Jungkat

NON ULTRA NIH BOSSS | Hands-on Samsung S26 & S26+ Indonesia (YouTube Video)

  • 25/02/2026

Bismillah, alhamdulillah kita ketemu lagi bareng gua Romi. Nih, gua udah megang flagship terbaru Samsung ini ya, Samsung S26 Ultra. Tapi gua enggak akan bahas handphone ini, karena ini kan sudah dibahas di video sebelumnya yang sudah dibikin sama Fahmi ya, langsung dari US. Kalau gua di Indonesia aja jaga kandang. Ini kita akan ngebahas dua seri lainnya yang enggak kalah menarik. Ini adalah S26 base model, yang ini S26 Plus. Apa aja yang menarik dari HP ini? Yuk, mari kita bahas. Oke, yang paling pertama kita bahas adalah pastinya penampilannya. Nah, uniknya di S26 series ini tidak ada perbedaan signifikan ya antara yang Ultra, yang base maupun yang Plus. Yang paling kita notice adalah modul kameranya ya, di mana sekarang dia udah mirip kayak di S25H kemarin dan juga di Galaxy Z Fold 7. Gitu, jadi ada lagi kamera island-nya seperti ini, bukan per modul kamera langsung diceplok ya. Jadi, ada satu housing-nya lagi. Nah, itu yang membedakan. Terus, kalau kita lihat nih ya, bagian atas ini sama ya, ada mikrofon, terus ada garis antena. Di sebelah kanan ada tombol power, ada tombol volume. Kemudian di kiri sama-sama kosong dan di bawah ini cuman sedikit aja perbedaannya, di mana ada ketukar posisinya antara slot SIM card dengan grill speaker antara yang Ultra dan versi yang non Ultra. Selebihnya itu bisa dibilang mirip-mirip. Dan untuk ketahanan debu, ketahanan air itu masih sama kayak yang sebelum-sebelumnya, IP68. Lalu untuk pilihan warnanya ini juga menarik ya, karena tahun ini warnanya seperti biasa ya, segar-segar. Ada empat warna yang basic dan ada dua online eksklusif. Yang basic-nya itu ada Cobalt Violet, ada Jade Black, White sama Sky Blue. Kalau untuk yang online eksklusif ada Silver Shadow sama Pink Gold. Nah, tahun ini Samsung juga berhasil mempertahankan ketipisan dari S26 dan juga yang plus ya. Jadi tidak bertambah tebal. Eh, beratnya juga basically sama untuk yang plus kalau yang base model ini justru agak sedikit aja lebih berat. Kenapa? Karena ternyata ada perbedaan kapasitas baterai tapi nanti kita akan bahas di bagian spesifikasi ya. Nah, untuk overall size-nya terutama untuk layarnya untuk yang versi plus ini sama 6,7 inci untuk yang versi base modelnya ini ada kenaikan 0,1 inci dari 6,2 sekarang jadi 6,3 inci. Untuk spesifikasi layarnya dia masih sama ya untuk panelnya. Nah, perbedaan resolusinya ya. Kalau si eh, base model ini dia lebih kecil kalau yang versi plus bisa sampai QHD plus pilihan resolusinya kita bisa ganti-ganti bisa kita ubah-ubah. Terus juga untuk brightness-nya dia sampai dengan 2.600 nits dan untuk ketahanan layarnya seharusnya tanpa eh, screen protector tambahan aman tapi tetap aja ya menurut gua lebih baik dipakein tempered glass ya. Terus untuk fitur terbaru yang mana ramai dibicarain ya privacy display itu sayangnya enggak ada di versi yang base dan plus jadi memang eksklusif untuk yang ultra aja. Secara UI ini kalau gua lihat dia udah pakai One UI 8.5 ini yang versi terbaru basisnya dia Android 16 dapat 7 tahun upgrade versi OS dan juga 7 tahun security eh, update jadi mantap banget ya untuk eh, jangka panjang dan eh, tampilan seperti biasa ya gua enggak cerita banyaklah teman-teman pasti udah pada tahu kalau One UI-nya Samsung itu eh, dilihatnya enak, minimalis dan smooth experience-nya ya pakainya itu enggak nge-lag. Dan kalau kita ngomongin One UI enggak boleh dilupain yang namanya Galaxy AI ini salah satu fitur AI terbanyak yang ada di smartphone Android ya misalkan kayak call assist, writing assist, interpreter, note assist, transcript assist, browsing assist, foto assist, banyak ya pokoknya. Ada audio eraser masih ada, weather wallpaper masih ada, terus yang baru ada creative studio di mana kita bisa ngedit foto bukan cuman ngedit dari coret-coretan tangan gitu ya, kayak ngelingkarin tapi kita bisa ngetik from ya. Jadi benar-benar kayak lagi ngedit pakai eh Gemini, enak banget. Terus ada now brief, ada yang baru juga now nudge. Eh terus ada notification highlight dan juga ada health assist. Nah, untuk fitur now nudge ini kemungkinan ini bakal kepakai banget ya karena kita bisa melakukan hal dengan lebih cepat. Misalnya contohnya kita lagi ngetik terus eh dapat pesan ya, dapat pesan eh ada tanggal atau menyebutkan lokasi kemudian nanti di situ kita bisa langsung ada shortcut ya untuk ke Google Maps ataupun ke kalender, dikasih tahu ada jadwal apa aja. Dan yang enggak kalah penting adalah ada call screening. Jadi kita enggak perlu lagi pakai eh aplikasi tambahan kayak eh Truecaller atau Getcontact buat menghindari ada telepon-telepon spam yang masuk handphone kita karena kalau tinggal di Indonesia itu banyak banget yang namanya entah itu debt collector nyasar, orang nawarin asuransi, penipuan, pokoknya fitur ini pastinya bakal kepakai banget. Terus apa lagi yang menarik dari kedua HP ini? Tentu aja adalah chipset karena beda dengan yang Ultra ya, Ultra itu kan pakai Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy. Nah, kalau kedua HP ini yang base model dan plus dia pakai Exynos 2600 fabrikasi 2 nanometer cukup meyakinkan dan gua udah sempet tes juga ya pakai AnTuTu yang terbaru tadi tipis-tipis eh di kondisi yang panas di outdoor kayak gini dapat skor hampir 3 juta ya, 2,8 jutaan yang menurut gua itu not bad, masih bisa dibilang eh berkompetisilah dengan yang versi Snapdragon-nya. Nanti bisa kita coba lagi di kondisi yang lebih proper, di kondisi dalam ruangan dengan AC ya. Eh kita bisa lihat nanti apakah ada peningkatan atau tidak, tapi nanti di video review-nya. Kemudian untuk spesifikasi yang lainnya, untuk RAM dan storage versinya sama ya kedua HP ini, plus maupun base model di 12 256 ataupun 12 512 giga tidak ada varian yang 1 tera. Kemudian juga untuk baterainya yang versi base model kenaikan seperti yang gua bilang di awal, kenapa lebih sedikit lebih berat karena baterainya meningkat ya dari yang sebelumnya 4000 sekarang 4300 mAh. Ngecasnya yang base model ini bisa 25 watt dengan kabel. Kemudian untuk yang versi plus ini baterainya sama ya tidak ada kenaikan. Dan untuk charging-nya juga sama di 45 watt. Waduh luar biasa ya ini gua syuting outdoor anginnya kencang banget jadi kalau teman-teman dengar suara kresek-kresek ya gua mohon maklum aja. Nah terakhir ya untuk kamera jadi setup-nya ini juga sama identik yang base dan yang versi plus. Main kameranya ada di 50 megapixel aperture-nya F1.8. Kemudian ditemenin sama lensa ultra wide ada di 12 megapixel, kemudian ada lensa tele di 3 kali optical zoom resolusinya 10 megapixel. Dan untuk kamera depannya ini sama-sama di 12 megapixel. Gua sendiri belum banyak ngutak-ngatik ya untuk menu-menu ataupun fitur yang ada di kameranya karena memang yang paling drastis peningkatannya sebenarnya ada di versi ultra. Tapi satu hal yang paling dinotis di versi base maupun yang versi plus ini adalah fitur horizontal lock. Jadi kalau misalkan kita ngerekam ya misalkan ngerekam nih di mobil gitu ya mau sambil ngerekam sambil kegoyang-goyangin atau di pesawat sampai bahkan handphone-nya kebolak-balik begini itu akan tetap steady. Jadi hasilnya itu enggak ikut kebolak-balik. Nah itu kita bisa aktifin ya namanya fitur horizontal lock. Dan hebatnya ketika kita merekam dengan mengaktifkan horizontal lock ini kita tetap bisa pakai resolusi yang paling tinggi ya, atau QHD di 60 FPS bahkan dengan HDR aktif. Sementara kalau kita pakai stabilizer yang biasa ya, itu kita bisa ngerekam sampai 8K di 30 FPS dengan HDR. Mari kita tes untuk perekaman videonya. Ini pakai S26 yang base model di 4K 60. Enaknya kita bisa seperti biasa ya Samsung ya, kita bisa ganti-ganti lensa, optical zoom, ini ya kamera depan. Terus kita ganti ini ya kamera belakang satu kali, kemudian ganti 0,6 kali ganti ke ini digital zoom dua kali, tiga kali digital zoom ada sedikit ini ya transisinya, kemudian bisa 10 kali toggle-nya, terus ada 15 kali. Kita balik lagi ke satu kali. Gitu, terus stabilisasinya ya seperti biasa dah kalau Samsung mah. Mantap. Tuh, kita switch 0,6. Oke. Dynamic range-nya juga cakep ya. Nice. Nah, itu dia tadi ya sekilas info untuk Samsung S26 yang base model dan juga yang versi plus. Perbedaannya dengan S26 Ultra kalian bisa lihat di video yang sudah lebih duluan di-upload sama Fahmi ya di video sebelumnya. Dan kalau pre-order sekarang itu teman-teman bisa dapat katanya cepat ya di minggu pertama bulan Maret itu sudah bisa hands-on kayaknya tanggal enam atau tanggal tujuh gitu ya. Jadi lebaran sudah bisa pakai HP baru. Dan berapa harganya? Nah, teman-teman bisa langsung cek di deskripsi beserta link untuk pre-ordernya gua taruh di bawah. Pilih yang mana nih? [musik]

Lihat di YouTube