Jungkat

Nyicipin Airpods Pro 3 | Bukan Sekedar TWS Lagi… (YouTube Video)

  • 25/09/2025

Tak ada kabel kosong kos untuk boknya. Hm. Apple kau makin lama terlalu makin terlalu. Oke, AirPods Pro 3 ya generasi paling baru yang akhirnya rilis juga kemarin barengan sama iPhone 17 series. Dan sedikit cerita lucu, gua tuh kemarin pas ke Malaysia, ternyata AirPods Pro itu juga belum rilis ya, yang generasi ketiga ini di Malaysia. Padahal iPhone 17-nya udah ada, jadi gua enggak bisa beli. Dan akhirnya pas gua nyampai Indonesia, ternyata udah dijual di Indonesia. Yang jual itu udah dari studio ponsel. Jadi kalau kalian pengen ngecekin ya udah ready di Indonesia ya. Yang mana di Malaysia masih belum ada. Ya udah langsung aja gua bakal unboxing, kita bakal testing. Banyak banget fitur-fitur baru yang menarik untuk dibahas dan kita bakal compare pastinya sama beberapa Airpods lainnya. Karena Apple ngeklaim ini ANC-nya terbaik di dunia. Hm, langsung aja kita mulai videonya. Let's go. Oke, jadi ini dia untuk bentuk dari AirPods Pro 3 ya. Yang mana sebenarnya kalau kita lihat dari segi ini tuh mirip-mirip loh. Padahal katanya lumayan beda secara bentuknya ya. Nah, kotaknya juga dia agak lonjong sekarang kalau enggak salah AirPods sebelumnya tuh dia lebih mengkotak ya boksnya ya. Nah, ini dia untuk tulisannya AirPods Pro 3 ya. Dan kalau gua baca-baca lucunya ini nih. Katanya ini dari Apple Malaysia. Tapi kenapa gua kemarin ngecari di sana enggak ketemu ya? Tertulis di sana masih belum ready. Enggak tahu kalau di website sekarang udah ready belum. Kayaknya belum sih. Mungkin di sana ada postal-postalan juga gitu kan. Dan ini tuh didesain by Apple in California tapi produknya udah buatan Vietnam. Yes. Jadi pabrik Vietnam ya kalau yang AirPods Pro. Kalau yang iPhone kemarin masih China kan tulisannya kan. Oke, one two boom. Nah, ini dia. Cuma ada si kertas manual. Kalau dibuka dalam jarak 5 cent akan muncul pop up-nya. Katanya air tips-nya juga menggunakan bahan yang baru yang ada foam-nya di dalamnya. Ada hard rate juga. Nah, ini juga satu yang baru yang nanti kita bakal coba dan ya tinggal dican aja kalau kalian pengen user guide yang lebih detail ya. sama di belakang masih ada tap and hold sama bisa di-wipe ya atas bawah untuk eh volume bisa dipencet sekali dua kali tiga kali press and hold untuk ganti-ganti noise cancellation listening modes-nya dan kita bisa double tap case-nya sekarang udah enggak ada tombol fisik lagi ya sama kayak di AirPods 4 kemarin dan ya kalian bisa ngecas AirPods menggunakan Maxave bisa pakai charger Apple Watch dan juga USB type C cable tak ada stiker dan tak ada kabel Karena ya kalau kita angkat ya cuma earpods dan ear tips-nya aja. Cuma earpods, airpods dan ear tips ya. Itu dia kosong makin terlalu ini ear tips karena ini yang menarik ya. Dia menggunakan ear tips baru dan iya ukurannya ada lima coy ya. Jadi dari ekstra exra small xxs sampai ke L yang large dan yang dipakai sekarang itu yang medium ya. Kalau kalian kalian lihat XXS, XS, S dan L. M-nya ada di airpods-nya yang mana akan kita buka nih sekarang ya, terbungkus sama kertas putih. Jadi kita buka nih. Oke. Dan diide aja ke bawah. Oke ya. Secara bentuk case masih kurang lebih sama ya kayaknya dengan sebelumnya ya. Enggak tahu apakah lebih kecil sedikit tapi kayaknya dimensinya beda soalnya gua pernah lihat ee ada yang nyobain case AirPods Pro 2 dimasukin ke AirPods Pro 3 itu enggak bisa dan kebetulan di sini juga gua udah siapin ya AirPods Pro, XPods Pro, AirPods Pro, dan AirPods 4. Ini Pro 2 ya. Kita coba lihat ya. Ini by the way gua pakai case-nya ISR ya. Case favorit karena dia ada Max Safe-nya juga. Oke, kita dorong pakai kabel USBC. Nah, sip. Udah gua copotin nih case-case-nya. Pertama kita compare sama AirPods Pro 2 yang ada di tangan kanan gua. Kalian bisa lihat ya, dia masih ada titiknya nih untuk yang AirPods Pro 2. Sedangkan AirPods Pro 3 udah enggak ada titiknya karena dia udah nyatu sama bodinya ya si LED-nya. Sama halnya ketika kita cek ke bagian belakang di mana AirPods Pro 2 ada tombol fisik nih. Jadi kita bisa klik kalau kalian mau pairing dia diklik. Sedangkan si AirPods Pro 3 ya enggak ada tombol karena kita untuk pairing kita tinggal tap and hold si e bagian depannya itu sama juga kayak di AirPods 4 ya yang mana enggak ada juga nih ya bentuk LED-nya dan belakangnya juga udah enggak ada tombol. Jadi mungkin yang udah pernah nyobain AirPods 4 bakalan familiar ya karena kalau kita buka nanti kelihatan nih ada lampunya juga nih ya. Satu kita buka aja si AirPods Pro 3-nya 1 2 3 tuh lampunya langsung pulsing ya. Jadi tuh ada bunyinya juga. Bentuknya kalau gua lihat ya ada sedikit perbedaan juga sih. Kelihatan kayak lebih nonjol gitu ya kelihatannya ya dibandingin kayak lebih keluar gitu bagian ininya. Kita coba compare sedikit ya. Nah, by the way gua sendiri di AirPods Pro 2 gua, gua juga ganti ear tips-nya pakai yang foam karena memang menurut gua yang silikon ear tips-nya itu enggak nyaman. Makanya setelah gua ganti ini gua lebih bisa pakai ini lebih lama. Dan sekarang Apple kayaknya menyadari hal itu kalau silicon ear tips itu enggak nyaman dipakai lama. Makanya di yang baru ini mereka udah pakai tuh dalamnya ada infus foam-nya gitu. Jadi ada foam di dalamnya yang bikin mungkin lebih adaptif ya ke kuping orang yang beda-beda bentuknya gitu. Nah, kalau kalian lihat ya AirPod Pro 3 yang putih ininya dia kayak lebih nonjol gitu ya dibandingin si AirPods 102. Jadi pas dipakai mungkin akan agak beda. Oke. Oh, langsung hidup noise cancelling-nya. Nah, ini ketika dipakai ya. Hmm. Fitment-nya oke sih. Kita tapi kedap kedapnya kedap parah banget sampai suara gua pun juga lumayan. Ini gua coba hidupin transparency deh. Oke, transparency mode is on. Hm. Oke. Nah, ini ya perbandingannya ya. Coba ya. Kelihat kelihatan enggak nih? Nah, kita coba ganti ke yang AirPods Pro 2 ya. Nah, kalau AirPods Pro 2 tuh lebih berasa ada di telinga kalian karena dia duduk gitu kayak duduk di kuping. Kalau si AirPods Pro 3 agak keluar dikit gitu, agak nonjol, agak melayang kali ya dibandingin sama si AirPods Pro 2. Kurang lebih fitmentnya kayak gitu. Nah, kalau dibandingin sama AirPods 4, nah ini so far AirPods paling nyaman yang gua pakai. Ini berasa lebih ringan dan berasa kayak ya gak pakai earbuds gitu sih berasanya. Tapi ada sedikit lah berasa. Kalau si AirPods Pro 3 tuh berasa gitu ada foam, ada silikon earp-nya dan iya gitu kayak bagian belakangnya juga lebih kena ke bagian kuping kalian. Ini AirPods Pro 3 ya. Dan ini kita cobain ke Case ESR yang buat AirPods Pro 2 ya. Kita coba masukin itu enggak bisa nih karena dia ee lebih lebar sedikit nih kayaknya dimensinya ya. Jadi dia enggak bisa masuk, Guys. Oke, jadi sekarang gua akan coba testing dulu aja nih si AirPod 103 dan nanti gua akan share ke kalian experience-nya kayak gimana. Oke, I'm back dan ya, gua udah testing si AirPods Pro 3 ini dan gua pengen share ke kalian beberapa hal. Pertama, soal kualitas suara. Nah, ini nih yang menarik karena kalau dibandingin sama AirPods Pro 2 ini tuningan suaranya berasa beda total gitu ya. Kayak soundtage-nya lebih luas. lebih aiy ya, lebih kayak ada spacy kayak gitu. Dan yang paling obvious tuh karakter V ship suaranya yang nongol banget ya kalau gua bisa bilang mungkin ini lebih mirip karakternya ke Sony ya secara SQ-nya. Gua tes e gonta-ganti pakai lagu yang suka gua tes buat tes bass ya zaman gua dulu yaitu Neo So sick dan berasa banget kalau bassnya itu tuh kayak lebih nendang, lebih bulat tapi high frequensin-nya juga kerasa agak tajam kalau menurut kuping gua. Nah, ini memang senada sama si AirPods 4 yang mana sekarang gua pakai jadi daily driver ini. Tuningan suaranya dia lebih ke arah bass yang dominan gitu ya. Apple mungkin punya data kalau mayoritas orang memang rata-rata lebih suka tipe suara yang kayak gitu. Tapi ya gua ngerasa Apple jadinya kayak sedikit kehilangan identitas suara AirPods Pro yang lebih balance. Lanjut soal active noise cancelling. Nah, ini memang kedapnya pas diaktifin berasa banget. Harus gua bilang setara sama Bose QC Ultra ini yang dua ya. Walaupun memang dari segi kenyamanan gua ngerasa kayak Bose masih sedikit lebih nyaman gitu dibuat pakai tidur masih kayaknya lebih oke karena yang AirPods 10 Pro 3 ini kayak agak nonjol gitu kan di kuping. Jadi kalau klaimnya Apple yang ach-nya dua kali lipat mungkin enggak dua kali lipatnya AirPods Pro 2 sih. Mungkin kayak 25% lah naik karena AirPods Pro 2 pun menurut gua masih tergolong bagus noise canceling-nya. Cuma memang transparency mode-nya nih yang berasa di AirPods Pro 3 ini agak tajam dibandingin AirPods Pro 2 yang lebih natural. Sisanya in terms of feature yang menurut gua AirPods Pro 3 udah enggak ada lawan lah sekarang. TWS mana yang ada hard rate sensor yang terintegrasi sama hard ekosistemnya Apple. Bisa pakai olahraga langsung ya, enggak usah pakai jam lagi. Dan pilihan olahraganya juga udah banyak jadi alternatif yang oke banget kalau kalian enggak suka pakai smartwatch. Next, fiturnya lagi juga ada live translation yang awalnya mungkin gua agak skeptis ya karena penggunaannya itu emang nich banget kan. Kalau kalian keluar kota, kalau kalian enggak tahu bahasanya kan sekarang rata-rata pakai bahasa Inggris itu kan. Tapi memang pas gua pakai untuk nonton misalnya gua nonton video YouTube bahasa Prancis gitu-gitu ya masih usable karena memang translation-nya delay-nya cuma kayak 1 sampai 2 detik dan cara aktifinnya pun juga gampang banget tinggal tape and hold di kedua earbuds aja dan dia langsung masuk ke mode live translation. sayangnya memang bahasa yang include baru en doang dan bahasa Indonesia enggak termasuk di sana. Jadi dia enggak bisa translate ke bahasa Indonesia, translate-nya ke bahasa Inggris. Dan fitur live transition ini juga udah ada ya di AirPods Pro yang generasi 2 pas gua tes sama AirPods 4 ini juga ada udah masuk semua ke sana yang penting HP-nya itu support Apple intelligence. Satu fitur lagi yang juga dapat di AirPods yang lain adalah fitur gesture yang dapat update di mana kalau kalian geleng-geleng angguk-angguk itu kan bisa accept atau reject. Itu juga dapat update di iOS 26 di mana pas kalian geleng-geleng atau angguk-angguk itu ada respon kayak suara bola bekel gitu ya, kayak bounce kiri kanan atas bawah. Jadi implementasi yang praktikal banget oleh Apple yang gampang dimengerti dan intuitif gitu kan secara user experience-nya. Sisanya masih kurang lebih sama ya kayak kontrol, masih bisa dicubit, dipinch. Volume up down juga bisa diwipe di batangnya yang mana itu enggak ada di AirPods yang reguler. AirPods 4 di Air Pro 2 juga sama masih ada volume up down swipe aja. Oke, cek cek. 1 2 3 1 2 3. Tes tes tes. Ini dia untuk kualitas mikrofon dari AirPods Pro 3 ya yang lagi gua pakai dan ya nanti perbedaannya mungkin kalian bisa lihat kalau yang AirPods Pro 3 ini agak nonjol. Dan ini gua rekamin langsung ke aplikasi kamera yang ada di iPhone karena di iOS 26 kita itu bisa e pakai si AirPods Pro sebagai mikrofon, sebagai source of microphone, source of input buat si video yang kalian pakai. Jadi kalau kalian enggak bawa mikrofon Bluetooth, ini bisa jadi cadangan alternatif yang mana suaranya menurut gua udah cukup oke. Nah, habis ini kita coba compare sama AirPods Pro 2. Oke, ini untuk kualitas mikrofon dari AirPods Pro 2. Tes, tes, tes. Ini dia untuk kualitas mikrofon dari AirPods Pro 3 yang mana ya kalian bisa coba nilai ya perbedaannya apakah lebih bagus jauh ataukah biasa aja. Mungkin kalian bisa lihat kalau yang AirPods Pro 3 ini agak nonjol. Kalau menurut gua sih ada peningkatan tapi enggak terlalu signifikan. di mana AirPods Pro 2 juga mic-nya sudah cukup oke. Cuma memang balik lagi ya secara tadi kualitas suara ada yang berbeda. Kemudian juga secara baterai juga lebih awet di AirPods Pro 3. Tapi kalau yang pakai AirPods Pro 2 menurut gua belum harus upgrade sih ke AirPods Pro 3. Nah, gimana menurut kalian perbedaannya? Langsung dikomen aja di bawah. Sedangkan ini kalau gua langsung ngerekam ke kamera iPhone ya untuk kualitas audionya kalian bisa nilai juga. better kita pakai TWS, pakai AirPods ini AirPods Pro 3, ini AirPods Pro 2 atau langsung ke iPhone aja. Ini gua masih pakai iPhone 16 Pro Max ya by the way. Oke, last but not least urusan baterai. Nah, ini jadi perdebatan yang hangat ya di kalangan netizen di mana baterai earbudsge-nya memang jadi lebih awet sebenarnya ya. 8 jam di AirPod 103, 6 jam di sebelumnya. Tapi baterai di case-nya yang turun dibandingin sebelumnya ya. Sekarang cuma 24 jam total dibandingin 30 jam sebelumnya. Jujur gua lebih prefer baterai earbud-nya yang lebih gede karena gua kalau long flight itu selalu kehabisan baterai. Makanya trik gua biasa gua bawa 2 TWS gitu kan biasa sibow sama AirPods Pro 2 dengan upgrade jadi 8 jam kayaknya bakalan aman jadinya untuk long flight dan nanti gua juga akan tes kebetulan gua mau flight ke Shanghai yang sekitar 6 set jam gitu ya. Jadi kita akan tes inin momen yang tepat buat ngetes gitu kan. Dan ada future quick charge di mana charge 5 menit katanya bisa 1 jam untuk playback. Ini menurut gua agak kureng ya. Tapi jujur gua sendiri enggak pernah kehabisan baterai karena ya kalau kalian pakai iPhone itu kalian bisa munculin widget ya yang selalu ada tanda baterainya. Jadi setiap kali udah mau lobet gua tuh langsung cas. Dan metode charging-nya juga banyak banget ya. Kayak kita awal unboxing kan bisa dicolok kabel USBC, bisa lewat micif, bisa lewat Apple Watch charger yang mana pasti salah satu dari itu pasti ada lah di sekitar gua. [Musik] So, kesimpulannya gimana? Apakah AirPods Pro 3 worth it? Menurut gua sih kalau kalian yang pakai AirPods Pro 1 kalau kalian upgrade ke sini bakalan no brainer banget. Ini udah upgrade yang mantap banget pasti berasa signifikan. Tapi kalau kalian dari AirPods Pro 2, e ini enggak yang segimananya banget sih. Ya adalah beberapa fitur tambahan tapi enggak sesignifikan itu. Apalagi kan AirPods Pro 2 masih ya bisa dipakai 1 du tahun lagiah. Mana tahu nanti Apple ada yang menarik-menarik lainnya gitu kan. Dan overall AirPods Pro 3 ini menurut gua paket lengkap lah yang bikin kompetitor itu harus putar otak lagi karena ya overall package ini top banget ya. Suaranya mantap, mocingnya kedap dan fitur yang dikasih ya proper bahkan bisa jadi alat kesehatan gitu kan alat bantu pendengaran gitu ya. Cuma balik lagi fitur-fitur tadi bakalan lebih optimal di device-nya Apple. Buat kalian yang pakai Android ya ada beberapa fitur yang bakalan enggak bisa dipakai karena kendala software. Walaupun gua tahu banyak juga orang yang pakainya Android, TWS-nya AirPods Pro itu salah satunya. YouTuber Linus tech tips. So, mungkin kalau kalian orangnya boleh di-share pengalaman kalian yang pakai Android tapi pakai AirPods Pro di komen biar yang lain juga pada tahu pengalamannya kayak gimana. Oke, guys. That's all. Thank you semua yang udah nonton. Semoga bermanfaat dan kalau iya boleh banget kasih jempol dan jangan lupa juga subscribe ke Bot YouTube channel karena next masih ada review buat iPhone dan iPhone 17 yang bakal dibahas. Itu aja nama gua Malvin. I'll see you guys on the next video. Ciao. by

Lihat di YouTube

Video Lainnya

Episode Terakhir.....
Oleh DKID Media
10m 24s

Kabar mengejutkan datang dari jagat media teknologi tanah air seiring keputusan DKID Media untuk menyudahi KOTEK (Komedi Teknologi) tepat di episode kesepuluhnya....

Brand Terkait

Apple

Apple adalah brand teknologi premium dengan produk iPhone, Mac, iPad, Apple Watch, dan AirPods dalam satu ekosistem terintegrasi. Apple menghadirkan inovasi, performa tinggi, dan keamanan terbaik untuk produktivitas serta hiburan modern.

iPhone

iPhone adalah smartphone premium dengan kamera pro dan performa tercepat berkat chip Apple Silicon. iPhone menghadirkan desain elegan, keamanan tinggi, dan ekosistem Apple terintegrasi untuk pengalaman terbaik.