Porsche 911 Carrera 2025: DNA 911 Masih Kental di Generasi Ini (YouTube Video)
masih ada liarnya. Masih. Huh, luar biasa ini handlingnya. Nah, Porsche 911 facelift telah muncul di Indonesia beberapa saat lalu, tepatnya pada akhir 2024 lalu. Dan kini kami berkesempatan untuk mengendarai mobil ini bukan di Indonesia tapi di Thailand. tepatnya di Kota Ciangmai dan melalui jalan yang berkelok-kelok di pegunungan. Lantas bagaimana impresi kami terhadap Porsche 992.2 [Musik] Ya, sedang kami tidak hanya 91 Carera, tapi juga ada varian lain yaitu di sana 911 GTST hybrid dan 911 Carera juga. Tapi kita akan fokus kepada 91 Carera karena model ini difokuskan untuk eh pasar Indonesia yang merupakan salah satu backbun bisa dikatakan. Oke, jadi 91 992.2 ini merupakan versi facelift dari 992.1. Jadi, ada beberapa ubahan di bagian eksterior kemudian sedikit di bagian mesinnya. Nanti kita akan jelaskan apa saja perubahan dari mobil ini. Sekarang kita akan berkendara terlebih dahulu. Nah, sekarang saya sudah berada di Queen Cirikit Botanical Park di Ciangmai dan saya akan mendeskripsikan sedikit apa perbedaannya eh 992.2 dibandingkan 992.1 atau versi Vif ini. Nah, di bagian depan ada perubahan yang cukup signifikan sebenarnya. Nih kita lihat bagian lampu ini sudah menyatu dengan lampu sein. Kalau sebelum itu ada di bagian bumper lampu untuk lampu seinnya dan desain bumper juga tentunya lebih baru, lebih agresif dan lebih keren. Dan tipe karera seperti ini bumpernya ya. Kemudian veleg dia menggunakan ring 20 tapi ini option ya, jadi bisa diadjust ee setiap pembelian. Kemudian bagian samp jauh banyak berbeda dibandingkan sebelum e facelift. Dan di bagian belakang ini nih tempat platom tuh sekarang ada di bagian sini nih. Kemudian lampunya seperti ini. Ini khasnya Nana banget. Knalpotnya seperti ini. Dan ada dirck lamp di bagian sini dengan wing yang bisa diadjust. Dan untuk mesinnya ini dia emang enggak bisa dilihat ya. Jadi hanya seperti ini saja karena setiap mesin Porsche itu hanya bisa di bongkarlah istilahnya oleh ee teknisi profesional Porsche. Nah, pada Karera ini dia menggunakan mesin 3000 cc 6 silinder turbo yang sebenarnya konfigurasi tidak jauh berbeda dengan versi 992.1 in one di facelift ini. Tapi ada sedikit penambahan tenaga sekitar 6 HP sehingga tenaga mencapai 389 HP serta torsi 450 Nm. Kemudian dia berpadu dengan transmisi otomatis PDK atau Porsche double kuplung atau dual C transmission itu bahasa Jermannya dan mengalirkan tenaganya ke roda belakang. Dan ini dia ruang interior dari Porsche 911 varian Carrera atau yang paling basic. Tapi ini bisa dikatakan menjadi your everyday 911. Dan memang ada beberapa ubahan ya jika dibandingkan 992.1 atau yang sebelum facelift. Yang pertama adalah ini nih, instrumen clusternya. Dia tidak menggunakan lagi five gch ya. Jadi hanya tiga seperti ini tapi bisa di e sesuaikan. Nah, karena bisa disesuaikan jadi sebenarnya dia bisa tetap yang 5 gu wat Porsure seperti ini nih. Nih kayak gini kan. Selalu ada temperatur oli dan temperatur mesinnya. Kemudian kiri. Kemudian ada pilihan lagi yang lainnya. Nah, yang tadi kemudian seperti ini. Ini untuk navigasi dan ini yang paling keren nih. Nah, ini sebenarnya adalah tampilan instrumen kaster Porsche balap ya, di mana real time-nya dia selalu di atas. Wah, keren. Kemudian kita beralih ke bagian sistem entertainment. Enggak banyak sebenarnya ee menu yang bisa diakses ya. Jadi assistance. Nah, assistance ini ada mode cruise control. Aku sebenarnya ada di sini nih. Jadi yang namanya sport car seperti ini ya enggak perlu banyak-banyak menu yang ditampilin di bagian sistem enttainment tapi harus fungsional karena selain di sini selain secara tou screen Anda bisa mengaturnya di bagian sini nih. Nih untuk mengejas suspensi untuk mengejas suara knalpot tombol hazard tion control dan suspensi. Nice. Kemudian bagian bawah ini untuk mengatur AC masih secara fisik semua. ada heater seat dan electric parking brake. Dan japnya masih menggunakan sport chrono seperti ini ya. Tapi memang untuk optioning ini dia belum ada head up display. Jadi memang kalau fitur kita tidak bisa me apa ya mem-manchmark satu model saja karena ini bisa dipesan oleh customer per fitur-fitur atau per option yang bisa ee dipilih gitu ya. Seperti misalkan di mobil ini dia tuh ada speaker bose tuh. Ada speaker bose-nya. Kemudian e black rider seperti ini. Dan ini di Thailand harganya itu sekitar berapa tadi? Coba kita baca dulu. Nih ada brosurnya nih seperti ini. 13 juta bat ya. Mungkin setara dengan Rp6 miliar ya diupiahkan. Oke. Ee nah untuk drive modood-nya di sini ya khas Porset jadi bisa diputar. Nah, tuh ada normal, sport, sport plus wet, dan juga ada satu lagi sport response. Jadi ketika Anda ingin membutuhkan tenaga yang instan ketika Anda ditantang oleh seseorang sedang bawa mobil ini, nah itu Anda tinggal menekan tombol merah di sini nih. Nah, dia akan beroperasi selama 20 detik. Itu adalah tenaga terbuas dari mobil ini, tenaga terinstan dari mobil ini. Kemudian ya udah kita langsung jalankan mobil ini saja ya. Karena iya karena rasanya sudah tahu semuanya ya apakah saja perubahan dari 99 eh 2.2 ini. Dan ya beginilah impresi kami berkendara tentang Porsche 911 terbaru ini. Let's go. Yes. sudah berkendara dengan Porsche 911 facelift atau 992.2 ini yang pertama tuh langsung ngerasa ya karena saya dulu pernah bawa tuh 997 dan juga 91 ya itu kerasanya kan 91 yang agak row gitu ya. Di mobil ini masih kerasa sih row-nya tapi tadi udah sededikit bermanuver-bermanuver di jalanan Changma ini itu rasanya tuh jauh lebih firm. Jadi percaya diri banget untuk menggunakan mobil ini di ee tikungan gitu. Enggak terlalu liar, tetap ada rasa liarnya. Tetap ada tadi ada ngebuang-buangnya dikit pantatnya, tapi masih onrek gitu ya. Wah, luar biasa ini. Tapi memang kecenderungan mobil sekarang rata-rata kayak gitu sih. Memang dibikin enggak serow itu rasanya, pengendaliannya. Kemudian suspensinya juga karena ini ya everyday 911 ya versiera. Jadi rasanya itu juga masih nyaman gitu kalau misalkan lewat jalan yang bergelombang. keras iya tapi apa ya masih masuk akal banget digunakan untuk sehari-hari relev karera ini. Kemudian tenaga juga kalau di normal mode ya Porsche ya. Apa sih yang perlu diragukan lagi? Ada memang ada e gejala turboleknya sedikit tapi enggak terlalu ngaruh karena gearbox-nya juga di APDK perpindahan cepat. Kalau Anda mau kick down langsung turun satu sampai du gigi langsung down shift dia itu rasanya instan sekali seperti ini misalkan ini normal mode pas siih ya woh masih di normal mode bukan di sport atau sport plus atau di sport response. Oke, ini kita akan overtake menggunakan sport response. Huh, Kita di sport modnya sekarang. Ini tikungannya sih ya. Wah, wow, wow. Masih ada liarnya. Masih buas tapi controllable gitu. Ini dia nih keseruannya nyeternya. Ini jalannya benar-benar berkelok-kelok perbukitan. Timpa aja udah down shift. Oh, nurut banget mobilnya. Tapi ada di masa enggak nurut enggak sih? Ini misalnya kayak gini. Oh, misalkan seperti ini kita kalau misalkan full throttle ya pasti dia lari-lari pantatnya tuh. masih ada cuman ya itu controllable banget ini mobil fash yang kontrol juga pintar banget huh dan ini di mode normal bukan mode sport coba di mode sportnya sportless deh biar suspensi juga berubah setupnya lebih stiff Wuh. Ah, ini tikungannya sih luar biasa ini. Kiri kanan kiri kanan dalam. Jadi benar-benar Anda bisa menggunakan mobil ini ke mana saja. Mau perkotaan, mau diajak seperti ini nih, downhill, uphill, jangan berkelok-kelok, ngebut bisa banget bisa beradaptasi semau Anda. Tinggal gas, limpa. Percaya diri ya menggunakan mobil ini ke mana aja? Secara kesimpulan, mengendarai mobil ini di jalanan perbukitan Changmai terasa luar biasa. Handling dari sebuah 9/11 benar-benar diuji di TRK ini. Saat melalui tikungan-tikungan tajam, menanjak, dan menurun, rasanya tidak menjadi masalah. Mesin 3000 cc, 6 silinder boxer turbo dengan tenaga mencapai 389 horsepow serta torsi 450 Nm ini. Sukses melahap tanjakan di jalanan ini dan juga gearbox otomatis PDK-nya terasa betul-betul responsif ketika membutuhkan downshift. Sesekali ketika melalui tikungan tajam, 9/11 Karera ini mengalami sedikit overster. Meski begitu, berkat teknologi Porer Stability Management alias PSM, pengendara tetap percaya diri untuk menancapkan gas lebih dalam lagi setelah keluar dari tikungan. Jadi secara overall Porsche 911 ini tetap menjadi sebuah sport car dan Gen 911 yang diterapkan dari tahun 1960-an tetap terasa di mobil ini. Ah, oke ya. Sudah tiba di salah satu cafe di Changmai juga di Terah Kota. sudah mengendarai mobil ini kurang lebih 50 km dan medannya cukup menantang sekali ya. Jadi memang di sini ada dua mobil ya, ada yang GTST dan juga eh Carrera based option dan ya overall memang 911 itu selalu menyenangkan, selalu liar. Tapi di 99 2.2 ini dia kini tuh liar, playful tapi apa ya terprediksi gitu semuanya. Jadi kalau kalian kalau Anda e menikung dengan medan yang seekstrem apapun itu rasanya tetap percaya diri, terus percaya diri karena memang teknologi luar biasa. Tenaga mesinnya kencang cuman pas gitu ya. Ya, jadi ya rasanya 911 eh facelift ini atau 992.2 Pintu ini mungkin menjadi ya the best 911 ever mungkin ya. Eh, your daily Porsche dan benar-benar dia adalah 91 sejati yang sudah sangat legendaris sejak tahun 1960-an. Jadi, begitulah hasil first drive kami terhadap Porsche 911 facelift. Klik like jika menyukai video ini, subscribe belum dan jangan lupa juga untuk isi kolom komentar di bawah. Main-main juga ke website kami di ww.totud.com dan jangan lupa juga untuk isi kolom komentar di bawah. Terima kasih sudah menyaksikan video ini dan sampai jumpa di video-video kami selanjutnya. Bye-bye.
