Paket Lengkap, Tablet Terbaik Saat ini! - HUAWEI MatePad Pro 12.2 (2025) (YouTube Video)
Halo S. Kali ini ada sedikit perbedaan di mana biasanya kalau ngebahas soal tablet Huawei sudah pasti sama Moldi karena memang dia itu sangat fanboy tablet Huawei sekali gitu. Tapi kali ini sedikit berbeda karena saya merasa tertantang untuk juga nyoba langsung tablet Huawei dan buktiin kalau apa yang selama ini Mold dibilang soal tablet Huawei adalah salah. Sudah 2 minggu saya pakai tablet ini untuk berbagai macam kegiatan sehari-hari dan saya akan bercerita bagaimana rasanya menggunakan tablet Huawei yang kebetulan yang saya pakai ini adalah Huawei Matead Pro 12,2 yang baru aja rilis di 2025. Dari namanya aja sudah sangat berbeda dibandingkan tablet lain karena lazimnya sebuah tablet tuh berukan 7 inch 9 inch 10 inch 11 inch 13 inch. Tapi Huawei punya tablet dengan standar varian layar yang berbeda yaitu 12,2 inch dan saya yakin hanya mereka yang punya. Oke, kita skip soal penamaan. Lanjut ke tabletnya. Jujur saya gak nyangka kalau tablet Huawei ternyata cakep banget ya. Periman waktu pai tablet ini tuh nyenengin banget. Bahkan saya ngerasa tablet ini bisa ngasih experience yang lebih oke dari pakai laptop. Dia tuh tipis banget, enteng banget. Keyboard-nya juga terasa pintar karena ada tempat buat naruh stylus dan dia juga punya WPS Office yang eksklusif hanya ada di tablet-tablet Huawei. Jujurly ini adalah salah satu tablet paling lengkap dan paling kerasa mewah yang pernah saya pakai. Feel waktu pegang tablet ini tuh mewah banget, coy. Finishingnya juga bagus banget menurut saya. Kalau kalian perhatikan mulai dari finishing bagian frame-nya sampai bagian backover-nya ini tuh terasa mahal banget gitu. Terutama bagian frame kameranya ya yang bulat ini. Di mana pada bagian pinggir frame-nya ini kayak ada guratan-guratan gitu. Mirip kayak dial di jam tangan mewah gitu. Di bagian belakang ada logo Huawei yang besar. Huawei menonjol logonya. Lalu di bagian sampingnya tentu ada empat buah speaker yang mana memang tablet ini punya empat speaker dengan suara yang nanti akan saya ceritain. Dalam ikat penjualan enggak cuman dapat tablet, kita juga akan dapetin sebuah keyboard dan sebuah stylus. Dan ini yang bikin tablet ini beda karena biasanya tablet-tablet brand lain itu kalau ngejual tabletnya enggak termasuk aksesorisnya. Jadi kita harus keluar uang lagi untuk membeli aksesorisnya seperti keyboard atau pensil atau stylusnya. Tablet ini juga enteng bahkan dia lebih enteng daripada kompetitornya. Saya bahkan mencoba menimbang si tablet plus styless plus keyboard. Beratnya itu kurang dari 1 kg gitu. Ternyata jauh lebih enteng dibandingkan iPad Pro 11 dengan keyboard dan Apple Pencilnya. Saya suka banget sama desain dari keyboard-nya karena kerasa fleksibel dan gampang buat dibuka tutup dengan satu tangan. Selain itu, desainnya juga ergonomis banget. Dengan keyboard ini saya bisa dapat tiga jenis setup gitu. Pertama setup alat PC atau laptop atau disebut dengan PC form. di mana normalnya kita akan memposisikan keyboard dan tablet berdiri di meja. Kedua adalah keyboard ini bisa diperuntukkan untuk membuat poses tablet jadi nyaman buat dipakai ngegambar. Dan ketiga sudah pasti sesuai dengan kodratnya sebagai sebuah tablet. Di keyboard ini terdapat sebuah kompartemen untuk naruh si styless. Jadi pada saat dilipat stylessnya itu enggak ganggu gitu. Padahal styil ini atau Huawei pen ini banyak banget namanya ya punya manet yang bisa bikin dia nempel di bagian atas tablet. Kalau ngomongin soal inovasi, menurut saya ini udah paling benar sih. Karena percaya atau enggak kalau styless ditempel di bagian samping atau atas gitu bisa dipastikan akan lepas waktu kita masukin ke tas gitu. Ini kejadian waktu saya masih pakai iPad ya. Si Apple Pencil tuh hilang gitu enggak tahu ke mana dan ketemu setelah berapa bulan kemudian. Aneh banget dah. Puyang pokoknya mana mahal lagi itu belinya. Kalau kita lihat di brand lain jarang ada yang punya. Bahkan iPad Pro 11 saja enggak punya fitur buat naruh tempat pensil seperti ini. Keyboard cas tablet ini nempel pakai magnet yang surprisingly kuat banget magnetnya. Saya coba goyang-goyang dia tuh enggak gampang copot gitu. Terus untuk keyboard-nya juga enak. Selain karena ttile dan key travel distance-nya pas, dia juga punya trackpad yang cukup luas. Soal key travel dan trackpad juga saya penasaran. Jadi saya bandingin sama keyboard dan trackpad-nya di iPad Pro 11. Dan ternyata key travel distance-nya itu lebih tinggi, di mana tablet ini punya key travel distance 1,5 mm. Sedangkan iPad Pro 11 ada di 1 mm aja. Artinya keyboard-nya itu lebih keras gitu. Terus trackpad-nya juga lebih luas gitu. Gimana? Udah sangat-sangat laptop sekali kan? Dan yang keren, trackpad ini juga mendukung multigester ya. Swipe pakai dua jari buat nge-scroll up dan down. Terus swipe pakai tiga jari ke atas buat multitasking. Persis banget kayak laptop gitu. Terus keyboard-nya ini terkoneksinya gak pakai Bluetooth, dia pakai nearlink koneksi wirelessnya punya Huawei yang super minim latency. Respon keyboardnya juga instan ya. Jadi pas kita ngetik tuh saat itu juga si huruf muncul di layar. Enggak kayak keyboard pihak ketiga yang biasanya ada latensi gitu sepekian detik baru tulisannya nongol di layar. Kalau tabletnya kita lepas dari keyboard-nya, kita masih bisa ngetik dengan responsif. Ini yang bikin pakai tablet ini tuh asik. Sok, Bang. Tapi warna putih kan gambang kotor, Bang. Santai, Bray. Keyboard tablet ini gampang banget buat dibersihin ya. Saya coba tumpahin kopi dan coret pakai pulpen. Tinggal saya lap bersih deh. Pokoknya sudah sangat iranproof sekali lah ini keyboard-nya. Saya tadi sempat mention kalau tablet ini bisa banget gantian laptop ya. Dan tentu itu bukan tanpa alasan. Salah satu alasannya adalah di bagian software. Walaupun pada dasarnya tablet ini menggunakan Android, dia punya software PC level WPS Office dan yang ini eksklusif hanya ada di tablet-tablet Huawei. Buat ngerjain kerjaan Office, kita bisa pakai aplikasi ini. Kerjain fileword lengkap dengan toolbar dan custom margin. File Excel lengkap dengan custom chart, combo chart, bahkan bisa pivot table, bikin chart, bikin diagram sampai vel presentasi bisa dengan animasi yang lengkap juga bisa dibuat di WPS Office ini. Bahkan kita juga bisa bikin custom animation loh. Tablet ini bisa semuah pokoknya persis kayak Microsoft Office di laptop yang kayak gini tuh enggak akan kalian temukan di tablet manapun. By the way, PC level WPS Office ini tuh udah free ya, enggak perlu berangganan bulanan lagi. Enggak kayak iPad Pro 11 yang kalau mau instal Microsoft Office kita harus bayar buat bisa pakai semua fungsi-fungsinya. Di WPS Office tablet ini kita bahkan bisa buka file PowerPoint, Word, dan Excel dengan ukuran yang gede secara bersamaan dan smooth banget saat buka banyak tag. Buat kalian yang suka kerja dengan dukungan aplikasi Google kayak Zoom atau Google Meeting, santai bos. Yang kayak gituan tuh bisa dilakuin tablet ini. Bahkan kalau diperhatiin, kamera depannya malah lebih bagus daripada kebanyakan laptop. Kalau kalian sering pakai aplikasi Zoom atau buat online meeting begitu. Oh ya, saya lupa bahas soal layarnya. Tablet ini punya layar berukuran 12,2 inch spar panel AMOLED dengan finishing papermate display. Jadi kalau kita raba feelnya itu kayak permukaan kertas gitu loh. Enggak glossy dan ggak ninggalin sidik jari. Serta enggak bikin layar terlihat silau kalau membelakangi sumber cahaya. Artinya dia enggak reflektif. Resolusinya 2.8K dengan brightness sampai 2000 nit. Untuk refresh rate-nya dia ada di 144 Hz dan rasio layarnya ada di 3 banding 2 yang artinya memang tablet ini rasio layarnya berbeda dengan smartphone yang punya ruang kerja atau workspace yang lebih luas dibandingkan smartphone pada umumnya. Akurasi warna pada layarnya termasuk tinggi. Dia punya disipol color gamut kontrasinya sampai 2 juta banding 1. Terus skala akurasi warnanya sudah masuk ke level pro gitu dan punya kedalaman warna sampai 1 miliar warna. Layar ini juga udah saya coba bandingkan dengan layar yang punya iPad Pro 11 ya. Ukuran layarnya luas baselnya tipis karena screen to body ratiya ada di 92% kalau kita bandingin sama layar iPad Pro 11 tablet Huawei jauh lebih luas ya. Di beberapa kondisi termasuk di outdoor memang terlihat layar dari Huawei Mate Pad 12,2 inch ini terlihat lebih baik dibandingkan layar dari iPad Pro 11. Layar tablet terbaru dari Huawei ini juga udah punya sertifikasi SJS L fatic 2.0 dan sertifikasi SUV Rin Line. Sekelas iPad Pro 11 aja kagak punya, Bro. Pada praktiknya layar tablet ini menurut saya memang bagus banget ya. Saya coba nonton video di YouTube kelihatan banget sangat memanjakan mata. Cakeplah. tajam, warnanya cerah, saturasinya tinggi karena pakai OLED. Tapi sayangnya layarnya belum support HDR karena pada saat saya coba nonton konten HDR di YouTube, opsi HDR-nya enggak muncul gitu. Itu aja sih yang saya sayangkan. Terus soal styless atau yang mereka sebut sebagai HuaweiM Pencil generasi ketiga. Anjay. Kesan pertama saya waktu saya menggesekkan ujung pensil ini ke layar tablet ini, saya merasakan sensasi yang berbeza gitu. Seelah-olah seperti nulis di kertas gitu. Kayaknya beneran kayak nulis di kertas gitu feelnya. Enggak cuma ngasih stylessnya aja, Huawei juga ngasih aplikasi buat ngegambar secara gratis. Tapi ini bukan aplikasi gratis sembarangan loh. Aplikasi ini bernama Gopen. Enggak ada hubungannya sama Gojek? Serius. Aplikasi ini dikembangin sendiri sama Huawei supaya tablet mereka punya kapabilitas kayak iPad dengan Pro Create-nya. Bahkan secara fitur, Gopen ini sangat bisa bersaing dengan Procreate. Ada banyak banget pilihan brush yang bisa dipakai secara gratis. yang normalnya ini berbayar di Procreate. Ada juga efek tekstur yang pilihannya itu banyak banget dan satu lagi sudah support 8K kanvas. Jadi bisa gambar di area yang jauh lebih lega dan lebih besar. Satu lagi aplikasi yang manjain pengguna styless adalah aplikasi Huawei Notes. Aplikasi ini beneran bisa dipakai buat coret-coretan. Futurnya itu berjibun banget kayak one touch split screen, note replay, cross pack dragging, quick recolor, dan fitur AI handwriting enhancement yang bisa rapihin tulisan kita dan ada resource center buat download template-template dan stiker dan ya pokoknya banyaklah. Oh iya lupa. Huawei M Pencil generasi ketiga ini juga punya pressure sensing yang sensitif banget loh. Minim latency karena dia pakai konektivitas nearling dan walaupun coret-coret di atas tumpukan kertas pun dia masih bisa dipakai. Keren kan? Bahkan saya juga sekali lagi sempat coba bandingin skenario ini menggunakan iPad Pro 11. Dan seperti yang kalian lihat, tablet mahal buatan Apple itu gak bisa ngelakuin hal yang bisa dilakuin oleh tablet ini. Untuk software, tablet ini pakai harmony OS versi 4.3. Experience pakai OS ini kayak laptop yang punya kemampuan jalanin aplikasi Android. Kebayang kan? Laptop tapi bisa jalan aplikasi Android? Enggak perlu pakai emulator, Bro. Bisa dipakai untuk multitasking, side by side kayak gini. nih buka dalam Windows yang kecil dan bahkan di Windows-nya bisa di-resuai kebutuhan kita. Ada fitur live multitasking yang bisa buka tiga aplikasi sekaligus juga. Pokoknya banyaklah fiturnya. Buat yang bingung gimana caranya saya nonton YouTube di tablet Huawei, saya cuma mau kasih tahu aja ya. Tablet Huawei ternyata bisa jalanin aplikasi Google. Caranya gampang, tinggal search aja di App Gallery nih. Ada kan? Tinggal instal aja dan bisa berjalan kayak biasa. Mau apaagi? Google Drive ada. Google search, Gmail, Zoom ada dong. Game ini juga ada, tinggal cari aja dan instal. Gampang kan? Salah satu aplikasi Google yang selalu saya gunakan adalah Google Docs yang selalu saya pakai waktu nulis script. Dan misalnya nih ya walaupun jarang terjadi ya, kalau misalnya kita enggak nemu aplikasi yang kita mau di App Gallery eh misalnya Netflix gitu ya, tinggal instal Gbox aja di AppGallery terus instal Netflix dari Gbox. Simpel kan? Gampang banget gitu maksudnya. Nah, soal performa baterai tablet ini baterainya itu gede banget 10.000 1000 mAh lebih gede daripada iPad Pro 11. Jadi secara durability bisa dipastikan dia lebih tahan lama. Jadi apakah tablet ini layak untuk dibeli? Jujur saya enggak nemu alasan yang tepat untuk pada akhirnya memutuskan melabeli tablet ini sebagai tablet yang tidak layak beli. Karena selama saya pakai sejauh ini kerasa nyaman-nyaman aja gitu. Kalau memang konsern kalian dalam membeli tablet adalah fungsi dan kenyamanan, saya yakin enggak ada alasan untuk enggak beli tablet ini karena banyak banget hal yang bisa dilakuin atau kalian dapetin di tablet ini. Tapi enggak akan kalian dapetin di tablet yang lain. Buat kalian yang tertarik mau beli tablet ini, silakan. Tablet ini tersedia mulai tanggal 25 Juli. Harganya di Rp12.999.000. gratisannya juga kagak kaleng-kaleng coy. Dapat Huawei glide keyboard, Huawei MCIL Generation, Huawei Freebuds 5, Huawei Bluetooth Mouse, dan Super Charge Charger. Buset, ini Huawei mau jualan apa beramal ya? Royal benar
Video Lainnya
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sebuah inovasi radikal lewat kehadiran lini Huawei Pura X Max yang siap menggeser dominasi iPhone dan Samsung. Kehadiran...
Kabar mengejutkan datang bagi para pencinta ekosistem Apple karena raksasa teknologi ini dikabarkan siap merombak strategi harga mereka secara global. Kenaikan...
Perdebatan mengenai jam pintar terbaik tampaknya memasuki babak baru lewat kehadiran Huawei Watch Ultimate 2, sebuah perangkat yang berani mendobrak batas premium...
Kehadiran Huawei MatePad Mini sukses memberikan angin segar di tengah tren pasar yang dipenuhi tablet berukuran raksasa. Membawa dimensi super tipis dan panel...
Mencari gawai ringkas yang benar-benar bisa diandalkan untuk mobilitas ekstrem kini bukan lagi sekadar angan. Lewat gebrakan layar Flexible OLED PaperMatte yang...
Huawei kembali menggebrak pasar tablet lewat gebrakan yang membuat para kompetitornya, termasuk lini iPad Mini, harus waspada. Melalui dimensi super ringkas dan...
Di tengah obsesi industri teknologi pada layar raksasa, kehadiran tablet seberat 260 gram ini menjadi anomali brilian bagi kaum bermobilitas tinggi. Ulasan HUAWEI...
Kehadiran HUAWEI MatePad Mini membawa kejutan tak terduga di segmen tablet ringkas yang selama ini nyaman dikuasai oleh iPad Mini. Bersembunyi di balik dimensi...
Kehadiran sistem operasi terbaru Apple selalu memicu rasa penasaran, namun menjajalnya lebih awal lewat versi developer BETA kerap kali menjadi buah simalakama bagi...
Membuat konten liputan di lapangan sendirian tanpa bantuan kru sering kali menjadi momok bagi para kreator, terutama dalam menjaga kualitas visual dan audio agar...
Lenovo tampaknya berhasil mendobrak dominasi pasar lewat lini Yoga Tab terbaru, menyajikan alternatif menyegarkan bagi para pencinta gawai yang mulai jenuh dengan...
Pasar ponsel lipat mendadak gempar lewat gebrakan Huawei yang sukses mencuri start dari Apple lewat lini terbarunya, Pura X Max. Kehadiran gawai futuristik ini...
Tren berolahraga luar ruangan kini memicu pergeseran minat dari TWS konvensional ke perangkat Open-Ear Headphones (OWS) demi faktor keamanan dan kenyamanan telinga....


















