NYESEL BARU PASANG SEKARANG! 😠Ternyata Keyless Vario Senyaman Ini... (YouTube Video)
Hari ini kita mau bikin Varionya ala Masr. Jadi makin canggih. Safety juga. Oh, safety juga ya? Iya. Oh, saya enggak tahu sih kenapa lebih safety. Kenapa lebih safety? Kayak sama aja. Kayak lu kan di komplek tinggalnya jadi ah pasti safety one gate. Oh i kita gate-nya banyak nih. Benar. Saya lebih saya lebih ke arah takut bawa motor ini kalau kalipernya hilang sebenarnya. H masih ya jumawa sama kaliper ya. Benar. Jadi kali ini kita mau bikin motornya menjadi keyes. Yes. Karena Masang semua motornya keyless ya. Ya. Mio gua juga dircunin kiless gara-gara dia. Iya. Jadi sekarang light old-nya mau jadi keyess nih. Iya. Karena ini salah satu eh hal wajib modif Vario kiles. Oh gitu. Jadi kalau belum kiles belum Vario masih. Oh masih kecil. Masih kecil. Jadi ini prosesnya susah mana sama ngerjain Mio. Mio dong. Karena Mio itu murtad ya. Mi? Iya. Mio murtad. Terus kan dia ngakalin kunci jok. Kalau ini kan enggak. Hah? Karena kan joknya juga ada di depan. Oh. Oh, benar. Jadi ini prak parts-nya apa? PJX. Ada kunjinya nih. Kunci PCX tuh. Oke. Nah, pertanyaan biasanya netizen kenapa enggak pakai Led new gitu ya? Sebenarnya gini, kalau LED new on-nya di sini, Mas. Ribet. Jadi on baru on. Iya, itu aneh tuh. Heeh. Itu Velcy Honda. Iya, di situ tuh itu aneh banget tuh. L new tuh cara nyalainnya aneh tuh. Iya. Di diarter dulu baru di sini kan. Kalau ini kan enggak langsung dikop gitu. Oke. Oke. Lalu pertanyaan berikutnya adalah harga. Tapi nanti aja jawabnya di akhir video. Iya boleh. Karena sekarang kita mau pasang dulu teman-teman. Siap. Siapa yang masangin? Kebetulan ada mekanik listrik baru masang di sini namanya Heeh. Wajang IS mana? Wajang IS lulusan PLN. Ee dia iya betul. Lulusan PLN [musik] kan listrik katanya. Iya dia di jumper listrik tuh. Oh, benar ya. Jadi dia kalau mati lampu manggilnya Mang Jang. Jangis ini teman-teman pasti ada yang komen nih. Wah, W Junkis B. Pasti gitu di komen di di video. Oh, gitu ya. Iya. I dia juga. Oh, self juga. Bagus, bagus, bagus, bagus. W, ayo, W dipasang. Ayo, Wa. Pasang WA. Susah enggak masang ini? Enggak. Eh, Lord tadi udah enggak mau bantuin garap gu mau. Lord tadi udah sibuk banget di belakang. Gila, Lord tadi sombong sekali di belakang dia. Dulu Mas [tertawa] sembari itu. Sini, sini. Ada motor barunya Masrang, Guys. Jangan percaya teman-teman si Rindu satu ini sudah dimodif banyak ternyata. Belum. Adik gua tuh udah dimodif tapi belum jadi-jadi sampai sekarang dia sudah pakai touring I karena karena modifan gua katanya lebih ribet. Jadi ini sudah dicat ulang di Mas Genta. Heeh. Ini yang ee hasil Mas Genta ya? Iya. Ini livery Supra. Oh, Supra mobil itu Toyota. Oh, bukan. Bukan. Ini juga jangan bedain ya ini teman-teman bukan livery HRC ya. Kalau livernya HRC itu ada hitamnya. Livernya ada hitamnya, ada seminya. Ada hitamnya ee ada demongnya. Demong mana sih? Eh, demong ke mana sih? Iya. Oh, ke apa? Enggak kelihatan demong. Engak enggak. Oh, enggak. [tertawa] Demongak. Kapan kita riding bareng naik ADV? Nah, itu dia. Harusnya sih nunggu ADV gua kelar dulu ya. Baru habis itu kita ini. Karena kata Masrang harus nyunatin ke Bromo. Ah, lu beneran lu gila dipil lu setuju apa enggak kalian kita touring ke Bromo touring di Bromo kan ya. Kali ini gue janji e Dy Mas ngikut gua turouring deh. [tertawa] Jadi kita ikutin gaya touringnya Masrang Sebelum itu nih yang dimodif apa aja jadinya? Ganti kaki-kaki gua, wheelset gua belang. Jadi ini terinspirasi dari Vixtion itu loh, Teman-teman. Tahu enggak Vixtion yang fijar apa Vixtion jari-jari? [tertawa] Ah gear warna peleknya gold-nya ya gold banget dah. Kalau lu ngelihat Afrika Twin peleknya gold. Mana mana handphone? Mana handphone bagus kita lihat. Kita lihat. Kita lihat ya. Aduh emang ini kuning ya? Iya beda guys. Tuh kuning apa gold? Gold sama tuh lihat ya teman-teman ya. Tuh beda tuh. Lihat kan ini gold-nya tuh dove ya. Gah perkara M doang nanti bisa. Nanti bisa tuh beda. Tapi gua ini FYI ya. Gua terinspirasi sama Trans out. Emang Trust out gold enggak? Enggak gold. Ini kok kita jadi lu ngebahas ke alai warna velek gue sih? Ini penonton bayaran nih. Ketawa-ketawa mulu lu ya. Belakang ketawa-ketawa mulu aja kayaknya. Trust up tuh gold-nya tuh lebih cakep Oke. Tuh beda kan tuh? Iya. Nih ya, Guys. Gua mau ngasih tahu lu ya, Guys. Tuh, beda. Engak, saya setahu gua Masang tuh orang yang biasanya jarang PNP, ya kan? Nah, ini terlalu PNP untuk Masrang ini. Masa sih? Enggak loh. Ih, biasanya kan diutak-atik dulu kek, dicat dulu gitu. Nyari apaan nih? Yang lihat ya. Ini teman-teman. Gua pikir selera Denend Dimas tuh hai ya. Nih lu lihat deh. Nih guys, lu tahu mobil R3 ini guys? [tertawa] Tuh, Guys. Bentar bentar gua kasih bentar. Iya. Tuh sama, Guys. Sama ini guys. Beda, beda, beda. Tolong saya Porsche. Saya Porsche Edition. Ini pengereman udah di-update belum? Eh, belum. Cuman ini aku nge-jumper. Kenapa? A akinya short. Jadi bukan jumper enggak semua aki. Oh, iya betul. Ini biar jadi lepas CBS. Karena jujur dan masarang kayaknya setuju deh. ADV yang CBS ini pengeremannya enggak enak kan? Ah, banget. Enak yang ABS. Benar. Jadi kalau kalian ngambil CBS saran gua sih dimodif pengeremannya. sama mesinnya gitu, Mas Dim. Emang iya remapannya beda. Masa mungkin sudah dibawa ke MMS. Oh, betul MMS ya. Tapi ini biar caranya kalau ini cara paling mudahnya e paling murah meriah lah dengan di jumper. Heeh. Kalau cara paling mudah bukan berarti murah. Oh, benar kan? Ini berapa? Ini kan modelnya Rp200.000 doang karena cuma diginiin doang. Di dalamnya enggak diap-apain. Enggak diapa-apain kan ada CBS-nya di dalam itu. Udah dilepas aja dinonaktifin udah gitu doang. Udah gitu doang kita tutup. Oh, itu sudah langsung berubah tuh. langsung berubah dia menjadi manual mandiri gitu kan. Oh. Terus ini ditinggiin. Ditinggiin sekitar 4 cent karena aku pengin ngincer biar motornya begini. Mas Din. Wily terus enggak? Willy terus. I ya. Terus ini juga udah ditambahin. Iya. Ala-ala sebenarnya doi nih. Enggak suka banget nih gua pakai kayak ginian. Enggak. Tapi gua yang ini gua masih mending karena kan ada yang sampai sini kan. Ada yang habis ini cuy. Benar. Ada yang habis ini. Kebetulan gua kurang suka kalau yang sampai sini. Ada yang habis sampai sini. Maksud lu yang apa? Kan gua selera gua kan beda-beda selera gua akan mancing. Kelakuan mancing emang. Iya kan? Terus oh standar udah di cat. Heeh. Terus itu aku tinggiin juga kan aku nyesel warna itu harusnya sehitem aja ya. Oh sudah di kasih engine cover. Nah engine cover. Nah Fi engine cover lu wajib punya gini sih Mas Dim. Engine cover ini lu wajib. Gua udah beli sih tapi setipis ini enggak. Sebagus ini enggak. Ini rekomen loh. Ini mereknya. Mereknya Simon. Oh benerannya Simon. [tertawa] Simon gua pikir Simon. Ch mereknya Simon. Emang Simon mereka berapaan tuh? 200-an. Sok belakang aku pakai KTC. Kenapa ini orinya? Ee 390. Kita total tuh 40 cent, Mas Dim. In total lah ya. Rata-ratanya tuh 40 cent. Tingginya ini. Ini Mas Rang pakai MHR karena ngikutin kayak biar OM aja gitu. Heeh. Karena kan enggak pengin pakai box, pengin pakai duffel aja. Oh. Kalau ini stang. Stang pakai punya CB 150R S50X. Kenapa enggak ganti apanya? SD yang apa kan orang bisa pakai protaper. Oh g karena protaper jujur Mas dia kurang narik ke sini. Dia lebih begini. Kalau ini kan agak narik. Oh gitu. Heeh. Sebetulnya feeling-feelingan ya masra enggaknya preferensi kalian nih. Kalian lebih suka stang yang model apa ini casan. Iya gua tahu. Gua pikir tempat tu ambil minum bukan kan udah ada casan di sini. Inilah Honda. Kenapa? Iya kita ngecas ya. Kan kita pengin ngelihat ya. Tapi kita enggak bisa tutup. Oh iya benar. Tuh, sama juga Honda tuh. K ada plastik di bawah. Sebetulnya ada di bawah sini nih, Teman-teman. Tuh, ke bawah gini. Tapi bisa kejepit yang gepeng, Mas Din. Yang mhun apa kabel tetap kejepit. Tetap kejepit ya. Ya. Jadi, oh lu pasang masarnya pasang di sini. Iya, karena kan mau taruh di sini. Kenapa enggak yang langsung USB? Karena kalau pakai yang kayak mobil gitu kan masalan bisa milih dari yang paling bagus sampai paling jelek. Oke. Jadi ini pasang gini berapa? Pasang ini murah banget kok 150-an. Tapi kelistrikannya enggak ngaruh. Kan aku ikutin ke sini. Ini ada kabelnya. Oh. Heeh. Dan pakai apa? Seing juga jadi aman. Kayak gitu. ini udah kebongkar belum? Udah loh. Oh udah. Iya. Depan kercep. Kerjep banget. Kemarin susah gitu. Oke. Oke. Beda ya. Benar benar. Enggak apa itu entar ada videonya kalian nonton aja. Heeh. Jadi kita habis ini harus persiapkan touring ADV ya. Boleh. Kita mau bikin komunitas kan. Oh. Oh. ADV community. Udah kalau anggotanya dua aja. Dia 001, gua 002. Wah sih rame banget tuh komunitasnya. Iya kan? Kita nanti kita bikin sanmori bareng ADV. Wah. Terus berdua doang. Halo. Boleh. Boleh. Boleh. Oke ya. Oke. Jadi ini sekarang kita mau lihat fokus ke Vario ya. Oke. Kita balik lagi ya. I. [musik] Tahu enggak part ini yang bikin mahal Apa? Bukan ininya. Ininya. Iya. Kelihatan kelihatan waak kalau gini doang sama aja nih bisa murah nih. Tapi kalau dibalik gini baru cumawa. Nah, yang gua bingung ya. Kenapa sih enggak ada yang bikin kayak gini? Ininya belum nyampai. Yang penting ini bingung jawabnya. bingung jawabnya. Dia nyari bahasa yang halus tapi enggak ketemu. Eh, itu pertanyaan gua dari kemarin ya kan. Kenapa sih enggak ada yang bikin begini? Padahal cakep loh. Dan cakep kan gua udah pernah nyampein juga tuh ceritanya. H. Mas lanjut, Mas. Sambil lanjut, Pak. Enggak apa-apa. Enggak apa-apa, Pak. Lanjut aja, Pak. Punya kalau gini kan kayak mobil apa balap-balap Eropa ya kan begini kayak mobil hyper car gitu loh. Hyper car tuh gini nih modelnya. Jadi ini pencerminan nih, Teman-teman. Iya. V sebenarnya cakep. Di sini juga tuh biasanya yang karbun enggak kayak gitu soalnya. Jadi kapan nih beromo nih? Bromo tuh rencananya ee musim hujan. Malas gua kan ada jas hujan. Betul. Tapi kalau enggak kalau enggak musim hujan berarti Februari Maret dong. Lama banget ya. Enggak bisa kan jiwa turouring gua tuh udah udah membara. Ah betul. Gua tuh kalau kita coba yang dekat dulu sih. Ke mana? Pas Senayan Pancoran mungkin. Itu di jam pulang kerja lama sih. Lama sih. Touring dari Jagakarsa ke Pancoran jam jam pulang kerja tuh sama kayak ke Bandung mungkin. Iya. Capek banget sumpah. Capek banget. Capeknya sama, emosinya sama. Jadi sebenarnya Jakarta touring. Tapi kalau lu ngomongin nyinggung anak turing Mas Dim ya. He. Kok lu waktu HBDnya enggak datang sih? E ada imhak. Ada. Pantesan dia lu yang bikin sore itu ya. Oh gua enggak diundang. Padahal kalau lu ngundang gua, gua pilih lu. L. Enggak mungkin. [tertawa] Saya tahu tuh jawabannya tidak mungkin. Jadi kenapa jebak-jebakan ya? Tidak mungkin. Benar. Cuma enggak apa habis ini ada Masarang tuh masih utang satu sama gua. Apa tuh? Ke pabriknya Cemko. Oh betul. Penasaran sebetulnya proses CO tuh kayak gimana sih? Jadi itu yang belum kesampean kan. Eh gua suka ee veleg limited lu yang warna yang warna gold. Emang kita bikin warna gold? Eh bronze. Yang bronze itu keren banget. Bron gupetin bronze. Bronze. Susahin bronze ya. Oh, masang mau enggak cuma gua yang kemarinnya mana? Ada masih yang buat Honda ada. Masih belum gua pasang mau dipasang di mana? Pertanyaan saya stylo sama farinnya Demong. Iya kangen kita kali keluar. Halo gitu di situ. Tapi buat teman-teman yang pengin tahu di Far 160 udah ada tuh. Benar. He kemarin juga diit udah ada masang yang belum pengin ditaruh di stylo nya Wandak pengin tahu hasilnya mana Wandak Wandak beli baut heeh oh PCK ya belum ada ya pecek juga belum belum ada saya tunggu ya kontennya Mas Rang Tugoy ini langsung dilepas aja nih udah gitu doang udah yang ini itu yang buat jok bukanya gimana jadi Lord tadi kenapa harga body parts Honda mahal-mahal? Kayak 10 tahun udah apa namanya? Udah enggak produksi motornya dia ikutan enggak produksi body-bodinya deh ya. Masang kabel-kabelnya mana? Coba kita lihat.Ok. Bentukannya sama ya? Sama. Bentukannya sama. Soket-soketnya kok sama ya? Nih sininya apa ya? Sininya sama. Sama. Ini juga c buat buat doa kan. Iya. Ini kan entar kabel seling joknya ke sini. Ini bawahnya apa? Open. Atasnya enggak bisa. Kalau penceek kan buka tangki. Jadi entar gua buka tangki juga dari sini. Iya. Kar. Jadi ini kurangnya. Jadi ini harus ganti titanium. Iya karena kan biar kalau titanium enggak ada tulisan fuel sama seatnya. Oh Ini berapa nih kalau rusak? Eh berapa ya Mas Adi? Apa Lord ini kayak gini loh. Salah lord kok berubah [tertawa] beda tadi kalau kunci berapa lord ini berapa ya 7 7800 ininya doang lumayan ya dia kan ngikut sama SC bos oh iya benar SCU benar lu nipu gua juga yang sekarang apa ya kan kemarin dia bilang apa mereka break000 lu bilang sejuta sekarang sekarang ini killes coba cari [tertawa] soalnya punya PCX ya iya eh masuk konten lu masuk Wah gila tambah susah kemarin di mana ceritanya ABD dipanggil C Mas Wandak ya nyampe nyampai langsung diminta foto ya iya bentar lagi bentar lagi ada ada red card bah ada udah ada oh udah ada udah ada enggak ada lu ya ngompor-ngomporin habis ini MJ itu bukan bekel dua teman-teman manajemen talent managemen sama agency itu apa ini yang lama pasti sama buernya buzer dia buzer bukan Bazurnya siapa? Capek banget. [tertawa] Bazurnya Mas Jopan. Oh, sama itunya juga diganti. Mana yang lama? Eh, yang baru mana? Baru itu. Ini. Ini yang baru ya? Oh, ini itu gantiin itu. Ah, tuh, Guys. Lagi recep ya pasangnya ya. Engak nyampai 15 menit ini udah mau kelar. [musik] Nih. Konsep gua kalau kita ke Bromo nih, Mas Din, kita naruh motor di kawah Eh, bukan di kawahnya. Di gum pasir. Kita parkir motor, kita duduk, kita ngobrol tapi enggak saling natap. berarti harus bawa kursi. Meja, kopi. Kopi bisa. Kalau Bang jadi, Bang, nih ngebet banget, Bang. Iya. Kenapa sih? Enggak tahu. Gua ngerti. Ngebut banget main ke Bromo ya? Ngerti iya. Karena menurut Masrang nyunatin motor paling cocok di Bromo. Oh, gitu. Oke, oke, oke, oke. Bromo enggak pernah ingkar janji, Salah kita hujan-hujan ke sini ya. Salah. Senja lagi. Senja. Eh, tapi lu kalau ngomongin hobi ya, Wandak tuh punya Coachs nih ya. Guain mic gua ke Wandak ini. Nak bedanya dia sama kita apa Nak? Dia punya banyak pilihan selain aku. Tapi, tapi aku enggak punya pilihan selain motoran. Emang pantes tu loh dipanggil Mas Wandak ya. [tertawa] Bagus. Bagus. [musik] Ini beneran cuma 15 menit loh. Ini udah kepasang lord. udah langsung bisa nih. jan aja. Yang mana? Itu yang mana? Aja. Wah gokil. Enggak nyampai ini bener plug and play ya? Plug and play. Enggak ada yang dipapin lagi. Ada enggak perlu. Ini ini jumperan buat apa? Se hah buat se. Oh, oke. Wah, langsung nyala motornya. Keren banget. Gokil. Aduh, enggak tuh. Bukan, bukan nyetrum kena plastik. Bukan nyetrum kena plastik. Canggih juga loh. Tadi kaynya perlu diregistrasi daftar ulang. Kalau baru enggak? Oh, enggak usah, enggak usah. Udah nih, ini SEW-nya udah apa? Udah connect. Se itu apa sih? Kecuali udah hilang. Oh, kalau ganti dia registrasi ulang. Re, re spasi berapa itu? Iya, cuman harus cuman harus ada barcode-nya. Kalau barcode-nya hilang dia enggak bisa. Jadi ini gua harus simpan ini nih. Iya, jadi harus disimpan. Wah, itu di situ juga bisa tanpa remote. Hah, bisa. Biaya mahal. Hah? Biayanya dari sini. Oh, dari sini. Iya. Saya saya tidak mengerti mereka. Saya tidak mengerti. Saya tidak mengerti. Satu parts yang sudah kita modif dan ini saran dari kalian adalah cover radiator. Nah, nih. Ini pakai punya ADV 150. Yang 60 enggak bisa? Bisa juga tapi kan miring. Beda. Beda. Heeh. Beda. Ini adalah opsi buat kalian yang pengin modif cover radiator tapi enggak kepengin yang apa sih yang yang biasanya orang-orang pakai itu kan. Ini ini banyak yang pakai enggak sih? Kayak gini sebenarnya. Banyak banyak tapi jarang karena kan gini Mas, ada beberapa orang yang suka karakter gendut itu bisa pakai 125 old atau KZR. Itu karakternya lebih gendut. H. Terus ee sori Mas. Ini bisa tutupnya kelihatan. Kalau ini kan enggak tertutup. Oh, benar. Heeh. Ada yang suka pakai PCX. Terus ada yang suka pakai Vario LED new atau LED old kayak gini. Jadi kembali lagi ke selera. Tapi kalau ngomongin fungsi ini pas banget. Benar sekarang ngambil dar ngambil kayak air scop gitu loh modelnya Benar, benar, benar. Nah, ini adalah satu opsi buat kalian yang pengin apa ya? Ee modif. OM look. Tapi sebenarnya udah dimodif. Betul nih langsung kelihatan harganya berapa? 100usan ya? Rp100.000-an lah. PNP kan? PNP. Tinggal pasang. Tinggal pasang ya. Heeh. Tinggal pasang. Tuh cakep. Jadi kalau kalian kepengin bisa ditiru idenya. Jadi tidak pakai lama motor sudah selesai pasang keylessnya. Beh bisa nyala enggak sih ini? Eh. Ah. Langsonnya enggak dipasang. Oke. Oh, iya benar. 20 menit aja. 20 menit ini kunci sudah bisa dibuang ya? Wah, jum sekali cat baru karena sekarang sudah ngeri. Jadi yang lama anj pasang alarm di ini gimana? Mati. Oh iya benar benar benar. Jadi seperti gua janjikan tadi berapa harga kiles ini Mas? Kalau dapat dua kunci itu 2,7. Satu kunci. Satu kunci itu sekitar setengahnya lah. Setengah. Masa sih? Enggak 2,3. Emang bisa offsir satu kunci? Bisa. Bisa. Dan itu lumayan mahal loh pas ketika kita kenapa-napa apalagior. Oke. Jadi ini 2 koma sekian. He belum pasang di sini ya? Alah pasang gampang lah. K pasangnya di sini bisa yang penting pasnya ada di dulu. Iya. Bawa sendiri juga boleh. Bawa sendiri juga boleh. Pasangin di sini. J benar gak enggak pakai lama sih. Led new LED out-nya sudah menjadi LED enggak? Sudah jadi PCX. Sudah jadi PCX. Jadi ini Vario PC. Jadi variasinya. Oh karena seat doang ya sekarang ya? Iya. Terus bisa ganti knop ini juga Ganti knop bisa. Terus lampu ini bisa aku ganti juga kalau mau. Masa? Wah. Widih, kacau kacau. Sekali lagi ya, sekali lagi. Ayo aduh bisa-bisanya kejepit lu. Enggak sama Om Mobi, enggak sama dia. ngeri banget tuh. Awas jadinya. Oh, iya lu kunci lamanya tuh. Hah. Beh, sudah semakin jual. Jadi modal Rp3 jutaan kalian bisa bikin LED Fold kalian jadi modern kayak TCX, Teman-teman. Benar ya? Iya, betul. Safy juga. Jadi kalau mau beli langsung aja ke sini Bisa bisa dibantu di sini langsung aja ke Makur Jaya cari Masang atau cari Wanda atau cari Demong. Iya betul ya kan? Coba tulis di kolom komen di bawah next diapain lagi radionya. Udah hampir rata kanan nih. Eh banyak yang bilang, "Mas Dimas ganti smartboard depan Led New." Oh iya ini. Iya. Sebetulnya gini, Mas Rang akan nambah satu apa kita nyebutnya ya kalau di MotoGP winglet. Wing LED yang nanti kita custom cakep banget gitu. Oh jadi kita masih menunggu pas itu teman-teman. Tapi kalau kalian punya saran modif apa tulis di kolom komen di bawah. Jangan lupa dilike jangan lupa subscribe, follow Masrang, follow Makur Jaya. Saya jalan lang video guys.
