Jungkat

Rasanya pindah dari Garmin ke Samsung... (YouTube Video)

  • 01/10/2025

Halo semua, gua Felix. Udah 2 tahunan nih gua ketagihan lari dan gua berhasil nurunin berat badan gua dari 103 ke 65 kilo. Selama 2 tahun gua selalu pakai jam tangan Garmin, tapi udah sebulan gua beralih ke Galaxy Watch 8. Watch 8 ini jadi Galaxy Watch tertipisnya Samsung. Desainnya cakep kayak di Watch Ultra. Kesan premiumnya dapat banget. Secara subjektif, gua suka banget desainnya. Bodinya armor aluminium, kacanya juga udah sapir. Di samping kiri ini ada grill speaker. Di samping kanan ada dua tombol dan satu lubang mikrofon. Di tengah bukan cuma bodinya yang tipis, jendolan di bagian sensornya pun sangat minim. Kombinasi ini yang bikin dia 11% lebih tipis dari generasi sebelumnya. Sizing-nya ada dua ya, 40 dan 44 mm. Warnanya juga ada dua, grap dengan strap hitam dan silver dengan strap putih. Udah ada IP68 dan bisa nyelam sampai 50 atm. Jadi aman kalau gua suka cuci di wasffel atau di bawa mandi pas habis lari. Paling jangan lupa nyalain fitur waterck-nya aja. Build quality-nya solid, cutting-cutting-nya juga rapi, dan jaminan kalau bodinya ini strong dengan adanya sertifikasi standar militer 810H. Walau gitu, Samsung enggak pernah menjamin tahan dalam keadaan ekstrem, ya. Jadi, kalau dipakai hiking atau trer runan, jangan ditabrakin ke batu deh. Samsung Galaxy Watch 8 ini pakai prosesor Pentacore Exyos W13 nm. RAM-nya 2 GB dengan storage yang cukup besar di 32 GB. Bluetooth-nya versi 5.3 dengan dual band WiFi. Untuk sensornya juga sudah lengkap, sudah ada barometer, altimeter, bioaktif, dan antioksidan juga. Untuk GPS-nya juga udah dual band, L1 and L. OS-nya udah menggunakan One UI 8 dan seharusnya juga bisa dipairing dengan Google Weware OS6. Buat OS-nya sendiri sih smooth ya, pas dirollsroll itu terasa sangat fluid. Untuk pengoperasiannya juga terbilang mudah dan ramah buat pemula yang baru menggunakan smartwatch. Kalau kita geser ke kiri ini tempat notifikasi. Ke kanan ada quick tiles yang bisa kita tahu sendiri apa isinya. Dari bawah kita bisa ke menu app dan dari atas itu ada quick control panel. Yang gua suka dari sebuah smartwatch itu adanya Google Play Store dan aplikasinya pasti lengkap. Kita juga bisa instal kayak WhatsApp, Strava, Spotify langsung di smartwatch-nya. Pas pakai Google Maps, preview-nya bakal muncul di layarnya. Ini ngebantu banget sih buat gua yang ke mana-mana pakai motor. Dia juga simpless banget dengan aktivitas apapun yang kita lakukan di smartphone yang terhubung. Misalnya nih, gua lagi style Apple Music atau YouTube, nanti shortcut-nya bakal keluar otomatis langsung ada playback control-nya. buat notifikasinya juga real time. Gua juga puas sama hard tracking-nya kayak hard red, blot oxygen dan stracking-nya itu seless banget. Buat measure manualnya juga cepat. Sayang fitur EKG-nya enggak jalan kalau kita pairing ke smartphone non Samsung. Untuk slip tracking-nya juga cukup akurat ya menurut gua. Dia bisa kasih summary dan kasih info actual slip kita. Slip stages-nya juga lengkap dan dia kasih overall scroll juga untuk setiap slip stages-nya. Di sini kita juga bisa dapat info tentang respiratory rate atau jumlah nafas yang kita ambil per menit. Dia juga bisa tracking blot oksigen dan skin temperature kita. Ini penting loh buat tahu kualitas tidur kita. Dia juga bakal kasih rekomendasi gitu. Berapa banyak waktu yang kita butuhin untuk tidur supaya fit. Di setiap bangun tidur kita bakal dapetin energy score. Jadi ini kayak perkiraan berapa banyak energi kita recover selama kita tidur. By the way, energy skore ini beda dengan body baterai di Garmin. Jadi angkanya enggak bakal berkurang saat kita beraktivitas. Lalu, ada indeks vascular load atau beban yang diberikan sistem peredan darah untuk tubuh, terutama untuk jantung. Beban ini bakal terpengaruh oleh gaya hidup kita. Sering tidaknya kita olahraga dan bagus tidaknya kualitas tidur kita. Semakin rendah nilainya itu berarti semakin sedikit bebannya yang artinya semakin sehat dan kuat otot jantung kita. Terus ada fitur baru nih, antioxidan indeks. Di sini kita bisa dapatin level antioksidan kita. Cara mesure itu dengan nempelin jempol di sensornya. Nah, sebagai warga yang suka wajan micin nih, level antioksidan gua tuh rendah dan dianjurkan untuk makan banyak buah. Nanti ini akan berhubungan dengan ages index atau seberapa baik level metabolisme kita. Nah, kita lihat layarnya. Layarnya udah pakai Super AMOLED 1,47 inci dengan resolusi 480* 480 piksel dan pick brandishnya tuh tinggi ada di 3000 nits. Gokil ya. Kita bahas experience kalau dipakai lari. Jujurly nih gua cukup surprise sama experience yang dikasih Galaxy Watch 8 ini karena ternyata udah cukup desain banget buat dipakai lari. Untuk pencarian GPS-nya sebelum kita satu cepat banget. Nah, maps-nya ini akan keluar kalau kita sudah download offline maps di Google Maps. Sayangnya map ini enggak bisa ditaruh di data field-nya. Untuk data field-nya bisa kita custom tapi sangat terbatas. Semoga ditambah deh via update software. Bot GPS-nya sendiri akurat dan kebanyakan sih enggak kena pajak Straava ya. Cuman ya kadang ada sih yang kena pajak sedikit sekitar 20 sampai 30 m. Hart rate-nya juga terasa akurat selama lari dan yang surprisingly dia bisa update running hard zone kita secara otomatis setelah kita berapa kali lari. Yang menarik data setelah larinya itu lengkap dan dikasih penjelasan juga di aplikasi Samsung. Datanya tuh kayak ada asyimetry atau balance antara tubuh kiri dan kanan kita. Ada contact time. Ini datas seberapa lama kaki kita kontak dengan ground selama berlari. Sayangnya data yang kita kenal dengan Stri atau panjang bukaan kaki kita itu enggak ada di sini. Mereka menggunakan metode pengukuran yang beda namanya flight time. Flight time ini adalah waktu di mana salah satu kaki kita ada di udara. Semakin lama waktunya berarti semakin efisien bukaan kaki kita. Terus ada regularity. Ini adalah seberapa konsisten body movement kita selama berlari. Jadi semakin konsisten itu semakin efisien. Terus yang jarang banget nih ada di smartwatch itu ada vertical dan vertical stiffness. Oke, data-data inilah yang buat Galaxy Watch 8 ini sangat desen buat dipakai lari. Di sini juga ada data tentang perkiraan V2 Max dan sweet loss kita. Saran sih ya tolong dong diadain data s-nya. Soalnya banyakan orang kayaknya lebih familiar dengan data ini daripada flight time. Sayang beribu sayang, di sini enggak ada menu untuk streng training. Soalnya sebagai pelari kita wajib melakukan ini. Sama satu lagi fitur yang sangat gua butuhkan sebagai pelari itu adalah fitur untuk tracking sepatu kita. Untungnya fitur ini ada di Straava secara free. Nah, di sini juga ada running coach. Jadi, awalnya tuh kita disuruh lari sejauh-jauhnya selama 12 menit. Dan dari hasil ini kita bakal dikasih menu training sesuai dengan hasil lari tersebut. sayangnya karena gua udah punya jadwal latihan yang paten, jadi gua gak cobain fitur ini. Terus gua mau bahas apa aja sih yang gua gak dapetin dibanding dengan sportw daily gua sebelumnya. Yang pertama itu ada fitur training readiness yang bisa ngukur seberapa ready tubuh kita untuk diajak workout. Yang kedua ada training status. Di sini kita bisa tahu status latihan kita apakah sudah cukup apa kurang produktif atau malah kita over. Ya, tapi semua itu terbayarkan dengan experience pemakai yang simpless banget. aksesorisnya juga melimpah baik yang official ataupun third party. Oh iya kita juga bisa langsung pakai Gemini di game ini yang berguna kalau lagi mager buka handphone dan of course dia bisa angkat WhatsApp call. Baterainya ada di 435 mAh. Gua biasa charge ini di hari kedua ya dengan pemakaian full notifikasi always on display dan gua pakai lari hampir setiap hari. masih cukup desain banget di Garmin Foruner 265 dengan skema yang sama. Gua bisa charge di hari ketiga ya beda tipis lah. So, kesimpulannya ada beberapa fitur yang gua missing di Galaxy Watch 8 ini. Tapi karena data-data lari yang menurut gua penting ini ada, gua berani switch dari spotwatch gua ke Samsung Galaxy 8 ini. Gua rasa ini adalah Samsung Galaxy Watch terbaik yang pernah gua coba. Oke, gitu aja. Kalau kalian mau tanya-tanya, kalian bisa mention gua di grup Telegram-nya Droid Lime. Kalau kalian cari komunitas, Samsung ini juga punya Active Club yang latihannya setiap hari Rabu dan Minggu. Nanti infonya gua taruh di deskripsi ya. Thank you semua. [Musik] Yeah.

Lihat di YouTube