Perang Sejutaan! | Samsung Galaxy A07 VS Redmi 15C (YouTube Video)
Bismillah. Alhamdulillahirabbil alamin. Wasalatu wasalamu ala rasulillah. Ini dia Samsung Galaxy A07. Handphone yang katanya kok kontroversial. Tahun 2025 masih ada varian 464. Emang bisa apa? Oke kita cek bareng-bareng. Nobotch review berengan sama Nobotch review di sini. Samsung Galaxy A07 ini udah saya pegang sebenarnya mungkin satu mingguan. Tapi enggak banyak dipakai juga gitu ya. Karena emang konsepnya pengin bikin kayak video simpel aja, unboxing, plus perbandingan lah. Samsung Galaxy A07 dengan handphone yang juga belum lama ini baru keluar di jeda harga R1 jutaan, apalagi kalau bukan Redmi 15. Secara harga sebenarnya Samsung Galaxy A07 ini menarik ya, karena di harga 1,399 kita udah bisa ngedapetin free chargeran 25 watt super fast charging-nya asli atau originalnya Samsung. Satu hal yang Samsung Galaxy ZF 7 atau S25 series saja enggak dapat gitu kan, ini dapat gratis. Haduh, car-cand sendiri ini untuk colokannya atau lubangnya menggunakan type C. Jadi kita ngertilah ya begitu kita buka box Samsung Galaxy A07 ya, isi kabelnya udah menggunakan type C to C. Hadir juga dengan quick start guide dan tentu enggak ketinggalan ada sim card ejector. Handphone-nya sendiri yang saya pegang ini yang warna hitam ya atau grey lah ya. Sebenarnya sih yang lebih difavoritkan emang yang warna hijau, tapi saya megangnya ini. Jadi ya udah enggak apa-apa kita cek aja barangnya seperti ini. Over the box. Kalau kita coba ngelihat detailnya di bagian belakang itu dia udah menggunakan linear kamera desain ya. jatuhnya ini adalah kamera yang disatukan punya desain berbeda dibandingkan dengan generasi sebelumnya lah. Yang harus diapresiasi mungkin adalah fakta bahwa handphone ini terlihat jadi seperti Samsung Galaxy S25 tapi versi lebih terjangkau. Di bagian sebelah kanan handphone kita ngelihat adanya key island dan juga di situ ada volume rocker dan juga ada tombol power yang menyatu dengan fingerprint sensor. Di bagian bawahnya itu ada speaker, ada USB type C port, ada mic, dan juga ada headphone jack. Yang menarik adalah bentuk lubang speakernya ini mirip dengan flagship-nya Samsung, bahkan dengan Vol 7 sekalipun. Dan di bagian sebelah kirinya itu ada SIM card slot yang menggunakan triple SIM card tray untuk jenis tray-nya ya. Jadi bisa menggunakan dua SIM card plus nambah satu micro SD card. Di bagian atasnya itu hadir yang namanya mic biasanya untuk noise cancelling-nya. Untuk desain layar, handphone ini menggunakan Infinity U display dan ya bentuknya seperti ini. Ukurannya juga bisa dibilang cukup umum yaitu ada di angka 6,7 inci dengan refresh rate 90 Hz. Untuk resolusinya memang ini masih di HD Plus ya, belum sampai FHD. Yang menarik mungkin sebenarnya dari handphone ini adalah dari sisi spesifikasinya ya. Jarang-jarang ya bilang spesifikasi dari Samsung ini menarik. Faktanya adalah Samsung Galaxy A07 ini udah menggunakan chipset MediaTek Helio G99 berpadu dengan RAM 4 6 dan juga 8 GB plus storage 64 128 dan juga 256 GB. Untuk jenis storage-nya sendiri sudah menggunakan UFS walaupun sampai saat ini saya belum diinformasikan lebih lanjut jenis UFS-nya itu adalah UFS berapa. Dari sisi kameranya sendiri, handphone ini mengandalkan 50 megapel kamera utama dengan 2 megapel dep sensor untuk di bagian belakang dan kamera depannya 8 megap. Samsung Galaxy A07 juga udah punya IP rating yaitu IP4 dan catatannya adalah mungkin hadir di bagian software karena handphone ini udah menggunakan One UI7 bebas iklan. Itu salah satu bahan jualan utamanya Samsung sebenarnya dan juga udah dilindungi dengan Nox F. enggak ketinggalan untuk OS upgrade-nya itu up to 6 tahun ke depan. Handphone sejutaan upgrade-nya dijanjikan sampai 6 tahun ke depan. Itu agak-agak gimana gitu ya. Berani juga sebenarnya hitungannya karena untuk update-an OS itu emang sifatnya adalah satu buah investasi yang cukup mahal dari satu buah perusahaan. Tapi gimana fix sebenarnya kalau dibandingin dengan Redmi 15C yang juga punya capacity atau capability enggak kalah menariknya gitu kan 8256 dengan Helio G81 tapi harganya 1799. Yang 8256-nya Samsung Galaxy A07 itu harganya R2 jutaan ya, 2,299 lebih tepatnya pas baru launching. Kalau kita lihat harga pasarnya sih sekarang dia ini sudah menyentuh harga R2 juta ya, 2 koma something lah, anggaplah 2,1 juta. Jadi hitungannya harganya udah lebih turun ya. Kalau menjawab pertanyaan ini sebenarnya jatuhnya lebih ke masalah butuhnya apa dan nyarinya apa. Karena kalau kita ngomongin masalah performa gitu ee hari-hari kayak misalkan buka aplikasi deh ini bukan satu buah speed test cuman untuk ngelihat aja secara simpelnya gimana. Kita bisa ngelihat sebenarnya Samsung Galaxy A07 dengan varian 464 yang saya pegang ini gitu ya bisa ngebuka aplikasi sedikit lebih cepat. ini kebantu tentu dengan hadirnya chipset Samsung Galaxy A07 yang lebih tinggi dibandingin dengan Redmi 15C. Itu yang pertama. Untuk masalah baterai saya belum bisa berbicara banyak karena saya belum ngetes secara komprehensif kedua handphone ini. Tapi untuk masalah hasil kamera, silakan dicek beberapa hasil foto yang bisa saya tampilkan saat ini perbandingan antara Samsung Galaxy A07 dengan Redmi 15 kalau kita coba iseng-iseng main di luar. Tentu yang menarik sebenarnya adalah kalau kita ngelihat perbandingan dari sisi benchmarking kedua device ini. Karena kita bisa ngelihatlah secara pasti ya dengan perbandingan RAM dan storage yang lebih kecil, Samsung Galaxy A07 itu untuk total benchmark result-nya baik dari Antutu terus juga Geekbench 6, Open CL-nya, plus juga vulcannya tentu lebih tinggi. Tapi benchmark ini kan cuman benchmark fix. Gimana kalau diterjemahin ke penggunaan gaming misalkan? Oke, kita ngetes satu game aja ya, yaitu Call of Duty Mobile. I'm happily to say kalau dari bagian performance-nya kita bisa ngelihat Samsung Galaxy A07 ini jauh lebih stabil dibandingkan dengan Redmi 15C yang emang dia punya rata-rata untuk CODM itu hanya ada di sekitaran 49 FPS. Sementara Samsung Galaxy A07 dia bisa lumayan cukup stabil di 59 fps. Tapi walaupun Samsung memiliki beberapa keunggulan dari sisi performa, bukan berarti si Redmi 15C itu tidak ada beberapa hal yang emang mengungguli Samsung Galaxy A07 ya. Seperti yang pertama dari masalah IP rating. Samsung Galaxy A07 ini IP rating-nya adalah IP54. Sementara Redmi 15C IP rating-nya udah IP64. Sementara untuk kelengkapan seperti NFC, Samsung Galaxy A07 belum punya NFC. Tapi untuk Redmi 15C dia sudah memiliki fitur NFC. Jadi kalau misalnya lagi pengen taptap kartu ya dia udah hadir. Dan pada akhirnya memang untuk mana yang pantas dibeli ya silakan dipilih masing-masing lah. Duit-duit loh masa gue yang ngatur. Tapi catatannya kalau misalkan nih Anda emang mungkin sampai somehow hanya perlu handphone pendamping sudah ada handphone lain yang punya NFC dan segala macamnya. Samsung Galaxy A07 adalah rasa-rasanya adalah handphone yang tepat gitu ya. Untuk ngadmin pun juga enggak masalah. Tinggal pilih aja yang varian lebih tinggi. Memang agak sedikit lebih mahal, tapi secara software akan lebih nyaman untuk hari-hari. But if you don't have the money dan emang budgetnya mepet, pengin punya satu handphone yang bisa untuk semuanya, ya Redmi 15C jawabannya. Kalau saya sih kecenderungannya ada di Samsung untuk opsi pemilihan atau pembeliannya karena emang saya ada handphone lain yang ada fitur NFC dan juga hal-hal lain yang dibutuhkan. Cuman ya balik lagilah setiap orang pasti punya preferensi yang berbeda. Makanya saya pengin tahu nih kalau Anda itu pilihnya yang mana di antara kedua ini. Tulis kolom komentar di kita diskusi untuk tafik mundur diri. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. by
Video Lainnya
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sebuah inovasi radikal lewat kehadiran lini Huawei Pura X Max yang siap menggeser dominasi iPhone dan Samsung. Kehadiran...
Bayangkan jika smartphone andalan Anda tiba-tiba kehilangan sinyal akibat masalah IMEI yang diblokir di Indonesia. Situasi tak terduga inilah yang memaksa seorang...
Ketika hampir semua produsen ponsel berlomba-lomba menyematkan emblem 'Ultra' pada produk andalan mereka, sebuah pertanyaan besar muncul: apakah sang pionir masih...
Persaingan di pasar ponsel pintar kembali memanas setelah sebuah perangkat baru hadir dan langsung mengguncang dominasi merek yang selama ini dikenal sebagai raja...
Tecno Camon 50 Pro 5G sempat dipandang sebelah mata saat pertama kali meluncur karena label harganya yang menyentuh angka 5,5 jutaan terasa terlalu mahal. Namun,...
Samsung tampaknya mulai mengubah strategi di pasar kelas menengah dengan meluncurkan Galaxy A37 dan Galaxy A57 di pertengahan tahun 2026 ini. Langkah berani raksasa...
Pasar ponsel kelas 9 jutaan sedang memanas, dan Bestindotech turun tangan untuk menguji tuntas tiga kontestan yang paling banyak diperbincangkan: Xiaomi 17T, Vivo...
Memulai bisnis laundry sering kali terlihat sebagai ladang uang yang mudah dan menjanjikan, namun realitas di lapangan kerap kali berbicara sebaliknya. Berangkat...
Pasar perangkat audio nirkabel premium bersiap menghadapi guncangan besar lewat kehadiran lini Soundcore Liberty 5 Pro Series. Di tengah dominasi merek-merek mapan...
Pasar ponsel flagship premium baru saja diguncang oleh perangkat Android seharga 32 juta rupiah yang digadang-gadang sebagai daily driver mutakhir. OPPO Find X9...
Perdebatan panjang mengenai takhta kamera smartphone terbaik tampaknya telah mencapai titik balik yang mengejutkan. Di tengah dominasi raksasa seperti iPhone,...
Memilih ponsel kelas menengah terbaru sering kali berujung pada dilema antara performa gaming yang buas atau kenyamanan ekosistem perangkat yang matang. Samsung...
Sistem operasi robot hijau kembali membawa lompatan besar lewat kehadiran Android 17 yang kali ini tidak sekadar bersolek di sektor visual. Google tampak sangat...
Langkah berani Samsung dalam merombak lini audio nirkabelnya lewat Galaxy Buds 4 Pro berhasil mencetak standar baru yang belum pernah dicapai generasi sebelumnya....
Bagi kaum mendang-mending yang enggan melirik jenama asal Tiongkok, bursa ponsel pintar sering kali terasa sempit dan penuh kompromi. Namun, episode terbaru Kotek...

















