Jungkat

NONTON INI SEBELUM BELI DASHCAM MOBIL | CARA PASANG DASHCAM ITU RIBET? 1 JUTAAN DAPET YANG BAGUS? (YouTube Video)

  • 01/01/2026

singkat saja tutorial pasang descamp 2. Dcam belakang sama seperti descamp depan ya. Kalian jangan tempelin dulu, melainkan kalian nyalain dulu descam-nya terus sambungin ke handphone. Kita cari dulu tengahnya. Ini lensanya kan di tengah nih. Ini kita samain. Oke, jarak ke sini sama. Sip. Untuk hasil footage-nya seperti ini. Peletakan dasam ini tergantung selera masing-masing ya. Ada yang diletakin di atas, ada yang dikaca. Ini gua akan bikin tutorial yang di atas dulu di plafon cuman ada plus minusnya. Plusnya satu, setting kabelnya gampang. Dua, field of view-nya lebih natural. Point of view-nya itu jadi seperti kita melihat dari dalam mobil tuh. Cuman minusnya satu, kalau yang punya death roster akan nghalangin ke ini hasil rekaman. Minusnya lagi field of view-nya jadi lebih sempit. Kalau kita retakin di kaca dia field view-nya lebih luas karena kan langsung ke kaca. Cuman kita akan nyetting kabel harus melalui panel-panel pintu bagasi. Kecuali buat kalian yang mobilnya itu sedan itu jauh lebih gampang. Semua kembali lagi ke selera masing-masing. Sekarang saatnya kita ngatur kabelnya. Untuk rapiin kabelnya kalian mulai dari depan ya. Karena kalau dari belakang akses kabelnya susah untuk nyumpetin di depan karena belakang cenderung lebih banyak ruang. Kalau di depan ruangnya lebih sempit. Jadi kalian urutin dulu dari depan lalu ke belakang. Simpel saja seperti tutorial pertama kita masuk-masukin aja ke plafon. Yang di atas sudah rapi. Sekarang kita tinggal ini jalur kabelnya ke sini sama seperti kamera depan. Bedanya kalau kamera depan ke bawah, ini ke belakang. Aturannya sama, cek dulu, jangan terlalu tegang kabelnya supaya enggak putus. Sekarang kita lanjut beresin yang belakang. Ini kabelnya masuk ke jalur karet. Slip-selipin aja, Guys. Nih, ya. Ya, Guys. Tadi jalurnya di balik karet ini keluar di sini. Terusin aja ke belakang. Nah, oke. Terus lanjut seperti pilar A ini. Pilar B namanya. Kita cungkil sedikit. Oh ya, take notes, do it at your own ris ya, Guys. Karena kalau lewatin jalur-jalur airbag gini, kemarin ada yang nanya, "Ini bakal ngalangin kalau amit-amit airbag-nya meleduk ngalangin enggak?" Gua juga pribadi enggak tahu, ya. Amit-amit sih jangan sampai pakai airbag. Ini gua hanya tutorial masang desecam-nya aja. Untuk yang tchnical kayak gitu jangan sampai terjadi. Ketemu cara gampangnya ya, kalian tinggal buka karet pintu depan sama pintu belakang. Dan di sini ada celah nih, Guys. Tuh, ada celah. Bisa langsung keluar lewat belakang. Jadi, kabelnya kalian copotin aja dari dasam nih ya. Ujungnya kalian selipin aja. Mau dari situ, Pak. Nah, udah. Huh, memang agak trik kaynya segitu doang ya. Iya. belakang tuh memang agak tricky, Guys. Kalau mobil Eropa apalagi yang panel gapnya tuh lebih rapat, terus lebih padat, pasti lebih susah, harus lebih sabar. Karena biasa tuh Eropa di balik ini aja tuh mereka padat banget. Ruang kosongnya kecil banget gitu loh. Itu banyak gitu ya electrical ya? Iya, elektrikalnya juga banyak. Oke, sekarang kita udah beres yang dari ini depan kita beresin dulu. Lanjut jalur kabelnya masuk ke balik karet sini. Tak beres. Kalau belakang memang agak lebih susah karena posisinya kan awward ya. Ini tinggal kita atur akses kabelnya. Ini kan colok ke sini. Sesnya kalian bisa sembunyiin di balik sini atau kalian sembunyiin sesuai tipe mobil kalian aja. Yang penting jalurnya udah udah kelihatan kan konsepnya. Nah, ini kan tadi di depan ke balik karet terus keluarnya di sini nih. Kalian bisa selipin di balik door trim atau di balik pilar ini. Pilar C juga bisa. Nanti larinya ke ini. Cara ngatur kabelnya kalau kalian putuskan untuk taruh desecam di plafon tinggal selipin ke karet pintu belakang. Kalian buka aja hati-hati banyak ini ya. Banyak apa? Karet silen. Jadi kalian selipin aja ke dalam sini. Nah, ini kan kabel descam-nya nih. Nah, ya udah kalian tinggal tarik kabel itu ke sini juga. Oke, sudah ketemu nih, Guys, kabelnya. Kan gua selipin dari depan ini keluar di belakang sini. Ini dulu nih dirapiin kabelnya si dash cam. Jangan lupa di ini dulu tancepin dulu kalian selipin aja ke dalam. Tinggal beresin akses kabelnya ini. Untuk kabel merah ini dia adalah trigger wire namanya. Ini biasa dihubungkan ke lampu mundur supaya kalau ada descam yang support kayak di spion tengah tuh, pas masuk gigi mundur, descam-nya jadi berganti fungsi jadi kamera mundur gitu. Kalau enggak dipakai, kalian bisa tutup aja ujungnya pakai selotip kabel. Selesai gitu aja. Nah, yang opsi kedua itu kalian bisa taruh di kaca kalau mau yang pasti nempel. Ya, kalau ini kan biasanya suka enggak nempel. Ketoel dikit aja lepas sebenarnya. Cuman karena dia descamp belakang ini enteng. Masih aman lah selama gua coba ya. Kalau kalian mau yang lebih rekat ya tempel di kaca. Kalau di kaca sini kalian kabelnya ke dalam ini harus dibuka lari ke sini. Ini kan ada kopong nih ya. Kalian harus cari feeling sampai kabelnya ketemu ke sini. Pas di sini kalian harus cari lagi feeling sampai kabelnya keluar ke dalam sini. Itulah kenapa gua menghindari pasang di kaca capek soalnya. Konsep tergampang menurut gua ini. Kalian tempelin aja di sini. Jadi jalur kabelnya tuh di dalam mobil. Setelah gua coba ini kan biasa memang karet di belakang nih banyak silennya ya. Jadi agak repot kalau bongkar-bongkar segala. Jadi gua putuskan untuk gua selipin aja di dalam karet-karet ini tuh tinggal dimasukin-masukin aja guys. Kalau yang udah kalian tutup nih fungsi cungkilannya kalian cungkil terus kalian tempel gini. Tara. Beres. Oh, I tadi mulai dari 1315, sekarang 13.50 35 menit. 25 menit. 5 menit. 15 ke 50 35 menit kan? 35 menit ya. Iya, 35 menit. Kalau cara yang ini, kalau kalian mau tempel di kaca belakang itu bisa sejam lebih. Percayalah gua sih malas ya. Soalnya gua udah pernah pasang di Woling RV, di Sigra, di mana. Wah, itu nyari jalur kabelnya itu loh yang susah karena beda mobil, beda jalur. Udah gitu kita akan ketemu jalur-jalur kabel yang di balik plat besi. Plat besi gini kan enggak bisa dilepas. Jadi kita harus pakai feeling, pakai kawat, kabelnya kalian ikat terus kalian sodok-sodok cari dari sini nih kabelnya. Pokoknya harus keluar di sini gitu. Gimana caranya? Ya, kalian pakai feeling. Ayolah cari-cari gitu. Terus dari sini aja masih lari lagi ke sini. Kalian harus nyari lagi nih. Terus dari sini ini kan kita harus buka plafon. Kalau enggak ya ngambilnya susah kan kabelnya ada di balik sini. Gua rekomen pakai cara ini aja udah lebih dari cukup kok untuk perekaman belakang. Viewing angle-nya juga menurut gua jadi lebih natural karena seperti kita lihat dari dalam mobil. Bedanya memang trade off-nya defoger belakang masuk ke dalam footage kemudian field of view-nya jadi agak lebih sempit. Tapi ya sudahlah. Sama gua juga lupa info, kalau kalian tempel di kaca pintu bagasinya harus dalam keadaan tertutup ya. Jangan kalian tempel pintu bagasinya kebuka. Percayalah nanti itu footage terbolak-balik. Kalian bingung cari kiri kanan ni gimana segala macam mirroring. Ada dascam yang punya fitur flip tapi pada saat descamp-nya nge-restart image-nya balik lagi. Jadi setiap kali nyala mesti kita pencet flipnya. Percayalah kalian tempel begini caranya kebolak-balik pasti itu footage-nya. Kalau kayak gini kan udah natural banget ininya, viewing angle-nya. Tips berikutnya ini kan belakang biasa suka ada lem silen gitu ya. Kalian kalau lemnya itu nempel-nempel, kalian bersihin pakai minyak kayu putih sama tisu aja. Kayak ini nih tadi lemnya kena karet, bersihin pakai minyak kayu putih aja. Setelah itu tinggal lap pakai microfiber. Tuh dia langsung ngangkat terus. Bersih kan? Nih. Nih contohnya nih. Ini sama ini nih. Tuh meler-meler kan. Silenn ya kita tinggal pakai minyaknya putih, tuangin aja. Terus usap aja gini enggak usah digosok terlalu kencang. Usap aja. Nih contohnya yang ini ya. Larut dia. Nah, kalau di body mungkin agak sedikit halus-halus aja guys. Takutnya lecet. Tuh lunakin dulu pakai minyak kayu putih. Oke, ini pakai lap microfiber. Kenapa harus pakai minyak kayu putih? Kalau kalian gosok langsung pakai lap microfiber, percayalah itu lem lari-lari sini sana doang. Oke, gua recall lagi ya, Guys. Ini POV pemasangan descam, jalur kabelnya. Ini kabel descamp belakang lari ke balik plafon lewat pilar A. Kalau descamp depan kita arahin ke bawah, descamp belakang kita ambil jalur di sini. Di balik kabel eh di balik karet terus masuk ke balik pilar B terus ke jalur karet lagi. Pintu karet pintu ya. Terus ke belakang ke pilar C. Nah, di pilar C kita tinggal selip-selipin aja kabelnya ke dalam pakai cungkilan. Dimasuk-masukin aja. Sini ketemu dengan kabel descamp belakangnya. Colokin di sini. Eesnya tadi gua masukin ke balik karet-karet sini. Ada ruang kopong tuh di sana. Untuk posisi dese camp di plafon sini memang jadi kurang nempel, tapi karena dia ringan, jadi pengalaman gua sih dia gak gak enggak cepat lepas ya. Kalau mau lebih enak, lebih rekat ya ke kaca cuman jalur kabelnya jadi mesti ke door trim. Terus ini pakai feeling di balik panel besi ini nih masuk ke sini. Dari sini kita mesti cari feeleling juga masuk ke sini. Yang ini tembusnya ke balik sini. Nah, ini juga pakai feeling di balik pilar ini. Kalau mau gampang ini harus dilepas juga pilarnya baru ke depan sama seperti tadi. Sekarang saatnya kita tes hasil rekaman depan belakangnya ya. Untuk descamp yang gua pakai di byd atauan gua si Atoy, gua pakai si DDPI Z60 Pro kamera depan dan kamera belakang. Kamera depannya dia 4K, kamera belakangnya 1080p. Gua akan coba lewatin jalanan yang ada gabruk-gabruknya ya. Apakah desecamp belakang akan copot, akan lepas? Kita akan coba langsung. Kalau menurut gua sih untuk kamera depan itu oke banget ya karena 4K udah kayak action cam yang dijadiin descam. Untuk kamera belakang dia memang agak jomplang nih 1080p. Tapi untuk perekaman bukti perjalanan aja menurut gua juga udah lebih dari cukup sih. Karena plat nomor-plat nomor detail-detail itu masih cukup terekam dengan baik. Mobil sekarang agak goyang-goyang karena ini ya jalanannya konturnya enggak rata. Descan. Ini ada polisi tidur. Gua rem sedikit aja biar mentul. Aman. Terus ada speed trap. Dak dak dak. Aman juga tuh. Goyang-goyang aman. Gua sengaja lewatin jalanan yang tuh. Tuh goyang-goyang ya gubrak-gabruk dan aman guys. Dcam-nya enggak lepas tuh. Oke guys, kalau gitu sekian dulu tutorial pasang descam belakang, ya. Beda mobil bisa beda tingkat kesulitan. Biasa kalau mobil-mobil Jepang di balik panelnya itu biasa lebih kopong. Makanya lebih gampang untuk nyelip-nyelipin kabelnya. Kedua, kalau untuk mobil-mobil yang punya side airbag itu gua juga enggak tahu ya apakah akan mempengaruhi atau menghalangi saat amit-amit airbag itu diperlukan. Jadi, do at your own ris aja ya. Gua cuman memberikan tutorial pemasangan. sisanya ya tergantung kalian pribadi masing-masing. Terakhir rekomendasi descam dari gua itu kalau yang gua pasang ini adalah DDPI Z60 Pro. Kamera depan dan belakang menurut gua udah oke banget. Dcam yang paling oke yang pernah gua punya. Tapi kalau kalian merasa lagi on budget, kalian bisa CO yang 70 A200 yang gua taruh di keranjang kuning itu R jutaan udah dapat kamera depan dan kamera belakang juga. Menurut gua udah lebih dari cukup sebagai bukti perjalanan kalian. Terima kasih yang sudah menonton sampai akhir. Semoga tutorial gua ini bisa membantu dan kalau mau sedikit ada support jangan lupa ya COCAM-nya melalui link affiliate gua aja supaya gua ada komisi sedikitlah. Terima kasih banyak yang sudah menonton. Sampai jumpa lagi di video berikutnya. Bye bye.

Lihat di YouTube