Jungkat

OKE INI LEBIH KEREN! iPadOS 26 Hands-On: First Impressions (Developer Beta) (YouTube Video)

  • 13/06/2025

Ah, bagus lagi kan. Lihat ini baik-baik. Bom. Ini bukan iPad lagi, Macad. MacBook iPad. Yuk, selamat datang kembali di Live gua Indra ya. Masih dalam momen-momen OS baru Apple yang baru aja kemarin dirilis di event WWDC 2025. Dan sekarang kita mau coba iPad OS 26. Karena kemarin tuh gua salf banget sama iPad OS ketimbang iOS 26-nya sebenarnya. Apalagi iPad OS 26 sekarang ngebawa fitur baru yaitu window mode dan menu bar yang bikin iPad tuh sekarang rasanya kayak macOS. So, ya kita akan hands on iPad OS 26 di video kali ini. Jadi ikut terus video ini. Saya Indra. Let's get started. [Musik] So, di meja gua ini udah ada iPad Pro M4 dan udah pakai Apple Magic Keyboard juga. Tadi gua cek juga iPad OS 26 developer betanya ini dapat di size 7,9 GB dan tadi download-nya tuh sekitar 19 menitan ya. Lalu untuk list compatibility device iPad yang bisa update ke iOS 26 ini, ini cukup mengejutkan ya teman-teman bisa lihat di sini. Ini gokil sih. Mini yang generasi kelima masih kebagian. Mini 6 juga. Terus untuk yang iPad entry level-nya atau iPad 4 student ini dari generasi yang ke-8. Yang terakhir itu kalau enggak salah generasi 11 ya yang pakai A16 chip. Lalu untuk iPad Air ini untuk yang chipset M2 atau di atasnya atau iPad R3 minimal. Dan untuk iPad Pro yang 11 inch version ini dari first generation sampai yang paling atas saat ini. Dan untuk yang 13 inch itu yang third generation sampai yang paling atas atau yang pakai M4 chip. Cuman gua gak tahu ya di iPad Mini yang fifth generation atau iPad yang for student atau entry level itu bakal kebuka semua apa enggak fitur-fiturnya. Tapi ya di video kali ini kita akan tes pakai iPad Pro M4. Gua pengen lihat kayak apa fitur-fitur baru di iPad OS 26. Nah, ini udah di tampilan lock screen iPad OS 26 ya. Nih, kalian bisa lihat untuk jamnya di sini udah glas gitu temanya. Kita langsung masuk ke home screen-nya. Nah, ini di home screen-nya kurang lebih tuh sama ya kayak di iOS 26 kemarin. Kalau misalnya kita customize untuk icon-icon-nya ini kita bisa pilih yang default. Oke, which is tampilan terang kayak gini. Dan kita juga bisa pilih yang clear di sini nih. Mau yang light atau yang dark atau auto ya ngikutin dari settingan iPad kita. Cuman I don't know, gua lebih suka dark aja gitu ya. Jadi enggak yang terlalu glass banget gitu. Dan kita juga bisa hilangin nama aplikasinya di sini. Kita juga bisa atur terang gelapnya background di belakangnya, Guys. Nah, yang gua suka dari iPad OS26 ini itu ada di control centernya yang mana ini enggak seburuk yang ada di iOS 26 gitu. IOS 26 tuh kurang ngeblur belakangnya kalau gua rasa. Jadi pusing gitu ngelihatnya. Kalau kalian lihat di sini nih transisinya belakangnya tuh kayak langsung ngeblur gitu. Kalau gua pelan-pelan turunin gitu ya kan yang ngeblurnya cuma di bagian area yang sebelah sininya aja nih. Jadi menurut gua ini jauh lebih apa ya kelihatannya lebih enak aja gitu. Tetap bisa gua lihat dengan sangat jelas sekali di sini untuk widget-widget atau togle-tugel-nya nih di sini. Dan tadi itu untuk control center. Sekarang untuk notification centern-nya gua tarik dari kiri atas kayak gini. Nah, dia akan langsung ngasih efek kayak kaca gitu, Guys. Nih, kayak gini. Nih kalau pelan tuh kelihatan banget tuh set ya kan kayak gitu. Cuman masih ada sedikit patah dan dia ada animasi sedikit ya ketika masuk ke home screen-nya. Wallpaper belakang kayak cek gerak ngebuka gitu. Hm keren deh. Keren. Oke kita lihat dulu untuk di settings-nya. Settings-nya juga baru ya. Ini tampilannya kayak di iOS-nya. Lalu di about. Nah di about nih iPad-nya astaga belum gua namain. Namain dulu kali iPad Pro M4 gitu kan. Di bawahnya kalian bisa lihat ya, iPad OS version-nya di 26.0. Untuk kodenya ini yang 23A5260N. Jadi ini masih yang developer beta version beta 1 pula ya kan. Dan ya di sini yang gua rasain so far so good ya. Mirip-mirip kayak iOS 26 kemarin ya feel-nya aman-aman aja. So far so good. Dan sekarang kita lihat settingan multitasking-nya kalau enggak salah ada di sini. Nah, ini dia multitasking and gesture. Untuk yang default iPad-nya sebelum di iPad OS26 ini settingannya tuh yang ini, full screen apps. Ini Apple tetap ngasih kalian opsi mungkin buat kalian yang enggak suka fitur Windows apps yang baru di iPad Owest 26 ini. Mungkin ini cocok buat kalian yang punya anak yang umurnya baru 56 tahun ya, belum terlalu butuh multitasking gaya Windows apps ya. Kalian tetap bisa pilih yang full screen apps. Nah, di tengah sini ada window apps. Di bawahnya juga ada keterangannya ya. resize and arrange multiple windows in a single space to multitask with is ya kan. Dan yang terakhir ini ada stage manager yang gua yakin banyak dari kalian pasti udah pada tahu kayak gimana stage manager karena ini iPad OS 18 apa 17 gitu ya. Dan ya, gua pengen kalian perhatiin di pojok kanan bawah sini kalau gua pilih yang Windows Apps, dia langsung muncul, Guys. Dan ini ketika gua tarik ah bagus lagi kan. Dan di samping kirinya sini ada apa sih sebutannya ya? Kalau di Windows tole Close dan minimize lah. Dan dia positioning-nya juga ada di sebelah kiri ya. Jadi kayak Mac banget. Kita bisa minimize lalu munculin lagi dia langsung kayak gitu lagi modenya ya. Dan ini responsif banget, Guys. Gua bisa tarik ke mana-mana. Bahkan kalau gua ke bawahin doknya ikut ngumpet gitu biar enggak ngalangin tuh. Atau Oh, iya. Mirip banget sama MC ya. Jadi kalau gua ke bawahin baru dia muncul. Ini bisa gua naik turunin. Dan kalau ini pengen gua sampingin bentar minimize gua tinggal swipe up dengan empat jari. Sep yuk langsung minggir dia guys. Terus gua misalnya buka App Store di sini dia langsung full screen. Gua minimize lagi App Store-nya segini aja. Jadi tampilan kayak iPhone gitu kan. App Store sebelah sini. Setting sebelah sini. Lalu kita pinggirin dulu ya kan. Kita mau buka apa lagi nih? Misalnya File Cut Pro, mau ngedit video boleh ya kan. Kita kecilin lagi segini. Oke. Oh ini ada project gua nih. Your subscription has expired set. Belum belum langganan lagi. Nanti kita lanjutin lah. Ini ada project video gue yang kemarin enggak sempat selesai. Nah, oke. Satu lagi. Kira-kira apa ya? Safari deh ya kan? Safari kita buka, Guys. Seperti yang gua bilang tadi, ini ada close, terus ada minimize, dan satu lagi ini kalau kita hold, nah ini muncul nih. Mau di sebelah kiri, sebelah kanan, atas, bawah. Mac banget lah kesnya Mac banget takbet dah. Terus ada juga yang kebagi tiga kolom kayak gini dan empat kotak kayak gini yang kalau gua klik boom langsung di sini. Eh, tapi yang ininya. Oke, yang ini Final Cut Pro-nya kayaknya masih nge-bug ya. Gua ganti aja deh. Jangan Final Cut Pro. Jadi Apple Music deh. Nah, kita kecilin kayak gini. Kita bagi jadi empat. Nah, kayak gini, Guys. Ini kalian juga tetap dapat full kustomisasi ya. Mau gedein kanan kiri yang bawahnya kayak gini atau yang atasnya mau dik kananin seperti ini atau dikek kiriin kayak gini. Wah, gokil gokil gokil gokil. Percayalah buat el yang saat ini menggunakan iPad 13 inch, mau iPad Pro, iPad Air pasti bakal bahagia banget saat nanti udah update ke iPad OS 26 ini. Dan seriusly, gua jadi penasaran banget sih di iPad mini yang generasi kelima itu bakal kayak gimana ya kalau emang misalnya dapat. Karena iPad Mini 5 itu kan masih menggunakan home button, belum full display lah kayak di iPad Pro, iPad Air, iPad Mini 6 7 gitu kan. Asli ini enak banget ya. Gua bisa semau gua nih mau berapa aplikasi pun. Dan kalau enggak salah tadi gua cek di YouTube-nya si 925 Max, dia bilang bisa buka sampai 12 aplikasi ya di screen iPad kalian. Jadi sistemnya first in first out gitu. Jadi ya ini udah tinggal kuat-kuatan prosesor aja sih sama RAM gitu ya kalau misalnya emang ada. Dan misalnya di aplikasi mana aja nih gua akan pilih notes. Kalau gua klik kanan atau klik dua jari atau tap dua jari bom dia kayak ada tampilan klik kanannya gitu opsinya. Dan ini looksnya juga udah glass gitu. Bahkan kalau gua arahin ke jam kiri atas sini, ini kayak ada pantulan kacanya gitu, Guys. Lucu banget deh. Dan kalau misalnya teman-teman lagi ngebuka window mode gini, ketika kursor kalian arahin ke atas, lihat ini baik-baik. Boom. Ini bukan iPad lagi, Macad. MacBook iPad gitu ya. Kalau misalnya lu saat ini menggunakan MacBook, mungkin lu enggak akan bingung ini apaan sih dan gua enggak perlu capek-capek jelasin lagi. Jadi, ini adalah menu barlikasi yang lu klik gitu. Di sini gua buka setting, di sininya masih setting. Kalau gua tap yang kalender, di sininya kalender gitu. Dan di sini ada banyak pengaturan-pengaturan ya. Aduh, macOS banget. Window, minimize, enter full screen, help segala macam. Cendar settings. Ini calender setting harusnya larinya ke settings. Tuh kan benar ya. Dan kalau misalnya settings, gua setting setting-setting ya kan. Kok setting-setting sih? Oh oke ya. Settings aplikasi settings maksudnya ya. Dan ya seperti yang gua bilang ini berlaku untuk semua aplikasi ya guys. Kayak misalnya di Apple Music nih. Di sini ketika gua lagi full screen juga tuh di atasnya dia ada langsung kalau kita hover ke atas kayak gini. Musik, file, edit, song, view. Ah, keren banget. Gokil, gokil, gokil. Dan kalian bisa lihat tuh ya, efek liquid glass-nya. Ini kalau di Apple Musik karena emang warna-warni itu pantulannya kelihatan banget sih karena banyak elemen warna di belakangnya. Tapi kayaknya sekarang konsentrasi gua udah enggak ke liquid glass ini lagi sih. Ke sini. Ini loh. Atas-atas ini loh. Terus kalau mau gua minimize tinggal gua kecilin segini. Ini gua atur kayak gini. Apalagi sekarang WhatsApp sudah bisa di iPad ya kan. Tinggal gua buka nih WhatsApp gua. Mana WhatsApp? WhatsApp di mana kamu ya kan? Y ilah belum gua sambungin lagi ini. Misalnya WhatsApp lah di sini ya kan WhatsApp kayak gini lu mau sambil browsing-browsing atau mungkin lu sambil nulis script segala macam ini udah bisa enjoy banget sih seriously di iPad OS 26 ini. Nah sekarang gua pengen ngajak kalian untuk ngecek ke aplikasi files-nya yang mana sekarang aplikasi files-nya itu udah lebih ngarah ke findernya Mac ya, Guys. Jadi udah beda kalau kita bandingin sama files di iOS sebelumnya. Sekarang kita bisa pilih dengan tampilan kolom seperti ini. Terus sekarang juga ada customize folder. Ini kita bisa kasih emoji atau kasih logo gitu ya untuk foldernya. Terus di sini ada get info, rename, compress, duplicate. Nah, sekarang juga udah bisa add folder ke doc ya, Guys. Jadi ini tuh kerjaannya Satria ya. Dia lagi shoot video apa ini kayak Adam Elemen gitu. Misalnya gua pengen ngedit video ini di Final Cut Pro ini tinggal gua add ke doc aja. Coba kita lihat di doc. Nah, ini udah muncul ya. Kalau gua klik dia tampilannya Macad ya kan, MacBook iPad. Ini kayak tampilan download di Mac gitu. Jadi ya gua tinggal drag and drop aja gitu file dari sini. Misalnya gua lagi buka editing video apa, gua butuh footage yang apa, tinggal gua drag and drop aja nih yang gua pengen gitu ya. Ya, ya. Bisa dibilang aplikasi files atau files app di iPad OS 26 ini sudah semakin menjelma seperti aplikasi Finder layaknya ada di MacOS. Oke, segitu dulu aja untuk quick review dan first impression kita sama iPad OS 26. Serius gua ini jauh-jauh lebih amazing si iOS 26-nya karena banyak banget yang bisa kita explore dari gaya multitasking baru iPad yang menggunakan iPad OS 26. So far gak ada gua temuin bug yang gimana-gimana, tapi gua yakin banget kalau developer beta 1 ini ya pasti masih tidak stabil ya kalau kita bandingin sama public beta atau sama official-nya nanti di bulan September. Lagi dan lagi gua ingatkan ke kalian buat teman-teman yang saat ini cuma punya satu iPad dan iPad-nya kalian pakai untuk belajar, untuk kerja. Jangan ambil resikolah untuk upgrade ke developer beta version. Kecuali kalian adalah seorang pengembang aplikasi ya, developer apps atau iPad kalian emang benar-benar enggak kepakai di rumah ya, monggo aja kalau mau cobain iPad OS 26. Tapi ya kalau ada apa-apa resiko ditangung sendiri karena OS-nya ini memang masih belum sempurna. Dan buat yang udah update ke iPad OS 26 boleh juga dong share ke kolom komentar di bawah gimana tanggapan kalian, fitur apa yang kalian suka dan saat ini kalian sedang pakai seri iPad apa. Jadi teman-teman yang lain juga bisa menjadikan komen kalian itu sebagai ee referensi atau informasi tambahan untuk mereka. Next, gua akan lebih dalam soal iPadOS S26 ini. Masih ada juga maos Lec Tahtao ya. MacOS S26 terbaru dan oh iya iPhone Satria nih. iPhone 11. Jadilah langsung jadi enggak? Ketes nih meledak enggak ya kan iOS 26 dipasang di iPhone paling minimum. Pecah enggak itu kaca-kaca ya? Tapi ya nanti kita akan tes di video berikutnya. Subscribe untuk yang belum biar kalian selalu up to date kalau kita baru aja rilis video. Like and share this video. Thank you guys for watching. Kita ketemu lagi di video berikutnya. Saya Indra. Until next time, goodbye. [Tepuk tangan]

Lihat di YouTube

Video Lainnya

Episode Terakhir.....
Oleh DKID Media
10m 24s

Kabar mengejutkan datang dari jagat media teknologi tanah air seiring keputusan DKID Media untuk menyudahi KOTEK (Komedi Teknologi) tepat di episode kesepuluhnya....

Brand Terkait

Apple

Apple adalah brand teknologi premium dengan produk iPhone, Mac, iPad, Apple Watch, dan AirPods dalam satu ekosistem terintegrasi. Apple menghadirkan inovasi, performa tinggi, dan keamanan terbaik untuk produktivitas serta hiburan modern.

iPad

iPad adalah tablet premium dengan performa cepat dan layar Retina yang tajam untuk kerja serta hiburan. iPad menghadirkan dukungan Apple Pencil, aplikasi produktivitas, dan ekosistem Apple yang terintegrasi.

iPhone

iPhone adalah smartphone premium dengan kamera pro dan performa tercepat berkat chip Apple Silicon. iPhone menghadirkan desain elegan, keamanan tinggi, dan ekosistem Apple terintegrasi untuk pengalaman terbaik.

iPhone 15

Apple iPhone 15 adalah smartphone yang dijual resmi di Indonesia dan ditujukan untuk pengguna yang menginginkan pengalaman iPhone modern dengan ukuran yang lebih ringkas dibanding varian Plus. Model ini membawa pembaruan penting seperti desain kaca berwarna, kamera utama resolusi tinggi, port USB-C, serta fitur interaktif Dynamic Island. Seluruh penjelasan berikut...