PAKET LENGKAP !!! Tablet 5 Jutaan yang bikin iPad malu | Huawei Matepad 11.5 2025 (YouTube Video)
Tablet yang satu ini cocok banget buat kalian kaum BBJS atau budget pas-pasan jiwa sosialita. Karena di harga R jutaan dia udah dapat free keyboard, terus PC Light experience-nya juga tetap ada. Punya layar papermid yang enggak cuma nyaman, tapi juga tetap aman buat mata. Baterainya badak, plus punya desain yang berasa flagship dan punya performa yang udah sip. Fix ini idaman kaum BBJS. [Musik] Hai Andika, guys di sini. Jadi kenalin ini adalah Huawei MPAD 11,5 2025. Yang ini baru dari Huawei yang mampu menuin isi kepala kaum-kaum BPJS atau kaum mendang-mending. Yang maunya kalau nyari barang itu memang harus low budget tapi high quality. Dan saya udah pakai si Huawe Pad ini sekitar 1 minggu dan bahkan di beberapa aspek dia lebih unggul dibanding iPad R11. Apa aja itu aspeknya? Langsung aja deh kita bahas. Pertama kita bahas yang ringan-ringan dulu ya. Aksesoris. Kalau kita beli Huawei MP 11,5 2025, kita udah dapat langsung keyboard-nya juga tanpa harus keluar biaya tambahan. Beda sama iPad R11 yang keyboard-nya itu harus beli terpisah. Dan harga keyboard-nya iPad R sendiri ya kalian cek sendirilah harganya itu mahal. Dan biasanya kalau keyboard-keyboard yang bawaan paket bundling dari brand itu keyboard-nya kan ya kayak tipis, ringkih, enggak enaklah. Tapi di Huawei ini beda. Keyboard-nya benar-benar dikasih keyboard yang enak. Travel distance-nya pas, jarak per tombolnya juga enak. buat jari-jari saya yang gede-gede ini juga nyaman, enggak ada komplain lah. Keyboard-nya ini juga udah smart magnetic keyboard yang koneksinya pakai Bluetooth. Jadi, dia udah detachable dan bisa dipakai buat beberapa mode. Entah mau laptop form atau mau dilepas. Jadi, semisal tabletnya kita taruh agak jauh tapi keyboard-nya kita pangku, selama dia masih terkoneksi dengan Bluetooth, itu masih bisa dipakai. Secara bobot, keyboard-nya ini juga ringan. Tapi kalau misalkan kita gabungkan dengan tabletnya kayak gini, bobotnya kira-kira seginilah, enggak sampai 1 kilo, masih aman. Di bagian keyboard kalau kita bandingkan dengan iPad R11 itu juga ada perbedaan. Kalau punya iPad R tuh secara desain dia fix atau enggak bisa dilepas. Jadi cuma bisa laptop form aja. Keyboard-nya selalu harus nempel ke tabletnya dan secara bobot juga lebih berat ketimbang smart magnetic keyboard-nya Midpad 11.5. Kenapa sama Huawei dibandlingin sama keyboard? Karena kan Huawei kalau kalian tahu mereka itu gencar kayak kampaign tablet lebih dari laptop, pengganti laptop, alternatif laptop. Kenapa? Karena memang mereka punya fitur yang enggak dimiliki sama tablet lain. Apa itu? A PC level likes experience dengan WPS Office-nya. Jadi kalau di combo sama keyboard ya selesai. Kita bisa kerja kalau misalkan laptop kita ketinggalan bisa kerja pakai tablet ini aja. Intinya PC level WBS Office ini software official tablet yang isi dan fiturnya sama lengkapnya kayak di versi PC. Enggak kayak versi mobile yang secara tampilan memang lebih simpel tapi fiturnya juga terbatas. Karena tampilan UI dan isinya ini mirip kayak versi PC. Jadi kalau kalian udah terbiasa pakai Office di laptop, enggak perlu adaptasi lagi. Tinggal pakai kayak biasa aja. Fitur-fitur yang biasa ada di BPS Office versi PC kayak quick refresh format di doc udah bisa. Terus PowerPoint bisa image alignment dengan mudah. Cuma tinggal tap-tap aja enggak perlu geser satu-satu. Dan di Excel juga bisa masukin format Excel kayak calculation dan lain-lain. Bisa bikin chart juga. Dan kalau kalian butuh pivot table di sini juga udah bisa. Nah, di versi mobile terbatas itu. Dan bedanya lagi dengan iPad Air ya, WPS Office-nya ini udah preinstall di sini. Jadi, Huawei kerja sama-sama WPS untuk bikin memang software yang eksklusif untuk Huawei. Bedanya kalau di iPad itu harus subscription, mahal. Dan tiap saya ng-review Huawei pasti saya bahas tentang Huawei notes-nya. Karena kalau buat kalian yang suka drawing, suka nge-nutes-ngenutes, nyaman banget sih. Ini pertama dari brush. Ada beberapa pilihan brush dan ada yang baru kayak 2B pensil, felt tipen, dan kaligraphy brush yang secara fungsi dan karakter brushnya itu beda. Tools-nya di sini ada magnifying tools buat nge-zoom tulisan kita. Ada juga lasu tools yang fungsinya macam-macam. Bisa buat ngeganti warna dan tulisan atau gambar yang kita pilih. Bisa juga nge-enhance tulisan tangan kita. Enggak cuma itu, Huawei juga ngasih fitur resource center yang isinya itu 120 lebih model cover buat template node sekalian. 50 lebih jenis kertas mulai dari buat belajar, kerja sampai self improvement dan 300 lebih stiker buat bikin notes kalian jadi lebih ekspresif. Lucu. Jadi bikin-bikin estetik ala Pinterest gitu bisa banget. Huawei Note ini juga bisa kalau misalkan digunain untuk ngeimport atau ngedit file PDF. Entah mau ditambahin tulisan teks atau bahkan gambar. Jadi enggak perlu lagi. Biasanya kan kalau misalkan kita mau ngedit PDF harus pakai aplikasi third party atau di website ya. Ini enggak usah udah preinstall di sini pakai Huawei Notes-nya. Dan yang saya suka walaupun harganya ini bisa dibilang harga terjangkau untuk tablet Huawei, tapi Huawei tetap ngasih layar yang paper mid yang artinya berarti dia udah anti clear, anti reflection dan secara warna masih tetap clear enggak pudar karena paper limitnya ini bukan kayak semacam skin guard terus ditempelin gitu enggak. Jadi memang layarnya itu dibikin papermit bukan third party. Kalau si iPad R11 itu layarnya memang anti reflective coating ya, tapi efek anti reflectnya tuh masih kurang optimal. Apalagi kalau dipakai odoor atau kena cahaya yang terang, pantulan cahayanya masih kelihatan lumayan jelas. Nah, di layar Huawei M, ini beda efek anti reflek-nya kelihatan lebih optimal. Dia mampu ngredu cahaya yang mantul ke tablet dengan cukup baik meskipun di kondisi outdoor atau kalau misalkan dia kena cahaya langsung terang kayak gini. Dan cuma papermid aja secara spesifikasi layar karena tablet itu kan yang bakalan dipakai terus utamanya itu harus layar. Spesifikasi layarnya juga udah cakep walaupun harganya R5 jutaan. Panelnya pakai IPS resolusinya 2,5K. Wah gede banget. Refresh-nya 120 Hz dan brightness-nya diklaim up to 600 nits. Tapi itu kan klaimnya Huawei. Gimana kalau kita tes pakai device kita sendiri pakai Kalman? Kita tes color akurasinya dulu di mode default sRGB-nya di 98%. mode warm 97,9% mode cool 97,4%. Terus kalau P3 rata-rata itu dapatnya di 78% lah di ketiga modenya. Nah, untuk brightness, brightness-nya ini di mode default-nya yang dapat 510 hits. Kalau mode lain di 490 dan juga 437 nit ya, klaimnya 600 unit selisih 90 nit lah. Tapi 510 kalau kita gunakan di outdoor sebenarnya juga masih nyaman-nyaman aja apalagi ada anti reflectif-nya. Dan angka-angka itu tadi kalau kalian bingung dengan angkanya intinya layarnya ini udah mumpuni buat beberapa skenario kayak kerja, main game, bahkan nonton film di Netflix atau Disney Plus udah nyaman mau dibawa indoor ataupun outdoor. Nah, kalau dari segi keamanan mata Huawei MP juga punya beberapa fitur. Ada i Comfort, ada ebook mode, dan ada sertifikasi keamanan layarnya kayak Tuend Land, i Comfort, low Blue Light, Free Clever Free, SGS dan lain-lain. Banyaklah. Oh ya, kalau kalian lihat di atasnya ini ada stylus. Tapi stylus-nya ini enggak include kayak keyboard-nya ya. Include kalau misalkan kalian beli pas promo launching. Tapi kalau udah itu enggak. Cuman dapat keyboard-nya aja. Jadi saran saya sih kalau kalian pengin dapat pensilnya ya belinya pas promo launching ya. Karena pensilnya ini bukan pensil yang ecek-ecek. Ini Huawei M pensil generasi ketiga ini. Kalau dikombinasikan sama layarnya yang papermid, wah feel-nya itu benar-benar kayak ngegambar di kertas. Jadi kayak kasar-kasar gimana gitu, enggak licin. Stylus ini sebenarnya dia support sama nearling dan juga Bluetooth. Tapi sayangnya untuk yang Huawei MPAD 11.5 ini dia enggak support nearling. Jadi koneksinya harus pakai Bluetooth. Cara koneksinya juga gampang banget. Kita tinggal tempelin aja stylusnya ke bagian frame atas tabletnya dan dia bakal otomatis connect plus ngechas karena di Huawei MP ini udah ada slot magnetic chargernya buat pairing dan juga nge-charge stylus. Jadi hidup lebih mudah aja. Kalau mau ngecas tinggal taruh di sini dan dia juga enggak gampang hilang. Ini magnetnya lumayan kuat kok. Tuh, ngomong-ngomong soal GoP, jadi Huawei GoP ini adalah aplikasi yang di-develop sama Huawei sendiri dan memang kalau misalkan aplikasi itu dievelop untuk hardware-nya ya pasti lebih optimal ya. Kayak salah satu fiturnya dia udah support sama canvas 4K. Professional tools juga ada di sini kayak smart selection tools, instant ship dan lain-lain. Di Huawei GoP ini juga udah support multiayer kayak di Photoshop dan pilihan brushnya juga banyak. Kita bisa bikin dual effect brush juga. Azura, editor kita yang cewek itu suka banget ngegambar. Dan pas saya tanya, "Enak enggak ngambar di Huawei?" Katanya sih enak ya. Kalau saya sih enggak terlalu bisa ngegambar ya. Dan kalau misalkan kalian kesulitan pakai Huawei GoP ini, dia juga ada UI tutorialnya, jadi bisa belajar dulu setelah beli. Dan ingat, aplikasi ini gratis beda dengan Pro Create-nya Apple. Kalau Proate-nya Apple itu bagus sih, tapi harus subscription jadi bayar lagi. Lanjut kita bahas desainnya. Walaupun harganya R5 jutaan, tapi kalau kita lihat dari belakang aja masih kelihatan mewah sama kayak Mpad yang sebelumnya kita review. Desainnya ini karakter tablet flexip-nya Huawei lah. Looksnya cakep. Bodinya pakai full aluminium yang solid tapi tetap tipis dan ringan. Untuk warnanya dia juga anti mainstream. Finishing-nya itu violet mid dan enggak gampang nempel fingerprint. Lanjut untuk performanya. Untuk spesifikasi lengkapnya saya mau ngereputin editor aja. Tolong dipop upin di sini ya. Dar. Dan pas kita tes performanya untuk harga R jutaan ya udah lumayan ok lah dengan AnTuTu itu di Rp800.000-an. Geig Bandch 6 single core itu di 1300, multiore di 3.700, GPU-nya di 2.500. Untuk test stability juga aman. Dia enggak ada throttle di 3DMAX test itu semuanya di kepala 9% ke atas semua aman. Dan main game juga masih aman-aman aja. Contohnya Mobile Legends, dia kebukanya frame rate super dengan grafik ultra average FPS di 89, drop-dropnya cuma di 77 fps. PUBG sayangnya dapatnya smooth extreme ya, belum yang 120 fps. Tapi aman aja sih. Average FPS dapat di 59, dropdopnya di 57. Genin Impact settingannya kita set di medium ya, bukan L 60 FPS-nya aktif dan average FPS dia masih bisa dapat 54. Drop dropnya di 47 fps masih aman juga. Wering wave dia agak kewalahan sih. Average FPS di 39 tapi kadang bisa drop sampai 11 FPS walaupun jarang-jarang ya dan masih enaklah dimainkan enggak sampai yang kita kayak wah pengen close aplikasinya gitu ng-lag-nya. Untuk suhu ketika kita coba main game Bin Impa Impact setengah jam, booting wave juga setengah jam, suhunya aman aja bahkan di bawah 40 derajat celcius ya. Bagian depan itu cuma 38, belakangnya 37,5 derajat celcius. Aman banget untuk baterai di body setipis dan juga seringan ini. Baterai dari Huawei yang R jutaan ini lumayan gede ya. Baterainya itu 10.100 mAmz. Ya enggak cuma gede aja tapi memang dia awet ya. Kayak PUBG 30 menit berkurangnya cuma 3%. Mobile Legends 30 menit juga sama 3%. Gensin Impact 30 menit berkurangnya 5%. Biasanya kalau HP itu bisa 12%. Tapi kalau wering wave 30 menit lumayan ya. Dia berkurangnya 11%. Chargernya kita dikasih 40 watt, tapi 40 watt-nya Huawei ini beda karena ini Huawei Superchge yang ngecas 0 ke 100%. Dia cuma butuh waktu sekitar 90 menit ya, 1 jam seteng lah. Okelah, jadi mungkin cukup segitu aja video review dari Huawei MPAD 11.5 2025 yang harganya 5 R 5 jutaan. 555 ya. R jutanya ini. Sayangnya R5 juta gede ya. R5 juta tri atau R jutaan deh daripada saya kena bully nanti Rp6 juta kembali 1.000. Kelebihannya jelas dia udah sepaket sama keyboard dan keyboardnya gak abal-abal. Keyboard yang enak banget. Ini salah satu eksternal keyboard yang menurut saya paling nyaman. Terus ada PC level WPS Office yang bisa ngebantu kita lebih produktif. Ada Huawei Note juga buat yang suka nulis-nulis dengan fitur yang banyak. Layarnya papermid juga buat odor anti reflektifnya enak, buat ngegambar enak. Baterainya juga gede, ngecasnya kencang. Desainnya pun cakep dengan performa yang cukup mumpuni. Dan kalau misalkan kalian beli pas promo launch, kalian bisa dapat Huawei M Pencil Gen 3-nya dan rasain gimana bedanya ngegambar di tablet Huawei. Enak sih. Soal aplikasi juga enggak ada kendala ya. Kita bisa cari dan install aplikasi lewat Apps Gallery. Kalau enggak nemu bisa lewat Gbox seperti biasa. Dan karena harganya 5 tri9 kalau dibandingin sama iPad Air, wah iPad Air itu harganya bisa dua kali lipat sih. Tapi dia memang enggak sempurna sih selain yang saya sebutin tadi. Kekurangannya ya baselnya ini lumayan tebal. speakernya kayak belum yang imersif banget dan dia memang support sama Mensil tapi sayangnya koneksinya masih Bluetooth bukan nearling khasnya Huawei yang tablet flagship. Belum lagi di periode promonya tanggal 25 Agustus sampai 30 September kita bisa dapat free keyboard dan free stylus. Jadi kapan lagi harga 53/9 dapat stylus yang M Pensil L ya bukan kayak cuman kapasitif aja. Terus keyboard-nya juga keyboard yang nyaman ya. Tablet ini kalau saya analogiin kayak istri saya lah. Dia gak minta banyak tapi ngasih banyak. Gitulah saya di and see you on the next video. Bye bye.
Video Lainnya
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sebuah inovasi radikal lewat kehadiran lini Huawei Pura X Max yang siap menggeser dominasi iPhone dan Samsung. Kehadiran...
Kabar mengejutkan datang bagi para pencinta ekosistem Apple karena raksasa teknologi ini dikabarkan siap merombak strategi harga mereka secara global. Kenaikan...
Perdebatan mengenai jam pintar terbaik tampaknya memasuki babak baru lewat kehadiran Huawei Watch Ultimate 2, sebuah perangkat yang berani mendobrak batas premium...
Kehadiran Huawei MatePad Mini sukses memberikan angin segar di tengah tren pasar yang dipenuhi tablet berukuran raksasa. Membawa dimensi super tipis dan panel...
Mencari gawai ringkas yang benar-benar bisa diandalkan untuk mobilitas ekstrem kini bukan lagi sekadar angan. Lewat gebrakan layar Flexible OLED PaperMatte yang...
Huawei kembali menggebrak pasar tablet lewat gebrakan yang membuat para kompetitornya, termasuk lini iPad Mini, harus waspada. Melalui dimensi super ringkas dan...
Di tengah obsesi industri teknologi pada layar raksasa, kehadiran tablet seberat 260 gram ini menjadi anomali brilian bagi kaum bermobilitas tinggi. Ulasan HUAWEI...
Kehadiran HUAWEI MatePad Mini membawa kejutan tak terduga di segmen tablet ringkas yang selama ini nyaman dikuasai oleh iPad Mini. Bersembunyi di balik dimensi...
Kehadiran sistem operasi terbaru Apple selalu memicu rasa penasaran, namun menjajalnya lebih awal lewat versi developer BETA kerap kali menjadi buah simalakama bagi...
Membuat konten liputan di lapangan sendirian tanpa bantuan kru sering kali menjadi momok bagi para kreator, terutama dalam menjaga kualitas visual dan audio agar...
Lenovo tampaknya berhasil mendobrak dominasi pasar lewat lini Yoga Tab terbaru, menyajikan alternatif menyegarkan bagi para pencinta gawai yang mulai jenuh dengan...
Pasar ponsel lipat mendadak gempar lewat gebrakan Huawei yang sukses mencuri start dari Apple lewat lini terbarunya, Pura X Max. Kehadiran gawai futuristik ini...
Tren berolahraga luar ruangan kini memicu pergeseran minat dari TWS konvensional ke perangkat Open-Ear Headphones (OWS) demi faktor keamanan dan kenyamanan telinga....


















