Perhatikan ini Sebelum Anda Membeli BYD ATTO 1 | First Drive (YouTube Video)
[Musik] Hello YouTube, selamat datang di channel Motomobi. Yes, channel Motomobi. Kita akan coba BYD atau one seperti apa rasanya buat Anda yang tertarik nonton video ini sampai habis karena ini mobil menarik sekali. Ee baru launching aja di GIAS, harga yang termurahnya itu Rp195 juta dan yang termahalnya R235 juta saja. Ini mobil listrik loh dan mobil proper. Review-nya sudah ada di channel Motomobi juga. Untuk first impression-nya si Mamang yang ng-review. Nah, karena hari ini masih terlalu pagi, jam 10. pagi, jadi belum ada kru kita. Hah? Ini megang kamera sendiri atau pilihannya dipegangin di Hai, Bu Mita. Hai. Heeh. Makasih loh boleh nyobainnya. Enggak sabar mau nyobain ee agak lamaan dikit ya bawa pulang. Heeh. Nanti kalau tertarik kan kita juga pengin ya. Boleh. Boleh. Semua orang se-Indonesia ini pengin Bu. Pengin atowan. Keren. Iya. Harganya very affordable dan mobilnya tuh proper. Tapi kita enggak tahu nih nyetirnya kayak gimana. Kita coba dulu. Oke, silakan Om. Kita coba ya, Bu. Silakan. Nah, sekarang giliran Om Gudut pegang kamera. Jangan goyang-goyang ya. Iya, Pak. Jadi di BD itu ada tempat test drive di luar. Di luarnya HL 10, di sampingnya hole 11. Itu seperti ini lingkaran. Dia punya private sendiri tempat test drive-nya. Ya, enggak gabung sama yang lain. Kalau gabung sama yang lain di sana suka macet test drive-nya ya, Kang. Veleg 16 bannya 185 55. Posisi duduknya itu lumayan proper. Nah, karena ini adalah yang mahal jadi dapat teleskop. Kalau yang 195 tuh enggak dapat teleskopi tapi tetap dapat tilt. Dan ini setirnya setir kulit bukan setir rubber begitu. Ayo, Om Gendut masuk. kasih belt. Aduh, Pak, Pak. Alah, cuma jalan dari hall ke ha ha 3 ya. Hall ke ha dekat sini ya, Bapak. Jalannya cepat banget. He. Ah, ini sedikit singkat mengenai instrumen eh apa namanya? Layar tengahnya. Layar tengahnya itu ini bisa Apple CarPlay Android Auto kalau enggak salah. Uh, ada tire pressure di sini. Iya. Tuh, tuh. Kirain dual zone ya kan. Udah jangan nanti baterainya habis. Ah itu casannya kalau sini deoger. Devoger depan AC on off. Ini freonnya. Oh ke atas on. Ini on. Udah. Iya ya. Hazard ini dikatasin gitu ya mencetnya ya. Ini auto hold ada karena ini electronic parking brake. Luar biasa. Ini driving mode harusnya. Oh ini dia berubahnya. Oh, instrumen clusternya itu layarnya cuma di tengah doang. Pikirnya bukan layar normal nyala. Nyala ini on ini. Kenapa kurang mantap ya? He kejemur soalnya. Nah, ini nyala. Iya. Nih kalau trik sinar matahari agak enggak kelihatan tuh lampunya. Begini diginiin baru kelihatan tuh. Ini enggak kelihatan ini kelihatan. Hm. Eh, bukan driving mode. Ini yang driving mode. Eco mode. Normal mode. Yang ini apa ya? Oh, ini offroad mode. Ada offroad mode kan ato ya. SUV ya kan. Kita ke under cuma ada normal, Eco Sport. Okelah. Oke. Pegang Om Gendut. Jangan goyang-goyang ya B. Jangan ngebut-ngebut tuh. Iya. Nih nih shifternya dulu. Shifternya nih. Shifternya enggak ada P-nya. Eh, ada nih kayaknya sini. K parking brake langsung on. Kalau P-nya dipencet ini drive reverse-nya benar-benar kami baru pertama kali nyoba juga nih langsung nyalain video. Eh ada wires chargingnya tu. Ini buat yang mahal aja yang murah enggak ada wir charging. Oke jalan ya. Lepas rem jalan. Enggak berasa mobil R200 juta. I di sebentarnya kecil sekali. Enak? Enak ya? Enak. Enak, enak ini. Enak, enak. Ini sebenarnya muternya sampai mana sih? Kita tanya dulu. Bisa keluar ya, Pak ya? Ini ada auto down enggak ada auto up power window-nya. Yang kanan ada auto down dan ada auto up. Ih, enak kok. Enak. Ada perbedaan enggak sama yang versi murahnya? Berarti kalau yang versi murahnya sama. Sama. Yang perbedaan enggak? Tenaga tuh enggak ada bedanya. Baterai aja yang beda. Baterai itu yang ini 38,8 kWh. Kalau yang ee murah itu 30 kWh. Yang murah tuh 300 km range-nya. Yang ee ini yang mahal 380 km range-nya. Jadi kira-kira kurang lebih itu 10 km/KWh. Which is very oke. Gua nyobain mobil ya. Berasa sih ini karena mobil kecil ya. Mobil kecil itu lebih gampang kebanting ke pental gitu. Ini poldur poldur ini poldur ee tempat kabel. Belum belum belum ini belum. Ini baru cuma rasain setirnya bukan rasain handlingnya. Oke nanti akan digaspol mengendut. Tenang aja enggak mau Pak. Kenapa mabuk saya? Hah? Mabuk. Enggak minum apa-apa kok mabuk. Ini kita keluar. Kita keluar jalan biasa nih, Pak ya. Ini luar jalan biasa. Seperti apa rasanya di aspal BSD? Ya kan bannya sih berisik banget bannya. Berisik gedeg-gedeg. Hm. Oke oke oke oke. Bannya walaupun berisik tapi karena profilnya ya 55 sih. Tapi dia 16 inch kan bukan velek gede yang bikin enggak nyaman. Tapi enak sih shockernya Pak. S Paker sama aa enak mana? Enggak jauh, Pak. Masa? Iya, maksudnya ya menang yang ini. Nah, iya kecil. Tapi mobil ini wheel base-nya lumayan panjang loh. Kita coba ini udah sport mode nih. Gradual enggak menggelegar larinya tapi ya maju. Wuduh enak kok. Iya enak. Kayak travel travel ngayunnya juga lumayan panjang. Engak bisa ya? Enggak bisa dong, Pak. Itu mah kayu dari luar. Jangan dong. Nempel itunya kali. Nah, nih lagi folder lagi. Enak enak. Kaget aja enak. Kaget aja saya. Enak udut kenapa enggak ganti ini? Saya sama aja, Pak. Mendingan pakai aet dong. Ini listrik enggak beli bensin enggak kena ganjil genap. Enggak cukup anaknya, Pak. Oh, anaknya enggak cukup. Iya. Bukan anaknya yang enggak cukup. Apanya? Mobilnya enggak cukup. Mobilnya enggak cukup. Iya. Ya, enggak apa-apa. Gaspol lagi ya. Enggak kencang sih, tapi ini ee kalau enggak salah di bawah 5 detik loh. Tapi bukan 0 ke 100 ke 50. Eh, kok gort? Hampir sama. Jadi memang ini ee biasanya diyelennya begini buat safety mau eco, mau normal, mau sport. Ketika digaspol tuh power power yang dikeluarin tuh sama enggak mau dicelup-celupin air itu loh. Udah tahu kalau mobil listrik enggak koslet kalau celup air. Iya udah tahu. Hit. Oh nih IPS-nya. Walaupun rasa setirnya itu oke padat, rasanya enak, tapi ketika ee kita kagetin agak nge-lag setirnya. Agak nge-lag itu IPS-nya itu tidak apa ya udah ketemu batas IPS-nya. batas kekuatan IPS-nya. Misalnya ini kita putar. Nah, ini nih ada berat nih. Tut tuh berat tuh. Jadi ketika Nah, ini gini berat. Nah, kalau pas kita parkir buru-buru itu ee akan terasa ini beratnya. Ini kalau keluar kota enak apa? Di keluar kota enak range-nya tapi ya 380 kilo sih. Bandung bisa. Harusnya PP bisa itu. Bandung ngepas sih. Bandung itu masalahnya di tanjakan nih. Ini dapat ee ini dapat enggak ya? Apa karena mobil test drive dikasih dash cam yang ngadap ke kita atau buat penilaian sales kali? Oh, bisa juga. Iya kan? Ini sales gimana nih? Di dalam mobil apa aja yang dia jual gitu. Ini normal mode di gaspol hampir sama. Kalau di Eco biasanya kalau ya apalagi mobil listrik ya mobil-mobil itu normal mode, Eco mode. Itu cuma di rasio pedal gas aja. Berumin ya suspensi enggak ngaruh. Iyalah ambil harga segini. Kalau posisi mengendaranya gimana? Rersinya enak. Enak. Serius maksudnya untuk mobil seharga ini ya enak ya dengan ukuran Bapak ya. Heeh. Tapi masih kayaknya masih lebih asik aa sih karena ini wheel base-nya lebih panjang. Mobil listrik tuh rata-ratanya rata-rata wheel base-nya lebih panjang. Jadi jarak antara roda depan dan roda belakang tuh lebih panjang karena di bawahnya tuh ada baterai. Oke loh. Maksudnya kita nih kita pendekin ya. Ini electric seat buat yang mahal dapat electric seat cuma Rp235 juta. Kita pendekin banget coba ini. Tapi kayaknya enakan agak tinggi sih. Kan ato ya. Ato kan SUV ya kan. Jadi six ini dia ada enam apa namanya? Enam sixway. Siway ini jadi kayak vlog ya. Tapi mohon maaf ya. kita ini harus ditayangkan di channel Motomobi karena ee ini mer-review secara sangat ee objektif. Mohon maaf yang megang kamera Om Gendut nih. Airbag-nya ada berapa, Pak? Airbag-nya nah ini airbag-nya ada empat kalau enggak salah. Jadi jadi driver, penumpang, sama dia ada side airbag-nya. Kalau yang 195 yang murah itu cuma dua kalau enggak salah ya. Apa driver on? Eh, lupa. Uh. Uh, asik mur balikin nih lincah gesit. Cuma kan kalau misalnya kita lagi macet-macet itu kan ee kita butuh nyodok-nyodok ya. H. Kalau pakai nyodok-nyodok karena dia power delivery-nya halus nih ya. Contoh nih kami gaspol tuh kagetin. Gasp itu enggak bergerak ke mana-mana karena dia dia ee ya dibikin alus deh. Padahal mobil di situ bisa menyentak sekali. Nah, kalau kita tahan agak lama baru dia melaju. Ini Bid salah ngitung harga apa gimana ya? I eh normal proper gitu loh. K beli beli beli enggak bebas. Bebas buat ini si apa? Hah? Oh iya ulang tahun Little Little M Little Miss Movie. Bukan ulang tahunnya ini siapa? Ee Mobi dua enggak? Mobi tiga. Mobi tengah. Mobi tengah. Iya. Iya. Cuma dia enggak ada nafsu-nafsunya apa sekali sama nyetir sih? Enggak. Padahal dia beli dulu aja, Pak. Beliin dulu nanti. Oh, iya. Sama mobil satu juga begitu dikasih mobil langsung. Cuma mobil satu kan dikasih E36 ya. Murah ya ini kan tutup aja harganya Rp200 juta. Ini channel Motong Mobi tapi gayanya gaya Om Mobi. Enggak apa-apa ya, mohon maaf penonton sekalian. Subscribe juga ke channel Om Mobi. Kita kembali ke singgahsana VYD. Oke, sekarang kita coba secara lambat. Secara lambat ngapain nih, Pak? Secara lambat itu eh masa lampunya ada autonya sih? Lampunya ada autonya. Auto wipernya enggak ada pladutya komplit lagi. Asem ini. Iya. Ini ada cruise control. Ini ada keamatan bisa kita lihat cruise controlnya bisa. Kenapa dia bisa harga murah gitu sih, Pak? Hah? Enggak tahu apakah biaya produksinya emang murah atau yang warna ini bagus sih, Pak. Yang warnanya ini juga ini yang warna kita pakai dong. Hah? Aduh. Aduh. Wah, tadi saya ingatnya warnanya biru ya. Waduh. Aduh. Gendut. Oke, kecepatan lambat. Ini kan biasanya kalau macet nyodok-nyodok nih. Ketika ditanjakan, oh ada apa namanya? He start assist juga tetap. Coba ya. Ini kalau ini udah mulai rata jalannya. Kita lepas rem. Oh, ini auto holdoldernya nyala ya. Oh, lambat dia ngegasnya pas dilepas rem. Wah, tapi oke sih. Ini gawat emang. Oke loh ini. Oke ya. Heeh. Kan maksudnya ini oke dan enggak oke. Enggak okenya itu apa? Ngerusak semuanya. Bayangin bukan hanya ngerusak pasar mobil listrik P dipencet sini Pnya. Oke langsung electronic parking brake. P bukan hanya ngerusak pasaran mobil listrik tapi juga merusak pasaran mobil internal combustion. Bayangin orang yang mau beli ee aa Agia Brio bisa lari ke sini loh. Tapi bagus orang jadi convert ke listrik. Cuma ini ampun-ampun deh BYD nih. Kompetitor yang lainnya juga terdesak pakai ya. Iya. Ini kan ini kan direct kompetitornya kalau dari harga ya. Ada Wooling RV. Ada FinFast VF3. Ada DFSK CRS. CRS. Ada. He bukan DFSK. CRS. Seran ya? Heeh. Mobil yang lebih gitu loh. Pintunya ada empat, duduk belakangnya masih oke. Heran Begitu ya. Oke, itu saja videonya. Terima kasih telah menonton video review first drive eh ala-ala vlog ya. Jangan lupa tekan tombol jempol ke atas dan subscribe Mobi-mobi dan Mobi apa semuanya. Eh, kan ada harus ada overall-nya ya. Enggak, enggak ada full review nanti ada overall-nya. Iya, ya. Mudah-mudahan dalam waktu dekat kita dipinjamin mobil atau ini biar kita bisa bikin full review. Terima kasih telah menonton. Apa pinjamin ya bukan beli ya. Beli review mobil sendiri. Kenapa gak beli ya? Pinjam.
