Jungkat

Party Dorks Kumpul! Sneakers Lokal dengan Desain Super Kalcer! Review Sepatu UNERD x Dochi Reso - D1 (YouTube Video)

  • 02/08/2026

Jumpa lagi di review sepatu bareng sama Angga dan kali ini kita akan bahas Unert X Dochi Reso D1. Oke, ini nama sepatunya panjang banget [tertawa] tapi yang jelas you ner lah. You nerd. Nerd. You nerd. Jadi tahu ini nerd. E sepatu-sepatu yang tidak akan gua pakai lah paling enggak dalam jangka waktu dekat ini dikarenakan enggak ada size sepatunya. [tertawa] Dia selalu gua gemes pengin banget makai sebetulnya tapi enggak ada sih. Iyaer tuh bahasa desainnya menarik-menarik loh. Bahkan ya ini kan salah satu salah satunya e hasil keren-keren parah parah. Tapi ya itu agak diskriminatif sama yang kakinya gede-gede. Agak gede. Belum gede-gede amat gua bukan 48 ya. Kenapa ya? Padahal sudah bisa kolaborasi gini bukan keharusnya sudah bisa bikin moldingan. Iya. Itu dia langsung dituntut di awal video langsung ada tuntutan. Tapi enggak apa-apa paling enggak itu adalah fungsinya Angga bisa mencoba yang lebih kecil atau yang golden size tepatnya di size 42 loh pak. Ya betul size 42 mungkin mau dipegang dulu untuk semakin merasakan. Nah. Ini dia si Reso D1. Reso apa namanya? Reso D1. Reso D Uner Dochi. Reso Diwan. Ini sebutnya namanya Reso Diwan. Reso diwan. Kolaborasi sama Dochi. Kayak Nike ya. Betul. [tertawa] Eh saya enggak bisa berkilah dong. Benar ya? Tapi kan soalnya di pinggirnya sini gitu terus tekukan begininya apa? Fomero. V2Komeroomero dong. Fomero. Jelas Fomero. Eh bukan. Eh, tapi ininya pun ya gimana ya? Ya ininya juga [tertawa] sama nih ada ada ton gini kan mengarah mengarah mengarah mengarah mengarah. Kalau bawahnya kayaknya sharing sama Brodo nih kayaknya. [tertawa] Tapi ini ringan Pak ringan ini untuk yang laynya banyak ini. Lumayan lumayan lumayan lumayan ringan juga. Iya lumayan ringan. Iya kan? He. Nah impresi awalnya ya udah berarti kan secara tampilan memang sesuai sama keinginan pasar dong. Iya, Fomero 5 laku, tapi sebetulnya dia agak salah nyonton ke Fero 5. Harusnya nyonteknya ke P6000. Oh, iya kan Pero 5 kan ee udah dibanting-banting harganya sekarang. P6.000 jaya selalu harganya sampai ketemu tuh harganya tuh. Real retro gitu. Ee tampilannya White Tuki banget kan filsaf. Iya. P000 sekarang yang digoreng banget. Benar, benar, benar, benar, benar. Eh, tapi emang berani banget sih desainnya. Kalau ini lebih kayak Pomero sebetulnya sekilas tadi gua H kayak femor ya. Tapi oke oke. And anyway ya ee selama tidak plek atau plek banget sih enggak masalah juga menurut gua sih. Cuma tarikan-tarikannya aja membuat gua teringat. Teringat ya. Inspired by gitu. Inspired by. Tapi isinya beda kan? Beda. Beda. Bedawanya beda gitu kan. Ini semuanya beda. Wah ini ada tulisannya juga. Ada ada tulisan uner unert. I betul. Mirip sama kayak kalau papa bilang mirip sama yang Brodo waktu itu. Benar sih, Brodo juga ada di tengah sini. Terus Brodo. Betul kan? By the way, ini dochi. Oh, yang ini doch. Ini Yudo. Yato. Itu itu ee detail kecil yang niat. Betul. Detail kecil yang niat. Orang banyak yang bawahnya enggak ada apa-apanya. Kosong. I. Nah, sebenarnya masih ada dua nama masih niat banget. Nanti kan beda kiri kanan dong mau tuh. Iya beda ya. Pasti bedalah kalau enggak sama semua bentuknya. Iya benar. Kalau enggak ngapain kolaborasi gitu kan. Oke, oke, oke. Mari kita detailkan lagi mengenai si apa si Reso D1. Kita bahas tampilan luar dulu. Nah, ini terlihat ya bagian upper didominasi sama mesh. Ini mesh. Lalu ada swed feel. Ini synthetic SW ya. Terus di sini ada synthetic leather juga di bagian vamp-nya sampai ke place. Oke. Lalu ada TPU nih di bagian I side panel. karet lah. Iya, kayak karet gitu. Dan di belakang juga ada TPU juga yang tampilannya mirip sama FPOS. Oh, iya. Tapi dia lumayan ya dia bikin kayak gini sekaligus dia bikin bahannya jadi lebih kaku ya. Iya. Jadi ada apa ee support lah di heal bagian he. Ada support. Nah, ini juga sebenarnya kalau di deskripsi mereka kan ini semi retro design. Ini semua kalau tadi ngomongin tampilan kayak Vomero di bagian belakangnya ada bahan yang mirip-mirip formnya itu kan juga awal-awal 2000 kan naiknya kan. Iya. Semi retro design Y2K lah. Masih Y2K masih Y2K runner ya. Betul. Terus juga di langsung e tadi udah bagian depan belakang ya ke L-nya ya. Ini place-nya patut diapresiasi karena mereka pakai tone yang benar-benar sama dengan warna dominan di sepatunya. Itu berlaku di seluruh colorway. Btw, mereka ada tiga color way. Ah, oke ya. Ini desert. Heeh. Ya, kayak gur desert ya. Gurun. Gurun, gurun. Bukan itu bukan makanan pencuci mulut. Bukan. Bukan. Bukan. Nah, ini coklat-coklat gitu. Coklat muda dan coklat lagi apa? Ada s Noar no noa Noir. Noir. Noir. Nah. Noir. Hitem dong. Kalau Noir harusnya. Terus ada apa lagi? Ee konkrit konkrit ini warnanya apa? Warnanya abu-abu aspal gitu kayak konkrit abu-abu. Abu-abu putih. Abu-abu putih. Betul. Oke. Berarti benar semen. Iya kayak semen. Benar. Kayak semen. Heeh. Konkrit bukan semen sih tapi ya ya kan konkrit dari semen biasanya gitu kan. Yes. Dan semua tali sepatunya ngikutin warna itu utamanya itu lucu ya. Jadi ada detail di tali sepatu juga. Oke. Terus terus terus. Lalu di tangnya ini masih ya pasti mesh karena memang untuk sirkulasi udara ya sepertinya ya. E mesh dan juga bagian atasnya ada synthetic leather yang dipres. Nah, ini ada ada debos nih tulisan doch ya. Ini juga doch di sini kanan kiri. Kalau ini kanan kiri dochi. Betul. Ini kanan kiri dochi. Mungkin kalau teman-teman yang masih sangat muda atau bahkan yang pokoknya yang waktu beliau terkenal bukan di masa SMP. He bukan, bukan lagi SMP. sama SMP mungkin agak unfamiliar tapi dochi ini salah satu ee kita nyebutnya apa ya kayak para party dor ini. Party dorks. Oh oke oke oke oke. Dan sebenarnya kalau lihat ke belakang ada detail yang sangat sangat sangat ee enggak terlihat tapi ketika sader tuh menarik. Apa tuh di logo uner-nya ini bukan lepas ya, tapi memang U-nya tuh beda sendiri. Memang U-nya warnanya sesuai dengan warna sepatu. Warna sepatu sisanya disilverin. Disilverin. Betul. Ini gimana ya? Kayak tadi gua udah mikir ini Angga makainya kasar banget ya. Itu dia. [tertawa] Ternyata enggak ya. Enggak. Ternyata memang begitu ya. Ya memang ini sentuhan yang menurutku ada detail-detail trivial tapi luculah. Actually di bagian insol-nya sendiri ini punya foam yang lebih tebal. Dia pakai EVA foam lebih tebal dan ada desain khususnya. Desain khusus ya. Ini desain kolaborasinya kolaborasi. Betul. Ya, kurang lebih ee resonan dengan bok yang di kasih lah dari packaging. Oke sih, colorway-nya. Oke, ya. Terutama yang ini sih lucu sih. Yes. Ini colorway paling main warnanya lah. Paling seru lah. Paling paling serunya. Paling seru. Kurang berani sih. Tapi kalau menurut gua kalau paling serunya sih gini. Benar sih. Enggak ada warna-warna neon atau warna-warna pastel yang gitu nekat aja sekalian gitu. Benar, benar, benar, benar. Karena paling enggak satu biji. Paling enggak satu biji. Satu biji lah kayak gitu. Paling enggak gimana? Berani berani coba. [tertawa] Enggak apa-apa loh. oke terus kemudian apa lagi nih? Kita bisa lihat mitnya pakai filon rubber lah ya. Tipal sih kalau mitnya tipical sepatu-satu ee Y2K Y2K ini ya kan. Eh, harusnya ini stable. Ini benar-benar kayak suara itu saya ini kayak Brodo Ace Nova dan sengaja di bawahnya masih ada rubber tambahan yang agak lebih kaku untuk traction. Jadi buat tractionnya harusnya oke di sini grip juga oke ya kan. Terus e lu enggak akan merasa dia melintir karena emang melintir dia susah. Muntir dia tuh susah gitu. Jadi ee harusnya tetap stabil terus. Enak diajak buat ini gua nebak ya. Harusnya ini enak dipakai buat jalan, tapi enak juga dipakai buat berdiri. Benar. Stabil karena ini nih kan karena dia stabil dia nahan. Betul. Semua satu dan tadi enggak enggak terlalu gampang. Iya. Gua enggak tahu seefektif apa tapi si si lubang terakhirnya ini sesungguhnya saya hampir tidak pernah pakai karena pengin ininya kelihatan. Aduh [berdehem] ini kok superficial banget kelihatan. Heeh. Tapi eh kalau buat dipakai training untuk kayak di tradal atau lari-lari jogging ya di sori jogging di trendel ya jogging trend atau jalan trendel itu masih oke dan ini ngebantu banget untuk ngbikin tambah nyamanikat belakangnya ya tapi udah iya tapi ini udah udah ini sih udah steady udah eh maksudnya udah udah solid gitu paling-paling ya Apa? Kulit-kulitnya ini aja nih yang harus dijagain ini. Ini memang sangat rentan. Kalau dia warna terang-terang begini sangat beresiko ya. Sangat beresiko. Tapi keren mau gimana dong. Nah, di mana-mana ya memang begitu gitu loh. Pasti kan ambil yang warnanya paling mencolok dulu kan. Kalau warna konkret atau noornya kan umum gitu. Senang sih gua. Ini harganya berapa ya? Ini harganya di R49.000. Enggak terlalu tinggi, terlalu tinggi masih di sweet spot lah. Apalagi ini kan hasil kolaborasi yang baik lagi. Tadi ada beberapa detail-detail yang di seriusin maksudnya diperhatiin banget. Terus juga di bagian moldingnya sendiri berarti kan dia tidak serta-merta pakai molding umum ya. Iya. ada ada biaya tambahan untuk bikin yang versi dochinya ini. Jadi ya 48 masih oke banget dengan Oh, dan dengan kenyamanan di mana sepatu ini di bawah jalan lebih dari 1 seteng jam pun masih nyaman, masih enak untuk muter-muter mall atau jalan dari satu titik ke titik lainnya itu masih nyaman dan tidak gerah karena memang sirkulasi udaranya tuh lumayan maksimal di berbagai sisi. gitu. Oh, ini jadi ee ini dapat yaasinya ya? Dapat dapat kan ada berapa [berdehem] yang kayak begini begitu dipakai panas ternyata enggak nih panas? Enggak. Ini enggak ya. Cuma ya itu kalau kena air aja terlepas dari mesh-nya memang berarti berongga sekali suatnya ini. Iya jangan. Iya kelar. Bisalah disemprot pakai anti air. Kalau emang benar mau dipakai di hujan-hujan. Tapi ya harusnya ni videonya keluar pas pada saat musim ini ya musim panas ya. Jadi harusnya fine-fine aja. Panas. Oke, jadi uner x dochi reso d1. Eh, panjangnya ini sebenarnya X nih X apa collab sih? Kabol colab kan. Jadi kolaborasi uner dengan dochi di sini menampilkan sepatu yang desainnya seperti ini. Menurut gua apa ya? Gua mau bilang ini seru ya, ini seru gitu ya. Tapi kurangnya karena enggak ada size gua sih. [berdehem] Oh, itu itu hai ben sih sebetul jadi gua enggak bisa enggak bisa benar-benar in ngerasain gitu loh. Walaupun mungkin sekarang belum bisa ya mungkin 3 bulan lagi bisal gua ngerasain harusnya ya. Ya tapi in anyway kalau yang dicari adalah sepatu yang stable ya. Ini lumayan stable ya. Lumayan stable. Enggak bisa dibilang sepatu yang emang dirancang super stabil gitu ya. ini bukan sepatu yang ngelembek melewat-meleat sana sini. Dipakai buat jalan kaki jauh pasti enak. dipakai buat berdiri juga enak karena dia dijaga banget buat berdirinya. Ini harusnya sepatu yang cocok ee everyday shoes, traveling shoes. Harusnya ini cocok banget buat daily beer. Buat daily beiter cocok banget. Jadi ya ini buat macam-macam kecuali mungkin kalau lu mau pakai buat lari sih kurang gitu pas. Walaupun bisa bisa tapi ya baiknya di controlled area gitu loh yang Iya soalnya bukan apa-apa ya soalnya dia tidak seempuk itu. I jadi jangan diharap ini seperti-sesatu lari lain yang empuk-empuk banget itu. Jangan jangan. Enggak seperti itu dia gitu. Dia tipikalnya adalah stabil. Dan stabil itu bukan berarti sakit ya. Stabil itu berarti betisnya itu enggak bakal pegal. Enggak bakal pegal dalam waktu cepat Betul. Serba salah juga sih. Tapi emang ya kalau dibikinnya ee apausnya kayak begini kaku betisnya enggak pegal. Tapi telapak kaki mungkin bisa lebih cepat pegal. Sebenarnya kalau dibalik dilembekin nanti telapak kakinya enak, betisnya pegal capek. Ini seharusnya sih jadi apa ya? Ee gua rasanya enggak enggak terlalu keras juga. Jadi harusnya nih balance-nya lumayan oke seperti sebagaimana layaknya sepatu-sepatu Y2K lainnya gitu. Dan ini datang dengan desain yang berbeda, desain yang cakep ya, desain yang playful. Walaupun despite terasa sedikit mirip dengan Fomero tapi okelah fine enggak apa-apa bukan berarti Vomero itu jelek juga gitu. Inspired by is fine. Oke, jadi menurut kalian sendiri bagaimana sepatu yang satu ini yang dari Unert ini yang enggak ada size 46-nya ini? [musik] Wow, digarisin terus. [tertawa] Apakah menarik atau biasa aja atau gimana? Coba deh tulis di kolom komentar kira-kira menurut kalian seperti apa. Ee sementara itu kalau dari kami ya kita menikmati saja melihat gue menikmati saja melihat-lihat teruslah berkolaborasi keren kolaborasi keren-keren sepatunya tapi lain kali mungkin kolaborasi sama yang kaki yang lebih gede ya. Nah [tertawa] oke kalau gitu sampai di sini dulu sampai ketemu lagi di review-review sepatu berikutnya.

Lihat di YouTube