Nissan X-Trail e-POWER 2025: Tantang Medium SUV Hybrid (YouTube Video)
belum pegas. Dan ini ruang baris ketiganya. Kepala saya mentok. Untuk varian e yang hadir di Indonesia, dia hanya hadir dalam penggerak mesin E Power EVCE. Benar-benar ini ergonomi sekali. Bisa disesuaikan ta-ta segini teleskopiknya jauh banget nih hitungannya nih. Tuh. Nissan Gaspo lagi. Yes. Jadi setelah 2 tahun berturut, setelah tahun lalu menghadirkan Nissan Serena C28 di GIAs tahun 2025 ini mereka menghadirkan generasi terbaru dari SUV Andana yaitu X-Trail generasi keempat alias T33. Mobil ini hadir begitu revolusioner jika dibandingkan versi T32 dan kini mengusung teknologi e-power juga yang sedikit berbeda dengan Serena dan juga Nissan Kicks. Lantas seperti mobilnya kita kulik mobil ini ya. Bagi Anda yang merindukan produk baru Nissan, tampaknya 2 tahun ini merupakan waktu yang bagus bagi Anda karena mereka menghadirkan lagi produk-produk terbarunya. Setelah terakhir itu sebelum Serena itu Nissan Magnet merupakan produk terbaru mereka yang meluncur di tahun 2021. Baru 3 tahun kemudian ada Nissan Serena dan kini di 2025 mereka menghadirkan lagi Nissan X-Trail. Nah, sedikit kilas balik dengan Nissan X-Trail. N Ex itu sebenarnya merupakan SUV yang sempat laris manis, sempat laku keras di Indonesia pada ee generasi pertama dan juga generasi keduanya. Generasi pertamanya lahir di Indonesia pada tahun 2003 silam, yaitu generasi pertamanya yang berkode body T30 yang bentuknya benar-benar masih kotak, masih boksy. Kemudian berlanjut di T31 yang hadir di tahun 2008. Ya, perlu diakui pada saat itu T30, T31 itu merupakan SUV yang laris manis di Indonesia. karena dia ee secara harga jual itu dia ee sedikit lebih kompetitif dibandingkan pesaing utamanya yaitu Honda CRV dan juga ya merupakan salah satu pionir medium SUV di Indonesia dan waktu itu belum ada yang namanya Pajero Sport dan juga Toyota Fortuner. Toyota Fortuner pertama kali meluncur tahun 2006. Pajero Sport pertama kali meluncur tahun 2009. Jadi medium SUV SUV waktu itu mulai naik daun dan ya X-Trail begitu melegenda. Memang sejak di T32 kemudian T32 facelift jika dibandingkan dengan kompitor utamanya yaitu Honda CRV memang ya agak kurang gimana-gimana banget gitu ya kurang kurang populer lah. Kemudian T33 ini sebenarnya sudah hadir secara global pada tahun 2021 lalu. Jadi baru 4 tahun lamanya akhirnya X-Trail ini hadir di Indonesia. Dan untuk varian eh yang hadir di Indonesia dia hanya hadir dalam penggerak mesin E Power Eforce. Jadi powernya sedikit berbeda dengan milik Nissan Serena maupun Nissan Kicks. Oke, sebelum membahas masalah teknologi, masalah e penggeraknya, kita akan bahas sedikit desain eksteriornya ya. Jadi memang dibandingkan T32 ini benar-benar berubah secara signifikan. Sebenarnya kalau dilihat dari life cycle-nya ya, T31 ke T32 itu jauh berubahnya. Kemudian T32 ke T3 juga jauh lagi berubahnya benar-benar signifikan. Jadi kalau di T33 ini benar-benar dia dominan dengan unsur boksing. Jadi e kalau di T31 itu terakhir X-trail berbentuk kotak, T32 membulat dan gini ada perbadan bulatnya tapi mengotak lagi. Oke, bagi Anda yang senang dengan S maskulin mungkin ini ee menjadi pilihan Anda. Karena rasanya jika dibandingkan dengan kompetitornya yaitu Hyundai Tson dan juga Honda CRV ini yang paling boky dan menurut kami ya ini yang paling maskulin. Di bagian depannya seperti ini desainnya grill eh V motion khas bahasa desainnya Nissan. Di atas terdapat daytime running light dan juga lampu senja. Dan di bagian bawah merupakan lampu utamanya. Sekarang kita lihat bagian penggeraknya yang menurut kami cukup spesial di mobil ini. Nah, belum pegas. Jadi masih mengurunan tangkai seperti ini. Oke, ini mesinnya. Jadi sebenarnya sederhananya eh ini adalah sebuah e-Power di mana mesin ini bertugas untuk mengisi daya motor listriknya. Tapi karena ini merupakan varian eforce, jadi perbedaan jika dibandingkan dengan Serena dan juga di Kicks yaitu motor listriknya ganda di mobil ini. Jadi ee ada depan, ada bagian belakang. Jadi secara otomatis dia memiliki penggerak empat roda dan mesin ini bertugas untuk mengisi daya baterai sebesar 1,8 kWh yang nantinya akan dibagikan dayanya untuk motor depan dan juga motor belakang. Oke, kita bahas dikit mesinnya. Mesin ini menggunakan mesin 1500 cc 3 silinder, tapi dia tidak bisa ee diungkapkan tenaganya karena dia tidak menghasilkan tenaga untuk rodanya. Nah, motor listrik depannya menghasilkan tenaga 203 PS. serta torsi terbesar yaitu 350 Nm. Sedangkan motor listrik belakang dia bisa menghasilkan tenaga 135 horsepow serta torsi 195 Nm. Tetapi secara keseluruhan N menyebutkan tenaganya ini mencapai 215 PS keseluruhannya ya. Dan akselerasi 0 sampai 100 km/h tuntas dalam waktu 7,2 detik. Untuk mobil ini torsi tidak disebutkan masih sama. Jadi torsinya itu berbeda antara bagian depan dan juga bagian belakang. 350 dan juga 195 Nm. Jadi, eh mobil ini memiliki dimensi panjang itu sekitar 4.600 mm yang artinya memang secara penggerak, secara gener langsung bersanding dengan para rival-nya yaitu Hyundai Tson dan juga Honda CRV EF. Hyundai Ton juga kini yang tipe tertingginya sudah dilengkapi dengan mesin hybrid. CRV juga hybrid. Nah, mobil ini e-power. Tapi karena dia memiliki panjang sekitar 4,6 m, sedangkan CRV itu di 4,7 m. Nah, mobil ini sebenarnya lawan tanggul dari Hyundai Tson di Indonesia. Nah, kalau berbicara masalah Apple to Apple dibandingkan Hyundai Tson ya rasanya bisa bersaing sih. Tapi kalau dibandingkan Honda CRV, nah menarik ya mobil ini belum diungkapkan harga jualnya. Nanti kita akan tulis di kolom komentar berapa harga jual karena akan ee diumumkan pada Jang GIAs 2025 mendatang. Nah, harusnya mobil ini lebih murah dibandingkan Honda CRV ya, minimal sejajar dengan Hyundai Tson. Nah, untuk bagian desain sampingnya sendiri bisa dilihat dia memiliki warna tuton ya seperti ini untuk warnanya. Kemudian ya itu desainnya benar-benar e boky minim garis-garis yang bercorak-corak gitu. Jadi benar-benar satu tarikan lurus garisnya. Kemudian bagian BW berwarna hitam seperti ini. Ada overfiner warna hitam. Peleg ring 19 dengan ban 2355 ring 19. Kemudian eh spionnya warna hitam. Dan ada kamera 360-nya. Nice. Sekarang kita lihat bagian belakangnya. Oh ya, ada roof rail juga sini. Sekarang kita lihat bagian bagasinya. Kemudian bagian belakangnya seperti ini. Sebenarnya masih agak terasa gitu aura-aura T32 di sini. Cuman memang dia lebih mengotak, lebih boksy. Lampu belakangnya tuh ee desainnya agak mirip dengan T32. Kemudian emblem Xol di bagian tengah seperti ini. E-ow dan eforce. Jadi EFCE ini yang tadi saya sebutkan ya. eh dia merupakan versi Drive dan hanya ada satu varian seperti ini saja ya secara global untuk versi e-Power. Kemudian, nah ini yang menarik. Satu-satunya e kelebihan dari X-Trail yang tidak dimiliki oleh rivalnya, yaitu ini ada di bagasinya. Bukan power back door ya, tapi ini jok baris ketiga. Yes. Jadi Honda CRV itu punya jok baris ketiga tapi untuk varian non eve. Sedangkan United Tusan Sun tidak punya baris ketiga. Nah, X-Trail punya jok baris ketiga. Memang bukan must to have sih, tapi nice to have karena ini sekali lagi bukan e jok bars ketiga untuk seven seater, melainkan 5+ 2. Jadi, ini rasanya hanya anak kecil mungkin duduk belakang sini ya. Nanti kita akan tes. Kemudian ketika dilipat bangkunya ya menghasilkan ruang yang cukup luas. Kemudian ada partisi ini untuk menyimpan barang ketika ee mobil diparkir gitu ya. Tinggal disangkutin bagian situ. Kemudian di bagian bawahnya. Oh, ada TI repair kit. Jadi mobil ini tampaknya tidak punya ban serep ya. Ya, enggak punya ban serap. Hanya ada tay repair kit dan ada penyemanas dikit di bagian bawah sini. Di bagian kiri kanan juga ada. Oke, sekarang kita lihat bagian dalamnya. [Musik] Dan ini dia ruangor dari Nissan X-Trail T33. Jadi memang kalau secara jok ya dia joknya berbahan kulit tapi ini kayaknya ini bahan sintetis ya. Kemudian perlu diakui juga untuk Jok memang dia itu enggak terlalu empuk dibandingkan dengan rival-rivalnya yaitu Tusan dan juga Honda CRV. Itu yang pertama catatan kita yang langsung terasa. Kemudian yang kedua adalah ini nih e posisi duruk ini ee enggak terlalu fleksibel gitu. Jadi hanya seperti ini saja. Rasanya tuh lebih fleksibel Hyundai Tucon juga dibandingkan Nissan Xtrail ini. Tapi untungnya eh Lee Cru masih cukup leluasa. Ini sudah sesuaikan dengan postur badan saya. Tinggi saya 177 cm. Bisa dilihat masih ada ruang yang mumpuni. Kemudian untuk headroom cukup luas juga padahal dia dilengkapi dengan panoramic sunroof. Masih cukup luas sih. Kemudian juga untuk apa sudah memiliki amres ada tapi bukanya gimana? Oh, ini nih. Nah, amrnya tuh kayak model Xpander ya karena asliansi Mitsubishi Nissan mungkin jadi modelnya seperti ini. Tapi enggak apa-apa ini tegas itu amrersnya enggak letoy. Kemudian ada dua buah cuper dan ada tempat penyemanan lagi di bagian sini. Oke, kita balikin lagi dan so far untuk bagian belakangnya ada fitur apa lagi? Ini ada fitur eh double blower yang bisa Anda sesuaikan suhunya tapi anginnya mengikuti bagian depan. Kemudian juga lampu baca dan ada cray untuk privasy anda untuk mening privasy. Dan di bagian tengah memang dia ada sedikit channel jadi agak terbatas gitu untuk menggerakkan kaki. Tapi enggak enggak terlalu yang terbatas banget sih ini masih cukup luas. Tapi untuk duduk di bangku baris keduanya ini memang kalau boleh jujur memang tidak seluas Tusan dan juga ee Honda CRV. Tapi dia punya bangku bar ketiga yang tidak dimiliki oleh para rival-nya. Nah, seperti apa jika orang dewasa seperti saya duduk di bangku baris ketiga? Ya udah, kita coba aja. Dan ini ruang baris ketiganya. Kepala saya mentok. Kemudian coba kita lipat ya. Ini sudah sesuaikan pokoknya. Tadi kan paling belakang paling mundur banget ini. E, di tengah-tengah lah. Enggak, enggak teruai mundur. Nah, kita suikan deh. W roomnya cuma segini. Jadi benar-benar enggak ada light chrom untuk e postur manusia di atas 170 cm. Headro juga wah benar-benar mentok. Jadi memang sekali lagi untuk bangku baris ketiga ini mungkin hanya untuk e anak kecil saja dan untuk kalau terpaksa banget harus bawa orang di belakang ya baru bisa digunakan lah. Tapi tetap nice karena tidak dimiliki oleh pesaing-pesaingnya untuk jok baris ketiga ini. Jadi kalau di CRV itu kan alasannya karena baris ketiganya ditempati oleh baterai. Sedangkan di Exol ini dia mampu ee menempatkan baterai sekaligus jok. Jadi daya manfaat daya ruangnya cukup baik di Nissan Xel ini. Oke, seperti itu bangku baris ketiganya karena saya tidak e muat di bagian belakangnya. Ya udah kita langsung bahas bagian depannya aja. Let's go. Nah, ketika Anda duduk di balik lingkar kemudian ini baru terasa ee ini merupakan nilai lebih dari X-trail. Kenapa? Jadi yang pertama adalah soal posisi duduknya. Jadi benar-benar ini ergonomi sekali bisa disesuaikan tel-tel segini teleskopiknya jauh banget nih hitungannya nih. Tuh mainnya segini nih. Jadi rasanya untuk berbagai poster tubuh manusia ini bakal sangat nyaman untuk posisi berkendaranya. Kemudian untuk joknya bisa dinaikkan turunkan, maju mundurkan secara electrical semua. Nice. Ini benar-benar ergonomis. Senter ergonomis. Wah enak banget. Ini paling enak menurut saya antara Nissan X-Trail CRV dan juga Hyundai Tson. Belum lagi dia juga dilengkapi dengan head up display yang dipantukan kaca. Jadi benar-benar terfokus gitu nyetirnya. Wah luar biasa. Kemudian juga Nissan itu selalu memiliki visibilitas yang baik untuk pengemudi dan terjadi juga di T33 ini. Pilarannya kecil kemudian ee posisi dashbornya ke bawah gitu ya. Meski memang dia untuk ee kap mesinnya sedikit nongol, tapi rasanya masih ee aman gitu untuk visibilitasnya. Tuh, mantap banget. Namangisan dari dulu tuh enak. Kemudian ini posisi door trim-nya juga cukup rendah. Jadi benar-benar wah ini visibilitasnya terbaik di kelasnya. Apalagi dibandingkan dengan Honda CRV, menurut kami kualitas material interiornya juga lebih baik ya untuk bagian dashboard dan juga door trim. Tapi untuk bagian rotin belakang memang dia dilengkapi dengan material keras. Tapi bagian depannya ini full soft touch, soft touch, soft touch, soft touch. Apalagi ada detail dalam menarik panel nih. Panel seperti ini. Ini keren, berkelas sekali. Kemudian head unit memang ya enggak gitu gede sih untuk mobil modern ya. Layarnya seperti ini. Fiturnya juga ya soso lah. Mobil-mobil Jepang tuh entah kenapa ya head-nya agak kalah dibandingkan Korea dan juga Cina ya sekarang. Kemudian instrumen custernya full digital semuanya ini mirip seperti di Nissan Serena ya. Kemudian fiturnya apa aja? Yang pertama ada ADAS. Adasnya lengkap pastinya ya. Ada landeping assist dan juga ada adaptive cruise control dan juga harusnya land keeping assisnya itu sama dengan Nissan Serena ya. Jadi bukan ketika beberapa waktu sekali Anda tidak perlu mengkoreksi setir. Anda hanya perlu tangan Anda di setir. Jadi dia akan membaca, "Oh, ada tangan di setir." Nah, dia akan ee berfungsi lagi l keeping assis-nya. Itu yang menarik dari sebuah Nissan. Kemudian dia juga dilengkapi dengan wire charging di bagian sini, USB type A. Type A dan juga type C ada di bagian sini. Jadi lengkap gitu ya, enggak hanya type C aja, enggak hanya type Aja. Kemudian di bagian tengah ada EV. Jadi ini EV mode dan juga ada e-pedal. Ini hasil e-power memang tuas transmisi seperti ini digeser kayak gini nih. Keren. Kemudian electric packing brake-nya seperti ini. Dan dia juga ada beberapa mode berkendara ini yang auto, ada snow, ada offroad, echo, dan juga dia dilengkapi dengan heal disent control. Tinggal tekan bagian sini nih. Tekan tom e tombol bagian sini ada dua buah cup holder yang cukup besar dan speaker juga dia sudah aftermarket dari Bos dan ada tempat penyimpanan terbuka di bagian bawah dan ada detail menarik nih ada tulisannya Nissan Esteblish 1933 Yokohama. Wow keren nih ada di bagian sini. Ini kayak di Honda Civic ya. Jadi Honda Civic tuh di bagian konsol tengahnya ada kayak partisi. Pas dibalik tuh ada Honda Civic generasi pertamanya kayak semacam Easter eg gitu ya. Ini mobilnya juga ada ternyata di sini nih. Keren juga. Kemudian konsol tengahnya cukup luas. Memang tidak ada USB slot, tapi untuk menyimpan barang ini rasanya cukup banyak. AC dia menggunakan triple zone. Jadi ya ee satu kanan, satu kiri dan juga satu di belakang. Jadi beda semua e zone-nya bisa diatur dan juga lampu bacanya ini sayang masih kuning warnanya. Semua masih kuning belum putih ya. Tapi secara overall kalau dibandingkan dipertemukan langsung dengan Honda CRV ini rasanya kualitas materialnya lebih premium gitu kesannya. Kecuali bagian joknya ya. Bagian joknya ini memang terasa ini kulit sintetis banget sih. Tapi kecuali bagian itu, bagian ini sekali untuk di Nissan XR ini dibandingkan dengan Honda CRV. Ya, jadi akhirnya di tahun 2025 ini cukup banyak model Jepang yang hadir Indonesia tepatnya pada ajang GIAS 2025 ini setelah di 2023 2024 itu kalau enggak merek Cina, merek Korea, merek Cina, merek Korea itu lagi. Dan akhirnya merek Jepang kini mulai meramaikan pasar otomotif. Indonesia lagi. Salah satunya Nissan dengan X-Trail G terbarunya. Dan secara kesimpulan, mobil ini cukup menarik. E teknologi yang diusung juga canggih. Harusnya dia irit bahan bakar. Dan yang di tinggal ditunggu adalah harga jualnya. Apakah dia lebih mahal dibandingkan CRV dan juga Tson? Kita tunggu saja. Jadi begitulah hasil video first impression kami terhadap Nissan X-Trail T33. Klik like jika Anda menyukai video ini, subscribe bila Anda belum dan jangan lupa juga untuk isi kolom komentar di bawah. Main-main juga ke website kami di ww.otodriver.com autodriver.com dan jangan lupa juga untuk download aplikasi kami di Google Play Store. Terima kasih sudah menan video ini dan sampai jumpa di video-video kami selanjutnya. Bye bye. [Tepuk tangan]
