Jungkat

RAJA BARU KAMERA ANDROID? | Unboxing Xiaomi 17 Ultra Indonesia (YouTube Video)

  • 11/03/2026

Udah deket-deket mau lebaran, ya, THR belum cair, eh, udah nongol handphone flagship buat pecinta fotografi, ini sebuah godaan. Bismillah alhamdulillah kita ketemu lagi bareng gua Romi. Nah, jadi Xiaomi itu di Indonesia baru aja memperkenalkan Xiaomi 17 series yang terdiri dari 17 basic yang kecil, compact dan juga yang paling flagship-nya adalah 17 Ultra. Plus ada satu lagi yang limited edition, ya, light phone. Nah, eh, yang gua mau bahas kali ini adalah si 17 Ultra. Di mana ini adalah versi resmi, ya. Shoutout dulu buat Ko Septa nih yang udah eh, memberikan device ini untuk gua review, untuk gua cobain. Eh, teman-teman bisa lihat channel-nya di bawah, ya, dia juga udah unboxing duluan. Nah, BTW untuk yang versi global ini, eh, versi Indonesia adalah versi global dibuat di Tiongkok. Nah, untuk handphone-nya sendiri seperti apa? Kita ke sampingin dus-nya. Nah, ini adalah handphone-nya. Tuh, dia masih menggunakan bahasa desain yang sama seperti yang sebelum-sebelumnya. Tapi sebelum itu kita lihat dulu, ya, untuk paket-paket penjualannya isinya apa aja. Nih, di sini kita dapat casing. Nah, untuk casing-nya dapat eh, hardcase mika seperti ini transparan. Ya, menurut gua untuk handphone dengan harga 20 juta, ya, kurang lebih dapat casing-nya begini ya, kurang lah. Gitu. Terus kita juga dapat ada kabel. Nih, USB A to C. Lalu ada charger. Charger-nya dapat yang 100 watt, tapi ini relatif kecil, ya, untuk size 100 watt dulu kan gede-gede. Nah, ini lebih compact dengan port USB A. Kemudian nah, untuk menandakan ini adalah unit resmi tetap dikasih seperti ini, terima kasih selamat bergabung menjadi keluarga besar Xiaomi. Nah, untuk handphone-nya sendiri kita lihat di bagian depannya di sini ada beberapa poin unggulannya ya, ada Leica 1 inci sensornya, terus ada Snapdragon 8 Elite Gen 5 untuk chipset-nya, layarnya gede, baterainya nambah gede ya, terus powered by Xiaomi HyperOS. Kita langsung buka aja. Handphone-nya gua pakai yang warna putih secara first impression ya, pertama kali megang ini berasa memang sedikit lebih besar dibanding yang Xiaomi 14 Ultra. Kenapa? Karena ternyata ada kenaikan layar ya, yang tadinya 6,7 inci sekarang jadi 6,9 inci, gede banget dan eh gua coba bandingin juga ya dengan Vivo, nih Vivo X1300 Pro tuh teman-teman bisa lihat ya secara tinggi agak sedikit aja sih gitu, ya beda-beda tipis lah. Kalau untuk feel mewahnya ya udah pasti sama-sama mewah gitu ya. Terus untuk desain ya ini kedua brand ini memang masih konsisten dengan kamera yang bulat seperti ini ya, gua sendiri pribadi sih suka-suka aja, fine-fine aja. Untuk tombolnya ini menarik ya, karena kan biasanya tombol volume. Nah, ini dibuat terpisah, jadi bentuknya juga bulat ya, plus minus kayak gini dan ini menurut gua eh bikin penyegaran aja ya, hal kecil tapi menyegarkan. Nah, ini tombol power-nya, kemudian di sebelah atas ini kosong. Kemudian di bawah ada eh mikrofon, terus ada port USB C, grill speaker dan ada slot kartu dia bisa nampung dua ya tanpa slot micro SD tentunya. Tapi yang perlu di-notice adalah justru bagian depannya. Teman-teman bisa lihat udah tidak melengkung lagi. Jadi layarnya sekarang udah bener-bener flat, bukan curve kayak yang seri sebelumnya. Untuk IP rating tetap ada ya, tahan air tahan debu IP 68 IP 69. Nah, untuk tampilannya nih udah gua nyalain handphone-nya dan sudah gua set up seperti ini untuk lock screen-nya ini gua pakai eh ada beberapa pilihan ya di HyperOS ini. Untuk fingerprint-nya juga udah gua set nih, kita langsung lihat. Cepat ya. Tuh. Nah, untuk OS-nya sendiri kita lihat dia pakai HyperOS 3.0.5. 0 dengan Android versinya 16, security patch-nya ada di bulan eh Februari ya 2026. Kemudian untuk chipset-nya ini kan pakai yang paling tinggi dong tentunya Snapdragon 8 Elite Gen 5. Nah, gua udah tes di AnTuTu Benchmark nih, teman-teman bisa lihat ya skornya hampir 3 setengah juta, bukan yang tertinggi karena yang tertinggi itu bisa hampir 4 juta ya. Tapi ini ya udah termasuk lumayan lah karena ini kan handphone kamera, bukan handphone yang ditujukan primary untuk gaming. Layarnya seperti yang gua bilang tadi ini nambah gede 6,9 inci hampir 7 inci resolusinya ya udah pasti tinggi ya, udah 120 Hz juga dan udah support eh HDR, Dolby Vision seperti biasa untuk layar HP flagship Xiaomi pasti ada dan brightness-nya ada di 3500 nit. Nah, sekarang gua pengen coba untuk eh muter musik ya, kita coba dengerin speaker-nya nih. Udah speaker-nya ini berbobot ya dan cuman bass-nya teman-teman bisa denger sini kalau gua denger pakai kuping langsung ya, itu eh cakep lah berkualitas lah. Cuman kalau untuk tingkat kelantangannya memang bukan yang paling lantang jadi gua agak sangsi kalau misalkan kita eh dengerin atau main game misalkan di tempat yang agak rame ini kayaknya kurang kedengeran. Tapi kalau cuman di kamar sendiri atau di dalam rumah yang istilahnya enggak terlalu bising ini sih udah mantap banget. Nah, terus juga untuk baterai ya ini ada kenaikan nih yang tadinya 5400 mAh naiknya lumayan sekarang nyampe 6000 mAh. Tadi kita udah lihat di depan charger-annya itu 100 watt tapi sebenarnya dia bisa ngecas sampai dengan 90 watt untuk kabel dan 50 watt untuk wireless charging. Nah, terus sekarang kita akan bahas untuk kameranya ya, tentunya masih kerja sama dengan Leica. Nah, dia pakai sensor 1 inci sama kayak Xiaomi 15 Ultra untuk main kameranya 50 megapixel pakai dual pixel kali ini. Kemudian yang tadinya setup-nya di Xiaomi 15 Ultra itu kan punya dua lensa tele ya, 50 dan 200 megapixel. Sekarang cuman ada satu aja di 200 megapixel, jadi enggak mubazir. 200 megapixel ini eh dia punya continuous zoom ya dari 3,2 kali sampai dengan 4,3 kali. Nah, terus juga satu lagi untuk lensa ultra wide-nya, ini kita dapat 50 megapixel. Begitu juga untuk kamera depan, ini sama ya kita dapat 50 megapixel. Yuk, kita coba lihat interface kameranya. Nih ya pilihannya untuk focal length-nya nih dikasih banyak ya, 0,6 kali, 1 kali, 2 kali. Dan di sini teman-teman bisa lihat nih ya, nih 3,2 sampai dengan 4,3 tuh. Ada rentangnya 3,2 ada 3,7, 3,9 dan ada 4,3. Kemudian di sebelahnya ada 8,6 kali dan bisa sampai dengan eh 400 mm ya tuh atau 17,2 kali dan mentoknya itu sampai dengan 120 kali eh hybrid zoom. Kemudian kalau kita di sini ya ada tanda panah ke bawah kalau kita tekan nah, ini akan muncul scene. Ini adalah hal yang baru ya, di mana di sini ada pilihan silhouette, stage fireworks dan juga flames. Jadi ini untuk membantu setting-an atau tone warna eh kameranya jadi lebih optimal untuk scene-scene tertentu. Misalkan kayak mau nangkap gambar kembang api atau nonton konser atau silhouette ya, misalkan kita lagi eh di pantai gitu ya terus ada matahari terbenam seperti itu. Kemudian untuk setting-an preset warnanya sendiri juga seperti biasa ya ada pilihannya Leica authentic ataupun Leica vibrant. Nah, di sini Leica Vibrant gua udah sempet foto ya. Kalau untuk Leica Vibrant itu memang terlihat lebih seperti dalam tanda kutip seperti warna atau eh tone dari kamera pada umumnya yaitu terang, bright, vivid. Sementara kalau kita pakai Authentic, nah ini lebih eh berasa lebih khas Leica-nya gitu ya karena ada efek-efek kayak vignette, warnanya juga lebih gelap, kayak eh bisa dibilang under expose gitu ya. Tapi ini justru gua suka menjadi hal yang eh ciri khasnya si Leica lah. Paling enak banget buat motret juga untuk eh potret ya, untuk foto wajah ataupun eh hewan misalkan ya. Intinya dengan lensa tele-nya 3,2 sampai 4,3 kali itu tanpa foto eh mode potret pun ya itu kita bisa dapetin efek yang natural. Bokeh-nya cukup creamy kalau kita bandingin dengan handphone lain jauh ini bokeh-nya lebih nikmat. Nah, terus untuk perekaman video sayangnya gua belum coba banyak tapi yang jelas di sini bisa sampai 8K resolusinya di 30fps. Kemudian kalau untuk 4K bisa sampai dengan 120fps. Dan sebelum gua sudahi video ini izinkan gua untuk eh kita mau lihat enggak lengkap ya namanya Xiaomi 12S Ultra kalau tidak dipakein casing photography kit pro-nya. Inilah alasan kenapa Xiaomi ngasih casing-nya itu yang tadi transparan jelek banget. Nah, BTW untuk photography kit-nya ini dia ngeluarin ada dua ya, ada yang biasa dan ada yang versi pro. Nah, yang gua pegang sekarang ini adalah yang versi pro. Cuman ada satu warna aja yaitu warna hitam seperti ini dan agak beda kalau yang sebelumnya itu teksturnya kayak kulit ya, kayak eh leather. Nah, ini dia bedalah pokoknya. Di sini ring-nya berwarna chrome atau silver. Nah, ini kita dapet satu lagi spare ini untuk kita tambahin itu ya adapter kayak filter. Kemudian ini ada dua button tombol nih untuk nyambungin ke sini kayaknya, gue belum coba juga. Terus ini yang membedakan yang Pro dengan yang biasa. Nah, kalau Pro itu dapat seperti ini ya. Jadi, untuk hand handling ya untuk pegangannya beserta ada button-nya di sini. Tuh ya untuk perekaman video ataupun nge-zoom biar lebih gampang. Kita eh lihat satu lagi ini ada tali. Nah, ini dapat tali yang buat digantungin di sini. Talinya seperti ini. Tuh, cakep ya, unik. Itu, cuman sayangnya ya untuk ring-nya nih enggak dikasih yang warna merah. Kalau dulu ada di 15 Ultra, di 14 Ultra. Sekarang cuman ada warna silver aja. Kita coba pakaiin casing-nya. Harusnya sih jadi lebih keren ya. Pokoknya kalau beli Xiaomi 13 Ultra enggak pakai casing ini kayaknya kurang mantap. Nah, tuh jadinya kayak gini. Ya, menurut gue sebenarnya ya kalau secara personal gue lebih suka yang versi yang dulu di 15 Ultra, itu ada warna putih juga. Terus eh ring-nya ada warna merahnya gitu. Jadi, uniklah kalau yang ini cuman ada seperti ini aja. Oke. Nah, ini untuk ganti seperti biasa ya kita bisa putar, pencet tombol ini terus putar ring-nya. Kemudian untuk pasang grip-nya tinggal gini aja. Plus. Udah, uh. Enggak kelihatan kamera banget. Kontrolnya dari sini dah. Oke, nice. Ya. Nah, total ini kayaknya kalau di Indonesia harganya mungkin sekitar 23 juta ya untuk sepaket ini ya. Gue kurang eh lebih, seingat gue kayaknya harganya segitu. Nanti gue akan taruh link-nya di deskripsi buat teman-teman pengen beli, siapa tahu ya buat lebaran HP baru buat bantu motret-motret. Nih menarik untuk dicoba.

Lihat di YouTube

Video Lainnya

Brand Terkait

Xiaomi 17 Ultra

Xiaomi 17 Ultra membuktikan ponsel flagship bisa memadukan kamera Leica 200MP dan baterai 6800 mAh tanpa kompromi performa.

Xiaomi 17

Kerapatan harian teratasi elegan saat Xiaomi 17 mengandalkan bodi compact berbalut kamera Leica kelas profesional.