Portofolio Kami : Hasil Konstruksi Rumah Bapak HRC @ Jakarta (YouTube Video)
Halo sobat Emporio. E kembali lagi dengan saya Wimba. Hari ini kita akan merreview salah satu rumah klien kami. E untuk ukuran lahan sendiri ini lebarnya 11 m kali panjang ke belakang itu 22 m. Jadi lahan luasnya sekitar 220 m. Lalu untuk total luas bangunan ini sekitar 600-an m². Jadi terbagi menjadi empat lantai. Ada lantai dasar, fungsi untuk area service, lantai satu untuk ruang utama, lantai du untuk kamar, dan lantai paling atas lebih fungsinya untuk ruang entertain, roof top area, ruang santai. Oke, sebelum kita masuk ke dalam rumahnya, yuk kita review dulu nih sedikit ee tampilan-tampilan yang ada di fasad bangunan. Jadi, di tampilan fasad bangunan ini terbagi menjadi tiga area ee material. Ada area pagar yang bisa dibuka tutup. Ini kita menggunakan material kayu. Jadi, di sini menggunakan material kayu asli dengan rangkanya menggunakan besi. Lalu di sebelah kiri. Jadi, di sini kita taruh satu material yang punya statement. Jadi areanya lebih lebih tebal. Jadi di sini kita menggunakan material marmer asli. Jadi ee finishnya dibakar. Dan terakhir di sebelah yang di area kiri ini menggunakan material eh granit tile. Jadi ada perpaduan potif dan juga di sini ada detail-detail unik yaitu ada permainan lampu-lampu di area sini. Jadi ketika malam ada suasana ee unik nanti di yang menyinari tampilan bangunan. Lalu overall untuk keseluruhan bangunan ini kita menggunakan material eh conwood kayu sintetis ee non alami dan dominasinya dengan permainan e kombinasi cat. Kira-kira seperti itu. Selanjutnya yuk kita masuk ke dalam bangunannya. [Musik] Oke, kali ini kita berada di area carport. Jadi, area carport ini kita desain memang sedikit agak miring karena memang ada request dari owner untuk menaikkan level 00 lahannya lebih tinggi dibanding jalan hampir plus minus sekitar e 90 centti-an. Lalu untuk materialnya sendiri karena areanya ini ada kemiringan, kita menggunakan material e granit atau homogenestal yang materialnya lebih kasar. Jadi nanti ada grip untuk kendaraan saat ee berhenti di area ini atau sedang melintasi area ini. Lalu untuk area ini sendiri kita ada beberapa permainan plafon. Jadi untuk yang di atas sendiri ini kita menggunakan material bermotif kayu, tapi ini materialnya itu non alami. Jadi kita menggunakan material ee font wood, concrete wood. Lalu ada sedikit sodetan di area sebelah kanan ini. Jadi untuk memasukkan cahaya ke dalam area kap. Kira-kira seperti itu. Di rumah ini kita terbagi menjadi empat level bangunan. Untuk yang lantai bawah kita digunakan sebagai area servis. Lantai satu kita maksimalkan untuk area ruang bersama. Lantai duanya kita untuk area e private kamar tidur utama dan kamar anak. Lalu lantai paling terakhir adalah rantai ruptop. Eh mungkin selanjutnya kita langsung naik ke lantai atas melalui tangga yang berada di area entrance. Mari. Oke, kita menuju ke lantai di atas. Jadi, di lantai ini banyak material yang bisa kita apa? Perhatikan di area sini. Untuk handrail sendiri pegangannya menggunakan stainless. Jadi, di sini non karat. Lalu untuk lantai di sini menggunakan marmer dan tidak lupa dipasangkan dengan step nosing. Jadi ada gripnya ketika sedang naik dan turun tangga. Lalu ada tambahan lampu di selampu tangga. Jadi di sini kita mengguna ee owner mengimprove menggunakan e sensor timer. Jadi ketika malam nanti sudah otomatis ee aktif sendiri untuk lampunya. Yuk, mari kita naik lantai atas. Oke, jadi kali ini kita berada di teras bangunan. Di teras bangunan ini material-material yang kita gunakan e dominasinya untuk lantai kita menggunakan marmer. Lalu untuk plafon kita menggunakan e ada dua sisi. Jadi yang area depan canopi entrance kita menggunakan conwood. Lalu untuk yang bagian dalam di area terasnya kita menggunakan eh gipsem dengan finishing cat. Lalu untuk area dalam sendiri langsung masuk ke area pintu utama. Mari kita masuk ke area pintu utama. verify. Oke, jadi transisi dari area teras ke area ruang dalam ini kita masih menggunakan marmer. Lalu penggunaan marmer sendiri langsung kita buat kontras. Jadi, area luar sedikit lebih gelap. Untuk area dalam kita menggunakan warna yang terang untuk memberikan kesan luas di area dalam bangunan gitu. Ini kita masuk langsung diterima di area ini kita menggunakan e untuk back wall-nya sendiri pemanis kita menggunakan marmer. Lalu setelah itu kita langsung masuk ke area utama. Jadi dari rumah ini dari area kita bisa langsung masuk ke dalam area utama ini langsung ke area living room dan dining room. Oke, jadi kita masuk ke area dalam langsung masuk ke area ruang utama. Jadi ruang living room, dining room, dan ada e dapur kering. Untuk ukuran ruang ini sendiri itu 5,5 m lebarnya. 10 m untuk area living room dan dining room-nya ini. Jadi, kita buat satu arean yang open space eh sehingga memberikan kesan lebih lapang lagi untuk area eh hunian ini. Lalu untuk tinggi plafon sendiri di ruang ini plafonnya itu terbagi menjadi dua. Jadi ada yang e bottom ceiling dan ada up ceiling. Untuk bottom ceilingnya sendiri kita di ketinggian 3,4 m. Lalu untuk up sealingnya kita buat di 3,6 m. Lalu kita berlanjut ke area belakang. di area belakang ini nanti ada sedikit taman kering. Jadi untuk sirkulasi udara, pencahayaan ee untuk rumah ini. Jadi ee di area dapur ee taman kering ini nanti di area atas ini langsung ada void. Jadi di void ini nanti untuk memberikan pencahayaan-pencahayaan di pencahayaan penghawaan di bangunan ini, gitu. Jadi di bagian area dinding ini kita menggunakan material ee kamprot cat tekstur kamprot dengan ee berbagai motif. ada motif-motifnya sehingga tidak terlalu plain nanti secara desainnya. Lalu untuk di bagian atas itu kita menggunakan skylight. Lalu untuk penghawaan sendiri kita menggunakan e ada sedikit rooster nanti di area atas. Jadi itu bisa membuat ee e pergantian udara atau sirkulasi udara masuk dari area luar ke dalam bangunan ini. Gitu. Kita balik lagi ke area dalam. Jadi begitu ee masuk ke area dalam ini tadi masih menyatu dengan area utama. Ada living room, dining room. Sekarang ada area dapur kering. Jadi ini dapur kering. Di lantai ini hanya ada satu dapur. Jadi ee fungsinya hanya dapur kering saja. Karena kebetulan owner request ee dapur kering yang cukup besar karena beliau masih suka ee masak sendiri, mempersiapkan semua kebutuhan untuk makanan sehari-hari dimanfaatkan sendiri. Lalu uniknya di lantai ini, di area dapur kering ini ada satu pintu yang berfungsi sebagai pintu kamuflase. Jadi ini bisa tembus nanti ke area servis. Jadi kita buat buka seperti ini. Nanti kita bisa langsung tembus akses ke area service. Jadi asisten rumah tangga ee atau owner semisal ingin naik atau turun bisa menggunakan akses yang di sini juga. Kira-kira seperti itu. Kita balik lagi ke area depan. Oke, mari kita masuk ke ruang selanjutnya. Jadi, di ruang ini, ini merupakan ruang multifungsi. Ruang ini bisa berfungsi sebagai playground anak atau ke depan juga bisa dimanfaatkan untuk ruang belajar, ruang les, atau office mungkin ke depannya. Lalu di area ini nanti bisa terkoneksi juga dengan area luar. Jadi kita bisa masuk eh bisa keluar, maaf, bisa keluar ke area eh rooftop, semi rooftop sebenarnya di area ini karena ee ini hanya memanfaatkan area DAK yang berada di ee pasat bangunan. Oke, jadi yang area tadi ruang multifungsi itu bisa terkoneksi dengan ruang eh semi rooftop yang berada di lantai ini. Jadi ruang ini kenapa kami sebut semi roof toop? karena ruangnya itu hanya memanfaatkan space duck eh kanopi karpot yang ada di bawahnya. Jadi bisa difungsikan seperti ini. Dapat view keluar ee bisa difungsikan untuk berbagai macam aktivitas. Lalu kita balik lagi masuk ke area dalam. Oke, selanjutnya kita langsung naik ke lantai atas. Namun sebelum kita naik ke lantai selanjutnya, jadi di sini ada fungsi ee dinding yang memang membatasi antara ruang voer dengan ruang dalam. Nah, ini berfungsi sebagai divider pembatas. Jadi dari luar semisal buka pintu tidak langsung melihat ke dalam semua isi rumah yang ada di dalam bangunan ini sebagai divider. Jadi dijadikan juga fungsinya sebagai aksen di dalam bangunannya gitu. Lalu yuk kita naik ke atas. Jadi ee ini kita naik melalui tangga utama. Sebelum kita naik ke lantai selanjutnya ada sedikit yang unik di area ini. Jadi ee oleh owner itu di sedikit di-improve. Jadi eh di sini ada untuk e lampu tangga sudah kita siapkan, tetapi di sini di-improve menjadi di-upgrade menjadi menggunakan sensor. Jadi ini cukup ee fasilit apa e aksen yang cukup menarik untuk dijadikan di dalam bangunannya. Yuk kita naik ke lantai selanjutnya. Oke, sesampainya kita di lantai du ini, fungsi dari rumah di lantai ini ee hanya sebagai untuk ruang istirahat, area istirahat. Jadi, di lantai ini terbagi menjadi tiga kamar. Ada dua kamar ee anak di area depan dan satu kamar ee master nanti yang di area paling belakang. Kita masuk dulu ke salah satu kamar e anak. Oke, jadi ini area kamar anak yang view-nya bisa mengarah ke area depan. Jadi ada satu bukaan yang cukup besar untuk sirkulasi udara, pencahayaan maksimal masuk ke dalam ruang. Di area ini nanti akan ada satu eh single bed yang ukurannya 1,8 * 2 m. Ada nakas, ada area lemari, sedikit walking closet, dan ada kamar mandi dalam. Ini kita bisa masuk ke area sebelahnya. Di sini ada kamar mandi dalam. Nah, di area kamar mandi dalam ini sudah dilengkapi dengan eh sistem kamar mandi kering. Jadi, ada kaffel, lalu ada closet dan cubical shower di sini, gitu. Jadi sistemnya sudah kamar mandi kering dan semua kamar mandi di area kamar ini, rumah ini semuanya sudah mendapatkan ventilasi. Jadi ee untuk mengurangi kelembaban dan pencahayaan nanti yang masuk juga cukup baik. Selanjutnya kita keluar ke area depan. Jadi di area depan ini juga bisa diakses dari kamar masing-masing kamar anak. Jadi nanti akan ada balkoni di area sini. Jadi masing-masing kamar dilengkapi dengan balkoni. Ee untuk material balkoni sendiri kita menggunakan granit tile. Jadi lebih simpel dan tidak lupa di sini kita siapkan floor drain. Jadi semisal pun ee ada luapan air itu nanti semuanya sudah terbuang dengan baik di area Floren ini. Dan tidak lupa juga detail-detail kecil yang selalu kita terapkan di desain-desain Emporio. Jadi ada permainan split ee antara ruang luar dengan ruang dalam. ini untuk menghindari adanya ee tampiasan air hujan yang masuk sampai ke dalam bangunan. Kira-kira seperti itu. Lalu untuk ee material-material sendiri ee keseluruhan hampir tipikal atau repeat dari area yang ada di area keseluruhan fas. Jadi ada permainan elemen kayu, tapi kayu yang kita gunakan di sini sudah menggunakan material yang non alami atau sintetis. Sebelum kita naik ke lantai selanjutnya, jadi di depannya juga masih ada satu kamar, kamar anak juga. Jadi dimensi sebenarnya sih hampir sama. Ee fasilitas atau fitur-fiturnya juga hampir sama. Kira-kira ada satu area kasur, ada meja riasnya, ada semi walking closet, dan nanti ada kamar mandi dalam juga dengan dimensi ee dua kamar ni tipikal gitu. Di kamar mandi juga sama ini ada kamar mandi kering, ada wastaffel, kubikal, ada closet dan kubical shower. Di sini sudah kita siapkan juga ambalan-ambalan rak-rak penyimpanan untuk tisu, handu kering, dan lain sebagainya. Lalu di area shower di sini kita siapkan ada ee kubikal kaca. Jadi tidak terlalu ee apa nyiprat splash ke mana-mana. Lalu tidak lupa yang terakhir adalah eh showernis. Jadi kita siapkan showernis untuk meletakkan ee perlengkapan alat e mandi. Kira-kira seperti itu. Selanjutnya kita langsung naik ke lantai eh 3. Mari kita naik lantai selanjutnya ya. Jadi ini akses kamuflase tadi yang ada di dapur kering untuk masuk ke lantai bawah tembus ke lantai service atau naik ke lantai atas lantai ke area roof top. Ayo kita bisa masuk melalui area ini ya. Ini kita berada di area tangga service. Jadi tangga service ini fungsinya untuk menghubungkan lantai servis yang berada di lantai paling bawah. Bisa tembus ke lantai satu ke area dapur kering lalu ke lantai du kita tidak bisa tembus. Lanjutnya adalah lantai roof top. Jadi semisal ada teknisi atau asisten rumah tangga mau bersih-bersih area roof toop, nanti bisa menggunakan akses vertikal ini. Fungsi dari ee area ini juga ada skylight di area ujung belakang sana. Jadi fungsinya untuk pencahayaan alami dari lantai atas menuju lantai paling bawah area. Jadi area service walaupun posisi di lantai paling bawah, tapi bisa dipastikan pencahayaan penghawaan udara alami bisa sampai ke lantai paling bawah. Kira-kira seperti itu. Oke, jadi kita sudah berada di lantai paling atas bangunan ini atau area rooftop. Jadi di lantai ini fungsinya memang hanya untuk ruang entertain. Jadi ada sedikit ruang indoor untuk sedikit menyimpan area buff makanannya. Lalu ada eh powder room di area sini, di area sebelah kiri. Lalu yang belakang nanti ada akses menuju ke e akses service atau tangga service kemarin. Kita langsung masuk ke area service-nya. Jadi area kamar mandi tamu atau powder mungkin biasa kita sebut. Jadi kamar mandi tamu kita desain juga sudah sistem kering ada wastaffel closet. Di sini kebetulan kami tambahkan urinoir untuk ee fasilitas untuk ee buang air lagi gitu. Lalu di sebelahnya nanti di sini ada ee akses untuk ke ee area service. Jadi fungsi dari akses service ini nanti adalah ee untuk ee teknisi atau asisten rumah tangga yang sedang ee berada di lantai bawah ingin akses ke lantai atas tanpa harus masuk melalui pintu tangga utama. Jadi bisa menggunakan akses ini sehingga ee privasi yang ada di hunian atau owner penghuni jadi tetap terjaga gitu. Untuk plafon sendiri, untuk area ini sendiri kita menggunakan material lantai menggunakan granit. Jadi yang modelnya sudah ee sedikit ada gripnya. Lalu untuk plafon kita menggunakan para-para. Jadi para-paranya ini kita menggunakan e conwood dan bagian atasnya kita tutup menggunakan skylight. I don't I
