Jungkat

Nintendo Switch 2 Setelah Seminggu… HARGA TURUNđŸ˜‚ (YouTube Video)

  • 19/06/2025

Nintendo Switch 2. Yes, akhirnya kesampean juga ya ng-review konsol ini. Setelah gua pakai ini kurang lebih seminggu ya, lebih tepatnya selama weekend kemarin gua banyak explore-ekplore udah coba main Switch ini sama keluarga gua. Nah, kira-kira worth itut ya ini udah 8 tahun ya dari Nintendo Switch pertama yang mana Basotch juga sempat review e pas awal-awal mulai YouTube ya sekitar 67 tahun lalu dan views-nya juga luar biasa banget. So, yes ya ini beli sendiri. So, semoga kali ini views-nya juga gede dan ya thank you so much buat support-nya dan ya boleh kasih jempol dan juga subscribe ke Binoteknya biar kita cempat ke 1 juta subscriber. I really appreciate it. And ya langsung aja kita mulai videonya. Let's go. Wah, kita ngapain? Oke, kita mulai di hari Jumat. Kita unboxing dulu bareng Zio ya. Ini anak gua yang pertama dan ya jadi gua beli ini versi Mario Kart World Bundle karena yang dijualnya kemarin cuma itu pas gua pre-order ya. Dan kebetulan pas kita main Nintendo Switch 1, Mario Kart 8 Deluxe adalah game pertama yang gua tamatin di Nintendo Switch. Jadi gua lumayan excited ya buat nyobain Mario Kart World di Switch 2. Nah, ini untuk isi dari box-nya ya. Cukup standar kayak sama Nintendo Switch sebelumnya. Ada Nintendo Switch-nya, ada unitnya, ada controller joycon-nya, ada doc-nya, charger, kabel-kabel, dan semacam holder yang sekaligus bikin Joycon-nya bisa jadi mouse sekarang ya. Hmm. Dan langsung aja, ini dia Nintendo Switch-nya. Nah, jadi masang joy-nya sekarang simpel banget karena pakai magnet. Jadi ditempelin doang enggak ribet kayak sebelumnya. Harus diide dari atas ke bawah. Nah, impresi pertama sih gila ini gede banget ya si switch-nya ini. Dan ini comparison sama switch-switch versi sebelumnya gua ada versi pertama sama versi OLED ya. Jadi dari segi material finish juga ini kerasa agak sedikit beda ya. Dia lebih soft, lebih smooth gitu ya mirip sama switch OLED tapi ini lebih smooth lagi. Gua sih agak takut aja bahan ini tuh tipikal yang kayak jangka panjangnya bisa lengket gitu ya kayak bahan rubbernya. Tapi moga-moga enggak ya. Next, langsung aja kita hidupin dan kita mulai setup prosesnya. Nah, pertama yang memang mesti dilakuin adalah update software dulu yang ternyata waktunya lumayan lama ya. Gua tuh bisa sekitar sejaman kemarin. Jadi kita timelaps aja dan setelah itu masih ada satu lagi yang harus dilakuin kalau kalian punya Nintendo Switch sebelumnya yaitu transfer data dari Switch yang lama ke Switch yang baru. Nah, prosesnya simpel ya, tinggal ikutin aja step by step-nya. Dan data yang ditransfer itu cuma berupa save file dan juga screenshot. Jadi kalau kalian ada game-game dari Switch yang lama, itu mesti di-download lagi di Switch yang baru setelah selesai dan habis itu kita bisa langsung masuk ke home screen-nya. Dan karena ini bundle Mario Kart World, kita juga dapetin game-ennya. Tapi memang ternyata bentuknya cuma kode aja yang mana kita harus redeem dan download lagi. Nah, satu catatan yang mesti kalian tahu adalah Switch 2 yang dibeli itu kalian mesti cekin regionnya apa. Karena gua sendiri jujur pas beli gua enggak nanya sama sellernya gitu ya. Dan ternyata, e, gua sempat cek-cek untuk redeem di kode Mario Kart di eshop yang region lain. Dan itu ternyata enggak bisa. Awalnya gua kira ee bahasa Jepang ya di kertasnya itu ya. Ternyata itu adalah bahasa Mandarin yang setelah gua cek tuh ketahuannya pas pakai Google Translate gitu. Ternyata ini adalah region Hongkong gitu, ada HK tulisannya ya. Nah, gua sendiri enggak punya ID region Hongkong tapi ternyata simpel banget. Tinggal ganti aja regionnya pas kita login dari HP ya. Itu kita bisa ganti langsung dengan mudah dan voila akhirnya kita bisa ready Mario Kart World dan yes mesti download lagi yang mana ya akhirnya gua bawa ke studio karena gua masih kerja dan karena di studio itu internetnya lebih kencang. Tips gua juga adalah kalian bisa pakai LAN via dockingannya atau bisa aja pakai USB type C yang ada LAN-nya ya 1 GB/ second itu bisa dicolok di USB bagian atas yang mana akhirnya setelah beberapa jam kelar juga download-nya dan gua langsung cobain Mario Kart World yang mana wah di layar 7,9 inci ini itu emang nampol gitu ya walau memang di atas kertas panelnya IPS enggak sefibran di versi kayak OLED yang sebelumnya pakai OLED ya tapi panel IPS-nya menurut gua udah bagus Bagus banget buat mata gua yang memang udah terbiasa sama panel OLED juga. Resolusi full HD 1080p 120 Hz HDR ini tuh tajam dan smooth. Dan warnanya juga enak di mata ya, bikin kerasa banget upgrade dari seri sebelumnya. Cuma memang bezelnya di sini rada gede, rada tebal ya, yang mana mungkin nanti akan ada versi OLED kayak sebelumnya kan yang bezel-nya lebih tipis. Nah, buat menutup hari gua malamnya main sama Zio lagi ya di TV dengan doc mode-nya yang mana gua gak sempat record tapi ini ada footage dari CCTV. Kalau gua bisa cerita sih menurut gua memang tampilan di TV-nya jadi jauh lebih detail juga ya karena dia udah 4K kan sebelumnya cuma full HD dan lebih bisa dinikmatilah di TV gitu secara detail-detail gambarnya dan ya buat game Mario Kart sendiri menurut gua soundtrack-nya benar-benar banger sih, cakep-cakep semua. Lanjut hari kedua dimulai dengan kedatangan aksesoris pesanan gua. Gua beli tiga aksesoris yang menurut gua paling penting ya, paling necessary saat ini buat si Switch 2. Dan seperti yang kalian bisa lihat ada ini dia carrying case, temper glass, screen protector, dan ada case buat kita tempelin di Nintendo Switch-nya. First of all, gua tes yang caring case sama case-nya karena gua mau keluar kebetulan dan gua mesti bawa sih Switch 2-nya ya. Dan actually yang gua beli ini basic aja sih, yang paling murah bahkan di tokonya. Dan ternyata actually quality-nya turns out gitu ya. It fits nicely juga ke switch yang dipakaiin case eksternalnya. ya. Jadi ya kalian bisa coba cek nanti gua taruh linknya di bawah. Nah, untuk case-nya sendiri gua tuh nyarinya satu yang bisa nambah grip ke Joycon-nya. Karena gua ngerasa ergonomi dari Joycon-nya ini rada kurang, rada tipis ya. Pas dipegang lama-lama lumayan enggak enak di tangan, enggak nyaman gitu. Dan yang kedua adalah bisa langsung di docking ya. Dan case JSOX yang gua cek ini katanya bisa. Nah, pas dicoba sendiri ternyata memang bisa, cuma emang tight banget ya space di docking-nya ini. Dan ujung-ujungnya ada satu bunyi yang enggak enak pas kita masukin dan keluarin si Nintendoonya. Nah, akhirnya gua decide untuk cabut aja case yang bodinya dan pakai case yang untuk Joycon-nya aja. Karena emang menurut gua ini lebih penting sih buat bisa main lebih lama dan lebih nyaman. Nah, habis itu kita sempat ngajakin keluarga sebentar main Mario Kart World dan sekalian karena mainnya berempat ya dan Joycon kan cuma dua. Akhirnya gua coba nih kekin Joycon Switch yang lama ke Switch 2 dan ternyata bisa, it works gitu. Jadi, JoyCon dan controller dari Switch 1 itu forward compatible ya, jadi bisa dipakai di Switch 2. Cuma sayangnya yang switch 2 katanya kayak Pro Controller itu enggak bisa dipakai ke switch 1. Jadi enggak backward compatible. Nah, sama halnya juga dengan controller kayak third party yang bisa connect ke switch 1 kayak Gameser, 8 Bit Do itu pada bisa. Cuma yang 8B itu katanya perlu software update menggunakan komputer biar dia kompatible ke Switch 2. Next, layar dari Nintendo Switch 2 ini emang udah dapat screen protektor bawaan dari Nintendonya ya. Tapi seperti yang kalian lihat layarnya tuh lumayan gampang nempel fingerprint, mantulin cahaya dan info dari Jerry Rick Everything juga dia tuh gampang lecet. Nah, ini yang gua beli akhirnya temper glass dari brand JSOX yang varian antiglare. Dan benar aja dong, gua baru pakai Nintendo Switch ini 2 hari dan udah ada lecetnya, cuy. Lumayan banyak lagi, ya. Nah, info dari Nintendo juga katanya screen protektor bawaan ini jangan dicopot. Jadi, langsung ditempelin aja di atasnya katanya sih biar ngebetulin si layarnya nanti lebih mudah. Nah, buat pasang yang JSOX ini juga gampang banget, udah dapat frame-nya. Tinggal bersih-bersih aja, jangan ada debu dan ditempel. Dan ini dia hasilnya. Kalian lihat ya, before after-nya beda banget kan? Lebih enggak nempel fingerprint, pantulannya ke redam dan karena panelnya IPS juga ya enggak terlalu masalah sama warna hitamnya kan. Kalau olet kan hitamnya benar-benar pekat. Kalau dikasih screen protecttor yang mat dia hitamnya di abu-abu. Tapi kalau IPS ya kurang lebih enggak beda jauh lah. Next gua sekalian nyobain game-game lain. Pertama Zelda Breat of the World yang jujur gua enggak sempat tamatin di Switch 1 karena satu dan lain hal. Nah, gua dengar-dengar katanya di Switch 2 itu ada performance improvement, tapi ternyata memang mesti bayar lagi game update-nya sekitar 10 US. Nah, karena sebelumnya gua itu pindah es-shop yang region Hongkong buat si Mario Kart World ya, gua redeem kan. Nah, gua iseng cek di sana dan ternyata jauh lebih murah, coy. Sekitar 50 Hong Kong dolar atau sekitar Rp100.000 lebih dikit. Jadi hemat Rp50.000-an kan lumayan banget gitu. So, gua langsung coba update dan ya ini mesti download lagi update-nya. Dan ini dia. Kalian coba lihat ya sedikit perbandingan before after yang mana menurut gua berasa bangetnya naik dari 30 fps ke 60 fps lock. Terus resolusi juga kayaknya jadi lebih tajam gitu, experience-nya jadi lebih smooth. Dan moga-moga nanti gua bisa namatin game ini di sini. Moga-moga kalau ada waktunya. [Musik] Oke, Guys. Jadi, gua baru aja akhirnya beli si welcome tour Nintendo Switch 2 yang mana sebenarnya ini adalah game tutorial, ya. Jadi, game tutorialnya pun kita harus beli gitu kan. Jadi, Nintendo nih memang ya seperti yang kalian bilang ya kapitalis ya. Jadi, kita harus bayar Nintendo tex untuk kita ya bisa menikmati konsolnya ya. Itu aja sih keluhan buat hari kedua. Dan ini dia hari yang ketiga. Jadi, hari ini bisa dibilang hari ketiga karena kemarin hari Minggu itu gua enggak sempat main karena aktivitas seharian bareng keluarga. So, hari ini gua tadi sempat testing beberapa hal kayak baterai e lebih detail sekalian gua juga bakal menjawab beberapa pertanyaan dari kalian yang kemarin gua sempat post di YouTube community karena lumayan banyak juga yang nanyain terutama soal baterainya. Nah, buat main game Mario Kart World yang mana game first party rilase-nya ya. Jadi sekitar e satu Grand Prix yang kurang lebih 15 menit itu berkurang sekitar 10 11%. Yang mana kalau gua hitung bulet ya, kalau main full itu bisa dapat 2 jam 30 menit dengan brightness tadi 50% dan volume juga di 50%. Nah, yang bikin gua bingung sebenarnya adalah charging time-nya yang Caia Nintendo sekitar 3 jam. Yang mana buat standar hari ini itu tuh kurang ya. Dan benar aja pas dipakai memang di tes charging ini kelihatan cuma dapat 12, 13, 14 watt aja. Dan ini gua pakai charger bawaan ya, gua tempet tes pakai charger lain itu juga sama yang artinya butuh lebih lama buat ngecas dibandingin ngabisin baterai dari Switch 2 ini. Hmm. Nah, pertanyaan berikutnya dari RPY Droid soal Zeldra BFTW lagi ya sama Tiars of Kingdom. Dan seperti yang gua menang tadi, kita bisa beli upgrade-nya kalau kalian udah punya kasetnya. Jadi tinggal nambah digital aja buat upgrade. Jadi itu kayak ada game key namanya ya. Dia akan nempel di game-nya. Walau demikian katanya ada beberapa game juga yang gratis upgrade ke versi Switch 2. Kalian bisa lihat aja di website yang Nintendo ini udah ada. Next. Ini pertanyaan menarik juga dari Bom 2X ya. Gimana kalau dicompare sama Steam Deck? Nah, kalau menurut gua yang udah berkeluarga ya POV-nya ya, Switch ini tuh cocok banget buat family ko dibandingin sama Steam Deck. controllernya bisa dicopot-copot langsung jadi dua. Games-nya first party Nintendo kayak Mario gitu memang cocok banget buat family terutama buat anak-anak ya. Jadi gua ngerasa kayak lebih aman juga sebagai orang tua gua tahu game yang dia mainin apa gitu kan. Walau demikian ya ada harga yang mesti dibayar juga. Game dari Switch 2 itu ngeri coy harganya sampai R1 juta ya dibandingin Steam Deck yang mana eh Steam itu sering banget ada diskon ya. Contohnya Cyberpunk waktu itu di Switch 2 ini sekarang harganya di Rp900.000an R000 sampai R juta ya di e-commerce gua cek di Steam itu kalau lagi diskon bisa cuma R50 R 270.000-an kayak gitu. Ini tentu juga ada sales sih tapi ya kayak tadi ya mesti ngecek-ngecek di region yang beda karena beda region beda promonya. Sedangkan di Steamdeck juga secara ergonomi menurut gua lebih nyaman buat kita mainin tapi memang bentuknya lebih gede. Jadi kurang cocok mungkin buat anak-anak. Intinya ya kalau kalian suka game Nintendo ya pilih Nintendo aja karena gameennya kan eksklusif ya dan kalau kalian berkeluarga kayak gua ya ini rekomen banget sih Switch enggak harus Switch 2, Switch 1 pun juga menurut gua masih oke banget ya karena menurut gua setelah nyobain selama semingguan ini harganya ini menurut gua ya subjektif dari gua masih tergolong tinggi at least untuk saat ini. Nah, pas gua beli itu kemarin aja harganya tuh di Rp10 juta yang mana seminggu kemudian ini udah turun ya, udah mulai turun. Kalau dicek tuh di harga Rp9,5 jutaan. Bahkan ada yang lebih rendah tapi memang ada yang non bundle sekarang. Menurut gua sih langsung aja beli yang bundle Mario Kart-nya karena beda dikit dibandingin kita harus beli kasetnya yang terpisah. Kayak tadi gua bilang harganya mahal. Nah, harganya sendiri aslinya kalau kita cek di website-nya Nintendo US itu sekitar 500 yang mana sekitar 8,1 jutaan untuk yang Mario Bundle yang harusnya sih berarti ya kalau kita tungguin, kalau kita sabar mungkin bakalan dekat ya harganya dekat SRP dan di compare sama Steam Deck ya, Steam Deck juga kurang lebih segituan sih. Jadi, balik lagi kalian pengin buat keluarga atau buat kalian sendiri pengin game yang lebih murah dan game yang lebih aksesible dengan ergonomic yang lebih enak atau ya pengin main sama keluarga ya bisa pasang webcam bisa tambah controller-controller aksesorisnya banyak di itu jadi pilihan yang menurut gua oke banget. So, itu aja guys review seminggu buat si Switch 2. Semoga videonya bermanfaat dan boleh dibantu kasih jempol. Kalau iya dikomen juga di bawah kalau kalian ada pertanyaan kita diskusi bareng di sana dan subscribe ke Bisentch YouTube channel buat video tentang tag and gadget yang ada di Indonesia. Thank you so much guys for watching. Nama gua Malvin. I'll see you guys on the next video. Ciao. Next kita bahas aksesorisnya ya kali ya karena gua lagi menunggu beberapa. Komen di bawah jepol share dah apa? Yeah.

Lihat di YouTube