Properti Bukan Investasi (YouTube Video)
properti bukan investasi nah saya pastikan judul ini bukan clickbait mata Kenapa ada dua pengalaman yang saya boleh sharingkan kenapa saya pilih judul ini yang pertama adalah kalau dulu kita lihat tahun 2010 kita lihat banyak iklan properti besok harga naik bayangkan kita beli properti r00 juta kemudian ada Billboard property mengatakan besok harga akan naik menjadi r00 juta jadi kalau kita beli hari ini besok harganya akan untung Rp100 juta Nah Tapi harus kita ingat bahwa saat ini kita sedang tidak memasuki siklus properti yang sedang seperti tahun 2010 tahun 2010 berbeda karena saya punya pengalaman pribadi saya membeli dua unit ruko di daerah Gading Serpong dengan harga kurang lebih 1 unit adalah 2,5 miliar kurang lebih saya beli 2 unit itu totalnya adalah 5 miliar pada saat itu saya melakukan down payment sebesar R miliar dan bulan depan luar biasanya ada orang yang menawar ruko tersebut satu unitnya 3 miliar dikali 2 ruko berarti 6 miliar jadi dalam waktu 1 bulan Saya punya capital gain Saya punya keuntungan sebesar 1 miliar jadi modal DP saya saya belum lunasin ya 1 miliar 1 bulan Kemudian saya Untung R miliar tapi sekali lagi itu tahun 2010 Mari kita realistis Bahwa saat ini tahun 2019 keadaan dan properti tidak seperti tahun 2010 Jadi kalau ada orang yang merasa bahwa properti merupakan investasi orang itu sedang berimajinasi jika properti bukan merupakan investasi Lantas apa nilai tambah memiliki properti yang pertama adalah atap bayangkan jika anda pelaku bisnis jika anda seorang investor Anda memerlukan keputusan yang tenang dan Anda bisa melakukan keputusan dengan tenang apabila anda sudah memiliki properti karena properti bisa menjadi atap atau insurance in case bisnis anda dan investasi anda tidak berjalan lancar sesuai dengan keinginan anda yang kedua adalah status bayangkan Ketika anda sedang melakukan networking Ketika anda ingin mencari klien Ketika anda ingin bertemu dengan partner bisnis Anda pertanyaan yang sering mereka tanya adalah tinggal di mana Bro atau Bapak tinggal di mana Nah Ketika kita menyampaikan tempat tinggal kita atau daerah tempat tinggal kita ini akan menandakan Di mana letak status kita berada nah bayangkan ketika kita menyebutkan nama Menteng Kemang atau misalkan daerah-daerah tertentu Kita dapat memberitahu bahwa kita berada di level tertentu tanpa perlu memberitahu berapa income kita Berapa penghasilan kita dan berapa omset kita J sekali lagi properti bisa memberikan kita status properti bisa saja menjadi instrumen properti jika kita memberikan nilai tambah pada properti tersebut banyak orang datang kepada saya Pak Saya membeli sebuah apartmen bayar saya Iya tapi enggak bisa saya sewakan kemudian begitu saya tanya ternyata propertinya atau apartmennya dalam keadaan kosong saya ibaratkan membeli properti itu seperti membeli bahan mentah atau Raw material sama seperti ketika kita membeli daging ayam mentah dan tepung kita enggak akan bisa menjual di pasaran atau menjadi ayam goreng tepung kita enggak akan bisa menjadikan sebuah produk sekalii kita perlu mengolahnya Nah demikian juga dengan Apartment kita perlu memberikan furnis kita desain interior yang menarik misalkan dengan konsep kita sebut misalkan minimalis konsep Bali art Diko klasik modern dengan cara seperti itu kita bisa mengiklankan properti kita kita bisa sewakan properti kita baik itu harian mingguan atau tahunan di marketplace property kita bisa bilang ada airbnb ada snapin dan masih banyak lagi bayangkan jika kita menyewakan properti kita harian 3300.000 per malam dalam 1 bulan 30 hari kita bisa sewakan kurang lebih 20 hari kita punya income sekitar Rp juta per bulan atau kurang lebih rp72 juta per tahun bayangkan R2 juta jika kita beli properti kita r00 juta berarti return on investment kita itu Belasan Peren di atas 12% nah bandingkan dengan deposito yang mungkin hanya 6 sampai 8% itun Anda kena pajak 20% sekali lagi properti juga memberikan imbal hasil selain daripada uang sewa Anda bisa mendapatkan capital gain kenaikan harga properti misalkan anda beli r00 juta tahun depan properti Anda naik R50 juta Nah 250 juta kenaikan harga properti tersebut Anda dikenakan pajak final J sekali lagi dari segi perpajakan juga sangat-sangat efisien kemudian yang terakhir adalah properti juga bisa diwariskan kepada anak cucu Anda Bahkan ada pepatah lama yang mengatakan bahwa kalau kakek anda punya banyak properti maka papa anda akan jadi orang kaya Kalau papa anda punya banyak properti anda akan jadi orang kaya tapi kalau Anda punya banyak properti anak Anda dan cucu anda akan jadi orang kaya Jadi kalau misalkan anda ingin E anak cucu jadi orang kaya harus punya properti Mari kita lihat generasi yang saya sebut dengan generasi Uber generasi yang katanya Mereka tidak butuh mobil karena mereka bisa naik Uber atau grab mereka tidak butuh properti karena mereka bisa tinggal sewa Nah kalau kita lihat generasi ini memiliki income 10 sampai Rp15 juta pertanyaannya berapa yang dapat mereka saving dan berapa spend mereka sebenarnya setiap sebulan Nah kalau kita lihat mungkin mereka bisa spend 5 sampai 10 juta per bulan di dalamnya ada pengeluaran yang penting ada pengeluaran tidak penting yang saya ingin highlight adalah pengeluaran tidak penting ada biaya berlangganan netflix misalkan ada biaya member di selebrity fitness ada biaya beli tiket konser ada yang sampai 2,5 juta ada yang sampai 5 juta ada yang biaya jalan-jalan ke Bali dan lain sebagainya Nah di sini yang saya ingin kritisi adalah bukan berarti dengan tidak membeli properti kita bisa saving lebih banyak karena dengan tidak membeli properti pun kita tetap membeli tiket konser membeli gadget yang kita tidak perlu membeli sepatu yang kita tidak perlu nah kira-kira bagaimana kalau saya memberikan sebuah pernyataan yang mungkin akan mengagetkan Bagaimana jika dengan 2,5 juta per bulan yang setara dengan biaya konser mungkin tiket yang biasa kita tonton di Bali atau tiket konser biasa kita tonton di Jakarta itu bisa mendapatkan sebuah apartmen dengan lobi yang sangat mewah seperti tempat saya shuting hari ini adalah lobi dari apartmen yang dibangun oleh Trinity Land dan bukan hanya itu anda punya fasilitas Mall seluas 1,6 hektar dengan hanya 2,5 juta per bulan sebenarnya enggak mungkin tapi kenapa kita membuat sebuah program yang memungkinkan para generasi Uber ini generasi milenials untuk bisa beli Properti adalah karena Trinity l sedang berulang tahun yang ke-10 sehingga kita membuat sebuah terobosan membeli di properti 10 kali lebih mudah Nah kalau anda ingin tahu lebih lanjut Anda bisa Klik di website kami di www.10langkahbesar.com sekali lagi penawaran ini hanya sampai akhir bulan Mei saja sukses untuk kita semua
