POCO X8: Harga Naik, Masih POCO? (YouTube Video)
Model Poco yang gua kira tinggal kenangan ini ternyata dapat penerusnya juga, Guys. Ini dia Poco X8 yang perubahan speknya justru bikin gua bertanya-tanya. Soalnya ada yang upgrade tapi ada juga yang malah downgrade. Jadi apa aja sih yang berubah dan layak enggak buat ngegantiin Poco X7 kalian? Terus di tengah harga HP yang makin naik, apakah X8 ini masih bisa nawarin value yang menarik atau daya tarik harga pok sekarang mulai berkurang? Cara resolusi video ini juga terbatas ya, dia mentok ni. Yuk, kita bahas. [musik] Oke, buat boksnya sama aja kayak sebelumnya ya. Jadi kita langsung buka aja. Di dalamnya ada kotak lagi warna kuning dengan logo Poco yang isinya ada SIM ejector, kertas-kertas yang sekarang belum berguna, sama case item yang cukup lentur. Habis itu di bawahnya lagi ada HP yang kita pinggirin dulu, terus ada kepala charger 67 watt, dan terakhir kabel type A to type C. Begitu dinyalain, HP ini masih jalan di Hyper OS3 berbasis Android 16 ya. Habis itu setup-setup kayak biasa, regis sidik jari. Dan yang cukup nyebelin titipan suruh instal F rekomendasi yang enggak bisa di-unselect all. Jadi mesti satu-satu. Nih stakelar storage-nya udah kemakan 33an gig dari total 256 punya gua ya. Dan cus langsung diminta update software hampir 500 meg. Impresi gua sama HP ini akhirnya bisa bilang welcome to the club dengan kamera modu zaman now yang punya dua lensa memanjang ke bawah gini. Buat flash-nya dipisah sendiri di luar ya. Dan di lensa kedua ini ada semacam bulatan lagi yang kayaknya sih infrared. Padahal sebenarnya dari X7 Pro sampai X8 Pro series kemarin, bahkan di F7 juga kamera modulnya udah bisa dibikin kayak gini loh. Tapi entah kenapa di X7 masih ngompor gitu dia. Jujur ini perubahan yang positif sih bagi gua soalnya gua lebih demen desain yang simpel kayak gini ya. Kalau emang lensa kameranya cuman ada dua ya dibikin dua aja. Jangan terlalu diempat-empatkan gitu lah. Kok oh ya buat yang enggak tahu sebenarnya Maret tahun ini Poco udah rilis X8 Pro sama X8 Pro Max duluan. Kayaknya pada ha heho juga enggak sih begitu tahu X8 ini keluar termasuk gua. Nah, terus kalau lihat bagian backnya entah kenapa gua langsung keingat sama Tetris. Soalnya dia punya pola garis-garis yang ngebentuk kotak dan di kondisi lighting tertentu pola ini bisa munculin tiga tingkat kecerahan yang beda-beda. Terus kalau diperhatiin lebih detail lagi, kotak-kotak ini ada pola yang beda. Tapi kalau disentuh langsung teksturnya sama aja sih. Tetap licin. Btw, warna orangen ini agak spesial ya, karena frame sama gundukan kameranya dibikin kayak warna rose gold gitu. Sedangkan warna lain senada sama warna HP-nya. Terus kayak biasa di bagian kanan HP ini ada volume sama power button. Kiri kosong, atas ada speaker sama mic kah ini? Dan di bagian bawah ada speaker lagi, Power type SIM, mic, dan dual slot SIM card yang enggak bisa tambah memori. Lanjut kita ke bagian depan yang mana HP ini punya layar 6,83 inch dengan basel yang udah oke lah ya. Enggak tebal tapi enggak yang tipis banget juga. Paling dagunya agak sedikit lebih tebal. dikit aja. Tapi terus kalian ingat enggak kalau di X7 kemarin itu layarnya masih model dual curve gitu alias dibikin melengkung baik di sisi depan maupun belakangnya. Nah, di X8 udah benar nih dia flat aja. Ayo coba angkat kaki yang senang sama perubahan ini. Buat materialnya sendiri baik frame maupun backnya masih dari polikarbonat. Kalau F di tangan mirip aja sih kayak HP-HP zaman now. Udah cukup nyaman dengan sudut frame yang melengkung. Terus ketebalannya juga standar aja di 8,6 mili dengan berat di 223 gr. Next. Ngomongin spesifikasi kalau dibandingin sama X7 ada yang di-upgrade tapi ada juga yang malah downgrade. Nih, kalian bisa cek dulu spesifikasi lengkapnya di layar ya. Habis itu kita lanjut ke perbandingan pertama dari layar. Ukuran di X8 sekarang lebih gede. Tapi buat resolusi, refresh rate, dan perlindungan layarnya masih sama. Buat touching-nya lumayan turun, tapi buat brightness sama PWM diming-nya meningkat. Tuh, lanjut ke performa. Dari sisi chipset ada sedikit perubahan nih yang tadinya pakai Diamond City 7.300 Ultra di X7, sekarang pindah ke Snapdragon 6S4. Kalau dari skor Antutu 2 tahun lalu, X7 itu dapat di sekitar 647.000-an berbanding 877.000 di X8 sekarang. Tapi itu versi AnTutunya beda ya. Dan biasanya makin tinggi versinya, nilai Antutunya juga makin gede. Jadi gua tes lagi di Antutu versi 12. Dan benar, X7 ini dapat di R962.000. Ada sedikit turun ke X8 walaupun enggak yang drastis. Cuma satu yang pasti buat teknologi storage-nya justru naik nih dari UFS 2.2 ke 3.1. Kalau buat pemakaian sehari-hari performanya masih oke ya. Buat main Mobile Legends juga termasuk mulus. gak ada lag yang ganggu. Mungkin karena settingan maksimalnya juga gak terlalu tinggi kali ya di Super HD. Sementara kalau ada satu bagian yang menurut gua paling bersinar di HP ini yaitu baterainya. Dari yang tadinya 5.000-an mAh aja jadi 8.340. Terus buat charging-nya dia naik lagi nih dari 45 watt di X7 ke 67 watt di X8. Dan ya untungnya HP ini masih bisa dijadiin powerbank darurat ya karena support 22,5 watt wire reverse charging. Terus ada satu lagi nih yang menarik. X8 ini dapat sertifikat TUV SUD 5 star buat performa baterainya. Sertifikat ini sebelumnya juga ada di Redmi Note 17 Pro Series yang klaimnya sih baterai bakal tetap stabil di suhu yang ekstrem, punya umur yang lebih panjang dan lebih tahan buat pemakaian sehari-hari. Lanjut kita ke kamera. Lensa utamanya masih sama 50 megapel. Tapi dulu di X7 masih ada 8 megapel ultrawide sama 2 megapel makro. Sedangkan di X8 sekarang diganti jadi 2 megap dep. Kamera selfie-nya juga sedikit turun dari 20 megapel jadi 16. Buat spesifikasi lainnya kurang lebih masih mirip lah ya. Udah 5G belum support eim dan punya dua speaker dengan 300 volume boost. Hal itu buat heptic feedback. Enggak terlalu kencang ya getarannya. Tapi ya getarnya juga bukan yang nyebar gitu ya, masih ada sedikit bulatnya. Yang ngebedain itu cuman ada di ketahanan terhadap debu sama airnya aja sih di X7 sampai IP68. Sementara X8 jauh lebih lengkap dari IP 66 sampai 69K. Terus kayak yang udah gua kasih tahu di awal, seri X8 ini udah ngeluarin varian Pro sama Pro Max-nya lebih dulu ya. Kalau kalian mau tahu spek dan perbedaan dari X8 ini, gua udah bikin beberapa video review-nya, tinggal ditonton aja. Terakhir, mungkin sedikit-sedikit udah ada yang nyadar ya kalau Poco X ini ternyata punya saudara jauh yang hampir kembar dari sisi spek yaitu Redmi Note 17 Pro 5G alias hampir sama semua speknya tuh layar sama chipset sama baterainya juga palingan cuman beda di kameranya aja kalau di Redmi ada 8 megapel ultrawide di Poco ada 2 megapel dep Oh ya Redmi juga udah support e SIM sementara yang Poco belum guys supaya modal gua beli HP ini enggak sia-sia Dan kalau kalian suka sama video ini, jangan lupa kasih tahu gua dengan like video ini ya. Dan subscribe juga buat yang belum. Thank you. Oke, jadi selain enggak adanya lensa ultrawide kalau dibandingin X7 di X8 ini ternyata secara resolusi video dia juga terbatas ya. Dia mentok di 1080p 30 aja. Sedangkan di X7 ini dia kamera depannya bisa 1080p60 dan belakangnya bisa 4K30. Untuk kualitas fotonya sendiri udah termakud baik ya buat foto objek orang bagus dengan selfie yang juga oke loh. Kalau dibandingin sama X7 gua berasa saturasi di X7 sedikit berlebih sedangkan X8 lebih mendekati natural. Terus buat video selfie, X7 punya jarak pandang yang lebih luas tapi dengan dynamic range yang lebih baik di X8 sih. Kalian bisa lihat gedung di belakang sana. Kalau kamera belakangnya hampir mirip kecuali saturasi yang tadi sedikit lebih tinggi di X7. Terus dami crash juga lebih baik di X8 walaupun keseluruhan gambarnya lebih gelap. [musik] Sebelum masuk ke varian dan harga, gua mau info dulu sedikit tentang AI dan iklan di HP ini. Kalau buat AI yang ada di galeri, X8 ini udah cukup lengkap dan langsung dapat semuanya ya. Enggak kayak di X7 yang agak nyicil tuh. Di sini ada AI, remove reflection, image expansion, AI sky, boke image enhancement sampai beautify. So far hasilnya menurut gua udah cukup oke lah. Oh ya enggak ketinggalan juga ada Circle toer sama Gemininya Google. Terus gimana dengan iklan? Kayaknya emang kelas mid gini sih enggak bisa dihindari, Guys. Gua buka beberapa app bawaan pertama kali bakal muncul iklannya sih. Terus di awal tadi juga sempat ngeganggu yang insta rekomendasi app dan lain sebagainya. Ya, kalau enggak mau kena iklan sebenarnya tinggal ggak usah pakai app-f itu sih. Dan bisa di-disable juga app-nya biar notifnya pun enggak muncul. Oke, buat pilihan warnanya ini dia ada tiga ya, hitem, terus orange kayak yang gua punya ini sama putih yang ada kuning-kuningnya dikit di bagian back. Kalau variannya sendiri Singapura cuman ada satu ya, 8+ 256 dengan harga promo 419 Singaporea dolar atau sekitar 5,8 juta. Sedangkan harga X7 di Singapura pas awal tahun kemarin buat varian yang sama harganya di 299 Singaporea dolar ya atau waktu itu di R,5 jutaan. Wah, lumayan tuh naiknya sekitar 2 jutaan lebih. Tapi itu kalau pakai kurs lama sih 299 Singapura dolar kalau dihitung kurs sekarang udah 4,1 juta sendiri. Lumayan nyesek ya. Jadi selisih harga rupiah yang kalian lihat itu gabungan dari harga HP-nya yang naik sama perubahan kurs juga. Cuman sekali lagi ingat itu harga Singapura ya. Kalau dari yang udah-udah sih biasanya harga di Indonesia bisa lebih rendah. Sekarang pertanyaannya emang Poco X8 ini bakal masuk Indonesia? sayangnya gua juga belum ada info, Guys. Jadi kita sama-sama pantengin dulu aja IG-nya Indonesia. Cuma kalau ditanya pendapat gua sama X8 ini, jujur agak susah buat ngelihat apa yang bikin HP ini terasa wah atau lebih menarik dibanding generasi sebelumnya. Yang paling bersinar jelas baterainya dari 5.000-an jadi 8.340 mAh. Terus charging lebih kencang, storage juga naik ke UFS 3.1. Secara desain pribadi, gua juga lebih demen sama yang sekarang sih. Apalagi layarnya udah flat. Tapi di sisi lain, kamera ultrawide malah dihilangin. Jadi ada yang naik cukup jauh tapi ada juga yang mesti direlain. Makanya kalau kalian udah punya X7 dan masih nyaman dipakai, menurut gua stay aja lah ya. belum ada alasan kuat buat buru-buru upgrade, kecuali emang kalian butuh banget baterai yang jauh lebih gede tadi. Cuma bukan enggak mungkin kalau harga Poco X yang sekarang ini bakal terlihat wajar ke depannya. Setelah bayang-bayang standar harga tahun lalu udah tergantikan sama harga-harga HP baru zaman now. Dan gua masih berharap ya Poco tetap jaga DNA-nya, ngasih spek yang menarik di harga yang kompetitif. Meskipun standar harga mungkin udah beda dari yang dulu. Ya, kita pantau aja, Guys. Semoga masa-masa sulit ini cepat berlalu dan rezeki kita semua makin lancar. Amin. Dan sampai ketemu di video selanjutnya. Bye-bye.
