Perjuangan BERAT Habisin Baterai iQOO Z10! (YouTube Video)
Di video kali ini gua bakal bawa kalian ke petualangan gua buat habisin baterai IQ Z10 ini dari 100 sampai mati. Gak habis-habis, Guys. Plus dari sana mari kita cari tahu kelebihan dan kekurangan HP ini. Apakah hitungannya upgrade atau downrade kalau dibanding pendahulunya IQ Z9? Yuk, kita bahas. Yang dimulai dari nonton YouTube di jam . pagi. Iya, 1 pagi. Karena gua tahu bakal jadi hari yang panjang. Jadi gua ambil start duluan. Jadi, gua cari video yang panjang sampai 10 jam sendiri tuh. Set resolusi video di 1080p dan volume sekitar 25%. Habis itu ngapain? Ya tinggal tidur. Bye. Oke, sambil tunggu YouTuber cupu di masa itu bangun, gua mau share impresi gua pas lihat HP ini yang bentuk kameranya kok berubah lagi? Kalau gua kepoin di website-nya mulai dari Z7 yang mengkotak gitu, terus Z9 udah mulai ada lengkungan. Eh, bt-nya ke mana, ya? Dan terakhir di Z10 ini gak tanggung-tanggung langsung dibikin bulat. Sebenarnya enggak salah juga sih, tapi gua sendiri lebih suka bentuk kamera di Z9 lebih khas aja gitu dan mirip kayak flagship-nya IQ 12 atau 13. Buat yang belum tahu, IQ ini adiknya Vivo ya, Guys. HP-HP yang lahir dari pabrik yang sama dan pelayanan after sales-nya juga satu orang tua. Tapi nilai plus dari desain ini masih dikasih detail-detail yang enggak boleh dilewatin. Kayak misalnya ada tekstur gerigi gitu di sepanjang bulatan. Terus begnya juga ada tekstur kayak air mengalir gitu enggak sih? Kebayang enggak? Jadi ikut berasa adem kalau dilihat dan pastinya minim jiprakan sidik jari. Terus karena kamera modulnya simetris di tengah, buat yang hobi pakai HP disuruh pasrah celentang gini bakal enak, enggak banyak goyang. Habis itu HP ini punya frame yang bukan flat ya, melengkung gitu, bermaterial plastik sama kayak begnya yang mana di sebelah kanan HP ini ada volume dan power button. Di kiri kosong, terus di atas ada mic yang enggak punya teman sendirian. Sedangkan di bawah ada lubang speaker, port C, mic lagi, dan dual Sim sword card yang enggak bisa tambah memori. Dan lanjut kita ke bagian depan yang punya layar 6,77 inch yang menurut gua lumayan ketara perbedaannya sama Z9 di 6,59. Tapi lama-lama pasti kebiasa sih. Buat bezelnya bisa dibilang tipis, masih mirip-mirip sama Z9 dengan dagu yang tebelan dikit. Tapi sekarang layar Z10-nya ini melengkung atau yang mereka bilang quart curve dan perlindungannya pakai shield glass yang diklaim 150% lebih tahan banting dibanding pendahulunya. Overall Z10 ini nyaman banget buat digenggam ya karena enggak cuman di frame tapi bagian depan dan belakangnya ada lengkungan tipis. Ketebalannya sebenarnya sih standar aja di 7,89 mili dengan berat 199 gr. Tapi karena kapasitas baterainya 7.300 mAh jadi luar biasa. Apalagi sampai masuk Muri jadi HP dengan baterai terbesar di Indonesia saat ini. Oke, kita lanjut lagi ke petualangan gua. Habisin baterai HP ini. Halo HP. Dan setelah 9 jam, baterai berkurang 35% dengan suhu yang aman ya di 34 sampai 35 derajat. Dan ini kondisi AC mati ya yang bakal tetap gua gak hidupin sampai akhir tes. Terus gua ngelakuin tes ini tujuannya lebih ke simulasi real life buat kalian yang mungkin suka lakuin maraton drag core biar tahu set apa konsumsi baterainya. Enggak cuman di YouTube, di Netflix juga harusnya sama sih untuk konsumsi daya. Jadi kalau dihitung-hitung guys 35% tadi berkurang selama 9 jam mungkin nonton YouTube berarti kalau sejamnya sekitar 3 atau 4% berkurangnya. Wah, awet sih. Awet. Oh, ya, dites tadi masih pakai Wii ya dan sekarang bakal gua matiin. Jadi seterusnya kita pakai data selular. Habis itu gua ketemu hal aneh deh pas cek SOT-nya. Untuk screen time-nya secara keseluruhan sih benar ya di 9 jam, tapi kok pasagian YouTube cuman 4 jam ya? Hm. Next, gua mau sarapan Mobile Legends di HP ini. Cuma gak tahu kenapa udah 5 sampai 10 HP terakhir tiap download Mobile Legends pasti settingan gameennya berubah gini. Anyway, gua mentokin aja ke kanan semua lah ya. Dan pengalaman mainnya enggak masalah. Terus layar lengkungnya jujur gua enggak ganggu sih karena tipis doang lengkungannya hampir ke flat malah. Buat suhu sebelumnya gua sempat cek lebih ke hanget menuju panasedikit aja di 41-an derajat. Oh ya nanti kita bahas game mode-nya ya. Terutama ada bedanya enggak sih sama IQ Neo 10 di varian tingginya tuh? Total gua main sekitar 1 jam 9 menit dan baterai berkurang 14%. Habis itu gua ngaso dulu bentar dan lanjut tes scrollsroll sosurpad yang mana gua baru nge-spakernya mono loh. Cuman sebenarnya untuk scroll-scroll gini kualitasnya udah cukup ya, enggak yang cempreng gimana. Tapi kadang yang mesti dibiasain itu kalau misalnya tiba-tiba suara jadi kecil. Jangan panik karena bisa jadi ketutupan sama jari kelingking. Beberapa kali suka kejadian cuman lama-lama udah kebiasa dan tinggal geser aja sih jarinya. Tapi ini buat scroll-skroll sosmate ya. Kalau buat dengar lagu jelas kenikmatannya beda saat dengar yang stereo speaker. Total gua scrollsk sosm sampai mabok tadi sekitar 2 jam dan baterai berkurang 14%. Benar-benar perjuangan. Jadi, biar usaha gua bikin konten ini enggak sia-sia, boleh bantuin gua dengan like video ini. Oke. Dan subscribe juga buat yang belum biar bisa cepat-cepat sejuta subscriber. Thank you. Oke, sebelum gua bawa HP ini keluar buat tes kameranya, mari lanjut ke spesifikasi yang lengkapnya langsung gua tampilin di layar aja. Dan kalau dibandingin sama pendahulunya si Z9 secara spek ternyata lumayan banyak perubahan loh. Ada yang ada juga yang H pertama mulai dari layarnya yang sekarang membesar dari 6,59 inch ke 6,77 dengan pick brightness yang meningkat juga dikit. Tapi untuk refresh rate-nya diturunin jadi 120 Hz. Cuman buat bagian ini tipis aja sih bedanya. Habis itu buat chipset ada sedikit aja perbedaannya. yang tadinya pakai Snapdragon 7 Gen 3, di Z10 ini pakai Snapdragon 7S Gen 3. Dan kalau dibandingin AnTutunya sih mirip-mirip secara skor, cuma emang GPU-nya di Z9 ini lebih tinggi ya kalau lihat dari hasil benchmark di video kemarin. Terus enggak cuman AnT2, tapi 3D Mark juga sama lebih baik di Z9 yang artinya bakal berpengaruh dari sisi pengalaman gaming. Tapi yang bikin geleng-geleng sih baterainya enggak nanggung-nanggung langsung loncat dari 6.000 ke 7.300 00 FA. Dan kalian tahu apa? Klaimnya sih kita bisa nonton streaming YouTube sampai 24 jam 53 menit. Dan kalau dari tes tadi sih emang memungkinkan ya 9 jam tadi itu berkurang 30% artinya 1 jam itu berkurang 3,9 atau genapin jadi 4%. Kalau dikali 25 jam jadi pas 100%. Tapi ini kurang lebih loh. Oh ya, sekarang di Z10 ini pakai silicon blue cord bater generasi ketiga. Salah satu tersangka yang bikin kapasitas baterainya bisa jauh lebih gede, tapi dengan ukuran yang sama dengan Z9. Terus chargernya juga upgrade dari 80 ke 90 wat, bisa bypass charging dan reverse charging pakai kabel. Buat kamera utamanya sama-sama di 50 megapel, cuma udah ketambahan OIS yang nanti kita cobain langsung. Terus ada 2 megapel lensa hiburan bok enggak ada ultra wide dan selfie-nya meningkat secara resolusi di 32 megapel. Habis itu yang pahit-pahitnya ada dua. Pertama speakernya sekarang mono dan he feedback-nya lemah gitu ya. Getarannya nyebar enggak solid kayak di Z9 kemarin. Cuman IP rating meningkat dikit walaupun geli-geli aja dari IP6 ke 65. Tadinya gua mikir ya okelah ada plus minusnya, tapi setelah dilihat-lihat lagi kayaknya lebih banyak kurangnya enggak sih di Z10 ini? Sampai akhirnya gua ketemu bocoran harga HP ini yang mulai dari, juta. Kok bisa lebih murah? Nanti kita bahas di belakang, ya. Oke, guys. Sekarang kita tes IQ Z10-nya yang baterai ada di 37% ya, yang punya resolusi video 4K 30 fps, kamera depan dan belakang. Cuman sayangnya kayak yang kalian lihat di kamera depannya enggak stabil nih. Tapi untung kamera belakangnya aman. Terus gua sempat cobain selfie-nya juga di resolusi 1080p30. Tetap enggak stabil ya. Tapi secara kualitas gambar kalian bisa perhatiin termakud baik loh. Kalau buat kamera belakang punya warna yang enggak terlalu keluar nih. Mungkin kalau saturasinya dinaikin dikit lebih pas. Cuman gua berasa ada kedutan tipis kalau sambil jalan gini. Kalau buat fotonya dia ada mode natural sama standar yang cukup kelihatan bedanya tuh. Favorit gua sih yang standar lebih hidup aja foto-fotonya. Overall untuk fotonya udah termaksud oke ya, bisa mentok sampai 10 kali. Yang dynamic range-nya juga bagus sama kayak selfienya. Walaupun gua berasa ada sedikit gelap tapi dikit doang. [Musik] Kita makan dulu, Guys. Kenyang. Oh ya, Guys, kalau ngomongin AI di HP ini kayak AICE, terus AI generate yang kayak gitu-gitu sih ada ya. Cuman pas gua bandingin sama Neo 10 kemarin, ada beberapa yang enggak ada loh. Kayak misalnya yang AI Image Expandern-nya enggak ada. Terus untuk audio recording yang dianscribe jadi teks juga enggak ada tuh. selebihnya kayak Circle to Search, Gemini, AI Notes kayak gitu-gitu ada sih. Oh ya, terus kalau ngomongin cas-nya dia ini yang bening gitu ya. Cuman yang gua demen di sisi-sisi ujungnya dia ada perlindungan lebih nonjol gitu ya bawahnya juga. Jadi kalau jatuh langsung begini bisa ketahan dulu. Dan ini buat tingkat kecerahannya, Guys. Sekarang baterai tinggal 30% jam .30. Next, kita lanjut streaming YouTube lagi. Tapi kali ini pakai data seluler yang mana setelah 2 jam baterai tinggal 18%, berkurang 11% atau sejamnya itu berkurang sekitar 5,5% yang mana jelas lebih tinggi dari sebelumnya yang pakai Wii. Habis itu gua lanjut nge-game Gchin Impact dengan settingan default-nya lowest, tapi FPS-nya gua naikin ke 60 ya. Total main sekitar 30 menit dan baterai berkurang 8%. Terus sebelumnya gua juga sempat tes pakai tools FPS-nya dengan settingan sama lowest 60. Terus performance mod-nya gua nyalain dan hasilnya dapat efek rata-rata yang baik 53,3. Untuk suhunya sendiri termaksud aman di 41,8 derajat. By the way, Guys, karena guanya yang kepanasan, jadi di tes terakhir ini kita nyalain AC aja, ya. Oke, next kita tes PUBG sampai habis nih. Sekarang baterainya ada di 10% jam .00. Untuk settingannya dapat di HDR sampai smooth extreme-nya yang mana buat pengalaman mainnya sih gak ada masalah. Dan sekalian gua mau share untuk game mode apa aja sih bedanya kalau dibanding sama IQ Neo 10 kemarin. Dan kalau gua perhatiin di sini sih hampir sama paling dua doang yang enggak ada, yaitu game Super resolution sama game frame interpolation. Yang mana kedua fitur ini berhubungan sama chip gaming tambahan IQ Neo 10 yaitu super computing chip Q1. selebihnya mirip-mirip. Sama-sama ada 4D game vibration yang bikin getaran HP-nya ngikutin gerakan atau jurus kita. Terus ada motion control yang bantu kita saat gerakin HP-nya yang mana dia bakal touch ke bagian udah kita set. Ada voice changer juga dan enggak lupa bypass charging. Total gua main sekitar 29 menit dan baterai berkurang 7%. Masih sisa 3% yang kayaknya gua habisin cepat aja dengan scroll-scroll IG. Tapi ternyata tidak secepat itu. Ferguso. 18 menit kemudian baru turun ke 1%. Sekalian gua cek sot yang dapat di 16 jam 21 menit. Ya sadis. Walaupun perlu diingat 9 jamnya itu tadi dari hasil maraton dracore. Tapi walaupun kalian enggak nonton selama itu sot di atas 8 jam mah bisa banget didapat. Jadi ya baterai 7300 mAh di HP ini emang sengeri itu. Good job sih Aiku. Cuman misi belum selesai, masih ada 1% lagi yang harus kita habisin. Dan kalian bisa tebak berapa lama lagi yang gua masih scroll. Aduh, gak bisa habis gimana nih? Dari jam 52 menit tadi, 15 menit setelahnya masih bisa diroll sampai gua mulai kena mental health, Guys. Gak Dan akhirnya 9 le 12 baru mati tuh. Wis. Hah? Mati. Huh, kelar juga dedikasi gua buat menghabiskan baterai ini. Dan kalau kalian nonton sampai sini, berarti kalian kuat juga kayak baterai HP ini. Ya, like video ini kalau mau sering-sering gua bikin konten kayak gitu. Oke, sekarang kita charge pakai chargeran bawaannya. Dan gua benar-benar mulai dari HP-nya mati nih. Kira-kira setengah jam kemudian baterai ada di 43%, terus charging sejaman kemudian ada di 87 dan pas gua cek lagi di menit ke-72 barulah kelar ke 100%. ya gak terlalu jauh lah dari yang diklaim sekitar 45 menit kelar charge. HP ini punya dua warna ya, ada Nitro Black yang hitam polos dan quantum silver yang gua pakai ini. Untuk variannya cukup lengkap nih, ada pilihan 8 gig dan 12 gig RAM dengan storage 128 sampai 512. Nah, buat harganya lagi-lagi kalau bocoran yang gua dapat ini benar mulai dari Rp3,7 juta buat varian paling rendahnya 8+18. Buat yang lupa, IQ Z9 sebelumnya itu mulai dari R juta ya, selisih Rp300.000. Lumayan juga tuh. Belum lagi kalau misalnya ada promo-promo bisa dapat lebih murah. Eh, malah jadi ngegantiin Z9X enggak sih si Z10 ini? Karena sekarang bisa sombong ya kalau mau yang lebih powerful di kelas menengah bisa lirik model baru mereka yaitu IQ Neo 10 di harga R jutaan yang performance-nya bua sih. Gua udah sempat bahas videonya di sini. Menurut gua kalau kalian cari HP di harga Rp3 jutaan ini salah satu yang bisa dipertimbangin. Cuman ingat, fokusnya emang bukan ke performance ya, lebih ke baterai yang badak dengan tetap punya bentuk yang slim plus layar lengkung tipis yang gua suka sih. Mau dipakai buat nge-game juga masih enak karena bisa dibilang semi fred juga tuh. Mungkin bisa dibilang allrounder karena performance-nya pun enggak lambat juga sih. Pas gua tes beberapa game tadi juga cukup mulus. asa settingannya disesuain. Paling beberapa hal yang kalian mesti ingat. HP ini speakernya masih mono, terus heptic feedback lemah dan enggak ada ultrawide. Cuman gua rasa kekurangan-kekurangan tadi kalau dibandingin sama HP lain di kelas harga yang sama ada yang begitu juga enggak sih? Ya intinya disesuainin aja sama keperluan kalian pakai HP. Kelebihan dan kekurangannya udah gua sampaiin di sini. Yeah.
