget sih upgrade ke iPad Air M3 ini karena 90% ya perbedaannya itu cuma ada di chipset Apple Silicon M3-nya ini aja. Karena ya kalau kalian lihat di official website-nya Apple, iPad Air yang M2 chip itu udah didiscontinue ya, udah gak ada lagi. Jadi starting-nya ya dari iPad Air M3 chip ini. Dan kalau misalnya kalian tanya perbedaan iPad Air M3 terbaru 2025 ini dengan iPad Pro, oh tentu masih sangat banyak sekali perbedaannya karena kan harganya juga beda jauh. Plus juga ya iPad Pro yang generasi terakhirnya yang pakai M4 chip itu punya desain ketipisan yang paling-paling tipis di antara semua lineup iPad ya. Bahkan untuk iPhone terbaru saat ini aja masih belum ada yang setipis itu. Dan kalian lihat sendiri aja nih di layar perbedaan ketebalan dari iPad R3 dengan iPad Pro with M4 chip gua ini. Cukup jauh banget ya perbedaan ketebalannya. Pro M4 chip 13 inch gua ini di 5,1 mm. Sedangkan iPad Air 11 inch M3 chip ini di 6,1 mm. Dan selebihnya yang ngebedain iPad Air sama iPad Pro ya pastinya ada di layar. Kalau di iPad Pro with M4 chip udah pakai tandem OLED. Sebutannya udah bukan liquid retina display lagi, tapi ultra retina XDR display. Terus juga untuk refresh rate-nya udah di 120 Hz promotion dan ya yada-yada lah pokoknya intinya kalau kalian udah mempertimbangkan iPad Pro atau iPad Air ini udah di dua kelas yang berbeda gitu karena harganya juga cukup jauh dan perihal pertanyaan mendingan iPad Air atau iPad mini yaitu kembali lagi ke kalian juga sebenarnya kalian lagi butuh iPad yang ukurannya kompact ya ambil iPad mini. Kalau kalian butuh yang agak gedean dikit dan butuh chipset M series, ya ini M series menjadi requirement kalian. Misalnya karena kalian pengen ngejalanin aplikasi seperti Final Cut Pro atau Dafin Vinci Resolve karena aplikasi yang gua sebutin tadi kan emang requirement harus pakai chipset M series ya kalian ambil iPad Air karena di iPad Mini itu chipsetnya masih Bionic ya A17 Pro. Kalau soal harga yang memang mepet-mepet ya antara iPad Air dengan iPad mini latest generation-nya menurut gua ya balik lagi itu tinggal ditimbang aja dengan spesifikasi yang kalian perlukan, desain dan dimensi yang kalian inginkan dan selebihnya. Intinya menurut gua iPad Air M entry chip ini adalah untuk kalian yang mungkin sebelumnya masih pakai iPad Air yang chipsetnya mungkin ya masih M1 chip atau iPad Air yang Gen 4 lah yang masih pakai A14 Bionic chip. Kalau kalian upgrade-nya langsung ke iPad RM3 chip ini, of course kalian bakal dapat huge improvement ketimbang kalian saat ini lagi pakai iPad RM2. Ya, mungkin buat kalian yang saat ini pai iPad RM2-nya belum tamat ya, belum sampai mentok ke performance-nya, ya kalian enggak akan ngerasain improvement yang jauh berbeda banget sih. Beda cerita kalau di iPad Air M3 chip ini misalnya desainnya lebih tipis atau mungkin ada fitur refresh rate-nya naik di 90 Hz atau di 120 Hz ya walaupun itu enggak mungkin sih ya karena bukan pro model ya. Intinya kalau improvement-nya hanya di sebatas performance menurut gua agak-agak sayang aja kalau kalian upgrade dari satu seri sebelumnya ketika kalian belum merasakan nge-lag atau limit dari iPad Air generasi sebelumnya which itu adalah iPad Air M2G. Dan ya segitu dulu aja untuk video kita kali ini. Ini namanya apa ya? E quick review atau mungkin quick komparasi ya. Tapi yang jelas di video berikutnya gua akan nge-compare iPad Air ini dengan iPad Mini 7 generation atau mungkin dengan iPad Pro yang M4 chip. Ya, ditunggu aja video-videonya. Dan oh ya, iPad Air eh M3 ini kemarin juga udah sempat gua lihat tuh kedaftar di website TKDN pemerintah Indonesia ya. Jadi tinggal ditunggu aja harusnya dalam beberapa minggu atau mungkin next month ya ini udah ready di Indonesia dan untuk harganya ya harusnya untuk retail di Indonesia akan sama seperti harga di iPad Air M2 chip sebelumnya. Dan oh ya sekarang iPad Air ini juga tersedia dua varian ukuran ya 11 inch sama 13 inch. Jadi udah sama kayak si iPad Pro-nya. Silakan komentar di bawah apakah kalian ada rencana upgrade ke iPad Air M3 chip di tahun ini? Kalau iya tulisin aja alasannya kenapa. Begitupun kalau misalnya kalian enggak upgrade juga silakan tulisin aja pokoknya pendapat kalian di kolom komentar di bawah dan silakan berdiskusi dengan teman-teman lainnya. And you guys through next video. Saya Indra. Until next time, goodbye.
Video Lainnya
Di tengah lonjakan harga kebutuhan sehari-hari, menemukan perangkat pendukung produktivitas yang andal tanpa menguras kantong menjadi tantangan tersendiri bagi para...
Kehadiran bocoran seputar iPhone 18 Pro di tengah riuhnya pasar smartphone tahun ini memicu perdebatan sengit mengenai urgensi melakukan upgrade. Lewat pendekatan...
Kabar mengejutkan datang dari jagat media teknologi tanah air seiring keputusan DKID Media untuk menyudahi KOTEK (Komedi Teknologi) tepat di episode kesepuluhnya....
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sebuah inovasi radikal lewat kehadiran lini Huawei Pura X Max yang siap menggeser dominasi iPhone dan Samsung. Kehadiran...
Bayangkan jika smartphone andalan Anda tiba-tiba kehilangan sinyal akibat masalah IMEI yang diblokir di Indonesia. Situasi tak terduga inilah yang memaksa seorang...
Mencari laptop tipis dan ringan di tengah lonjakan harga RAM global belakangan ini menjadi tantangan tersendiri bagi para pelajar dan mahasiswa yang bersiap...
Rumor mengenai lonjakan harga ekstrem pada lini Reno terbaru sukses memicu perdebatan hangat di kalangan pencinta gawai. Pasalnya, seri yang biasanya menyasar kelas...
Kabar mengejutkan datang bagi para pencinta ekosistem Apple karena raksasa teknologi ini dikabarkan siap merombak strategi harga mereka secara global. Kenaikan...
Kehadiran laptop berprosesor mobile sering kali dipandang sebelah mata oleh para pencinta performa, namun adu tanding terbaru antara MacBook Neo dan laptop gaming...
Kabar kurang menyenangkan datang bagi para pencinta ekosistem Apple, menyusul rumor kuat mengenai lonjakan harga perangkat masa depan mereka akibat ketergantungan...
Tecno Camon 50 Pro 5G sempat dipandang sebelah mata saat pertama kali meluncur karena label harganya yang menyentuh angka 5,5 jutaan terasa terlalu mahal. Namun,...
Pasar ponsel murah kembali diguncang oleh kehadiran perangkat sejutaan yang sekilas membawa visual mewah layaknya lini premium masa depan. Di balik desainnya yang...
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sederet perangkat antimainstream yang siap mengubah total kenyamanan setup harian Anda. Mulai dari inovasi TWS dengan konsep...
Kehadiran Huawei MatePad Mini sukses memberikan angin segar di tengah tren pasar yang dipenuhi tablet berukuran raksasa. Membawa dimensi super tipis dan panel...

















