Nyaman Parah ! 6 Alasan Kenapa Wajib Upgrade Ke Galaxy Z Fold 7 ! (YouTube Video)
Saya udah pegang si Samsung Galaxy ZF 6 sejak dia launching sampai akhirnya saya pegang Samsung Galaxy ZF 7 sekitar 1 mingguan ini. Dan hasilnya enggak perlu nunggu lama. Jadi si S25 Ultra saya pensiun, si Samsung Galaxy Sold 6 saya pensiun dan saya putusin untuk si Samsung Galaxy Sote 7 ini jadi daily driver. Bukan karena sesimpel dia versi yang paling baru, bukan. Tapi secara emosional, secara fungsional, saya lebih suka si Samsung Galaxy ZF 7. Dan karena saya udah makai, jadi saya bisa ceritain ke kalian ini enam alasan kenapa kita harus wajib upgrade ke Samsung Galaxy ZF 7. Yang pertama jelas desain desain ini salah satu faktor yang paling bikin bangga kalau dipamerin. Karena teman-teman saya yang pakai fold juga pasti selalu bilang, "Wah, gila, makin tipis makin ringan." Ya, jadi saya ada perasaan sombong dan bangga gitu. Dan karena saya termasuk salah satu orang yang dapat duluan batch-nya Arif Muhammad lah. Biasanya kan kalau kalian PO paling kalian dapatnya nanti tanggal 1 Agustus ya. Nah, saya duluan dan ternyata jadi orang sombong itu lumayan menyenangkan perubahan fisiknya. Ini yang secara emosional bikin saya buat jadiin dia daily driver karena pas dilipat tebalnya itu cuma 8,9 mili, full 6 itu 12,1 mili. Jauh. Bikin HP jadi lebih nyaman digenggam dan masuk kantong. Saya tuh punya dua HP ya buat daily driver dan HP-nya itu semuanya 6 in sekian semua, HP gede semua. Dan saya itu orangnya paling malas bawa tas. Zaman ZF 6 kadang celana saya itu melorot kalau pas enggak pakai sabuk. Nah, di Zfult 7 pertama dia enggak terlalu ngecap yang bulky di mana kalau dikantongin dan enggak bikin celana saya melorot. Pas dibuka dia cuma 4,2 mili. Bahkan ini lebih tipis dibandingkan HP tertipisnya Samsung. Si Samsung Galaxy S25 H. Bobotnya cuma 215 gr, fold itu di sekitar 239 gr. Jadi lebih enteng 24 gr. Dan 24 gr itu secara realitanya kerasa banget di tangan. Lebih nyaman dipakai waktu yang lama dan dibandingin S25 Ultra masih lebih enteng Galaxy Zfol 7. Gokil gak? Alasan yang kedua, kamera. Upgrade-nya itu ada di main kameranya yang sekarang mirip sama S25 Ultra. Resolusinya itu di 200 megap. Upgrade gede dari yang sebelumnya cuma 50 megap. Apa efeknya? Ya foto-foto yang dihasilkan full 7 jadi lebih tajam, lebih jernih, dan warnanya lebih hidup. Kualitas lowl-nya juga lebih minim noise. Ini nih hasil perbandingan main kamera dari ZF 7 dan juga ZF 6. Beda kan? Apalagi kalau kita zoom di Fold 7 terlihat jauh lebih detail. Kalau dulu HP full-nya Samsung itu selalu dikritik soal kamera. Kameranya biasa aja. Tapi pembelaannya ya kalau misalnya mau kamera bagus ya pilihnya S25 Ultra. Nah sekarang fold udah enggak bisa digituin lagi karena main kameranya udah sama kayak S25 Ultra. Kalau buat ultrawide dan telefoto secara spesifikasi sih masih mirip ya sama si dan hasilnya kayak mirip-mirip aja sih ya. Di beberapa skenario terlihat memang ZF 7 itu terlihat lebih realistis, lebih tajam. Itu juga dikarenakan chipsetnya yang baru. Selain main kamera, untuk kamera yang di bagian dalamnya ini sekarang juga di-upgrade. Kalau dulu under display 4 megap, sekarang udah 10 megap punch hold. Yang jelas kualitasnya jadi lebih baik. Tapi secara estetika ya bagus di fold 6 ya karena kayak enggak ada kameranya dia ngumpet. Tapi kalau secara fungsional punch kamera ini lebih bagus dengan 10 megapel-nya. Video juga dapat upgrade. Jadi videografer sekarang bakal bisa senyum-senyum sendiri karena dia udah bisa ngerekam dengan lock yang enggak ada defult 6 yang bikin control editing jadi lebih fleksibel dengan kita bisa grading video sendiri. Bahkan untuk kamera depannya itu juga support sama lock. Gila. Kalau dari hasil video 4K 60 fps yang saya lihat kayak lebih jernih full 7 ya ketimbang full 6. Warnanya juga lebih hidup dengan kontras yang lebih tinggi. Mungkin sekali lagi ini karena pengaruh chipsetnya yang baru. Jadi image signal processing-nya lebih bagus. Oke, jadi ini adalah kualitas kamera depan dari ZF 7 dan juga ZF 6. Wah, kerasa ini kalau dibuat nge-vlog si Zfote 7 itu kerasa lebih enteng. Dan ini langsung kita cobain low light aja. Kira-kira seperti ini kualitasnya. Kalau di layarnya sih mirip-mirip aja ya antara ZF 7 dan juga ZF 6. Wah, ini 4K 60 fps. Untuk POV-nya juga mirip-mirip aja jarak pandangnya. Terus kalau misalkan agak low light banget kayak gini, Dynamic Range kira-kira seperti ini tuh. Coba kalian tulis di kolom komentar bagus mana. Kalau kata saya sih kayak mirip-mirip aja ya. Oke, sekarang kita cobain ultrawide-nya. Ini sama-sama di 4K. Ayo, kamu mau ke mana? Ayo, ayo. Mau ke mana? [Musik] Wih. Alasan ketiga, performa. Jelas kalau performa ini jelas ya. Kalau misalkan seri baru pasti performanya jauh lebih kencang lah karena chipsetnya baru juga. Dan sama kayak S25 Ultra, CC ini pakai Snapdragon 8 Elite for Galaxy. Skor andutunya ini kencang untuk ukuran full ketika kita tes dia ada di 2,1 juta untuk geband single core, multicore, dan skore GPU-nya kalian bisa lihat sendiri di sini kencang juga. Buat dipakai ngedit di CapCard, render di capc juga enggak ada kendala. Mau buka tiga aplikasi sekaligus dengan multi window-nya aman. Dan jujur selama saya pakai ZFUL 6 kurang lebih 1 tahun, saya itu jarang banget nge-game di HP lipet. Karena kalau fold biasanya ya saya buat trading, buat kerja, intinya buat cari duit lah. Tapi rasanya enggak afdol kalau kita lihat performanya itu tanpa harus tes game. Kalau untuk nge-game Mobile Legends di F 6 dia kebukanya frame rate ultra, grafiknya ultra ya. Tapi kalau di F 7 belum kebuka. Mungkin ini masalah development software update aja. Dan kalau untuk Mobile Legends sih kalian bisa lihat chartnya ini antara si F 6 dan juga si Food 7 mirip-mirip aja sebenarnya kalau misalkan nanti kebuka PUBG kebukanya di 120 FPS baik ZF 6 atau ZF 7. Jadi enggak ada masalah di kedua HP ini. Cuman kalau kita udah main game yang lumayan agak ekstrem, contohnya game Gensin Impact. Kalau kita lihat chartnya dengan sama-sama settingan highest, Zfol 7 performanya lebih oke. Terus buat yang suka main Wering Wave ini kita juga set mentok di rata kanan dan hasilnya dia juga masih stabil. Lihat aja catnya dengan average Fage-nya 50 tembusnya bisa sampai 61 untuk Max-nya. drop-dropnya ya kadang doang itu di 30 fps. Nah, untuk suhu awalnya saya kira karena dia udah tipis bakalan throttle gitu. Karena kan biasanya musuhnya tipis itu panas. Tapi ternyata saya coba untuk main game watering wave setengah jam suhunya itu masih di angka aman. Di bagian depan itu 42,2 derajat celcius. Belakang cuma 39,9 derajat celcius di bawah 40 derajat celcius. Padahal ya saya main gameennya itu enggak pakai secondary screen-nya, saya pakai main screen-nya, tapi suhunya bisa dijaga di bawah 40 derajat celcius. Untuk dimensi setipis ini sih berarti coolingnya emang lumayan sih. Alasan selanjutnya layar. Nah, kalau diibaratin jendela layar dari Samsung Galaxy Sold 7 ini sekarang jendelanya itu lebih gede. Nih lihat aja perbandingannya secara visual ketika posisi tertutup dan terbuka. Secara angka sih kayak enggak gede-gede banget sebenarnya ya. DCF 6 itu 6,3 inch, Dold 7 6,5 inch, selisih 0,2 inch. Tapi kalau dilihat secara visual lumayan jauh perbedaannya. Apalagi ketika terbuka di Shefult 7 udah kayak tablet mini 8 inch. Sedangkan di Fold 6 itu 7,6 inch. Jadi selisihnya sebenarnya 0 koma tapi kalau secara visual beda jauh ini. Kalau dibuka beh gede banget kayak tablet. Dan dulu di Zfol 6 itu banyak yang ngeluh karena layarnya itu enggak terlalu lebar ya, dia memanjang. Jadi kalau misalkan digunakan untuk ngetik pakai dua tangan itu terlalu sempit. Nah, di ZFT 7 udah enggak. Sekarang udah lebih lebar dan lebih nyaman buat saya yang terbiasa pakai HP gede. Dan yang paling bikin nyaman sih sekarang Kris atau lipatannya bukan Kris dari Jagat Rev ya, bukan. Sekarang lipatannya itu enggak begitu terlihat dan lebih rata kalau pas disentuh. Ini karena ultra tin glass atau UTG yang lebih tebal dibanding full 6 bahkan sampai 50% loh ya. Ya walaupun lipatannya enggak sepenuhnya hilang tapi kalau dibandingin fold 6 sekarang jauh lebih invisible. Kalau secara spesifikasi kayak refresh rate panel yang dipakai sampai tingkat keceraan sih masih sama, tapi ya itu tadi ukurannya sekarang lebih gede, jadi buat kerja itu malah lebih nyaman aja. Software juga jelas jadi alasan wajib kenapa harus upgrade ke Samsung Galaxy ZFold 7. Karena out of the box di 7 ini langsung dapat Android 16 dengan OneUI 8 dan jaminan update selama 7 tahun loh ya. Nah, One ini bawa penyempurnaan dari One UI 7 kayak spasi dan penataannya lebih baik dan mudah dibaca sekarang. Opsi customnya juga jadi lebih luas dan style clock yang baru. Dan Galaxy AI-nya ada interface yang ditambahi. Contohnya kayak audio Eraser. Sekarang ada versi auto, enggak perlu atur manual lagi button audio erasernya langsung keluar saat kita play. Plus sekarang kalau misalkan kita udah ngedit hasil AI dan kita buka layarnya, kita bisa tahu side to side bagian before after-nya. Jadi kita tahu tuh mana yang udah kita hilangin, mana yang udah kita edit. Jadi ketika di-save kita enggak bingung tadi saya ngiredit apaan ya? Sering enggak sih kalian gitu? Alasan terakhir ini alasan yang ibaratnya kayak kita bayar pajak sih. Jadi ini alasan yang bisa kita dapat ya dalam jangka waktu yang panjang durability. Karena meskipun lebih tipis, Samsung klaim material yang dipakai ZF 7 ini juga di-upgrade. Exelnya pakai armor flag hintasi ketiga yang bikin tertutup lebih rata. Ini kalau kalian lihat enggak ada cela. Dan saya udah coba masukin debu ketika pas posisi dia tertutup dan pas saya buka emang enggak ada debu yang masuk. Cover screen-nya juga di-upgrade pakai proteksi Corning Gorilla Glass seramic generasi kedua. Frame dan penutup engelnya di-upgrade ke advance armor aluminium yang 10% lebih kuat ketimbang ZF 6. Intinya kalau secara spek dan angka sih oke upgrade durability-nya, tapi ya nanti waktu yang bisa membuktikan apakah dia beneran kuat atau enggak. Dan itulah enam alasan wajib kenapa kalian harus upgrade ke Samsung Galaxy Z4. Nah, baterainya kok enggak dibahas, Bang? Karena baterainya bukan alasan wajib untuk upgrade, ya. Karena secara kapasitas, spesifikasi, semuanya sama dengan ZF 6. Fast charging-nya pun juga sama. Tapi jangan alasan wajibnya doang dong, Bang. Downgrade-nya apa aja di ZF 7 ini. Oke, ya. Ada sih kayak main screen-nya sekarang udah enggak support sama S Pen karena ini sempat saya tanyain ke Samsung dan katanya karena Ultra Team glass-nya tadi itu tipis banget jadi tidak memungkinkan untuk menambah fitur S Pen. Tapi jujur aja saya paling pakai S Pen itu pakai ZF 6 setahun paling sekali dua kali aja lah. Itu pun paser pas ketika dia baru launching aja terus udah jarang pakai banget. Terus speakernya karena form vectornya lebih tipis dan lebih ringan dibanding fold 6 ya secara hukum fisika gak ada eco chamber yang bagus. Jadi speakernya ya lebih bagus, lebih imsif di ZF 6. Tapi paling enggak di ZF 7 ini Samsung mau dengerin keluan feedback customernya. Mereka ngerjain PR-nya dengan bagus. Di SF 7 ini Samsung nurunin egonya dan hampir semua keluan di Sefult 6 seperti terlalu tebal, berat. kameranya biasa aja buat ukuran flagship crisnya masih terlihat di nah difult 7 ini benar-benar diperbaiki. Dan dari semua evolusi Samsung Galaxy ZFood, menurut saya upgrade-nya yang paling jauh sih ini karena dari generasi pertama, generasi kedua itu kayak ya tebalnya itu turunlah tapi 1 mili sampai 2 mili. Nah, dari ZFT 6 ke ZFT 7 itu turun 12,1 mili ke 8,9 mili. turunnya itu jauh dan jauh lebih ringan juga. Jadi secara emosional sekarang itu lebih nyaman pakai ZF 7. Secara fungsional juga lebih nyaman pakai ZF 7. Jadi kalau ditanya, "Wah, berarti mending upgrade dong ya dari Fold 6 ke F 7." Wah, kalau ditanya gitu mending kalian main ke Samsung Experience Store langsung. Kalian coba sendiri, pegang sendiri, kalian lempar-lempar kayak gini. Dan saya yakin kalian pas di sana pulang-pulang bawa kresek si. Apalagi kalau pas promo kayak gini ada penawaran PO yang sangat menarik. Contohnya bisa double up storage. Jadi kalian beli 256 bisa dapat 512. Itu selisih harganya aja bisa Rp3.500 500 loh. Terus ada cashback bank rekanan sampai Rp3 juta. Kartu kredit juga bisa sampai Rp3 juta. Potongan lagi R1,5 juta. Bahkan kemarin aja ya saya beli Flip 7 trade in dari Flip 5 saya cuma nambah sekitar Rp8 juta kalau enggak salah. Nah, nanti saya bikin videonya terpisah lah semenarik itu kalau promo pas launching di Samsung. Dan promo ini cuma sampai tanggal 31 Juli kalau enggak salah ya. Jadi cepat-cepatan aja. Dan enggak cuma itu aja. Sekarang itu juga ada penawaran Galaxy Z Premiere Service yang gratis sampai 3 tahun. Jadi termasuk perlindungan layar, pergantian perlindungan layar, antar jemput, hotline 24 jam. Intinya kalau kalian udah beli barang premium, Samsung itu juga ngasih pelayanan yang premium juga. Tapi yang perlu diingat, penawaran-penawaran ini cuma sampai tanggal 31 Juli. Nanti info lengkapnya saya taruh di deskripsi lah biar jelas. Oke, saya Andika and see you on the next video.
Video Lainnya
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sebuah inovasi radikal lewat kehadiran lini Huawei Pura X Max yang siap menggeser dominasi iPhone dan Samsung. Kehadiran...
Bayangkan jika smartphone andalan Anda tiba-tiba kehilangan sinyal akibat masalah IMEI yang diblokir di Indonesia. Situasi tak terduga inilah yang memaksa seorang...
Ketika hampir semua produsen ponsel berlomba-lomba menyematkan emblem 'Ultra' pada produk andalan mereka, sebuah pertanyaan besar muncul: apakah sang pionir masih...
Persaingan di pasar ponsel pintar kembali memanas setelah sebuah perangkat baru hadir dan langsung mengguncang dominasi merek yang selama ini dikenal sebagai raja...
Tecno Camon 50 Pro 5G sempat dipandang sebelah mata saat pertama kali meluncur karena label harganya yang menyentuh angka 5,5 jutaan terasa terlalu mahal. Namun,...
Samsung tampaknya mulai mengubah strategi di pasar kelas menengah dengan meluncurkan Galaxy A37 dan Galaxy A57 di pertengahan tahun 2026 ini. Langkah berani raksasa...
Pasar ponsel kelas 9 jutaan sedang memanas, dan Bestindotech turun tangan untuk menguji tuntas tiga kontestan yang paling banyak diperbincangkan: Xiaomi 17T, Vivo...
Memulai bisnis laundry sering kali terlihat sebagai ladang uang yang mudah dan menjanjikan, namun realitas di lapangan kerap kali berbicara sebaliknya. Berangkat...
Pasar perangkat audio nirkabel premium bersiap menghadapi guncangan besar lewat kehadiran lini Soundcore Liberty 5 Pro Series. Di tengah dominasi merek-merek mapan...
Pasar ponsel flagship premium baru saja diguncang oleh perangkat Android seharga 32 juta rupiah yang digadang-gadang sebagai daily driver mutakhir. OPPO Find X9...
Perdebatan panjang mengenai takhta kamera smartphone terbaik tampaknya telah mencapai titik balik yang mengejutkan. Di tengah dominasi raksasa seperti iPhone,...
Memilih ponsel kelas menengah terbaru sering kali berujung pada dilema antara performa gaming yang buas atau kenyamanan ekosistem perangkat yang matang. Samsung...
Sistem operasi robot hijau kembali membawa lompatan besar lewat kehadiran Android 17 yang kali ini tidak sekadar bersolek di sektor visual. Google tampak sangat...

















