Pantes Laris ! Cuma 350 RB tapi Fitur Lengkap Abizz !! (YouTube Video)
Jangan salah baca ya. Ini adalah colmie. Bukan kegiatan yang kalian lakukan pas lagi sendiri. Kalau ini dipakai di jari bisa ngawasin jantung, tidur sampai langkah kaki. Beda sama yang satunya. Malah nambah-nambahin dosa. Yang ini beda. Bisa bantu deteksi tubuh kalau ada kendala. Bahkan saat tidur pun kalian dijaga. [Musik] Tapi mungkin pelafalannya bukan colmi sih ya, tapi lebih ke colm kayak gitu kan lebih enak didengar. Kalau saya cari tahu ini brand dari mana, ternyata ini brand asal China tepatnya di Senchen dan spesialisasinya buat weable murah. Haram maklumlah ya brand asal China. Kalau mungkin ini brand asal Indonesia, bisa dibeli habis-habisan dia. Jadi KOL Mi ini kita beli via Shopee di harga 345.000. Sebenarnya ada versi yang lebih murah dari yang kita beli kali ini. Kita beli di Colmi R10. Versi lebih murahnya ada di R06. Cuman untuk yang R06 itu pengecasannya magnetik. Beda banget sama yang seri ini. Karena yang ini lebih keren karena memang dia punya charging doc khas seperti Galaxy Ring lah. Dan untuk chipsetnya juga sedikit lebih baik jika dibandingkan dengan versi satu level di bawahnya. Tapi untuk fitur-fitur kesehatannya itu sama persis. Untuk paket pembeliannya kalian cuma dapat USB type A to type C seperti ini. Tapi lumayan type C loh guys yang kalian pakai untuk ngecas charging doc-nya. Lalu juga ada karet begini-begini sih. Entah ini maksudnya mau dipakai apa. Kemungkinan besar ini dipakai untuk ya kayak casing di handphone kalian lah. Biar smart ring-nya enggak kegores atau enggak kebentur biar enggak rusak gitulah. Sisanya cuman manual book kayak gini dan kalau kalian baca-baca pada manual book-nya ini enggak ada bahasa Indonesia sama sekali. Padahal ada aturan kalau memang itu distribusi resmi untuk Indonesia. Salah satu syaratnya manual book-nya harus punya bahasa Indonesia. Nah, karena ini punya konektivitas Bluetooth juga harusnya dia ada sertifikasinya dan kalau kalian cari-cari untuk license postelnya ini enggak ada sama sekali sih. Ya, kalian simpulin sendirilah. Untuk penampakannya kurang lebih seperti ini. Kalian bisa lihat ini ada charging doc-nya dan ini ada magnet juga yang cukup kuat. Nah, kalian tinggal tempel seperti ini dan dia otomatis mengecas. Untuk baterainya sendiri kalau include dengan charging doc-nya kurang lebih sekitar 200 mAh. Dan kita juga sudah coba mulai dari ringnya penuh 100% sampai habis itu kurang lebih berapa hari. Nanti kita jelaskan. Tadi kita sudah spill masalah harganya Rp345.000. Jadi kalau kalian bandingkan dengan Galaxy Ring yang punya harga Rp6 juta sebenarnya enggak Apple to Apple. Tapi apakah bedanya sejauh itu? Sekarang kita bahas. Kalau secara bobot, mmm enggak terlalu enggak kerasa banget sih karena memang beda ukuran, pasti beda bobot juga. Tapi kalau ngomongin material dan coba kita browsing-browsing, Colme R10 ini pakai bahan stainless steel, bahan yang lumayan kuat dan tidak mudah berkarat juga. Dan untuk desainnya sendiri kalau kalian raba-raba di bagian tengah ini ada kayak tekstur kasar-kasar dan ini looksnya cakep banget ya. kayak ada tekstur amplasnya gitu lah. Beda seperti Galaxy Ring yang memang dia lebih ee simpel dengan bahan yang titanium yang jelas bahannya lebih mahal itu merepresentasikan harganya juga. Tapi kalau untuk F digenggamnya ini menarik sih. Jadi kesannya itu kayak ada glitter-glitternya itu kalau kalian lihat dan kalian pakai. Dan ini saya beli yang ukuran 11. memang agak kegedean karena untuk Smart Ring sendiri idealnya itu dipakai di jari telunjuk atau di jari tengah. Beruntung memang untuk di jari tengah saya ini cukup cocok. Tapi kalau kita ngomongin elegan, saya rasa Galaxy Ring jauh lebih elegan dengan bahan titaniumnya tadi. Dan dia punya tiga color juga. Sedangkan yang ini cuman punya dua warna, warna hitam dan warna gold. Ya, intinya setaraf material jelas Galaxy Ring lebih oke, tapi ini enggak bisa dianggap remeh juga. Bahannya juga aluminium dan dia juga cukup tahan terhadap karat juga. Dan bobotnya kalau Galaxy Ring itu ada di sekitar 2,5 sampai 3 gr. Tapi kalau yang ini nanti sama editor coba ditimbangin ya. Oh. Nah, kalau ngomongin sensor dibandingkan dengan Galaxy Ring ini perbedaan besarnya jelas terlihat di sini. Nah, Colmi R10 ini cuman punya dua sensor. Sedangkan Galaxy Ring itu punya tiga sensor. Nah, kita akan coba jelaskan satu persatu. Nah, yang pertama di Colmi R10 ini punya sensor PPG atau aduh ini agak sulit sih bacanya saya baca pelan-pelan. Fotoplatismography dan sensor ini sangat berguna untuk detak jantung atau HR atau SPO2 atau yang menghitung kadar oksigen dalam darah. Nah, turunan sensor ini itu biasanya stress monitoring, lalu ada deteksi jantung dan juga SRV. Nah, yang kedua sensor yang dipakai di Colmi R10 ini ada akselerometer yang biasa dipakai untuk langkah kaki, pelacakan aktivitas, dan juga membantu analisis pola tidur. Nah, yang enggak ada di KMI R10 ini itu skin temperatur. Nah, dengan sensor skin temperatur ini turunannya kita bisa mendeteksi slip analisis yang lebih akurat. Karena pada saat kita tidur itu suhu bisa berubah. misalnya dingin pada saat kondisi kita deep slip atau menghangat saat kondisi tidur kita kurang nyaman. Nah, data ini bisa dipadukan dengan sensor PBG atau akselerometer untuk memperbaiki deteksi kapan kamu tidur, berapa lama, dan bagaimana kualitas tidurmu. Jadi, hasilnya skor tidur lebih akurat dan inset jauh lebih mendalam. Sensor ini jelas bisa mendeteksi periode menstruasi kalian, khususnya untuk yang cewek-cewek dan bisa mendeteksi masa subur kalian. Nah, hasilnya yang ada di Samsung Galaxy Ring bisa memprediksi lebih personal untuk wanita mirip seperti fitur yang ada di aura ring. Enggak cuman itu, ee untuk skin temperatur sendiri bisa mendeteksi bagaimana stres tubuh kita bekerja. Karena pada saat kalian selesai olahraga dan tubuh kalian lelah dan stres, itu kecenderungannya suhu tubu juga naik. Data ini bisa dipakai untuk menghitung energi score atau redin score bersamaan dengan detak jantung, SRV, dan kualitas tidur. Dan hasil dari itu semua bisa mendeteksi bagaimana kesiapan kalian untuk menghadapi. Kalau kalian misal besok harus lari pagi atau olahraga, tubuh sebelum kita mulai aktivitas, kita bisa cek terlebih dahulu apakah kita siap atau enggak. Sisanya banyak banget. Salah satu contohnya juga bisa mendeteksi dini kalau kita mau demam atau yang lain sebagainya yang berhubungan dengan kesehatan kita. Intinya skin temperatur itu salah satu sensor yang mahal banget yang turunan untuk pengambilan datanya itu bisa lebih detail dan bisa lebih akurat. Nah, untuk software dan user interface-nya jelas saya bisa ngomong call Mi R10 ini jauh lebih baik karena Galaxy Ring itu hanya didesain di ekosistem Samsung aja. Enggak bisa di Apple, enggak bisa di device Android yang lain. Tapi hasil atau keuntungannya dia olah datanya akan jauh lebih dalam, jauh lebih deep, dan bisa disinkronkan dengan ekosistem Samsung di berbagai alat atau di berbagai device. Tapi kalau me ini lebih universal. Kalian bisa download aplikasi yang namanya Qing entah itu di iOS atau di Android kalian. dan itu gratis tanpa ada embel-embel subscribe lagi. Dan untuk pengguna iOS untuk aplikasi curingnya kalian bisa sinkronkan dengan Apple Health kalian. Secara UI memang sangat sederhana, tapi memang nilai plusnya mudah banget untuk dipahami dan fitur-fitur basic seperti hard trade monitor, SRV, dan SPO2 atau menghitung kadar rezeki dalam darah itu sudah ada di device ini. Selain tiga itu tadi ada juga fitur activity yang bisa lacak jumlah step atau langkah kaki kalian, jarak sampai kalori yang terbuang dan dikalkulasi per jam. Tapi memang hasilnya tidak seakurat itu. Contoh ya, kalau kalian perhatikan di jam .00 pagi biasanya saya berangkat untuk antar anak. Begitu juga pas jam pulang kerja di Smart Ring Call Mi R10 ini, itu dihitung langkah kaki padahal pada saat itu saya naik motor. Lalu ada fitur slip. Jelas ini akan menghitung kualitas tidur kita. Data-data yang dipakai itu ada Her rate monitor, SPO2, SRV. Data itu diambil dari sensor PPG. Nah, kalau ada fitur skin temperatur ini bakal jauh lebih cakep dan jauh lebih akurat. Tapi harganya enggak mungkin Rp300.000 juga mungkin ya. Ada sport mode juga. Dan ini gila banyak sekali. Kalian scroll-scroll ke bawah aja kayak kesannya enggak habis-habis. Tapi perhitungannya memang simpel banget. Misal kita pilih walk in atau run tanpa lari beneran pun cuman tangan kalian goyang-goyang aja itu sudah dihitung langkah kaki. Jadi kalau kalian misal mau cheating-cating, mau pamer ke teman gitu ya udah lari berapa langkah hari ini, kalian cukup bisa goyang-goyangin tangan kalian dan itu sudah dihitung dan kalian tinggal pamer aja ke kalian nih saya udah jalan atau lari sekian nih. Lalu juga ada fitur stress level yang pengambilan datanya diambil dari sensor PPG juga. Jadi sensor PPG ini benar-benar jadi sensor yang sangat krusial di device ini. Lalu kalau kalian lihat di bagian bawah software-nya ada pengulangan fitur activity dan juga fitur slip. Ya, mungkin mereka kehabisan ide gimana cara mengolahnya. Jadi ada pengulangan yang ada di halaman utama dipindah ke bawah. Tapi, hal yang menarik kalau kalian perhatikan di bagian pojok kanan bawah itu ada tab M. Di sana ada fitur yang namanya find my device. Tapi beda banget seperti Galaxy Ring. Kalau Galaxy Ring itu bisa mendeteksi di mana posisi kita terakhir pakai eh device Galaxy Ring kalian. Tapi di call Mi R10 saat kalian tekan tidak terjadi apa-apa. Ya, kalau memang nanti ada updatean baru dan bisa mendeteksi hal seperti itu sama seperti Galaxy Ring, harusnya sih bakal cakep banget sih. Intinya yang jelas kalau kita ngomongin perbandingan antara Galaxy Ring dan Colme R10 ini jelas Galaxy Ring jauh lebih detail dalam hal penarikan datanya. Tapi kalau kalian bisa mentoleransi harga yang R jutaan itu bakal lebih cakep. Memang Galaxy ini bisa mengkombinasikan dia bukan menggantikan smartwatch kalian, tapi kalau kalian si penghobi pengguna jam-jam analog dan pengin mendeteksi kesehatan kalian, Galaxy Ring ini jadi solusi untuk kalian daripada menggunakan dua device dengan fungsi yang sama. Tapi kalau untuk mendeteksi fitur-fitur yang simpel, langkah kaki, jarak mendeteksi kurang lebih jarak kalian e olahraga itu seberapa jauh, harusnya Colmi R10 ini sudah cukup banget. Si to juga harganya murah banget, cuma Rp345.000. Dan untuk sertifikasi lain, Colmi R10 ini sudah dapat sertifikasi IP68. Jadi masih bisa kalian pakai berenang dan saya juga sudah coba kurang lebih sekitar 8 hari dan baterainya enggak habis-habis. Bahkan saya pakai juga untuk mandi dan tidak ada kendala sama sekali. Sertifikasi lain dia sudah punya sertifikasi 5 ATM. Artinya bisa kalian pakai untuk berenang dengan kedalaman kurang lebih sekitar 5 m. Tapi beda juga dengan Galaxy Ring yang ya untuk sertifikasi IP68-nya mirip-mirip tapi dia bisa dipakai sampai 10 ATM atau 10 m. Nah untuk daya tahan baterainya sendiri tadi saya sudah ngomong K Mi R10 ini saya pakai kurang lebih sekitar 89 hari dari 100%. Dan itu di hari kees9 menyisakan 2% baterai. Sedangkan untuk Galaxy Ring itu cuman bertahan tergantung size-nya juga ya. Bisa 6 sampai 7 hari aja. Tapi dengan docking yang seperti ini, 200 mAh-nya itu kurang lebih kalian pakai ya bisa sebulan enggak habis-habis lah. Kesimpulannya adalah kalau kalian cari Smart R yang bisa mendeteksi detak jantung, kadar oksigen dalam darah, lalu juga hal-hal yang simpel untuk slip analisisnya, kalian bisa beli ini sih. TT juga harganya murah banget. Tapi kalau kalian yang konsen banget terhadap kesehatan, pengin data yang jauh lebih detail, kalian harusnya bakal pilih Galaxy Ring. Ya, intinya kelebihan dari Colmi R10 ini harganya super murah, baterainya tahan lama, dan basic tracking-nya bisa dikatakan cukup oke. Nilai minusnya ya, aplikasinya seadanya tanpa insight yang canggih, lalu build dan sensornya juga terbatas. Jadi kalau ditanya lebih bagus mana? Ya kalau kalian cari yang basic-basic dengan harga yang murah, kalian bisa pilih Colmi R10 ini. Ini sudah cukup oke. Kalian bisa pakai untuk berenang juga, aktivitas air juga. Dan untuk mode olahraganya itu juga banyak banget. Turunan sensornya juga bisa dikatakan cukup oke. Dia menggunakan sensor PPG dan akselerometer. Tapi kalau kalian butuh yang lebih detail dan kalian juga punya duit lebih gitu ya, kalian bisa pilih yang Galaxy Ring dengan harga kurang lebih sekitar Rp6,5 juta. Dan intinya sesuaikan dengan dompet kalian masing-masing dan juga kebutuhan kalian masing-masing. Oke, cukup sekian review kali ini. Saya Reku. See you. Hi
Video Lainnya
Di tengah lonjakan harga kebutuhan sehari-hari, menemukan perangkat pendukung produktivitas yang andal tanpa menguras kantong menjadi tantangan tersendiri bagi para...
Kehadiran bocoran seputar iPhone 18 Pro di tengah riuhnya pasar smartphone tahun ini memicu perdebatan sengit mengenai urgensi melakukan upgrade. Lewat pendekatan...
Kabar mengejutkan datang dari jagat media teknologi tanah air seiring keputusan DKID Media untuk menyudahi KOTEK (Komedi Teknologi) tepat di episode kesepuluhnya....
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sebuah inovasi radikal lewat kehadiran lini Huawei Pura X Max yang siap menggeser dominasi iPhone dan Samsung. Kehadiran...
Bayangkan jika smartphone andalan Anda tiba-tiba kehilangan sinyal akibat masalah IMEI yang diblokir di Indonesia. Situasi tak terduga inilah yang memaksa seorang...
Mencari laptop tipis dan ringan di tengah lonjakan harga RAM global belakangan ini menjadi tantangan tersendiri bagi para pelajar dan mahasiswa yang bersiap...
Kabar mengejutkan datang bagi para pencinta ekosistem Apple karena raksasa teknologi ini dikabarkan siap merombak strategi harga mereka secara global. Kenaikan...
Kehadiran laptop berprosesor mobile sering kali dipandang sebelah mata oleh para pencinta performa, namun adu tanding terbaru antara MacBook Neo dan laptop gaming...
Kabar kurang menyenangkan datang bagi para pencinta ekosistem Apple, menyusul rumor kuat mengenai lonjakan harga perangkat masa depan mereka akibat ketergantungan...
Kehadiran Huawei MatePad Mini sukses memberikan angin segar di tengah tren pasar yang dipenuhi tablet berukuran raksasa. Membawa dimensi super tipis dan panel...
Langkah berani Apple menggandeng Gemini demi mendongkrak kecerdasan Siri akhirnya menjawab skeptisisme panjang para pengguna setia. Pembaruan besar ini tidak hanya...
Pasar perangkat audio nirkabel premium bersiap menghadapi guncangan besar lewat kehadiran lini Soundcore Liberty 5 Pro Series. Di tengah dominasi merek-merek mapan...
Kehadiran sistem operasi terbaru Apple selalu memicu rasa penasaran, namun menjajalnya lebih awal lewat versi developer BETA kerap kali menjadi buah simalakama bagi...

















