ORA FU ORA LOVE YOU‼️ Nyobain Suzuki Satria FU Legendaris (YouTube Video)
Ini adalah motor boy pada zamannya. [musik] Ora ninja, ora cinta, ora ev, ora love you katanya. Mas Guru, thank you banget, Mas. Siap, Mas Dimas. Mas Guru nih eh salah satu customer loyalnya Sugo dan ternyata punya FU ya. Jujur gua udah lama banget pengen ngontenin FU karena ya di zamannya gua itu kalau udah pakai motor ini tuh kayaknya udah ganteng banget gitu. Mas, lu kenapa ngebangun FU? Ya dulu punya cita-cita sih pengin punya cuma kan orang tua enggak bisa beliin. Benar. Jadi sekarang sudah bisa sudah kerja [tertawa] memenuhi cita-cita. Jadi project balas dendam lah ya. Projek balas dendam. Nah, ini FU looks-nya sebenarnya yang first gen ya enggak? Iya. Ya, kalau look sekarang iya cuma aslinya ini barong. Jadi aslinya sebenarnya yang setelahnya ini. Nah, itu yang diganti biar jadi look seperti ini. Apa aja? Pertama kepala nih, batok nih. Batoknya. Heeh. Terus speedometer. Karena kalau barong dia agak panjang. Oke. Dia kayak Batman sama behel. Oh, tiga itu aja bedanya. Behel belakang. Mesin sama ya? Mesin sama. Cuma bedanya kalau yang asli kan yang CBU dia enggak ada starter. Oh, ini pakai starter. Oke. Jadi ee FU jujur sebenarnya gua tuh enggak tahu FU sikatannya apa sih apa ya tahu [tertawa] kan coba deh guys coba yang tahu. Iya underbond-nya underbond underbond F-nya fast kali ya first atau fast underborn. Coba ada yang tahu enggak? Coba tolong tulis di kolom komen gua karena gua tahunya Satria dua tak FU habis itu kan. Betul, betul. Tapi gua enggak pernah tahu sih katanya F itu apa. Betul, betul, betul, betul. Nah, ini adalah zaman ketika motor itu semua masih diproduksi bentuknya kecil, Teman-teman. I sekarang apa R15 CBR 150 itu semuanya jadi pengen moge-mogean. Tapi ini motor ini ramping banget ya, Mas. Ya, betul ramping. Sesuai kayak badan saya. Ramping. [tertawa] Ini benar motor kecil banget cuman segini doang. Enten banget. Iya kan? Dan ini sudah di lumayan dimodif jatuhnya ya. Iya, kayak peleg saya ganti pakai Satria lumba-lumba atau Satria hiu. Ah, oke. Coba kita bahas dari lo nih. Berarti jatnya restorasi ya? Iya, restorasi. Tapi kalau ngambil bahannya kondisinya amburadul kah atau layak sih? Layak pakai lah. Layak pakai aja. Body ganti semua. Body yang ganti hanya bagian depan full kecuali belakang. Enggak. Berarti ini body masih bawaan nih. Bawaan. Masih bawaan. Loncet ulang atau enggak? Masih bawaannya. Oh, oke. Oke. Tadi lu bilang depan ganti semua nih ya. Ini berarti ini. Nah, susah enggak tuh nyarinya? Masih gampang sih kalau untuk sejak ada marketplace sih masih nyari-nyari barangnya gampang. Orian atau orian? Orian. Boleh tahu enggak berapaan batok ini? Ya harganya ya lumayan ya. Kalau yang buat di depan ini bisa diart kalau covernya aja di luar dari revektor ya. He itu bisa di 400. Wih lumayan ya. Iya sama reveornya ini bisa 400 lagi. Kan ininya berubah juga sama barong kan. Benar. Kalau cover masih murah. Cover tuh masih di bawah 100. Speedonya? Speedonya masih pakai barong. Oh speedo masih pakai barong. Cuman lu apa lo potong-potong apa enggak dipotong. Jadi tinggal dirubah aja tinggal pindahin. Cuma yang power mode-nya jadi dia enggak muncul. Kan kalau aslinya barong dia di sini ada eco power. Nah itu aja tinggal bedain kalau kita ngambil Eview second. He dia mukanya looknya CBU tinggal cek aja dinyalain speedometernya kalau ada Echo sama power berarti bukan CB berarti bukan CBU berarti itu udah barong diubah kayak ginilah yaul oke nah tuh tips tuh kalau kalian lagi nyari FU ya kan daripada takutnya ditipu seller ya kan nah kalau body-body sebelah sini nih Mas ini 300 300 Nah ini tadi lu bilang katanya ini ada yang dipotong yang dipotong bagian bawah kan aslinya F itu full oh pakai sing du tuh F itu full gitu kan sampai atas kan. Cuman ini lu potong. Betul, gua potong biar kayak CBU. Karena yang CBU Thailand dia enggak pakai full. Jadi cuma sirip sini aja. CBU yang di Indonesia. CBU Indonesia full. Yang Indonesia. Oh, full. Oke. Kalau yang Thailandnya dia cuma di sini aja nih. Nah, ini ori. Ini ori Thailand. Oh, tapi dapat second. Oke. Berapaan tuh di 500? 500. Jadi body yang lu beli cuman itu doang? Iya. Stripping. Stripping. Ori. Beli baru semua. Iya. itu lumayan harga stripingnya. Biar gua tebak [tertawa] sejuta lebih enggak? Karena gua ngerasain sokun SP gua tuh gua beli stripping baru NOS susahnya minta ampun. Ini ori nih ori. Ori sebenarnya ini makanya belum saya copot nih sayang. Iya bener [tertawa] sebenarnya kalau stripping kalau enggak mau ori sih sekarang tiruannya harusnya udah bagus cuman emang bernis paling cuma sayang. Benar cuman emang kalau mau nyari baru tuh kendalanya mahal banget. He. Sama enggak tahu deh ini kemarin lem-lemnya kuat enggak? Kuat. Kuat. Masih kuat. Salah satu kelemahannya stripping kalau udah tua NOS itu adalah lem-lemnya biasanya jadi kurang kuat di beberapa titik gitu. Penyakitnya sini paling mestinya ya di ujung-ujung. Di ujung-ujung kayak tadi gu gua. Nah, ini kan di ujung-ujung kayak gini nih. Nah, itu kelemahannya kalau kalian mau pakai stripping NOS dari zaman ini 2000 berapa sih motor 2? Ini kalau motor 2013 kalau aslinya apa? yang CBU itu 2008 kalau enggak salah 2008 2008 ya 17 tahun itu stiker ya udah mulai melemah jadi kalian coba pertimbangkan itu jok jok cuma ganti kulit aja nah behel ini katanya gant ini yang CBU atau lokal mirip sih kalau yang barong lebih kayak Batman dia agak manjang ok berapa tuh Mas Behel kayak gini behel ini beli second sih oke masih dapat second ya masih dapat secondan wow menarik dan ini kalau saya Kita lihat ke depan. Ee kita belum bahas mas, ini kita coba lihat bahas estetikanya dulu nih. Ini lampu dalam modif ya? Iya. Beli jadi sihu, Mas. Beli yang bilet-bilet gitu ya. Oke. Nah, karena ini farmfat-nya sebenarnya ni motor sempat saya jual saya bebek ulang. Kenapa? Oh, gitu. Jadi ada sebagian sama teman dilanjutin. Oh, jadi ini ada beberapa modifan yang bukan dari el lah ya. Oke. Dilanjutin sama teman. Nah, menarik tadi kita bahas peleg. Jadi, lu pakai pelegnya Satria dua tak depan. Plug and play. Tak and play. Jadi dua tak apa? Hiu, lumba-lumba. Hiu, lumba-lumba sama berarti hiu. Berarti kalau gitu pelek hiu, lumba-lumba fu barong sampai sekarang tuh sama kira-kira ee yang bagian belakang yang buat F beda. Oke. Yang buat belakang yang buat beda. Karena kalau di Satria lumba-lumba itu sama hiu di disknya dia enggak flat. Oh, dis belakangnya kan di belakang view eh si lumba-lumba sama si hiu dis belakangnya kan sama-sama ukurannya tuh dan bentuknya sama. Hmm. H. Jadi kalau kita ke ini kan saya bikin flat jadi enggak flat. Dia kan agak congkep dikit di disknya enggak lurus. Oh. Sama dis depan juga sama kan dia enggak nge-flat. Kalau aslinya FU kan dia full flat semua. Oh bedanya di situ. Jadi istilahnya pelegnya FU tuh lebih lebar kira-kira ya dibandingin yang maksudnya di bagian tromolnya itu lebih lebar ya dibandingin yang Oke. Tapi secara ukuran as apa segala mirip sama. Sama. Kalau itu sama enggak beda. Oh. Oh iya ya. Nah ini ee peleg second ber siapa? Second. Beli second berapa tuh? 750. Terus dicat ulang. Cat ulang pakai hitam chrom ya. Black chr hitam chrom. Black chrom. Black chrom. Cakep. Cakep. Ban pakai MP27 kayaknya ya. Depan belakang. Terus kaliper pakai Nisin. Pakai Nisin yang empat 4P. Nah kalau teman-teman Suzuki ini kaliper Nissinnya berarti ngambil yang samaannya kayak ya Ninja kan bracket Ninja sama Satria sama. N. Oh, saya baru tahu kalau itu. Iya, sama yang RR ya. Tipe RR. Oh, oke. Jadi dia plug and play jadi nyari bracket. Kalau ini kan saya kalau bracketnya bikin sendiri. Kalau mau beli langsung jadi sama Ninja RR juga sama. Ah, oke oke. Yang ngambil paling nanti tinggal nentuin diameter. Nah, benar. Disknya aja mau pakai 300. Disnya berapa nih? Ini kalau enggak salah 320. Iya 320. Kalau di motor 17 ring 17 sih kelihat cakep sih. Kalau di matic kegedean ngeblok. Jadinya ring matic 14 udah penuh tuh. Sama gitu. Nih lu pakai disk apa nih? Disknya aduh lupa ini. Ini teman. Kalau ini yang lanjutin nih pakai musuhnya si itu [tertawa] pakai punya motor apa? Punya F. Punya F. Punya. Kan jujur beberapa motor-motor Suzuki itu modifyinnya agak susah ya. Agak susah. Betul. Betul. Iya kan? Oke, jadi kita sekarang pindah ke belakang sebelum nanti gua basin. Arem Arem ganti pakai Kitt. si Malaysia ya kalau enggak salah ya KTT Malaysia. Iya. Kenapa lo ganti? Looknya lebih cakep karena kebetulan arm lampahnya keropos. ini juga. NOS juga berapa tuh Mas arm gitu ini teman yang beli yang ngelanjutin. Kalau harga berapa sih? Kalau di bisa diduaan. [musik] Bentukannya sih lebih cakep sih gua lihat sih daripada bawaannya. Warna terlalu kotak kan ya. Kalau kria cuman kayak gitu doang kan kayak arm biasa gitu doang kan. Sama kan dia udah ada rumah pedoknya juga kan enaknya gitu. Oh iya benar ada rumah pedoknya guys. Yang ini nih ada rumah pedoknya. Ini ukurannya panjangnya sama sama sama. Emang diperuntuk ini buat FU. Buat FU. Oh kalau di Malaysia kan gen ini makin masih banyak yang main kan. Benar. Benar. Jadi fun fact teman-teman terakhir gua ke Manila eh ke Philippin. Motor-motor yang disebut ayam jago gini juga masih banyak banget. Dan di sana banyak banget tipe-tipe ayam jago yang tidak masuk ke sini, Teman-teman. Kalau di Indonesia, di Indonesia tuh ayam jago ya. Fu, Fu Sonic. Sonic sama dulu Kak e Kawasaki ya. Kawasaki juga sempat ada Athena ya. Kawasakena tapi enggak pakai kopling. Oh, enggak pakai kopling ya. Itu tuh yang tangki depan kalau enggak salah. Iya, tangki depan di sini. Ayam jago tapi tangkinya di sini tu. Iya, itu juga jadi di Indonesia beberapa ayam jago tapi di luar negeri itu jauh lebih banyak sebenarnya. Belakang pakai kaliper 2P ya. 2P. 2P Nin. Shok pakai apa nih belakang? ISS. ISS panjang berapa? Tabung Pisa buat ukurannya dia emang buat FU. Buat F. Buat FU. Anak-anak Ninja banyak yang pakai dia biar lebih down size belakangnya. Jadi kira-kira ini samaannya sama Ninja lah ya. Iya. Cuma kebanyakan orang Ninja malah pakainya buat ISS khusus buat FU karena lebih pendek kali ya. Teman-teman di sini ada yang punya pengalaman apa sama Satria FU ya kan mungkin pernah dibonceng atau pernah membonceng pacarnya dulu coba tulis di kolom komen di bawah. Cuma jok saya sudah tobat ya. Oh sudah tobat. Oh makanya enggak licin joknya udah tobat soalnya enggak licin nih. Kalau misalkan belum ini masih licin nih. Betul. Enggak enggak papan sket juga kan. Benar. Benar. Terus tadi sebelum kita bahas sebelah sini, gua pengin balik sedikit ke depan. Tadi switch ada yang diganti ya. Switch ganti. Jadi ini pakai NMAX. Ini NMAX. Ini NMAX juga. Kenapa? Looknya lebih bagus. Oh looknya lebih bagus. Lebih bagus. Jadi ee kiri pakai RCB, kanan juga RCB. RCB. RCB S1 semua. Dua-duanya RCB. Iya kan? Semua. Cuma dudukan spion jadi mundur. Benar. Jadi ini agak Iya. Agak ngeganggu. Harusnya sih pakai peninggi lagi sih. Ini nih agak-agak sedikit mepet lah ya kira-kira ya sama ininya. Ini bagian stang sini enggak ada yang diganti nih ya? Enggak ada. Enggak ada cuma down size doang. Ya ben juga fu dulu banyak yang KW begini. [tertawa] Jujur yang pernah punya motor sambil sambil kobraan [tertawa] coba jujur yang pernah punya FU stangnya diginiin [tertawa] ya kan sampai udah kayak lurus gitu coba tulis di kolom komen di bawah. Nah, knalpot. Knalpot ini pakai punya apa nih? Fu FU CBU alias FU pertama ya iya yang Thailandnya FUCBU sini sama FU Thailand beda sama kalau CBU ini itu kan memang punya Thailand. Oh iya tapi maksudnya kenapotnya sama sama. Tapi sama barong udah beda. Udah beda. Kalau barong dia ada cover. Oh barong ada covernya sama itunya belum disunat. Dia terlalu kayak orang belum disunat. Kalau dibuka covernya nanti saya kasih fotonya di Iya. Iya. Ya enggak kasih foto knalpot kan maksudnya kan kasih kasih kenalot. Ya, kasih foto kenal bukan kasih foto orang belum sunat. Oke, oke oke. Nah, cuman yang menarik dari motor tahun segini dan terlebih adalah kalau mau ganti silinsernya itu enggak usah ganti sampai midpipe ya kan? Karena di Suzuki sini di bagian sebelah belakangnya muffel persis itu ada tiga baut yang tinggal dilepas dan itu tinggal di copot, tinggal dicopot, tinggal pasang lagi sesuai ukuran bautnya itu. Betul. Enggak tahu, gua agak sekarang enggak pernah ketemu deh kayaknya motor yang kenapa standarnya itu cuma di baut doang. Jadi kalau dilepas cuma tinggal dilepas. Sekarang biasanya kalau mau diganti sampai ke mid pipe atau sampai ke full ke depan teman-teman main pakai per ya kebanyakan kan sekarang sekarang pakai per ya kan. Nah ini gua enggak tahu kayaknya sekarang sudah enggak ada jadi salah satu teknologi jadul yang sudah tidak ada lah ya sekarang balik lagi knalpot berapa harganya? Nalpot ini 950. Ini istri gua jadi tahu deh. [tertawa] Sensor sensor 950 ini, Mbak. Maafkan. [tertawa] Ini demi ilmu pengetahuan. Demi ilmu pengetahuan kita bersama ya kan. Kalau mesin udah lu apain? Mesin masih standar cuma di head-nya gua porting aja. Oke. Ee apa? CDI. CDI masih ori semua. Pengapian masih ori semua. Karbu? Karbu pakai UMA. Kenapa pakai Uma? Karena karbu yang itunya error. Mau beli harganya Asalamualaikum. Waalaikumsalam. Masa berapa, Mas? Akarbo Fu bisa sejutaan lebih. Oh iya Baru baru. Wah baru. Mahal mahal. Dan vakum. Tahu sendiri kan vakum umurnya enggak bisa panjang. Agak susah. Benarbenar. Jadi ini lu pakai um pakai um baruah ya. baru nih yang ngelanjutin teman nih umahnya. Tadinya saya pakai karbu ori sama dia diganti pakai umah. Saya lanjutin aja. Oke. Oke. Jadi kalau misalkan lu lo sendiri restorasi total yang bilang ke istri habis berapa? Aduh [tertawa] istri lu enggak nonton kan? Istri lu enggak nonton kan? Ya ya ya. Jadi sebenarnya kalau ee full body FU ya kira-kira habis berapa sih? Kalau full body F mungkin 3.000-an lah. Masih lebih murah dari Vario karena dia lebih dikit kan. Benar benar sisanya rangka. Kalau Vario kan di body ada body ada body ada body ada body ben udah panjang tulis dia berotot. Benar. Enggak tahu gua kenapa Honda entar gua tanya nama direkturnya Honda kenapa sih Pak bikin body banyak banget kenapa enggak bisa simpel-simpel aja gitu kan. Cuma kan penyakit F di sini gampang patah. Oh oke. Gampang patah dibuntut belakang. Kalau sering dibong. Makanya kebanyakan Evi kalau bongkar enggak jangan dicopot dua. Enggak, enggak dibedel aja. Oke. Oke. Kalau misalkan ada yang mau beli kayak gua pengin beli FU deh. Apa sih yang mesti diperhatiin? Ini aja beli [tertawa] malah malah dia jadi jualan. kanak enggak saya hari ini mau ngonten bukan mau beli [tertawa] kembali pertanyaan kalau misalkan ada yang mau beli apa yang mesti diperhatiin kalau FU mesin sih kenapa dia penyakitnya kan di head banyakan tuh saya gua saya kurang paham sih kalau udah ngelitik itu susah ngilanginnya emang mau enggak mau ganti segelondongan ganti slogo doet ganti mesin ganti jeroan di dalam head-nya ini. Oh lumayan dong. Iya di situ. Oh suara ngelitiknya gimana tuh? E boleh Bang Semi backsound. Tapi, tapi ini enggak enggak ngelitik kan? Ngelitik dikit. Ngelitik dikit pasti sih. Nanti tinggal setel lantai keteng lagi. Oke. Jadi penyakitnya FU itu ada di ada namanya SIM ya di sim-simannya dia bahasanya tuh ranteng. SIM rantai oh dia juga ngetes di ini berarti. Oh benar ada S [tertawa] gua baru-baru nget dia perpanjang juga ya SIMnya ya. Iya betul. Oh berarti harus dicek bunyi ngelitiknya. Iya kalau SIM rate ketengnya kena banyak bengkel yang enggak mau ngurusin FW karena itu masangnya agak susah katanya. Jadi mendingan kalau kalau udah ngelitik mendingan dihindarin aja. Iya. Atau kalau misalkan emang dapatnya ngelitik enaknya ganti head dipakai sih masih enak cuma yang ngeganggu di telinga aja. Makanya banyakan anak lapotnya diberisikin kan jadi biar nutupin suara itu. Apalagi penyakit lainnya FU apalagi ya standarnya itu doang sih. Banyakan kalau penyakitnya dia. Sama borosnya ya. Menarik. Oh boros nih ya. Boros sama Mio. Boros mana? Mirip lah. Mirip mirip mirip. Berarti Mio yang salah. Itu 115 cc. Ini 150 kan? [tertawa] Ini kencang 6 speed lagi. Iya 6 speed. Oh, jadi ini borosnya semio lah ya. Tinnya kan kecil Mas Dim. Berapa sih? 4,5 apa 4 liter gitu. Coba ya kita buka ya. Kecil tkinya kecil sekali. Mulus banget nih motor. Iya iya. [tertawa] Oh emang enggak ada bagasi ya? Oh akinya di sini banget ya. Betul. Biar kelihatan Thailandnya kan. Oh gitu. Sombongnya di situ. Ternyata anak Thailand banget. Anak Thailand banget dah. Pokoknya jangan-jangan istri lu orang Thailand. Enggak sih? Kirain [tertawa] kan kayak gua Thailand banget. Motor dan istri harus Thailand. I ya. Dan FU ini yang barong itu belum ada electric shutter. Udah udah ada. Oh nih ada cuma malah lo enggak adain pakai kok. Pakai kok. Oh bisa sebenarnya. Kalau cuma suaranya lagi enggak enak. Kalau yang ini saya rubah ini jadi lampu. Oke. Kalau yang CBU enggak ada elektri sutterar ya? Enggak ada. Enggak ada. Dia pokoknya laki banget dah. Benar kayak sagun SP. coba ya. Saya juga lagi bangun soagun SP. Nah bedanya knalpot CBU dia lebih ngebas. Hmm. Kalau yang lokal agak cempreng dia. Engak dia enggak bisa digas paksa tapi Mas karena kalau di UMA ngok diginiin. Oh iya. Saya enggak mau. Kadang sih mau nih enggak mau. Lagi baik dia. Lagi baik. Alhamdulillah. Dia tahu emang tahu dia. Mas gua pengin nyobain boleh enggak? Boleh. Boleh. Boleh. Karena jujur gua lupa guys. Gua lupa udah pernah atau belum nyobain FU. Dan ini sebuah riding experience yang menurut gua pasti akan berbeda sama motor lainnya. Karena posisi duduk begini ya cuman ada di Ayam jago doang. Saya izin ya nyobain ya. Boleh. BPKB stand. Enggak usah. Engak usah. Kita cobain dulu aja. Pertama kalinya nih mau nyobain Satria Oh, lagi nyala. [tertawa] Ini mesinnya beda sama GSX 150. Mesinnya sama kayak FXR ya? Sama tapi lebih powernya lebih gede si FXR. Moto Suzuki yang langka juga tuh. Bismillahirrahmanirrahim. Posisi riding. Posisi riding ayam jago tuh ya cuman ada di ayam jago gini doang nih, Guys. Tuh kan kecil banget. Kaki gua nekuk terus ini juga kecil. Eh, posisi riding cuma ada di ayam jago doang nih. Enggak ada lagi di motor lain tuh. Bebek aja enggak kayak gini. Matic enggak ada yang kayak begini. Stangnya rendah, kakinya tinggi. Ya kan kecilnya? Ya Allah, gua kangen banget sama motor. Ukurannya kecil begini, Guys. Sekarang tuh terkadang motor jauh terlalu besar kadang-kadang untuk ukuran CC-nya. Ini kecil. Wah, ricah banget. Asli akhirnya kesampean nyobain Satria FU. Yah, ganteng banget. Enggak tahu ya, buat gua sih ini ganteng banget, Guys. Ya, maklumlah dulu SMA kepengin punya, namun juga anak SMA kan kepengin punya kepengin punya ya kan. Kesampean nyobainnya setelah berarti berapa belas tahun tuh. Gua SMA 2005 gua ingat banget dulu gua punya teman pakai FU. Buset deh udah ganteng banget kayaknya. Enak nih kondisinya FU yang ini punya Mas Guru. Hah? Ya Allah. Satria FU gimana, Guys? Cocok enggak gua pakai Satria FU [tertawa] atau gua lebih cocoknya pakai Vario? Thank you banget, Mas Guru udah boleh nyobain nih mimpi gua dari SMA nih pengen nyobain FU. Kalau kalian punya cerita apa sama sate FU, jangan lupa diike, jangan lupa subscribe, share jalan apa kita beli FU juga, Guys. Next video, guys. Bye bye.
