Nyobain Huawei nova 16s Pro! Rasa Flagship di Kelas Midrange (YouTube Video)
Halo, apa kabar semuanya? Balik lagi dengan Putu Reza di Project Review dan langsung aja ini dia ada satu HP mid range terbarunya Huawei di Indonesia yang sama sekali enggak bisa dianggap enteng. Ini dia Huawei Nova 16s Pro. HP kelas mid range atau saya bisa bilang upper mid range karena secara experience dia sudah menyentuh ke kelas flagship. Seperti biasa karena kita ngomongin Huawei, dia punya kamera yang mantap terus di sini punya cas yang cepat banget, layar ekstra cerah dan pada akhirnya jadi value for money yang sangat menarik. Nah, sebelum kita ngomongin bagian yang lain, saya pengin apresiasi dulu dari segi desain yang menurut saya sangat menarik. Susunan kameranya emang unik ya ada dua bulat gede-gede gini kayak mata. Subjektif tapi menurut saya bagus sebagai brand identity karena langsung jadi signature dan pembeda dibanding smartphone yang lain. Langsung kelihatan beda aja gitu. Saya juga suka dengan aksen di tengahnya ini di sampingnya yang bikin HP-nya enggak polos-polos amat tapi nambah kesan klasik tanpa terlalu berlebihan. Untuk material smartphone-nya sendiri juga bagus, dia sudah pakai frosted glass di bagian belakang, frame-nya aluminium alloy dan Kunlun Glass di bagian layar yang dijanjikan Huawei lebih kuat dari retak, pecah dan segala macam. Jadi kalau kalian pakai HP ini harusnya worry free untuk hal-hal kayak gitu. By the way, kalau kita ngomongin soal layar Nova 16s Pro ini cerah banget. Resolusinya tinggi, dia punya refresh rate 120 Hz dan secara visual puas banget untuk pemakaian. Mulai dari lihat HP-nya doang buat scrolling-scrolling atau mungkin pakai di bawah terik matahari itu aman banget tetap kelihatan sampai nonton film-film itu bagus semua. Di Netflix dia ada support Widevine L1 untuk visual terbaik dan menurut saya ini sudah bagus banget. Kalau ngomongin Huawei, bagian kamera emang enggak bisa lepas. Sensor True to Color and Clarity-nya sekarang ada di kamera depan dan belakang. Jadi yang mau foto pakai kamera belakang atau mau selfie, semuanya bagus. Untuk Huawei Nova 60 S Pro, dia punya tiga lensa yang penting dan emang diinginkan dari sebuah smartphone. Lensa utamanya 200 MP ultra large sensor main camera dan sudah pakai sensor RYYB seperti seri smartphone flagship-nya. Contoh, sebelumnya itu kan yang RYYB ada di Pura 90 S Pro Max. Nah, sekarang diturunin juga ke kelas mid range-nya. Dengan resolusi yang lebih tinggi, detail yang bisa ditangkap itu jadi lebih dapat. Mau buat cropping, aman banget. Nah, yang penting jangan lupa aktifin mode high res 200 MP-nya supaya kita bisa maksimalin potensi resolusi yang tinggi tadi. [musik] Untuk sensor RYYB atau RYYB-nya ini juga jadi keunggulan untuk kondisi low light. Foto-foto jadi kelihatan lebih terang dan tetap dapatin detail yang umumnya sulit di kondisi minim cahaya. Jadi, kalau kita lagi ada di tempat yang cahaya cukup tricky, nah ini bisa guna banget. Pindah ke telefoto, jarak optical-nya itu ada di 3,7x dan secara hasil menurut saya oke banget untuk HP yang non flagship. Jujur, kalau telefoto dari sebuah smartphone yang bukan di kelas flagship, itu biasanya kurang maksimal, ya. Tapi, di sini enggak. Telefoto-nya di Nova 60 S Pro ini bisa dapatin detail yang baik di macam-macam kondisi. Cocok buat yang cuma pengin buat foto jauh aja atau bisa juga untuk portrait yang lebih menarik karena kita bisa dapatin kompresi background dari lensa telefoto-nya. Untuk lensa ultra wide, ini bukan unggulan dari Huawei, lebih sebagai pelengkap kalau menurut saya. Tapi, hasilnya sama sekali enggak bisa dibilang jelek. Nah, sekarang kita pindah ke kamera depan. Kayak Nova seri sebelumnya, kamera selfie masih jagoan. Untuk yang ini, sekarang dia pakai resolusi 50 MP, bisa buat ambil lebar dengan 0,8x atau bisa juga kita zoom ke dua bahkan 5x dengan metode cropping dari resolusi 50 MP tadi. Cocok banget buat yang mungkin pengin lihat lebih detail ke muka entah buat aksesoris ya atau mungkin ada detail-detail yang lainnya. Biar experience-nya berasa lebih flagship, fitur AI seperti biasa masih ada. Contoh kayak AI composition untuk ngasih framing foto yang lebih ideal bagi mereka yang mungkin kurang jago ngambil angle. Terus ada juga AI move untuk editing yang lucu-lucu dan AI deglare untuk ngurangin pantulan di kaca biar tetap maksimal. Ini semuanya enggak dilewatin sama Huawei. Nah, kalau di bagian video Huawei Nova 16S Pro ini bisa ngerekam sampai 4K 60 FPS seperti yang lagi saya ambil sekarang. Ini 4K 60, tapi di 4K 60 ini kita enggak bisa pindah ke lensa ultra wide. Jadi stick di satu sama lensa tele-nya aja. Ini kalau kita ambil yang deket-deket. Kita coba mau jalan ke situ. Langitnya lagi enggak ada warna, jadi bukan soal dynamic range. Ya, kita memang enggak bisa lihat warna langit aslinya juga. Nah, kalau kita zoom 3,7 Nah, ini buat tele fotonya. Kalau 10 masih kebaca. Kalau dibawa jalan di 3,7 ya pasti agak lebih gempa. Ini 1x. Dan kita coba pindah ke lensa depan. Nah, ini hasilnya buat kamera depannya Huawei Nova 16S Pro. Ini ke bawah atap, jadi lebih teduh. Kalau misalnya yang kena matahari, dia seperti ini. Nah, ini dia buat kondisi siang hari. Bagus atau enggak? Komenin aja. Kita pindah kondisi low light. Ya, ini dia testing malam hari buat 4K 30 dulu ya. Ini 4K 30 hasilnya seperti ini. Masih bagus. Ya, bisa lihat tuh di restoran kafe-nya ambience-nya masih terjaga di 1x ya. Ini untuk 0,5-nya. Coba kita zoom. Di zoom pun masih bagus, tuh ya. Kita bisa lihat detail-detail Halloween-nya. Ya, detail-detail dekor Halloween-nya. Ketangkap dengan baik kalau di 10. Nah, ini masih bisa. Cuma memang tidak setajam di 3,7 tadi ya. 3,7 ini paling oke. Hasilnya masih oke. Dalam kondisi low light sekalipun selama tidak yang ekstrem gelap, masih ketangkap dengan baik. Kita balik 1. Coba testing buat sambil jalan untuk lihat stabilisasinya dan so far so good sih kalau menurut saya. Ya, untuk vlogging pun di kondisi low light seperti sekarang hasilnya masih bagus. Nah, sekarang saya mau coba pindahin ke 4K 60. Nah, kalau yang ini kita pakai 4K 60 fps. Ya, lensa utama dan kalau kita pakai 4K 60 ini saya render 30 by the way ya. 4K 60 dia enggak bisa pindah ke lensa ultra wide. Jadi, ultra wide-nya tidak mendukung untuk 60 fps. Sini kita bisa lihat stabilisasinya kalau dibawa sambil jalan. Kalau kita mau coba zoom setelah kayak gini. Oke, balikin ke 1 lagi. Dan langsung aja buat kamera depannya. Karena lampunya hijau jadi ya, muka saya juga ikutan hijau. Selain di bagian kameranya yang udah bagus, ada poin lain yang menurut saya bikin Nova 16 S Pro ini jadi lebih oke untuk pemakaian sehari-hari, yaitu baterainya. HP yang enggak tebal kayak gini ya, ternyata bisa dipasangin kapasitas sampai 7.000 mAh yang bisa dipakai tahan seharian bahkan lebih. Ini menurut saya bakal nyaman banget, tapi tentu dengan catatan pada pemakaian standar harian yang umum untuk chatting, komunikasi, browsing, nonton, atau main game sekenanya. Kalau dipakai untuk game yang intensif terus-terusan, ya, so pasti bakal lebih cepat habis, tapi untuk kebanyakan orang kapasitas segede gini harusnya sudah sangat mencukupi. Lebih nyamannya lagi, ngecasnya juga sudah mendukung sampai 100 watt via charger bawaannya. Jadi, enggak perlu nunggu lama untuk ngisi sampai penuh baterai yang gede tadi. Habis itu, kita lanjut ke bagian performa. Di sini saya juga ngerasain kalau HP sudah oke banget untuk sebuah mid-range, mulus lancar untuk macam-macam hal, multitasking-nya enak dengan UI yang fluid sekali, dipakai kerja berat kayak ngedit video di CapCut pun hayuk aja. Gaming bisa juga, tapi balik lagi karena ini bukan HP levelan flagship yang super power, ini memang bukan HP yang bisa ngasih specs rata kanan, tapi tetap kalau main batas Mobile Legends gitu, kita pakai setting setinggi sekalipun tetap enggak masalah. Jadi, dalam semingguan saya pakai Nova 16s Pro, HP ini memang bisa memberikan jawaban bagi mereka yang mau mendapatkan experience hampir di kelas flagship-nya Huawei, tapi dalam satu paket yang harganya lebih terjangkau. Apalagi zaman now gitu, segala macam komponen harga-harga naik, ini menurut saya bisa menjadi satu alternatif yang sangat menarik dari Huawei. Kameranya bagus buat foto, baterainya besar, performanya oke, layar juga enak dilihat banget. Palingan kalau ada sedikit catatan tambahan, ya, untuk poin-poin yang menurut saya bisa bikin HP ini jadi lebih baik, tapi balik lagi ini subjektif banget. Yang pertama, di sini HP-nya belum support eSIM. Memang masih banyak orang yang belum pakai eSIM, tapi kalau buat saya eSIM itu akan sangat ngebantu khususnya lagi traveling. Jadi, saya enggak usah beli paket data roaming dari Indonesia, enggak usah bawa modem, beli eSIM internasional beres, bisa langsung dipasang. Habis itu, untuk perekaman video juga menurut saya ini bisa lebih baik lagi, khususnya di lensa selain lensa utama. Udah sih, itu aja sebenarnya sisanya nih HP udah oke banget. Untuk ketersediaannya, Huawei Nova 16s Pro ini akan rilis hari ini ya pas video ini tayang. Terus untuk penjualan sendiri bakal dimulai nanti tanggal 28 Oktober, bisa langsung dibeli. Terus buat harganya, Nova 16s Pro versi 12 256 itu kan retail-nya di 13 triple 9, tapi karena ada 2 juta rupiah limited time cashback ini jadinya 11 triple 9. Sedangkan buat yang basic atau yang bukan Pro, itu retail-nya 11 triple 9 dan ada cashback 2 juta tadi yang limited time jadinya 9999. Harga yang oke banget dan ramah kantong di saat ramadhan seperti sekarang. So, buat kalian yang berminat untuk beli, pengen cek semua promonya, benefit-nya ada apa aja, langsung aja bisa cek di link yang ada di deskripsi di bawah atau ke sosial medianya Huawei Indonesia. So, itu dia untuk sedikit omong-omong singkat dari Huawei Nova 16s Pro yang baru saja mendarat di Indonesia. Makasih banyak sudah nonton sampai habis dan semoga video ini bisa menjadi referensi bagi kalian yang membutuhkan. Terus saya pamit, sampai ketemu lagi di video berikutnya dan seperti biasa, have a nice day.
