NYOBAIN AION UT: TERNYATA TIDAK KECIL! (YouTube Video)
Ini adalah mobil ion yang termurah dan paling kecil. Tapi sekecil-kecilnya mobil ini ternyata kalau kita lihat secara dimensi angka-angkanya ya percaya enggak kalau ini mobil ternyata gedenya sama kayak Wooling Cloud EV. Yes. Wooling cloud yang gede gitu ya. Ternyata lebarnya sama-sama 1850 dan panjangnya dia lebih kecil sekitar 15 mm ya. Jadi masih sama-sama under 4,3 mm. Tapi mobil ini karena desainnya seperti ini kelihatannya jadi kecil padahal gede. Dan dibandingkan dengan mobil ion-ayon lainnya ini adalah mobil ion yang desainnya gua paling suka ya. Desainnya itu dari depan cakep, samping cakep, belakang pun juga cakep dan aksen-aksennya lucu. Di bagian depan sini ada matrix cube ya. Jadi kalau misalkan lagi malam itu nyala kotak empat bijinya tuh bagus ya. Dan lampu depannya pun juga cakep. Jadi pas kalau dia nyala gitu ya, ada matrixnya di sini ya, itu kelihatannya bagus. Jadi secara desain ini mobil ion yang desainnya gua paling suka. Nah, mobilnya juga punya harga mulai dari Rp325 juta yang tipe paling rendah 400 km menurut NDC dan yang paling tingginya itu 500 km menurut NEDC juga Rp363 juta ya bukan 365 ya. Jadi harganya cukup terjangkau untuk mobil dengan kelas ini segede ini dan features-nya juga lumayan banyak. Nanti kita akan ulas lebih detail. Kita bahas dari depan dulu ya. Jadi dia di sana itu emang kelihatan kayak mobil kecil padahal enggak ya. Jadi ini mobil kalau misalkan kita lihat ya di video atau misalkan di foto kelihatannya kecil ya. Pas jejeran sebelah-sebelahan sama Woling RV. Woling RV Woling Binggo. Ini kan kita udah woling bingo ya kelihatan. Oh ini iya mobilnya gede banget ya. Dan ada hal-hal detail yang menarik di mobil ini ya. Kayak misalkan contoh di depan kaca nih ada gambar mobilnya di sini lucu. Terus ini kan dia punya kotak 4 biji ya. Di lampunya pun juga dikasih kotak 4at bijinya itu ada di sini. Jadi detail-detailnya bagus. Dan ke bagian depannya ini kalau kalian perhatiin ya ini agak lucu. Biasanya bagian grill bawah sini itu dia kalau punya pattern itu kan pasti seragam ya. Ini dari kiri ke kanan itu semuanya belok kanan, bukan yang sini belok kanan, yang sini belok kiri. Enggak. Ini semuanya arahnya ke sana gitu. Itu hal yang agak unik. Biasanya kan garis-garis sejajar atau apa ini benar-benar semuanya ke kanan. Enggak ada garis yang ke kiri. Mungkin ada nanti ada aksesoris yang bikin aksesorisnya tuh garis-garisnya ke kiri gitu biar beda di jalan gitu ya. Lucu nih. Nah, di bawah ada radar, di atasnya ada kamera dan di depan sini juga ada kamera karena dia sudah dilengkapi dengan kamera 360. Nah, ke samping dia punya ban itu 2155 R17 dan biasanya mobil listrik itu dia pakai peleg yang ketutup Aero Wheels. Ini enggak, ini benar-benar kelihatan. Tapi untungnya dia punya cakram gede ya. Jadi kalau kita lihat kampas rem-nya, kalipernya itu gede. Jadi meskipun dia bolongnya gede juga itu enggak kelihatan malu-maluin ya. Dalamnya juga rapi ya. Suspensi depannya pakai McPerson. Sampai ke belakang juga masih ada rem cakramnya. dan rem cakram belakangnya itu juga enggak kecil, tetap kelihatan gede, padat, baguslah. Sama dia ada aksen di sini. Ini juga bikin cakep. Dan kalau kita lihat pintunya, dia tuh enggak ada lekukan yang aneh-aneh sama ah ini gagang pintunya beneran bagus. Meskipun modelnya cungkil, gua lebih suka yang kayak begini dibandingkan dengan yang model flash kebuka sendiri gitu. Nah, bentuk belakangnya seperti ini ya. Desainnya emang enggak bagus-bagus amat, cuma dibandingkan dengan ion V, ION Y Plus ya. Gua lebih suka ini sih. Dia simpel enggak banyak lakukan aneh-aneh ya. Sama belakangnya juga lengkap ya. Spoilernya ada, high mounted stop lamp-nya ada ya. Terus defoger juga ada. Hah. Oh, kalau kita megang kunci lama di belakang nanti dia akan buka otomatis dan dia sudah pakai power back door. Harga segini dapat power back door ya. Terus ini yang gua cari dari tadi. Jadi kita bikin kaos 1 million journey bersama alumni ya. Jadi mereka yang ngurusin semuanya. Nanti kalau kalian pengen bisa langsung pesan di sana aja. Nah, persis sama yang kita pakai waktu overland. Bahannya juga halus. Set. Nanti ada ada ininya ada kotaknya khusus. Prototype nih cakep sama. Wih huhuy. Meskipun secara dimensi itu sama kayak eoling cloud ya, tapi pas kita lihat bagasinya ini gede sebenarnya tapi enggak segede gitu ya. Jadi karena dia desainnya itu agak miring gitu kan, walaupun dia menggubulet-ngebulet juga tapi ternyata buat interiornya enggak begitu lega. Cuma segini aja. Tapi ini udah lebih besar dibandingkan dengan ya kayak misalkan Woling Bingo atau semacamnya atau mungkin GWM Oa3 itu juga ini masih lebih lega bagasinya. Dan di bawah pun kita dapat storage yang gede banget ya. Jadi bisa buat naruh barang sama ini ada charger, ada reflective F-nya juga di sini ya. Terus kalau misalkan kita taruh di bawah sini bisa nih. Nah, jadi kita punya bagasi yang lebih rendah. Cuman kalau dibikin begini dia enggak bisa rata lantai. Kalau mau dibikin rata-rantai dikeatasin dulu ya. Dan kita juga dapat lampu di sebelah kiri. Jadi kalau misalkan malam-malam itu enggak e bingung nyarinya ya sekarang kita tutup aja. Dan kabar baiknya adalah sekarang ION sudah ada di Jogja. Jadi kalau misalkan kalian pengen beli ion e kalian orang Jogja, Magelang, Solo dan sekitarnya langsung aja ke sana. Karena kita juga minjam ini dari ION Yogyakarta ya. Enak ya sekarang di Jogja tuh sitrun ada ion ada jaeku ada Cherry ada. Kita mau minjam itu enggak perlu ke ini, enggak perlu ke Jakarta bisa langsung ke dealer. Sama ini lampunya konsisten ada ice cube 4 biji sama ada kecil di sini. Jadi desa itu e continuity-nya tuh dari depan sampai ke belakang itu gua suka. Bagus ya. Imut-imut. Oke nih desainnya enggak ada komplain lah. Ini mobil ion yang desainnya gua paling suka. Cuma kenapa namanya UT ION OT agak susah disebutin gitu. Yuk sekarang kita buka bagasi depannya dulu. Nah, terus bagasi depannya kalau kita buka enggak bisa naruh barang, cuma begini aja dan enggak dikasih cover ya. Ini seandainya pun dikasih cover kayaknya buat naruh barang itu cuma bisa sedikit banget di sini nih. Jadi emang enggak didesain buat bisa masukin barang-barang. Sama ini sebenarnya ya kalau kita lihat ya dia tuh overhang ke depannya tuh bumpernya tuh panjang. Artinya kalau misalkan dia bisa dibikin lebih rendah lagi, kap mesinnya dibuka lebih panjang ke depan, harusnya dia bisa manfaatin space yang lebih bagus. Tapi okelah karena bagasnya juga udah gede dan dia punya dua model kan yang tadi yang paling tinggi sama paling rendahnya itu tenaga mesinnya beda. Biasanya mobil-mobil entry level yang harganya under Rp00 juta itu kan tenaganya kecil ya. Tapi ini enggak. Yang versi premium itu tenaganya 204 HP dan torsinya 210 Nm. Nah, versi yang standar yang 400 kilo doang itu tenaganya lebih kecil. Dia tenaganya 134 HP dan torsinya itu sekitar 140 Nm. Jadi bedal secara figur akselerasi. Makanya ini meskipun mobil entry level dia 0 100-nya bisa tuntas dalam waktu 7 detik doang dan disalurkan di roda depan kiri kanan. Jadi tenaganya tadi gua coba emang kencang sih. Nah untuk chargerannya tentunya dia udah pakai CCS2 doang kayak mobil-mobil lainnya. Ada fast charging-nya juga. Jadi menurut Ion dari 30 ke 80% itu sekitar 24 menit ya. Ee dia tuh maksimum kalau enggak salah di 60 kW. Jadi sebenarnya enggak fast charging amat, tapi karena baterainya juga enggak terlalu besar, angkanya itu bagus. Ditambah lagi baterainya dia tuh pakai namanya magazine baterai ya. Jadi kayak semacam blade batterinya BYD tapi versi si ion dan dia juga pakai dual sided cooling ya. Jadi cooling systemnya itu kanan kiri atau atas bawah gitu lupa gua. Nah, dia pakai liquid cooling. Sekarang kita masuk ke dalam interiornya. Let's go. Nah, sekarang kita masuk ke dalam ion UT ya. Dan dia tuh untuk mobil di kelas harga segini kelengkapannya itu lumayan banyak. Pertama dia punya panoramic roof ya, tapi controllingnya itu harus pakai tombol. Eh, memang ion itu dia pengen seperti Tesla. Jadi semuanya itu dari touch screen. Tombol-tombol itu minim sekali. Kayak misalkan gini, ini cuma ada tombol power window doang ya. Udah all memang ya. Terus di sebelah kanan sini ini enggak ada tombol sama sekali. Ya, cuma ada buat buka bagasi. Tombol setir itu cuma begini aja. 1 du 1 du ya. Kiri kanan sama ada lingkaran di sini empat arah seperti Tesla. Sisanya ke bagian tengah sini itu enggak ada tombol sama sekali kecuali di bagian atas sini ya. Ini untuk hazard dan ini ada untuk cut of engine. Sisanya semuanya ada di layar. Even ngunci pintu nih. Kunci pintunya ada di layar. Jadi kalau kita mau ngunci pintu ya dari sini jegrek. Kok enggak jegrek? buka. Enggak bisa langsung kebuka lagi karena pintu sana kebuka ya. Ya, di sini enggak ada indikator sama sekali, semuanya dari layar. Let's say you name it, apapun itu semuanya dari layar ya. Dan dia tuh enggak ada eh shortcut dari atas sini. Jadi, kalau misalnya kita lagi di AC gitu ya, ya kan kita mau ee ngaturin eh sunroof gitu, nah kita harus pencet tombol kecil di bawah sini set. Nah, baru dia kebuka ya. Ini bisa dicustom juga. Pertama driving mode, comfort sport atau power save. Hes hes. Nah, headlamp-nya di sini. Terus ini ada rear viw mirror. Ini paling nyebelin karena buat ngatur spion itu harus dari si ini ya, tengah sini ya. Jadi semuanya itu buat controllingnya, window lock-nya, door lock, semuanya dari touchsreen. Buka tailgate belakang ya, nutupnya juga dari sini. Sama central control screen brightness-nya. Ini penting banget untuk ditaruh. Kenapa? Karena ee kalau malam agak lumayan silau, jadi harus dikecilin ya. Jadi harus kalau diedit gini kan bisa banyak yang di disable ya, tapi sebaiknya banyak hal ditaruh di sini deh. Jadi kalian benar-benar harus customize dan kalian harus sesuaikan dengan kebiasaan kalian. Karena eh enggak tahu ya kenapa ditaruh di sini ya. Gua lebih senang dari atas diwipe gitu ya. Terus ada pilihannya banyak dan tombolnya gede-gede. Ini tombolnya kecil-kecil. Jadi kalau misalkan kita lagi jalan, kita belum hafal gitu ya, itu mesti nyari dulu di mana ya. Bisa diusap sih, cuma ya agak repot gitu. Coba misalkan dibikin UI-nya lebih friendly lagi dari atas gitu, itu pasti lebih menarik lagi, lebih bagus ya. Sama volumenya di mana? Kalau enggak dari tombol di sini ada logo volume. Coba mendekat logo volume di sini. Kita pencet baru bisa atur volume. Dan sama seperti Hyptech HT yang gua bilang ya, dia itu eh enggak bisa dicustom. Jadi cuma ada natural sound, Vocal booster, sama mega. kita enggak bisa custom mau bassnya berapa, trablenya berapa, enggak bisa. Dia langsung by default aja ya. Sama di sini ada kursi kalau kita pencet. Nah, nanti bisa ngatur pendingin kursinya ya. Dan tentunya ini ada close, ada fan, ada smart ya. Nah, kalau misalkan kita fan ini kita mau ngatur kecepatannya mencetnya dua kali gitu. Jadi pencet fan dulu ngatur kecepatan dua kali di sini. Jadi ya UI-nya tuh enggak dibikin mudah gitu kan. logo aja tinggal dinyalain gitu loh gitu. Nah, rear viw mirrornya juga sama ada menu lagi di dalamnya. Di sini ada switch control buat buka sunset, tailgate dan kawan-kawan open all kebuka semua ya. Lighting system biasa diatur ketinggiannya cuma dari sini ya. Ada autonya, head lamp off with delay. Nah, reading lamp-nya ini juga tombolnya ini bisa open all. Jadi buat nyalain semuanya itu semua dari touch screen. Enggak ada tombol shortcut di bagian atas ya. Kalau ini tombolnya nih kita lihat ke atas dia tuh disentuh ininya bagus sih udah LED cuma kalau ada shortcut buat pencet sekali dia langsung buka semua buat door opener kalau kita buka pintu dia nyala itu dia ngaturnya semua dari sini gitu loh enggak ada tombol fisiknya ya ada kaca sedikit ya buat ngelihat di belakang ini cocok kalau misalkan kalian lagi jemput anak sekolah pengin lihat anak kalian di belakang ini ada conversation mirror namanya terus di bawahnya ada adigo smart driving ini untuk adasnya nya dan adasnya bagus ya untuk mobil di kelas ini adasnya bagus banget. Driving energy-nya ada comfort ya, ada sport sama power safe. Cuma kalau menurut gua mendingan pakai comfort aja nanti gua akan jelasin. Energy recovery-nya sebaiknya diclose aja karena wick mediumnya itu agak kurang ini ya agak kurang pas ya. sama ada super power saving juga. Itu nanti kayak one pedal driving, tapi tetap dia harus direm pas kita mau berhenti. Sasis power ya, auto hold, stability control, IPB-nya kalau kita masuk P bisa dibikin otomatis. Dan kalau misalkan kalian pengen parkir paralel, pengin bisa digeser-geser, nyalain towing modenya biar bisa digeser-geser ya. Brak response pakai standar saja. Steering wheel sport effort-nya pakai yang sport. Body aksesoris dan kawan-kawan ada di sini ya. Intelligent lock-nya dan kawan-kawan power. sistem settings ya, basic settings, voice, sound, notice ada di sini semua. Oke. Nah, menunya dia ada di sini buat aplikasi dan sayangnya belum ada Android Autonya. Jadi dia cuma ada Apple CarPlay, Music, Station, phone, image video, video, otak, App Store. App Store kita pencet, ya. Nah, langsung kebuka aplikasi-aplikasi yang bisa kita tambahin di mobil ini. Ini ada tapi cuma 2G ya. Kenapa ini kok cuma 2G? My Apps ini dia harusnya bisa ditambah-tambah sih. Nah, mungkin internetnya lagi jelek. Kemudian di sini ada tombol buat AC. Nah, ini agak lucu nih karena dia tuh belum ini ya, belum dual zone ya, tapi dibikin seolah-olah tuh dual zone gitu. Jadi ada e temperatur kiri kanan, tapi kalau kita naikin tuh ya dua-duanya ikut naik gitu. Nah, terus nih agak jarang nih dia ada deoger buat spion ya sama ada quick cool, quick hit ventilation. ya. Sama kalau misalkan kalian pakai itu jangan nyalain ekonya karena ekonya bakal kurang dingin. Sama ini mobil menurut gua yang jadi kelemahan utamanya itu kalau di siang trik panas AC-nya itu kurang nyes ya. Kayak Honda Jazz generasi pertama tuh. Dia anginnya bisa kencang tapi dinginnya kurang nyes gitu. Jadi buat ee dingin itu agak butuh waktu. Gua pikir tadinya ah mungkin harus dibawa jalan dulu kali biar si kondensornya dapat angin banyak. Ternyata emang sama aja dinginnya cuma segitu aja. Nah, pas malam baru dia bisa dingin yang ideal. Oke. Nah, kamera 360-nya ini bagus ya dan dia bisa sampai transparan bawahnya sasisnya. Sama kita bisa putar-putar di bagian sini dan kameranya ini bisa dipakai waktu di kecepatan tinggi, bukan di kecepatan rendah doang. Ada wide angle juga ya buat lihat depannya. Di sini juga ada setting, ada transparent sasis-nya, track line, panoramic view activate when radar on. Sama buat pas kita lampu set, dia juga bisa dibikin nyala. Nah, untungnya mobil ini meskipun semuanya sudah pakai touch screen, kita tetap dapat switch di sini buat eh wiper ya. Jadi kalau misalkan kita butuh wiper yang secara manual gitu ya, enggak suka pakai autonya, tinggal diputar aja. Nah, kita bisa atur kecepatannya. Gimana soal kepraktisannya? Ini mobil lucu ya. Jadi ini desainnya ada kayak kotak kayak kotak buat apa ya? Ini kayak di rumah atau buat naruh perhiasan gitu ya. Ini tuh bukan ditarik, bukan digeser, bukan dipencet, tapi diputar baru kita bisa buka ya. Dan ini tuh tebal, build quality-nya bagus. Nah, ada giniannya juga ini. Oh, ini parfum ya. Nah, sama di sini bisa dibuka. Ini kayaknya buat nomor angka ya, karena ini panjang begitu lah. Nah, bisa ditutup juga nih. Set. Gua pikir bakalan panjang sampai ke dalam. Ternyata cuma segitu doang ya. Nah, di sini juga ada laci dan ini lacinya agak sedikit dalam. Udah soft opening tapi dia plastik semua di bagian sini. Jadi kalau punya barang itu kalau misalkan goyang-goyang bisa bunyi dia. Nah, di bawah sini ada tempat penjimpanan yang besar ya. Dia floating, ada USB-nya sama ada buat 12 volt-nya. Nah, di bagian sini biasanya mobil-mobil zaman sekarang itu kan dikasih blue atau karet atau semacamnya. Ini tuh plastik doang. Jadi kalau misalkan kita pakai wireless charging-nya kita taruh di sini ya. Ini bagus dia 50 watt. Jadi pas kita taruh HP di situ tulisan superf ya. Nah sama dia ada kipasnya. Jadi pas kita e war wir charging dia enggak terlalu panas si HP-nya. Cuma ya itu aja dia gampang geser karena dia plastik doang ya. Di sini ada cup holder, ada tempat penyimpanan cukup dalam ya dan bahan-bahan yang dipakai di mobil ini itu bagus. Jadi kalau kita lihat nih ya, dia ini bahannya empuk, kulitnya imitasi, tapi ini tuh kayak napa-napa leader gitu. Jadi di pegang itu enak, didudukin pun juga konturnya enak. Ya memang karena ini adalah mobil entry level, masih banyak plastik-plastiknya. Kayak misalkan di atas sini itu plastik, atas sini juga plastik, sini pun juga plastik. Tapi okelah mengingat harganya ya segitu aja gitu. Ini kalau misalkan di atas ini dibikin ee karet semacamnya pasti lebih bagus lagi. Nah, tapi enggak. Tapi okelah harganya kan startnya 320 berapa tuh? 325 ya sampai 363 menurut gua masih oke banget. Set pocket juga gede ya. Nah, terus gimana soal posisi duduknya? Jadi ini mobil ya dia tuh belum teleskopik tapi ya sebenarnya ini udah mundur banget jadi udah pas ya. Nah, cuman kalau kita majuin lagi dengan posisi dua yang pas dengan tangan seperti ini, pedalnya tuh kurang mundur. Jadi kalau pedalnya dimundurin lagi pasti enak. Karena kalau kita mundurin sampai kaki kita pas gitu ya, setirnya kurang maju. Tapi kalau setirnya dimajuin lagi, let's say dia punya teleskopik. Gua megang touch screen tuh jadi jauh gitu. Jadi enggak kesentuh gitu. Ini kalau misalkan dimajuin lagi segini nih. Enak kan segini kan. Nah, touch screen itu jadi jauh. Sedangkan semua tombol-tombolnya itu ada di touch screen. Seandainya buat eh next facelift-nya itu sebaiknya pedalnya dimundurin lagi deh biar ya gitu pas. Ini buat gua tuh pasnya segini cuma pedalnya kalau bisa mundur lebih enak sama tangan lu jadi pas gitu. Kalau gua dapatin ideal tuh agak susah di mobil ini. Tapi di luar itu kursinya pas. Kursinya tuh konturnya pas, nyaman. Kakinya juga agak sedikit dingrik tapi okelah. Dan dia sudah elektrik bisa dinaik turunin ya. sama line. Oke, di atas ini kita ada lampu kiri kanan dan kacanya gede ya. Kiri juga sama tuh kacanya besar ada plastiknya masih. Sama yang gua suka ini mobil kalau kita tutup jendela, kita tutup ini, dia tuh belum double glass. Tapi perdaman kabinnya itu bagus untuk mobil di kelasnya. Oke, sekarang kita ke belakang, yuk. Nah, di belakang sini kita punya leg room yang besar, headro juga besar ya. Cuman kursinya ini enggak bisa dikebelakangin lagi. Jadi dia tuh terlalu tegak. Tegaknya tuh tegak yang kurang enak sih. Jadi kayaknya emang kalau belakang ini meskipun dia lega, dia buat darurat sih. Kalau misalkan kita duduk yang ini, Sad. Bisa dimundurin lagi dikit bisa enggak sih? Kayaknya agak aneh ya. Ini cuma begini doang ya. Enggak bisa mundur lagi ya. Ini kalau bisa dimundurin lagi aja. Ini pasti lebih enak dibandingkan tegak ini. Coba deh lihat deh. Tegaknya tuh tegak yang Iya enggak sih? Agak tegak banget bukan bukan tegak lagi gitu. Ada amresnya ya. Ini bukan head ini headr loh. Woh head. Jadi bisa dipakai buat bertiga ya. Sama seat belt-nya pun juga semua dari atas ya. Ini sih kulitnya bahannya bagus. Door trim sini pun juga ee desainnya juga enggak play-play ya. Desainnya juga tetap sama kayak depannya. Ini ada empuk-empuknya di bagian sandaran tangannya. Sama AC-nya ada di belakang kiri sama kanan ya. Atas bawahnya itu dia gabung ya, tapi kiri kanannya bisa diatur. Ada USB juga buat di belakang ini kalau misalkan pengen ngecas ya. Sama dia airbag-nya ada en jadi sampai ke belakang sini dia ada airbag-nya. Lampu juga ada di bagian sini ya. Untuk panoramicnya dia cuma sampai separuh aja di belakang. Enggak sampai ke belakang banget ya. So far di belakang ini cukup enak sebenarnya kalau misalkan dia bisa disenderin lagi atau mungkin ya ini tuh dimajuin aja bagian bawahnya itu dimajuin biar dia tuh bisa lebih miring gitu kayak naik Sev atau S class kan ketika kita mau sandarannya dimundurin sebenarnya dia bukan sandaran yang mundur tapi depannya dimajuin sehingga dia bisa lebih miring. Ini agak terlalu tegaknya tuh enggak normal. Tapi okelah. Kursinya ampuk soalnya jadi masih ketolong, masih nyaman. Oke, let's go. Sekarang kita coba jalan pakai mobil ini. Jadi ini mobil kan harganya tadi 363 ya. Tapi pas kita nyetir itu rasanya enggak kayak mobil under R00 jutaan. Mobilnya enak ya. Terutama dari steeringnya emang dia enteng dan waktu kita kencang juga rasanya masih keentengan. Padahal udah pakai mode sport tapi akurasinya bagus. Jadi, pas kita belok itu kita tahu nih arah mobil tuh mau ke mana tuh benar-benar akurat ya. Enggak kayak mobil-mobil Tiongkok yang kadang-kadang suka masih agak kurang ya. Ini tuh bagus gitu cuma tinggal dikasih bobot yang lebih natural aja itu pasti bisa oke banget. Kalau pakai comfort w lari-lari dia dan karena dia kencang FWD tor setirnya itu banyak. Jadi kalau kita gas tuh dia suka agak sedikit lari gitu ya. Nah, terus wuh beloknya enggak gitu dong Pak. motornya kayak mau belok kiri kan mepet kiri ya ini mau belok kanan ya nyebrang ke sana tapi ngambilnya aneh banget gitu loh dan di desa tuh banyak kayak begitu ya yang pasti itu kalau teori SIM kayak begitu ya udah langsung enggak lulus tuh terus suspensinya suspensi depannya itu bagus suspensi depan tuh enak pas ya di kecepangan rendah di bawah 60 itu suspensi depannya tuh the best lah enak banget di suspensi belakangnya torsion beam Ya, jadi kalau misalkan kita belok pas agak kecil tuh agak berasa. Cuma ee menurut gua shocknya harusnya dikerasin dikit kali ya karena karena dia enggak bisa ngimbangin ee perirnya kalau menurut gua. Jadi fungsinya shock breaker itu kan dia nahan ya karena kalau per itu kan enggak ada shock breaker dia liar mentah-mentul terus. Nah, ini tuh terasa pas kita lewatin jalan ee 60 80 kerena speed bu tuh belakang kayak lompat-lompat deng deng deng deng gitu kayak gripnya tuh hilang gitu langsung. Nah, kalau misalkan dibikin lebih keras itu pasti lebih oke. Tapi di bawah 60 km/h enggak ada komplain. Suspensi depannya, belakangnya itu nyaman. Nah, terus pedal gasnya ini agak lucu juga. Pedal gas sama pedal remnya itu ketika kita injak dikit-dikit terutama rem ya, kalau kita injak 10%, 20%, 30% itu masih oke. Pas kita injaknya agak dalam tiba-tiba nguk gitu aneh gitu. Karena beberapa mobil itu biasanya diinjak dikit aja terlalu sensitif. Ini kayak 10% 20% 30% itu dia masih natural enak. Pas 40% tiba-tiba kayak langsung 80% nguk gitu. Jadi buat naker itu tuh kalau kita ngeremnya agak keras itu agak kurang kurang pas gitu. Cuma masalah cuningan sih. Kayaknya dia tuh waktu 10% 20% kita nginjaknya itu remnya itu dia masih pakai eh regenerative breaking ya. Nah tuh lihat tuh powernya dia jadi hijau kan. Tapi ketika regenerative breaking-nya selesai dan dia harus pakai pengereman cakram, dia tuh langsung terlalu pakem. Makanya feelingnya tuh kayak ngagetin gitu. Nah, kalau pedal gasnya ini terlalu sensitif. Jadi tadi pagi istri gua bawa kan ngantri anak sekolah, gimana ini mobilnya agak harus penyesuaian ya? Gimana ya? katanya pedal gasnya terlalu sensitif dan emang berasa sih jadi kita ngegas tuh dikit-dikit aja dia maunya tuh lari terus kayak mobil listrik masuk ke mode sport padahal kita udah pakai normal udah pakai yang ek semuanya rasanya masih terlalu sensitif kalau pakai sport gimana lebih kencang lagi. Nah, kalau di jalan lurus kayak gini dengan kecepatan under 60 ya ini mobil tuh enak banget loh ya suspensinya pas ya terus juga larinya tuh ada gitu ya. Jadi kalau misalkan tiba-tiba kita mau nyusul gitu jalan Jogja Solo bisa ngegas tus langsung kencang. Ya emang agak lari dikit karena tor setir tapi eh tenaganya power delivery-nya enak. Nah cuman kalau kalian pengin bawanya halus ya itu yang agak berasa ee terlalu sensitif ya pedal gasnya ya. Kalau misalkan pedal gasnya bisa di tuning lebih santai lagi gitu ya, lebih comfort lagi itu pasti enak ya. Tempat naruh tangan kanan kiri ini juga pas ya. Peredaban kabinnya bagus. Terus suspensinya juga kalau kita lewat jalan jelek dia gak bunyi dagduk dagduk dagduk gitu loh. Dia kalem suaranya. Jadi pas kita bawa gini tuh rasanya kayak mobil yang bukan R00 jutaan, kayak mobil R00 jutaan gitu. Nyaman dia. Terus ketika kita putar balik juga dia radius putarnya bagus ya. Terus pas kita pakai di tol gitu ya, pakai ada controlnya itu juga bisa diandalin gitu. Nah, sama nih. Untungnya ni mobil juga punya speedometer di bagian tengahnya. Gua kadang-kadang tuh suka agak sebal sama mobil itu sebenarnya mobilnya bagus, cuma sama dia tuh tengahnya tuh enggak dikasih speedometer gitu. Nah, ini speedometernya pun dia juga punya peta di bagian sini ya. Bisa kita ganti-ganti. Pencet yang ini nih bintang di sini ya. Nah, ada playable content. Jadi kalau misalkan kita nyetel musik atau semacamnya dia ada di sini display-nya. Pencet lagi dia tuh ada TPMS, tapi TPMS-nya tuh persentase persen 175 100 gitu. Dan ini 75% gua enggak tahu berasa ya. Karena pas gua ngelihat gua pikir kempes enggak sih? Enggak, enggak kempes. Kayaknya dia dari ABS sensor ya. Jadi pas kita jalan ya dia ngedeteksi ada ban yang salah satu putarannya lebih banyak. Itu berarti menurut dia kempes dan kempesnya 75%. Mungkin yang lainnya 4040. yang di sini ada 75% berarti tinggal 30-an. Nah, dia ngeceknya dari persentase itu bukan dari berapa psi. Jadi bukan sensor di pentilnya ya. Nah, sama di sebelah kanannya lagi ada total mileage-nya baru 67.700 kilo. Mobilnya udah jalan 8,1 km tadi dari rumah dan ini kita menggunakannya 16,3 kWh 100 km. Nah, pencet lagi nanti dia berubah jadi smart driving-nya. Ada gambar mobil, motor di depannya tuh ada di sini. Jadi pas sudah kita driving, kita nyetir ini rasanya mobil happy ya. Enggak banyak keluhan. Gas, cus. Wah, kencang loh. Larinya sih boleh ini mobil untuk mobil harga segini larinya kencang. Jadi kalau dipakai sore gini ya, ini mobil sih berasa enak ya. Kalau siang itu AC-nya sih karena eh dia atok di atasnya ini juga even kalau kita tutup ya kalau menurut gua ya. Close. Bahan sunfisernya ini dia tuh masih tipis enggak ada lapisan plastik. Biasanya tu kayak ada bahan plastik itu di dalam kayak karet gitu baru dia pakai kain. Nah, dia tuh kayak langsung kain. Jadi kalau pas yang itu kalau kalian enggak pasang kaca film, dia masih agak ngeriung ke dalam gitu. Jadi kalau misalkan kalian sales ion gitu ya, e mau jualan kalau bisa dikasih free juga kaca filmnya. Bukan cuma depan samping kanan kiri belakang tapi juga ke atap ya. Karena pas dibuka nih dipegang dia tuh benar-benar pure kain. Enggak ada dalaman kayak semacam rubber atau plastiknya gitu yang bisa nghalau panas. Itu aja sih. Sisanya ini mobil gua suka. Jadi setelah kita nyobain IonV ini sebenarnya mobil tuh potensial banget dengan harga segini kita dapatnya tuh di atasnya. Cuma memang ada beberapa hal yang menurut gua harus diperbaiki dan itu bisa diperbaiki dari software-nya atau mungkin dari cuningan rem, cuningan gasnya itu kalau misalkan disempurnain lagi ya menurut gua ini value for money-nya dapat banget. Bisa dibilang mungkin yang terbaik di kelasnya. Itu aja mungkin vlog kita kali ini. Buat teman-teman yang udah beli ION UT bisa komen aja di bawah serif. Sampai jumpa di vlog berikutnya. Bye- bye.
