Jungkat

Panas Gak? Tes iQOO 15 Snapdragon 8 Elite Gen 5! (YouTube Video)

  • 01/01/1970

Akhirnya yang ditunggu-tunggu datang juga ada IQ 15. Kenapa ditunggu-tunggu? Karena memang IQ ya beberapa tahun terakhir ini selalu jadi yang pertama kalau ngomongin chipset terkencangnya Snapdragon ya. Dan yes, IQ 15 ini juga jadi yang pertama ngerilis chipset terbarunya Qualcom Snapdragon Snapdragon 8 Elite Gen 5 di Indonesia. Dan ya, as always kita bakal bahas lengkap di video kali ini. Kita bakal unboxing, kita bakal testing, kita bakal lihat performance-nya gimana si Snapdragon 8 EG 5 ditambah si super chip computing-nya Q3 IQ self develop, ya. Jadi, y menarik untuk kita lihat dan ya gua juga penasaran sama original S berasa di IQ tuh kayak gimana karena sebelumnya kan gua udah coba original S dan kita bakal lihat apakah berbeda apakah sama dan kita uji coba semua [musik] di sini. So, langsung aja siapin kalian siapin teh kopi. Langsung aja kita mulai videonya. Let's go. Oke, jadi ini dia untuk boxnya [musik] IQ 15 ya. Jadi mereka itu nge-skip ya kayaknya yang 14. Jadi kemarin dari 12 13 langsung 15. Gua bingung kenapa 13 tetap dipakai ya. Mungkin di China 13 tidak menunjukkan angka sial gitu. Tapi ya udah langsung aja kita lihat ya. Sekarang ada tulisan nih ya gede nih. Powered by Origin OS ya. Lebih tepatnya origin OS-nya yang keenam. sekarang ya. Karena yang versi resmi akhirnya di e rilis secara global tuh yang versi Origin OS6 [musik] dan yang kita akan unbox ini adalah varian 16 512 GB dan kalau gua dengar-dengar juga ada yang varian sampai [musik] 1 TB ya jadi 16 1 TB dan kalau ngomongin IQU sendiri harganya biasanya bikin geleng-geleng karena selalu ngasih value for money ya kalau soal harga soal ee apa namanya performance dan kali ini ya ditambah dengan OS-nya yang udah semakin berasa premium gitu, bisa menyaingi OS-OS yang lain. Kita lihat gimana. Enggak usah pakai pisau ya. Oke, bisa. Uh, boksnya premium ya. Warna hitam ya. Dan ada kayak [musik] embos-embosnya gini ya. Kayak ada tiga dimensinya gitu sih bagian si kameranya ini kalau kalian lihat dari angle-angle tertentu ya. Tuh, ada kayak ada glow-glow-nya gitu. Keren. K. Ada 3D-nya. Udah sih enggak ada apa-apa lagi di samping-samping. Enggak ada tulisan [musik] spek-speknya. Kayak gimana sih ya? Wah. Oke. Nah, ini tuh HP-nya. Kita lihat sedikit. Eh, kita geser dulu aja. Kita cek aksesoris ya. Karena kita dapat, Wih, ini udah unit yang retail Indonesia. Kita dapat casing [musik] yang kayak gini, Guys. Sekarang, Guys. Udah enggak casing silikon transparan lagi. Tapi enggak tahu deh. Ikusumnya juga udah enggak dapat casing yang kayak gini, ya. Jadi, softcase ya, putih. Dan dia ada dua warna, ya. Ada yang warna hitam kalau enggak salah namanya alpha, ada yang satu lagi warna putih ini. Nah, di sini kita dapat charger yang mana chargernya ini 100 watt ya max. Dan ini adalah kapasitas yang bisa diterima maksimal sama si IQ 15 ini dengan kabel A2C. Oh, enggak deh. Dengan kabel yes C2 C. Terus terakhir kita kasih juga ada SIM ejector yang berwarna bulat. Dan kalau ditanya ini kompatible ISIM enggak? Jawabannya yes, ini kompatible sama ISIM juga cuma enggak kompatibel sama micr SD card. Sisanya ada kartu garansi ya. Oke. Nah, kalau ngomongin service center sendiri, IQ itu juga udah punya service center. Tapi setahu gua service centernya itu juga gabung sama Vivo ya. Jadi kalau di daerah kalian mungkin kalau kalian pengen e service itu bisa dicek juga di sana. Tapi di sini tertulisnya sih semua yang IQ Service [musik] Center. Karena gua pernah lihat di tempat gua pergi itu service centernya Vivo itu juga bisa buat service IQ. Ada logo atau brand IQ-nya. Sip, kita lanjut dengan HP-nya ya. Yang mana ini dia menggunakan kayak apa sih? robek-robek gitu. Yang mana gua sebenarnya agak sayang sih ya kalau mesti dirobek gitu. Tapi kalau kalian enggak mau robek bisa dibuka di bagian belakangnya ini. Tinggal ditarik [musik] aja. Ini dia ada kayak semacam lemnya gitu sama ada pe-nya sedikit kali ya. Coba kita tes. Oke, pelan-pelan aja santai. Nah, bisa, Guys. Tapi ya kalau kalian mau robek ya sebenarnya robek aja sih. [tertawa] Yang menarik kali ini sekarang. Nah, ini dia desain bagian belakangnya. Cantik ya khasnya IQ dengan bagian rounded camera frame-nya ini yang agak geser ke kiri ya. Dan sekarang udah fully flat frame-nya. Nah, ini dia nih yang asik. Kemarin gua sempat ngintip-ngintip juga sebenarnya pas e ke Shanghai si IQ 15 ini. Dan enak banget feeling pegangnya ya semenjak dia flat. Ini gua gak tahu sih, banyak orang bilang kalau frame-nya flat itu sebenarnya agak tajam. Which is oke. Memang benar. Cuma mungkin ini ngasih perbedaan dari sebelum-sebelumnya yang e kadang tuh ada curve-curve-nya sedikit gitu kan. Nah, sekarang dia udah fully flat lagi gitu kan. Dan ini ngasih kesan premium juga di sisi lain gitu ya. Dan ini frame-nya semua udah metal. Bisa dilihat dari tanda-tanda antena lainnya ini ya yang semua garisnya banyak nih ya. Pasti antenanya kencang nih ya. Ada dua garis di bagian samping kiri, tiga garis tadi di bagian samping kanan ya. Dan ada tombol volume [musik] ya sama tombol power sebelahan bagian atas ini ada dua garis antena lagi dan ada ini kayaknya IR blaster ya. Jadi kalau kalian mau remote pakai HP IQ bisa ada speakernya untuk stereo ya di bagian kiri atasnya. Di bagian bawah. Nah di sini ada speaker stereo. Ada dua garis antena lain lagi USB type C ya. Ada dua lubang. Mungkin ini untuk udara atau untuk eh rilase udara karena dia udah IP rating-nya juga. Dan terakhir ada SIM Cartray yang kompatible dual SIM atau [musik] bisa pakai eim juga. Nah, sekarang kita close up sedikit ke bagian kameranya. Nah, untuk kameranya sendiri ini kalau gua cek dia ada telefoto sampai 3X dan dia menggunakan sensor Sony di main sama telefotonya ya. Dan ada tulisan nih ya 100X zoom kalau kalian perlu nge-zoom jauh-jauh dan ya kalau kita lihat sekarang di sebelah logo IK udah enggak ada logo yang familiar lagi ya logo brand mobil [tertawa] yang gua favoritkan sekarang udah mungkin udah selesai kerja samanya. So, sekarang tulisannya monster inside aja karena memang monster di dalamnya. [musik] Kita hidupkan. Nah, IQ 5G ya. Agak pantul-pantul sedikit. Wih, udah ada simbol-simbol Indonesianya kan. Dan iya sudah original S jadi agak beda nih ya. starting [musik] page-nya. Oke, kita coba set up dulu aja sekalian lewat biar kalian bisa lihat ya ada perbedaannya kayak gimana. Lokasinya Indonesia udah baca. Next. Next. Kita bisa pakai device lain kalau kalian pindah. Bisa perangkat Android atau kalau Android [musik] juga bisa kalau gua gua skip aja kita langsung keekin aja ke wifi. Wah motor getarnya asik guys. Kayak tet gitu. Akurat banget getarnya. Enak. Kita langsung lanjut. Oke screen fingerprint. Dan nanti kita dapat rekomendasi layanan. Rekomendasi. Nah, di sini biasanya ada yang untuk iklan atau smart gitu-gitu ya. Oh, enggak ada sih di sini enggak ada iklan ya, Guys, ya. Rekomendasi paling yang dipersonalisasi dan kalian bisa matiin ya pas kalian start up kalau kalian pengin yang menurut kalian tidak [musik] kalian kasih izin gitu. dan selesai. Nah, di sini juga ada layanan IQ-nya. Kalau kalian mau daftar, silakan didaftarkan. [musik] Dan di sini kalian bisa atur untuk navigasi. Gua bisa, gua lebih suka sekarang Android udah gesture full screen-nya. Oke. Wih, ada. Iya, masuk ke Origin OS. Nah, ini dia ya. Jadi untuk home screen origin OS dan ya ini nih dapat semua tampilan baru ala origin-nya ya. Settings-nya juga ini udah tampilan baru ya. Icon-ikon-nya juga semua baru dan ya se pastinya kita akan coba lebih lanjut testing si IQ [musik] ini ya. IQ 15 dan habis ini gua akan coba balik lagi setelah kita testing lebih lengkap si HP-nya. Lanjut. 3 days later. Oke, jadi kurang lebih 3 hari kita testing si IQ 15 ini dan ada beberapa hal menarik yang pengen gua share ke kalian. Nah, pertama yang unik banget dan bisa dibilang pertama juga di brand HP yang kita tes di Bottech adalah screen protector yang mana out of the box ini tuh udah pakai anti reflective screen protector yang bikin pantulan itu jadi keredam jadi minim ya kalau kalian misalnya kayak lagi di studio atau lagi di indoor kena lampu dari atas atau lagi di luar pas terang yang bikin kualitas layarnya lebih oke dan lebih enak dilihatiku bisa dibilang brand pertama nih yang kayaknya ngasih anti reflective screen protector out of the box jadi mantap banget dan ini perbedaan ya sama IQ 15 yang enggak pakai screen protector. Layar bawaannya masih agak mantul-mantul. Nah, ngomongin layarnya sendiri ada yang menarik nih. Di mana pas gua research katanya ini pertama kali dia pakai panel dari Samsung ya jenisnya M14 resolusi 2K. Tapi kalau gua cek-cek itu katanya juga dipakai di iPhone 17 series walau memang ukurannya beda ya. Ini 6,85 inch, refresh rate 144 Hz dan tingkat keterangan yang bisa lebih terang up to 6.000 units ya dua kali lipatnya dari iPhone 17. Jadinya kalau kalian buat nonton Mul Netflix, HDR atau YouTube ini udah oke banget. Warnanya 6ol tapi mata tetap nyaman karena pantulan cahayanya jadi minim tadi. So, good job buat [musik] I. Lanjut kita ngomongin dapur pacunya. IQ 15 ditenagai sama Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang mana chipset flagship ini emang di serinya Qualcom itu bisa dibilang yang paling powerful. Tapi sekarang mereka bilang ini juga tetap efisien. Benar enggak sih kira-kira? Nah, kita langsung aja cek lewat performance test Snapdragon Elite Gen 5 di benchmark. Mulai dari UnTu ini gua tes li kali dapat di sekitaran 3,7 jutaan ya gak bisa tembus ke R juta yang mana e klaimnya katanya segitu dan ini gua juga udah tes di mode monster. Mungkin ini soal ya software aja ya tapi tetap aja itu peningkatan yang signifikan dari seri sebelumnya. Kalau gua cek itu sekitar 30% dari 8 elite dan e 80% dari 8 gen 3. Walaupun catatan juga ini kita compare sama Antutu V10 e yang mana di IQ 13 sebelumnya ya. Jadi mungkin kalau di V11 naik sedikitlah 5%-an ya, tapi tetap jadi antar generasi ini gede banget gap-nya. Nah, kalau hari ini kita tes di Geigbench 6 sama-sama Geekbench 6 kita dapat angka 3.549 di single core dan 10.318 di multi core. Peningkatannya 21% di multicore dan 10% di single core dibandingin sama IQ 13 generasi sebelumnya. Satu yang gua penasaran adalah di bagian stability di mana raw performance yang sekencang ini pasti akan menghasilkan suhu yang tinggi itu V6 ya. Dan di sini stability kita dapetin ini kita tes di 3D Mark wildlife stress test ada di angka 46% stability-nya dengan base scornya di 24.00401 1 yang mana suhunya kalau kita cek ini 46 derajat ya dia tulis ya. Tapi kalau kita tes-tes sendiri ya dia sampai 50 derajat yang mana masuk teritorynya hot to the touch ya yang artinya akan kurang nyaman kalau dipegang tapi tenang aja karena memang suhu ini tuh cuma terjadi pas testing benchmark karena skenario yang dites kan emang ekstrem banget ya tujuannya untuk bisa tahu kapabilitas maksimal dari HP-nya. [musik] Pas penggunaan sehari-hari sendiri gua enggak notice yang panas banget sampai mengganggu. Paling pas gaming nih [musik] yang ada nih mulai suhunya panas yang mana kita share nih ya hasil tesnya. Yang pertama kita tes langsung native Android gaming lewat game watering waves yang mana udah kategori game berat ya. Dan di sini kita settingnya bisa rata kanan ultra high 60 fps memang tapi lock dan hasilnya kalian bisa lihat lancar jaya. Frame rate stabil banget hampir enggak ada drop yang signifikan. Dan yang bikin kaget sebenar gua menurut gua suhunya karena kalau pas tes benchmark itu panas di sini tergolong adem. Gua main sekitar 30 menitan ya. Ini suhu cuma mentok di 40-an derajat kecil. Yang mana ini manajemen suhunya bisa dibilang ajaib buat game berat kayak wering waves yang artinya optimalisasi game mobile itu udah bagus banget dan buat Snapdragon 8 elite Gen 5 sendiri ini udah kayak easy lah gitu. Tapi makanya kita pengen cobain lebih berat yaitu emulator. Dan ini bukan sembarang orangang emulator sekarang gua lagi demen cobain game emulator VC yaitu Game Hub. Nah, di sini kita langsung cobain yang [musik] gila yaitu GTA 5 yang biasanya game di PC, di laptop, di komputer sekarang bisa dimainin di HP lewat game hub dan ya ini ekstrem ya emulasi game PC ya. Baru main 10 menit memang performance-nya tergolong smooth. Jadi 50-an FPS yang mana di sebelum-sebelumnya gua tes ini yang memang paling tinggi hampir menyentuh mungkin mau bisa masuk 60 kalau kita settingnya turunin dikit. Tapi suhunya cuy 44 derajat dan di situ mulai kerasa ada throtling ya dan pas banget kita habis 10 menit kita masuk ke game open world setelah intronya dan di situ drop lagi ke 30-an FPS. Jadi mungkin faktor suhu, faktor map yang open world juga. Jadi dia akan e drop di bagian open world-nya. Jadi paling kalau gua bisa rekomen memang kalau kalian yang heavy gaming banget gua rasa external cooler ya yang pelti gitu akan sangat ngebantu biar ngedinginin suhunya. Nah, next kita bahas ke bagian kamera yang mana di sini juga improvement-nya gua lihat banyak banget dan kerasa kalau kamera di HP IQ sebelumnya itu [musik] e cuma asal ada doang. Nah, ini kayaknya lebih niat gitu. Nah, untuk kamera belakang ada triple 50 megapel setup dengan main kamera pakai sensor Sony IMX 931 ultrawide pakai sensor Samsung GN1 yang dipakai juga di kakak-kakaknya. Dan yang baru ada 3X Periscope telefoto yang mana dia pakai sensor Sony IMX 882. Nah, selfie-nya ini juga upgrade yang paling berasa menurut gua karena dia jadi lebar ya di 21 mm dari sebelumnya 28 mm yang padat banget gitu yang mungkin banyak dikomplain. So, sekarang bisa selfie lebih lebar, bisa wifi karena lensanya tadi lebih lebar. So, good job buat Iiku. Nah, untuk hasil foto kita kebetulan lagi dipinjamin mobil balap Hyundai Ionic 5N ya, versi kencang dari Ionic 5 dan ya pas banget sama karakter HP-nya yang kencang. Jadi ya konfigurasi hardware-nya menurut gua udah pas dengan 3X periscope-nya dan di sini hasil-hasilnya kalian bisa lihat untuk main kamera gua ngerasa karakter warna Iiku yang kontrasy yang vibrant masih kerasa di sini ya terutama di warna biru mobilnya yang menurut gua lebih vibrant dari naturalnya gitu ya. Walau demikian dari segi detail ini udah tajam, ngasih natural bokenya juga bagus dan kalau kita pakai mode portrait juga bokenya menurut gua overall rapi gitu. Nah, transisi warna dari ultrawide ke main ke periscope juga tergolong konsisten walau emang di lensa telepoto kerasa itu ya kalau dia agak sedikit lebih soft dan shadow-nya agak sedikit diangkat gitu. Lanjut. Yang gua suka di portrait mode-nya karena sekarang lensa 3X-nya itu ada ekivalen focal lengit gua untuk urusan portret. Dan hasil-hasilnya seperti yang gua bilang tadi udah rapi ya, skin tone-nya juga natural. Walau gua ngerasa keseluruhan foto warnanya tuh kayak masih agak vibrant gitu. Nah, buat kalian yang pengin alternatif warna udah disediain juga macam-macam filter gitu ya yang isinya kurang lebih sama dengan HP kakaknya ya. Eh, ada filter kayak textured, ada filter black and white, dan ada warna-warna juga. Jadi, kalian bisa adjust aja sesuai dengan kebutuhan [musik] kalian. Nah, di sektor video, nah ini gua sedikit menemukan keanehan di mana kadang ketika kita zoom di 3X, dia itu enggak pindah ke lensa periscope-nya. Lucunya perpindahannya itu terjadi di 10X, ya. E, jadi gua e cobain beberagai skenario yang mana gua temuin ketika kita fokus distance-nya mungkin kurang jauh, dia akan ganti lensanya tuh baru di 10X. Jadi kalau kalian foto dengan posisi yang jauh, dia di 3X akan ganti ya. Jadi agak sedikit kurang konsisten aja sih. So hopefully ini bisa dibenerin lewat software update karena ya so far gua dapat software update-nya lumayan. Selama 3 hari testing gua dapat dua major software update yang detail ya, which I perhatiin juga artinya soal sift update-nya. Terutama nih udah pakai original gitu kan. Nah, kalau kalian sendiri gimana yang udah pakai IQ sebelum-sebelumnya soal software update boleh dikomen di bawah atau kalau yang udah pakai IQ 13 udah dapat original S update boleh juga dikomen di bawah. Oke, ini untuk hasil video dari IQ 15 dan ya dia fokusnya fix di muka ya. kita dekatin muka dia agak soft tapi ya overall color oke, skin tone oke. Highlights juga masih aman tuh terdefinisi. Next, beberapa hal lainnya yang gua noti selama testing mulai dari baterai yang mana gua memang cuma testing 3 hari terakhir. Jadi belum bisa experience yang full banget soalnya gua baru ngecas sekali dalam 3 hari ini. Jadi impresi awalnya ya ini badak sih ya harusnya ya. 7000 mAh. Charging-nya 100 watt flash charge itu 5 sampai 100% gak nyampai 1 jam. Jadi buat penggunaan sehari-hari gua rasa bakalan aman bangetlah. Speaker wise udah stereo juga. Jadi suaranya tergolong Soo sih ya. Dan e ada fitur bypass charging juga kalau kalian pengin tadi buat pakai gaming ya. Walaupun itu menurut gua agak bikin suhunya jadi lebih tinggi. Jadi make sure better pakai cooler aja biar aman. Dan last but not least, original sendiri so far ya gua suka tampilannya ngasih experience yang lebih modern tampilannya, animasinya juga lebih smooth, lebih menyenangkan gitu ya. Dan fitur-fiturnya juga bikin nyaman karena versi global pastinya udah support sama Gemini gitu. Dan ada AI bawaan origin lain kayak AI Captions juga ada di sini yang mana semua enggak ada yang dikurang-kurangin lah. Nanti mungkin kita akan bikin video lebih detail soal origin OS. Jadi kalau kalian pengen stay tune, komen di bawah dan subscribe biar enggak ketinggalan. So, guys, itu dia buat IQ 15. Kesimpulannya memang HP ini performance-nya garang banget tadi. HP pertama yang pakai Snapdragon 8 Elite Gen 5. Jadi, yes, jelas performance-nya. Kameranya juga dapat ubahan yang meaningful ya, yang intensional dan original S juga ngasih experience yang lebih premium. Cutan gua memang tadi ya lebih ke konsistensi aja di bagian kamera yang software-nya perlu dipoles-poles lagi ya. Semoga sepanjang perjalanan akan lebih dipoles. Sama suhu juga yang mesti kalian jaga kalau kalian memang pengen geber habis [musik] ya gua rasa pakai cooler akan sangat membantu. Tapi untuk mobile gaming juga kayak tadi watering waves easy-asy aja ya rata kanan enggak pakai pusing. Terakhir soal harganya. Hik 15 resmi dijual di Indonesia starting dari 12,999 [musik] juta untuk varian yang basic ya 12256 dan tertinggi itu juta untuk varian 16 1 tera. Enggak ada proproan maxmaxan itu enggak ada satu macam ini aja IQ 15. Oke, ada peningkatan dibanding sebelumnya dari segi harga. Tapi menurut gua overall value memang tetap oke. Terutama buat kalian lagi nyari performance yang mentok ya. Dan saat video ini dibuat ya baru IQ ini yang rilis dengan sebaten 8 Elite Gen 5. Jadi kita tunggu nanti saingannya dan bakal kita adu-adu juga nih di video berikutnya sama HP-HP lain atau kalau kalian ada rekomendasi langsung aja [musik] tulis di komen di bawah. Oke, thank you semuanya sudah nonton, guys. Semoga videonya bermanfaat dan kalau iya bisa kasih tombol jempol ke atas dan kalau enggak boleh ditulis kenapa dan tetap kasih jempol juga. Itu aja. Thank you semuanya yang sudah nonton. Nama gua Min. I'll see you guys on the next video. Ciao. Kalau pengen lihat review mobilnya ada di channel satu lagi. Itu juga keren banget. Yeah.

Lihat di YouTube