Jungkat

Oleh-Oleh dari Apple Park 🍎 AirPods 5 Unboxing (YouTube Video)

  • 18/09/2026

Seimersif ini rasanya memang Apple ada magic-nya sih di sini. Dan fitur yang sebelumnya cuma ada di Pro, sekarang udah ada di AirPods yang reguler. Memory card. Gua langsung kayak wah memory card. Yuhu. What's up guys and welcome back to Best YouTube channel sama Komvin dan back at the studio again setelah kemarin dari Coopertino ya dari event Apple. Sebenarnya di sana cuma 3 malam doang jadi ya jet lag-nya masih lumayan berasa nih ya setelah beberapa hari pulang. But I'm so grateful. I'm so excited. Jadi kemarin ada satu hal menarik yaitu kita dapat hadiah waktu datang ke acara Apple Event Surprise and Shine yang ada di Kupertino ya, di markasnya Apple. yaitu ini dia ada AirPods 5 yang mana kita dapat itu wireless charging case. Yes. Jadi ini adalah AirPods yang baru aja dirilis sama Apple kemarin [musik] di launching iPhone bersama-sama dengan device yang lainnya ya. Dan banyak upgrade menarik yang pengen gua bahas di sini. Sekaligus juga kita gua pengen share ada beberapa barang [musik] yang kemarin gua sempat beli dari e Apple Park ya, dari Apple Store yang ada di sana. [musik] Jadi langsung aja tanpa basa-basa lagi kita mulai videonya. Let's go. [musik] Jadi kalau teman-teman mungkin yang nonton kemarin ada Leonardo Edwin juga sempat share kalau kita memang ya para kreator yang diundang ke sana tuh dapat ini satu orang satu ya. Kayak pertama kali deh Apple bagi-bagi hadiah. Bisa dibilang kayak mungkin souvenir kali ya atau bisa dibilang oleh-oleh lah buat kita bawa pulang gitu masing-masing dan dapatnya yang terbaru juga nih AirPods 5 with wireless charging case. Nah, tapi sebelum kita unboxing, gua pengen share ada dua barang juga nih yang gua beli kemarin dari Apple Park. Yes. [musik] Jadi ada pertama si Tumblr Apple ini ya. Yang mana ini emang brand Apple ya, bukan kita beli KW-KW-an ya. Dan ini yang warna hitam. Jadi, ada dua warna. Ada satu lagi warna yang kayak beigi atau warna putih gitu ya. Dan itu udah sold out sayangnya. Jadi yes, gua beli aja yang warna hitam ini ya. Dalamnya sih simpel sebenarnya kayak dari bahan metal ya semuanya ya. Jadi e lumayan tahan dingin bisa dibilang. Dan bagian atasnya bentuknya kayak gini ya. Tapi ini bisa dicopot. Jadi kalau kalian pengin masukin kayak mungkin es batu atau yang lain-lain itu bisa. Mungkin ini kayak double wall gitu-gitulah ya. Secara standar udah ya udah jelas. Dan kalau dicek sih tulisannya cuma ada ini doang yang gua temukan, yaitu ini nih, hand wash only ya, do not microwave. Build colting-nya semua solid banget. Dan gua sendiri ya karena lagi sering olahraga jadi bakalan kepakai. Untuk harganya sendiri di sekitar 40 US ini ukurannya ya 22 ya, warna black. Namanya cuma water bottle doang atau kita bilangnya ini tumbler kali ya. Sip. Itu yang pertama. Nah, yang kedua kemarin gua lagi lihat-lihat barang kan dengan logo Apple gitu tuh namanya adalah memory card ya. Gua langsung kayak, "Wah, memory card Apple terus harganya 10. [tertawa] Memory card harga 10 dolar. Di saat semua memory card harganya lagi mahal-mahalnya, gua langsung pengen beli dong." Tapi ternyata isinya bukan bukan memory card yang kita bayangkan. Tapi memang literally memory. Memory card gitu. kartu memori ya, bukan kartu memori SD card atau apa, tapi kartu memori ala-ala Apple. Yes. Jadi ini kayak semacam mungkin memori atau kenangan atau produk-produk mereka yang dari zaman-zaman dulu ya. Ini belum gua buka juga. Makanya gua pengen [musik] ya sekaliib aja sekalian kita buka ya di sini ya. Oke. Uh. Yes. Ini kayak gua sulap ya. Sut. So. Oh. Oh, isinya. Oh, oke. Isinya kurang lebih sama ya? Enggak sama sih. Dua sama. Oh, ada dua dua dua iMac. Ini apa nih? Apple TV remote kali ya yang zaman dulu ya. Tuh iMac yang masih ini iMac bukan sih? Ada yang tahu ya? Airpods? Yey. Tuh case apa nih? Ayo, ada yang tahu enggak nih? Case iPhone atau ini case iPod deh kayaknya ya. [musik] Terus wah ini ya produk legendaries-nya Apple Trash can. Nah, ini juga iMac yang unik banget nih. IMac apa ya kodenya ya? Yang tahu coba komen di bawah ya. Nah, ada magic mouse pertamanya Apple kali ini ya. Bentuknya masih kayak tikus dan yes, the legendary. [musik] Ya, ada yang tahu ini apa? Pasti bedanya apa? Kalau sama ini kan iPhone ya. Bedanya adalah ini di atasnya tuh ada buat teleponnya. Kalau iPod dia enggak ada guys. Apple Pencil. Uh. Nah, iPod ini iPod ee zaman dulu ya, iPod video kali ya atau iPod nano biasa, tapi masih pencetannya belum yang scroll wheel, [musik] masih yang pencet-pencet. Nah, ini ada iPod shuffel kali ya. Kok gua kali-kali sih? i iPad ya. IPad zaman dulu pertama dengan case-nya ya, bisa berdiri. Ini apaan nih? Hem, ada yang tahu nih apa nih? Kayak gua bingung nih. Kayak foto Polaroid tapi bukan. Yang boleh tahu silakan komen. Nah, ini dia si Mac Pro ya. Mac Pro yang sebelum trash can nih bentuknya kayak gitu. Tampak belakang. [musik] iPhone ini iPhone apa? Ada yang tahu teman-teman? Kayaknya ini tuh yang seven ya harusnya ya yang dua kamera ya. Seven plus 7. Terus ada Wi Legendary MacBook Air terus iPhone lagi Apple Watch ada iMac lagi dan ada oh [musik] apa ini? Ada yang tahu? Ini kemarin ya yang kayak kaos kaki yang bisa dimasukin case-nya. Oh bukan. Ini beneran case-nya iPod Nano deh. Kalau enggak salah gua kayaknya pernah punya dulu atau istri gua yang pernah punya. Kalau enggak salah dia ada gitu ada tulisannya design in California ya. Jadi ya menarik sih untuk kita jadi kenang-kenangan bisa jadi props ya. Sebenarnya gua udah lupa beli [musik] satu yaitu Apple Cloth yang gua lupa lapnya Apple. pada keluar versi baru yang lebih terjangkau harganya. Jadi memang Apple tuh akhir-akhir ini lagi ada tren yang cukup menarik menurut gua itu harganya ada yang penurunan ya dari Apple cloth ya, lapnya Apple yang nanti kita bakal mungkin beli [musik] juga. Dan ini nih yang mana kita akan bahas sekarang yaitu AirPods 5 yang mana harganya turun. Cuma memang kalau kita lihat secara runutan waktu ya ini menarik karena AirPods 5 ini tuh keluarnya 2 tahun setelah AirPods 4 yang rilis di September 2000. 24 enggak berasa ya kayaknya baru kemarin. Cuma kalau kita runut lagi ke belakang AirPods 3 itu ya keluarnya itu 3 tahun sebelum AirPods 4. Jadi cycle-nya kayaknya semakin cepat dan fitur yang ditambahin juga sebenarnya cukup menarik ya karena sekarang akhirnya udah ada noise cancelling [musik] semua walaupun ada tanda petik ya fiturnya ada yang dikurangin juga tetap di [mendengus] salah satu variannya ini dan buat gua sendiri noise cancelling itu penting banget karena gua tuh tahun ini naik pesawat mungkin lebih dari 100 jam kayaknya ya enggak tahu deh itu banyak atau sedikit cuma buat gua setiap kali naik pesawat tuh lumayan e long flight ya bisa yang 10 [musik] 20 jam kayak kemarin gitu jadi noise canceling itu fitur yang wajib banget dan sekarang gua jadi ya sering banget pakai dan ya AirPod salah satunya menurut gua yang e if not the best ya noise cancellingnya yang terbaik. You can scan to learn about AirPods 5. Uh, designed by Apple in California. Yes, as usual ya ada petunjuknya. Jadi kalian tinggal hidupin Bluetooth aja di HP kalian dan dekatin ya secara 2 inci atau sekitar 5 cm dan nanti akan ada pop up ya. Terus ini untuk pinch-nya jadi kalian cubit ya batangnya. Batangnya dicubit ya untuk bisa maju mundur lagu pause ya dan angkat telepon atau matiin telepon [musik] sama buat mikrofonnya. Terus swipe up swipe down. Nah, untuk varian yang wireless charging case ya, ini ada fitur swipe up, swipe down untuk volume yang mana sebelumnya cuma ada di varian AirPods Pro, akhirnya diturunkan juga ke varian AirPods reguler dan kalau kalian pencet ya ditahan itu buat ganti-ganti mode noise cancelling ya. Jadi kalau kalian yang udah pakai AirPods mungkin udah familiar. [musik] Sisanya kalau kalian pengen konectin ke device yang lain tinggal dible tap aja case-nya ya. Nanti lampunya berubah. Terus ini bisa dicharge seperti yang dibilang tadi, kalau wireless charging case bisa dicharge di wireless charging key atau di Apple Watch Charger ya. Dan juga bisa dicolok [musik] pastinya karena udah USB type C juga. Dan sisanya yes, listening mode, conversation awareness, patial audio dan lain-lain. Nanti kita akan coba cek aja. Yes, yes, yes. Ini dia di AirPods 5 with [musik] ANC. Bukan with A INC sih ya, lebih tepatnya AirPods 5 with wireless charging case. Nah, gua enggak tahu apakah ukurannya beda ya antara yang ini sama yang non. Tapi kita buka dulu aja. Nah, ini dia. Uh, gila ininya keren banget, Guys. Dia pakai bahan kain gitu loh dalamnya. Jadi bukan plastik doang gitu yang mana kita suka lihat ya. Jadi memang AirPods ini tuh kayak lebih ramah lingkungan katanya. Di belakangnya cuma ada tulisan Apple AirPods aja. Enggak ada tulisan ini seri 5 atau seri berapa ya. Nah, di bawahnya ada USB type C dan ada speakernya juga yang menandakan mungkin ini juga bisa find my. Jadi kalau kalian kehilangan dia bisa ada aktifin suaranya gitu ya untuk kalian nyari barangnya gitu. Enggak ada tombol-tombol lagi karena semua udah di sensor bagian depan yang mana kalau kita buka tuh dia ada lampunya tuh ada suaranya juga ya. Nah, kita pairing dulu aja. Kemudian kalau kita buka kita mendekat. Nah, langsung nongol si pop up animasinya ya. Kita connect aja. Nah, lampunya berubah tadi ya dari warna putih jadi warna orange. Dan di sini kita bisa tadi ya langsung dikasih [musik] tahu untuk play pause-nya kayak gimana tuh dipencet ya, dicubit dan segalanya ya. Volume control juga ada, tinggal swipe up atau swipe down aja di sini ya. Terus apaagi? listening mode tadi kita bisa ganti-ganti noise cancellation sama transparency. Dan di sini juga kita bisa ganti-ganti di control center ya kalau kalian pengen setting-setting si noise cancelling dan segala macamnya. Dan ini ada personalized volume ya bisa diaktifin dan ini juga eh conversation awareness. Jadi kalau ada orang ngomong langsung otomatis. Ini bisa control airpods by moving head ya. Dan ada live translation yang mana masih beta sampai sekarang ya. Ini kan fitur yang udah cukup lama ya. Dan sekarang bahasanya memang baru segini nih guys. Chinese belum ada bahasa Indonesia tapi at least kita bisa translate dari bahasa-bahasa ini ke bahasa Inggris lah. Kalau kita pengin misalnya di luar negeri lagi travel. Baterainya ya bawaannya sekitar segini 31 dan 64%. Oke, untuk itu gua pengen coba tes satu hal dulu sebelum kita testing si AirPods-nya banget. yaitu apakah case dari AirPods 4 muat ke AirPods 5. Oke, jadi ini dia case AirPods standar ya. Ini bekas AirPods 4 yang dipakai X3 sekarang. [musik] Nah, kita coba lihat apakah dia bisa. Yes, benar bisa ya. Lubangnya juga semuanya pas ya. Jadi secara teknis ya kalian bisa pakai lagi ya case AirPods 4 ke Airpods 5. Yeah, nice. Akhirnya kepakai. Jadi case-nya. [tertawa] So, yes, langsung aja sekarang kita bakal testing. Gua akan coba dulu si [musik] AirPods 5 ini. And ya, gua pengen share ke kalian habis ini kayak gimana rasanya. Oke, so dari tadi gua udah testing si AirPods 5 ini ya. Dan gua pengin share beberapa poin ke kalian. Pertama pas gua tes tadi kualitas lagu ya, audionya ya. Pas kita dengerin lagu ini untuk settingan-settingan audio and routing cukup banyaknya personalized volume, conversation awareness, ada equalizer juga yang mana di sini kalian bisa atur ya untuk low mid high memang cuma tiga indikator aja ya atau tiga parameter doang enggak bisa atur lebih spesifik gitu. Dan so far ini settingan yang gua ngerasa pas ya. Awalnya dia agak lebih nge-flat. Gua berasa somehow sound quality-nya kayak bassnya enggak sekencang AirPods 4. Karena memang di AirPods 5 ini tuh dia kayak reengineer ya untuk sound quality-nya. Dan sekarang udah ada kayak fitur adaptive EQ sama ada personalized partial audio juga yang mana gua lupa sih di AirPod 4 ada atau enggak ya nanti kita coba cek dan yang mana memang si Apple emang nulis di situ ya di keynote-nya pas mereka launching si AirPods 5 ini. Dan balik lagi untuk spatial audio sendiri sebenarnya udah ada lumayan lama ya dari AirPods sebelumnya. Ya, cuma memang harus gua bilang saat sampai saat ini dari testing yang gua rasakan ya ini spatial audio atau spal audio itu memang paling masih oke di AirPods [musik] gitu. Di TWS-TWS lain gua belum merasakan seimersif ini rasanya. Jadi kalau kalian yang pengen pakai buat nonton movie yang ada di Apple TV atau di Netflix yang support will be Atmos, [musik] AirPods masih bisa dibilang ya again one of the best. Dan di sini pun gua merasakan space-nya tetap e lumayan dapat ya. Kayak kalau ketika ada yang main perkusi di sana, ada apa suara di belakang itu masih berasa kayak imersif di sekitar kita ya. Spatial space kita tuh dapat kesemua 360 derajat gitu. Jadi memang Apple ada magic-nya sih di sini yang belum bisa di-twick sama brand-brand lain. Sisanya sih sebenarnya enggak terlalu major ya. Gua ngerasa sekarang ada ada fitur ini sih yang menarik yaitu adaptif. di mana adaptifnya sekarang itu bisa kalian adjust ya, kayak bisa mendekati ke noise cancelling ya atau kalian bisa mendekatin ke transparency gitu. Jadi kayak ada slider lagi yang ngegeser di mana ini menurut gua tuh penting sekarang ya. Karena jujur semenjak gua pakai AirPods 3, gua tuh kurang suka pakai active noise cancelling-nya. Karena active noise cancelling-nya ANC-nya itu kedap banget. Kayak benar-benar bikin kadang e sampai suara pesawat tuh benar-benar keredam maksimal sampai kayak ruang hampa gitu. Kayak enggak ada suara gitu. Jadi sekarang gua lebih prefer pakai mode adaptif ini. Di mana adaptif ini sebenarnya dia itu e kayak lebih mengkalibrasi supaya suara yang kita dengar itu di bawah certain debel gitu. Jadi enggak terlalu berisik lah istilahnya. Tetap dengar suara tapi dikurangin levelnya. Jadi kayak gua kemarin kalau di pesawat yang gua kemarin ke San Fransisco itu 20 jam penerbangan pakai mode adaptif ini ngebantu memang untuk ngurangin suara HAM dari pesawat. Jadi kepala enggak terlalu pengang walaupun memang ya baterai daripada si TWS ini tuh enggak bisa terlalu lama-lama banget. Di AirPods 5. In this case itu dia bisa sampai 5 jam, 1 jam ekstra dibandingin sama AirPods 4 ketika pakai ENC. Tapi mode adaptif sendiri menurut gua kayaknya kurang lebih menggunakan power yang sama karena dia mesti adjust terus kan ee apa namanya konstan gitu kan secara spontan untuk mendeteksi level suara. Kalau berisik dia akan kurangin. Kalau kekencangan atau kekecilan dia mungkin akan sedikit tambahin. Jadi kita aware sama lingkungan kita ya. Sisanya kayak gua bilang fitur tambahannya ada di sini yang mana kita bisa swipe ya. Tuh dia bisa turun volumenya dan kalau naik juga dia kayak bunyi tuk tuk tuk tuk gitu ya. Dan fitur yang sebelumnya cuma ada di Pro, sekarang udah ada di AirPods yang reguler. Dan pencet-pencetnya juga seperti yang gua bilang nih ya kalau kita tekan ini ya kalian bisa lihat nih ya di bawah enggak akan berganti-ganti tuh transparency atau adaptif atau modenya. Kalau gua ngomong langsung ke transparency, tapi kalau gua diam tuh dia pindah adaptif lagi dan dia pindah transparency lagi. Cepat banget deteksinya. Kayaknya lebih cepat dibandingin sama AirPods yang sebelum-sebelumnya. Jadi kadang gua e sejujurnya gua suka gua matiin aja. Cuma kalau memang kadang kayak di pesawat kalau Mosi ngomong sama pramugari fitur kayak gini atau ngomong sama istri kalau di pesawat lagi terbang bareng ini fitur yang kepakai banget. Oke, Guys. Sekarang gua lagi di pinggir jalan dan gua langsung telepon tim bing. WhatsApp dan kalian bisa dengar ini untuk kualitas suara dari Air 5, kualitas mikrofon ketika kita teleponan. Cek cek 1 2 3 1 2 3 tes tes tes. Yo, what's up guys and welcome back to YouTube channel sama guain dan ini untuk tes suara tes mikrofon dari Airpods 5 di kondisi pinggir jalan. Berisik ya, banyak motor lalu lalang ada truk dan sebagai macamnya. Gimana kalau atas suaranya? Boleh kalian komenin di bawah. So, guys, itu dia buat AirPods 5. [musik] Jadi, ini cocoknya buat siapa menurut gua? Buat kalian yang mungkin masih pakai AirPods pertama, AirPods kedua ya, atau AirPods ketiga itu gua rasa udah cocok untuk upgrade ke AirPods 5. Tapi kalau kalian pakai AirPods 4 atau kalian pakai AirPods Pro 2, menurut gua ini enggak terlalu signifikan upgrade-nya ya. Tapi ya memang balik lagi ini AirPods yang reguler udah dapat fitur ini udah lengkap secara fitur semua ya. Kayak ya, kalau kalian enggak suka pakai earbud silikon, ini juga jadi opsi yang paling komplit secara fiturnya saat ini. Dan harganya pun juga kayak gua bilang tadi ya udah lebih turun, udah lebih murah dibandingin sama generasi AirPods 4. Di mana untuk varian yang standar yang tanpa wireless charging case itu harganya memang sama yaitu di 129 US Do atau rupiahnya gua taruh aja di sini ya. Sedangkan untuk varian yang pakai wireless charging, Guys, yang kita bahas ini itu harganya turun 30 dibandingin versi sebelumnya dari 179 di AirPod Sport itu sekarang jadi 149 ya yang versi komplit-nya dan harganya tuh turun sekitar Rp500.000 kalau dirupiahin. Belum rilis memang di Indonesia jadi kalian [musik] bisa tunggu aja harusnya coming soon bareng nanti sama iPhone 18 series ya moga-moga ya. Jadi kalau kalian ada yang pengin ditanyain lagi silakan langsung komen aja di bawah nanti kita ngobrol bareng di sana. Oke that's it guys. Thank you so much for watching. K bu kali tomb jemplo. Kalau kalian suka videonya subscribe ke Best Indotech YouTube channel. Thank you so much for watching nama gua Malvin. I'll see you guys on the next video. Ciao. Nanti habis ini Airpods kamera ya katanya ya. Makanya makin cepat kali launchingnya.

Lihat di YouTube

Video Lainnya

Brand Terkait

iPhone

iPhone adalah smartphone premium dengan kamera pro dan performa tercepat berkat chip Apple Silicon. iPhone menghadirkan desain elegan, keamanan tinggi, dan ekosistem Apple terintegrasi untuk pengalaman terbaik.