#Nostalgia RAJA KAMERA HAPE DI TAHUN 2016 | Google Pixel XL (YouTube Video)
akhir-akhir ini ini di media sosial dan di internet lagi ramai ya, ada tren namanya 10 tahun yang lalu. Jadi tahun 2016 itu adalah 10 tahun yang lalu. Cepat ya waktu tuh enggak terasa. Jadi orang banyak posting fotonya di tahun 2016 terus dibandingin sama foto terbarunya di tahun 2026. Nah, tapi di kali ini gua pengen bikin yang sesuai sama tag ya, yaitu gua pengen ngebahas HP yang rilisnya itu di tahun 2016, tapi kita bahasnya di tahun 2026. Nah, HP ini adalah Google Pixel 2016 alias original Pixel alias OG-nya Pixel. Gimana sih kondisinya di tahun 2026 ini? Yuk, kita mulai videonya. Hai semuanya, ketemu lagi sama gua, Fahmi. Ya, sebenarnya eh ini tuh belum genap 10 tahun ya Pixel 2016 itu ya. Karena eh Pixel itu kan rilisnya itu di bulan Oktober 2016. Nah, sekarang itu masih bulan Januari. 2026 masih ada beberapa bulan lagi sampai ketemu Oktober. Tapi enggak apa-apalah kita anggap ini udah 10 [musik] tahun nih ya untuk Google Pixel 2016 ini. Satu hal yang menjadi keunggulan dari Pixel 1 itu adalah kameranya. [musik] Jadi apalagi ya kalau yang dijual sama Google tuh selain daripada kameranya. Karena waktu itu Google itu memperkenalkan processing kamera computational photography di mana ee mereka membuat HDR Plus yang waktu itu tuh dibuat oleh Mark Looy selaku engineernya. Nah, hasil foto-fotonya dari Pixel 1 waktu itu tuh memang ngeri banget ya. Jadi, dynamic range-nya itu tinggi, terus dia punya tingkat kontras, terus tingkat shadow yang sangat pekat banget tapi punya detail yang sangat tajam. Padahal sensor yang dipakai sama HP ini tuh enggak gede-gede banget. Jadi, e kalau dibandingin sama HP zaman sekarang ya waktu itu tuh 1/2.5 alias 1/2 inci tapi dengan ukuran pixel size yang menurut gua lumayan gede ya di 1,55 mikron. Dan dia punya bukaan juga lumayan cukup lebar ya di F2.0. Nah, untuk resolusinya juga dia pakai yang 12 megap. Jadi sebenarnya ini murni ya kemampuan daripada pemprosesan software-nya Google yang sangat bagus ya yang digawangi oleh Mark Levoid tersebut. So, setelah Pixel 1 rilis itu enggak lama di-review oleh DXO Mark, HP ini langsung menduduki posisi satu ranking DX orm untuk kamera HP yang sangat bagus kameranya. Ya, tentu aja ini menjadi kebanggaan bagi Google sendiri ya. karena pada saat itu memang ee posisi satu di kamera HP itu selalu dipegang sama HTC. Tapi gua di sini enggak mau terlalu banyak bahas kameranya ya, karena mungkin kita akan bahas secara keseluruhan juga ya. Kita mulai paling dari desainnya. Mungkin di sini ada yang pengen nostalgia sama desain dari Google Pixel 1. Menurut gua ini desainnya sangat timeless ya. HP-nya juga kelihatan sangat tipis. Nah, di sini bagian belakangnya ini menurut gua iconic [musik] karena dia ada 2 ton. khasnya Google Pixel. Yang bagian atas tuh warnanya lebih gelap. Yang bagian bawah itu warnanya lebih cenderung lebih soft ya. Nah, dia tuh ada tiga pilihan warna. Nah, namanya sendiri juga lucu-lucu waktu itu. Kalau enggak salah yang hitam namanya adalah quite black [musik] yang seperti ini. Terus ada yang warna silver itu kalau enggak salah namanya adalah very silver. Nah, untuk satu lagi warna biru itu namanya clearly blue. Nah, dari namanya aja menurut gua itu udah cukup unik ya. Oke, sekarang kita body tour sedikit ya. Jadi yang gua pegang ini adalah yang varian yang XL. Jadi ukurannya tuh lebih besar. Nah, untuk secara desain HP ini tuh bisa dibilang tipis. Jadi pada zaman itu memang HP tuh pada tipis-tipis ya. iPhone 6 itu tipis, desainnya juga aluminium. Di sininya bahannya itu bodinya juga aluminium. Nah, ini menurut gua tombol-tombolnya dari Google Pixel itu cukup solid. Ini tombol power-nya kayak ada kayak ada pattern-nya gitu. Nah, untuk tombol volumenya itu standar aja. Nah, bagian atas ini masih ada lubang jack audio. Nah, lanjut di bagian bawahnya ini ada dua speaker, terus ada satu port USB type C tuh. Terus di bagian kirinya ada untuk slot e SIM card-nya ya. Nah, HP ini tuh dulu ee belum ada peraturan-peraturan IMEI kayak gitulah. Jadi bisa dipasangin kartunya sampai sekarang karena ini udah masuk dalam kategori yang whelist. Nah, balik lagi ke bagian belakangnya. Di sini ada tombol untuk fingerprint-nya. Nah, ini dual tone-nya menurut gua cukup unik ya, karena di bagian atasnya warnanya lebih gelap dan dia dilapisi sama kaca. Nah, kalian bisa lihat kameranya di sini [musik] kecil banget. Belum ada bam-bam kamera seperti ada di zaman sekarang ya. Ini tuh enggak ada malah rata ya. Tuh, kalian bisa lihat di sini padahal ukuran sensornya itu 1/2 inci, tapi 1/eng inci HP yang ada di zaman sekarang tuh punya bum kamera yang gede-gede banget. ya. Gua enggak tahu kenapa ya. Nah, di bagian sini tuh ada dua untuk laser fokus di sini. Terus ada satu untuk lubang mic dan satu lagi adalah lampu flash-nya. Nah, lampu flash-nya ini aja dia seukuran sama ya sama daripada kameranya ya. Sebenarnya bahasa desainnya ini gua bilang adalah bahasa desainnya handphone dari HTC ya. Seingat gua Pixel 1 itu pakai HCC, Pixel 2 itu pakai LG untuk manufactur-nya. Nah, lanjut kita ke bagian depannya. Bagian depannya ini didominasi sama layar yang punya dagu sama jidat itu yang gede banget. Tapi ya ini ya perbedaan daripada HP flagship zaman dulu dengan HP midrange-nya nih. Dengan panel ya layar yang berukuran 5 inci dia tuh punya basel yang sangat tipis banget. Mungkin ini adalah alasan kenapa HP flagship pada zaman dulu disukai. Karena dia punya basel. Jadi di bagian layarnya nih yang bagian hitemnya itu adalah baselnya ke langsung ke panelnya. Jadi memang tipis banget itu ee garis hitamnya yang menandakan kalau baselnya tuh tipis. Bukan daripada frame-nya ya. Kalau frame-nya udah pasti jelas-jelas HP zaman dulu tuh tebal karena ada dagunya, karena ada jidatnya itu yang sangat tebal banget. Nah, ini ukurannya 5 inci. Panelnya itu dengan menggunakan panel AMOLED dan refresh rate-nya ya zaman itu ya masih 60 Hz. Belum ada tuh refresh rate yang 90 Hz, 120 Hz. Jadi ya dipakainya kalau kalian udah pakai HP dengan refresh rate yang 120 Hz pasti akan ngerasa kok ini nge-lag ya. Padahal ya ini memang refresh rate-nya 60 Hz. Nah, untuk bagian intinya dari HP ini yaitu prosesor. Dia ditenagai oleh chipset dari e Snapdragon ya, yaitu Snapdragon E 821. RAM-nya dia pakai yang 4 gig. Terus pilihan storage-nya ada tiga seingat gua. Ada yang 32 gig, ada yang 64 gig, dan ada yang 128 gig. Nah, ini yang gua pakai adalah yang storage-nya itu 128 [musik] gig. Nah, untuk spek segitu gimana kalau dipakai untuk zaman sekarang, Bang? Ya, gua sendiri sih dari 3 tahun lalu pas pertama kali beli HP ini ee untuk koleksi ya, gua enggak akan menggunakan HP ini sebagai HP utama ya, karena pertama OS-nya juga udah udah outdate ya, karena dia cuma dapat sampai Android 10. Nanti kita jelasin. Terus yang kedua kalau dipakai gua rasa ya udah agak lemut karena aplikasi zaman sekarang tuh udah besar-besar, udah butuh tenaga yang gede-gede. Kayak mungkin yang aplikasi standar lah kayak Instagram, Facebook dan lain-lain. Sosial media dan aplikasi untuk ngetik misalnya kayak Google Docs itu memang udah pada berat-berat. Jadi menurut gua udah enggak relevan untuk dipakai di zaman sekarang. Pasti nge-lag. Tapi yang paling menarik dari HP ini, apalagi kalau bukan Google Photonya. Nah, itu dia permasalahannya. Banyak yang mengincar Google Pixel eh 2016 ini adalah untuk Google Photonya. Karena Google itu memberikan unlimited Google untuk original quality kalau di-upload menggunakan HP ini. Jadi kalau kalian punya yang pilihan storage-nya yang 128 gig ya kalian bisa masukin file sampai 128 gig terus di-upload ke Google kalian dan itu free enggak kena biaya apapun. Jadi dipakai buat ngupload sebanyak apapun melalui HP ini. Itu free. Ya itulah. Jadi sampai sekarang tuh masih banyak orang yang hunting Google Pixel 1 ya buat dipakai cuma untuk ngupload doang. Nah, lanjut ke bagian OS-nya ya. Pada zaman itu sih Google OS ya ibaratnya kayak original vanila Google Android itu memang sangat digandrungi ya. Banyak disukai karena kesimpelannya, keminimalisannya dan juga ini jadi satu-satunya HP pertama Google yang waktu itu tuh mendapatkan update sampai 4 tahun. Tapi tetap ya, OS-nya itu tetap dijanjikan kan tiga kali. Jadi, dari Android 7.1 pertama kali rilis itu dapat upgrade sampai Android 10. Tapi security update-nya waktu itu di-upgrade sampai tahun yang berikutnya. Nah, yang jadi kebanggaan berikutnya lagi adalah Google Assistant itu pertama kali ada di HP ini. Jadi, Google waktu itu tuh mengumumkan di Google IO sebelum eh Pixel ini rilis kalau mereka akan mengeluarkan yang namanya fitur Google Assistant. Jadi bisa komunikasi langsung dua arah sama Google Assistant. Karena pada saat itu, itu baru pertama kalinya ya, itu yang akan menjadi cikal bakal Google Gemini yang kita pakai di sekarang ini. Cepat banget ya, udah 10 tahun berlalu dan AI itu makin terus berevolusi seperti itu. Dan sekarang kita udah bisa ngobrol banyak melalui Google Gemini. Padahal awalnya ya dari sini dari Google Assistant. Oke, mungkin berikutnya gua akan menampilkan beberapa contoh aja foto-foto yang diambil menggunakan Google Pixel 2016 dan mungkin ada beberapa ee komparasi sedikit dengan HP zaman sekarang. Oke, ini contoh perekaman dari Google Pixel 2016. Ini resolusinya kamera depan waktu itu belum ada yang 4K ya, berarti masih 1080 30 fps dan dia juga kayaknya belum ada stabilizernya karena di viewfinder tuh kayak gempa banget. Gua sih udah nyalain ya settingan stabilizer. Mungkin kamera depan memang belum ada ya-nya. Nah, untuk kamera belakangnya sendiri baru bisa 4K. Nah, ini 4K-nya tuh kita coba agak lebar sedikit ambil view-nya. Terus kita coba bawa jalan. Ini 4K ya, 4K 30 fps sambil jalan seperti ini. Dari Vender sih ada gempa-gempa dikit tapi gua nyalain stabilizernya. Harusnya hasilnya udah stabil. So, jadi gimana hasil foto-fotonya? Hasil kameranya dari Google Pixel 1 ini? Kalau menurut gua sih ya kalau dibandingin head to head langsung dengan HP zaman now mungkin ya kalah di bagian karena enggak ada telefoto sama enggak ada kamera ultrawide-nya. Tapi kalau head to head nih kamera utamanya ya masih bisa bersaing ya. sekedar untuk share ke sosial media itu hasilnya masih relevan sampai sekarang ini. Ditambah lagi hasil videonya juga dia oke ya, bisa rekam video 4K 30 fps. Oke, jadi segitu aja video kali ini gua Fahmi dan sampai ketemu lagi di video yang berikutnya. Salam tim Pixel. Yeah.
