RAJANYA LAPTOP GAMING DI INDONESIA ! Asus Rog Strix RTX 5090 (YouTube Video)
Wah, ini sih bootnya ROG selama saya ke komutex 4 kali ini. Ini yang paling megas gokil. Karena memang tahun ini di 2025 Asus itu lagi merayakan 10 tahun dia jadi brand gaming nomor satu di Indonesia. Mungkin karena itu juga ya, dia jor-joran di Comutex 2025 tahun ini. Tapi apakah cuma bootnya aja yang bagus atau produk-produknya juga bagus? Langsung aja kita lihat ke dalam ya. Langsung lihat sini aja deh. [Musik] Oke, jadi kita awali dari yang paling menarik dulu menurut saya ya. Jadi entah kenapa kalau RO itu saya suka seri Strick C karena bagian belakangnya itu dia gaming look terus ada animatricknya yang bisa dicustom lewat armory Create tapi tetap cakep enggak norak dan sekarang yang beda dibandingkan generasi sebelumnya kalau kalian perhatikan di bagian modul RGB bawahnya kalau dulu kan cuman sampai sini ya search kayak membentuk huruf U gitu sekarang dia muter jadi depan belakang pinggir kanan pinggir kiri ada modul RGB BB-nya. Jadi seolah-olah coba nih angl-nya agak turun set. Nah, seolah-olah laptopnya itu kayak melayang gitu. Kalau untuk bahan materialnya masih sama ya, dia pakai plastik yang high quality banget. Plastik polikarbonat. Cuman kalau untuk fingerprint masih sih ya, tapi langsung hilang kayak gini. Dan untuk seri car ini GPU-nya dia up to RTX 5090. Wah, dibandingkan harus beli RTX 5090 karena sekarang harganya itu 70 sampai Rp80 juta. Mending beli laptopnya aja ya. Walaupun laptopnya juga lumayan mahal ini harganya katanya sih launching bulan depan dan harganya kira-kira di antara R0-an juta hampir Rp100 juta untuk yang varian tertingginya ya si RTX 5090 dan kalau kita lihat di bagian belakang tuh nih. Ini juga ada nih sebenarnya. Kalau ini G16, ini G18. Jadi perbedaannya jelas 16 inch dan juga 18 inch. Tapi walaupun yang G16 dia tetap ada GPU RTX 5090-nya. Karena biasanya kan kalau butuh power yang gede dari 5090 harus pakai yang G ya atau G18. Nah, ini di G16-nya pun ada. Dan karena dia upgrade hampir semuanya dia pakai Intel Core N 275 HX terus juga GPU-nya pakai RT 5090. Jadi sistem coolingnya juga di-upgrade. Jadi sistem coolingnya ini dinamainesus dengan vaper chamber yang di sandwich ditentologi dan juga conduc nut extreme liquid metal di CPU dan juga GPU-nya. Untuk layarnya 16 inch pakai Nebula XDR display mini LED 2,5K 240 Hz 3 dengan 100% DCI P3. Dia juga udah support sama Nvidia GS sertifikasinya dan RAM-nya itu up to 64 GB dengan speed 5600 MHz dan SSD-nya di red ya. Coba kita lihat ya spesifikasinya untuk SSD-nya dapat berapa nih? 2 TB ya. Jadi ah dibagi C-nya 1 TB, D-nya 1 TB. Ahah. Tuh lihat grafiknya. Wah retracing-nya, detail karakternya. Aduh saya jadi pengen zoom gitu. Gokil, gokil cakep. Terus di sini juga ada enam lock yang dulu ini jadi ciri khasnya Zenbook. Tapi sayangnya ini saran saya belum dipakai samaus ya. Karena menurut saya bakalan lebih enak kalau misalkan trackpadnya ini ada kayak semacam heptic feedback. Jadi kalau misalkan kita nekan 1 2 3 4 itu eh ada eh enggak ada di enggak ada. Ternyata ini kayak cuman F textil-nya aja. Ttailnya sih enak ya. Mirip-mirip kayak hic feedback ttailnya. Kalau untuk software armory CR-nya sih masih sama ya, sama aja, enggak ada yang berubah. Jadi di sini kita bisa lihat frekuensi, C frekuency, kita bisa atur fans speed, memory, RAM, dan ada anim vision juga nih. Nah, jadi kita bisa ganti di belakang ini misalkan kita ganti. Nah, ini nih tadi belum koplate ternyata. Tuh, lihat. Hai Andika. Ini speed-nya juga bisa diatur ya. Tuh, hai Andika. Setelah Strix Car ada Strick G. Jadi ada G16 dan G18. Nah, bedanya dengan yang Scar solid Scar sih ya. Terus kalau yang G series ini bagian belakangnya dia enggak ada animetriknya. Jadi langsung lu gua Ruji yang RGB dan bisa kita custom. Wah, langsung terlihat kesenjangan sosial ya. Habis lihat Scar terus lihat G ya. Ya, itu selera sih. Saya enggak heran sih kalau misalkan Ruji itu jadi brand gaming 10 tahun berturut-turut nomor satu di Indonesia. Karena ya saya pun kalau lihat logo RUJ yang ada animatricknya itu kayak take my money gitu istilahnya. Walaupun saya belum punya uang R0 juta untuk beli laptop ya. Nah, ini seri model tahun lalunya kayak ini nih. Jadi kalau kalian lihat modulnya kan cuman sampai sini ya. Nah, di varian G18 yang punyanya ini punyanya apa ya? Oh, yang punyanya AMD ini sama kayak tahun lalu. Jadi belum muter kotak gitu. Sebementar untuk yang varian Intel sama kayak Scar tadi, dia muter kotak seperti ini. Terus perbedaannya lagi dibanding tahun lalu. Di sini ada kayak semacam CMF desainnya. Jadi ada kayak laser print di sini. Perbedaannya bukan cuma dari desain aja, tapi dari SKU spesifikasi juga beda ya. Kalau yang series G series ini itu mentoknya di 5080 tapi bilnya lebih terjangkau. Jadi kalian bisa beli dengan harga yang lebih terjangkau. Terus ada yang varian 5070 Ti juga ini yang dengan AMD Ryzen 9 995 HX 3D dengan maksimum TGP itu bisa 140 wat. Kalau yang punyanya Intel ini maksimum TGP-nya bisa di 175 watt. Intel Core iN 275HX juga dan juga udah pakai RTX 5080. Sekarang udah strik G udah. Sekarang kita bahas yang Zirus ya. Ini Zirusnya juga yang varian RTX 50 series. Upgrade-nya apa? Kalau dari segi casing sih masih mirip-mirip sama tahun lalu ya. Tuh. Jadi kalau kalian butuh laptop yang high performance tapi kalian enggak suka yang berat, Zevus sih opsi yang paling masuk akal sih. Jadi untuk RG Virus ada G14 dan G16. Untuk yang G60-nya ini dia pakai RTX 5070 terus prosesornya pakai AI7350 prosessor. LED-nya atau layarnya dia pakai Nebula Display OLED dengan Gsynx 2,5K juga 240 Hz. Tapi speed-nya untuk layarnya itu kencang banget 0,2 ms. Kalau tadi yang STG itu masih 3 m. Ini 0,2 m. Terus RAM-nya 32 GB LP DDRX dengan speed 7500 MHz. Baterainya juga gede 90 watt hour. Yang hitam nih. Wah, masnya engak mau geser pokoknya yang hitam ini ya. Dia pakai RTX 5090 dengan Intel Core Ultranen 28H juga. Bobotnya under 2 kg dengan 1,85 kil. Dan untuk sizing-nya beda dengan Scar dan juga G series dia pakai aluminium. Tapi untuk sistem coolingnya sama dari ketiganya. Jadi ini nih dia pakai RG intelligent cooling dengan liquid metal dan juga trivate technology. Tapi nanti kita lihat ya, biasanya ada kok demo untuk coolingnya kayak apa. Ada kok. Saya habis lihat yang Zirus ini jadi suka ZFuses. Kok saya sprintan banget ya? Kadang padahal barusan aja suka scar tapi si Far juga cakep kayak clean gitu enggak terlalu terlihat gaming dibuat meeting juga oke. Tapi saya tetap pilih yang ngcar sih karena saya bisa pick up line sama animetriknya tadi. Kalau mau yang lebih enteng lagi ada Zvirus G14 ini 14 inch dan hampir semua laptop tadi kan dinyalain terus-terusan ya tapi dibuat video playback kayak gini kalau dibilang panas enggak sih. permukaannya masih acceptable dan walaupun kecil-kecil gini dia up to RTX 5080. Terus prosesornya pakai AMD Ryzen AI9 HX370. Wah ini prosesor juga kencang. Terus panel juga tetap pakai Nebula OLED dengan Gsing 3K 120 Hz 0,2 ms. Terus color gambutnya juga udah 100% DCI P3. Bobotnya juga 1,5 kg dengan ketebalan juga enggak sampai 1,6 mm. Ada varian warna yang hitam putih dan ini sebenarnya saya udah hampir diusir ya karena katanya ada gensang di sini. Jadi kalau kalian lihat coba nih lihat sekeliling saya sudah masuk ke dalam garis red line tuh saya sebenarnya udah coba kita kabur aja ya. Tuh kalau kalian lihat jadi garis garis merah di sini bukan untuk saya shoot eksklusif gitu enggak ya karena katanya mau ada Jensen Huang CEO-nya Malang Strudle bukan ya CEO-nya Nvidia. Oke jadi itu adalah beberapa highlight dari beberapa laptop gaming-nya ROG. Kalau kalian suka yang mana? Kalau saya sih kalau ditanya walaupun enggak ada duitnya, saya lebih suka yang yang hampir R0 juta ke atas tadi ya si RG Stick Car karena saya bisa custom belakangnya. Karena kalau buat saya sebagai content creator kayak saya bisa jualan gitu di situ ya. Entah itu nanti kalau misalkan saya di CFE saya bilang download app saya atau subscribe BKID kan lumayan ya bisa buat jualan kalau buat saya. Nah, kalau kalian fungsinya cuman untuk gaming ada banyak pilihan. Kalau sukanya gaming yang bisa dibuat mobile, ya pakainya si Zirus yang lebih tipis dan ringan. Dan sebenarnya kalau gak terlalu suka yang agak alay, bisa yang Strak G series juga sih. Itu juga cakep karena desainnya gak kayak tahun lalu yang terlalu ramei. Sekarang lebih sepi dan lebih clean lah. Sandik and see you on the next video. Bye bye.
