NEW SUBARU FORESTER 2025 | AWD Ajaib, Mobil Jepang Lain Gak Bisa Lawan. (YouTube Video)
Di Indonesia itu jarang sekali crossover yang bisa dioffroad-offroadin. Mungkin salah satunya adalah ini Subaro Forester yang terbaru. Halo YouTube, selamat datang di channel Motomobi. [Musik] Kenapa mamang bilang seperti itu? Karena yang offroad-offadan gitu, light offroad itu bisa dilakukan oleh Subaru Forester. Yang lainnya itu SUV Mall gitu atau crossover mall kayak si RV, Tasen, C5 itu crossover yang mall gitu. Kalau ini diperuntukkan untuk yang light offroad ini bisa sekali-sekali masuk ke medan offroad. Yes. Ini adalah Subaru Forester dari namanya juga Forester yang artinya lewung kalau bahasa sundanya mah ya. Tapi ini adalah hutan. Dia bisa masuk ke hutan. Terus Forester yang terbaru ini sangat menarik karena ada beberapa fitur yang ditambah dan juga beberapa improvement dari generasi yang sebelumnya seperti panjangnya juga nambah. Nanti mamang ceritain juga bentuk-bentuknya gitu ya. Ini bukan SUV Mall sama sekali. Ini adalah SUV yang berotot. Walaupun dimensinya kecil gitu ya, kompact lebih kompact daripada yang sekelas-kelasnya gitu. Ini punya dimensi yang kompact. Terus LED semua lampu-lampunya udah projecttor. Terus lampu se-nya di atas. Enggak usah pakai yang berlari-lari gitu ya. Ini udah tough banget. Kelihatan banget ini menyeratkan keker karena apa? Ada body-bodian seperti ini. Ini misalnya kalau nenggar batang pohon gitu ya, ininya yang rusak gitu ya, bukan yang sewarna dengan body gitu. Masih ada fog lamp-nya juga. Ada kecerrutan jet di sini gitu ya untuk ngebersihin si headlamp-nya. Terus ada kamera di depan. Kamera 360. Grillnya juga kotak-kotak semua lebih boksy daripada generasi sebelumnya. Kup mesinnya cuman ada kontor-kontor sedikit. Terus juga nanti mamang ceritain di sini ada beberapa gambar easter egg. Apa itu Easter egg? Ada beberapa simbol-simbol yang tersembunyi dan kita harus cari tahu nih panjangnya. Mamang ceritain kenapa kompact? Karena panjangnya hanya 4,6 m saja. Berbeda dengan yang lain udah lebih membesar, lebih membulk. Terus punya WBES 2.670 mm. Pakai veleg 18 aja karena ini untuk offroad-ofroadan gitu ya dikit ya. Profilnya 225 55 ring 18. Depan cakram belakang cakram. Terus punya tambahan daging seperti ini yang kalau nenggar batu atau apa ininya dulu yang kena gitu ya. Terus di sini juga ada lubang-lubangan nih. Tuh lubang. Di sini juga ada lubang lagi. Ini bukan air scop yang untuk mengarah ke performance bukan. Ini adalah untuk aerodinamis. gitu. Spionnya berwarna hitam. Ada lampu LED, terus juga model pintunya model tarik seperti ini. Ditutupnya juga enak gitu ya. Di atasnya juga ada roof rack gitu. Nih kan nih nih kelihatan ada simbol burung di kaca belakang. Weh ada lagi nanti mamang temuin lagi ya karena ini sangat seru gitu. Ini kan kaku-kaku ya lebih memboki. Makanya wheel artnya juga ikut memboki juga tuh. kaku-kaku gitu, enggak hanya bulat saja. Tangkai bensinnya sebelah sini. Dan kita diingatkan lagi kalau ini adalah sistemnya adalah all wheel drive. Kalau bahasa subarunya adalah syimetrical all wheel drive di kiri dan kanan. Diingetin lagi nih belakangnya. Jadi kalau Subaru itu ya enggak pernah ngelihatin mobil ini tuh terlihat mahal cuman enak dipakai. Jadi dia base-nya berdasarkan fungsinya. Enaknya seperti apa dipaknya ya? Bukan seperti desainnya dulu gitu. Kayak ini di belakangnya karena dia desainnya boksy kelihatan tough maka belakangnya juga agak kaku-kaku gitu ya. Tahu enggak kayak apa belakangnya? Terios. Iya seperti ini. Cuman diingetin lagi tulisannya Forester. Ininya Subaru Subaru kecil-kecil. Dan di sini semuanya Forester udah enggak ada chrome-nya. Jadi enggak usah repot-repot untuk nge-delete chrome lagi gitu ya. Di atasnya ada antena hi, ada trap back, ada spoiler belakang. Tuh kan kayak Terios belakangnya. Terus juga ada wiper belakang, rear defoger, sensor belakang udah lengkap. Ini mata kucing. Terus ini tahu enggak lampu senn aja masih pakai bal. Kenapa pakai bulb? Supaya kita enggak repot. Ini kan mobil yang petualang gitu. Oh ya, cara ngebukanya juga bisa pakai kaki ya. Tuh, ada di situ tuh. footage tuh udah ngebuka secara otomatis, udah power back door segala macam dan mamang menemukan lagi hidden jam atau easter egg di sini. Ini gambar kompas gitu ya. Terus di speaker belakangnya ini bukan speaker ya, ini tempat nyimpy nyimpan itu ada kontur topografi kanan dan kiri itu berbeda motifnya. Di belakang juga ada subwovernya. Ada tempat gantungan barang, ada power soket di sebelah kiri 12 volt. Terus di bawah sini ada tempat nyimpan-nyimpan lagi. Nah, kalau misalnya tempat barang ini pengin dibuka boleh-boleh aja. Cuman kalau pengen dipakaiin ini nih apa namanya? Nampan bisa aja. Kita coba ya kita pasang. Apakah dia bisa? Tahu enggak nampan ini berfungsi ya buat apa? buat nyimpan barang sama ngehemat AC, you know. Tuh, tuh. Wah, asik sekali. Jadi AC-nya lebih hemat karena enggak sampai ke bawah bagasi sini gitu ceritanya pakai yang beginian. Oke. Oke. Ngerti kan? Iya. Tapi kebanyakan orang Indonesia malas. Dah, untungnya di Forester ini disediain ruang khusus buat nyimpan si nampan ini di bawah bagasinya gitu loh ceritanya. Aduh, repot sekali ya. Ah, ya. Ini tutup. Ini tutup. Nah, terus apakah segini aja, Mang? Ini volume bagasinya 520-an something-santing. Cuman kalau misalnya kurang ini ada tuas gambarnya kursi. Bagaimanakah kalau kita tarik tut? Eh, terlipat. Enggak hanya itu. Di sebelah sini juga ada. Eh, jadi flat floor. Keren sekali. Ini fungsinya flat floor itu buat ngangkut-ngangkut barang kalau kita misalkan pengin melewati medan offroad yang ringan-ringan otomatis pula. Kita cobain ruang dalamnya ya. Nah, kursinya kita lipat sah. Selesai. Hai. Ini ya kursinya ya, kulit-kulit, ada paduan suatnya, ada benang-benangnya juga tuh berwarna orange gitu ya. Jadi eksklusif gitu walaupun ini sedap buah forester yang bisa mengarungi lumpur-lumpur tapi dibuat dengan enak. Duduknya juga enak, nyendernya juga enak. Paha tersangka dengan baik. Karena apa? Kursinya tuh memanjang tuh. Jadi pahanya tuh sampai ke sini itu ke sangga. Udah gitu empuk lagi didudukin. Enak banget su baru ya. Headroom luas ya. Memang ini enggak terlalu luas-luas banget cuman okelah untuk perjalanan jauh ini benar-benar enggak akan capek. Dan Subaru membuat mobil ini, mobil Forester ini itu pakai kerja sama sama medical mana gitu ya yang memang juga enggak disebutin. Ini adalah ergonomical medical seat yang artinya kursi ini didesain supaya orang yang di dalamnya itu enggak pegal-pegal dan minim rolling gitu. Jadi udah sudutnya udah diperkirakan sama dia sama profesor-profesor yang medikal gitu. Kayak kalau ambulans, ya. Kalau ambulan ya itu kan dibuat sebisa mungkin yang pasiennya itu enggak terguncang-guncang walaupun mobilnya terguncang. Makanya ditemukan titik yang pas supaya senternya di mana ya istilah umumnya adalah graffiti seat ya istilah umumnya ya cuman dibilangnya kalau Subaru adalah ergonomical medical seat. Di tengah sini ada cup holder, ada armres juga. Terus untuk buat tiga orang karena headr-nya juga ada tiga. Di tengahnya gimana, Mang? Duduknya, Mang? Tetap enak, enggak dibedakan dengan yang di kanan dan kiri gitu. Biasanya kalau di tengah tuh ada jendolan yang membuat pantat kita tuh naik sendiri gitu. Itu enggak enak gitu. Terus dapat apa aja, Mang, di belakang? Oke, nih ya. Trim pintunya ini keras. Tapi di tempat tangannya ada suet-nya juga empuk. Tempat tangannya empuk nih dikit. Terus juga ada cup, ada bottle holder. Terus buat nyimpan-nyimpan, ada saku di belakang kursi yang enggak dibedakan kanan dan kiri. Ada pemisahnya nih. Tuh. Terus ada chargeran USB C, USBA, terus juga ventilasi AC. Ih, ketemu manuk lagi. Ada burung tuh. Tuh, burung-burung pada di atas tuh. Nih, sini tuh ada burung kanan dan kiri. Manuk lagi. Manuk manuk. Nih di atas lagi dikasih lampu LED. Dah apalagi yang dibahas di belakang sepertinya sudah selesai. Sekarang kita ke depan. Jadi lupa. Di sini juga ada gambar easter egg lagi nih. Ini mountain. Ah, ke depan bagian depan. Ah, Mamang cerita dulu joknya. Joknya ini kanan dan kiri itu katanya tidak simetris, tapi itu menyesuaikan dengan bentuk badan kita yang namanya apalah yang itu tuh dari ergonomical medical seat lah. Itulah istilah Subaru. Jadi dibuatnya sesuai dengan kontur badan kita katanya. Terus di sini kulit-kulitan di pinggirnya ada suat jahitannya warna orange gitu ya. Ah, ini kayaknya duduknya enak nih. Coba deh. Tuh, kan enak banget. Ini kelihatannya kayak keras, tapi pas didudukin ngebles gitu. Enak ya duduknya. Terus pengaturan elektriknya ada 1 2 3 4 5 6 7 8. Terus ada lumbar supportnya juga yang kursinya bisa hamil sendiri. Kenapa bisa hamil nih? di sini nih. Eh, ini bisa hamil nih kursinya tuh kan hamil tuh. Ini adalah lumbar support dibilangnya. Ini kalau kata mamang adalah kursi hamil nih. Jadi ada 10 pengaturan termasuk lumbar support. Keren sekali kursinya. Terus ini adalah Subaru yang dibuat dashboard-nya eh lumayan agak boring, cuman dibuat sesuai dengan fungsi manusia gitu ya. Pandangan enak, pilar A-nya kecil gitu ya. Ini atasnya keras-keras kecuali di sebelah sini nih. Nih surrounding sebelah sini itu empuk-empuk gitu. Sini ada kontur-kontur lagi. Ada jahitan yang kayaknya ya itulah buatan enggak asli jahitan gitu. Bentuknya memang begini aja. K-kaku sesuai dengan di luarnya juga. Terus sekarang udah pakai kamera. Kamera yang mengawasi kita kalau kita ngantuk ini diingetin sama mobilnya. Ada di sini nih kameranya ngingetin mata kita nih di atas ini tu ya. Terus banyak yang baru. Sekarang di sini ada wireless charging-nya 10 watt aja. Ada buat charging juga nih. USBA, USBC, terus juga di sini ada colokan AUX. Ini masih ada nih colokan AUX nih. Sejak kapan? Hebat sekali. Walaupun ada colokan AUX, ini udah wireless Android Auto dan juga Apple CarPlay. Terus yang namanya tombol-tombol yang dulunya ada di sini untuk pengaturan eh X mode-nya gitu ya. X mode itu kayak snow and dirt atau normal deep snow and mud gitu ada di layar sekarang gitu ya. Bisa disentuhsentuh aja ada shortcut-nya juga. Terus tombol drive mode-nya di mana, Mang? Ada di setir. Ada yang sport, ada yang intelligence gitu di tombol setir. Lebih praktis lah kalau ini. Terus seperti biasa, Mamang suka juga dengan pengaturan AC-nya yang dipisah di bawah. Jadi selalu muncul. Kadang-kadang memang harus masuk dulu gitu ya, uh. Beberapa menu baru kelihatan AC-nya gimana. Kalau ini udah ada di bawah shortcut-nya. Jadi gampang. Oke, yang ada shortcutnya lagi apalagi, Mang? Sini ada gambar mobil yang artinya ini pengaturan mobilnya. X mod-nya nih. Sini aja nih. Tuh, ini kalau mama gambar mobil keluarlah si menu ini. Ada Xmote, deep snow and matud. Sebetulnya ada sini shortcut-nya. Terus juga cruise controlnya mau kayak gimana, acceleration-nya mau echo atau convert standard dynamic gitu ya. Jadi kadang-kadang kalau pengen cruise control yang agak-agak sport gitu ya, bisa aja di dynamic atau standar kalau pengen cho. Jadi ngegasnya lembut aja gitu. Ini break hole terus juga steering respon headlight yang headlight-nya itu bisa kanan kiri gitu ya. Ditambah juga dengan apa namanya? Udah headlight-nya bisa begitu bisa kanan kiri bisa nengok-nengok gitu ya headlight-nya. Ditambah juga dengan cornering light ya. Ada lagi jadi lebih aman lah. Sini lagi, sini sini. Driving assistance ini berhubungan dengan adas-adasnya. Kalau di Subaru dia hanya pakai kamera aja, enggak pakai radar yang di depan mobil, enggak. Tapi udah ADAS-nya lengkap, eh land keepeping assis-nya udah ada, adaptive cruise control-nya juga ada. Terus more setting, warning and volume ini tentang unit ya. Nah, Mamang cerita lagi yang istimewa di Subaru sekarang ada yang namanya fitur emergency breaking stop yang artinya kalau kita lagi mikroslip tuh ketiduran gitu ya berkepanjangan mobilnya bakal berhenti sendiri. Cuman sebelum tahap kita berhenti sendiri itu ada beberapa tahap mobilnya bakal nyalain hazard juga bakal endut-endutan soalnya buat ngebangunin si spirnya gitu ya baru dia berhenti total di tengah. Iya sambil menyalakan hazard dan klakson-klakson kayak gitulah. itu di VW juga udah ada, cuman Subaru baru sekarang, tapi masih di tengah. Kalau VW kan sampai ke pinggir gitu. Kalau Subaru masih di tengah. Oke, ya. Cuman at least sudah ada fitur seperti itu yang ee supaya tidak terjadi kecelakaan yang berkelanjutan gitu. Oke, terus di sini kalau kita tekan AVH ini adalah auto break eh ini adalah break hold gitu ya. Ya. Terus di sini home-nya ada map, radio, media, phone, apps, setting, car, info, display off. Sebelah sini pinlock. Ini bisa dipinlock juga nih kalau misalnya di Valet gitu ya. Apps-nya apa aja, Mang? Ada Android Auto, Dama dengan Apple CarPlay. Terus juga setting. Setting-nya ada apa aja? Ada clock. Ini seperti biasa general ya, kayak gini ya. Meter screen pengin gimana? Sound-nya bisa diatur juga. Navigation-nya bisa dia show on map atau show along road gitu ya. Tuh kelihatan semua. Oke, sini tentang pengaturan font, tentang carnya. Nih, masih ada lagi driver monitoring systemnya kayak gimana tuh. Bisa diatur sendiri-sendiri. Ini ada ini. Terus ada profile-nya juga sampai lima profile yang bisa di-save di dalam mobil ini. Misalnya mamang masuk nih, settingannya udah ditentuin sama mamang. Nanti si kamera ini mendetect, oh ini si mamang yang masuk, Pak. Berarti diettingnya dengan kursi mamang dan segala macam itu. Ini kayak di Subaru WRX nih. Terus ada keyless entry system, interior light-nya. Pengin nyalanya 30 detik. Itu ada semua di sini. Ini memang kalau jelasin satu-satu ini bakal sejam videonya. Terus apalagi, Mang? Car Info. Nah, di sini adalah kelihatan ya mode-mode all drive-nya berfungsi atau enggak. Ada tilt-nya juga, ada departure angle-nya. Nah, departure angle-nya itu lumayan tinggi dan mungkin ini adalah yang paling tinggi di kelasnya. Depannya 20,4 derajat, yang belakang 27 eh 25,7 derajat dan break-nya itu lumayan tinggi. Oh ya, tingginya juga mobil ini paling tinggi dari sekelasnya gitu. Yang lain-lain 220 mm si ground clearance-nya tuh udah kelihatan semua ya. Ini pengaturan offroad-nya enggak ada mungkin di mobil yang lain sekelasnya. Ini maintenance-nya, engine oil-nya kepakainya kapan. Terus tires-nya itu kelihatan semua. Oke. Ini di atas lagi tuh acceleration-nya tuh bisa kelihatan Fel consumption-nya kelihatan. Wah, ini lengkap. Temperatur luar juga ada lagi. Wah, lengkap sekali. Tombol home display off. Ini profile ini. Ini nih apa nih? Wah, ini kelihatan ya. Ini buat settingan Bluetooth dan segala macam-macam. Ini siapa aja yang terprofile di dalam mobil ini? Misalnya mamang dengan seat segitu tingginya terus senangnya dengan profile drive mode apa, udah kerekam sama mobilnya ada di situ. Terus maman juga suka masih ada tombol-tombol fisik di sini masih putar-putaran. Volumenya juga. Mamang senang deh. Dah, terus kelengkapannya apa aja? Eh, Mamang belum bahas namanya speedo. Speedometer. Ini speedometernya. Jadi, ada dua kluster utama. Di tengahnya adalah mid ya seperti biasalah kalau kluster utama ada speedometernya, ada takometer dan segala lain-lain. Ada notifikasi dan di tengahnya ada mid. MID-nya bisa dimunculin apa aja, Mang? Kalau ke bawah tuh ada berapa keiritannya, terus berapa kali kita berhenti engine-nya. Ada engine start stop juga di sini. Terus ada kompas, ada navigasi. Kita berada di mana? Tiba-tiba ada di Planet Mars juga ada di sini kelihatan mungkin ada Bluetooth connectivity, terus juga jam digital dan average-nya. Ini yang rata-rata ya keiritan kita berapa sama range dengan bahan bakar yang tersedia tuh. Dah balik lagi dah. Terus di sini di bawahnya ya kayak misalnya notifikasi iadat dan iide dan yang lain-lain seperti transmisi gitu ya. Mode berkendaranya mau sport gitu ya atau mau yang intelligent aja itu ada di bawah ya. Ada viog juga ada temperatur mesin. Trip resetnya di mana, Mang? Simpel aja di sini. Pung gitu ya. Di setir itu banyak tombol-tombol kesenangan. Sebelah kanan untuk urusan adas. Sebelah kiri adalah untuk urusan entertainment dan pengaturan mid di tengah. Dah, setirnya juga bagus, ada pedle shift-nya, ada kulit-kulitannya, dan gedenya bulatnya tuh pas. Enggak ada flat bottom, cuman gedenya pas. Dah, ada tombol-tombol lagi sini. Lihat nih, ada tombol startup engine, ada on off, terus juga manual. Eh, enggak. Ini untuk kecerahan speedometer, terus sama untuk buka bagasi belakang. Nah, ini buat eh ini buat buka mesin dan segala macam nih. Ada tombol power window segala macam, electric mirror, auto folding segala macam. Ada memory seat-nya juga. Ini bukan pintunya seperti ini. Dah keluar. Soalnya mama mau ngejelasin kelengkapan dan cara duduknya. Eh, cara duduk tadi udah ya. Udah keluar dulu. Hus husus hus wus. Tadi mamang udah ngejelasin cara duduknya gimana dan enak sekali duduk di sini. Ini sekarang kelengkapannya apa aja, Mang? Untuk mobil offroad lumayan banyak. Di sini ada battle holder yang gede. Buat nyimpan-nyimpan barang juga bisa. Terus di sini adalah buat nyimpan-nyimpan apa kek kalau offroader di sini ada rokok gitu ya mungkin gitu. Terus juga di bagian sini ada cup holder dua biji. Ada power socket juga. Rentang jari. Ada tombol untuk kamera 360 nih. Kalau dipencet lihat set itu ya. Kita nyalain mesinnya dulu. Kamera 360-nya. Apakah itu kalau kita mundurin apa yang terjadi? Oh, jadi gitu. Di sini ada sensornya. Ini beda ya. Terus ini kamera belakangnya. Ini kamera 360-nya. Jadi dipisah gitu tuh. Ini karena dibuka pintunya sebelah kiri jadi kelihatan ban. Padahal harusnya begini. Nih ada diam. Dynamicnya. Oh iya dynamic juga nih. Asik nih. Alright. Terus ada apa lagi? Sini tempat nyimpan lagi. Sayangnya ini bukan cooler bukan, tapi cukup dalam. Ner kecil cuman dalam. Kecil tapi dalam. Oh, enak banget ya. Terus ini sof opening. Oke, di bawah kursi juga bisa nyimpan dikit-dikit lah gitu kayak sepatu gitu ya. Di atas ini kita bisa lihat ada yang namanya vanity mirror dengan lampu. Terus ini benar buat offroad karena apa? Ya, kalau misalnya silau di samping ada perpanjangannya. Emangnya SIM perpanjang ini ada dipanjangin gitu ya. Terus lampu-lampunya udah putih semua. Nice gitu ya. Ada tempat kacamata, terus ada sandroof yang gede sekali cuman ininya manual. Mamang lebih suka manual gini daripada entar ngerollnya di dalam rusak gitu ya. Mending yang manual aja bisa dibuka. Memang pengen tahu juga seberapa besarnya nih. Ih, ada manuk tuh. Ada burung tuh kan. Ada burung lagi di situ. Pokoknya di atas tuh burung semua tuh. Di sini juga burung. Tuh burung lagi tuh. Wah gitu dong. Ini bukan sunroof. Ini moonroof karena nyumput di bawah si atapnya. Cukup besar. Weh. Jujur memang sih suka ya mobil yang simpel seperti ini. Cuman masih tetap mewah dan terpakai enak banget joknya sumpah. Kita lihat sekarang mesinnya. Nah, seperti biasa Subaru masih mempertahankan mesin boxernya. Cuman dibandingkan Forester yang dulu gitu ya, Forester yang dulu kan cuma 2000 cc. Yang ini bertambah gede pakai mesin FB25 yang artinya 25 itu adalah 2.500 cc boxer gitu ya. Dan dia punya tenaga lebih besar 185 horsepow dengan torsi 247 Nm yang terbagi ke empat roda karena adalah simetrical allwheel drive dengan transmisi mobil offroad CVT. Iya, tapi bisa disimulasikan menjadi delan percepatan yang artinya dua gigi lebih banyak daripada yang sebelumnya. Mesin boxer buy Subu. Subu sekarang harganya berapa, Mang? Yang dulu itu kan sekitar 660 atau 670-an ya. Sekarang harusnya lebih mahal. Tapi Mama enggak tahu pas lagi syuting ini Mamang belum tahu harganya berapa. Mudah-mudahan enggak terlalu banyak banget untuk berubah harganya. Nanti harganya akan dicantumkan di deskripsi Menurut Mamang sih ini oke karena saingan satu-satunya yang paling berat adalah Toyota Raav yang artinya Toyota Raav itu harganya gelap juga yang artinya di atas 1 M ini masih okelah harganya kalau 690-an maybe mama enggak tahu akan di deskripsi harganya ya oke see you semua ini adalah opening pribadi saya dan mama mamang itu. Kami tidak dibayar oleh siapapun dan apapun yang terlihat pada video ini. Jangan lupa tekan tombol jempol ke atas dan subscribe channel Motomobi, Omobi, dan Nasmobi apabila belum berikut dengan tombol loncengnya. Share video ini ke seluruh dunia melalui sosial media anda dan jangan lupa follow sosial media kami semua termasuk Instagram. Cek motomobinews.id untuk berita-berita otomotif terbaru. Terima kasih telah menonton.
