Jungkat

PILIH POCO apa INFINIX? | X8 Pro Max vs GT 50 Pro (YouTube Video)

  • 12/05/2026

Boleh enggak sih ngebandingin HP gaming sama HP yang enggak terlalu gaming-gaming amat? Ya jelas boleh lah kalau yang dibandingin adalah dua HP ini. Bismillah, alhamdulillah kita ketemu lagi bareng gua Romi. Menu compare kali ini adalah dua HP performa yaitu Infinix GT 50 Pro 12/256 ini kisaran harga 6 juta dan Poco X8 Pro Max 12/256 sekitar 6,8 juta. FYI, kedua HP ini dia juga punya opsi 12/512 yang selisih harganya itu kalau enggak salah sekitar 500 ribuan aja. Sebenarnya ngebandingin kedua HP ini tuh gua ngerasa kayak rada-rada aneh ya. GT 50 Pro ini jelas HP gaming banget, sementara X8 Pro Max ini kayak HP pada umumnya tapi dia punya spek yang enggak kalah gaming. Tapi soal spek nanti kita akan bahas lebih lanjut di segmen performa. Nah, sekarang balik lagi ke desain. Untuk memilih antara kedua HP ini bukanlah hal yang sulit-sulit amat ya, simpel aja dah. Kalau suka yang mencolok dengan tampilan gaming banget ya jelas Infinix, tapi kalau enggak suka looks yang terlalu rame, pengen yang dalam tanda kutip normal-normal aja dan masih ada kesan feminimnya misal mau dipakai sama user cewek ya ini Poco lebih cocok. Walaupun X8 Pro Max ini lebih simpel minimalis tapi bobotnya dia 20 gram lebih berat dari GT 50 Pro. Kalau dipegang sebenarnya hampir enggak terlalu berasa beda kualitasnya ya, tapi sebenarnya body X8 Pro Max dia lebih solid karena frame-nya aluminium bukan polikarbonat kayak GT 50 Pro. Dan satu lagi, ketahanan body X8 Pro Max ini juga lebih unggul karena dia udah ngantongin IP 69K berbanding GT 50 Pro yang cuma IP 64. Cuma ya tetap harus dicatat IP rating ini sifatnya cuma untuk jaga-jaga aja bukan buat sengaja kita kenain air atau ceburin HP-nya. Nah, apakah ada daya tarik lain dari fisik kedua HP ini? Wah, tentu saja ada. Kalau X8 Pro Max diam-diam dia list lensa kameranya bisa nyala RGB, bisa kita custom untuk apps apa aja. Dan kalau di GT 50 Pro karena ini adalah HP gaming pastinya lebih rame lampu RGB-nya membentuk huruf X, ada active liquid cooling juga, dan punya dua tombol trigger yang bisa di-custom selain untuk eh main game bisa untuk fungsi non gaming. Jadi misal bisa buat shortcut untuk buka aplikasi ataupun buat motret juga bisa. Ngomongin spek sebenarnya ini rada kocak ya GT 50 Pro yang beneran HP gaming dia cuma pakai Dimensity 8400 Ultimate. X8 Pro Max yang bukan dedicated HP gaming dia malah pakai Dimensity 9500S setingkat lebih tinggi. Tapi ya memang wajar karena kan harganya juga mahalan X8 Pro Max ya. Nah, karena beda kasta satu level jadi sudah pasti urusan performa untuk CPU dan juga GPU mutlak dimenangin X8 Pro Max titik. Nah, sejauh apa bedanya? Yuk kita lihat. Di AnTuTu 1111 overall skornya selisih 700.000 lumayan ya. Skor CPU dan GPU X8 Pro Max masing-masing dapat 800.000-an sementara GT 50 Pro cuma 500.000-an. Lanjut di Geekbench 6 baik skor single maupun multi core X8 Pro Max juga dipastikan lebih tinggi. Selisih yang dihasilin menurut gua ini masih sangat wajar karena memang balik lagi chipset-nya kan dia lebih tinggi satu kasta. Nah, untuk main game yang kelas berat di sini kita tes tentunya pakai 3D Mark Steel Nomad Light buat simulasi grafis kelas atas tanpa ray tracing. Nah, perbedaan frame rate yang dihasilkan ternyata enggak terlalu jomplang-jomplang amat ya. GT 50 Pro dapat 10,6 FPS sementara X8 Pro Max dapat 14,5 FPS. Nah, satu-satunya keunggulan GT 50 Pro di sini adalah kestabilan karena hukumnya memang begitu. Semakin kencang chipset, semakin panas pula suhunya jadinya semakin rendah angka kestabilannya. Nah, di sini kita dapat perbedaan angkanya ini lumayan jomplang ya. 55% lawan 85%. Apalagi kalau di GT 50 Pro kita aktifin liquid cooling-nya, angka kestabilannya makin naik lagi jadi 88%. Mantap. So, dari sederet pengujian barusan kita sebagai user ya tinggal pilih aja mau yang lebih ngebut tapi lebih panas atau mau yang ngebutnya cukup aja tapi jauh lebih adem dan stabil. Nah, tinggal disesuain aja sama kebutuhan terutama berdasarkan game-game yang sering kita mainin sehari-hari. Terus untuk baterai, kapasitas dan speed ngecasnya juga beda jauh nih lebih unggul X8 Pro Max dengan 8.500 mAh 100 watt. Si GT 50 Pro cuma 6.500 mAh 45 watt. Gua coba bandingin untuk ketahanan standby dari jam 8 malam sampai 5 pagi, baterai GT 50 Pro berkurang 2% sedangkan X8 Pro Max berkurangnya 3%. Artinya kapasitas lebih gede belum tentu lebih irit karena balik lagi ya ini dipengaruhi banyak faktor kayak optimasi OS dan juga chipset yang dipakai. Semakin powerful chipset-nya pastinya akan semakin boros daya. Ketika dipakai main game berat 1 jam, kombinasi baterai 8.500 mAh dan Dimensity 9.500 SD X8 Pro Max nguras 24% sedangkan kombinasi baterai 6.500 mAh dan Dimensity 8.400 Ultimate di GT 50 Pro sedikit lebih boros di 27%. Nah, untuk ngecas keduanya sama-sama sudah support bypass charging ya, mantap. Speed ngecas pakai kabel Simply X8 Pro Max itu menang jauh ya, 100 watt dibanding 45 watt yang ada di Infinix. Durasi full charge-nya bisa selisih sekitar 30 menit. Tapi GT 50 Pro bisa wireless charging 30 watt, sementara X8 Pro Max dia enggak support wireless. Bahas desain dan performa sudah, sekarang giliran kita bahas layar, speaker, dan juga fitur penunjang. Nah, GT 50 Pro ngebawa layar berbezel tipis 6,78 inci AMOLED 144 Hz dan X8 Pro Max punya layar yang juga berbezel tipis 6,83 inci AMOLED 120 Hz. Tapi dengan sertifikasi HDR dan Dolby Vision. Jadi, di atas kertas ini lebih optimal buat nonton video. Memang benar kalau kita compare layarnya buat mutar klip HDR, dynamic range X8 Pro Max berasa banget lebih luas. Apa yang ditampilin di layarnya itu kayak menyala, terang, jelas, cerah. Sementara layar GT 50 Pro sebenarnya sama sekali enggak jelek ya. Tapi highlight dan shadow-nya itu berasa dia lebih pekat aja. Jadi, untuk area-area yang gelap kesannya jadi berasa rada-rada under exposure. Kemudian untuk speaker-nya, biar lebih enak teman-teman bisa langsung bandingin sendiri. Dan mungkin satu hal yang juga perlu dibahas sedikit aja, yaitu fitur penunjang. Di mana kalau teman-teman memilih GT 50 Pro, selain dia punya Hybro Flow Liquid Cooling, juga ada bonus yang berupa tombol trigger. Nah, tombol ini bakal kepakai banget misal pas main game kayak PUBG Mobile, kita bisa tap sekali buat nembak, tap agak kencangan buat tiarap, dan swipe kanan kiri buat ganti-ganti senjata. Ini benar-benar game changer banget. Untuk menu penutup biar lebih afdol, gua juga bakal kasih sedikitlah komparasi hasil kameranya. Walaupun kedua HP ini kan sebenarnya bukan HP kamera sentrik. Set up-nya ini kembar ya, sama-sama punya main kamera 50 megapixel OIS dan ultra wide 8 megapixel. Nah, dari experience motret eh menggunakan kedua HP ini, yang paling kerasa beda ya paling akurasi warna aja sih. Mostly jepretan X8 Pro Max dia lebih sering mendekati warna aslinya, terutama kalau motret di kondisi pencahayaan yang kompleks. White balance di GT 50 Pro itu suka kurang akuratlah. Nah, ketika motret di outdoor, dynamic range X8 Pro Max juga seringannya lebih luas ya, shadow-nya lebih ngangkat. Sementara hasil foto GT 50 Pro, dia bisa ngasih kontras yang lebih deep. Untuk kemampuan nge-zoom, karena sama-sama ini enggak punya lensa tele, jadi yang paling relevan menurut gua pakainya maksimal di 5 kali zoom aja. Dan hasilnya processing X8 Pro Max dia sedikit lebih optimal. Untuk motret wajah juga sama ya, sharpening-nya masih sedikit lebih rapi, lebih enak dilihat di X8 Pro Max. Tapi ya tetap GT 50 Pro hasilnya enggak mengecewakan. Nah, selebihnya jepretan kedua HP ini sama-sama memuaskan untuk sebuah HP yang lebih mengutamakan performa ketimbang kamera. Dan yang enggak kalah keren, kamera kedua HP ini sama-sama bisa ngerekam up to 4K 60. Eh, ini dynamic range-nya teman-teman bisa lihat. Dan juga kita akan tes kestabilannya. Nih, gua jalan santai. Dan kita coba untuk fokusnya ya. Oke. Oke, sip. Komparasinya sudah selesai. Rangkumannya, GT 50 Pro dia datang ngebawa desain yang lebih tegas dan mencolok, punya Active Liquid Cooling, ada tombol trigger kelas atas buat kebutuhan gaming, chipset-nya masih cukup powerful dengan kestabilan yang super mantap. Kameranya juga cukup oke yang melebihi ekspektasi buat sebuah HP gaming yang harganya terjangkau. Tapi, Poco X8 Pro Max ini juga enggak kalah menarik. Desainnya memang lebih kalem ya. Tapi, chipset-nya ini kencang enggak kaleng-kaleng. Layarnya juga terang maksimal buat dipakai streaming enak. Dan kameranya overall lebih stabil buat motret di berbagai kondisi. So, bisa dibilang, yang menurut gua kedua HP ini worth it untuk range harganya masing-masing. Tinggal sesuaikan kebutuhan aja kalau teman-teman lebih pilih yang mana nih.

Lihat di YouTube