Nyetir Chery TIGGO 9 CSH di China (YouTube Video)
Kalau kita jalan-jalan naik sebuah cerry Surabaya atau mungkin ke Bali itu udah biasa dan kita juga udah pernah kok. Tapi kali ini kita datang di China langsung kita menyobain langsung mobil-mobil Cherry. Bahkan ini mobil plugin hybrid ribuan kilometer dari Guangcho ke Wu. Seperti apa keseruannya? Ikutin terus di video Autonimx kali ini. Yap, di belakang saya ada beberapa mobil-mobil dari Cherry dan kita kali ini akan perjalanan sekitar 1400 atau 1500 km dari Guangcho menuju ke Wuhu dengan melewati beberapa destinasi atau tujuan. Mulai dari wa Tower, kita juga akan pergi ke Longh Mountin, Poyang Lake, dan berakhir di Wuhu. Nah, mobil yang kita pakai itu ada dua, ada Cherry Tigo 9 PHV dan juga ada Cherry Arizo 8 PHV juga. Dan slogan di acara kali ini adalah Road to Next Generation Plugin hybrid. Karena mobil-mobil plugin hybrid termasuk di TIGO 9 ini sudah menggunakan plugin hybrid teknologi generasi ketiga dan akan segera di launching juga di China. Dan kita dapat kesempatan spesial buat nyobain langsung long distance mobil-mobil plugin hybrid ini. Seperti apa rasanya? Gimana rasanya nyetir di China? Ini pertama kali juga saya nyetir di China dan gimana teknologi plugin hybrid serta kesiapan Cherry dengan teknologi eh elektrifikasi yaitu plugin hybrid mereka. Kita akan bahas di video ini ya. Yuk kita siap-siap mau masuk ke dalam [Musik] mobilnya. Oke, jadi kita sudah mulai perjalanan ya. Tadi pagi kita udah start bersama, lalu kita udah sampai di Provinsi Guangdong ya. Jadi perjalanan sekitar 3 jam kita udah dan kali ini hari pertama ini kita enggak langsung nyetir karena memang ada agenda dari Cherry untuk mereka live di dalam mobil termasuk e ngajakin kita live bareng juga dan live barengnya itu cukup lama ya. Jadi, e di hari pertama ini kita ggak nyetir, tapi kita langsung duduk di bangku belakangnya dari mobil ini. Dan rasa pertama yang kita rasain duduk di bangku belakang dari mobil ini adalah ini mobil comfort banget, cocok banget buat road trip gitu ya. Jadi bantingan suspensinya itu empuk, tapi kita masih bisa ngerasain kontur jalanan. Jadi empuk tapi enggak yang melayang, enggak yang bikin orang motion sickness alias mabuk. Jadi ini kayaknya mobil yang emang cocok dipakai buat perjalanan panjang dan jauh gitu loh. Dan yang kita bikin kaget juga bagian belakangnya itu ternyata space-nya cukup lega. Jadi kakinya lega, kepalanya juga lega. Jadi duduk belakang tadi hampir enggak ada masalah. Bahkan saya tuh tipikal orang yang kalau di mobil enggak bisa tidur. Tadi di dalam ngantuk. Jadi emang nyaman. Nah, kita akan lanjut lagi ke e Hua ya. Dan berikutnya mungkin hari kedua nanti kita bisa nyoba nyetir. Jadi ikutin aja terus ya. Oke, jadi kita lanjut perjalanan dan kali ini ee tukar posisi ya. Saya nyobain duduk di bangku baris depan dan di sini juga ruangnya lega ya. Ya. Dan ya as always cherry sebagai salah satu brand yang terkenal banget dengan build quality-nya. Di sini bahan materialnya sih bagus banget. Padahal ini mobil ini masih model yang unit pre production gitu ya. Bukan yang akan di bukan bukan unit yang dijual langsung ke konsumen. Biasanya sih masih ada minus ini dan itu gitu. Tapi ini diperhatikan bahannya sih bagus ya. Dan kita dapat kursi ini buat penumpang sudah full elektrik juga controllernya ada di sebelah kanan gini bahkan kita dapat light rest juga yang bisa dinaik turunin juga gini. Material glossy-nya banyak juga ya. Jadi ini enak. Dan e habis ini saya akan lihatin ke kalian e menu-menu yang ada di si head unit atau sistem infotainmentnya. Dan ini bagus ya. Dia layarnya gede sekitar 15,6 inch dan resolusinya 2K. Jadi ini cerah kalau kita lihat ya. Dan di sini bagusnya adalah kalau biasanya brand-band China yang lain tuh bikin layar gede-gede kadang enggak mempertimbangin masalah visibility ini. Visibilitynya masih bagus karena dia posisi layarnya ini masih ada di bawah dari garis kaca jendelanya. Plus di sini yang saya juga suka dari Sherry adalah mereka tuh user friendly untuk UI-nya. Ini kayak kalian lihat ini adalah bagian home-nya ya. Ada navigation, ada autopark. Jadi mobilnya bisa pakai sendiri. Terus ee dia ada audio RN monitor nih buat kameranya. Tapi karena kita lagi kencang enggak bisa dibuka juga. Ada update over the air Apple CarP play Android Auto juga pastinya ada ya. Dan kita mau coba masuk ke bagian setting. Nah, ini nih bagusnya Cherry. Jadi user friendly banget. kita pakainya tuh enggak susah gitu loh. Kayak gini masa central locking, pintu belakang dan lain-lain. Ini bisa kita atur. Lampu juga bisa kita atur ya, ambient lainnya. Dan di sini juga ada eh gambaran informasi untuk teknologi CPGV-nya. Ada power saving mode juga, ada eco mode, driving mode-nya ini bisa AGV atau hybrid EV dan juga EV plus. Ada eco normal. Ini driving mode-nya ya. Sport no sand off road. Dan di sini adasnya juga ada banyak banget nih kalau kalian lihat. Dan ini juga gampang dimengerti ya. Head up display dia sudah a reality dan ukurannya gede. Terus di sini ada beberapa vehicle setting yang ya seperti sensitivitas dari wipernya. Lalu untuk automatic lock untuk pintunya. Di sini display-nya kita bisa atur-atur juga bisa koneksinya ke kota Bluetooth dan juga Wii. Nah, ini di belakang lagi gedein AC ya. Jadi muncul di sini ya dan kita cek lagi, balik lagi ke setting tadi. Bisa buat sound juga dan juga ini voice comand-nya. Nah, yang menarik kita juga bisa lihat di bagian seat di sini kalau kita pencet ini bisa kursi pijet bagian baris depannya ada berapa mode. Ada wave, cat, pow, lalu ada cross, relief, dan juga jump. Dan kalau kita cek lagi di sini bisa ventilated seat sampai ke belakang dan juga heated seat sampai ke belakang juga. Mantap ya. Dan di sini ada wireless charger ini bagian tengahnya. Sorry ada makanan nih karena kita baru makan juga baru nyemil-nyemil semama perjalanan. Mantap ya. Nah, ngomong-ngomong si voice assistant ini ternyata kita juga menemukan satu fakta yang menarik karena di sini tuh kalau kalian lihat ini ada mikrofon di sebelah situ juga ada bahkan di belakang kanan kiri juga ada mikrofonnya jadi nanti si voice comennya ini bisa membaca suara yang ngasih perintah itu di mana. Contoh kalau buka jendela. Kalau saya yang buka jendela di sini dan dia detect di mic yang di atas ini ya yang paling dekat dia akan ngebuka jendela yang sebelahnya saya. Begitupun kalau belakang yang ngasih perintah. Dan sekilas dikit panel instrumennya ngingetin kita sama UI-nya punyanya Omoda E5 ya. Plus juga untuk e tombol atau tuas transmisinya juga posisinya ada di bagian kanan dari si drivernya. Ini juga setirnya mirip nih kalau kita perhatiin dengan punyanya Omoda E5. Perjalanan lanjut lagi kita ke arah Hua. Dan depan tuh kalau kalian lihat ini mobil dari rombongan kita si Ariso 8. Dan sebenarnya kita nanti juga akan nyobain si Ariso 8 ini juga ya. Ganti. Jadi kita setelah 9 kita juga nyobain nanti si Ariso 8-nya. Oke, jadi kita sudah sampai di Hua Tower. Jadi Hua itu adalah flower cover. Jadi Hua itu flower, E itu cover. Dan di sini adalah salah satu tempat e ikonik tradisional dari China yang menggambarkan keluarga. Kalian lihat ada pintu banyak di belakang itu. Satu pintu itu satu keluarga tiga lantai ya masing-masing. Dan kenapa kok kita pilih e kenapa kok Cherry pilih tempat ini untuk jadi salah satu stop? Karena mereka ingin menggambarkan core value-nya family. Salah satunya mobil bisa dipakai untuk pergi bersama dengan family seperti si Tigo9 tadi ya. Kedua dan kita udah ada di Sunming City. semalam kita sampai agak tengah malamnya agak jauh karena perjalanan kemarin itu total 700-an kilo kayak Jakarta ke Surabaya gitu dari Guangcho ke Hua Tower dan sampai ke Sanming City ini dan ini mobilnya udah siap pagi-pagi kita e ada di Go9ine ada Rizo 8 dan kemarin itu kita banyakan agenda live dari Cherry ya jadi makanya kita memang hari pertama kita jadinya enggak nyetir jadi duduk aja nyobain kita juga enggak tahu hari ini apakah dapat kesempatan untuk nyetir atau enggak padahal kita udah dibikinin SIM tapi balik lagi karena kita ngikutin agenda dari teman-teman Cherry dan Sepertinya masih akan tetap ada live, jadi kita ikutin aja. Dan kita juga belum tahu apakah akan naik Tigo9 lagi atau kita akan switching ke Ariz 8 si sedannya. Entar kita lihat aja. Tapi hari ini kita akan jalan ke Longhu Mountain dan juga ke Poyang Lake. Oke, itu dua destinasi yang keren banget. Ikutin terus videonya ya biar tahu gimana keserohannya. Oke, mumpung kita lagi di RS area, kita bahas tipis-tipis yuk untuk desain eksteriornya. Dia tuh pakai lampu baru ya dengan lampu yang lebih sipit seperti ini. Dan grill ini yang dari jauh itu lebih kesannya lebih mewah ya. Sama dengan logo C yang udah flat seperti ini ya. yang sekarang sudah generasi baru, udah pakai flat semua seperti ini. Anda sensor untuk e radar untuk ADAS-nya, terus dia pakai veleg. Ini yang lucu ya, tutup dopnya ya. Di tengahnya ini kalau kalian perhatikan luxury technology dari Cherry gini ya. Ya keren sih mungkin, tapi bukan selera semua orang ya. Dengan ban Kumho ya. Profil sampingnya sih masih mirip dengan versi yang belakang ya, versi yang sebelumnya. Termasuk juga untuk lampunya. Kalau kita lihat di sini belakang dia masih menggunakan lampu yang juga masih mirip dengan generasi yang sebelumnya. Nah, kita coba geser ke versi yang Arizo. Yes, di sini ada beberapa Arizo ya. Ini Arizo yang Via GV. Dia masih menggunakan lampu yang masih sama dengan versi yang batsin ya. Dia kayak ada alisnya masuk ke dalam lampunya gini, tapi dia dengan grill baru yang dia lebih polosan. Lamp juga masih ada ya. Dan dia juga masih menggunakan veleg dual tone seperti ini. Kita lihat ke bagian belakangnya ya. Sekilas kalau diperhatikan dia pakai lampu yang sekilas mirip sama Omoda ya. Kalau kalian ingat tarikan garis ini mirip sama punyanya Omoda. Tapi dia punya detail lampu di bagian dalamnya. Ini LED-nya. Kalau yang lama cuma di bagian atas doang ya itu sekarang yang bagian bawah juga nyala. Ya, seperti ini profile di bagian belakang si Ariso 8 ini. Dan kita mau lanjut perjalanan ke arah Longhu Mountain. Oke, jadi kita sampai di lokasi berikutnya yaitu adalah Longhu Mountain. Dan Longhu itu adalah artinya Dragon and Tiger. Kenapa kok ada tigernya? Karena Tigo, Tigo9 itu adalah Tiger. Jadi memang tempat-tempat yang dituju oleh eh Cherry kali ini itu punya makna masing-masing. Kemarin sudah hua itu menggambarkan family. Kali ini menggambarkan Tiger. Oke, jadi kita lagi ada di Poyang Like. Jadi semalam tuh kita udah sampai Poyang Lik, tapi karena udah terlalu malam, terlalu gelap jadinya ya kita pagi ini balik lagi ke sini lagi. Dan emang secakep itu kita tunjukin seperti apa di jalan. Dan hari ini kita nyobain yang ini, Arizo 8 PSGV. Dan rasanya sih sebenarnya masih mirip dengan yang geselin, tapi tentunya dengan lebih ramah lingkungan, emisinya dan sebagainya. Dengan transmisi DH3 percepatannya, saya kepengin nyobain yang ini. Semoga nanti kita dapat kesempatan buat nyobain nyetir yang ini. Karena kemarin saya ah nyoba nyetir tapi yang versi gasoline, yang versi Arizonya. Dan ini ada beberapa mobil yang kita pakai ya di belakang. Sekarang kita akan drive ke tujuan terakhir kita. yaitu adalah kehu. Oke, jadi kita lanjutin perjalanan ya dan dari Poyang Leag kita akan lanjut ke Wuhu. Dan kali ini kita lagi naik di dalam eh Cherry Arizo 8 yang PV ya. Memang ini mobil enggak terlalu relate sama kita ya di Indonesia karena dia sedan. Tapi saya mau ceritain dikit aja gimana rasanya duduk di belakang mobil ini. Ini mobil kerasa cukup e firm ya. Dia dia enggak yang kaku banget, enggak yang sampai enggak nyaman. Ini kita masih nyaman banget ya. Dan aspalnya di China juga memang mulus. Jadi kita kalau pakai-pakai mobil sedan kayak gini memang nyaman. Ada hook juga di sini. Dia ada tempat penyimpanan di sini. Ada AC dan charger. Dan lihat nih, space-nya lega banget ya. Sangat enak untuk e leg room-nya dan kaki kita juga dia e lantainya enggak terlalu tinggi ya. Dan lihat ini pahas saya ke support full ya di kursinya bagus banget. Dan kita juga lagi sama Mr. Frank dari Cherry Sales Indonesia. Kalian lihat ya space-nya. Ini space kepalanya sisanya banyak. Masih enak banget. Dan ini dia juga ada armr-nya. Kita bisa turunin ya. Sedan yang ukurannya besar tentunya nyaman ya dan Cherry menawarkan lebih dengan menawarkan teknologi plugin hybridnya. Oke, nah kita masih berjalan ke Wuhu. Semoga lancar ya. Oke, jadi kita bakal siap-siap. Kita kali ini driving Cherry Tigo 9 PHV. Jadi kalau kemarin sebenarnya kita udah driving si Arizo 8 yang gaselin, tapi memang kita gak videoin. Sekarang kita akan mulai driving naik si Tigo9 ini. Wow. And beside me Frank of course I think can. Oke, jadi ini adalah pengalaman yang bakal berkesan banget karena kali ini benar-benar cuma satu media banget dari Indonesia yang bisa mewakili. Oke, ya. Tentunya di sini sebelah saya ada Mr. Frank yang akan nge-guide kita. So, Mr. Frank will guide me to drive safely, right? Ya. Oke, kita akan coba take over dari sebelah kiri. Wow, ini effortless banget loh tenaganya ya. Balik lagi karena ini PV ya dan mobil PV memang akan sangat terbantu oleh yang namanya motor elektrik ya. Dan PHV yang digunakan di sini adalah generasi ketiga atau third generation. Dan untuk versi PHV ini, oke, oke kita akan ngikuti mobil di depan dan TIG9 ini merupakan eh mobil pertama bersama dengan Riz 8 tentunya yang merupakan generasi ketiga dari PGV-nya eh si Cherry. So, this is the cherry PHV third generation, right? Dengan platform yang baru, engine yang baru, transmisi juga yang baru ini dan transmisinya tuh unik. Biasanya kalau dedicated hybrid transmission itu cuma single speed atau one speed only. Tapi di mobil ini malah sekarang dia punya tiga speed. Hal yang kita enggak temukan di brand-brand yang lain. Menarik banget ya. Dan ini mobil enak banget. Enak banget. Kenapa? Karena dia itu comfort. Jadi bantingannya tuh empuk. Tapi di saat yang bersamaan kita tuh masih bisa ngerasain jalanannya. Jadi enggak bikin biasanya mobil yang terlalu empuk tuh mabuk ya di sini. Enggak. Di sini tuh enak kita pakainya. Jadi mungkin buat kalian yang kepengen sebuah SUV yang comfort, udah comfort dia, efisien juga secara bahan bakar ya. Ini opsinya. Ini opsi yang bisa kalian pertimbangkan kalau nanti mobilnya masuk. Dan kita belajar dari pengalaman ya, sekarang di Indonesia sudah ada beberapa jenis Tigo. Tigo 5X, Tigo 7 Pro, Tigo 8, dan juga Tigo 8 Pro Max. Tentunya TIG 9 ini akan memperlengkapi eh lineup dari keluarga TIGo sebagai flagship. Ini adalah versi tertinggi flagship SUV dari SUV eh dari Cherry ya. Dan tentunya dengan segala yang ditawarkan dan kita ah pakai mobil ini selama 3 hari dengan jarak berkendara itu hampir 1500 kilo ngelewatin jalan yang jelek, yang bagus, semuanya kita ngerasain. Dan sejauh ini kita happy banget dengan mobil ini karena nyaman dan bahkan karena bantingannya ini nyaman, kita sempat curiga ini kalau Cherry bisa bikin SUV yang senyaman ini, harusnya Cherry juga bisa bikin MPV yang sama comfort-nya dengan mobil ini. Ya, mungkin next ya, mungkin Mr. Frank yang lebih tahu ya. Nah, itulah. Dan e sama seperti mobil ceri yang lain tentunya build quality mobil ini bagus, fiturnya bagus banget. Ini saya bahkan ngerasain ada massage ya. Jadi kita sambil sambil nyetir jauh jar jauh gini ya. Ini sambil bisa dipijat dan massnya enggak cuma satu e gerakan aja. Ada beberapa gerakan mulai dari ripple, wave, catpet komplit dan juga build quality-nya bagus, fiturnya lengkap. Mesin dengan teknologi PHV-nya ini bisa mendukung perjalanan yang jauh. Long trip seperti ini, bantingannya enak. Kurang apaagi ya sebenarnya? Ya, kurangnya belum dibawa ke Indonesia aja. Kita akan menunggu di Indonesia seperti apa. Dan ini jalanan China ini e jalan tolnya benar-benar cocok buat cruising seperti ini. Dan mobil yang cocok untuk cruising seperti ini adalah salah satunya adalah mobil ini. So, Mr. Frank, I'm so happy can try this car. Hopefully next time I can try it in Indonesia or at least I really happy to join this moment. Thank you so much Indonesia. Thank you. Thank you for coming and hope you enjoy the journey. Yeah. Enjoy the enjoy the car. Of course. I hope. Yeah, of course. Thank you. Thank you. Ya udah selesai, udah dapat piagamnya. Kita udah sampai di Wuhu dan ini lagi hujan. So, recap-nya akan kita bikin besok ya. Seperti apa kesimpulan perjalanan kali ini ya? Sebenarnya cuma mau pamerin ini aja sih. Dan di belakang juga acaranya udah selesai. Oke, habis ini kita akan rekap seperti apa perjalanannya, kesimpulannya seperti apa. Oke, jadi kita sudah sampai di penghujung dari video ini dan kita mau wrap up gimana kesimpulan kita terhadap perjalanan menggunakan mobil PV dari Cherry. Ya tentunya bukan dua mobil ini karena kita sudah lanjut ke agenda berikutnya. Kita ada beberapa conference di sini dan juga tentunya nyobain mobil yang lain. Tapi kita mau simpulin dulu gimana si Tigo9 VV dan juga si Arizo 8 PHV yang kemarin kita cobain. Yes, 1700 km. Ternyata salah ya di awal kita dikasih tahu awalnya mungkin sekitar hampir 1400 atau 1500 tapi ternyata 1700 dan itu jauh. itu sudah lebih dari cukup untuk memberikan gambaran kepada kami seperti apa teknologi PHV yang sedang dikembangkan atau mungkin sebenarnya sudah selesai ya dan siap diluncurkan untuk pasar China dan juga untuk pasar global. Nah, PHV generasi ketiga dari Cherry ini memang dia membawa mesin baru, platform baru, transmisi baru yang waktu kita rasain ini benar-benar lumayan mengejutkan gitu ya. Karena kita tahu kalau PHV itu adalah salah satu opsi transformasi yang paling pas buat kalian yang mau pindah dari gaselin menuju ke BEV dan Cherry menyediakan dengan teknologi terbaik mereka. City Go9 itu naikannya enak banget, comfort tapi enggak bikin kita yang mabok. Dan power-nya dengan transmisi 3 speed DHT-nya itu lebih dari cukup untuk kita perjalan jauh pengen nyalip-nyalip gitu. Bahkan kita jalan 150 aja effortless banget dengan bantuan motor listriknya dan tentunya juga masalah efisiensinya walaupun kita enggak ngitung-ngitung banget efisiensinya berapa. Begitu pula dengan Arizo 8. Walaupun Arizo 8 mungkin tidak terlalu relate buat kita karena dia sedan ya. Pada akhirnya ini merupakan salah satu bukti bahwa Cherry itu punya teknologi PHV terbaru dan kita harapannya adalah segera punya regulasi dan ee mungkin polisi yang jelas gitu ya. mungkin juga insentif untuk teknologi semacam ini, hybrid, PHV, REV sehingga nanti mungkin Cherry akan membawa produknya ke Indonesia dan tentunya kita sebagai media diajak di acara ini bukan tanpa tujuan. Mungkin mereka udah ancang-ancang gitu ya. Kita tunggu aja gimana ee kelanjutannya. So, itu aja dari Oton Max kali ini. Thank you buat teman-teman yang nonton sampai akhir. Kalau kalian suka dengan video ini, boleh like, share ke teman-an kalian, komen di bawah tentang teknologi PV seperti apa yang kalian pengen dan juga subscribe buat yang belum. Oke, itu aja dari Autofnx kali ini dan kita akan ketemu di video-video test drive mobil cherry yang lainnya karena kita bakal seminggu di wuhu buat acaranya Cherry. Sampai ketemu lagi.
