Powerbank Pintar! CUKTECH 10, CUKTECH 10 Plus, & CUKTECH 10 Mini Review (YouTube Video)
Kalau kita ngomong power bank sekarang, jujur aja kebanyakan tuh either kecil tapi nanggung atau gede tapi ribet. [tertawa] Kalau kalian tahu nih, Cuktek 10 ini rekomendasi yang oke banget. Dan Cuktek ini kayak enggak mau neko-neko nih. Mereka langsung ada dua produk terbaru namanya Cuktek 10 Plus dan Cuktek 10 Mini. Semenarik apa? Yuk, langsung aja kita bahas. Lego. Kita mulai dari cuktech 10 plus dulu karena ini yang paling kelihatan gahar. Dari pertama dipegang kesannya langsung solid. Bukan powerbank tipis-tipisan yang kerasa kosong tapi padat dan terisi isinya. Dengan kapasitas 15.000 1000 mAh. Yang bikin beda bukan cuman kapasitasnya, tapi output dayanya yang sampai 120 watt. Saya cobain langsung ke beberapa device, termasuk laptop dan smartphone flagship. Dan memang power-nya keluar sesuai apa yang diinfo. Buat pengguna Xiaomi ini makin kerasa kayak pasangan yang serasi sih. Pas charging di indikator di HP Xiaomi langsung aktif dan performanya benar-benar maksimal. Dalam pemakaian reel, ngecas Xiaomi Celass flagship ini tuh kerasa kayak colok charger dinding, bukan power bank. Tinggal colok 120 watt-nya aktif dan benar-benar ngebut banget. Fast charging-nya langsung aktif, indikatornya muncul dan kecepatan ngecasnya masih tetap stabil. Dalam kondisi baterai rendah sekitar 20 hingga 30 menit aja udah dapat keisi baterai yang signifikan. Mau HP dipakai sambil ngecas juga aman karena manajemen dayanya yang bagus. Cuktech 10 Plus ini juga enggak pilih-pilih device mau iPhone, Samsung, Vivo, HAR, Oppo, sampai laptop Windows dan MacBook semuanya dilayani dengan baik karena dukungan protokolnya lengkap banget. Mulai dari Power Delivery, PPS, SCP, QC, benar-benar universal. Buat yang kamu sering guntah-ganti HP atau punya banyak gadget beda merek, ini berguna banget. Serba cepat jadinya. Di bagian layarnya kamu bisa lihat sisa baterai, daya yang lagi keluar dalam watt, arus, voltase sampai suhu, bahkan orientasi layarnya bisa mulai sesuai posisi power bank. Buat orang yang suka ngerti apa yang lagi terjadi sama gadgetnya, layar ini bikin informasi kita sebagai penggunanya jadi tahu. Kamu tahu kapan device lagi narik daya besar, kapan udah stabil, dan kapan harus berhenti ngecas. Oh ya, portnya tersedia 2 USBC dan satu USBA ya. Jadi bisa beberapa device sekaligus. Soal isi ulang powerbank-nya sendiri, ini juga salah satu poin yang menarik. Cuktech 10 Plus ini bisa diisi ulang super cepat lewat port USBC utama. Bahkan dalam 10 menit udah bisa dapat sekitar 30%. Dalam kondisi tertentu ini cukup buat ngecas HP seharian penuh walaupun kapasitas dan dayanya naik jauh. Ukuran fisiknya juga masih tergolong ringkas. Memang lebih besar dari versi sebelumnya, tapi peningkatannya sebanding banget dengan apa yang kamu dapat dibanding powerbank lain dengan spesifikasi mirip Cuktek 10 Plus ini masih kerasa portable dan nyaman buat dibawa harian. Mau ke China enggak perlu khawatir juga. Udah ada sertifikasi CCC ini juga jadi nilai plus tersendiri. Ini nunjukin kalau produk ini enggak ngasal kapasitas tinggi, tapi juga serius soal safety, stabilitas baterai, dan konsisten produksinya. Buat powerbank dengan output segede ini, faktor keamanan jelas gak bisa dianggap enteng. Sekarang kita geser ke CUTEK 10 mini. Kalau 10 Plus itu ibarat powerbank, kerja keras, 10 mini ini yang versi teman setia harian. Ukurannya juga jauh lebih kecil, lebih kom, lebih ringan, dan jelas lebih portable. Tapi jangan salah, walaupun namanya Mini kemampuannya enggak kecil dengan kapasitas 10.000 mAh dan output tinggi di kelasnya. Ini cocok banget buat kamu yang butuh powerbank ringkes tapi tetap ngebut dengan kapasitas yang gede. Ukurannya cuman sekitar 90 * 50 * 33 mm. Beratnya 217 gr. Enak banget di bawah di tas kecil, sling bed, bahkan saku jacket. Buat ngecas smartphone sehari-hari. Performanya juga stabil dan konsisten. Fast charging tetap aktif di banyak device, [musik] termasuk iPhone dan hampir semua flagship Android. Kalau dibandingin langsung kelihatan banget bedanya segmentasi dua produk ini. Cuktech 10 mini ini cocok buat daily carry. Kamu keluar rumah, kerja, nongkrong, atau traveling simpel, dan butuh powerbank yang enggak ribet. Sedangkan CTE 10 Plus itu cocok buat kondisi yang lebih berat, kerja seharian, bawa banyak device, atau bahkan buat content creator yang harus ngecas kamera, HP, dan laptop sekaligus. Yang bikin lebih menarik dikasih langsung kabel USBC bawaan sepanjang 15 cm langsung diselipin di port USBC-nya biar enggak semraut dan enggak hilang. Simpel tapi itu berguna banget. Portnya sendiri ada dua USBC dan satu USBA. Jadi fleksibel mau ngecas apa aja. Sama seperti seri plus-nya kompatibel ke semua merek juga. Mau Xiaomi, Samsung, iPhone, Oppo, Vivo, sampai laptop Windows dan MacBook semuanya jalan. Protokol chargingnya juga lengkap. Jadi, kamu gak perlu mikir dua kali soal bisa apa enggak ngecas cepat di sini. Tinggal colok aja langsung keisi dengan ngebut. Walaupun kecil, Cuk 10 mini ini punya kapasitas 10.000 mAh dengan output maksimal 55 wat buat Xiaomi misalnya hyperchage 55 watt-nya jalan penuh. iPhone juga langsung power delivery fast charging. Samsung PPS juga kebaca dan yang penting ini bukan tipe powerbank yang ngecas bentar terus turun. Output-nya stabil. Bahkan buat device gede kayak tablet atau Nintendo Switch masih sanggup. Kalau kamu pakai iPhone secara realistis bisa dapat 1,5 sampai hampir dua kali cas penuh. Buat Android dengan baterai 5.000 hingga 6.000 mAh masih dapat lebih dari satu kali full charge loh. Cuktech 10 mini ini support 55 watt input juga yang artinya dia bisa nge-charge dirinya sendiri secara cepat. Bahkan klaimnya 10 menit ngecas bisa dapat sekitar 22%. Tapi pastiin dulu ya kalau mau dapat performa maksimal pastiin pakai charger 5A PPS dan kabel bawaan cukteknya karena memang kabelnya udah disesuaikan buat arus gede. Di bagian depan ada layar LED digital yang menurut saya justru bikin powerbank ini kerasa mahal. Layarnya bisa nampilin persentase baterai real time, daya masuk dan keluar dalam watt ya, status low current mode buat device kecil kayak TWS atau smartwats. Dan buat masuk ke low current mode tinggal satu tap aja enggak ribet, enggak perlu cari-cari. Cupteek 10 mini ini juga udah sertifikasi CCC. Jadi, udah pasti aman ya buat dibawa terbang ke manaun. Yang terakhir nih rekomendasi kita ada Cuktech 10. Ini powerbank yang secara ukuran mirip sama 10 mini. Kapasitasnya juga 10.000 mAh, tapi output dayanya sampai 150 Max. Gila, powerbank kecil ini tapi dayanya bisa segila ini. Secara fisik CUEK 10 ini tetap ringkas ukurannya kecil, masuk kantong, masuk pouch, bahkan bisa dibilang seukuran snack bar yang kita beli di supermarket. Tapi jangan tertipu bodinya. Begitu dicolok ke device langsung kelihatan kelasnya beda. Saya tes nih ke berbagai device dan hasilnya konsisten ngebut. iPhone 15 Pro Max bisa keisi lebih dari 50% dalam sekitar 30 menit. Samsung flagship kebaca 45 wat charging. Dan yang bikin saya kaget, powerbank ini cukup sanggup ngecas laptop sampai 100 watt. Buat ukuran 10.000 1000 maha ini udah gila banget sih. Di sini juga sama buat pengguna Xiaomi, hyperchage jalan, indikator watt real time muncul dan dayanya bisa tembus sampai 120 watt di device tertentu. Bahkan ada cash Xiaomi flagship yang bisa keisi hampir penuh dalam waktu di bawah 20 menit. Ini tipe powerbank yang cocok buat kondisi kepepet. Kamu buru-buru, baterai tinggal dikit tapi butuh cepat hidup lagi. Di bagian depan Cuktech 10 ini juga dibekali layar digital yang nampilin presentasi baterai, wat voltase sampai arus. Jadi kamu benar-benar tahu apa yang lagi terjadi. Bukan cuman nemak-nemak ngecas atau enggak, tapi seberapa kencang dan seberapa stabil. Ada juga locurin mode buat TWS atau smartwatch. Tinggal tekan tombol power dua kali langsung [musik] aman. Yang menarik lagi isi ulang powerbank ini juga super cepat. Klaimnya 50% bisa keisi dalam sekitar 15 menit. Artinya nunggu buat ngecas ulang gak lama. Dan tentu aja Ctteek 10 ini juga udah sertifikasi CC aman dibawa ke pesawat. Kalau bicara soal value ini bagian yang bikin Cupteek sering jadi kaget [musik] dengan spek performa dan fitur yang ditawarin. Harganya masih masuk akal dibanding brand-brand yang main di kelas premium. Jadi kesannya malah worth it banget. kamu bayar sesuai apa yang kamu dapat dan itu kerasa di pemakaian sehari-hari sewaktu saya cobain. Kesimpulannya, Cuktek 10 Plus dan Cuktek 10 Mini ini bisa saling melengkapi. Kalau kamu cuma mau satu powerbank yang bisa segalanya dan siap buat kondisi berat, Cteek 10 Plus itu pilihan yang paling pas. Tapi kalau kamu pengen power bank yang kecil, ringan, tapi tetap kencang buat dipakai harian Cuktech 10 mini ini pas banget. Dan kalau kamu tipe orang yang punya banyak gadget dan mobilitas tinggi, jujur aja kombinasi dua ini bisa jadi setup charging yang ideal banget. Atau kamu bisa ambil Cuktech 10 ini. Cocok buat kamu yang pengen power bank sekecil mungkin tapi performanya segila mungkin. [musik] Eh, ada info menarik juga nih. Cuktek bakalan ada official online store-nya di Indonesia yang kira-kira bakal ada di bulan Februari ini loh. Nunjukin keseriusan Cuktek buat masuk pasar Indonesia. Wah, makin seru nih. Mantap. Saya suka. Jadi kalau kamu capek sama powerbank yang setengah-setengah, Cuktek ini jawabannya Cuktek 10 plus itu buat kamu yang butuh power gede, ngebut, dan bisa diandelin di kondisi kerja berat. Sedangkan Cuktek 10 mini cocok buat pemakaian sehari-hari yang kecil, praktis, dan tetap kencang tanpa lemot. dan ambil cuk 10 buat yang pengin tetap kompact tapi butuh daya yang lebih tinggi. Ketiganya berguna banget buat kamu yang kerjanya mobile dan serba cepat mulai dari kerja, traveling sampai emergency. Semuanya kerasa lebih aman dan tenang kalau kamu mau beli. Linknya dan harganya udah saya siapin di kolom deskripsi di video ini. Oke guys, jadi itu dia powerbank yang kualitasnya enggak ada duanya. Terima kasih telah nonton video ini. Sampai jumpa di video berikutnya. Bye.
Video Lainnya
Di tengah lonjakan harga kebutuhan sehari-hari, menemukan perangkat pendukung produktivitas yang andal tanpa menguras kantong menjadi tantangan tersendiri bagi para...
Kehadiran bocoran seputar iPhone 18 Pro di tengah riuhnya pasar smartphone tahun ini memicu perdebatan sengit mengenai urgensi melakukan upgrade. Lewat pendekatan...
Kabar mengejutkan datang dari jagat media teknologi tanah air seiring keputusan DKID Media untuk menyudahi KOTEK (Komedi Teknologi) tepat di episode kesepuluhnya....
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sebuah inovasi radikal lewat kehadiran lini Huawei Pura X Max yang siap menggeser dominasi iPhone dan Samsung. Kehadiran...
Bayangkan jika smartphone andalan Anda tiba-tiba kehilangan sinyal akibat masalah IMEI yang diblokir di Indonesia. Situasi tak terduga inilah yang memaksa seorang...
Pertarungan sengit di lini kamera smartphone flagship kembali memanas lewat adu mekanik tiga raksasa ultra yang membawa inovasi pemrosesan gambar paling ambisius...
Rumor mengenai lonjakan harga ekstrem pada lini Reno terbaru sukses memicu perdebatan hangat di kalangan pencinta gawai. Pasalnya, seri yang biasanya menyasar kelas...
Ketika hampir semua produsen ponsel berlomba-lomba menyematkan emblem 'Ultra' pada produk andalan mereka, sebuah pertanyaan besar muncul: apakah sang pionir masih...
Persaingan di pasar ponsel pintar kembali memanas setelah sebuah perangkat baru hadir dan langsung mengguncang dominasi merek yang selama ini dikenal sebagai raja...
Kabar kurang menyenangkan datang bagi para pencinta ekosistem Apple, menyusul rumor kuat mengenai lonjakan harga perangkat masa depan mereka akibat ketergantungan...
Tecno Camon 50 Pro 5G sempat dipandang sebelah mata saat pertama kali meluncur karena label harganya yang menyentuh angka 5,5 jutaan terasa terlalu mahal. Namun,...
Pasar ponsel murah kembali diguncang oleh kehadiran perangkat sejutaan yang sekilas membawa visual mewah layaknya lini premium masa depan. Di balik desainnya yang...
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sederet perangkat antimainstream yang siap mengubah total kenyamanan setup harian Anda. Mulai dari inovasi TWS dengan konsep...
Samsung tampaknya mulai mengubah strategi di pasar kelas menengah dengan meluncurkan Galaxy A37 dan Galaxy A57 di pertengahan tahun 2026 ini. Langkah berani raksasa...

















