Jungkat

POV REVIEW | HONDA NEW BRIO SATYA 1.2 E CVT 2024 | BRIO SUDAH KE-KINIAN? 🤔 | Car Tour & Test Drive (YouTube Video)

  • 01/04/2024

Brio Sata facelift yang kali ini Gen 2 ya kita sebut Brio drl Sata drl karena apa Karena kali ini di Gen 2 facelift akhirnya dapat drl nih Ini kontaknya on ya makanya kunci di dalam ya kalau yang sebelumnya yang sebelum facelift Gen 2 ada LED strip di bawah sini tapi itu bukan drl mesti nyalain lampu kecilnya jadi ini kita popularisasi aja ya namanya brioatya drl gitu sahabat Indonesia ini adalah Brio Sata facelift tahun 2023-224 ya penggunaan 2024 ini kuncinya masih kunci kunci mekanis begini ya belum belum kunci yang remote apa remote start gitu ya combol start G Kangan juga nih starter mobil pakai kunci yang begini ya ACnya kita [Musik] nyalain nah secara eksteriornya sebetulnya si Brio sat drl ini ya faceliftnya agak-agak kelihatan-kelihatan tapi gak terlalu banyak sebenarnya kelihatan sih nampak tapi gak terlalu banyak ya ituu pertama apa yang langsung terlihat adalah bagian eksterior depannya paling terlihat perbedaannya yaitu dari desain bumper desain bumpernya ini berbeda dengan yang sebelum facelift yang sebelum drl jadi yang lama itu frame eh frame F lamp-nya itu membentuk membentuk mengikuti bentuk bumper begini yang ini mengerucut ya langsung mengerucut dan tadinya di sini ada f lamp untuk yang sebelum facelift yang ini malah jadi enggak ada Jadi kalau nanti mau ganti flamp seperti yang tipe RS misalnya tipe RS mendapatnya fog lamp mini mini fog lamp nih Jadi mesti diganti sama frame-frame-nya kalau mau pasang fog lamp untuk di tipe Satya yang Satya drl ini gitu ya kemudian ada perbedaan lagi di sisi grill grillnya terutama adalah perbedaan di chrom-nya ini chromnya menipis bagus sih Dar Indonesia merasa ini lebih sporty ya grillnya jadi lebih tipis begini dan kesan hitamnya ini menebal jaring-jaringnya pun terlihat lebih sporty ya jaring-jaring E grillnya ini ya ini desain baru untuk grill yang saatnya RL ini dan terutama perbedaannya tentunya adalah di drl ya kalau yang lama ini e yang sebelum facelift ada LED strip di sini tapi lampu kecil ini cuma jadi kayak Chrome garnish atau silver Polish garnish begini sementara yang lampu kecilnya pindah ke atas sekaligus menjadi drl seperti itu sayangnya lampunya memang masih halogen tapi kalau yang beli Brio sattia mungkin masih enggak terlalu keberatan karena pasti menganggap Brio sattia ini adalah seperti buku gambar yang akan mereka kreasikan seperti itu untuk lampu sein juga masih halogen tapi over all desain depannya memang lebih keren ya walaupun sayangnya sekarang menjadi tidak punya F lamp untuk saa drl nah kemudian dari sisi sampingnya ya sebenarnya perubahannya tidak banyak nih dari sisi samping tapi nampak sekali yaitu perbedaan di veleg pelegnya ini menjadi lebih elegan yang sebelumnya kan cuman seperti silver biasa aja ini menjadi two tone silver Polish silver Polish semi semirome begini dengan e warna hitam gloss ya E seperti sebenarnya mirip-mirip dengan desain in Kalia punya pelak to tone tapi kalau Kalia 7 spoke yang ini D Indonesia menghitung 6 spoke ya dan untuk ukuran bannya masih 175 65 ring 14 tidak banyak perbedaan dari yang tipe sebelum facelift ya tapi yang kali ini memang jujur terlihat lebih elegan ya agak sedikit lebih menyerupai mungkin Jess RS yang GK e gk5 ya sebelumnya ya jadi lebih kelihatan eh pantaslah untuk e berada di kota-kota besar gitu ya Nah untuk bagian belakangnya sebenarnya mohon maaf nih perlu dikatakan dengan jujur perubahan di belakangnya hampir tidak ada kalau boleh dibilang ya memang yang paling terlihat belakangnya cuma dari peleg itu aja ya dari velek to tonenya ya dari yang belakang tapi ya kita bahas aja L belakangnya Ini desainnya masih seperti yang saat yagen 2 sebelum facelift menggunakan lampu rem yang seperti model-model Civic hatchback tahun 2003 2002 gitu ya seperti itu setelah verio gitu ya dan kemudian untuk tipe E ini mendapatkan antena sharvin ya lain-lain daripada itu sebenarnya hampir sama dengan e Brio Satya Yang Gen 2 tapi sebelum facelift kalau belum nonton review-nya juga ada di sini ya untuk bagian lampu perlampuannya ya memanglah untuk lampu belakang ini semuanya lampu masih halogen ya untuk lampu senjanya juga masih halogen kemudian coba diem Nah ya lampu remnya juga masih halogen seperti itu masih bohlam lampu mundur dan lampu seinnya juga masih halogen ya memang dalam aspek ini masih sedikit konvensional untuk Brio Nah untuk segi permesinan si Brio saatnya drl facelip ini untungnya ya boleh dibilang untungnya masih mempertahankan ya Salah satu keunggulan dia yaitu mesin 4 silinder ini ya satu-satunya LCGC yang masih bertahan menggunakan mesin 4 silinder ya mesin ini adalah l12 sama dengan eh Brio sat yang sebelum facelift ya Gen 2 sebelum facelift l12 12200 CC 4 silinder menghasilkan tenaga 90 horsepow di 6000 RPS torsinya ya cukuplah 110 nm di 4800 RPM ya memang sih mobil ini tidak e seirit yang lawannya yang a silinder Kalau boleh bilang ya masih kalah tipis lah kalau soal irit tapi kalau untuk kehalusan mesin enggak diragukan lagi nih si Brio ini is of use dan kehalusan mesinnya ini enggak diragukan lagi gitu ya Nah yang kali ini unit ini mated dengan transmisi CVT ya CVT e jadi versi maticnya ini adalah CVT kalau mau cari yang lima SP manualnya masih ada Brio SAA yang 5 speed manual tapi untuk unit yang ini mated dengan transmisi CVT yang bisa membuat mobil ini kalau jalan di tol masih bisa mendapatkan Highway z-nya lah artinya rpmnya masih bisa cukup rendah kalau misalnya kita jalan di kecepatan Highway speed seperti itu untuk bagian bawah Cup mesinnya ini Honda cukup Royal juga ya jadi di sini ada peredam walaupun cuma setengah A tapi untuk level LCGC ini cukup Royal diberikan peredam setengah begini dan di sini ada air Duck airdck untuk mengarahkan angin yang masuk dari grill menuju ke air intake itu jarang ya Maksudnya enggak banyak ditemukan di level-level mobil city car atau LCGC under Bonet ya Cup mesin di bawah Cup mesin yang cukup se kompleks ini serius l intakenya kayak g ah mau dibilang intake juga bukan intake sih tapi apa sih ini air Duck gitu k air Duck kayak cold air intake ya cold air intake Iya kayak Cai gitu tapi Royal kan maksudnya apa visionaris sih visionaris Iya Ya maksudnya di level Brio yang ekonomikar ini masih ada Seperti ini ya maksudnya LCGC I biar efisien di engine-nya juga kali dan enggak ngabisin tempat di di atasnya Biasanya di ini biasanya biasanya ada kayak sini kan I makanya lucu kan di level Brio Satya LCGC yang masih Dib R juta masih mempertahankan ini gitu Padahal kalau enggak pakai ini pun sebenarnya mungkin apa ya masih bisa mengirit mengirit ee apa budget pembuatan lagi gitu tapi Honda masih mempertahankan biar lebih ekonomis lah di lebih ekonomis sih pasti lebih lebih lebih irit juga lebih responsif juga mesinnya Ya sudah masuk ah panas ya udahlah sekalian Lu review ya belakangnya ya Jin kursi belakang ya Yah buka kacanya lah biar terang lah kecil Bang iya kacanya masih nyanggung sepertiga begini Iya ya karena dia ada B segini ada satu lagi yang sebenarnya Gua sebel tahu engak tunggu sebelum lu review dalamnya ya ada satu lagi Sebenarnya gua sebel seberapa mahalnya kalau lu mau ini nih apa stikerin pilar B ini oh biar warnanya enggak satu warna doang iya meskipun LCGC ya mohon maaf ya tapi bolehlah itu distikerin kan apa ininya ada ide orang-orang mau stikerin sendiri Bi beda gitu kan Kalau gua sih kalau review Indonesia yang beli Brio Satia ini Nomor satu pasti yang enggak mungkin enggak dilakukan adalah ilar B ini pasti distikerin stikerin hitem Dok Ya enggak tahu ya masing-masing Ya tapi kalau sukananya G lagi biayanya biar leapa banyak si k sudah udah jangan nentang saya soal yang itu itu pasti lebih bagus Setuju enggak itu lebih bagus ya bagus sih tapi kan mengghemat tu enggak usah udah review interior bedanya nomor satu kayaknya I dia udah full black sekarang ya full black ya benar ben full black terus sama motif motif joknya udah berbeda sama yang lama nih Iya benar lebih garis-garis gitu ya yang lama Kalau enggak salah joknya masih warna beig B juga B bener Kara Kamu ahli Honda juga kan Indonesia Honda ya mobil sukaan saya juga Honda sih Iya nah di belakang sini jadi joknya warna hitam begini berwarna apa bermotif garis-garis sudah mendapatkan tiga headrest ya sama sih sama saat yang sebelumnya juga tiga headrest sama Kalau enggak salah ada perbedaan di langit-langit langitlangit langit-langit ini menjadi warna abu-abu ya abuabu kalau dulu warna beach i sama Nah coba kalau posisi duduk posisiuk kita coba waktu itu D Indonesia masih sendiri sekarang sudah bersama kamu yang tingginya 181 181 beratnya sekian dah sekian agak ringan dikit ya untuk 181 cm di depan posisi kira-kira mengemudi drive Indonesia 176 cm si Om Jin kursi belakang Ini yang tingginya 81 cm masih memiliki ruang Space kaki Space kaki Space dengkul tiga jari tiga jari tiga jari ya tiga jari kalau jari dve Indonesia coba coba coba coba tiga coba Bikin tiga angka bukan angka tiga gini tiga tiga niya di gua empat di gua empat dan lu tiga Jadi standartinya lu gua standar gua ya ya jadi dengan jari driing Indonesia ini empat jari ya kemudian Kakinya masih bisa masuk ke dalam situ Mas untuk 181 cm LCGC ini lega Iya masih benar kan lega kan ya untuk ruang Kepala juga masih jauh masih ada tig tiga jari empat jari di jari gua deh ya empat jari di luar tiga jari di gua coba coba tegak tegak Iya empat jari benar he Gil empat jari Iya masih lega 181 cm ya not b ini orang barat lah orang Eropa kira-kira tingginya rata-rata seginii ya bisa posisi duduknya enak posisi duduknya Enak recline enggak enggak enggak bisa recline standarnya hashback lah standar haschback ya tapi tapi posisi duduknya masih enak jok depannya masih Maaf Om Jin tolong periksain Ada isofix enggak sih coba geser dikit exofix di tipe E Enggak ada enggak ada ya Belum nemu ya buat gisi emang gak ada di RS Soalnya ada tuh di RS kemarin yang yang RS ada penasarannya Jak ada sini di siniak ada tipe ini ada apa enggak Nah ini dia nih do do trim hard hard plastik Iya plastik semua ya masih ya sama seperti yang gen 1 eh gen 1 gen 2 tapi belum facelft Tapi ini hard plasticknya masih yang lumayan tebal nih Engak enggak soft touch gini ada yang beda lagi kayaknya iya enggak ada elemen silver gak ada elemen silvernya di sini ya Iya jadi door trim apa door handelennya ini ini menjadi full black begini Jadi e nuansanya dari dari atas sampai bawah jadi full black dan maintain interior ini jadi benar-benar kayak full black ya kecuali langit-langitnya yang berwarna greay tadi ya kalau untuk bagasinya Coba kita cek bagasinya untuk pembukaan bagasinya ini sudah memberikan Honda sudah memberikan kita tombol ya Jadi bukaannya bukan tuas lagi Ya lumayanlah ini udah udahudah cukup Royal ni untuk bukannya untuk cgc dan di belakang sini masih temanya sesuai dengan tema yang tadi di baris kedua yaitu tema lega ya briu memang salah satu LCGC yang kalau boah dibilang baris dua dan bagasinya ini lega ini berisi laptop 17 ya 17 inci ya Pak 14 14 14,6 15 inci lah kira-kira 14 15 inci ini masih bisa tiduran rata di sini dan masih nyisa ruangan untuk naruh ke moceng Dan juga mungkin kalau mau ditaruhin apa namanya E kunci stang di situ masih muat ya jadi dan untuk ruangannya ini kalau boleh dibilang masih tenggelam habis untuk ransel perlengkapan ee kamera perlengkapan perekaman ya dan bisa dilipat nih oh iya ini juga bisa dilipat kalau dilipat keluar dulu Om Jin mesti keluar dulu 1 2 3 tarik Ah ya sayangnya lipatnya itu ya mesti dua tangan ya tadi ya kita ya E dve Indonesia sendiri juga mesti bantu yang sebelah sini jadi memang melipatnya tidak one Tou tumble tapi kalau dilipat enggak flat floor tapi pundakannya ggak terlalu tinggi nih ini sekitar 6 jari pundakan ini sekitar 6 jari kalau misalnya mau bawa barang besar sayangnya memang melipatnya tidak 640 jadi kalau kita mau bawa Om Jin di kursi belakang plus bawa barang Om Jin duduknya gimana Kayak kemarin posisi duduknya di sini muncul kayak gini nih ah ngerjain gua ini namanya nih ya tapi lumayanlah bisa nyendir G Iya tapi jadi kalau misalnya kita mau bawa barang plus penumpang di belakang sini mau enggak mau penumpang duduknya kayak begini jadinja maksa dikit sih sayangnya enggak bisa dilipat setengah-setengah soalnya ya jadinya ya Nah untuk bagian interior depannya ya temanya masih agak mirip-mirip ya dengan tema yang di belakang tadi nomor satu perbedaannya itu adalah full black ya untuk sattia drl ini Satya facelift 2023 2024 ini ini interiornya full black enggak ada lagi yang EE aksen-aksen silver di door handle ini misalnya Ya seperti yang di Satia yang sebelum facelift ini semua sudah full black dan untuk e headliningnya termasuk pilar a ini sudah menjadi warna abu-abu sebelumnya warnanya beige tapi lain daripada itu masih sama untuk setir masih menggunakan yang bahannya agak seperti karet begini ya Ini apa sih namanya yang agak karet ya belum kulit lah pada intinya ya dan kemudian untuk AC sudah dibelik diberikan tombol-tombol seperti ini pengaturan yang digital tapi belum climate control ini cuma pengaturan eh dingin atau tidak dingin aja tapi bukan panas ya kemudian di sini ada Max cool Waduh kcang banget dan juga sudah ada untuk mematikan kompresor atau menyalakan kompresor ada arah angin lucunya ini Toyota sama Honda lucu ya saling melengkapi sih sebenarnya untuk Honda ada arah angin tapi tidak ada buka tutup e sirkulasi Sedangkan untuk Toyota ada sirkulasi buka tutup tapi tidak ada arak angin untuk level LC GC Kenapa demikian ya lain daripada itu semua masih sama untuk yang tipe 2023 akhir ini ya unit yang ini walaupun sudah facelift tapi masih mendapatkan Double Din audio seperti ini yang masih monochromatic begini belum layar LCD audionya speaker ya masih monokromatic begini tapi sudah ada bluetooth tapi kalau untuk yang unit 2024 yang setelah iems setelah iems bulan kemarin bulan Februari apa Maret ya setelah IMS itu mendapatkan LCD 7 inci yang mirip dengan yang punya Brio RS dan sudah mendapatkan koneksi ke smartphone seperti Android auto Apple carplay dan juga masih ada Bluetooth ya bluetooth seperti itu Nah lain daripada itu masih sama tombol-tombol sudah diberikan untuk audio dan juga untuk ganti e mode ganti next track itu ya at next station seperti itu lain-lain dari itu apa ya lega jelas posisi duduk D Indonesia di sini 176 cm ke atasnya Masih sisa 8 jari dan kaki di sana masih bisa hampir lurus itu notable untuk LCGC Brio Jadi kalau untuk orang tinggi Brio itu masih salah satu yang paling friendly ya tall people friendly Oke kita langsung masuk ke bagian eh Driving impression Driving impression Honda Brio Satya drl seperti tadi kita deal Satya drl kita sebut ini Sata drl karena ini saa pertama yang setelah facelift dapat drl Yuk kita usahakin usahain lewat truk itu yuk kceng juga truknya Ayo lewatin truk uh Yah salah satu yang Indonesia rasakan mobil ini itu ya E is of is ofuse jadi benar-benar sesuai banget sama kemauan kita lah ibaratnya mau dibilang tenaga meledak-ledak banget enggak tapi cukup dan responsif tapi kalau kita mau dia civilize jalan santai dia santai jadi ibaratnya kita mau mau nambah gas itu harus dengan kesengajaan gasnya harus lebih dalam gitu ya jadi halus civiliz tapi kalau kita tambah langsung nyaut Ini dari tadi ada guguk lewat-lewat ngeri juga tapi halusnya itu kalau kita udah kalau kita udah langsamin jalan cruising gitu halusnya itu sangat tertekankan ibaratnya jadi sangat berasa banget untuk Brio di kelas LCGC salah satu poin strongnya adalah kehalusan mesin ya dan juga untuk setirnya ini juga yah mau dibilang tajam banget enggak tapi again Brio itu nyetirnya kayak seperti Oh kalau overx apa ya melebih-lebihkannya boleh dibilang kayak seperti pakai telepati lah tapi sesuai banget sama kemauan kita gitu loh ibaratnya nih untuk ditambah setir itu sesuai banget sama input setir kita seperti itu ya sayangnya smoothness dan responsiveness yang sesuai dengan kemauan kita itu tidak dilanjutkan sampai ke hal road noise kalau bicara windn noise tolerable lah wind noise bicara e Brio Satya drl ini mungkin sekitar 7,5 atau 7/10 enggak terlalu enggak terlalu terdengar lah ada tapi gak terlalu terdengar sayangnya road noise ini walaupun ini levelnya LCGC ya LCGC mungkin masih bisa ditoleransi untuk adanya road noise tapi kalau boleh dibilang could be better lah ya kan e harapan Dev Indonesia adalah ketika dia facelift e ke Leang drl ini mungkin bolehlah ditambah peredam sedikit di bagian e seperti atas fendernya seperti itu atau misalnya diberikan pered pokoknya penambahan peredam supaya road noicenya ini sesuatu yang glaring problem dari sejak sebelum facelift semoga lebih baik tapi ternyata ya kira-kira sama seperti itu ya untuk road noise masih cukup terdengar Kalau boleh dibilang 6,5/10 7/10 seperti itu ya tapi lain daripada itu yang Dar Indonesia rasakan kalau soal refinement atside from road noise tadi ya untuk refinement Brio itu memang selalu enak ya kalau boleh dibilang Brio ini Eh misalnya entar deh bagian kita ketemu bantingan ya tapi Brio ini tuh ayunannya empuk okah dibilang Ayun ayunannya masih masih terasa tapi empuk dan juga redam ya entar misalnya di depan nih kita ketemu patahan-patahan jembatan yang bagian proyek ini ya Nah ini ya seperti di depan ada e jembatan yang masih dalam tahap semi konstruksi ini misalnya jadi masih terasa banget ya E patahannya tapi kalau ding Indonesia boleh bilang sejak yang semi e apa facelift gen 2 ini tuh patahannya agak lebih redam ini ini lumayan parah loh patahannya ya Coba nih kita hajar sedikit tuh aduh ya itu ya lumayan sih enak juga untuk kelas LCGC notat dengan yang tadi itu patahannya berasa banget loh ya bukan patahan yang patahan yang halus ya Iya walaupun lu paksa kebut tadi jadi bental tapi masih enak sih mobilnya masih enak ya maksudnya untuk redam kejutnya lumayan ya tapi kalau ayunan mungkin Om Jin berasa di belakang belakang iya pas stroke ke atasnya Oh pas stroke berasa berasa gitu Iya pas ribonnya baru jep he ibarat kata kalau dia ketemu patahan mungkin atau ketemu speed Trap mungkin redam ya ya menurut gua nih nilainya 7,5 lah 7,5 7,/10 kenyamanan ya untuk suspensi menurut E drive Indonesia setujuah dengan Om Jin kursi belakang bahwa untuk suspensi ini sebenarnya Oke tapi memang ayunannya masih cukup terasa tapi untuk eh patahan atau misalnya speed Trap masih redam makanya diberikan nilai 7,5/10 artinya cukup nyaman ya untuk LCGC ya mungkin karena dia ringan juga kan jadi lebih ringan mentalnya berasa iya iya betul betul betul ya tapi tapi betul yang dirasakan itu ee e untuk Brio ini karakternya empuk memang tapi empuknya itu ayunannya terartikulasi cuman untuk patahan dia redam seperti itu ya untuk suspensi Oke kita langsung coba untuk bagian tes performa handling dan pengereman tes performa untuk Honda Brio Sata facelift drl ya Ada mode sport untuk gear-nya kita full throtle dalam 1 2 3 gak berdeecit ya b ya tapi setelah 4500 dapat second Win vtechnya kick in cepat juga nih 80 90 100 pengreman W remnya again seperti tadi Donia bilang seperti handling dan juga gasnya Walaupun dia itu masih sedikit agak Comfort ya tapi telepatik banget ibaratnya sesuai banget nurut banget sama yang kita mau gitu ya ini kita putar balik kemudian ada tikungan seperti arah baliknya ya ini agak sedikit Gravel kita coba bejek cukup traction bannya Walaupun memang tenaganya tidak meledak-ledak banget tapi sangat responsif ketika ditambah gasnya Oh gripnya hampir ng habis-habis ganti directionnya enak banget walaupun body rollnya terasa sedikit nikmat banget ya untuk untuk e level LCGC Walaupun ada sedikit body roll tapi again mobil ini nurut banget gitu loh ya untuk handling boleh dibilang Brio ini masih seekor Honda lah boleh dibilang biarpun di level satiannya dia masih sangat menelan mentah-mentah faktor Fun to drive filosofi Fun to drive dari seekor Honda gitu nurut banget sama kemauan drivernya dengan 1200 cc apapun dia akan berikan ibaratnya yang semua yang anda anda ketika anda butuhkan semua yang dia punya dia berikan gitu kita akan coba pengeremannya untuk dari e 60 km/j full break dalam 1 du 2 3 full break ya Jadi untuk abs-nya karena memang belakangnya Ini masih tromol ya untuk abs-nya masih memberikan sedikit kesempatan bannya untuk lock up untuk ngunci tapi again eh untuk jarak pengeremannya masih cukup dekat ya walaupun bukan yang seperti pipinya maju E boleh dibilang B plus lah untukjarak pengeremannya sedikit boleh dibilang sedikit cenderung dekat jarak pengeremannya seperti itu walaupun untuk abs-nya masih memberikan kesempatan untuk ban log up dan sedikit intrusif terasa di kaki ada getaran ABS kayak seperti itu Oke kita kembalikan ke mode drive ya Nah sekarang kalau kita sudah santai Cruise kembali ke kota sudah tidak lewat daerah konstruksi lagi daerah santai ya Nah Brio Satya E drl ini facelift ini memberikan Anda fuel consumption yang boleh dibilang cukup irit ya Walaupun memang bukan yang paling irit di kelasnya tapi boleh dibilang cukup irit karena memang dia masih mempertahankan 4at silinder jadi memang ada pesaingnya yang tiga silinder yang lebih irit tapi yang didapat Driving Indonesia untuk penggunaan Brio Satya drl ini untuk yang CVT ya untuk konsumsi bbm-nya dalam kota adalah sekitar 13,5 Aduh kepencet 13,5 km/lit Sedangkan untuk Luar kotanya atau jalan tol ya dalam hal ini dipakai di jalan tol diriset dari pada saat masuk tol Kemudian untuk keluar e apa dihitung dari masuk tol kemudian keluar tol adalah sekitar 21 km/liter sehingga untuk fuel consumption kombinasinya yang didapatkan oleh Brio Satya eh e CVT ini adalah 15,5 sampai 15,8 lah km/liter untuk penggunaan dalam kota Jakarta maupun dalam tol seperti itu ya Nah untuk mendapatkan mobil yang cukup irit ini dan linearity-nya itu benar-benar membuat mobil ini Fun to drive dan juga beginner friendly ini ya nyaman dan beginner friendly ini itu sahabat R Indonesia butuh merogoh kocek berapa sih ya untuk eh Honda Brio Satya e CVT 2024 ini ya harga harga 2024 yang stow drive Indonesia sudah mendapatkan e head unit LCD itu dibandrol untuk cvt-nya dengan harga rp18.300.000 untuk harga Jakarta dan Tangerang yang sudah disurvei oleh Indonesia ya kalau untuk daerah-daerah lain mungkin berbeda dan diskon bisa ditanyakan ke dealer favorit anda masing-masing Nah kalau untuk yang tipe manualnya Satya E manual itu sedikit lebih murah yang tadi kan masih terlalu mepet ya dengan Oh gak bisa putar balik oke Oh bisa putar balik ggak apa-apa lanjut ajabag di Bunderan untuk yang tipe manualnya sedikit lebih murah daripada e saa ecvt yaitu yang manualnya di harga rp12.800.000 ya Jadi kalau mau dibilang Brio Satya yah yang ecvt harganya mepet banget sama yang e sama r00 juta Gitu ya Bisa berarti Bisa ambil yang tipe manualnya kalau memang mau sedikit lebih murah seperti itu Nah dengan harga yang seperti itu rp18,3 juta Brio satti facelift ini cocok untuk siapa sih ya menurut D Indonesia Brio Sata e eh CVT facelift ini sangat cocok untuk sahabat ding Indonesia yang e mau memiliki mobil pertama baru belajar misalnya tapi juga mau e of use ya jadi mobil yang tidak terlalu eh banyak quirks kalau boleh dibilang apa ya quks ya e keunikan lah keunikan enggak dibilang aneh tapi enggak terlalu banyak keunikan yang e harus di perhatikan misalnya mesin tiga silinder ada getaran misalnya ya atau misalnya eh d e sahabat dve Indonesia kurang suka dcvt misalnya yang agak sedikit walaupun kencang ya walaupun kencang dan irit tapi agak sedikit nyentak-nyentak Diar di ee kecepatan rendah Nah untuk yang beginner friendly Brio ini tidak seperti itu smooth untuk untuk e walaupun tarikannya tidak seresponsif dicvt tapi penggunaannya itu smooth dan juga kalau misalnya kita tambah gas ya itu delivery-nya itu ya ayo ayo aja ngikut aja gitu ya dan juga mesinnya itu halus tidak eh takut ah takut ah kalau entar e berumur ada sedikit getaran-getaran masuk ke kabin gitu ya itu untuk Brio E ecvt tidak perlu mengkhawatirkan hal-hal seperti itu ya sahabat D Indonesia itu dia tadi Honda Brio Satya e CVT facelft ya kita populerkan istilah Brio Satya drl satu pembaruan dari Honda Brio yang akhirnya membawa si Brio sattia ini menjadi sangat elegan dan relevan di tahun 2024 ini ya kan pembaruan velegnya dan juga multimedianya itu tadi ya ya Sekian yang bisa Dis sampaikan o dver Indonesia terkait dengan Brio Satya e CVT drl ini ya menurut sahabat Indonesia Apakah worth untuk dibeli di tahun 2024 ini silakan komentar di bawah ini atau jika ada pertanyaan-pertanyaan lain ya E boleh ditanyakan di komentar kolom komentar bawah ini ya E Kami selalu happy untuk menjawab pertanyaan Anda juga mohon jangan lupa untuk Tan jempol ke atas apabila anda menyukan video ini subscribe ke channel Indonesia dan follow instagram ding Indonesia Apabila belum Terima kasih sudah menonton dan kita ketemu lagi di video-video berikutnya dah

Lihat di YouTube