Jungkat

Nyobain Main Game Pake GPU Terkencang, ROG ASTRAL NVIDIA RTX 5090 (YouTube Video)

  • 14/07/2025

Kayaknya semua orang sepakat deh kalau dunia gaming sekarang udah makin gila. Bukan cuman gameennya yang makin realistis, tapi hardware-nya juga makin luar biasa. Dan sekarang aku mau ajak kamu kenalan sama satu komponen yang menurut aku udah naik level dari sekedar kartu grafis biasa. Inilah dia GPU ROG Astral Nvidia RTX 5090. Dan bukan sembarangan RTX 5090, tapi yang versi Astral Monster terbaru dari yang benar-benar bikin dunia PC gaming naik kelas. Sequat apa? Yuk, kita bahas Lego. [Musik] GPU Astral RTX 5090 ini benar-benar buas. Di dalamnya ada 92 miliar transistor, 192 streaming multiprocessors, generasi blackwell, dan memori GDDR7 sebesar 32 GB dengan bus 512 bit. Bandwid-nya 1,79 TB per detik. Ini mah udah kelewatan ngebutnya. Nvidia membekalinya dengan teknologi di LSS4 generasi baru yang pakai model AI berbasis transformer. Kalau sebelumnya kamu pernah lihat efek ghosting atau blur saat main game dengan DSS3, semua itu hilang di sini. Dan satu lagi yang bikin makin mantap, multiframe generation. Teknologi ini ngangkat frame rate secara signifikan tanpa harus nurunin kualitas visual. Main jadi makin licin, makin mulus. Tapi sebelum itu aku juga sempat jalankan benchmark sintetis di 3D Mark Port Royal version 1,3 dan hasilnya mengesankan banget. 31.026 poin dengan 143,64 FPS. Dan menariknya selama tes suhu GPU rata-rata hanya 64 derajat Celcius. itu adem banget loh untuk kelas performa setinggi ini. Tesin BCH 2024 juga menghasilkan skor 1855 multicore dan 13 single core yang artinya CPU dan GPU bisa kerja bareng tanpa bottle neck. Jadi enggak ada cerita nih GPU ngebut tapi CPU-nya malah ngadat. Nah, dari situ aku mulai jalankan tes game dan hasilnya benar-benar bikin speechless, Guys. Aku mulai dari Cyberpunk 2077, game yang terkenal sebagai GPU killer. Aku main di resolusi 4K. Semua setting mentok kanan, retracing aktif, dialysis 4, dan MFG nyala. Di area sepi, frame rate bisa nyentuh 240 fps dan di pusat kota yang ramai tetap stabil di sekitar 180 fps. Bahkan saat aku coba matikan DLSS dan frame generation, performa masih playable di 30 fps. Itu semua dengan full rate racing loh. GPU lain sih udah pasti ngos-ngosan. Lanjut nih ke Hockwards Legy. Di game ini aku jalan-jalan keliling kastil sambil tes performa. Hasilnya rata-rata 165 fps dengan 1% low di 35 fps. Enggak ada shtering, gak ada lag, semuanya berjalan mulus. Hogward Legacy termasuk salah satu yang udah di-update dan diinterogasikan di LSS 4 dan frame generation terbaru. Jadinya jelas makin smooth dan lebih asik dimainin. Kemudian aku coba nih Sen Hill Remake Game dengan atmosfer gelap dan pencayaan dramatis. FPS di luar ruangan ada di angka 100 FPS dan di dalam ruangan stabil di 80-an. 1% low-nya berada di 30 fps tetap sangat bisa dinikmati. Di LSS 4 lagi-lagi berjasa besar di sini bikin performa naik 3 sampai emp kali lipat tanpa menurunkan detail. Terus Sada Indiana Jones and the Great Circle. Game ini pakai API Vulcan dan kebutuhan VAM yang cukup ekstrem. Nah, kalau game sebelumnya kebanyakan menggunakan API Direct X3 12, di sini udah jelas lebih diperbarui, Guys. Kalau kamu seture full size ke Supreme di resolusi 4K, GPU dengan VAM 12 GB aja udah ngos-ngosan. Tapi RTX 5090 santai. Konsumsi VAM-nya sekitar 16,9 GB dan performa tetap stabil di 173 FPS di area terbuka serta turun ke 143 FPS di hutan lebat. Semua terlihat cinematik dan detail banget. Berikutnya aku cobain nih Black Mith Wukong game yang dibangun pakai Unreal Engine 5 dan sudah implementasi teknologi seperti Nanite dan Lumen. Visualnya sangat realistis. Kecahayaannya, refleksi, dan detail teksture semuanya tajam. Dengan setting mentok kanan, frame rate yang aku dapatkan di angka 94 FPS rata-rata dengan 1% low di 46 fps dan 0,1% low-nya sekitar 27 FPS. Berat tapi RTS 5090 tetap bisa menanganinya dengan baik. Mantap banget kan? Dan yang terakhir aku cobain adalah Counter Strike 2. Bukan karena berat, tapi karena game ini menuntut respons. Framernya tinggi dan frame time rendah bisa jadi pembeda antara menang atau kalah. Dengan RTX 5090 aku dapatkan 187 FPS rata-rata dan 1% low-nya di 67 FPS. Gerak jadi responsif banget. Cocok buat kamu yang main di level kompetitif. Kesimpulan, RTX 5090 ini bukan GPU sembarangan. Main game lancar sih banyak yang bisa di GPU lain, tapi buat kamu yang mau main game dengan kualitas tertinggi, resolusi 4K, retracing aktif, dan tetap dapat frame rate super tinggi, ini jelas puncaknya untuk saat ini. Dan enggak cuman buat gaming, buat kamu yang kerja di dunia kreatif digital seperti video editing, 3D rendering, animasi, atau pengembangan game, ini bisa jadi senjata utamanya. Apakah RTX 5090 ini overkill? Mungkin buat sebagian orang. Tapi kalau kamu butuh performa terbaik tanpa kompromi dan enggak mau khawatir soal upgrade bertahun-tahun ke depan, ini nih jawabannya. Ini merupakan GPU yang bukan cuman cepat, tapi juga cerdas, efisien, dan siap buat masa depan. Jadi, sekarang pertanyaannya tinggal satu. Udah siap masuk ke dunia PC dengan performa dewa atau masih mau main aman dengan GPU yang setiap buka game berat langsung drop frame. Coba tulis di kolom komentar ya. Thank you yang sudah nonton video ini. Semoga bermanfaat buat kalian. Sampai jumpa di video berikutnya.

Lihat di YouTube