PRIV, Awal kehancuran BlackBerry (YouTube Video)
buat para spesies milenial dan genzy pasti sudah sangat familiar dengan brand BlackBerry Iya brand teknologi raksasa yang hancur karena kesalahan [Musik] sendiri pada tahun 2015 Blackberry meluncurkan Blackberry PR PR Jadi smartphone Android pertama BlackBerry dan juga menjadi penanda perubahan besar bagi perusahaan yang sebelumnya dikenal dengan sistem operasi BlackBerry 10 atau BB 10 nama prif sendiri merupakan singkatan dari privacy dan privilege yang mencerminkan fokus BlackBerry pada keamanan dan privasi pengguna pada saat itu sebenarnya HP BlackBerry ini unik ya karena punya banyak hal yang enggak dimiliki sama HP Android lainnya untuk spesifikasi HP ini sangat tinggi pada masanya sebut aja pakai Sin bragon 808 punya layar 2K dan Curve punya kamera utama 18 megapel yang sanggup merekam video beresolusi 4K dan tentu aja punya keyboard fisik dengan sistem slide keyboard fisik dengan desain qut ini touch Sensitif ya dan mendukung Jester seperti swipe untuk menghapus kata dan double tap untuk mengaktifkan mode kursor soal keamanan prif juga dilengkapi dengan fitur keamanan detch yang akan ngasih tahu si pengguna kalau prefasi mereka terancang Oke kita bahas satu-satu soal Hp ini si prif Ini punya desain yang ganteng ya dengan build quality yang menurut saya top notch banget Kayaknya lebih kokoh daripada hp-hp zaman sekarang secara dimensi sebenarnya HP ini tuh enggak gede-gede amat tapi zaman dulu HP ini tergolong besar dan berat secara umum keyboard physic pref menurut saya sangat keren keyboard-nya tuh nyaman banget dipakai buat ngetik akurat dan ngasih feel yang enggak bisa kita dapatin Sekarangnya haptic feedback pada layar enggak bisa menggantikan feel Klik di keyboard fisik Tapi saya merasa keyboard fisik di HP ini tuh terlalu kecil dulu sih kerasa aman-aman aja ya ngetik di keyboard BlackBerry tapi kenapa sekarang saya ngerasa kekecilan ya apa jempol saya masih dalam masa pertumbuhan sehingga terus membesar untuk HP keluaran tahun 2015 saya R liat di HP ini tuh bagus banget ya layarnya tajam jernih dan punya warna yang akurat layar langkungnya juga perlu kita apresiasi terutama karena langkungnya tidak terlalu tajam seperti smartphone lain pada masa itu bayangin aja tahun 2015 layarnya udah 2K loh zaman sekarang aja kita masih jarang nemu HP yang punya layar beresolusi 2K kecuali hp-hp flagship Nah untuk performa HP ini pakai Snapdragon 808 yang di zamannya juga jadi salah satu soc yang paling powerful walaupun soc ini salah satu soc yang paling panas ya walaupun tidak sepanas Snapdragon 810 ya HP ini pakai sistem operasi Android yang tampilannya terlihat seperti stok ya BlackBerry juga nambahin beberapa aplikasi bawaan kayak BBM dan BlackBerry hub yang mengintegrasikan semua pesan dan notifikasi dalam satu tempat BlackBerry ini cukup banyak disukai pengguna Android Itulah kenapa saat itu banyak banget yang ngporting aplikasi buatan BlackBerry ini supaya bisa dipakai di HP Android lain Mungkin banyak yang bertanya apa sih alasannya sehingga BlackBerry memutuskan untuk beralih ke Android saya akan coba rangkum beberapa alasannya alasan pertama adalah penurunan pangsa pasar BlackBerry OS atau BB 100 kehilangan pangsa pasar yang signifikan akibat dominasi Android dan iOS hal ini diperparah dengan fokus awal BlackBerry pada pasar korporat yang membuat mereka kurang Gesit dalam merespon perubahan kebutuhan pasar konsumen alasan keduanya adalah kurangnya pilihan aplikasi ekosistem aplikasi di BlackBerry aw sangat terbatas sehingga kurang menarik bagi konsumen pilihan aplikasinya ituh Ya hanya itu- ituu aja jadi kerasa membosankan gitu alasan ketiganya adalah permintaan pasar konsumen menginginkan smartphone dengan sistem operasi Android yang memiliki akses ke Google Play Store dan berbagai aplikasi populer ini masih berkaitan dengan alasan kedua sih yaitu terbatasnya pilihan aplikasi populer dan alasan keempat adalah banyaknya kritik publik terhadap software mereka BlackBerry Hos atau Bib 10 menuai kritik karena lambatnya pembaruan software dan kurangnya kemampuan untuk bersaing di pasar konsumen konsumen menganggap bibitan ini Tertinggal jauh dari para kompetitornya terutama Android dan dengan beralih ke Android BlackBerry berharap dapat menjangkau pasar yang lebih luas dan menghidupkan kembali bisnis smphone mereka Tapi kenyataan tidak selalu semanis sarapan Baru beberapa tahun mengadopsi Android kedik Dayaan BlackBerry pun runtuh ada beberapa faktor yang menyebabkan perusahaan asal Kanada ini gagal bangkit setelah mengadopsi Android setidaknya ada empat faktor utama Kenapa mereka gagal pertama adalah terlambat beradaptasi BlackBerry terlambat dalam mengadopsi trend Smartphone seperti layar sentuh dan aplikasi mobile jadi saat mereka memulai dengan Android brand lain sudah jauh meninggalkan mereka alasan kedua adalah karena mereka terlalu fokus pada pasar korporat jadi BlackBerry itu terlalu fokus pada pasar-pasar korporat dan mengabaikan pasar konsumen yang lebih besar gitu mereka gagal melihat iPhone sebagai pesaing langsung dan tidak mengantisipasi pergeseran kebutuhan pengguna dari sekedar komunikasi bisnis ke perangkat yang lebih serba guna kesalahan ketiga adalah kurangnya inovasi BlackBerry kurang berinovasi dalam hal desain dan fitur desain dan fitur mereka dirasa sangat monoton dan tidak ada inovasi yang ditawarkan berbeda dengan apa yang Apple dan hphp berbasis Android lakukan faktor terakhir adalah karena persaingan yang sangat ketat ya BlackBerry menghadapi persaingan yang sangat ketat dari Apple dan Samsung yang menawarkan produk yang lebih inovatif dan menarik nah faktor-faktor tersebut men bahkan BlackBerry kehilangan pangsa pasar dan akhirnya harus menjual bisnis smartphone-nya pertanyaan berikutnya adalah HP apa yang saat itu menjadi batu ganjalan BlackBerry dalam menjual HP mereka jadi tahun 2015 memang tahun yang kompetitif di pasar smartphone beberapa flagship Android yang rilis pada tahun yang sama dengan BlackBerry pref antara lain adalah Samsung Galaxy S6 dan Nexus 6p atau 6p dibandingkan dengan Samsung Galaxy S6 PR punya keunikan di keyboard fisik dan fitur keamanan yang lebih kuat tapi Galaxy S6 unggul dan dalam hal desain yang lebih tipis dan ringan performa yang lebih baik dan kamera yang lebih canggih sedangkan dibandingkan dengan Nexus 6p pref juga memiliki keunggulan keyboard fisik dan layar Amoled yang sedikit lebih kecil tapi Nexus 6p punya software Android murni dengan update yang lebih cepat performanya juga lebih baik dan harga yang lebih terjangkau pertama kali diluncurkan prif dibandroll dengan harga yang bisa dibilang mahal sekitar 700 do harga ini mirip-mirip dengan flagship Android lainnya di waktu itu tapi dengan spesifikasi dan fitur yang enggak sepenuhnya lebih baik prif kesulitan untuk bersaing di yang sudah didominasi oleh Samsung dan pemain lain Jadi kesimpulannya BlackBerry pref adalah smartphone Android pertama BlackBerry yang mencoba menggabungkan keunggulan keyboard fisik dengan sistem operasi Android brief hadir dengan desain cantik layar Amoled dan fitur keamanan yang terbaik saat itu tapi walaupun punya beberapa keunikan pref enggak berhasil menyelamatkan BlackBerry dari k curan kehadiran prif Terlambat untuk mengembalikan kejayaan BlackBerry di pasar smartphone yang sudah dikuasai oleh Android dan iOS Pri menjadi bukti bahwa terlambat beradaptasi dengan tren pasar dan kurangnya inovasi dapat berakibat fatal bagi sebuah perusahaan bahkan bagi perusahaan sebesar BlackBerry yang pernah merajai pasar smartphone meskipun gagal secara komersial pref tetap menjadi tonggak penting dalam sejarah Blackberry prief menandai berakhirnya era BlackBerry OS dan dimulainya babak baru BlackBerry di dunia Android pref juga menunjukkan bahwa BlackBerry meskipun terlambat berusaha untuk beradaptasi dan berinovasi walau pada akhirnya harus mati oke segitu aja ceritanya jangan lupa kalau mau beli BlackBerry udah engak bisa ya karena memang udah enggak ada gitu Tapi kalau mau beli HP lain langsung aja ke erapon karena kalian bisa langsung coba hp-hp yang mau dibeli biar lebih yakin gitu Ya intinya lebih aman lah Klik tombol like kalau kalian suka dengan video ini dan kita akan ketemu lagi di video berikutnya Irwan pamit dan adiós
Video Lainnya
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sebuah inovasi radikal lewat kehadiran lini Huawei Pura X Max yang siap menggeser dominasi iPhone dan Samsung. Kehadiran...
Bayangkan jika smartphone andalan Anda tiba-tiba kehilangan sinyal akibat masalah IMEI yang diblokir di Indonesia. Situasi tak terduga inilah yang memaksa seorang...
Ketika hampir semua produsen ponsel berlomba-lomba menyematkan emblem 'Ultra' pada produk andalan mereka, sebuah pertanyaan besar muncul: apakah sang pionir masih...
Persaingan di pasar ponsel pintar kembali memanas setelah sebuah perangkat baru hadir dan langsung mengguncang dominasi merek yang selama ini dikenal sebagai raja...
Tecno Camon 50 Pro 5G sempat dipandang sebelah mata saat pertama kali meluncur karena label harganya yang menyentuh angka 5,5 jutaan terasa terlalu mahal. Namun,...
Samsung tampaknya mulai mengubah strategi di pasar kelas menengah dengan meluncurkan Galaxy A37 dan Galaxy A57 di pertengahan tahun 2026 ini. Langkah berani raksasa...
Pasar ponsel kelas 9 jutaan sedang memanas, dan Bestindotech turun tangan untuk menguji tuntas tiga kontestan yang paling banyak diperbincangkan: Xiaomi 17T, Vivo...
Memulai bisnis laundry sering kali terlihat sebagai ladang uang yang mudah dan menjanjikan, namun realitas di lapangan kerap kali berbicara sebaliknya. Berangkat...
Pasar perangkat audio nirkabel premium bersiap menghadapi guncangan besar lewat kehadiran lini Soundcore Liberty 5 Pro Series. Di tengah dominasi merek-merek mapan...
Pasar ponsel flagship premium baru saja diguncang oleh perangkat Android seharga 32 juta rupiah yang digadang-gadang sebagai daily driver mutakhir. OPPO Find X9...
Perdebatan panjang mengenai takhta kamera smartphone terbaik tampaknya telah mencapai titik balik yang mengejutkan. Di tengah dominasi raksasa seperti iPhone,...
Memilih ponsel kelas menengah terbaru sering kali berujung pada dilema antara performa gaming yang buas atau kenyamanan ekosistem perangkat yang matang. Samsung...
Sistem operasi robot hijau kembali membawa lompatan besar lewat kehadiran Android 17 yang kali ini tidak sekadar bersolek di sektor visual. Google tampak sangat...
Langkah berani Samsung dalam merombak lini audio nirkabelnya lewat Galaxy Buds 4 Pro berhasil mencetak standar baru yang belum pernah dicapai generasi sebelumnya....
Bagi kaum mendang-mending yang enggan melirik jenama asal Tiongkok, bursa ponsel pintar sering kali terasa sempit dan penuh kompromi. Namun, episode terbaru Kotek...

















