
Pengguna iPhone Makin Setia, Migrasi dari Android Menurun
Jakarta - Apple dan Google sudah lama bersaing membujuk pengguna ponsel pintar untuk berpindah haluan dari platform pesaing, bahkan sampai merilis aplikasi khusus di toko aplikasi masing-masing untuk mempermudah proses migrasi.Namun, hasil survei terbaru menunjukkan bahwa pergeseran basis pengguna di antara kedua sistem operasi seluler ini tergolong sangat minim, demikian dikutip detikINET dari Techspot, Minggu (19/7/2026). Berdasarkan survei terbaru dari firma analis Consumer Intelligence Research Partners (CIRP), persentase pemilik iPhone yang memperbarui perangkat mereka dari sesama iPhone mengalami peningkatan tahun ini. Data ini mengindikasikan bahwa pengguna Apple merasa puas untuk tetap bertahan di ekosistem iOS, sementara jumlah pengguna Android yang menyeberang ke iPhone justru mengalami penurunan. CIRP secara berkala melakukan survei terhadap konsumen yang membeli ponsel baru mengenai perangkat yang mereka gunakan sebelumnya. Pada kuartal yang berakhir Maret 2026, tercatat hanya 12 persen responden pembeli iPhone baru yang mengaku bermigrasi dari perangkat Android. Angka ini menurun dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 14 persen dan 13 persen pada tahun 2024. Sementara itu, hanya 1 persen pengguna yang melakukan peningkatan dari ponsel fitur atau sistem operasi lain tahun ini. Hal tersebut membuat porsi pembeli iPhone yang melakukan peningkatan dari sesama iPhone mendominasi di angka 87 persen, naik dari 84 persen pada tahun lalu. Tren ini mempertegas bahwa mayoritas pengguna ponsel pintar saat ini sudah menetapkan platform pilihan mereka dan enggan berpindah haluan. Apple unggul dalam loyalitas merek Selaras dengan temuan CIRP, survei terpisah yang dirilis oleh SellCell awal tahun ini juga menemukan tingkat loyalitas yang sangat tinggi untuk Apple di pasar Amerika Serikat. Dari total lebih dari 5.000 pengguna ponsel pintar yang disurvei, persentase pengguna yang berencana untuk tetap setia menggunakan iPhone melonjak dari 90,5 persen pada 2019 menjadi 96,4 persen pada 2026. Sebaliknya, tingkat loyalitas pengguna Android berada di angka 86,4 persen pada tahun ini. Data tersebut juga menunjukkan bahwa pengguna Android memiliki kecenderungan empat kali lebih besar untuk beralih ke iOS dibandingkan pengguna iPhone yang ingin pindah ke Android. Dampak fitur baru dan persaingan AI Alasan di balik keunggulan loyalitas Apple ini masih belum sepenuhnya jelas. Langkah Apple baru-baru ini yang mulai mendukung standar pesan RCS--yang memungkinkan pengguna Android dan iPhone bertukar pesan dengan enkripsi ujung-ke-ujung dan fitur lanjutan lainnya--terbukti memberikan dampak yang sangat minim terhadap loyalitas merek. Sifat platform Android yang lebih terbuka dan memungkinkan pengguna untuk melakukan pemasangan aplikasi secara mandiri di luar toko resmi (sideloading) sebenarnya menjadi salah satu keunggulan terbesarnya dibanding iOS. Namun, Google dilaporkan tengah bersiap untuk memperketat fungsi tersebut, sebuah pergeseran yang dinilai dapat mengurangi nilai tawar Android di mata sebagian pelanggannya. Di sisi lain, adopsi teknologi kecerdasan buatan (AI) generatif kini menjadi medan pertempuran baru yang sedikit membedakan kedua platform ini. Google bergerak lebih cepat dengan mengintegrasikan asisten Gemini ke dalam sistem Android lewat fitur otomatisasi jadwal, pengisian formulir otomatis, dikte, hingga penjelajahan web otomatis. Sementara itu, Apple baru bersiap untuk membawa kemampuan serupa, seperti deskripsi visual, pencarian web berbasis AI, dan penyusunan dokumen, pada asisten virtual Siri melalui pembaruan iOS 27 yang dijadwalkan meluncur pada musim gugur mendatang. (asj/hps)
Video Lainnya
Peta persaingan wearable terjangkau pertengahan 2026 kian sengit. Tak sekadar pamer baterai awet, integrasi Health Connect kini jadi standar mutlak. Segera klik...
Bursa rekomendasi HP flagship terbaik di 2026 kian memanas. Inovasi mutakhir beradu, dari baterai raksasa bodi tipis Oppo Find X9 hingga takhtanya Samsung S26...
Di tengah lonjakan harga kebutuhan sehari-hari, menemukan perangkat pendukung produktivitas yang andal tanpa menguras kantong menjadi tantangan tersendiri bagi para...
Kabar mengejutkan datang dari jagat media teknologi tanah air seiring keputusan DKID Media untuk menyudahi KOTEK (Komedi Teknologi) tepat di episode kesepuluhnya....
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sebuah inovasi radikal lewat kehadiran lini Huawei Pura X Max yang siap menggeser dominasi iPhone dan Samsung. Kehadiran...
Bayangkan jika smartphone andalan Anda tiba-tiba kehilangan sinyal akibat masalah IMEI yang diblokir di Indonesia. Situasi tak terduga inilah yang memaksa seorang...
Mencari laptop tipis dan ringan di tengah lonjakan harga RAM global belakangan ini menjadi tantangan tersendiri bagi para pelajar dan mahasiswa yang bersiap...
Rumor mengenai lonjakan harga ekstrem pada lini Reno terbaru sukses memicu perdebatan hangat di kalangan pencinta gawai. Pasalnya, seri yang biasanya menyasar kelas...
Kehadiran laptop berprosesor mobile sering kali dipandang sebelah mata oleh para pencinta performa, namun adu tanding terbaru antara MacBook Neo dan laptop gaming...

















